Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
Utilization of Zakat as a Tax Planning Instrument For Reducing Personal Taxable Income (Case Study at BAZNAS Cilegon)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tax planning melalui zakat sebagai pengurang penghasilan kena pajak (PKP) orang pribadi dengan studi kasus pada pegawai BAZNAS Kota Cilegon. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya pemanfaatan zakat sebagai pengurang pajak meskipun telah diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2011 dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil yang diperoleh bahwa pembayaran zakat melalui BAZNAS yang disertai bukti setor dapat dimanfaatkan sebagai instrumen tax planning yang sah untuk mengurangi beban pajak penghasilan orang pribadi. Namun demikian, penerapannya masih menghadapi berbagai hambatan seperti rendahnya kesadaran dan literasi wajib pajak, kurangnya sosialisasi pemerintah, serta keraguan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan penyederhanaan prosedur agar zakat dapat lebih optimal digunakan sebagai instrumen pengurang pajak.This research aims to analyze the implementation of tax planning through zakat as a deduction for taxable personal income, with a case study on employees of the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) in Cilegon City. The background of this research is based on the low utilization of zakat as a tax reducer, even though it has been regulated in Law Number 23 of 2011 and Law Number 36 of 2008. The method used in this research is descriptive qualitative. The results obtained indicate that zakat payments made through BAZNAS, accompanied by proof of payment, can be utilized as a legitimate tax planning instrument to reduce the tax burden on personal income. However, its implementation still faces various obstacles such as low awareness and literacy among taxpayers, lack of government socialization, and public skepticism toward zakat management institutions. Therefore, increased education and simplified procedures are necessary to optimize zakat as a tax reduction instrument
ANALISIS KEBIJAKAN P5 & PPRA: PERSPEKTIF TEORI WILLIAM DUNN: A. Konsep P5 & PPRA B. Analisis Kebijakan William N. Dunn C. Analisis Kebijakan P5 & PPRA
Penelitian ini membahas efektivitas kebijakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin (PPRA) dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Latar belakang penelitian didasarkan pada kebutuhan penguatan pendidikan karakter dan respons terhadap tantangan pendidikan abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan dalam implementasi P5 dan PPRA melalui pendekatan teori analisis kebijakan William N. Dunn yang mencakup identifikasi masalah, peramalan, rekomendasi, monitoring, dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah berbagai hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 dan PPRA di madrasah masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan waktu, sarana, pemahaman guru, dan supervisi yang belum menyeluruh. Rekomendasi perbaikan yang diajukan meliputi pelatihan guru, penyesuaian jadwal, penyediaan sarana pendukung, serta supervisi dan evaluasi yang berbasis proses. Monitoring dan evaluasi diarahkan untuk memastikan internalisasi nilai karakter dan moderasi beragama dalam budaya sekolah.Penelitian ini membahas efektivitas kebijakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin (PPRA) dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Latar belakang penelitian didasarkan pada kebutuhan penguatan pendidikan karakter dan respons terhadap tantangan pendidikan abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan dalam implementasi P5 dan PPRA melalui pendekatan teori analisis kebijakan William N. Dunn yang mencakup identifikasi masalah, peramalan, rekomendasi, monitoring, dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah berbagai hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 dan PPRA di madrasah masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan waktu, sarana, pemahaman guru, dan supervisi yang belum menyeluruh. Rekomendasi perbaikan yang diajukan meliputi pelatihan guru, penyesuaian jadwal, penyediaan sarana pendukung, serta supervisi dan evaluasi yang berbasis proses. Monitoring dan evaluasi diarahkan untuk memastikan internalisasi nilai karakter dan moderasi beragama dalam budaya sekolah
Pengaruh Penggunaan Baktosin pada Tahapan Inisiasi untuk Sterilisasi Tanaman Jalutung (Dyera costulata): Penggunaan bahan sterilisasi baktosin pada tahapan inisiasi kultur jaringan
Alternatif yang menjanjikan untuk memperbanyak tanaman Jelutung dalam jumlah besar dengan kualitas yang sama dengan induknya adalah kultur jaringan in vitro. Sterilisasi eksplan pada tahapan awal adalah tahapan penting dalam kultur jaringan tanaman karena menghilangkan kontaminasi mikroorganisme yang dapat menghentikan pertumbuhan dan perkembangan eksplan. Penelitian ini menguji tentang bagaimana penggunaan baktosin sebagai bahan untuk sterilisasi tahapan awal tanaman Jelutung (Dyera costulata) pada kultur jaringan berpengaruh. Metode sterilisasi di Laminar Air Flow (LAF) dilakukan dengan menggunakan 10% baktosin (perlakuan) atau 10% Hgcl2 (kontrol) selama tujuh menit, membilas air steril dua kali selama tiga menit, memotong ujung eksplan, teteskan betadine pada bekas luka, dan bilas air steril dua kali selama tiga menit. Setelah itu ke tahap penanaman eksplan. Perlakuan dan kontrol masih belum efektif untuk menghilangkan kontaminasi eksplan jelutung sehingga dibutuhkan konsentrasi yang tepat untuk tanaman bergetah khususnya jelutung. Karena larutan dengan konsentrasi yang digunakan pada penelitian ini masih standar pendekatan. Dibutikan dengan tidak adanya browning dari stress yang dialami eksplan akibat bahan sterilan maka konsentrasi masih bisa ditingkatkan untuk menghambat pertumbuhan kontaminasi. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan terkait pengaruh penggunaan baktosin pada tahapan inisiasi untuk sterilisasi tanaman Jelutung (Dyera costulata) tidak mendapatkan eksplan steril sehingga diperlukan riset terlebih dahulu dan lanjut mengenai penggunaan baktosin beserta konsentrasi yang sesuai untuk kemudian diaplikasikan pada tanaman kultur jaringan. Selain itu juga dibutuhkan banyak eskplan tanaman jelutung untuk mendapatkan validitas yang tinggi untuk penelitian selanjutnya hingga dapat menggunakan banyak pengulangan dan tingkatan konsentrasi.Alternatif yang menjanjikan untuk memperbanyak tanaman Jelutung dalam jumlah besar dengan kualitas yang sama dengan induknya adalah kultur jaringan in vitro. Sterilisasi eksplan pada tahapan awal adalah tahapan penting dalam kultur jaringan tanaman karena menghilangkan kontaminasi mikroorganisme yang dapat menghentikan pertumbuhan dan perkembangan eksplan. Penelitian ini menguji tentang bagaimana penggunaan baktosin sebagai bahan untuk sterilisasi tahapan awal tanaman Jelutung (Dyera costulata) pada kultur jaringan berpengaruh. Metode sterilisasi di Laminar Air Flow (LAF) dilakukan dengan menggunakan 10% baktosin (perlakuan) atau 10% Hgcl2 (kontrol) selama tujuh menit, membilas air steril dua kali selama tiga menit, memotong ujung eksplan, teteskan betadine pada bekas luka, dan bilas air steril dua kali selama tiga menit. Setelah itu ke tahap penanaman eksplan. Perlakuan dan kontrol masih belum efektif untuk menghilangkan kontaminasi eksplan jelutung sehingga dibutuhkan konsentrasi yang tepat untuk tanaman bergetah khususnya jelutung. Karena larutan dengan konsentrasi yang digunakan pada penelitian ini masih standar pendekatan. Dibutikan dengan tidak adanya browning dari stress yang dialami eksplan akibat bahan sterilan maka konsentrasi masih bisa ditingkatkan untuk menghambat pertumbuhan kontaminasi. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan terkait pengaruh penggunaan baktosin pada tahapan inisiasi untuk sterilisasi tanaman Jelutung (Dyera costulata) tidak mendapatkan eksplan steril sehingga diperlukan riset terlebih dahulu dan lanjut mengenai penggunaan baktosin beserta konsentrasi yang sesuai untuk kemudian diaplikasikan pada tanaman kultur jaringan. Selain itu juga dibutuhkan banyak eskplan tanaman jelutung untuk mendapatkan validitas yang tinggi untuk penelitian selanjutnya hingga dapat menggunakan banyak pengulangan dan tingkatan konsentras
PRODUKTIVITAS DAN STRATEGI PENGEMBANGAN KAPAL POLE AND LINE TERHADAP SUMBERDAYA IKAN CAKALANG (KATSUWONUS PELAMIS) DI KOTA KUPANG NTT
Perikanan cakalang di NTT memiliki peranan penting bagi perekonomian lokal. Oleh karena itu, kajian tentang produktivitas penangkapan ikan cakalang menjadi sangat penting untuk mengetahui hubungan antara upaya penangkapan, hasil tangkapan, dan kondisi stok di alam. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis produktivitas penangkapan ikan cakalang di perairan NTT, mengevaluasi efisiensi energi pada kegiatan penangkapan ikan cakalang oleh nelayan lokal, dan merumuskan kebijakan pengelolaan perikanan cakalang yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode survei dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Catch Per Unit Effort (CPUE), Energy Efficiency / Fuel Use Intensity, Productivity per Vessel or Fisher. Strategi pengelolaan perikanan menggunakan matriks SWOT dan Matriks QSPM. Hasil penelitian menunjukan produktivitas penangkapan cakalang di Kupang berdasarkan nilai CPUE terjadi di bulan Oktober dan November dengan total tangkapan setiap kali operasi sebesar 272,3 kg per trip, produktivitas kapal dalam menghasilkan ikan sebesar 6,9 kg per trip, produktivitas nelayan dalam menangkap ikan sebesar 25 kg/orang per trip. Intensitas penggunaan bahan bakar dengan efisiensi yang tinggi terjadi di bulan Januari sebesar 2,1 liter per kg ikan. Strategi kebijakan alternatif pengembangan pengelolaan sumberdaya ikan cakalang meliputi peningkatan kualitas hasil tangkapan cakalang, pengembangan bantuan modal usaha, dan modernisasi armada kapal pole and line cakalang.The skipjack tuna fishery in NTT plays a vital role in the regional economy, therefore, a study of fishing productivity is necessary to understand the relationship between fishing effort, yield, and stock condition. This study aims to analyze skipjack tuna fishing productivity, assess the energy efficiency of local fishermen, and formulate a sustainable management strategy. The methods used were surveys and field observations, with analysis using CPUE, energy efficiency, and productivity per vessel/fisherman. Management strategies were developed using a SWOT matrix and QSPM. The results showed the highest CPUE in October–November (272.3 kg/trip), vessel productivity 6.9 kg/trip, and fisher productivity 25 kg/person/trip. The highest fuel efficiency was recorded in January (2.1 L/kg of fish). Management strategies include improving catch quality, developing business capital assistance, and renewing the Pole and line skipjack tuna fleet
PENGEMBANGAN WEBSITE DESA WISATA KELIKI SEBAGAI MEDIA INFORMASI DAN PROMOSI POTENSI PARIWISATA LOKAL
Desa Wisata Keliki, yang terletak di Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Bali, memiliki potensi pariwisata yang besar berkat kekayaan alam dan budaya lokalnya. Namun, promosi yang terbatas melalui media sosial dan kurangnya informasi terstruktur menghambat optimalisasi potensi wisata desa tersebut. Oleh karena itu, tugas akhir ini bertujuan untuk mengembangkan website resmi Desa Wisata Keliki sebagai media informasi dan promosi yang efektif. Pengembangan website ini menggunakan metode eXtreme Programming (XP), yang menekankan iterasi cepat dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan. Website ini dirancang untuk menampilkan informasi komprehensif mengenai destinasi wisata, kuliner, kegiatan budaya, serta paket wisata yang ditawarkan. Pengembangan melibatkan beberapa tahap: identifikasi potensi desa, perancangan desain, pengkodean, pengujian, dan implementasi. Hasil akhir dari proyek ini adalah sebuah website yang mudah diakses dan user-friendly, memungkinkan wisatawan untuk merencanakan kunjungan dengan lebih baik dan mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Selain sebagai media promosi, website ini diharapkan dapat memperkuat partisipasi komunitas dalam pengelolaan pariwisata berbasis lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui penjualan produk kerajinan dan layanan wisata
PEMBELAJARAN PENGENALAN HEWAN PURBA BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN KEMINATAN BELAJAR SISWA
Materi hewan purba merupakan topik yang menantang bagi siswa Taman Kanak-kanak karena memiliki konsep yang abstrak dan sulit dipahami tanpa dukungan visual yang memadai. Anak usia dini cenderung lebih mudah memahami pembelajaran melalui media visual dan interaktif, sehingga penyajian materi seperti hewan purba perlu disajikan secara menarik agar lebih mudah dimengerti. Pembelajaran konvensional yang mengandalkan buku dan kertas sangat bergantung kepada kemampuan guru dalam menyampaikan materi, yang berdampak langsung pada antusiasme, keaktifan, dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) terhadap minat belajar siswa Taman Kanak-kanak dalam mempelajari materi tentang hewan purba. Penilitan ini dilakukan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui beberapa tahapan yaitu Analisis Kebutuhan, Perencanaan, Pengembangan, Pelaksanaan dan Evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner disusun menggunakan bahasa yang mudah dipahami anak-anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memperlihatkan antusiasme tinggi saat belajar menggunakan teknologi AR. Visualisasi hewan purba yang tampak hidup dan dapat bergerak secara interaktif mampu membangkitkan rasa ingin tahu serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Dengan demikian, teknologi Augmented Reality terbukti menjadi alternatif metode pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa Taman Belajar Anak Cirarab, terutama pada materi yang bersifat visual dan eksploratif seperti hewan purba
INTEGRASI SAW TOPSIS DAN MAUT UNTUK SELEKSI PENERIMA BANTUAN SOSIAL BERBASIS WEB
Proses seleksi penerima bantuan sosial sering kali menghadapi tantangan dalam hal objektivitas, transparansi, dan efisiensi karena masih dilakukan secara manual dan rentan terhadap bias. Penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis web melalui tahapan pengumpulan data, analisis kebutuhan, implementasi, dan pengujian, dengan mengintegrasikan tiga metode pengambilan keputusan multikriteria diantaranya Simple Additive Weighting (SAW), Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), dan Multi-Attribute Utility Theory (MAUT). Sistem ini diterapkan untuk menyeleksi calon penerima bantuan sosial di Nagari Sungai Buluah Selatan berdasarkan lima kriteria yaitu jumlah tanggungan, status pekerjaan, kondisi rumah, pendapatan keluarga, dan usia. Pengujian dilakukan terhadap 15 alternatif menggunakan data dari observasi dan wawancara, divalidasi dengan triangulasi dokumen kependudukan dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa integrasi ketiga metode menghasilkan peringkat yang konsisten, dengan alternatif A1 memperoleh skor tertinggi (0,6459) dan A4 terendah (0,3591). Sistem ini berpotensi meningkatkan objektivitas seleksi dan mendukung transparansi dalam distribusi bantuan sosial
KESADARAN PRIVASI DATA PADA APLIKASI BRI MOBILE TERHADAP KEPERCAYAAN PENGGUNA DI KALANGAN GEN-Z MENGGUNAKAN UTAUT 2
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis privasi data dan kepercayaan terhadap niat penggunaan aplikasi BRImo menggunakan metode Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT 2). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling menggunakan metode accidental sampling. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa seluruh indikator dalam variabel penelitian memperoleh nilai rata-rata 3,40 pada skala likert 5 poin, yang mengindikasikan bahwa persepsi responden terhadap aplikasi BRImo secara umum berada dalam kategori tinggi. Namun hasil uji hipotesis menunjukan bahwa dari sembilan hipotesis yang diajukan, hanya empat hipotesis yang diterima dan lima hipotesis ditolak. Hipotesis yang diterima adalah Habit, Price value, Hedonic Motivation, dan Trust terhadap Behavioral Intention. Sementara itu, hipotesis yang ditolak adalah Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, facilitating Condition, dan Data Privacy terhadap Behavioral Intention. Maka dari itu, disimpulkan bahwa penerimaan pengguna gen-Z terhadap aplikasi BRImo lebih dominan dipengaruhi oleh faktor Habit, Price value, Hedonic Motivation, dan Trust. Faktor-faktor tersebut terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap niat penggunaan aplikasi secara berkelanjutan. Sebaliknya, faktor-faktor teknis seperti Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, Facilitating Conditions, dan Data Privacy tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap Behavioral Intention
PERFORMANCE ANALYSIS OF LOW COST ORANGE PI BASED NAS SERVER FOR SMES
Produksi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kota Semarang telah meningkat sebesar 4,8% setiap tahunnya. Namun, sebagian besar UKM terus menghadapi tantangan terkait dengan biaya teknologi yang tinggi dan infrastruktur jaringan yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja server Network Attached Storage (NAS) berbiaya rendah berbasis Orange Pi menggunakan sistem operasi Debian Linux sebagai solusi penyimpanan data yang efisien untuk UKM. Implementasi dilakukan melalui studi kasus pada Zabil Foto Studio yang membutuhkan sistem penyimpanan terpusat untuk mengelola file digital berukuran besar dengan biaya operasional minimal. Uji kinerja dilakukan untuk mengevaluasi kecepatan baca/tulis, latensi, dan bandwidth dalam berbagai skenario penggunaan. Hasilnya menunjukkan kecepatan baca sekuensial sebesar 38,78 MB/s dan kecepatan tulis sebesar 36,59 MB/s. Pengujian kinerja jaringan menunjukkan bahwa peningkatan ukuran dan jumlah paket secara signifikan mempengaruhi kinerja, dengan Round-Trip Time (RTT) yang cenderung meningkat sementara bandwidth meningkat terutama dengan ukuran paket yang lebih besar. Semua paket berhasil diterima tanpa kehilangan, menunjukkan konektivitas yang stabil. Penelitian mengidentifikasi keterbatasan throughput jaringan, latensi, dan kapasitas sistem pendingin yang memerlukan optimasi. Secara keseluruhan, sistem NAS berbasis Orange Pi terbukti menjadi solusi penyimpanan data yang efektif dan terjangkau untuk mendukung operasional digital UK
PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) PADA SISTEM INFORMASI AKADEMIK DI SMP SWASTA AL WASHLIYAH 8 MEDAN
SMP Swasta Al Washliyah 8 Medan, sebagai sekolah menengah pertama, menghadapi masalah dalam pengelolaan data akademik yang masih dilakukan secara manual, sehingga mengakibatkan keterlambatan, ketidakakuratan, dan rendahnya efisiensi dalam layanan administrasi sekolah. Akibatnya, layanan menjadi kurang baik dan ada banyak kemungkinan kesalahan dalam penginputan informasi. penelitian ini bertujuan mendesain dan menerapkan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) berbasis cloud dengan penerapan prinsip Manajemen Kualitas Total (TQM) di SMP Swasta Al Washliyah 8 Medan. Metode penelitian mengaplikasikan pendekatan kualitatif dengan model pengembangan sistem Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, desain, pelaksanaan, dan pengujian sistem. Evaluasi dilakukan dengan pengujian black box untuk memastikan fungsi sistem dan melalui wawancara dengan pengguna mengenai kepuasan serta manfaat sistem. Hasil menunjukkan bahwa penerapan TQM pada SIAKAD berbasis cloud dapat meningkatkan efisiensi input data hingga 40%, menurunkan kesalahan administrasi sebesar 35%, serta menaikkan kepuasan pengguna mencapai 92%. Studi ini menekankan bahwa penggabungan TQM dengan sistem informasi berbasis cloud tidak hanya memperbaiki aspek teknis, tetapi juga mendukung kualitas layanan pendidikan secara berkelanjuta