Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
    2607 research outputs found

    STRUKTUR NARATIF DAN NILAI PENDIDIKAN DALAM CERITA RAKYAT SUMBAWA: STUDI KASUS DAN ANALISIS WACANA MENDALAM LEGENDA BATU TONGKOK PLAMPANG

    No full text
    Cerita rakyat Batu Tongkok adalah cerita rakyat yang berasal dari Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa yang bercerita tentang istri Raja yang berubah menjadi batu setelah lama bersedih akan hilangnya sang Raja dalam ekspedisi mencari persediaan makanan untuk kedua putra kembarnya. Putera kedua dan istrinya pun berubah menjadi batu saat bersembunyi dari kejaran kera yang tak lain adalah saudara kembarnya yang sudah tidak ia kenali lagi. Kisah ini dikenal oleh masyarakat setempat sebagai salah satu latar belakang munculnya tarian tradisional Batu Tongkok di Plampang Sumbawa. Dilakukan kajian struktur naratif dan analisis nilai dari cerita rakyat tersebut dengan metode kualitatif deskriptif dan analisis isi wacana dengan metode analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil dari kajian struktur dan analisis nilai cerita rakyat Batu Tongkok menunjukkan bahwa cerita rakyat tersebut mengambil tema legenda lokal dan berlatar pada masa kerajaan Plampang, Sumbawa. Banyak karakter utama, termasuk Raja Kerajaan Plampang, istri Raja, dan kedua putra kerajaan, serta karakter pendukung lainnya, seperti istri salah satu putra kerajaan, para menteri kerajaan, masyarakat, dan perompak laut, berperan secara bertahap dalam cerita. Cerita ini memberikan beberapa pesan moral, seperti pentingnya bervariasi dalam makanan, pentingnya membuat keputusan dengan hati-hati, dan pentingnya melestarikan tempat bersejarah karena memiliki nilai moral dalam sejarahnya. Cerita rakyat ini mengandung kandungan nilai moral, sejarah, adat dan juga religi.Cerita rakyat Batu Tongkok adalah cerita rakyat yang berasal dari Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa yang bercerita tentang istri Raja yang berubah menjadi batu setelah lama bersedih akan hilangnya sang Raja dalam ekspedisi persediaan makanan kedua putra kembarnya. Putera kedua dan istrinya pun berubah menjadi batu saat bersembunyi dari kejaran kera yang tak lain adalah saudara kembarnya yang sudah tidak ia kenali lagi. Kisah ini dikenal oleh masyarakat setempat sebagai salah satu latar belakang munculnya tarian tradisional Batu Tongkok di Plampang Sumbawa. Dilakukan kajian struktur naratif dan analisis nilai dari cerita rakyat tersebut dengan metode kualitatif deskriptif dan analisis isi wacana dengan metode analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil dari kajian struktur dan analisis nilai cerita rakyat Batu Tongkok menunjukkan bahwa cerita rakyat tersebut mengambil tema legenda lokal dan berlatar pada masa kerajaan Plampang, Sumbawa. Banyak karakter utama, termasuk Raja Kerajaan Plampang, istri Raja, dan kedua putra kerajaan, serta karakter pendukung lainnya, seperti istri salah satu putra kerajaan, para menteri kerajaan, masyarakat, dan perompak laut, berperan secara bertahap dalam cerita. Cerita ini memberikan beberapa pesan moral, seperti pentingnya bervariasi dalam makanan, pentingnya membuat keputusan dengan hati-hati, dan pentingnya melestarikan tempat bersejarah karena memiliki nilai moral dalam sejarahnya. Cerita rakyat ini mengandung kandungan nilai moral, sejarah, adat dan juga religi

    EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA

    No full text
    Permasalahan yang kerap terjadi di kalangan peserta didik yakni komunikasi matematika yang kurang baik sehingga menimbulakan kesulitan siswa menyelesaikan permasalahn yang berupa soal cerita. Hal ini menunjukan kemampuan berpikir kritis siswa kurang. Salah satu model pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa yakni model pembelajaran berbasis masalah (PBM). Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas model pembelajaran berbasis masalah (PBM)  kemampuan komunikasi matematika siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperiemen dengan desain kuasi eksperimen. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode tes dan metode observasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan komunikasi matematik kelas eksperimen adalah 64,773 dan rata-rata kernampuan komunikasi matematik kelas kontrol adalah 49,773. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematik siswa yang mendapat proses pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dari pada kemampuan komunikasi matematik siswa yang mendapat model pembelajaran konvensional pada   materi pokok Prisma dan Limas.

    SISTEM DOSING PUMP BERBASIS ARDUINO UNO R3 UNTUK MENAMBAH NUTRISI TANAMAN HIDROPONIK: SISTEM DOSING PUMP BERBASIS ARDUINO UNO R3 UNTUK MENAMBAH NUTRISI TANAMAN HIDROPONIK

    No full text
    Currently, many hydroponic plants are still provided with nutrition manually. Therefore, a device was created that is capable of providing nutrition automatically using a dosing pump and Arduino Uno R3. This research aims to find out how to add nutrient solutions automatically. The method used is an experimental method which includes: the tool design stage, testing stage, and data collection stage. To design the tool, all components are assembled into one with Arduino Uno. The results of the dosing pump test with a time variation of 1-30 seconds produced an increasing amount of nutrient solution and the amount of nutrient for each increase in time was around 0.3-0.4 ml. This tool will turn on if the input value is >2.7 and the PWM (Pulse Width Modulation) used is 255. It is hoped that this tool will be useful for the community as a reference when cultivating organic plants in the future.Saat ini, tanaman hidroponik lebih banyak diberikan nutrisi secara manual. Akibatnya, dibuat suatu alat yang dapat memberikan nutrisi secara otomatis dengan pompa dan arduino uno R3. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara menambahkan larutan nutrisi secara otomatis. Perancangan alat dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen, yang mencakup tahap perancangan, tahap pengujian, dan tahap pengambilan data. Untuk perancangan alat, semua komponen dirangkai menjadi satu menggunakan arduino uno. Hasil pengujian dosing pump dengan variasi waktu 1-30 detik menghasilkan jumlah larutan nutisi yang semakin meningkat dan jumlah nutrisi tiap peningkatan waktunya sekitar 0.3-0.4 ml. Alat ini akan menyala jika nilai inputan >2.7 dan PWM (Pulse Width Modulation) yang dipakai 255. Alat ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat sebagai refrensi saat melakukan budidaya tanaman organik dikemudian hari

    ANALISIS RISIKO BAHAYA DI PT. PEMBANGUNAN PERUMAHAN (PERSERO) TBK. PADA PROYEK PEMBANGUNAN BENDUNGAN TIU SUNTUK MENGGUNAKAN METODE HIRARC

    No full text
    The K3 management system is part of the company management system in the context of risk control to minimize dangers in the workplace. Work accidents can cause losses in time, wealth, property and lives. Accidents have causes so it is necessary to control and repair work places, tools and processes. This research was conducted using the HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control) method to identify hazards that can occur in each job. In the preparation of HIRARC it is divided into three stages, where the first stage is hazard identification, then risk assessment, and the next stage is the risk control stage. The result of hazard identification is that there are several potential hazards in the work place and attitude. After carrying out a risk assessment, the risk level obtained before controlling the shootcreet work process was carried out, namely very high risk  while those with medium risk tended to be high and medium tended to be low. After control was carried out, it was found that the risk value had decreased to predominantly green or low. Control of potential hazards in the shootcreet work area is proposed in the form of an appeal to complete PPE, use APK properly and an appeal to pay more attention to occupational safety and health in every work process. Keywords: Occupational Health and Safety, HIRARC, Risk ControlSistem manajemen K3 adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan dalam rangka pengendalian risiko untuk meminimalisir bahaya di tempat kerja. Kecelakaan kerja dapat menimbulkan kerugian baik waktu, harta, properti maupun korban jiwa. Kecelakaan memiliki sebab sehingga perlu dilakukan pengontrolan dan perbaikan terhadap tempat, alat dan proses kerja. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control) untuk mengidentifikasi bahaya yang dapat terjadi pada setiap pekerjaan. Pada penyusunannya HIRARC terbagi menjadi tiga tahapan, dimana tahap pertama yakni  identifikasi bahaya, kemudian penilaian risiko, dan tahap selanjutnya adalah tahap pengendalian risiko. Hasil dari identifikasi bahaya ialah terdapat beberapa potensi bahaya pada tempat dan sikap kerja. Setelah dilakukan penilaian risiko, didapatkan tingkat risiko sebelum dilakukan pengendalian pada proses kerja shootcreet yakni berisiko sangat tinggi sedangkan yang yang berisiko sedang cenderung tinggi dan sedang cenderung rendah. Setelah dilakukan pengendalian maka didapatkan bahwa nilai risiko telah menurun menjadi berdominan berwarna hijau atau rendah. Pengendalian dari potensi hazard yang terdapat di area kerja shootcreet diusulkan pengendalian berupa himbauan untuk melengkapi APD, memakai APK dengan tepat serta himbauan untuk lebih memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja pada setiap proses kerja. Kata kunci: Kesehatan dan Keselamatan Kerja,, HIRARC, Pengendalian Risik

    MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN DAN KEAMANAN TI MELALUI IMPLEMENTASI LAYANAN DOMAIN ACTIVE DIRECTORY STUDI KASUS PADA INFRASTRUKTUR TI PERUSAHAAN

    No full text
    This research explores the implementation of Active Directory Domain Services (AD DS) for centralized user management and security within an organizational IT infrastructure. Through a detailed case study of a company with 21 employees facing challenges managing a network of 17 computers, it underscores the critical role of AD DS in enhancing network management efficiency, security, and user policy administration. Using the PPDIOO methodology, the project demonstrates improvements in security incident reduction, centralized management, and operational efficiency. Key outcomes include enhanced user access control, structured IT governance, and increased data security, while meeting the need for stable and secure internet usage for daily business operations. This implementation showcases the potential of AD DS to significantly improve IT management and security practices in a corporate environment.Penelitian ini mengeksplorasi implementasi Layanan Active Directory Domain Services (AD DS) untuk mendukung manajemen pengguna dan keamanan terpusat dalam infrastruktur TI organisasi. Melalui studi kasus detil pada sebuah perusahaan dengan 21 karyawan yang menghadapi tantangan dalam mengelola jaringan 17 komputer, penelitian ini menyoroti peran kritis AD DS dalam meningkatkan efisiensi manajemen jaringan, keamanan, dan administrasi kebijakan pengguna. Dengan menggunakan metodologi PPDIOO, proyek ini menunjukkan peningkatan dalam pengurangan insiden keamanan, manajemen terpusat, dan efisiensi operasional. Hasil utama meliputi kontrol yang lebih baik terhadap akses pengguna, tata kelola TI yang lebih terstruktur, dan peningkatan keamanan data, sambil memenuhi kebutuhan penggunaan internet yang stabil dan aman untuk operasional bisnis sehari-hari. Implementasi ini menunjukkan potensi AD DS untuk secara signifikan meningkatkan praktik manajemen TI dan keamanan dalam lingkungan perusahaan

    SISTEM DATA TERDISTRIBUSI UNTUK PENGELOLAAN DATA DONOR DARAH PADA UTD PMI KABUPATEN SUMBAWA MENGGUNAKAN METODE REPLICATION

    No full text
    The Indonesian Red Cross (PMI) is an institution or organization in charge of organizing, managing, and facilitating blood donor activities, from collection to distribution. Based on the results of interviews with officers of the Sumbawa Regency PMI blood transfusion unit, the blood donor data management process has previously used the system, but it has not been maximized, therefore researchers created a distributed data system with the replication method. The system is built using unified modeling language (UML), laravel as a framework with PHP programming language, and MySQL as a database. The research method used in this study is a qualitative method with observation, interview, and literature study stages, while the software development method uses Extreme Programming. This Extreme Programming method has advantages that allow the development team to create simple code so that it can be improved at any time. This research produces an integrated web-based system, with features of blood donor data, blood stocks, blood requests, and blood request reports.  Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan sebuah lembaga atau organisasi yang bertugas menyelenggarakan, mengatur dan memfasilitasi kegiatan donor darah, mulai dari pengambilan sampai pendistribusian. Berdasarkan hasil wawancara bersama petugas unit transfusi darah PMI Kabupaten Sumbawa, bahaw proses manajemen data donor darah sebelumnya sudah pernah menggunakan sistem, namun belum maksimal maka dari itu peneliti membuat sebuah sistem data terdistribusi dengan metode replication. Adapun sistem ini dibangun menggunakan pemodelan uniefield modelling language (UML), laravel sebagai framework dengan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai database. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan tahap observasi, wawancara, dan studi pustaka, adapun metode pengembangan perangkat lunak menggunakan Extreme Programming. Metode  Extreme Programing ini mempunyai kelebihan yang memungkinkan tim pengembang untuk membuat kode yang sederhana sehingga dapat diperbaiki setiap saat. Penelitian ini menghasilkan sistem berbasis web yang terintegrasi, dengan fitur data pendonor darah, stok darah, permintaan darah, dan laporan permintaan darah

    STRATEGI MANAGEMENT RANTAI PASOK TELUR DI TOKO SMART KARAWANG MENGGUNAKAN COLLABORATIVE PLANNING FORECASTING AND REPLENISHMENT

    No full text
    This research explores the implementation of Collaborative Planning, Forecasting, and Replenishment (CPFR) in egg supply chain management at S'Mart Karawang Stores. Through a qualitative approach, data is collected through observation and interviews with managers and suppliers. The results show that CPFR strengthens collaboration between stores and suppliers, increases the accuracy of demand forecasting, and reduces the risk of out-of-stocks. Although challenges such as data integrity and cultural adaptation are faced, the long-term benefits are significant. This research provides insight for stakeholders in the retail industry to consider CPFR strategies as an effective approach to increasing supply chain efficiency, reducing inventory costs, and increasing customer satisfaction.Penelitian ini mengeksplorasi implementasi Collaborative Planning, Forecasting, and Replenishment (CPFR) dalam manajemen rantai pasok telur di Toko S'Mart Karawang. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan manajer serta pemasok. Hasilnya menunjukkan bahwa CPFR memperkuat kolaborasi antara toko dan pemasok, meningkatkan akurasi peramalan permintaan, dan mengurangi risiko stok habis. Meskipun tantangan seperti integritas data dan adaptasi budaya dihadapi, manfaat jangka panjangnya signifikan. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pemangku kepentingan dalam industri ritel untuk mempertimbangkan strategi CPFR sebagai pendekatan yang efektif dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok, mengurangi biaya persediaan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan

    AUGMENTED REALITY AS A LEARNING FOR PROCESSING AND MARKETING WATER HYACINTH PRODUCTS IN PERUM JASA TIRTA II WITH PRISM METHOD

    Get PDF
    Perum Jasa Tirta II (PJT II) has launched the "Clean Lake Gold Achieved" program, aimed at utilizing water hyacinth in the Jatiluhur waters to create economically valuable handicrafts and organic fertilizers. In an effort to support its fostered MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises), PJT II intends to use Augmented Reality (AR) technology as a learning and marketing tool to facilitate the study and marketing of water hyacinth products by PJT II's MSMEs. The method used is a Systematic Literature Review guided by Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), which includes identification, screening, inclusion, and eligibility of literature. The results of the PRISMA method identified 7 (seven) articles that meet criteria such as the year of publication in the last 5 years, related to AR, MSMEs, Learning, Innovation which are used as references for this study, which show that the application of AR in PJT II-assisted MSMEs can improve efficiency and product quality, as well as offer greater innovation and appeal to the market. The implementation of AR has proven effective in enhancing consumer engagement and supporting local economic growth.Perum Jasa Tirta II (PJT II) has launched the "Clean Lake Gold Achieved" program, aimed at utilizing water hyacinth in the Jatiluhur waters to create economically valuable handicrafts and organic fertilizers. In an effort to support its fostered MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises), PJT II intends to use Augmented Reality (AR) technology as a learning and marketing tool to facilitate the study and marketing of water hyacinth products by PJT II's MSMEs. The method used is a Systematic Literature Review guided by Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), which includes identification, screening, inclusion, and eligibility of literature. The results of the PRISMA method identified 7 (seven) articles that meet criteria such as the year of publication in the last 5 years, related to AR, MSMEs, Learning, Innovation which are used as references for this study, which show that the application of AR in PJT II-assisted MSMEs can improve efficiency and product quality, as well as offer greater innovation and appeal to the market. The implementation of AR has proven effective in enhancing consumer engagement and supporting local economic growth

    RANCANG BANGUN APLIKASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA PAUD TUNAS MAWAR MENGGUNAKAN METODE WATERFALL DAN EVALUASI USABILITY DENGAN SYSTEM USABILITY SCALE

    No full text
    PAUD Tunas Mawar is developing a web-based new student admission application using the waterfall method with primary technologies PHP and MySQL. This application is designed to address the challenges of manual data processing, which is prone to archival loss and inefficiency. The system has been tested using the SDLC software development model to ensure adequate technological readiness. Based on the results of testing with the System Usability Scale (SUS), this application achieved grade A with a final score of 81.8, indicating that the application has met user needs. The results of questionnaires distributed to 18 respondents, including administrators, teachers, and prospective students, suggest that this application is expected to enhance efficiency, transparency, and the quality of educational services at PAUD Tunas Mawar, providing significant benefits in the new student admission process.PAUD Tunas Mawar sedang mengembangkan aplikasi penerimaan peserta didik baru berbasis web menggunakan metode waterfall dengan teknologi utama PHP dan MySQL. Aplikasi ini dirancang untuk mengatasi tantangan pengolahan data manual yang rentan terhadap kehilangan arsip dan ketidakefisienan. Sistem ini telah diuji menggunakan model pengembangan perangkat lunak SDLC guna memastikan kesiapan teknologi yang memadai. Berdasarkan hasil pengujian dengan System Usability Scale (SUS), aplikasi ini berhasil meraih grade A dengan skor akhir 81,8, yang menunjukkan bahwa aplikasi tersebut telah memenuhi kebutuhan pengguna. Hasil kuesioner yang disebarkan kepada 18 responden, termasuk admin, guru, dan calon siswa, mengindikasikan bahwa aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan pendidikan di PAUD Tunas Mawar, serta memberikan manfaat signifikan dalam proses penerimaan peserta didik baru

    ANALISIS USABILITY WEBSITE SISTEM INFORMASI SD NEGERI 1 WANGON MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE

    Get PDF
    Pertumbuhan teknologi informasi saat ini sangatlah pesat terutama dalam bidang pendidikan, hal ini mempengaruhi kualitas dan penggunaan layanan berbasis elektronik Khusus SD Negeri 1 Wangon memiliki website sistem infromasi sekolah yang kini dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi namun belum diuji kebergunaannya. Untuk menilai kualitas sebuah website, penting untuk melakukan analisis usability. Pelayanan informasi yang berkualitas dan efektif adalah hal yang wajib disediakan oleh institusi, terutama institusi pendidikan, kepada penggunanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kemudahan penggunaan website sistem informasi sekolah di SD Negeri 1 Wangon menggunakan teknik system usability scale (SUS). Usability merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menguji kebergunaan suatu perangkat lunak dan untuk menilai tingkat pemahaman serta kepuasan pengguna dalam menggunakan perangkat tersebut. Pengukuran usability mencakup aspek-aspek seperti kemudahan belajar (learnability), efisiensi, daya ingat (memorability), tingkat kesalahan (errors), dan kepuasan pengguna. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat usability yang ditemukan adalah 77,67. Dalam penilaian acceptability ranges, hasil tersebut diklasifikasikan sebagai acceptable, dengan grade scale C, dan adjective rating yang dikategorikan sebagai excellent. Berdasarkan hasil skor usability, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi untuk SD Negeri 1 Wangon perlu dievaluasi dan ditingkatkan agar dapat digunakan secara lebih efektif.Pertumbuhan teknologi informasi saat ini sangatlah pesat terutama dalam bidang pendidikan, hal ini mempengaruhi kualitas dan penggunaan layanan berbasis elektronik Khusus SD Negeri 1 Wangon memiliki website sistem infromasi sekolah yang kini dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi namun belum diuji kebergunaannya. Untuk menilai kualitas sebuah website, penting untuk melakukan analisis usability. Pelayanan informasi yang berkualitas dan efektif adalah hal yang wajib disediakan oleh institusi, terutama institusi pendidikan, kepada penggunanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kemudahan penggunaan website sistem informasi sekolah di SD Negeri 1 Wangon menggunakan teknik system usability scale (SUS). Usability merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menguji kebergunaan suatu perangkat lunak dan untuk menilai tingkat pemahaman serta kepuasan pengguna dalam menggunakan perangkat tersebut. Pengukuran usability mencakup aspek-aspek seperti kemudahan belajar (learnability), efisiensi, daya ingat (memorability), tingkat kesalahan (errors), dan kepuasan pengguna. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat usability yang ditemukan adalah 77,67. Dalam penilaian acceptability ranges, hasil tersebut diklasifikasikan sebagai acceptable, dengan grade scale C, dan adjective rating yang dikategorikan sebagai excellent. Berdasarkan hasil skor usability, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi untuk SD Negeri 1 Wangon perlu dievaluasi dan ditingkatkan agar dapat digunakan secara lebih efektif

    1,282

    full texts

    2,607

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇