Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
Pengaruh Jenis Asam & Konsentrasi Asam Terhadap Persentase Ekstraksi Nikel Dari Bijih Nikel Laterit Pomalaa Sulawesi Tenggara
Nickel Laterit is formed from the chemical weathering of rocks over a long period of time on subtropical surfaces. Usually, laterite nickel has relatively low grades but is abundant. In general, further processing is carried out by the hydrometallurgical method with a leach line. Leaching was carried out with 3 different solvent namely H2SO4, CH3COOH, and H3PO4. To determine nickel recovery from leaching, characterization was carried out using Atomic Absorption Spectropothometry (AAS), XRF to determine the initial nickel laterite content and XRD to determine the mineral composition contained in laterite minerals. The XRF results obtained a nickel content of 5,67% and showed a lo grade laterite mineral belonging to the saprolite type. The XRD results show that the phases present in calcination at 450?C are Hematite, Magadiite, and Quartz phasess while in Uncalcinate they form Hematite, Awaruite, and Geotithe phases. For testing Atomic Absorption Spectrophotometry, the results obtained from nickel extraction were affected by the type of acid and acid concentration with a prevalence of 48,21% (4 M) for Sulfuric Acid, 41,51% (4 M) for Phosphoric Acid, and 10,27% (4 M) in Acetic Acid. The results showed that the type of acid and acid concentration had a significant effect on the leaching of lowgrade nickel laterite obtained from Pomalaa, Southeast Sulawesi. For the type of acid, if the type of acid used is concentrated acid, the higher the proportion of nickel extraction obtained, while for the acid concentration, the higher the concentration of solvent used, the higher the yield of nickel extraction.Nikel Laterit terbentuk daari hasil pelapukan batuan secara kimiawi pada periode waktu yang cukup lama di permukaan subtropis. Biasanya, nikel laterit ini memiliki kadar yang relatif rendah namun jumlahnya melimpah. Umumnya pengolahan laterit dilakukan dengan metode hidrometalurgi dengan jalur pelindian. Pelindian dilakukan dengan 3 pelarut berbeda yaitu H2SO4, CH3COOH, dan H3PO4. Untuk mengetahui perolehan nikel hasil pelindian dilakukan karakterisasi menggunakan Atomic Absorpsion Spektrophotometry (AAS), XRF untuk mengetahui kadar awal nikel laterit dan XRD untuk mengetahui komposisi mineral yang terkandung pada mineral laterit. Hasil XRF diperoleh kandungan nikel sebesar 5,67% dan menunjukkan mineral laterit berkadar rendah termasuk kedalam jenis saprolit. Hasil XRD menunjukkan fasa yang terdapat pada kalsinasi di suhu 450?C yaitu fasa Hematite, Magadiite, dan Quartz sedangkan pada Uncalcinate membentuk fasa Hematite, Awaruite, serta Geotithe. Untuk pengujian menggunakan Atomic Absorbsion Spektrophotometry diperoleh hasil persentase ekstraksi nikel terhadap pengaruh jenis asam dan konsentrasi asam dengan prevalensi sebesar 48, 21% (4 M) pada Asam Sulfat, 41,51% (4 M) pada Asam Fosfat, dan 10,27% (4 M) pada Asam Asetat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis asam dan konsentrasi asam sangat berpengaruh signifikan terhadap pelindian nikel laterit kadar rendah yang diperoleh dari Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Untuk jenis asam, Apabila jenis asam yang digunakan adalah asam pekat maka semakin tinggi persentase ekstraksi nikel yang didapatkan sedangkan untuk konsentrasi asam, apabila semakin tinggi konsentrasi pelarut yang digunakan maka hasil dari persentase ekstraksi nikelnya akan semakin tinggi
PENYUSUNAN PETA DESA DALAM KEGIATAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) DI DESA MUMBUL SARI, KECAMATAN BAYAN, LOMBOK UTARA
Desa Mumbul Sari adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Desa ini menjadi mitra kerja sama Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UMMAT. Salah satu program kegiatan KKN yang dilaksanakan adalah pembuatan peta desa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membuat peta desa sebagai pendukung pembangunan daerah desa Mumbul Sari, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kondisi daerah yang mereka tempati berdasarkan peta yang dibuat. Dalam pembuatan peta digunakan data sekunder dan data primer. Peta yang sudah dibuat kemudian disosialisasikan kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 28 Agustus 2023. Adapun peta yang dihasilkan adalah Peta Administrasi Desa, Peta Topografi, dan Peta Penggunaan Lahan. Kegiatan ini mendapatkan tanggapan yang positif dari Kepala Desa Mumbul Sari dan perangkat desa lainnya serta penduduk desa Mumbul Sari
STRATEGI PENELITIAN DAN PENGABDIAN KOLABORASI
Penelitian dan Pengabdian adalah kegiatan dosen dalam menunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi, dalam kegiatan pengabdian yang di inisiasi oleh Sumbawa Academia Institute (SAI) penulis Bersama rekan memaparkan kolaborasi yang dapat dilakukan baik dengan instansi maupun dengan mahasiswa. Dalam kegiatan penulis memaparkan pengertian dan cara melaksanakan penelitian – pengabdian kolaborasi serta memaparkan strategi untuk memenangkan hibah sebagai Upaya pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian, salah satunya adalah Strategi mendapatakan Hibah Dana Indonesiana dan Program Kreativitas Mahasiswa. Kegiatan yang diikuti 90 lebih peserta berlangsung dengan banyak diskusi. Diharapkan dengan pengabdian ini memberikan motivasi dan arahan dalam membuat proposal penelitian dan pengabdian serta teknik kolaborasi dalam meningkatkan sumber daya manusia di daerah tanah Sumbawa
Aktivitas Penambangan Batubara : Studi Kasus Pit Elang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan
Coal mining activities are long-term activities that require high technology and are capital intensive. Therefore, planning mining activities is important for companies to achieve their production targets. The plans should be designed in a simple way (stage plan) and easy to manage according to technical criteria. Mechanical equipment plays a very important role in supporting the success of the production process; therefore, it is necessary to carry out appropriate calculations so that the capabilities of the equipment can be used optimally and have a high level of efficiency to achieve production targets. This research was conducted to determine the level of achievement of targets for coal production operations in Pit Elang, Muara Enim Regency, South Sumatra. The method applied is a quantitative observation method that examines the circulation time series between transportation equipment and loading equipment, taking into account the compatibility factor and needs of the mining equipment used. Coal mining activities in Pit Elang, South Sumatra, using open pit methods with a combination mining system between the main excavator digging tools and means of transportation in the form of dump trucks. The results of the calculation of the compatibility factor for series 1 between the loading and digging equipment (Excavator Komatsu PC 400) and means of transportation (Dump Truck Scania) with a distance of 3,500 m of 1,063. Meanwhile, Series 2 between loading digging tools (Excavator Komatsu PC 450) and conveyance (Dump Truck Sinotruk Howo) with a distance of 3,400 m of 1.082. The compatibility factor of the mechanical equipment in each series is 1. Therefore, the loading and carrying of the digging equipment can work optimally. Mining activity planning will provide indications that can influence mining activities and the development of alternative operations to achieve optimum production.Aktivitas penambangan batubara merupakan kegiatan jangka panjang yang memerlukan teknologi tinggi dan padat modal. Sehingga, perencanaan aktivitas penambangan menjadi hal penting bagi perusahaan untuk dapat mencapai target produksinya. Perencanaan yang dibuat sebaiknya dirancang secara sederhana (stage plan) dan mudah dikelola sesuai dengan kriteria teknis. Peralatan mekanik sangat berperan penting dalam menunjang keberhasilan proses produksi, maka perlu dilakukan perhitungan yang tepat agar kemampuan alat dapat digunakan secara optimal dan mempunyai tingkat efisiensi yang tinggi untuk mencapai target produksi. Penelitian ini dikembangkan untuk mengetahui tingkat ketercapaian target operasi produksi batubara di Pit Elang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Metode yang diterapkan adalah metode observasi kuantitatif dengan melihat rangkaian waktu edar antara alat angkut dan alat muat, dengan mempertimbangkan faktor keserasian dan kebutuhan alat penambangan yang digunakan. Aktivitas penambangan batubara di Pit Elang Sumatera Selatan dengan metode open pit dengan sistem penambangan kombinasi antara alat gali utama excavator dan alat angkut berupa dump truck. Hasil perhitungan faktor keserasian untuk rangkaian 1 antara alat gali muat (Excavator Komatsu PC 400) dan alat angkut (Dump Truck Scania) dengan jarak tempuh 3.500 meter sebesar 1,063. Sementara, rangkaian 2 antara alat gali muat (Excavator Komatsu PC 450) dan alat angkut (Dump Truck Sinotruk Howo) dengan jarak tempuh 3.400 meter sebesar 1,082. Memiliki faktor keserasian alat mekanis masing-masing rangkaian sebesar 1. Sehingga, alat gali muat dan angkut dapat bekerja secara optimal. Perencanaan aktivitas penambangan akan memberikan indikasi yang dapat mempengaruhi kegiatan operasi penambangan, dan pengembangan operasional alternatif mencapai produksi optimum
Kebun Vertikal Untuk Meningkatkan Kualitas Lingkungan Kampus Universitas Teknologi Sumbawa
Keterbatasan lahan di wilayah perkotaan menjadi permasalahan yang kompleks, berakibat pada minimnya ruang terbuka hijau (RTH) dan berdampak negatif pada kualitas lingkungan. Taman vertikal menawarkan solusi inovatif untuk meningkatkan RTH tanpa memerlukan lahan horizontal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan kebun vertikal di Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) sebagai upaya meningkatkan RTH dan keasrian kampus. Dilakukan dengan membangun kebun vertikal dari bahan bekas seperti botol dan kaleng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pertumbuhan antara bibit yang ditanam langsung dan menggunakan media bantu. Bibit yang ditanam langsung memiliki pertumbuhan yang lebih cepat. Persentase keberhasilan kebun vertikal hanya mencapai 50% dari target, dengan pertumbuhan tanaman masih berupa tunas setinggi 3-4 cm. Hal ini disebabkan oleh minimnya pengetahuan dan pengalaman, serta banyaknya rancangan yang ingin diterapkan. Penelitian ini menunjukkan bahwa taman vertikal dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan RTH di lingkungan kampus. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan tingkat keberhasilan kebun vertikal
Isolasi Bakteri pada Ekor Lobster Pasir (Panilirus homarus) di Daerah Plampang, Sumbawa NTB
Lobster Pasir (Panulirus homarus) adalah salah satu komoditas hasil perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Permintaan lobster pasir dan kebutuhan juga sangat tinggi baik dalam pasar local maupun Internasional. Akan tetapi pada proses penangkapan dan budidaya banyak terdapat hambatan yang disebakan oleh penyakit. Penelitian bertujuan untuk identikasi bakteri pada ekor lobster pasir sebagai upaya dalam mencari pencegahan penyakit yang sering ditemukan pada lobster. Tahapan dalam penelitian yaitu melakukan isolasi menggunakan pengenceran bertingkat dengan konsentrasi 10-1 µl, 10-3 µl, 10-5 µl, setelah itu isolat diambil sebanyak 10µl menggunakan mikropipet untuk dibiakkan pada media NA dan diinkubasi selama 1 x 24 jam. Setelah diinkubasi kemudian diisolasi menggunakan metode streak pada media TSA untuk mendapatkan single koloni. Setelah didapatkan single koloni dilakukan pengamatan secara morfologis dam dilanjutkan dengan uji pewarnaan Gram. Berdasarkan pengamatan molrfollolgi, koloni belrbelntuk bundar, belrwarna crelam, melmiliki ellelvasi flat dan telpian kollolni yang rata, serta merupakan bakteri Gram positif
PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO ATAS DASAR HARGA KONSTAN, TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA, DAN KEPADATAN PENDUDUK TERHADAP PERSENTASE KEMISKINAN DI JAWA BARAT TAHUN 2022
Kemiskinan merupakan masalah pokok yang ada di negara sedang berkembang seperti Indonesia yang dapat menghambat proses pembamgunan perekonomian. Pembangunan adalah suatu proses perubahan menuju ke arah yang lebih baik dan tidak menerus untuk mencapai tujuan yakni mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkeadilan, berdaya saing, maju, dan sejahtera dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia). Kemiskinan membuat banyak masyarakat tidak dapat mencapai kesejahteraan karena tidak mampu mencukupi kebutuhan dasar dalam hidupnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan di Jawa Barat. Faktor-faktor tersebut adalah produk domestik regional bruto atas dasar harga konstan, tingkat pengangguran terbuka, dan kepadatan penduduk. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan uji F dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB atas dasar harga konstan dan kepadatan penduduk terhadap persentase kemiskinan di Jawa Barat pada tahun 2022. Sementara tingkat pengangguran terbuka tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap persentase kemiskinan di Jawa Barat pada tahun 2022
Pengayaan Materi Tanaman Obat dan Pembuatan Minuman Herbal Kekinian Kepada Guru Kimia Se-Jawa Timur Melalui MGMP Kimia
Peningkatan kompetensi guru harus didukung oleh perguruan tinggi. Transfer pengetahuan tentang tanaman obat dan pengolahannya merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi guru kimia. Tanaman obat tradisional mengandung senyawa fitokimia yang bermanfaat. Pemahaman siswa akan tanaman obat tradisonal akan melestarikan warisan budaya Indonesia. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan tentang tanaman obat tradisional dan pengolahannya kepada guru kimia untuk di transformasikan kepada siswa. Metode pada pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan peserta dalam memecahkan permasalahan yang ada. Tahap pemberian materi adalah ceramah dan praktik. Peserta pelatihan adalah guru kimia yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran Kimia (MGMP) se- Jawa Timur. Hasil kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pemahaman peserta yang dapat dinilai dari hasil post test yang lebih tinggi dari pre test. Terjadinya transformasi ilmu pengetahuan yang dibuktikan dengan tugas vidio pembuatan minuman kekinian antara guru dan mahasiswa
Pendampingan Peningkatan Pengetahuan Tentang Bahan Tambahan Pangan dan Cara Mengidentifikasi Pengawet Berbahaya Dalam Makanan Pada Siswa/i SMK Adi Husada Malang
Peningkatan kesadaran akan pentingnya pengetahuan tentang bahan tambahan pangan dan kemampuan mengidentifikasi pengawet berbahaya dalam makanan merupakan aspek kunci dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini membahas tentang pendampingan yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi SMK Adi Husada Malang terkait hal tersebut. Metode pendampingan yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi, dan demonstrasi praktis tentang bahan tambahan pangan serta bahaya penggunaan pengawet berbahaya dalam makanan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan siswa-siswi setelah mengikuti program pendampingan ini. Temuan ini menyoroti pentingnya pendampingan sebagai strategi efektif dalam memperluas pengetahuan dan kesadaran tentang keamanan pangan di kalangan remaja, yang kemudian dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung gaya hidup sehat
HUBUNGAN PENGGUNAAN SITUS JEJARING SOSIAL DAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU PROSOSIAL REMAJA
This research held to search the correlation between usage of social media and self control to prosocial behavior in adolescent. Research method used is quantitative research. Collected 250 respondents filling the questionnaire broadcasted in the twitter with likert scale. Collected data analyzed with Bivariate Analysis and Double Correlation with Statistical Package for Social Sciences 22.0 for windows. Resulting in positive correlation with significant score between the usage of social media and prosocial behavior with r = 0,644 and r² = 0,415. Self control correlated positively and significant to prosocial behaviour with r = 0,673 and r² = 0,453. Finally, the usage of sosial media and self control correlated positively and significant to prosocial behaviour with r = 0,673 and r² = 0,453. This research concludes that there is a positive correlation between the usage of social media and self control with prosocial behaviour.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan penggunaan situs jejaring sosial dan kontrol diri dengan perilaku pro sosial pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Subjek dalam penelitian sebanyak 250 orang remaja. Metode pengumpulan data menggunakan skala likert. Data yang terkumpul di analisis dengan menggunakan Analisis Bivariat dan Korelasi Ganda dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 22.0 for windows. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil Penggunaan situs jejaring sosial berhubungan secara positif dan signifikan dengan perilaku prososial dengan r= 0,644 dan r² = 0,415. Kontrol diri berhubungan secara positif dan signifikan dengan perilaku prososial dengan r = 0,452 dan r² = 0,205. Penggunaan situs jejaring sosial dan kontrol diri berhubungan secara positif dan signifikan dengan perilaku prososial, dengan r = 0,673 dan r² = 0,453. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan yang positif antara penggunaan situs jejaring sosial dan kontrol diri dengan perilaku prososial remaja