Jurnal Universitas Pancasakti Makassar
Not a member yet
1188 research outputs found
Sort by
Determinan Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Pertama: Studi Cross-Sectional di Indonesia Timur
Anemia masih menjadi masalah kesehatan utama di kalangan remaja putri, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Sotimori. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan anemia pada remaja putri sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh remaja putri yang bersekolah di dua SMP yaitu SMPN 1 Landuleko dan SMP Satap Daiama, Kecamatan Landuleko, Kabupaten Rote Ndao. Sample penelitian di hitung menggunakan rumus lemeshow. Jumlah sampel sebanyak 85 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi – square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara sikap (p=0,001), dukungan teman sebaya (p=0,001), dan ketersediaan tablet tambah darah (p=0,001) dengan upaya pencegahan anemia. Namun tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0,307) dan peran tenaga kesehatan (p=0,215) dengan upaya pencegahan anemia. Kesimpulannya, faktor predisposisi, pendorong, dan pendukung semuanya memiliki kontribusi terhadap upaya pencegahan anemia pada remaja putri
Hubungan Waktu Tanggap dan Tunggu terhadap Kepuasan Pasien di Instalasi Gawat Darurat: Tinjauan Sistematis
Instalasi Gawat Darurat (IGD) memiliki peran krusial dalam memberikan pelayanan medis segera bagi pasien dalam kondisi kritis. Kepuasan pasien telah menjadi indikator utama mutu layanan kesehatan dan sangat dipengaruhi oleh waktu tunggu serta waktu tanggap petugas. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis artikel penelitian asli yang mengkaji pengaruh waktu tanggap dan waktu tunggu terhadap kepuasan pasien di IGD. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan SagePub dengan kata kunci terkait layanan darurat, waktu tanggap, waktu tunggu, dan kepuasan pasien. Artikel yang disertakan merupakan studi asli yang dipublikasikan sejak tahun 2015, dilakukan di lingkungan IGD, serta menggunakan desain penelitian seperti potong lintang, kohort, atau uji klinis acak. Sebanyak 12 studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Sembilan studi menunjukkan adanya hubungan signifikan antara waktu pelayanan yang lebih cepat dengan tingkat kepuasan pasien yang lebih tinggi, meskipun beberapa studi melaporkan hasil yang tidak signifikan. Perbedaan ini kemungkinan disebabkan oleh variasi metodologi dan kapasitas sistem kesehatan lokal. Simpulan dari tinjauan ini menegaskan bahwa waktu tanggap dan waktu tunggu merupakan determinan penting dalam membentuk kepuasan pasien dan perlu menjadi fokus utama dalam peningkatan mutu layanan IGD
Length of Stay Pasien IGD ke Rawat Inap dengan Pendekatan Value Stream Mapping di RS Ibnu Sina Makassar
Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Ibnu Sina Makassar menghadapi Length of Stay (LOS) yang panjang, menyebabkan crowding dan menurunkan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi waste dalam LOS pasien dari IGD ke rawat inap menggunakan Value Stream Mapping (VSM). Penelitian kualitatif ini menggunakan observasi, wawancara, dan analisis VSM untuk memetakan alur pelayanan, mengidentifikasi aktivitas value-added (VA) dan non-value-added (NVA), serta mendeteksi bottleneck. Hasil menunjukkan lead time LOS 6 jam 24 menit 12 detik, dengan 65,8% VA dan 34,2% NVA. Waste utama adalah waste waiting (91,79%) dan waste transportation (8,21%). Bottleneck terbesar meliputi menunggu advis DPJP (41,9%), hasil pemeriksaan penunjang (35,42%), dan transfer pasien (9,89%). VSM efektif mengidentifikasi waste dan bottleneck, mendukung efisiensi pelayanan. Rekomendasi meliputi lean tools seperti standardized work dan visual management, termasuk SOP pelayanan dan koordinasi antarunit, untuk meminimalkan waste dan meningkatkan kualitas layanan
Stigma dan Persepsi Masyarakat Terhadap Penderita Kusta: Studi Kualitatif di Kelurahan Kalibobo, Papua Tengah
Penyakit kusta masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya di wilayah Papua Tengah yang memiliki prevalensi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi masyarakat terhadap penderita kusta di Kelurahan Kalibobo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain fenomenologi melalui teknik wawancara mendalam terhadap 20 informan yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki persepsi negatif berupa rasa takut, keyakinan terhadap mitos budaya, serta kecenderungan mengisolasi penderita kusta. Namun demikian, muncul pula sikap penerimaan bersyarat terhadap mereka yang menjalani pengobatan. Temuan ini menunjukkan perlunya strategi edukatif berbasis komunitas dan nilai lokal untuk mengurangi stigma serta mendorong integrasi sosial penderita kusta di masyarakat
Effectiveness of Educational Videos on Improving Elementary School Children’s Knowledge of Safe Touches: A Quasi-Experimental Study
Sexual violence againts children is one of the increasingly alarming issues that is rising every year. One effective effort needed to prevent the problem of sexual violence is to provide sex education from an early age to both children and parents through safe touches program. The purpose of this research is to determine the effectiveness of educational videos in increasing children’s knowledge about the safe touches. This study employs a quantitative research design with a quasi-experimental approach utilizing the pretest-posttest one-group method. The research was conducted in March 2025 at SD Negeri No. 10 Galung, Banggae subdistrict, Majene regency. The sample consisted of 36 respondents selected using a total sampling method. The research results show that before the intervention 29 (80.6%) children had poor knowledge and 7 (19.4%) children had good knowledge, after conducting the Wilcoxon test, the Asymp.sig (2-tailed) value obtained was 0.001, indicating a significant increase in knowledge after providing video-based education to children about safe touches at SD Negeri 10 Galung. The conclusion of this research suggest that the provision of educational videos effectively increases knowledge about safe touches among elementary school children, thereby reducing the risk of sexual violence in the community
Implementation of Transparency Principles in Governance of Sidenreng Rappang Regency
This study explores the implementation of transparency principles in local governance in Sidenreng Rappang Regency using a qualitative descriptive approach. Using the Humanitarian Forum Indonesia (HFI) framework, this study focuses on six main principles of transparency, including access to public information, financial reporting, media publication, and institutional guidelines. Data were collected through in-depth interviews with government officials from Bappeda, Kominfo, and the Finance Office, in addition to document analysis and thematic coding using NVivo. The results show that transparency is systematically promoted through digital platforms, financial dissemination, and public engagement. However, several challenges remain, such as inconsistent implementation of SOPs across institutions, uneven bureaucratic capacity, and limited public understanding of published data. The study concludes that while transparency has become an integral part of governance practices in Sidrap, its full institutionalization requires stronger inter-agency coordination, improved public communication strategies, and standardized information management protocols. These findings contribute to a deeper understanding of how local transparency practices align with good governance and institutional strengthening goals
Detection of Persistent vs Non-Persistent Medications in Pharmacy Using Artificial Intelligence: Development of Intelligent Algorithms for Pharmaceutical Product Safety
The pharmaceutical industry requires an effective system to detect medications that are persistent and non-persistent, in order to improve safety and the efficiency of product management. This study aims to develop a system based on Artificial Intelligence (AI) using the Decision Tree algorithm to classify medications based on prescription data provided by doctors. The dataset used in this study includes prescription information, such as medication type, prescription quantity, frequency of use, and duration of medication use, which are used to determine whether the medication is persistent or non-persistent. The Decision Tree algorithm is applied to develop a reliable classification model, with the goal of detecting medications that are used continuously (persistent) and those that are not used on a continuous basis (non-persistent). This study applies AI technology in the pharmaceutical field, focusing on the use of doctor prescriptions and classifying medications based on usage characteristics. The results of the study show that the algorithm performs well with an accuracy of 78.33%, recall of 0.7804, precision of 0.7804, and an F1 score of 0.6934, indicating the model's ability to classify medications with reasonable accuracy
Faktor-faktor yang mempengaruhi Produktivitas Belajar Pada Siswa/i di SMAN 1 Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah
Produktivitas Belajar didefinisikan sebagai tingkat efisiensi dan efektivitas siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran melalui usaha, waktu, dan sumber daya yang digunakan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas belajar pada siswa/i di SMAN 1 Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah. Metode penelitian bersifat analitik dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 76 responden yang dipilih secara stratified random sampling. waktu penelitian dari tanggal 22 Juli s/d 09 September 2024. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square. hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan motivasi belajar terhadap produktivitas belajar pada siswa/i di SMAN 1 Syiah Utama dengan nilai P value (0,003), ada hubungan Lingkungan Belajar terhadap produktivitas belajar pada siswa/i di SMAN 1 Syiah Utama dengan nilai P value (0,006), ada hubungan yang signifikan dari metode pengajaran terhadap produktivitas belajar pada siswa/i di SMAN 1 Syiah Utama dengan nilai P value (0,029) dan ada hubungan kesehatan mental terhadap produktivitas belajar pada siswa/i di SMAN 1 Syiah Utama dengan nilai P value (0,002). kesimpulan dalam penelitian adalah semua faktor yang diteliti memiliki hubungan yang signifikan dengan produktivitas belajar pada siswa dan siswi SMAN 1 Syiah Utama. Dan hal ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan produktivitas belajar, perlu memperhatikan aspek-aspek tersebut
Efektifitas Mediasi Mindfulness Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Menghadapi Osce Pada Mahasiswa D-III Kebidanan
Kesehatan mental merupakan isu yang mulai disadari oleh masyarakat, terutama pada Mahasiswa. Individu yang sadar akan pentingnya kesehatan mental akan mengarahkan dirinya untuk mencapai kesejahteraan psikologis. Kecemasan yang dialami mahasiswa dapat menimbulkan gangguan psikis maupun gangguan fisik apabila tidak ditangani dengan tepat. Tujuan penelitian adalah untuk melihat pengaruh terapi mindfulness terhadap tingkat kecemasan mahasiswa yang akan menghadapi ujian Osce (Objective Structured Clinical Examination). Metode one group pre dan posttest design quasi eksperimen dengan jumlah sampel sebanyak 34 responden melalui teknik total sampling. Tingkat kecemasan diukur dengan instrumen HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) dan terapi mindfulness menggunakan Standar Operasional Prosedur. Terapi mindfulness dilakukan sebanyak 3 kali tatap muka selama 7 hari. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan nilai α = 0,05. Hasilnya terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi p = 0,000 (< 0,05) yang berarti ada pengaruh. Terapi mindfulness menyeimbangkan saraf simpatis dan saraf parasimpatis dengan ketenangan sehingga otak akan menginstruksikan tubuh dan pikiran untuk lebih tenang sehingga otak juga dapat berpikir positif yang dapat menurunkan tingkat kecemasan serta menjaga kesehatan psikis dan fisik bagi mahasiswa DIII Kebidanan. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai alternatif tindakan kebidanan dalam mengurangi kecemasan
Faktor Keaktifan Kader Posyandu Dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Bayi dan Balita di Kabupaten Takalar
Kader posyandu memainkan peran penting sebagai penggerak masyarakat, pemberi edukasi, dan pelaksana kegiatan kesehatan, seperti pemantauan pertumbuhan balita, pemberian imunisasi, dan penyuluhan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan keaktifan kader posyandu balita dalam upaya peningkatan kesehatan bayi dan balita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi kader posyandu berjumlah 31 kader posyandu yang ada di Kelurahan Malewaya, Kabupaten Takalar dengan menggunakan total sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu uji fisher exact. Hasil penelitian diperoleh pada tingkat pengetahuan dengan nilai p = 0,022, motivasi dengan nilai p = 0,046 dan finansial dengan nilai p = 0,003. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan, motivasi, dan finansial dengan keaktifan kader posyandu dalam peningkatan Kesehatan bayi dan balita. Disarankan agar para peneliti meneliti lebih lanjut faktor-faktor lain yang dapat memungkin mempengaruhi keaktifan kader posyandu dalam upaya peningkatan Kesehatan bayi dan balita