Jurnal Universitas Pancasakti Makassar
Not a member yet
    1188 research outputs found

    Evaluasi Mutu Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Kota Parepare

    Get PDF
    Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan, Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan perlu melakukan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui pelaksanaan survei kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Kota Parepare melalui pengukuran tingkat kepuasan masyarakat yang mencakup unsur persyaratan; sistem, mekanisme, dan prosedur; waktu penyelesaian; biaya/tarif; produk spesifikasi jenis pelayanan; kompetensi pelaksana; perilaku pelaksana; penanganan pengaduan, saran, dan masukan; serta sarana dan prasarana. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei yang dilakukan di seluruh Puskesmas Kota Parepare. Pengumpulan data dilakukan pada September-Oktober tahun 2024. Metode penentuan sampel menggunakan accidental sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 623 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh Puskesmas Kota Parepare berada pada kategori “baik”. Unsur yang memiliki nilai kepuasan pasien tertinggi adalah unsur biaya/tarif sementara unsur kepuasan dengan nilai terendah diantara sembilan unsur lainnya adalah persyaratan. Kegiatan survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi Puskesmas yang merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama agar senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memberikan pelayanan kesehatan yang sesuai standar dan memenuhi harapan masyarakat

    Determinan Kekerasan Anak di Kabupaten Bener Meriah: Studi Cross-Sectional

    Get PDF
    Kekerasan terhadap anak merupakan isu yang mengalami peningkatan dari waktu ke waktu, dengan Kabupaten Bener Meriah dilaporkan sebagai salah satu wilayah dengan angka kasus yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan kekerasan terhadap anak di Kabupaten Bener Meriah. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari–Mei 2024. Sampel terdiri atas 78 anak berusia 6–18 tahun yang menjadi korban kekerasan fisik, psikis, dan seksual, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas korban adalah perempuan (51,3%) dengan rata-rata usia 13 tahun, sementara pelaku kekerasan sebagian besar adalah laki-laki (92,3%) dengan rata-rata usia 21 tahun. Sekolah diidentifikasi sebagai lokasi dengan risiko kekerasan 5,5 kali lebih tinggi dibandingkan rumah, dan anak perempuan memiliki risiko 3,8 kali lebih besar mengalami kekerasan dibandingkan anak laki-laki. Temuan ini mengindikasikan perlunya kebijakan pencegahan kekerasan anak berbasis institusi pendidikan dan sensitif gender di tingkat lokal

    Analisis Pelaksanaan Program Penanggulangan Malaria di Puskesmas Gambir Baru

    Get PDF
    Malaria adalah masalah kesehatan masyarakat yang serius dan berpotensi fatal. Upaya eliminasi malaria dilakukan di Indonesia untuk menciptakan masyarakat yang bebas dari penularan malaria pada tahun 2030. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan program penaggulangan malaria di Puskesmas Gambir Baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dokumentasi dari informan terpilih secara purposive sampling. Informan penelitian ini berjumlah 6 orang yaitu kepala puskesmas, pengelola program malaria serta dokter yang menangani, tokoh masyarakat, serta masyarakat penderita malaria dan masyarakat yang tidak menderita malaria. Analisis data menggunakan analisis tematik. Hasil dari penelitian ini adalah program penanggulangan malaria di Puskesmas Gambir Baru menghadapi, distribusi obat yang belum optimal, serta rendahnya kesadaran masyarakat. Simpulan dari penelitian ini adalah program penanggulangan malaria di Puskesmas Gambir Baru menghadapi kendala dalam tenaga kesehatan, distribusi obat, dan kesadaran masyarakat. Diperlukan peningkatan jumlah dan kapasitas tenaga kesehatan, ketersediaan obat yang mencukupi, serta penyuluhan yang lebih efektif. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan dan pengobatan malaria

    Analisis Spasial Temporal Kejadian Kasus Campak di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Tahun 2023

    Get PDF
    Peningkatan kejadian kasus campak di Kota Palu mencapai 213 kasus, hal ini menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada bulan September 2023 dengan kasus campak tertinggi berada di wilayah kerja puskesmas sangurara sebanyak 50 kasus. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara kepadatan hunian, status imunisasi serta gambaran curah hujan dengan kejadian kasus campak serta pola distribusi spasial di wilayah kerja Puskesmas Sangurara Tahun 2023 dengan total sampel 50 kasus. Pengumpulan data menggunakan Data Sekunder untuk memperoleh time series kasus campak dan data primer untuk mengambil titik koordinat Lokasi penderita campak. Analisis yang di gunakan yaitu analisis spasial temporal dengan uji Spatially Weighted Regression menggunakan perangkat lunak GeoDa dengan derajat kemaknaan yakni α = 0,05 dan analisis pola sebaran menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil peneltian menunjukkan kepadatan hunian (p=0,000), status imunisasi campak (p=0,000), serta curah hujan mempunyai efek secara tidak langsung yang berkontribusi terhadap kejadian kasus campak dan terdapat pola distribusi spasial kejadian kasus campak yaitu berpola kelompok (p=0,000621). Kesimpulan bahwa status imunisasi campak, kepadatan hunian dan curah hujan berpengaruh terhadap peningkatan kejadian kasus campak di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara dengan pola distribusi spasial kasus campak yaitu secara berkelompok

    Skrining Fitokimia Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Lidah Buaya (Aloe Vera) Dari Desa Balang, Kabupaten Takalar

    Get PDF
    The Aloe vera plant (Aloe vera) is a species of plant with thick fleshy leaves from the genus Aloe. Aloe vera plants are widely cultivated for agriculture, medicine, and ornamental purposes, and can also be grown in pots. The purpose of this study was to identify secondary metabolite compounds found in Aloe vera leaves. This type of research is observational, aiming to identify secondary metabolite compounds found in Aloe vera. Based on the research that has been done, it can be concluded that Aloe vera meat obtained from Balang Village, Bontokadatto Village, Pol-Sel District, Takalar Regency is identified as containing saponin compounds but not identified as containing alkaloids. flavonoid and tannin compounds. Tanaman Lidah buaya (Aloe vera) merupakan spesies tumbuhan dengan daun berdaging tebal dari genus Aloe. Tanaman Lidah buaya banyak dibudidayakan untuk pertanian, pengobatan, tanaman hias, dan dapat juga ditanam di dalam pot. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada daging Lidah buaya (Aloe vera). Jenis penelitian ini adalah observasional untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada daging Lidah buaya (Aloe vera). Berdasarkan dari penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa daging Lidah buaya (Aloe vera) yang diperoleh dari Desa Balang, Kelurahan Bontokadatto, Kecamatan Pol-Sel, Kabupaten Takalar teridentifikasi mengandung senyawa saponin namun tidak teridentifikasi mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan tanin &nbsp

    Effectiveness of Electronic Health Records (EHR) Use by Nurses: A Literature Review

    Get PDF
    Electronic Health Records (EHR) are progressively implemented in healthcare systems to enhance efficiency, documentation precision, and patient safety. The influence of EHR implementation on nursing practice varies across different environments. This literature analysis sought to assess the efficacy of electronic health record utilization by nurses in clinical documentation, drawing on primary research published from 2015 to 2025. A total of 12 publications were selected following a stringent screening procedure utilizing the SPIDER framework, including various study designs such as observational, longitudinal, and interventional methodologies. The results indicated that EHR improves documentation efficiency and access to clinical information when systems are optimally designed and supplemented with sufficient training. Poor usability and insufficient user engagement result in heightened burden, stress, and diminished quality of care. The successful deployment is intricately connected to system usability, managerial endorsement, and nurse participation in system development. The results underscore the necessity for user-centered design and ongoing organizational dedication to ensure that EHRs facilitate rather than obstruct nursing care

    Side Effects and Return of Fertility of Hormonal and Non-Hormonal Contraceptive Acceptors in the Kassi-Kassi Health Center Work Area, Makassar City

    Get PDF
    Side effects are an important factor influencing women's contraceptive choices. Concerns such as menstrual disorders, pelvic cramps, excessive bleeding, and delayed return of fertility after discontinuing contraception can negatively impact contraceptive use. This study aimed to examine the side effects and return of fertility among hormonal and non-hormonal contraceptive acceptors in the Kassi Health Center Work Area, Makassar City. An observational analytic study with a cross-sectional design was conducted on 79 contraceptive acceptors selected through purposive sampling. Data were collected through structured interviews using validated questionnaires. Results showed significant associations between menstrual disorders (p=0.029) and changes in body weight (p=0.013) with the type of contraception used. No significant association was found for vaginal discharge (p=0.956), headache/dizziness (p=0.186), and return of fertility (p=0.181) with the contraceptive method. Hormonal contraceptives such as pills were associated with weight gain and headache/dizziness; injections and implants were linked to menstrual disorders, weight changes, vaginal discharge, and headache/dizziness. Non-hormonal contraceptives like IUDs were associated with menstrual disorders and vaginal discharge. These findings highlight the need for personalized contraceptive counseling to consider side effects and fertility expectations in contraceptive decision-making

    Analysis of Subjective Fatigue Among Urban Transportation Drivers in Tataaran, North Sulawesi, Indonesia

    Get PDF
    This study examines subjective fatigue among urban transportation drivers in Tataaran, Minahasa Regency, North Sulawesi where the occupation exposes individuals to stressors that can induce fatigue.  The research aims to analyze the levels of subjective fatigue and identify contributing factors.  A cross-sectional study was conducted from August to November 2024, involving 43 drivers.  Data was collected using a structured questionnaire, including the Fatigue Severity Scale (FSS), to assess socio-demographic, work-related, and vehicle-related factors.  The results indicate that increased age, daily work duration, irregular working hours, heavy driving workload, and uncomfortable vehicle ergonomics are significantly associated with higher subjective fatigue levels (p<0.05).  Conversely, greater driving experience is significantly associated with lower subjective fatigue (p<0.05), while rest patterns and deposit targets showed no significant relationship with fatigue.  In conclusion, urban transportation drivers in Tataaran experience significant subjective fatigue, influenced by a combination of occupational and individual factors

    Factors that Influence Women's Political Participation in the Mayoral Election in Bhayangkara Subdistrict, Jayapura City

    Get PDF
    The main focus of this research is to identify factors that influence women's political participation in the region. The method used is qualitative, with analysis and problem formulation based on field data. The research informants were the heads of the neighborhood units (RW) in Bhayangkara Village. Data were obtained through three methods: first, data collection from interviews and observations recorded in field notes, including official documents and photographs; second, data reduction by summarizing and selecting important information; and third, drawing conclusions. The results of the research indicate that women's political participation is influenced by several factors, including: (1) An increasingly less dominant patriarchal culture; (2) Lack of systematic political education despite good understanding; (3) Minimal structural barriers, but there are internal factors such as low interest; (4) Double burdens managed with family support; (5) Low violence and intimidation, although there are cases of verbal violence; (6) Affirmative policies hampered by socialization and funding; (7) Growing gender education and awareness despite lingering stigma; (8) Limited support from non-governmental organizations; (9) Positive but uneven social change; and (10) Unstructured mentorship networks. Based on these findings, the study recommends socialization on gender equality, strengthening political education, increasing women's capacity, and developing mentorship programs and institutional support to strengthen women's political participation at the local level

    Analisis Efektivitas Biaya Risperidone dan Haloperidol pada Pasien Skizofrenia: Studi Kasus di RSUD Tombulilato Gorontalo

    Get PDF
    Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa kronis dengan angka kekambuhan tinggi dan membutuhkan terapi jangka panjang. Hal ini menimbulkan beban ekonomi, baik bagi pasien, keluarga, maupun sistem layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan antipsikotik risperidone dan antipsikotik haloperidol di RSUD Tombulilato Gorontalo yang dilakukan menggunakan rumus perhitugan ACER dan ICER. Penelitian kuantitatif cross sectional  dengan populasi sebanyak 69 pasien berdasarkan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling memiliki kriteria inklusi sebanyak 22 pasien. Teknik analisis data dalam penelitian ini menghitung rasio biaya efektivitas rata-rata (ACER) dan nilai rasio biaya efektivitas inkremental (ICER). Hasil penelitian berdasarkan perhitungan ACER bahwa outcome WHO-DAS terapi risperidone lebih cost effective dan jika dilihat pada outcome LOS terapi haloperidol yang lebih cost effective sedangkan pada perhitungan ICER dengan outcome WHO-DAS pada terapi haloperidol membutuhkan biaya sebesar Rp. 35,699 untuk meningkatkan 1% efektivitas yang setara dengan terapi risperidone, dan pada outcome LOS pada terapi Risperidone memerlukan tambahan biaya sebesar Rp. 642,591 untuk mengurangi 1 hari lama rawat inap

    1,137

    full texts

    1,188

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Pancasakti Makassar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇