Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
Analisis Pengaruh Struktur Geologi dan Struktur Sedimen Terhadap Massa Batuan di Lereng Daerah Marga Karya
Slopes are divided into 2, namely slopes formed due to natural processes and artificial slopes formed due to human activities. The quality of the rock mass is significantly influenced by the geological structure and condition of the discontinuity area. The aim of this study was to determine the influence of geological and sedimentary structures on rock masses. The research method consists of two stages: direct observation in the field and studio analysis. Based on the results of data processing and final Rock Mass Rating (RMR) calculations, it was found that the geological and sedimentary structures have an effect on the rock mass because joints are part of the geological structure and rock layers are sedimentary structures, and both fall into the discontinuity plane, which has an effect on the rock mass. The rock slopes in the Marga Karya area were classified as rock mass class III (fair).Lereng dibedakan menjadi dua yaitu lereng yang terbentuk karena proses alam dan lereng buatan yang terbentuk karena ulah manusia. Kualitas massa batuan sangat dipengaruhi oleh struktur geologi dan kondisi bidang diskontinuitas itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh struktur geologi dan struktur sedimen terhadap massa batuan. Metode penelitian terdiri dari dua tahap, yaitu: pengamatan langsung di lapangan, dan analisis studio. Berdasarkan dari hasil pengolahan data dan perhitungan Rock Mass Rating (RMR) final maka didapatkan bahwa struktur geologi dan struktur sedimen berpengaruh terhadap massa batuan dikarenakan kekar yang merupakan bagian dari struktur geologi dan lapisan batuan merupakan struktur sedimen, dan keduanya masuk kedalam bidang diskontinuitas sehingga berpengaruh terhadap massa batuan. Lereng batuan di daerah Marga Karya didapatkan kelas massa batuan III (fair)
THE SEMIOTICS MEANING OF UTS LOGO BASED ON PEIRCE
The purpose of this research is to learn the meaning of the logo of Sumbawa University of Technology using the theory of triangle meaning Charles Sanders Peirce. The background of this research is that a communication tool in the form of a logo owned by an agency serves to convey a message that contains the characteristics, identity, and image of the company to the public so this research was carried out to find out the meaning of the logo of Sumbawa University of Technology. This research uses descriptive qualitative methods. This research finds that (1) Representation qualisign because the sign absorbed by the sensory bar is the color of the logo, i.e., orange, storm blue, yellow, and red. (2) Object symbol because the mark on the logo is enforced by a commonly applicable rule and in accordance with common agreement, that is, three hexagons represented as a honeyhouse; the orbit trajectory that surrounds the hexagon represents the electron trajectory, with three electrons surrounding the trajectorium. (3) The rheme interpreter: because the signs on that logo can still be developed and predicted, it is possible to have a different interpretation—different. The conclusion of this study is that the logo is a representation of the quality of its design; therefore, the UTS logo and its usage are adapted to the vision of the institution itself. The UTS logo has a modern and futuristic meaning and also symbolizes the local identity of Sumbawa, which is a honeyhouse in the form of a hexagonal. The logo of UTS is also dynamically represented by technological and cultural developments, and the uniqueness of the elements that are present in the logo has a meaning and interpretation that has been agreed upon
Uji Aktivitas Antibakteri dari Hepatopankreas Lobster Pasir dan Lobster Batu Terhadap Bakteri Patogen
Lobster (Panulirus sp) atau biasa disebut udang karang merupakan salah satu jenis komoditas perikanan di Indonesia yang memiliki potensi yang cukup penting dalam perekonomian. Salah satu permasalahan yang terjadi pada budidaya lobster yaitu terjadinya infeksi penyakit seperti bakteri, jamur dan parasit. Jenis bakteri patogen seperti Pseudomonas aeruginosa dan Vibrio parahaemolyticus menginfeksi lobster selain itu bakteri patogen lainnya seperti Bacillus circulans, Escherichia coli, flavobacterium columnar, Photobacterium damselae dan Micrococcus luteus diketahui menginfeksi saluran pencernaan lobster. Keberadaan kelompok mikroflora pada saluran pencernaan memiliki pengaruh serta fungsi mutualisme atau saling menguntungkan dan mikroba yang dapat menguntungkan bagi inangnya disebut sebagai bakteri probiotik. Maka dari itu dilakukan eksplorasi bakteri pada saluran pencernaan lobster dengan tujuan mengidentifikasi kandidat probiotik. Penelitian ini menggunakan metode difusi cakram yaitu metode yang digunakan sebagai aktivitas antimikroba. Kontrol positif menggunakan antibiotik dan kontrol negatif menggunakan aquades, Semakin luas zona bening yang terbentuk maka diduga isoat bakteri tersebut dapat dijadikan sebagai kandidat probiotik. Adanya aktivitas antimikroba ditunjukkan dengan tumbuhnya zona hambat sebesar 22,75 mm pada perlakuan patogen E. coli dan sebesar 23,75 pada perlakuan patogen P. aeruginosa
PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS DAN AKTIVITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE PERIODE 2019-2022
Pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat, menjadi katalis positif bagi perusahaan property. Namun pandemi covid-19 menjadi acaman serius karena menurunkan minat masyarakat. Sisi baik paska pandemi daya beli masyatakat mulai meningkat meskipun perubahan pola hidup karena pandemi cukup signifikan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh CR, DER dan TATO terhadap ROI pada perusahaan property and real estate yang terdaftar di BEI. Jenis penelitian ini kuantitatif deskriptif, data terkumpul dijelaskan dengan angka. Pengumpulan data sekunder melalui laporan keuangan perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022. Sampel diseleksi melalui metode Purposive Sampling, dengan terpilih 11 perusahaan. Metode Pengumpulan data dengan dokumentasi. pengujian hipotesis penelitian dilakukan dengan analisis regresi data panel dengan software STATA versi 11 dalam mengelolah data. Hasil penelitian secara persial, CR, DER dan TATO memiliki pengaruh yang signifikan pada ROI. Secara simultan CR, DER dan TATO memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ROI
PEMANFAATAN NABATI LOKAL SUMBAWA SEBAGAI KOAGULAN KEJU SUSU KERBAU
Keju merupakan salah satu makanan fermentasi dilakukan dengan adanya bantuan bakteri asam laktat (starter), proses koagulasi Lactobacillus lactis yang dapat menghasilkan asam laktat. Penambahan ekstrak nanas, belimbing wuluh, jeruk nipis, biji buah kelor dan asam laktat berperan sebagai koagulan dalam pembentukan curd. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap karakteristik randemen dengan variasi koagulan nabati lokal. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor 4 perlakuan dan 4 pengulangan total ada 16 pengulangan dengan melakukan uji hedonik dan skoring di lanjutkan dengan uji duncan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan koagulan alami berpengaruh nyata terhadap warna, rasa, tektur, dan aroma keju susu kerbau.Keju merupakan salah satu makanan fermentasi dilakukan dengan adanya bantuan bakteri asam laktat (starter), proses koagulasi Lactobacillus lactis yang dapat menghasilkan asam laktat. Penambahan ekstrak nanas, belimbing wuluh, jeruk nipis, biji buah kelor dan asam laktat berperan sebagai koagulan dalam pembentukan curd. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap karakteristik randemen dengan variasi koagulan nabati lokal. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor 4 perlakuan dan 4 pengulangan total ada 16 pengulangan dengan melakukan uji hedonik dan skoring di lanjutkan dengan uji duncan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan koagulan alami berpengaruh nyata terhadap warna, rasa, tektur, dan aroma keju susu kerbau. Akan tetapi, penggunaan koagulan alami tidak berpengaruh nyata terhadap rendemen keju susu kerbau
PENGARUH SACCAROMYCES CEREVISIAE DAN RHIZOPUS ORYZAE TERHADAP SIFAT FUNGSIONAL TEPUNG BIJI ASAM (Tamarindus indica L.) TERFERMENTASI
Sumbawa merupakan daerah tropis yang banyak ditumbuhi oleh pohon asam jawa. Bagian dari pohon asam jawa yang dapat dimanfaatkan adalah bagian biji. Meskipun jumlah biji asam melimpah dan memiliki nutrisi yang tinggi, namun belum dimanfaatkan secara optimal karena pengolahannya yang sulit. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Desember 2017 di Universitas Teknologi Sumbawa dan Universitas Mataram. Adapun tahapan dari penelitian ini yaitu dimulai dari preparasi sampel, fermentasi tepung biji asam dengan Saccharomyces cerevisiae (ragi roti) dan Rhizopus oryzae (ragi tempe) dengan persentase ragi masing – masing 1%. Tepung biji asam hasil fermentasi, selanjutnya akan dianalisis sifat fisik dan kimianya, yaitu berupa: daya serap air, daya mengembang (swelling power) dan kelarutan (solubility), kadar air, kadar protein dan kadar abu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) 2 faktor, yang dianalisa menggunakan ANOVA pada taraf 5%. Selanjutnya jika ada beda nyata dari hasil kombinasi kedua faktor, maka akan dilakukan uji lanjut dengan menggunakan uji duncan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kadar protein optimum sebesar 2,82% diperoleh dengan fermentasi menggunakan ragi tempe selama 72 jam. Penurunan kadar air optimum sebesar 4,51% diperoleh dengan fermentasi menggunakan ragi roti selama 24 jam. Peningkatan kadar abu optimum sebesar 1,73% diperoleh dengan fermentasi menggunakan ragi tempe selama 24 jam. Peningkatan daya serap air optimum dengan fermentasi menggunakan ragi roti pada fermentasi 72 jam dengan daya serap air sebesar 2,57%. Nilai kelarutan optimum diperoleh dengan fermentasi menggunakan ragi roti selama 24 jam dengan nilai kelarutan sebesar 106,67%. Peningkatan nilai swelling power optimum diperoleh dengan fermentasi menggunakan ragi tempe selama 48 jam dengan nilai sebesar 11,27%.Sumbawa merupakan daerah tropis yang banyak ditumbuhi oleh pohon asam jawa. Bagian dari pohon asam jawa yang dapat dimanfaatkan adalah bagian biji. Meskipun jumlah biji asam melimpah dan memiliki nutrisi yang tinggi, namun belum dimanfaatkan secara optimal karena pengolahannya yang sulit. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Desember 2017 di Universitas Teknologi Sumbawa dan Universitas Mataram. Adapun tahapan dari penelitian ini yaitu dimulai dari preparasi sampel, fermentasi tepung biji asam dengan Saccharomyces cerevisiae (ragi roti) dan Rhizopus oryzae (ragi tempe) dengan persentase ragi masing – masing 1%. Tepung biji asam hasil fermentasi, selanjutnya akan dianalisis sifat fisik dan kimianya, yaitu berupa: daya serap air, daya mengembang (swelling power) dan kelarutan (solubility), kadar air, kadar protein dan kadar abu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) 2 faktor, yang dianalisa menggunakan ANOVA pada taraf 5%. Selanjutnya jika ada beda nyata dari hasil kombinasi kedua faktor, maka akan dilakukan uji lanjut dengan menggunakan uji duncan. Hasil penelitian menunjukkanpeningkatan kadar protein optimum sebesar 2,82% diperoleh dengan fermentasi menggunakan ragi tempe selama 72 jam. Penurunan kadar air optimum sebesar 4,51% diperoleh dengan fermentasi menggunakan ragi roti selama 24 jam. Peningkatan kadar abu optimum sebesar 1,73% diperoleh dengan fermentasi menggunakan ragi tempe selama 24 jam. Peningkatan daya serap air optimum dengan fermentasi menggunakan ragi roti pada fermentasi 72 jam dengan daya serap air sebesar 2,57%. Nilai kelarutan optimum diperoleh dengan fermentasi menggunakan ragi roti selama 24 jam dengan nilai kelarutan sebesar 106,67%. Peningkatan nilai swelling power optimum diperoleh dengan fermentasi menggunakan ragi tempe selama 48 jam dengan nilai sebesar 11,27%
KARAKTERISTIK NASI YANG DIMASAK SECARA TRADISIONAL DAN MODERN: KARAKTERISTIK NASI YANG DIMASAK SECARA TRADISIONAL DAN MODERN
Nasi merupakan jenis makanan yang dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Nasi dapat dibuat dengan cara tradisional maupun modern. Adapun permasalahannya yaitu bagaimana karakteristik amilopektin pada nasi dengan pemasakan secara tradisional dan modern, bagaimana karakteristik mutu sensoris secara hedonik yaitu warna, tekstur, aroma dan rasa pada nasi dengan pemasakan secara tradisional dan modern, dan bagaimana karakteristik warna secara fisik pada nasi dengan pemasakan secara tradisional dan modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik amilopektin pada nasi dengan pemasakan secara tradisional dan modern, untuk mengetahui karakteristik mutu sensoris secara hedonik yaitu warna, tekstur, aroma dan rasa pada nasi dengan pemasakan secara tradisional dan modern, dan untuk mengetahui karakteristik warna secara fisik pada nasi dengan pemasakan secara tradisional dan modern. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yaitu perbedaan metode pemasakan nasi. Pengamatan dilakukan 3 kali ulangan. Sehingga diperoleh 6 unit percobaan. Hasil uji amilopektin tidak berpengaruh signifikan (P-value 0,878) terhadap pemasakan nasi secara tradisional dan modern. Hasil uji organoleptik secara hedonik pada nasi yang dimasak secara tradisional dan modern tidak berpengaruh signifikan terhadap parameter warna, tekstur, aroma, tetapi berpengaruh signifikan terhadap rasa nasi. Hasil uji warna secara fisik pada pemasakan nasi secara tradisional dan modern yang menggunakan colorimeter tidak berpengaruh signifikan (p>0,005) terhadap warna pada nasi.Nasi merupakan jenis makanan yang dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Nasi dapat dibuat dengan cara tradisional maupun modern. Adapun permasalahannya yaitu bagaimana karakteristik amilopektin pada nasi dengan pemasakan secara tradisional dan modern, bagaimana karakteristik mutu sensoris secara hedonik yaitu warna, tekstur, aroma dan rasa pada nasi dengan pemasakan secara tradisional dan modern, dan bagaimana karakteristik warna secara fisik pada nasi dengan pemasakan secara tradisional dan modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik amilopektin pada nasi dengan pemasakan secara tradisional dan modern, untuk mengetahui karakteristik mutu sensoris secara hedonik yaitu warna, tekstur, aroma dan rasa pada nasi dengan pemasakan secara tradisional dan modern, dan untuk mengetahui karakteristik warna secara fisik pada nasi dengan pemasakan secara tradisional dan modern. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yaitu perbedaan metode pemasakan nasi. Pengamatan dilakukan 3 kali ulangan. Sehingga diperoleh 6 unit percobaan. Hasil uji amilopektin tidak berpengaruh signifikan (P-value 0,878) terhadap pemasakan nasi secara tradisional dan modern. Hasil uji organoleptik secara hedonik pada nasi yang dimasak secara tradisional dan modern tidak berpengaruh signifikan terhadap parameter warna, tekstur, aroma, tetapi berpengaruh signifikan terhadap rasa nasi. Hasil uji warna secara fisik pada pemasakan nasi secara tradisional dan modern yang menggunakan colorimeter tidak berpengaruh signifikan (p>0,005) terhadap warna pada nas
ANALISIS KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN RUANG PARKIR SMAN 1 SUMBAWA BESAR
State High School 1 Sumbawa Besar is one of the schools located in Sumbawa Besar, NTB which has the problem of limited parking spaces that do not adequately accommodate two-wheeled and four-wheeled vehicles so that researchers analyze the characteristics and needs of parking spaces with the aim of obtaining the results of calculating the characteristics and needs of parking spaces. The method used is the Technical Guidelines for the Provision of Parking Space Facilities, Transportation Department 2012. Based on the research conducted, the results of the available parking space capacity at SMA N 1 Sumbawa Besar are only 114 plots of two-wheeled vehicles, while the results of the volume of analysis of parked vehicles require 122 SRP, so the researcher offers a solution in the form of parking space design of 122 SRP for two-wheeled vehicles and 6 SRP for four-wheeled vehicles that do not have parking plots
Sosialisasi Pengenalan Fakultas Psikologi dan Humaniora Universitas Teknologi Sumbawa dalam Rangka Penerimaan Mahasiswa Baru di Kabupaten Bima dan Dompu
Sosialisasi pengenalan Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) Universitas Teknologi Sumbawa merupakan inisiatif penting dalam upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi di wilayah Kabupaten Bima dan Dompu. Dengan fokus pada penerimaan mahasiswa baru, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang komprehensif kepada calon mahasiswa tentang program studi yang ditawarkan dan beasiswa yang disediakan. Adapun metode pelaksanaan kegiatan dengan proses sosialisasi, dan pertemuan dengan stakeholder lokal, yaitu aparat desa dan masyarakat. Target dalam kegiatan ini adalah calon mahasiswa di wilayah Bima dan Dompu sesuai minat dan jurusan dengan mempertimbangkan program studi yang ada di lingkungan FPH sebagai pilihan utama. Hasil kegiatan adanya semangat, informasi dan menjadi dorongan para pihak, orang tua, dan masyarakat untuk lebih mengenal tentang kampus dan mereka menjadi calon mahasiswa di UTS, meraih prestasi, menemukan dan menumbuhkan potensi akademik dan profesional melalui pendidikan tinggi
LAGU KINGMASMUS “ANJING BUKAN MAKANAN” PESAN MORAL DALAM SIMBOL KESEJAHTERAAN HEWAN
Animal Welfare merupakan sebuah gerakan dalam menangani kesejahteraan hewan dalam etika dan tanggung jawab. Kebutuhan untuk melakukan pengukuran langsung terhadap kesejahteraan yang buruk serta menggunakan studi canggih tentang preferensi hewan ditekankan. Hewan yang hidup di sekitar manusia juga berhak mendapatkan tempat yang layak untuk mereka hidup. Sudah banyak praktik perdagangan hewan yang tidak masuk dalam kategori, dengan kata lain memperlakukan dengan tidak layak untuk dikonsumsi. Lirik dalam lagu “Anjing bukan makanan” merupakan sebuah pesan moral terhadap menyikapi praktik perdagangan dan konsumsi pada anjing. Lagu bertema Animal Welfare ini menempatkan posisi pada sebuah karya seni secara kolektif. Memberikan para pendengaran untuk lebih melihat kesejahteraan hewan, walaupun beberapa yang tidak setuju dengan konsep kesejahteraan hewan itu sendiri. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan pendekatan netnografi dan analisis teks melalui pesan yang terdapat pada lirik lagu. Hasil penelitian ini, melihat fenomena terkait tentang pesan yang disampaikan melalui karya seni dalam menyuarakan kesejahteraan hewan. Lagu Kingmasmus sendiri mempunyai pesan terhadap kesejahteraan hewan, dilihat dari produksi lagu yang dikonsumsi oleh para pendengaran di media digital. Memperoleh keuntungan oleh produsen dengan menggunakan karya idealis dalam proses produksi seni.