Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
    2607 research outputs found

    Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Gaya Bahasa Siswa Di SMPN 2 Lopok

    No full text
    Penelitian ini membahas dampak penggunaan media sosial terhadap gaya bahasa siswa di SMPN 2 LOPOK tahun 2022 dengn perumusan masalah 1. Bagaimana Penggunaan media sosial terhadap pembentukan akhlak siswa 2. Bagaimana gaya bahasa siswa yang tidak sesuai dengan norma kesopanan terhadap pembentukan alkhlak siswa dan 3. Bagaimana media sosial membawa pengaruh terhadap tren gaya bahasa siswa Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskritif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang hampir setiap waktu dalam kehidupan sehari-hari. Siswa-siswi ini tidak dapat mengontrol atau membagi waktu mereka menggunakan media sosial seingga mereka kecanduan dan mereka tidak mengenal batas waktu dalam menggunakan dan mengakses media social yang berdampak terhadap gaya bahasa siswa. Dapat dilihat dari dampak media sosial terhadap gaya bahasa siswa di SMP 2 LOPOK tahun 2022 di kls 8’A yang terdiri dari 26 siswa. Dalam penelitian ini peneliti mengambil beberapa sampel yang terdiri dari 4 siswa. Yang tujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh media sosial terhadap perkembangan anak

    PEMBUATAN KEBUN SEKOLAH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ALAM GUNA MENYOKONG KURIKULUM MERDEKA DI SDN LESENG

    Get PDF
    Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) adalah salah kegiatan tri dharma perguruan tinggi dengan tujuan mengimplementasikan ilmu dosen dan memberikan kepada mahasiswa pengalaman belajar dan bekerjasama dalam kegiatan pembangunan masyarakat sebagai sarana penerapan dan pengembangan ilmu dan teknologi pada masyarakat di luar kampus salah satunya melalui Program UTS Mengajar. Melalui program ini, mahasiswa  memperoleh pengalaman belajar dan mencontohkan kepada siswa Tingkat dasar kecintaan kepada lingkungan sekitar. Program UTS Mengajar yang dilaksanakan pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) Leseng Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa, tim UTS Mengajar melakukan pembuatan Kebun Sekolah sebagai salah satu media pembelajaran siswa dalam menyokong kurikulum merdeka. Tim UTS Mengajar mencontohkan kepada para Siswa sekolah dasar dari proses penyiapan lahan kebuh, proses penyemaian bibit sayur dan pemagaran keliling agar terhindar dari gangguan hewan sampai dengan proses tumbuh kembang sayuran dan panen. Kebun sekolah dijadikan laboratorium alami bagi siswa dalam mempelajari proses pertumbuhan tanaman dalam hal ini jenis sayuran, sehingga akan menumbuhkembangkan semangat kecintaan siswa dalam menanam dan konsumsi sayuran khusunya yang ada dihalaman sekitar tempat tinggal dan sekolah. Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari tuntutan Kurikulum Merdeka yang dikembangkan kearah sekolah alam bagi siswa untuk memupuk kecintaan kepada lingkungan sekitar dengan semangat menanam pepohonan dan sayuran produktif

    Processing Food Waste Into Eco-Enzymes To Maintain Texture When Storing Foodstuffs

    Get PDF
    The problem of waste management is a problem that has not been overcome by the City or Regency Government in Indonesia. One of the sources of waste comes from households, where the dominant waste produced is food waste. Therefore, it is necessary to have waste processing starting from the household. Food waste can be processed into eco-enzymes, and this process can be done daily. In addition, one of the problems in storing foodstuffs is changes in texture. Making eco-enzymes can be a solution for processing food waste produced from households and can be used to maintain food during the storage period. This study aims to test the effectiveness of eco-enzymes to maintain the texture of foodstuffs at room temperature. This study used experimental methods to compare the eco-enzyme effectiveness of the different types of raw materials used. The leftovers used are rambutan peel, mangosteen peel, banana peel, longan peel, cassava leaves, and banana leaves. Research activities are carried out from January to May 2022. Testing was carried out on tomatoes with a concentration of eco-enzyme 50% and 100%. From this study, the use of 100% eco–enzymes can maintain tomato texture longer than a concentration of 50%

    Keragaman Hayati Aneka Hijauan Pakan Ternak (Studi Kasus di BBIB Singosari Kabupaten Malang)

    Get PDF
    The aim of this research is to determine the biodiversity of various types of animal feed in BBIB Singosari, Malang Regency. This research uses surveys, observations and interviews conducted directly in the field by researchers. The planting area of Forage (HPT) at BBIB Singosari includes Elephant Grass 19.95 ha, Kaliandra 1.2 ha, Corn 14.2 ha, Gamal 0.4 ha, and Collection Garden 0.4 ha. This diversity of animal feed is accompanied by routine land processing and animal feed maintenance

    KUALITAS PERAIRAN PESISIR PANTAI KETAPANG, LOMBOK BARAT

    Get PDF
    Pantai Ketapang berada di wilayah perairan pesisir Kecamatan Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Wilalyah perairan yang menjadi tempat bagi biota laut untuk mencari makan dan melakukan pemijahan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2021 di perairan pesisir pantai Ketapang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif eksploratif. Titik pengambilan data dibagi menjadi 3 stasiun, setiap stasiun diulang sebanyak 3 kali. Pengambilan data kualitas air meliputi suhu, salinitas, pH dan oksigen terlarut. Hasil penelitian menunjukkan suhu berkisar 28-29°C, Salinitas berkisar 32.7-33 ppt, pH berkisar 7.3-7.5, dan oksigen terlarut berkisar antara 7.3-7.8 mg/L. Kualitas perairan pesisir Pantai Ketapang berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021 masih memenuhi standar baku mutu kehidupan organisme maupun biota perairan serta ekosistem dan wisata bahari

    Peningkatan Kesadaran dan Keterampilan Penyelesaian Masalah dalam Menghadapi Toxic Relationship Menggunakan Teknik Self Disclosure pada Siswa SMK Negeri 1 Kota Kupang

    No full text
    Usia remaja merupakan perkembangan usia yang rentan mendapatkan pengaruh, baik positif maupun negatif dari teman sebaya. Dalam fase menemukan indetitas diri, pengambilan keputusan remaja belum dapat dilakukan berdasarkan pertimbangan logika, melainkan cenderung pada emosi. Hal ini menyebabkan remaja sangat mudah terjebak dalam lingkungan yang manipulatif dan memberi pengaruh buruk, atau disebut dengan istilah toxic relationship. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan remaja dalam menyikapi lingkungan toxic relationship, khususnya menggunakan teknik self disclosure. Pelatihan diberikan kepada siswa/siswi SMK Negeri 1 Kota Kupang kelas XI Jurusan Pemasaran, dengan jumlah peserta sebanyak 33 orang. Metode pelatihan yang digunakan berupa ceramah terkait toxic relationship, problem solving dan self disclosure bermain peran (role play) hubungan toxic pada pertemanan dan sharing session terkait bermain peran tentang hubungan toxic pada pertemanan. Hasil kegiatan pelatihan ini menunjukan adanya peningkatan kesadaran dan keterampilan penyelesaian masalah yang berfokus pada toxic relationship di lingkungan keluarga, pertemanan/persahabatan dan hubungan pacaran.    

    DUKUNGAN SOSIAL SEBAGAI SARANA PEMULIHAN REMAJA PECANDU NARKOBA JENIS METHAMPHETAMINE PASCA REHABILITASI

    No full text
    This research examines the role of social support as a means of recovery for post-rehabilitation methamphetamine drug addicts. The subject is a 19-year-old male with the initials AB who lives in Sidomulyo Village, Batu City. This research uses a qualitative method with a descriptive approach through observation and interview techniques. The research conducted aims to reveal the background of drug abuse, the impact experienced by the subject when using and not using, the subject's experience during medical and social rehabilitation, and the forms of social support received from family, friends, and the community. This research emphasizes the importance of social support from various parties so that adolescent victims of drug addiction can avoid the effects of methamphetamine drug dependence.Penelitian ini mengkaji peran dukungan sosial sebagai sarana pemulihan remaja pecandu narkoba jenis methamphetamine pasca rehabilitasi. Subjek adalah seorang laki-laki dengan inisial AB berusia 19 tahun yang bertempat tinggal di Desa Sidomulyo, Kota Batu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik observasi dan wawancara. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengungkapkan latar belakang penyalahgunaan narkoba, dampak yang dialami subjek saat mengonsumsi maupun tidak mengonsumsi, pengalaman subjek selama rehabilitasi medis dan sosial, serta bentuk-bentuk dukungan sosial yang diterima dari keluarga, teman, dan masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan sosial dari berbagai pihak agar remaja korban pecandu narkoba dapat terhindar dari efek ketergantungan narkoba jenis methamphetamine

    Dukungan Sosial Untuk Pecandu Zat Terlarang Dengan Pendekatan Religius

    No full text
    Drug use has adverse effects such as dependence, mental disorders, behavior, and damage to body functions. Social environmental factors and individual personality play an important role in drug abuse, so prevention and treatment through rehabilitation programs are very important. Effective rehabilitation includes psychological, non-medical, social, and spiritual efforts. Religious therapy plays a significant role in rehabilitation, helping to reduce the risk of abuse by strengthening religious commitment. Social support is also a key factor that improves the quality of life of drug addicts during rehabilitation. A holistic approach combining medical and religious therapies, as implemented in rehabilitation boarding schools in Malang City, aims to help drug addicts stop using drugs and return to society with strong spirituality. This study aims to explore the effectiveness of religiosity and social support approaches in the rehabilitation process of drug addicts and their impact on their recovery success. The results are expected to provide insights into the role of social support and religious approaches in drug rehabilitation programs in Indonesia.Penggunaan narkoba berdampak buruk seperti ketergantungan, gangguan mental, perilaku, dan kerusakan fungsi tubuh. Faktor lingkungan sosial dan kepribadian individu berperan penting dalam penyalahgunaan narkoba, sehingga pencegahan dan penanganan melalui program rehabilitasi menjadi sangat penting. Rehabilitasi yang efektif mencakup upaya psikologis, non-medis, sosial, dan spiritual. Terapi keagamaan memainkan peran signifikan dalam rehabilitasi, membantu mengurangi risiko penyalahgunaan dengan memperkuat komitmen religius. Dukungan sosial juga menjadi faktor kunci yang meningkatkan kualitas hidup pecandu narkoba selama rehabilitasi. Pendekatan holistik yang menggabungkan terapi medis dan keagamaan, seperti yang diterapkan di pondok pesantren rehabilitasi di Kota Malang, bertujuan untuk membantu pecandu narkoba berhenti menggunakan narkoba dan kembali ke masyarakat dengan spiritualitas yang kuat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi efektivitas pendekatan religiusitas dan dukungan sosial dalam proses rehabilitasi pecandu narkoba serta dampaknya terhadap keberhasilan pemulihan mereka. Hasil penelitian diharapkan memberikan wawasan mengenai peran dukungan sosial dan pendekatan religius dalam program rehabilitasi narkoba di Indonesia

    GAMBARAN PROSES REHABILITASI PADA REMAJA PENGGUNA NARKOBA DI BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) KABUPATEN SUMBAWA

    No full text
    Abuse is always increasing every year. Narcotics abuse is not only carried out by adults, but there are also many teenagers who fall into this forbidden item, which ultimately results in death. Therefore, the rehabilitation process needs to be introduced further, the hope is that it can reduce the victims of narcotics abusers. The purpose of this study is to determine the process of implementing rehabilitation for perpetrators of narcotics abuse crimes carried out by the Sumbawa Regency National Narcotics Agency (BNN). This research uses a qualitative method with a descriptive approach. Qualitative research intends to understand the phenomenon of what is experienced by the research subject, for example the perpetrator, perception, motivation, action, holistically by means of decryption in the form of words and discussions, in a special natural context by utilizing various scientific methods. The subjects of this research are counselors and drug users undergoing rehabilitation at the Sumbawa Regency National Narcotics Agency (BNN) Pratama Clinic. Data collection using interview, observation and documentation techniques. The number of informants in this research amounted to 1 person. The results of the research obtained from the Sumbawa Regency National Narcotics Agency (BNN) are that in carrying out the rehabilitation process for perpetrators of drug abuse crimes there are several stages of rehabilitation including: 1) Screaning intake/assessment stage, 2) Detoxification Stage, 3) Individual Counseling Stage 4) Family Counseling Stage, 5) Post Rehabilitation.   Keywords: Rehabilitation, Adolescent Drug UsersPenyalahgunaan setiap tahunnya selalu meningkat. Penyalahgunaan narkotika tidak hanya di lakukan oleh orang dewasa saja akan tetapi remaja juga banyak yang terjerumus barang haram tersebut hingga akhirnya mengakibatkan kematian. Maka dari itu proses rehabilitasi perlu dikenalkan lebih lanjut, harapannya dapat mengurangi korban peyalahguna narkotika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menegetahui proses pelaksanaan rehabilitasi terhadap remaja penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, misalnya pelaku, persepsi, motivasi, tindakan, secara holistik dengan cara dekripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasan, pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Subjek penelitian ini adalah Konselor dan pengguna narkoba yang mejalani rehabilitasi di Klinik Pratama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Jumlah informan dalam penelitin ini berjumlah 1 orang. Hasil penelitian yang diperoleh dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa adalah dalam melakukan proses rehabilitasi terhadap pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika ada beberapa tahapan rehabilitasi diantaranya: 1) Tahap Screaning intake/asesmen, 2) Tahap Detoksifikasi, 3) Tahap Konseling Individu 4) Tahap Konseling Keluarga, 5) Pasca Rehabilitasi.   Kata kunci: Rehabilitasi, Remaja Pengguna Narkob

    STRATEGI PENDEKATAN PARTISIPATIF PERANGKAT DAERAH DAN DESA DALAM PERCEPATAN INOVASI DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT: STRATEGI PENDEKATAN PARTISIPATIF PERANGKAT DAERAH DAN DESA DALAM PERCEPATAN INOVASI DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT

    No full text
    This study aims to identify the efforts that can be undertaken by regional and village authorities to enhance innovations in West Sumbawa Regency. The research method used is qualitative-descriptive, employing observation, interviews, and literature study as data collection methods. Interviews were conducted with key informants who are knowledgeable about innovation developments in West Sumbawa Regency. The results of this study indicate that West Sumbawa Regency has significant innovation potential. However, existing innovations are still scattered, and efforts are needed to create an innovation ecosystem. By implementing several strategic steps based on good governance, an innovation ecosystem can be created to accelerate the enhancement of innovations. Another finding of this research explains the need for an innovation center that connects all ideas and concepts from innovators in West Sumbawa Regency. This step is considered to facilitate the community in building interconnected innovation networks. Therefore, through efforts such as village potential analysis, one village-one product initiatives, and innovation month, it is expected that the existing innovations in West Sumbawa Regency can be improved.  Keywords: Regional innovation, West Sumbawa Regency, Innovation EcosystemPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya-upaya yang dapat dilakukan oleh perangkat daerah dan desa dalam meningkatkan inovasi-inovasi di Kabupaten Sumbawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif-deskriptif dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan studi literatur sebagai metode pengumpulan data. Metode wawancara dilakukan bersama narasumber kunci yang mendalami terkait perkembangan inovasi di Kabupaten Sumbawa Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Sumbawa Barat memiliki potensi inovasi yang begitu besar. Hanya saja, inovasi yang ada masih terserak dan diperlukan upaya untuk menciptakan ekosistem inovasi. Melalui beberapa langkah-langkah strategis yang dilaksanakan berdasarkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), maka akan tercipta ekosistem inovasi yang bertujuan untuk mempercepat peningkatan inovasi tersebut. Temuan lainnya di dalam penelitian ini menjelaskan bahwa diperlukan pusat inovasi yang menghubungkan seluruh gagasan dan ide pelaku inovasi di Kabupaten Sumbawa Barat. Langkah ini dinilai akan memudahkan masyarakat dalam membangun jejaring inovasi yang saling berkaitan. Oleh karena itu, melalui upaya-upaya analisis potensi desa, satu desa-satu produk dan bulan inovasi, diharapkan dapat meningkatkan inovasi yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat.  Kata Kunci: Inovasi Daerah, Kabupaten Sumbawa Barat, Ekosistem Inovas

    1,282

    full texts

    2,607

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇