E-Journal UNTAG Semarang
Not a member yet
2017 research outputs found
Sort by
Mutu Layanan Pada UNTAG Semarang dalam Prespektif Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mutu pelayanan dan citra  terhadap loyalitas konsumen. Di samping itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel mediasi kepuasan pada hubungan antara mutu pelayanan dan citra terhadap loyalitas. Populasi  penelitian ini adalah mahasiswa Unversitas 17 Agustus 1945 (UNTAG), Jl. Pawiyatan Luhur Bendar Duwur, Semarang yang berjumlah 4.652 mahasiswa. Sampel yang diambil 100 mahasiswa. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Mutu pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan. 2). Citra berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan. 3). Kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas. 4). Mutu pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas. 5). Citra berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas. 6). Kepuasan menjadi variabel intervening antara mutu pelayanan terhadap loyalitas. 7). Kepuasan menjadi variabel intervening antara citra terhadap loyalitas.Kata Kunci     :      Mutu Pelayanan, Citra, Kepuasan, Loyalitas Abstract This study aims to analyze the effect of service quality and image on consumer loyalty. In addition, this study also aims to analyze the effect of the mediating variable satisfaction on the relationship between service quality and image on loyalty. The population of this study were students of the University of 17 Agustus 1945 (UNTAG), Jl. Pawiyatan Luhur Bendar Duwur, Semarang, totaling 4.652 students. Samples taken were 100 students. The type of data used is primary data. The data collection method used was a questionnaire. The analysis technique used is Path Analysis. The results showed that: 1) Service quality has a positive and significant effect on satisfaction. 2). Image has a positive and significant effect on satisfaction. 3). Satisfaction has a positive and significant effect on loyalty. 4). Service quality has a positive and significant effect on loyalty. 5). Image has a positive and significant effect on loyalty. 6). Satisfaction is an intervening variable between service quality on loyalty. 7). Satisfaction is an intervening variable between image on loyalty.Key Word      :    Service Quality, Image, Satisfaction, Loyalt
PENINGKATAN MUTU PELAYANAN PUBLIK DALAM RANGKA MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE DI PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (PTSP)
Pelayanan sektor publik menjadi fokus penting dalam kajian pemerintahan dan administrasi publik. Hal ini terkait dengan semakin komplek dan berkembangnya fungsi-fungsi negara dalam masyarakat modern yang tentu memiliki perbedaan dan adanya tuntutan pelayanan publik yang berkualitas. Semakin berkembangnya jaman, semakin tinggi tingkat tuntutan masyarakat akan kualitas regulasi yang mengacu pada kemampuan pemerintah untuk memformulasikan dan melaksanakan kebijakan yang baik sesuai tuntutan perudang-undnagan dan publik itu sendiri. Rumusan masalah dala penelitian ini adalah:1 Bagaimana dampak penerapan good governance terhadap pelayanan publik di Pusat Terpadu Pelayanan Satu Pintu(PTSP) Kota Administrasi Jakarta Pusat ? 2.Bagaimana cara penerapan good governance dilaksanakan di Pusat Terpadu Pelayanan Satu(PTSP) Kota Administrasi Jakarta Pusat ? 3.Faktor-faktor apa yang menjadi kendala yang dihadapi dalam upaya penerapan good governance di Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu kota administrasi Jakarta Pusat dan cara mengatasinya? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yudiris normatif dengan menggunakan data sekunder sebagai sumber data. Penelitian menghasilkan data yang dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini pemerintah dalam hal ini personil di Pelayanan Terpadu Satu Pintu telah menerapkan good governance sebagai wujud dari perbaikan pelayanan publik dengan cara setiap indvidu telah memiliki sikap dan integritas untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, eifisiensi waktu, biaya dan penyediaan layanan online. Berbagai Kendala tentu dihadapi dalam proses penerapan good governance, namun semua itu bisa teratasi melalui komitmen, integritas dan pemberian sanksi terhadap segala kelalaian
HUKUM ADAT DALAM PEMBAHARUAN DAN PEMBANGUNAN HUKUM NASIONAL
Efforts to form a national legal order that serves national interests (as directed by the GBHN), of course, must pay attention to existing laws (customary law / laws that applyin society and colonial law) as well as laws that are currently developing in the international world. This paper will discuss legal development in Indonesia in terms of a systems approach with customary law as one of the inputs. The process of development (formation) of national law by itself will be influenced by the state of the cultural subsystem, political subsystem and economic subsystem that currently exists and applies in Indonesia. In the context of customary law as input in order to achieve the goal of becoming National Law, its position as input itself has also been influenced by these subsystems
Analisis Efektifitas Kereta Api Bandara di Indonesia
Salah satu program RIPNAS 2030 dari Kementerian Perhubungan RI Ditjen Perkeretaapian adalah pengembangan jaringan dan layanan Kereta Api Bandara yang terintegrasi dengan Kawasan TOD (Transit Oriented Development). Indonesia telah memiliki 5 (Lima) KA Bandara dari total 12 (Duabelas) target transportasi massal berbasis rel yang melayani relasi Bandara-Kota. Namun kehadirannya dirasa belum efektif karena sampai saat ini persentase okupansinya masih dibawah 50%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui standar efektif Kereta Api Bandara berdasarkan SPM (Standar Pelayanan Minimum). Penelitian dilakukan di Tiga Kereta Api Bandara (Jakarta, Palembang, Solo) secara visual di kawasan stasiun, di stasiun, dan dalam perjalanan Kereta Api, guna mencari data primer dan sekunder untuk kemudian dianalisa statistik. Hasil penelitian menunjukkan: aspek kehandalan kinerja operasional sangat efektif (waktu tempu
KINERJA PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL (STUDI INOVASI PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KOTA SURAKARTA)
Abstract The research objectives of the Study of Education Service Innovation for PopulationAdministration and Civil Registration in the City of Surakarta are. The objectives of theresearch on the study of innovation in population administration services and civilregistration in the city of Surakarta are (1) describe the innovation in populationadministration services and sivil regrestration, (2) describe the supporting factors forservice improvement and The type of research is a qualitative descriptive researchmethod. The results of the research show that the service innovation that has beenimplemented by the Department of Population and Civil Registration of the City ofSurakarta has brought good success to the performance of population administrationservices and civil disabilities in recording population data speed, child identity cards(KIA), integrated services, mobile car services, bringing closer to community andsupport the completeness of other service sectors, such as data on health, education,social and voter data for general elections and regional head elections.Kata kunci : population administrative service, quick winsAbstrak Tujuan penelitian Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipildi Kota Surakarta adalah (1) mendeskripsikan inovasi pelayanan administrasikependudukan dan pencatatan sipil (2) menggambarkan faktor-faktor pendukung peningkatan layanan dan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitianpenelitian menunjukkan bahwa inovasi pelayanan yang telah dilaksanakan DinasKependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta telah membawa keberhasilan yangbaik bagi capaian kinerja pelayanan dengan hasil yang baik, yaitu capaian perekamandata kependudukan, kartu identitas anak, pelayanan terpadu, mobil keliling,mendekatkan pada masyarakat dan mendukung kelengkapan bidang-bidang layananlainnya, seperti data kesehatan, pendidikan, sosial dan data pemilih untuk pemilihanumum dan pemilihan kepala daerah. Kata kunci : administrasi kependudukan, pelayanan dan quick winsÂ
PENERAPAN ASAS ULTIMUM REMEDIUM PADA ANAK BERKONFLIK DENGAN HUKUM YANG MENJADI PERANTARA JUAL BELI NARKOTIKA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan terhadap anak berkonflik dengan hukum yang menjadi perantara jual beli Narkotika dengan menggunakan kebijakan hukum pidana yang ada, dan untuk mengetahui penerapan asas ultimum remedium terhadap anak berkonflik dengan hukum yang menjadi perantara jual beli Narkotika. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian berupa metode Yuridis Normatif. Spesifkasi penelitian yang dipakai adalah deksiptif analitif. Pengumpulan datanya dilakukan dengan cara studi kepustakaan. Dari penelitian yang dilakukan, penulis mendapatkan hasil sebagai berikut, Perlindungan Terhadap Anak Berkonflik dengan Hukum yang Menjadi Perantara Jual Beli Narkotika dengan Menggunakan Kebijakan Hukum Pidana yang Ada yakni dalam bentuk upaya preventif terhadap pelibatan anak di bawah umur dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan upaya represif adalah dengan cara melakukan penindakan. Adanya perlindungan terhadap anak juga di atur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Anak yang menjadi kurir narkotika tidak hanya sebagai pelaku tetapi juga sebagai korban yang memiliki hak dan perlindungan tertentu.  Asas ultimum remedium terhadap anak yang berkonflik dengan hukum adalah dengan menjadikan keseluruhan proses peradilan pidana anak sebagai jalan terakhir. Asas pemidanaan yang dijatuhkan pada anak yang berkonflik dengan hukum harusnya mengacu pada asas kepentingan terbaik bagi anak, dimana dalam semua tindakan yang menyangkut anak yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat, badan legislatif, dan badan yudikatif maka kepentingan yang terbaik bagi anak harus menjadi pertimbangan utama. Proses peradilan pidana sejauh mungkin dihindarkan dari anak apabila tidak ada cara lain dan penjatuhan pidananya pun harus bersifat non-custodial, sehingga meminimalisasi adanya dampak negatif dari pemidanaan penjara
PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN BOYOLALI DALAM RANGKA MEWUJUDKAN PRINSIP GOOD ENVIRONMENTAL GOVERNANCE
Enforcement of Environmental Law on waste management is an unresolved problem, especially in Boyolali Regency in realizing Boyolali Boyolali Green City. This study aims to determine the existence of Human Resources in supporting the Law Enforcement of Waste Management in Boyolali Regency. This research is a normative legal research with a statutory approach. Data were collected by literature study and then analyzed qualitatively. The Boyolali Regency Environmental Service does not yet have a functional position to carry out special duties and functions in environmental management such as the RegionalEnvironmental Supervisory Officer (PPLHD) and PNS Investigators for environmental affairs. Supervision in the environmental field is attached to the tasks of the Licensing, Guidance, and Environmental Compliance Sector. The existing regulations in Boyolali Regency, namely the Boyolali Regency Regulation Number 13 of 2013 concerning Waste Management have not been followed up with the Regent's Regulation so that they have not been able to accommodate as a legal basis in their implementation, and have not been able to reach the implementation level of legal action
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG DI KOTA SEMARANG
PT. Sinar Alam Gombel Sejahtera membangun Proyek Pembangunan Gedung Pertemuan Resto Alam Indah yang berlokasi di Jalan Setiabudi No. 12, Ngesrep, Banyumanik, Semarang. Proyek pembangunan Gedung Pertemuan ini merupakan salah satu manfaat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pusat pertumbuhan ekonomi yang ada di Semarang. Gedung ini termasuk sarana fisik yang mempunyai 2 lantai dan memiliki luas gedung 1.623,25 m2. Dalam pembangunan proyek Gedung Pertemuan ini juga tidak berjalan lancar seperti adanya kendala-kendala seperti cuaca buruk, rusaknya alat kerja, terlambatnya pengiriman material serta kurangnya jumlah tenaga kerja. Dengan demikian dalam laporan ini akan dilakukan analisa mengenai faktor – faktor utama yang mempengaruhi proyek Pembangunan Gedung Pertemuan Resto Alam Indah Semarang serta menentukan cara mengatasi kendala yang terjadi pada proyek tersebut. Faktor-faktor tersebut meliputi faktor perencanaan, organisasi, pengawasan, dan pelaksanaan. Analisa dilakukan dengan metode menyebarkan data kuesioner kepada responden, survey, dan wawancara. Data tersebut digunakan untuk menguji hipotesis yang dibuat sebelumnya. Analisis yang digunakan ialah analisis data responden dan analisis rangking. Analisis data menggunakan tabel dan diagram batang, sedangkan analisis rangking menggunakan perhitungan IKR dan mean dari nilai yang paling tinggi sebagai rangking 1
PERBANDINGAN PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR (FLEXIBLE PAVEMENT) METODE BINA MARGA 2017 DENGAN PERKERASAN LENTUR (FLEXIBLE PAVEMENT) METODE AASHTO 1993 PADA RUAS JALAN PRUWOHARJO – GINTUNG (STA 0+000 – STA 2+900) KABUPATEN PEMALANG
Purwoharjo adalah kelurahan di kecamatan Comal, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Kelurahan Purwoharjo termasuk desa yang paling maju di Kecamatan Comal karena di Kelurahan ini terdapat pasar yang cukup berkembang, demikian pula kantor Kecamatan Comal pun terletak di Kelurahan Purwoharjo. Bukan hanya itu saja Purwoharjo juga merupakan pusat segala perekonomian di daerah Comal, apalagi saat ini pemerintah daerah juga mulai mengembangkan daerah ini,mulai dari memperlebar jalan-jalan, juga pembangunan yang terus menerus mulai dari sekolah sampai pertokoan, letaknya yang strategis di pinggir pantura dan dari pusat kota pekalongan dapat dicapai cuma 30 menit saja,
Kabupaten Pemalang sebagai salah satu kabupaten di Jawa Tengah telah berbenah dalam upayanya meningkatkan taraf kehidupan masyarakat yang lebih baik. Banyak sentral ekonomi dan hasil bumi memerlukan kecepatan distribusi untuk sampai ke konsumen di pasar / pusat perdagangan. Hal ini akan mempengaruhi kualitas produksi. Salah satu sarana penunjang yang sangat vital adalah tersedianya sarana transportasi yang baik terutama jalan.
Untuk meningkatkan kualitas jalan perlu dibuat suatu penanganan, meliputi perencanaan yang baik dan optimal sehingga dihasilkan jalan yang memadai sesuai fungsinya. Salah satu Ruas Jalan yang akan saya bahas untuk dilaksanakan perencanaan jalan adalah Jalan Purwoharjo – Gintung.Terdorong oleh uraian tersebut, didapatkan hasil perencanaanperbandingan perkerasan lentur (flexible pavement) Metode Bina Marga 2017 dengan perkerasan lentur (flexible pavement) Metode AASHTO 1993
Implementasi Lembaga Penjamin Kredit Dalam Pelunasan Pinjaman Debitur Bank
Penjaminan kredit merupakan salah satu layanan jasa yang diberikan oleh suatu lembaga penjaminan sebagai lembaga penjaminan untuk memfasilitasi masyarakat atau uasaha kecil guna mendapatkan kemudahan memperoleh kredit dari Bank dengan perjanjian kredit. Ini perlu dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada pihak kreditur, apabila debitur wanprestasi maka kreditur tetap mendapatkan hak atas piutangnya guna mengatasi kegagalan dalam memenuhi kewajiban pengembalian kredit bank. Kredit atau pinjaman merupakan salah satu produk perbankan yang dibutuhkan oleh masyarakat baik perorangan maupun badan usaha yang dikuatkan dengan perjanjian kredit.Perjanjian kredit adalah perjanjian pemberian kredit antara pemberi kredit dan penerima kredit, setiap kredit yang telah disetujui dan disepakati antara pemberi dan penerima kredit wajib dituangkan dalam bentuk perjanjian kredit. Dalam hal ini tanggung jawab Lembaga Penjamin Kredit dalam menjaga kelancaran pelunasan debitur Bank dalam menyalurkan kredit kepada debitur berupa pinjaman tanpa jaminan