Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
    2607 research outputs found

    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMESANAN UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI OPERASIONAL DI PT.SUPERFOOD CITA INSANI

    No full text
    PT. Superfood Cita Insani is a company that produces and distributes UMKM products. Superfood sells products that have passed taste tests and production methods that meet the standards and food durability regulated and established by Depkes. The transaction process of selling the product at PT. Superfood Cita Insani humani is still conducted conventionally. This makes it difficult for companies to reach customers. It can be said that PT. Superfood Cita Insani needs a system that can be used to facilitate the process of transactions with customers and, at the same time, introduce the business more broadly. The research is aimed at creating a booking information system that can be accessed via the Internet through the website. The waterfall method is used as a method of developing this system. Using waterfall as a mining method, the system is designed gradually according to its sequence. From analysis, design, implementation, testing, and application to system maintenance. Order information systems like this will make it easy for customers to buy products without having to go to the store. In addition, the company can market a wider range of products.PT.Superfood Cita Insani adalah perusahaan yang memproduksi dan mendistribusikan produk UMKM. Superfood menjual produk yang sudah lulus uji coba rasa dan cara produksi yang sesuai dengan standar dan ketahanan pangan yang diatur dan ditetapkan oleh Depkes. Proses transaksi penjualan produk pada PT.Superfood Cita Insani masih dilakukan secara konvensional. Hal ini membuat perusahaan kesulitan menjangkau pelanggan. Dapat dikatakan bahwa PT.Superfood Cita Insani memerlukan sistem yang dapat digunakan untuk mempermudah proses transaksi dengan pelanggan, sekaligus dapat memperkenalkan usaha dengan lebih luas. Penelitian ini betujuan untuk membuat sistem informasi pemesanan yang dapat diakses dengan internet melalui website. Metode waterfall digunakan sebagai metode pengembangan sistem ini. Dengan menggunakan waterfall sebagai metode pengambangan, sistem dirancang secara bertahap sesuai urutannya. Dimulai dari analisis, desain, implementasi, pengujian, penerapan hingga pemeliharaan sistem. Sistem informasi pemesanan seperti ini akan memudahkan pelanggan untuk memesan produk tanpa harus pergi ke toko. Selain itu juga perusahaan dapat memasarkan produk lebih luas

    Implementation of Good Breeding Practices PT Samawa Global Farm

    Get PDF
    The breeding effort of slaughtered goats requires a guideline that must be applied properly. One of the guidelines that can be applied in the development of livestock areas is Good Breeding Practices (GBP). The scope of GBP includes four aspects, namely (a) facilities and infrastructure, (b) the seed production process. (c) environmental conservation, (4) monitoring, evaluation and reporting. This research aims to review the application GBP of goat at CV Samawa Global Farm Lape Sumbawa Regency based on four aspects, namely facilities and infrastructure, production process, environmental preservation, and supervision. The data analysis is based on an overview of the floor plan and condition of CV Samawa Global Farm goat farm. The results of this study show that cv samawa global farm goat breeding efforts have been well done on the application of facilities and infrastructure aspects, seed production process, environmental preservation, monitoring, evaluation and reporting. Based on GBP guidelines on goat farms at CV Samawa Global Farm has mostly been done well by the company, but there are still some things that need to be improved such as in the cattle loading cage unit (arrival), replacement stock and the manufacture of disinfectant facilities for staff, or guests who come

    PENGARUH SUHU DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK, KADAR AIR DAN RENDEMEN GULA KURMA

    Get PDF
    Gula merupakan salah satu komoditi perdagangan di Indonesia. Gula diperoleh dari nira tebu, bit gula, atau aren. Di Indonesia mayoritas gula diproduksi dengan berbahan dasar tebu, dimana memiliki lebih banyak kalori yang tidak bisa dikonsumsi oleh pengidap penyakit diabetes sehingga perlu alternatif bahan baku gula selain gula tebu seperti Stevia dan Sorgum, tetapi bahan tersebut hanya tersedia di beberapa daerah di Indonesia. Salah satu komoditas pertanian yang berasa manis dan mudah didapatkan adalah kurma Proses pengeringan gula kurma menggunakan Food dehydrator dan menggunakan beberapa metode seperti uji organoleptik yang meliputi rasa, wana dan aroma, uji kadar air. Dari hasil pengujian kadar air nilai tertinggi didapatkan sebesar 27,38% yanng diperoleh dari pengulangan 3 pada suhu 60oC selama 10 jam pengeringan dan nilai terendah sebesar 8,11% pada pengulangan 1 dengan menggunakan suhu 80oC selama 13 jam. Berdasarkan hasil uji susut bobot pada gula kurma diperoleh nilai susut bobot terendah sebesar 56,20% pada perlakuan S1W1 pada pengulangan 3 dengan waktu pengeringan selama 7 jam dan menggunakan suhu 60oC, sedangkan nilai tertinggi sebesar 63,56% pada perlakuan S3W3 pada pengulangan 3 dengan waktu pengeringan selama 13 jam dan menggunakan suhu 80oC.Gula merupakan salah satu komoditi perdagangan di Indonesia. Gula diperoleh dari nira tebu, bit gula, atau aren. Di Indonesia mayoritas gula diproduksi dengan berbahan dasar tebu, dimana memiliki lebih banyak kalori yang tidak bisa dikonsumsi oleh pengidap penyakit diabetes sehingga perlu alternatif bahan baku gula selain gula tebu seperti Stevia dan Sorgum, tetapi bahan tersebut hanya tersedia di beberapa daerah di Indonesia. Salah satu komoditas pertanian yang berasa manis dan mudah didapatkan adalah kurma Proses pengeringan gula kurma menggunakan Food dehydrator dan menggunakan beberapa metode seperti uji organoleptik yang meliputi rasa, wana dan aroma, uji kadar air. Dari hasil pengujian kadar air nilai tertinggi didapatkan sebesar 27,38% yanng diperoleh dari pengulangan 3 pada suhu 60oC selama 10 jam pengeringan dan nilai terendah sebesar 8,11% pada pengulangan 1 dengan menggunakan suhu 80oC selama 13 jam. Berdasarkan hasil uji susut bobot pada gula kurma diperoleh nilai susut bobot terendah sebesar 56,20% pada perlakuan S1W1 pada pengulangan 3 dengan waktu pengeringan selama 7 jam dan menggunakan suhu 60oC, sedangkan nilai tertinggi sebesar 63,56% pada perlakuan S3W3 pada pengulangan 3 dengan waktu pengeringan selama 13 jam dan menggunakan suhu 80oC

    PENGARUH PELAPISAN KITOSAN DAN AGAR-AGAR TEHADAP DAYA SIMPAN BUAH TOMAT PADA SUHU RENDAH

    Get PDF
    Buah tomat merupakan komoditas yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Buah tomat mengalami proses fisiologis yang relatif cepat, sehingga waktu pemasakan dan pembusukan mengalami proses yang singkat. Tingkat kematangan buah tomat dapat dikelompokan berdasarkan warnanya yaitu warna hijau pada saat matang fisiologis dan menjadi merah pada saat matang sempurna.pengolongan buah tomat digunakan untuk mengurangi kerusakan karena buah tomat mudah rusak akibat masih berlangsungnya proses fisiologis. Cara yang dapat dilakukan untuk menekan kerusakan produk hasil pengolahan yaitu menyimpan pada suhu rendah, pengunaan zat aditif, modifikasi atmosfir, dan pengunaan lapisan edible(edible coating).Untuk memperpanjang umur simpan dan menjaga kesegaran produk buah–buahan dapat mengunakan selaput pelapisan pada kulit buah.Tujuan penelitian ini Menganalisa masa simpan buah tomat setelah diberikan kitosan dan agar-agar terhadap susut bobot, persentase kerusakan, total padatan terlarut dan uji hedonik pada buah tomat. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian esperimental yang dilaksanakan di laboratorium dan dirancang dengan rancangan acak lengkap dengan dengan perlakuan konsentrasi kitosan dan agar-agar sebesar ; P0 (kontrol), P1 (Kitosan 0,5% dan Agar-agar 1%), P2 (Kitosan 1% dan agar-agar 1,5%), dan P3 (kitosan 1,5% dan agar-agar 2%). Data hasil analisis pengamatan persentase kerusakan, susut bobot, total padatan terlarut, dan uji hedonik di analisis dengan analisis keragaman pada taraf 5% dengan mengunakan aplikasi SPSS versi 25 dan apabila terdapat berbeda nyata maka di uji lanjut dengan uji Duncan (DMRT). Hasil penelitiaan menunjukan bahwa bahawa pengunaan kitosan dan agar-agar memberikan penagruh terhadap, persentase kerusakan, susut bobot, total padatan terlarut, dan uji hedonik. Perlakuan pengunaan perlakuan terbaik berada pada perlakuan P3 (Kitosan 1,5% dan agar-agar 2%).Buah tomat merupakan komoditas yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Buah tomat mengalami proses fisiologis yang relatif cepat, sehingga waktu pemasakan dan pembusukan mengalami proses yang singkat. Tingkat kematangan buah tomat dapat dikelompokan berdasarkan warnanya yaitu warna hijau pada saat matang fisiologis dan menjadi merah pada saat matang sempurna.pengolongan buah tomat digunakan untuk mengurangi kerusakan karena buah tomat mudah rusak akibat masih berlangsungnya proses fisiologis. Cara yang dapat dilakukan untuk menekan kerusakan produk hasil pengolahan yaitu menyimpan pada suhu rendah, pengunaan zat aditif, modifikasi atmosfir, dan pengunaan lapisan edible(edible coating).Untuk memperpanjang umur simpan dan menjaga kesegaran produk buah–buahan dapat mengunakan selaput pelapisan pada kulit buah.Tujuan penelitian ini Menganalisa masa simpan buah tomat setelah diberikan kitosan dan agar-agar terhadap susut bobot, persentase kerusakan, total padatan terlarut dan uji hedonik pada buah tomat. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian esperimental yang dilaksanakan di laboratorium dan dirancang dengan rancangan acak lengkap dengan dengan perlakuan konsentrasi kitosan dan agar-agar sebesar ; P0 (kontrol), P1 (Kitosan 0,5% dan Agar-agar 1%), P2 (Kitosan 1% dan agar-agar 1,5%), dan P3 (kitosan 1,5% dan agar-agar 2%). Data hasil analisis pengamatan persentase kerusakan, susut bobot, total padatan terlarut, dan uji hedonik di analisis dengan analisis keragaman pada taraf 5% dengan mengunakan aplikasi SPSS versi 25 dan apabila terdapat berbeda nyata maka di uji lanjut dengan uji Duncan (DMRT). Hasil penelitiaan menunjukan bahwa bahawa pengunaan kitosan dan agar-agar memberikan penagruh terhadap, persentase kerusakan, susut bobot, total padatan terlarut, dan uji hedonik. Perlakuan pengunaan perlakuan terbaik berada pada perlakuan P3 (Kitosan 1,5% dan agar-agar 2%)

    Bentuk Dan Makna Koreografi Tari Antat Pasolo Sanggar “Saling Pendi” Kabupaten Sumbawa Besar

    Get PDF
    The Antat Pasolo tradition is a form of mutual assistance or mutual cooperation in the Sumbawa community. This activity is carried out when a family is going to hold an event or celebration, such as a wedding, circumcision or death event. Antat Pasolo comes from the Sumbawa language, Antat means to deliver or give, while Pasolo means help. So Antat Pasolo can be interpreted as delivering or providing assistance to needy families. The Antat Pasolo Dance by the "Saling Pendi" Studio was created in 2019. This dance was created to attract the young generation of Sumbawa so that they can continue to know and maintain the Antat Pasolo tradition, with the hope that the Antat Pasolo tradition will not be lost over time. There are many ways to make the Antat Pasolo tradition better known to the public, especially the people of Sumbawa, one of which is by using the Antat Pasolo tradition as an inspiration in creating Sumbawa dance, as was done by Mr. Syamsuddin who is the leader of the Saling Pendi Art Studio. Based on research results, Antat Basolo's dance works have movements that use relatively medium and large spaces, the duration of the work used is approximately 7 minutes, and the energy required is quite varied, namely medium and strong. The results of the analysis show that the Saling Pendi Art Studio has variations in form and meaning in movement, make-up and accompaniment. The Antat Pasolo dance is danced in a group consisting of 5 female dancers

    Kajian Desain Komunikasi Visual Media Promosi Sumbawa Art Festival 2022

    Get PDF
    Sumbawa Art Festival 2022 is a creative dance and fashion show competition that initiated by the Dance Study Program at the Sumbawa University of Technology. The implementation of competition was quite successful because it was supported by a fairly good promotional strategy. This research aims to describe whether the promotional media used in the Sumbawa Art Festival 2022 is in accordance with the main theme of the activities. This research concludes that the suitability between promotional media and the main theme of the activity is quite good. But in some parts, it can be improved. The results of this research can be used as input or reference for visual communication designers and event organizers, so that they always pay attention to the suitability between message targets, keywords, positioning, message content, media selection and media visualization

    OPTIMALISASI FILE RAW PADA GAMBAR BACKLIGHT DENGAN MENERAPKAN TEKNIK EDITING HIGH DYNAMIC RANGE (HDR)

    No full text
    RAW files are files produced by digital cameras besides JPG or HEIF files. RAW files have a higher bit pixel data than JPG. These data bits are used to perform image processing in terms of lighting and coloring. In Photography, Backlight Images are visualizations of photo shapes that direct the lighting directly towards the camera, in this case generally obtained images with uneven lighting shadows and highlights. In this research, tests will be carried out to optimize the ability of RAW files to produce HDR files in case studies of backlight images. Testing will be carried out using the exploratory method by taking many backlight photographic image samples, and processing RAW files using various software from various platforms, so that it will produce parameters in optimizing the RAW file. Keywords : High Dyanmic Range; RAW; Image; Backlight; CameraFile RAW merupakan salah satu file yang dihasilkan oleh kamera digital selain file JPG atau HEIF, File RAW memiliki data bit pixel yang lebih tinggi dari JPG. Data bit tersebut digunakan untuk melakukan pengolahan gambar dari segi pencahayaan dan pewarnaan.Dalam Fotografi, Gambar Backlight merupakan visualisasi bentuk foto yang mengarahkan pencahayaan langsung mengarah ke kamera, pada kasus ini umumnya didapatkan gambar dengan pencahayaan shadow dan highlight yang tidak merata. Pada penelitian ini, akan dilakukan pengujian untuk mengoptimalkan kemampuan file RAW dalam menghasilkan file HDR dalam studi kasus gambar backlight. Pengujian akan dilakukan dengan metode eksplorasi dengan pengambil banyak sample gambar fotografi backlight, dan melakukan pengolahan file RAW menggunakan berbagai perangkat lunak dari berbagai platform, sehingga akan menghasilkan parameter dalam mengoptimasi file RAW tersebut. Kata Kunci : High Dynamic Range; RAW; Gambar; Backlight; Kamera &nbsp

    Arduino, Driver Motor, Receiver, Relay, Remot Kontrol.

    No full text
    Lawn mower is a tool used to cut grass on a large yard, in operation this tool is still used manually. In this research a grass cutter with remote control has been made which aims to make it easier for users to mow the grass. The method used in this study is the experimental method. The research results obtained in the design of this lawn mower use several main components, namely the Receiver which functions to receive signals from the remote control, the Arduino which functions to receive and send signals to other components, the Motor Driver which functions to control the speed of the DC motor as the driving force for the cutting tool grass and a relay that functions to control ON and OFF the DC motor which drives the mower. The lawn mower can be controlled using a remote control up to a distance of 300 meters on flat and non-rocky areas.Alat pemotong rumput merupakan alat yang digunakan untuk memotong rumput pada halaman luas, dalam pengoperasiannya alat ini masih digunakan secara manual. Pada penelitian ini telah dibuat alat pemotong rumput dengan kendali jarak jauh (Remote Control) yang bertujuan untuk memudahkan pengguna pada saat memotong rumput. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Hasil penelitian yang didapatkan dalam perancangan alat pemotong rumput ini menggunakan beberapa komponen utama yaitu Receiver yang berfungsi untuk menerima sinyal dari remot kontrol, Arduino yang berfungsi untuk menerima dan mengirimkan sinyal pada komponen lainnya, Motor Driver yang berfungsi untuk mengontrol kecepatan Motor DC  sebagai penggerak alat pemotong rumput dan Relay yang berfungsi untuk mengontrol ON dan OFF Motor DC  yang sebagai penggerak pisau pemotong. Alat pemotong rumput dapat dikendalikan menggunakan remot kontrol hingga jarak 300 meter pada area yang datar dan tidak berbatu

    ANALISIS PENGARUH KECEPATAN ALIRAN UDARA PANAS DAN WAKTU PENGERINGAN TERHADAP LAJU PENGERINGAN DAN KADAR AIR KERUPUK TAPIOKA MESIN PENGERING OTOMATIS

    No full text
    Tapioca crackers are a type of crackers made from tapioca flour produced from cassava tubers. In the production of tapioca crackers, one of the essential processes is the drying process. This research aims to examine the influence of hot air flow velocity and drying time on the drying rate and moisture content of tapioca crackers using an automatic drying machine. The research method used is experimental, by testing the effects on the drying rate and moisture content in the cracker drying machine. The test result show that highest drying rate is achieved with a velocity of 2,5 m/sand drying time of 150 minute, resulting in a drying rate of 1,43 grams/minute. Furthermore, the moisture content testing at 180 and 210 minutes drying time, with air velocity of ,1, 2 and  2,5 m/s, has reached the moisture content suitable foor the Indonesian national standard (SNI), which is a maximum of 8%. In conclusion, increasing the air velocity enhances the drying rate, and with a longer drying time, the moisture content decreases. Keywords : Cracker drying, automatic drying machine, drying rate, tapioca cracker moisture content.Kerupuk tapioka merupakan jenis kerupuk yang terbuat dari tepung tapioka yang dihasilkan dari umbi singkong. Pada pembuatan kerupuk tapioka salah satu proses penting yang harus dilakukan adalah proses pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecepatan aliran udara panas dan waktu pengeringan terhadap laju pengeringan, dan kadar air kerupuk tapioka pada mesin pengering kerupuk otomatis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental, dengan menguji pengaruhnya terhadap laju pengerigan dan kadar air pada mesin pengering kerupuk.  Hasil pengujian menunjukkan bahwa laju pengeringan tertinggi ada pada perlakuan dengan kecepatan 2,5 m/s dengan waktu 150 menit sebesar 1,43 gram/menit. Kemudian pengujian pada kadar air dengan waktu 180 dan 210 menit dengan kecepatan 1, 2, dan 2,5 m/s sudah mencapai kadar air yang sesuai dengan SNI yaitu max 8%. Ditarik kesimpulan bahwa dengan bertambahnya kecepatan udara laju pengeringan semakin meningkat dan semakin lama waktu pengeringan maka kadar air yang dihasilkan semakin menurun. Kata Kunci :  Pengering kerupuk, mesin pengering otomatis, laju pengeringan dan kadar air kerupuk tapiok

    Analisis Kekuatan Rangka Mesin Chipper Kayu Menggunakan Metode Elemen Hingga

    No full text
    The frame is an important component in a machine to support the engine load so that the frame must be guaranteed safe and strong. A wood chipper machine capable of turning wood into small chips for wood pellet production as an alternative fuel. The goal is to determine the maximum voltage, maximum deformation and safety factor. The analysis process includes tool preparation, frame design and analysis on the frame using inventory software and Ansys. After the analysis process was carried out, the results were obtained with a load of 8 kg on the upper frame and 8.7 kg on the AC motor holder with an equivalent voltage value of 131.7 Mpa, a maximum deformation value of 0.41119 mm and a safety factor of 1.89. Keywords: Analysis of voltage, deformation, safety factor, frame, ansys,Rangka adalah suatu komponen yang penting dalam sebuah mesin untuk menopang beban mesin sehingga rangka harus dijamin aman dan kuat. Mesin chipper kayu yang mampu mengubah kayu menjadi serpihan kecil untuk produksi pelet kayu sebagai bahan bakar alternatif. Tujuannya untuk mengetahui tegangan maksimum,deformasi maksimum dan faktor keamanan. Proses analisis meliputi persiapan alat, desain rangka dan analisis pada rangka dengan menggunakan software inventor dan Ansys. Setelah proses analisis dilakukan maka didapatkan hasil dengan beban 8 kg pada kerangka atas dan 8,7 kg pada dudukan motor AC dengan nilai tegangan ekuivalen sebesar 131,7 Mpa, nilai deformasi maksimum sebesar 0,41119 mm dan faktor keamanannya 1,89. Kata Kunci: Analisis tegangan, deformasi, faktor keamanan, rangka, ansys

    1,282

    full texts

    2,607

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇