Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
    2607 research outputs found

    PERANCANGAN MANAJEMEN APLIKASI INVENTORY OBAT BERBASIS ANDROID

    Get PDF
    Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara manajemen inventaris, khususnya di sektor farmasi. Penelitian ini bertujuan merancang sistem manajemen aplikasi inventaris obat berbasis Android untuk Apotek Aura Farma. Metodologi yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan evaluasi. Analisis kebutuhan bertujuan memahami kebutuhan dasar apotek dalam mengelola inventaris. Berdasarkan analisis tersebut, sistem dirancang dengan fungsionalitas utama seperti pencatatan stok obat, pembelian, penjualan, dan laporan inventaris. Desain antarmuka pengguna yang intuitif dipilih untuk memudahkan interaksi. Implementasi dilakukan di platform Android dengan database yang sesuai untuk menyimpan data. Evaluasi dilakukan melalui uji coba aplikasi di lingkungan nyata apotek. Hasilnya menunjukkan bahwa aplikasi ini membantu mengelola inventaris secara efisien, meningkatkan akurasi pencatatan stok, dan mempercepat transaksi. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan manajemen inventaris di Apotek Aura Farma dan apotek lainnya.Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara manajemen inventaris, khususnya di sektor farmasi. Penelitian ini bertujuan merancang sistem manajemen aplikasi inventaris obat berbasis Android untuk Apotek Aura Farma. Metodologi yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan evaluasi. Analisis kebutuhan bertujuan memahami kebutuhan dasar apotek dalam mengelola inventaris. Berdasarkan analisis tersebut, sistem dirancang dengan fungsionalitas utama seperti pencatatan stok obat, pembelian, penjualan, dan laporan inventaris. Desain antarmuka pengguna yang intuitif dipilih untuk memudahkan interaksi. Implementasi dilakukan di platform Android dengan database yang sesuai untuk menyimpan data. Evaluasi dilakukan melalui uji coba aplikasi di lingkungan nyata apotek. Hasilnya menunjukkan bahwa aplikasi ini membantu mengelola inventaris secara efisien, meningkatkan akurasi pencatatan stok, dan mempercepat transaksi. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan manajemen inventaris di Apotek Aura Farma dan apotek lainnya

    Tinjauan Yuridis Anak Di Bawah Umur Sebagai Pelaku Tindak Kriminal Ditinjau Dari Hukum Pidana Indonesia dan Hukum Pidana Malaysia Tinjauan Yuridis Anak Di Bawah Umur Sebagai Pelaku Tindak Kriminal Ditinjau Dari Hukum Pidana Indonesia dan Hukum Pidana Malaysia: Tinjauan Yuridis Anak Di Bawah Umur Sebagai Pelaku Tindak Kriminal Ditinjau Dari Hukum Pidana Indonesia dan Hukum Pidana Malaysia

    No full text
    Banyaknya kasus anak yang terlibat kriminalitas sekarang ini tentunya sangat mengkhawatirkan dan sangat memprihatinkan, mengingat anak sebagai generasi penerus bangsa. Tindakan kriminal yang dilakukan oleh seorang anak hampir mirip dengan orang dewasa, seperti halnya pemerkosaan, penganiayaan, pencurian, pembunuhan, dan lain sebagainya. Kasus kriminalitas yang dilakukan oleh anak yang masih di bawah umur bisa terjadi di berbagai negara sehingga setiap negara pasti memiliki suatu peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai anak yang melakukan tindak kriminal seperti halnya di Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan sanksi pidana terhadap anak di bawah sebagai pelaku tindak kriminal dan penyelesaian perkara pidana anak ditinaju dari hukum pidana Indonesia dan hukum pidana Malaysia. Jenis penelitian ini adalah penelitian normatif dengan menerapkan pendekatan perbandingan hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa perbedaan ketentuan sanksi pidana yang diberikan terhadap anak pelaku tindak kriminal. Di Malaysia tidak secara resmi mengatur mengenai diversi di dalam perundang-undangan

    A Study of Humour in the BBC's Sherlock

    Get PDF
    Sherlock Holmes as a legendary detective has been adapted in many ways. Numerous studies have also been conducted on the literary canon and its adaptations, but it is necessary to research the character of Sherlock Holmes using a humorous approach. By using the descriptive-qualitative method, humor and its features in Sherlock, a BBC series, are analyzed and explained. It turns out that satire, irony, sarcasm, insults, and absurd jokes become the source of humor. In addition, humor in Sherlock can fulfill various functions referring to the theory of humor proposed by Attardo.      Keywords: Humour; BBC’s Sherlock; Literary Adaptation

    OPTIMALISASI MESIN ASAP CAIR SKALA RUMAH TANGGA BERDASARKAN HASIL DAN PERBEDAAN BAHAN BAKU (TONGKOL JAGUNG, TEMPURUNG KELAPA, SABUT KELAPA DAN AMPAS TEBU)

    Get PDF
    Pirolisis merupakan suatu proses pembakaran biomassa di dalam reaktor dengan sedikit atau tanpa adanya udara. Hasil dari pirolisis berupa produk bioarang dan asap cair. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis uji karakteristik alat pirolisis sekala rumah tangga berdasarkan hasil dan bahan baku limbah pertanian setelah dilakukan optimalisasi serta untuk mengetahui karakteristik asap cair berdasarkan hasil dan perbedaan bahan baku limbah pertanian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif digunakan untuk menjelaskan dan menganalisis tentang karakteristik dari alat pirolisis setelah dilakukan pengoptimalisasiandan karakteristik asap cair berdasarkan variasi (%) campuran bahan baku dengan parameter pengujian Randemen , pH sifat pisik dan GCMS (gas chromatography  mass spectroscphy). Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa perlakuan terbaik terdapat pada variasi bahan baku 1,5 kg tongkol jagung dan 1,5 kg ampas tebu dengan nilai rendemen sebesar 0,019% dengan suhu tertinggi 220ºC, pH 3,34, bobot jenis 1,019, bahan terapung tidak ada, warna coklat kehitaman, serta senyawa asam asetat 1,86% yang memenuhi standar nasional indonesia (SNI). Kecuali kadar fenol yang lebih tinggi dari standar mutu asap cair dengan nilai 7,66%

    Tari Kreasi Siger Bubandung Hasil Kreativitas Dan Inovasi Mahasiswa Stkip-Mpl Pada Mata Kuliah Seni Tari

    Get PDF
    This research uses qualitative research with a dance choreography approach. Qualitative research is used during the process of collecting data using interview methods, field observation methods, and library methods in searching for references. The dance choreography approach is the science of dance composition. A good choreographer will understand what the basic substance is before creating an ideal dance work. Choreography theory consists of four steps that must be mastered by a choreographer, namely exploration, improvisation, composition and evaluation. The result of this research is to create a new dance work, namely the dance creation Siger Bubandung. The Siger Bubandung dance was inspired by the culture that already exists in Lampung Province in the process of welcoming the guest of honor. The choreographer, with his creativity, tried to re-represent the traditional Sigeh Pengunten dance, Muli Lampung dance and Bedana dance which could then be realized in a new innovative packaging for the Siger Bubandung dance

    Pengaruh Perlakuan Dalam Menghasilkan Eksplan Steril Dengan Metode Rotasi Melingkar Alat Shaker Pada Tanaman Labisia Kura-Kura Secara In Vitro

    Get PDF
    Labisia kura-kura merupakan tanaman herbal yang memiliki pertumbuhan yang lambat. Perbanyakan tanaman secara vegetative menjadi cara untuk menghasilkan anakan tanaman secara cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh rotasi melingkar alat shaker dan pemberian antibiotik pada perlakuan, sehingga dapat menghasilkan kultur steril tanaman labisia kura-kura (Labisia turtle back). Eksplan tanaman labisia kura-kura (Labisia turtle back) diinisiasi dengan 4 perlakuan yaitu kontrol, P1, P2, dan P3 dengan media cair dan media padat. Setiap perlakuan yang digunakan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap eksplan tanaman labisa kura-kura. Pada media padat menghasilkan eksplan steril sebesar 40%, eksplan  terkontaminasi jamur sebesar 30%, eksplan terkontaminasi bakteri sebesar 15%, dan eksplan browning sebesar 15%. Sedangkan media cair menghasilkan eksplan steril sebesar 15%, eksplan terkontaminasi jamur sebesar 15%, eksplan terkontaminasi bakteri sebesar 20% , dan eksplan mati sebesar 50%. Penelitian ini menghasilkan bahwa rotasi gerak melingkar alat shaker dan pemberian antibiotik pada media perlakuan tidak memberikan pengaruh dalam menghasilkan eksplan steril tanaman labisia kura-kura (Labisia turtle back)

    Pengaruh Komposisi Serat Sisal Terhadap Konduktivitas Termal Dan Penyerapan Suara Papan Komposit

    No full text
    Thermal conductivity and sound absorption are two key characteristics in the development of innovativecomposite materials. Thermal conductivity reflects a material's ability to conduct heat from one place toanother, while sound absorption indicates a material's ability to absorb sound waves. Composite boardsare increasingly popular in various applications, especially in the furniture industry, as they creatematerials with superior properties compared to single materials used in their production. Previousresearch has identified the potential of natural fibers as reinforcement in composite boards due to theireco-friendly and biodegradable nature. However, research combining thermal conductivity and soundabsorption in composite boards with natural fibers is still limited. This study aims to explore the influenceof various compositions of sisal fibers on the thermal conductivity and sound absorption of compositeboards. Sisal fibers were chosen as the reinforcement due to their eco-friendly nature, low density, specific strength, and high modulus. The results show a significant increase in thermal conductivity ofcomposite boards at 10% to 30% volume fraction of sisal fibers. The uniform distribution of sisal fiberswithin the composite matrix and good fiber orientation enhance the heat transfer efficiency in thecomposite. Sound absorption testing reveals that composite boards with 30% volume fraction of sisalfibers have the highest sound absorption coefficient, 0.494 at 200 Hz, while those with 10% volumefraction have the lowest coefficient, 0.059 at 800 Hz. This study unveils the potential of sisal fibercomposite boards as an eco-friendly alternative material with good thermal conductivity and effectivesound absorption. The findings are expected to contribute to the development of high-performancecomposite materials for various applications, including construction and furniture. Further research isneeded to optimize the performance of this material and explore its potential in broader industrial andenvironmental contexts.  Konduktivitas termal dan penyerapan suara adalah dua karakteristik kunci dalam pengembanganmaterial komposit yang inovatif. Konduktivitas termal mencerminkan kemampuan bahan untukmenghantarkan panas dari satu tempat ke tempat lainnya, sementara penyerapan suara menunjukkankemampuan material untuk menyerap gelombang suara. Papan komposit semakin diminati dalamberbagai aplikasi, terutama dalam industri furnitur, karena mampu menciptakan material dengan sifatunggul yang melebihi material tunggal yang digunakan dalam pembuatannya. Penelitian sebelumnyatelah mengidentifikasi potensi serat alami sebagai penguat dalam papan komposit karena sifatnya yangramah lingkungan dan dapat terdegradasi secara alami. Namun, penelitian yang memadukankonduktivitas termal dan penyerapan suara pada papan komposit dengan serat alami masih terbatas.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh variasi komposisi serat sisal pada konduktivitastermal dan penyerapan suara pada papan komposit. Serat sisal dipilih sebagai penguat karena memilikisifat ramah lingkungan, densitas rendah, kekuatan spesifik, dan modulus yang tinggi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa konduktivitas termal papan komposit meningkat secara signifikan pada fraksivolume 10% hingga 30% serat sisal. Distribusi serat sisal yang merata dalam matriks komposit danorientasi serat yang baik meningkatkan efisiensi transfer panas dalam komposit. Pengujian penyerapansuara menunjukkan bahwa papan komposit dengan fraksi volume 30% serat sisal memiliki koefisienserap suara tertinggi, yaitu 0,494 pada frekuensi 200 Hz. Sebaliknya, papan komposit dengan fraksivolume 10% serat sisal memiliki koefisien serap suara terendah, yaitu 0,059 pada frekuensi 800 Hz.Penelitian ini mengungkapkan potensi papan komposit dari serat sisal sebagai alternatif bahan yangramah lingkungan dengan sifat konduktivitas termal yang baik dan kemampuan penyerapan suara yangefektif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan material kompositberkinerja tinggi untuk berbagai aplikasi, termasuk di bidang konstruksi dan furnitur. Penelitian lebihlanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja material ini dan menjelajahi potensinya dalamindustri dan lingkungan yang lebih luas

    Sistem Kontrol Furnace Thermolyne FB131OM-33 Berbasis Proporsional Kontrol

    No full text
    The chemistry laboratory of Sumbawa University of Technology has a Thermolyne FB 1310M-33 furnace with a capacity of 1.3 liters. However, the furnace cannot be operated due to a broken control system. Therefore, students who need the furnace as a tool in their research must be postponed or even canceled. This research aims to repair the Thermolyne FB1310M-33 furnace by replacing the control system and adding a timer to the design. The system design uses Arduino Nano as a microcontoller, millis() function as a timer, nickel wire as a heating element, solid state relay (SSR) as an electric switch, liquid crystal display (LCD) to display data, and push button as a human interface. The research uses a quantitative experimental method to design a good control system that is in accordance with the working system of the furnace. This research successfully improved the Thermolyne FB 1310M-33 furnace with a new control system that uses a proportional control system (P) and a timer in the new control system. It takes 25 minutes to reach the maximum temperature of 1000°C. The resulting temperature is not yet stable with the graph still oscillating around the setpoint. This control system is able to control the temperature with a maximum setpoint of 1000°C. The timing system can also be set with a maximum time of 999 minutes.Laboratorium kimia Universitas Teknologi Sumbawa memiliki furnace Thermolyne FB 1310M-33 dengan kapasitas 1,3 liter. Namun furnace tersebut tidak dapat dioperasikan karena sistem kontrol yang  rusak. Oleh karena itu, mahasiswa yang membutuhkan furnace sebagai alat dalam penelitiannya harus ditunda bahkan dibatalkan. Penelititan ini bertujuan untuk memperbaiki furnace Thermolyne FB1310M-33 dengan mengganti sistem kontrol dan menambahkan timer pada rancangannya. Perancangan sistem menggunakan Arduino Nano sebagai microcontoller, fungsi millis() sebagai timer, kawat nikelin sebagai elemen pemanas, solid state relay (SSR) sebagai saklar elektrik, liquid crystal display (LCD) untuk menampilkan data, dan  push button sebagai human interface. Penelitian mengunakan metode kuantitatif eksperimen untuk merancang sistem kontrol yang baik dan sesuai dengan sistem kerja furnace. Penelitian ini berhasil memperbaiki furnace Thermolyne FB 1310M-33 dengan adanya sistem kontrol baru yang mengunakan sistem kontrol proporsional (P) serta adanya timer pada sistem kontrol baru. Untuk mencapai suhu maksimal 1000°C dibutuhkan waktu 25 menit. Suhu yang dihasilkan belum stabil dengan grafik yang masih berosilasi di sekitar setpoint. Sistem kontrol ini mampu mengontrol suhu dengan setpoint maksimal 1000°C. Sistem pewaktuan juga dapat diatur dengan waktu maksimal 999 menit

    PERANCANGAN TRANSMISI PULLEY DAN V-BELT PADA MESIN CHIPPER KAYU

    No full text
    Energy needs in Indonesia continue to increase from year to year, so the government creates renewable energy, namely co-firing, The raw material for the co-firing mixture is biomass including waste that is processed into waste pellets, wood pellets and wood chips. To support wood chips to the power plant, a shredding machine is needed to be able to crush and smooth wood at various levels of wood hardness. Such as twigs, logs, and roots can be crushed and mashed by this machine. In the design of a wood chipper engine that uses an electric motor drive with a transmission power P = 0.75 kW, shaft rotation n1 = 1500 rpm. Number of V-belt cross sections: type A, circumference length No. 34 L = 864 mm, Number of belts 1 piece outer diameter of pulleys d_k == 95 mm Dk = 164 mm, Shaft distance adjustment area ?Ci = 20 mm, ?Ct = 25 mm.Kebutuhan energi di Indonesia senantiasa meningkat dari tahun ke tahun, Sehingga pemerintah menciptakan energy terbarukan yaitu co-firing, Bahan baku campuran co-firing adalah biomassa termasuk sampah yang dilakukan pengolahan menjadi pellet sampah, pellet kayu maupun wood chip. Untuk mensuport wood chip kepada PLTU di butuhkan mesin pencacah, Mesin pencacah kayu ini dirancang untuk dapat menghancurkan dan menghaluskan kayu pada beragam macam tingkat kekerasan kayu. Seperti ranting, batang gelondong, maupun akar dapat dihancurkan dan dihaluskan oleh mesin ini. Pada perancangan mesin chipper kayu yang menggunakan penggerak motor listrik dengan daya trasnmisi P =  0, 75 kW, putaran poros  = 1500 rpm. Jumlah penampang sabuk-V : tipe A, panjang keliling No. 34 L = 864 mm, Jumlah sabuk 1 buah diameter luar puli  = 95 mm  = 164 mm, Daerah penyetelan jarak poros  = 20 mm,  = 25 mm

    Analisis Perubahan Nilai-Nilai Budaya Kesopanan Remaja Di Desa Mbawa Kecamata Donggo Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang perubahan nilai-nilai budaya kesopanan remaja yang dimana kondisi tersebut di sebabkan oleh adanya faktor-faktor yang mempengaruhinya baik itu faktor internal maupun eksternal seperti faktor orang tua dan faktor lingkungan, dari faktor ini yang menjadi pendorong terjadinya suatu kondisi dimana perubahan tersebut terjadi di remaja Desa Mbawa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metodi pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi dan wawancara kepada pihak yang melihat langsung kondisi nilai kesopanan remaja tersebut. Adapun hasil penelitian yang ditemukan dilapangan ada beberapa bentuk dan faktor yang menyebebkan terjadinya perubahan nilai-nilai budaya kesopanan remaja di Desa Mbawa. Pertama, kondisi nilai budaya kesopanan remaja di Desa Mbawa dulu yaitu. 1) Kesopanan yang masih baik, 2) Orang tua yang tegas, 3) Sistem mengajar guru yang tegas. Kedua, Proses perubahan nilai budaya kesopanan remaja di Desa Mbawa, di karenakan ada faktor yang mempengaruhi sehingga perubahan remaja tersebut berubah atau mengalami dealektika, faktor tersebut berupa 1) Faktor internal, 2) Faktor Eksternal. Kondisi nilai budaya kesopanan remaja di Desa Mbawa sekarang, tentu ada beberapa bentuk yang muncul di lingkungan, tersebut yaitu berupa 1) Gaya hidup yang bebas, 2) Tutur kata yang tidak pantas di dengar, 3) hilangnya Salam, Sapa, Senyum dan Sopan santun. Dapat di simpulkan bahwa perubahan nilai budaya kesopanan di desa mbawa disebabkan oleh tejadinya hal-hal yang tidak diinginkan oleh masyarakat pada lingkungan tersebut. Selain itu ada faktor yang mempengaruhi terjadi perubahan tersebut, dari didikan orang tua yang tidak tegas terhadap anaknya, lingkungan yang tidak baik sehingga terjadi penyimpangan sosial yang terjadi pada remaja tersebut. Hal-hal seperti inilah yang dapat mempengaruhi terjadi perubahan nilai kesopanan remaja di Desa Mbawa

    1,282

    full texts

    2,607

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇