Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
Seminar Edukasi Program Anti Perundungan (Anti-Bullying) pada Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan
Seminar edukasi program Anti Perudungan sebagai satu langkah antisipatif dalam menekan berbagai kejadian perudungan (bullying) yang terjadi di lingkungan pendidikan, secara khusus pada sekolah menengah Kejuruan (SMK). Program ini bertujuan untuk memberikan berbagai wawasan pengetahuan, pijakan hukum, dampak yang akan terjadi baik pada korban perundungan ataupun pelaku (perundung). Metode kegiatan dilaksanakan dengan cara seminar/sosilaisasi edukasi dan simulasi. Peserta kegiatan melibatkan pelajar sebanyak 25 orang dari perwakilan kelas X, XI, XII, dan organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK Negeri 1 Tarano, kabupaten Sumbawa. Hasil kegiatan memberikan dampak pada pemahaman peserta didik, berbagai upaya perlindungan, langkah-langkah antisipatif, hingga langkah-langkah riil yang bisa dilakukan agar terhindar dari perundungan, di samping penguatan guru dalam memantau dan memproses ketika perundungan terjadi.Seminar edukasi program Anti Perudungan sebagai satu langkah antisipatif dalam menekan berbagai kejadian perudungan (bullying) yang terjadi di lingkungan pendidikan, secara khusus pada sekolah menengah Kejuruan (SMK). Program ini bertujuan untuk memberikan berbagai wawasan pengetahuan, pijakan hukum, dampak yang akan terjadi baik pada korban perundungan ataupun pelaku (perundung). Metode kegiatan dilaksanakan dengan cara seminar/sosilaisasi edukasi dan simulasi. Peserta kegiatan melibatkan pelajar sebanyak 25 orang dari perwakilan kelas X, XI, XII, dan organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK Negeri 1 Tarano, kabupaten Sumbawa. Hasil kegiatan memberikan dampak pada pemahaman peserta didik, berbagai upaya perlindungan, langkah-langkah antisipatif, hingga langkah-langkah riil yang bisa dilakukan agar terhindar dari perundungan, di samping penguatan guru dalam memantau dan memproses ketika perundungan terjadi
Pengaruh Pemberian Probiotik Terhadap Kualitas Fisika dan Mikrobiologi Air Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di PT. Caridea Jaya Lestari Kabupaten Sumbawa : -
Nusa Tenggara Barat menduduki peringkat kedua sebagai pemasok udang terbesar setelah Jawa Barat. Produksi udang terus meningkat setiap tahunnya. Jenis udang yang paling banyak dibudidayakan adalah udang vaname. Dalam budidaya udang, faktor yang sangat penting adalah kualitas dan mikrobiologi air. Buruknya kualitas air dapat menyebabkan terganggunya kelangsungan hidup udang. Salah satu perlakuan yang dapat dilakukan adalah pemberian probiotik. Dosis yang digunakan umumnya 5 mg/L. Pemberian probiotik dapat membantu menjaga kestabilan air kolam. Di PT. Caridea Jaya Lestari, pemberian probiotik rutin dilakukan dua hari sekali. Kegiatan yang dilakukan adalah pengecekan kualitas air menggunakan alat YSI parameter sedangkan pengecekan mikrobiologi air menggunakan metode penghitungan koloni vibrio sp pada media TCBS. Adapun parameter yang diukur adalah salinitas, suhu, pH dan oksigen terlarut. Parameter suhu selama penelitian berkisar pada angka 26-29° C, salinitas berkisar antara 36-42 ppt, rata-rata nilai pH yaitu 7,9-8,4 serta oksigen terlarut berkisar antara 5,4-6,3 ppm. Parameter suhu, pH dan oksigen terlarut berada pada kisaran standar. Sedangkan salinitas melebihi standar bakumutu. Hal tersebut diduga karena cuaca panas selama pengamatan yang menyebabkan penguapan sehingga salinitas ikut meningkat. Selain itu, untuk kualitas mikrobiologi air kisaran Vibrio mulai dari minggu pertama sampai minggu keempat adalah 4,8 × 102 CFU/ml hingga TBUD (Terlalu Banyak Untuk Dihitung). TBUD diduga disebabkan karena tidak dilakukannya pergantian air pada kolam sehingga limbah organik menumpuk di dasar kolam. Adapun batas maksimum Vibrio sp pada kolam budidaya adalah 104 CFU/ml. Penggunaan probiotik mampu menjaga kestabilan parameter air dan meminimalisir pertumbuhan vibrio
Efek Asimetris Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, dan Populasi Pada Harga Rumah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pertumbuhan ekonomi, inflasi dan populasi terhadap harga rumah di Indonesia periode 2002-2023. Metode yang digunakan adalah nonlinear autoregressive distributed lag model (NADRL). Data yang digunakan adalah data IHPR, PDB, inflasi, dan populasi. Penelitian ini diharapkan dapat memperluas temuan terkait hubungan pertumbuhan ekonomi, inflasi dan populasi dengan harga rumah. Hasil analisis NARDL menunjukkan bahwa baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, efek asimetris hanya ditemukan pada variabel inflasi. Sedangkan untuk variabel pertumbuhan ekonomi dan populasi tidak ditemukan adanya efek asimetris pada harga rumah baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pertumbuhan ekonomi, inflasi dan populasi terhadap harga rumah di Indonesia periode 2002-2023. Metode yang digunakan adalah nonlinear autoregressive distributed lag model (NADRL). Data yang digunakan adalah data IHPR, PDB, inflasi, dan populasi. Penelitian ini diharapkan dapat memperluas temuan terkait hubungan pertumbuhan ekonomi, inflasi dan populasi dengan harga rumah. Hasil analisis NARDL menunjukkan bahwa baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, efek asimetris hanya ditemukan pada variabel inflasi. Sedangkan untuk variabel pertumbuhan ekonomi dan populasi tidak ditemukan adanya efek asimetris pada harga rumah baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.
 
PENGARUH JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN, JUMLAH TAMU MENGINAP, DAN RATA-RATA LAMA MENGINAP TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI NTB TAHUN 2010-2022
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah kunjungan, jumlah tamu menginap dan rata-rata lama menginap terhadap pertumbuhan ekonomi. dimana pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan studi pustaka yang mana data tersebut bersumber dari sumber yang sudah ada seperti BPS, disparbud dan sumber terpercaya lainnya. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) Secara simultan variabel jumlah kunjungan wisatawan, jumlah tamu menginap dan rata lama menginap tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel pertumbuhan ekonomi. (2) Secara parsial jumlah kunjugan wisatawan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan nilai t hitung dan t tabel 0,93 < 2,17. (3) Secara parsial jumlah tamu menginap tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan nilai t hitung dan t tabel -0,10 < 2,17. (4) Secara parsial rata lama menginap tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan nilai t hitung dan t tabel -0,74 < 2,17. Dapat disimpulkan bahwa variabel jumlah kunjunagan wisatawan, jumlah tamu menginap dan rata lama menginap tidak berpengaruh secara bersama-sama terhadap pertumbuhan ekonomi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah kunjungan, jumlah tamu menginap dan rata-rata lama menginap terhadap pertumbuhan ekonomi. dimana pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan studi pustaka yang mana data tersebut bersumber dari sumber yang sudah ada seperti BPS, disparbud dan sumber terpercaya lainnya. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) Secara simultan variabel jumlah kunjungan wisatawan, jumlah tamu menginap dan rata lama menginap tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel pertumbuhan ekonomi. (2) Secara parsial jumlah kunjugan wisatawan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan nilai t hitung dan t tabel 0,93 < 2,17. (3) Secara parsial jumlah tamu menginap tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan nilai t hitung dan t tabel -0,10 < 2,17. (4) Secara parsial rata lama menginap tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan nilai t hitung dan t tabel -0,74 < 2,17. Dapat disimpulkan bahwa variabel jumlah kunjunagan wisatawan, jumlah tamu menginap dan rata lama menginap tidak berpengaruh secara bersama-sama terhadap pertumbuhan ekonomi
Mutu Bakso Lingkar Kampus Universitas Mataram
Meatball is a processed food product made from meat which has become one of the favorite menus among students in the vicinity of Universitas Mataram. The aim of this research was to determine the quality of meatballs around the Universitas Mataram campus. The method used in this research was experimental method which conducted in the laboratory using Completely Randomized Design with one factor consisting of meatball vendors around the Universitas Mataram campus i.e. BSL, BCR, BRJ, BMA, BPJ and BJG with three trials, resulting in 18 experimental units. The parameters observed were moisture content, protein content, borax, total microbes, total coliforms, and meatball sensory properties. The data obtained were analyzed with a 5 % of significance level using CoStat software and followed by Honestly Significant Difference test for parameters showing significant differences. The results showed that meatballs sold by vendors around the Universitas Mataram campus have significant differences in moisture content, flavor, and texture (scoring test), but have no significant differences in protein content, color, taste, and texture (hedonic test). The meatballs meets the Indonesian National Standard (SNI) for the protein content, and do not contain borax. However, microbial quality of the meatballs does not meet yet SNI 01-3818-2014 except for Mr. Jhon Meatball.Bakso adalah produk makanan olahan yang terbuat dari daging yang telah menjadi salah satu menu favorit di kalangan mahasiswa di sekitar Universitas Mataram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kualitas bakso di sekitar kampus Universitas Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor yang terdiri dari penjual bakso di sekitar kampus Universitas Mataram yaitu BSL, BCR, BRJ, BMA, BPJ dan BJG dengan tiga percobaan, menghasilkan 18 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah kadar air, kadar protein, boraks, total mikroba, total koliform, dan sifat sensori bakso. Data yang diperoleh dianalisis dengan tingkat signifikansi 5% menggunakan perangkat lunak CoStat dan diikuti oleh uji Perbedaan Nyata Jujur untuk parameter yang menunjukkan perbedaan signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakso yang dijual oleh penjual di sekitar kampus Universitas Mataram memiliki perbedaan signifikan dalam kadar air, rasa, dan tekstur (uji skoring), tetapi tidak memiliki perbedaan signifikan dalam kadar protein, warna, rasa, dan tekstur (uji hedonik). Bakso memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk kadar protein dan tidak mengandung boraks. Mutu mikrobiologi bakso lingkar kampus Universitas Mataram tidak memenuhi SNI 01-3818-2014 kecuali pada BPJ
PENGEMBANGAN STRATEGI MEDIA SOSIAL DI INDUSTRI PENERBIT BERITA ONLINE (Studi Kasus Kapanlagi Youniverse): PENGEMBANGAN STRATEGI MEDIA SOSIAL DI INDUSTRI PENERBIT BERITA ONLINE (Studi Kasus Kapanlagi Youniverse)
Impact of the COVID-19 pandemic has changed the condition of online news publisher industry both in term of economic and existence. The aim of this research is to find out the condition of social media communication strategy KapanLagi Youniverse as a media group in Indonesia for strengthening brand equity. The theoretical foundation of this research is using the Circular Model of SoMe for Social Communications and Brand Equity’s dimension Theory. The research method that will be used in this research is qualitative research with the design of a study case, which the data collected by interview and observation. The result of this research shows that in the pandemic situation KapanLagi Youniverse (KLY) could rise through strengthening their existence as a media group in Indonesia. Social media communication strategy of KapanLagi Youniverse uses the aspect of share (cross platform social media and type of content), optimize (PESO model), manage (media monitoring and user experience), and engage (interactivity and media community approach) in strengthening brand equity.
Keywords: Social Media Communication Strategy, Online News Publisher Industry, Brand Equity, PandemicPandemi COVID-19 telah mengubah kondisi industri penerbit berita online atau online news publisher di Indonesia, baik dari segi ekonomi maupun eksistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi strategi komunikasi media sosial yang digunakan oleh KapanLagi Youniverse (KLY) dalam memperkuat brand equity mereka sebagai grup penerbit berita online terkemuka di Indonesia. Teori dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah Circular Model of SoMe for Social Communications dan Brand Equity's Dimension Theory. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KLY mampu beradaptasi secara cepat dalam situasi pandemi COVID-19 dengan menguatkan eksistensi mereka melalui pendekatan strategis yang mencakup: share, melalui penggunaan berbagai platform media sosial dan jenis konten; optimize, dengan penerapan model PESO (Paid, Earned, Shared, Owned); manage, melalui pemantauan media dan peningkatan pengalaman pengguna; serta engage, dengan meningkatkan interaktivitas dan pendekatan komunitas media. Strategi ini berhasil memperkuat brand equity KLY sebagai penerbit berita online yang adaptif dan inovatif di tengah tantangan pandemi.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi Media Sosial, Industri Online News Publisher, Ekuitas Merek, Pandem
KOMUNIKASI PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN POTENSI WISATA RELIGI DI KALIMANTAN SELATAN: KOMUNIKASI PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN POTENSI WISATA RELIGI DI KALIMANTAN SELATAN
The well-planned development of a religious tourism attraction not only provides economic benefits that improve the standard, quality and lifestyle of local communities but also improves and maintains a good environment. However, it needs to be realized that there is a need for calibration and ideas regarding strategies for developing religious tourism in South Kalimantan. The aim of this research is to increase and improve knowledge regarding development strategies in the government sector that can be used by religious tourism-based tourist attractions as well as practical references to improve development and management of innovative and technology-based religious tourist attractions in South Kalimantan. The research results show that a sustainable tourism strategy implemented by the government really needs full support and participation from the existing community. In the end, it is hoped that a religious tourism climate that is conducive to the growth and development of tourism in South Kalimantan will be created that is competitive in Indonesia and even at the international level. This can be started by using technology and Big Data so that one tourist attraction can be connected to another tourist attraction, both website-based and application-based with collaboration between the Regional Government and related departments, such as the Communication and Information Service and related agencies.
Keywords: Tourism Communication, Communication Strategy, Government Innovation, Religious Tourism, South Kalimantan.Pengembangan suatu objek wisata religi yang direncanakan dengan baik tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi yang memperbaiki taraf, kualitas dan pola hidup masyarakat setempat tetapi juga peningkatan dan pemeliharaan lingkungan yang baik. Namun demikian, perlu disadari bahwa perlunya kalibrasi dan gagasan terkait strategi-strategi pengembangan wisata religi di Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menambah dan meningkatkan ilmu pengetahuan mengenai strategi pengembangan di bidang pemerintahan yang dapat digunakan oleh obyek wisata yang berbasis wisata religi serta rujukan praktek untuk meningkatkan pengembangan serta pengelolaan di objek wisata religi yang inovatif dan berbasis teknologi di Kalimantan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlu strategi pariwisata secara berkelanjutan yang dilaksanakan oleh pemerintah sangat membutuhkan dukungan penuh dan partisipasi dari masyarakat yang ada pada akhirnya diharapkan dapat terwujud iklim wisata religi yang kondusif bagi tumbuh dan kembangnya pariwisata di Kalimantan Selatan yang berdaya saing di Indonesia bahkan tingkat Internasional. Hal tersebut dapat dimulai dengan pemanfaatan teknologi dan Big Data agar bisa terkoneksi satu objek wisata dengan objek wisata lainnya, baik itu berbasis website maupun berbasis aplikasi dengan kerjasama antara Pemerintah Daerah dengan Dinas terkait, seperti Dinas Komunikasi dan Informasi serta instansi terkait.
Keywords : Komunikasi Pariwisata, Strategi Komunikasi, Inovasi Pemerintahan, Wisata Religi, Kalimantan Selatan
BURGER FEED: INOVASI PAKAN KONVENSIONAL UNTUK TERNAK KAMBING BERBASIS TANAMAN BAMBU (Gigantochloa atter) YANG DIKOMBINASIKAN DENGAN PROBIOTIK, PREBIOTIK DAN MOL ISI RUMEN SAPI DI SUMBAWA.
Ketersediaan pakan hijauan ternak pada musim kemarau akan terbatas jumlahnya, sehingga harganya akan menjadi mahal, ini menyebabkan bahan pakan ternak dalam jumlah dan kualitasnya akan berkurang terutama pada nutrisinya. Pakan burger merupakan sebuah inovasi pakan konvensional untuk kambing berbasis tanaman bambu (Gigantochloa Atter) yang dipadukan dengan probiotik, prebiotik, dan yakult isi rumen sapi di Sumbawa. Tujuan dari terobosan teknologi ini adalah untuk mengembangkan produk pakan fungsional yang bergizi tinggi dan ramah lingkungan untuk ternak ruminansia, dengan memanfaatkan tanaman bambu yang dikombinasikan dengan probiotik, prebiotik, dan komponen mol yakult yang terdapat dalam rumen sapi di Sumbawa. Pakan ruminansia inovatif untuk burger ini dibuat dari daun bambu liar di Desa Boak, Sumbawa, dan memiliki semua nutrisi yang dibutuhkan untuk menopang pertumbuhan ternak. Karena mengandung probiotik dan prebiotik, produk ini termasuk dalam kategori pakan fungsional, yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh hewan. Harapan pengembangan komersial produk ini adalah untuk memungkinkan para peternak di Pulau Sumbawa untuk menggunakan sumber daya hayati di pulau tersebut sebagai bahan baku pakan, sehingga mengurangi ketergantungan mereka pada pemasok pakan dari luar.
Ketersediaan pakan hijauan ternak pada musim kemarau akan terbatas jumlahnya, sehingga harganya akan menjadi mahal, ini menyebabkan bahan pakan ternak dalam jumlah dan kualitasnya akan berkurang. Salah satu inovasi produk yang kami usulkan dalam riset inovasi teknoklogi tepat guna adalah, “Burger Feed: Inovasi Pakan Konvensional Untuk Ternak Kambing berbasis dari tanaman bambu (Gigantochloa Atter) yang dikombinasikan dengan probiotik, prebiotik dan yakult mol isi rumen sapi di Sumbawa. Tujuan inovasi teknologi ini bertujuan untuk menciptakan suatu produk pakan fungsional untuk ternak ruminansia yang bernutrisi tinggi dan ramah lingkungan berbasis tanaman Bambu yang dikombinasikan dengan probiotik, prebiotik dan yakult mol isi rumen Sapi di Sumbawa. Dengan adanya burger feed, inovasi pakan ternak ruminansia ini berbahan baku daun bambu lliar di Desa Boak dari Sumbawa yang memiliki kandungan gizi yang lengkap untuk mendukung pertumbuhan hewan ternak. Kandungan probiotik, prebiotic, menjadikan produk ini kedalam kategori pakan fungsional yang berfungsi untuk meningkatkan imunitas pada hewan ternak. Besar harapan produk ini dapat dikembangkan secara komersial guna mendukung kemampuan para peternak di Pulau Sumbawa dalam memanfaatkan sumber daya alam hayati lokal sebagai bahan pakan sehingga ketergantungan terhadap pasokan pakan komersial dapat dikurangi. 
ANALISIS DERAJAT KEJENUHAN PADA SIMPANG TAK BERSINYAL (STUDI KASUS: Jl. SULTAN KAHARUDDIN, KEC.UNTER IWES)
Sumbawa Regency's traffic volume increases every year as a result of the increase in the number of vehicles. One of the roads that is considered to have quite a large vehicle volume is Jalan Sultan Kaharuddin. To find out these problems, it is necessary to analyze the performance of unsignalized intersections so that the results achieved represent the conditions in the field. This research aims to analyze the performance of unsignalized intersections in Unter Iwes sub-district. Data collection is carried out by conducting surveys in the field to obtain primary data, which will then be processed using the 1997 MKJI method. From the results of the analysis it can be concluded that the Jalan Sultan Kaharuddin intersection has a Saturation Degree (DS) value of 0.50 during the Saturday morning rush hour at 08.00-09.00 WITA, this means that the current condition of the intersection is still adequate and still below 0.75.Volume lalu lintas Kabupaten Sumbawa mengalami kenaikan setiap tahunnya sebagai akibat dari bertambahnya jumlah kendaraan. Salah satu jalan yang yang dianggap memiliki volume kendaraan yang cukup besar yaitu jalan Sultan Kaharuddin. Untuk mengetahui permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan analisis kinerja simpang tak bersinyal sehingga hasil yang dicapai mewakili keadaan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kinerja simpang tak bersinyal pada kecamatan Unter Iwes. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survei di lapangan untuk mendapatkan data primer, yang selanjutnya akan diolah dengan menggunakan metode MKJI 1997. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa simpang Jalan Sultan Kaharuddin memiliki nilai derajat Kejenuhan (DS) sebesar 0,50 pada jam sibuk Sabtu pagi pukul 08.00-09.00 WITA, hal ini menyebabkan kondisi simpang tersebut saat ini masih memadai dan masih berada di bawah 0,75
TINJAUAN ULANG PERHITUNGAN PENULANGAN STRUKTUR BETON BERTULANG PADA GEDUNG BANK NTB SYARIAH MENGGUNAKAN METODE SNI 2847:2019
Ruang Publik Kreatif (RPK) is an open area located at the Sumbawa University of Technology (UTS) which is used for many outdoor activities. The RPK Hall was built with steel portal construction so it was deemed necessary to check the strength of the structure to ensure that it had a safe truss structure. Calculations for the truss structure will use the Frame3DD application which is much lighter than other structural calculation applications. This research resulted in a recommendation to replace CNP 100 profile curtains with CNP 150 profile curtains because the installed profile did not comply with the deflection limit and allowable moment limit. 2. Installed truss profile changed from WF250x125x6x9 to WF298x149x5.5x8 on elements 1 and 8, WF200x100x5.5x8 to WF298x149x5.5x8 on elements 2 and 7, WF100x50x5x7 to WF150x75x5x7 on elements 3 and 6, WF10 0x50x5x7 becomes WF125x60x6x8 on elements 4 and 5, and WF250x125x6x9 became WF200x100x5.5x8, and all of them resulted in at least a 29% increase in raw material costs from the initial RPK construction budget