Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3 Dengan Metode Hazard Identification Risk Assesment and Risk Control (HIRRARC) dan Job Hazard Analysis
This study aims to identify and reduce potential hazards during the fabrication process. The research utilizes the Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) method for risk analysis and the Job Hazard Analysis (JHA) method to identify hazardous stages. Based on the hazard identification results, the risks associated with each task are assessed based on severity and likelihood to determine the level of risk. The findings indicate the presence of 15 potential hazards across 7 types of tasks in the Sewing Line at PT. TMT Bintan, comprising 4 moderate risk hazards, 3 high risk hazards, and 8 extreme risk hazards. Recommended Risk Control measures applicable to the sewing line system include technical controls (such as equipment maintenance or upgrades, technological improvements, and installation of protective devices), administrative controls (such as the development of regulations, warnings, safer work instructions, and health checks), and the use of personal protective equipment (PPE)Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan megurangi potensi bahaya selama proses fabrikasi. Penelitian ini, menggunakan metode (HIRARC) untuk melakukan analisis risiko. Dan Metode (JSA) untuk mengidentifikasi tahap bahaya. Berdasarkan hasil identifikasi bahaya resiko yang terkait pada setiap pekerjaan akan dinilai berdasarkan tingkat keparahan dan kemungkinan untuk menetapkan tingkat risiko. Studi ini menunjukkan bahwa 4 potensi bahaya Moderate risk, 3 potensi bahaya high risk dan 8 potensi bahaya Extreme risk
Literature Review: Penggunaan Barcode Pada Inventory Management Pada Perusahaan Retail
Inventory memiliki peran yang sangat penting untuk mendukung kegiatan produksi. eran Inventory sendiri penting karena menjadi bahan baku dan penolong dalam proses produksi. Jika kita menggunakan inventory management dengan baik maka inventory dalam logistik akan teratur namun jika menggunakannya tidak baik akan menyebabkan turunnya mutu, harga, pelayanan sampai dengan probabilitas itu sendiri. Adapun contoh kegiatan inventory management yaitu barcode untuk memudahkan kegiatan penyediaan barang. Metode penelitian yang penulis gunakan ialah literature review dengan menggunakan jurnal sebanyak 717.500, diambil 20 jurnal yang sesuai dengan penelitian artikel ilmiah ini. Fungsi utama dari manajemen persediaan adalah untuk memastikan bahwa semua jenis persediaan tersedia setiap saat. Dalam membantu proses manajemen inventori terdapat perkembangan berbasis teknologi yaitu dengan perangkat lunak yang di dalamnya terdapat barcode untuk menscan barang dalam pergudangan. Barcode pada perusahaan retail memudahkan dalam mendata barang saat barang keluar maupun saat barang masuk.Inventory has a very important role to support production activities. The role of Inventory itself is important because it is a raw and auxiliary material in the production process. If we use inventory management properly, the inventory in logistics will be regular, but if we use it improperly, it will cause a decrease in quality, price, service, up to the probability itself. An example of inventory management activities is barcodes to facilitate goods supply activities. The research method that the author uses is literature review using 717,500 journals, author took 20 journals that are in accordance with the research of this scientific article. The main function of inventory management is to ensure that all types of inventory are available at all times. In assisting the inventory management process, there are technology-based developments, namely software that includes a barcode to scan goods in warehousing. barcodes in retail companies make it easy to record goods when goods go out and when goods come i
GOOD GOVERNANCE DALAM TERTIB PENGELOLAAN KEUANGAN PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN SUMBAWA
Abstract
Good Governance is one of the important aspects that locagovernments, including the Financiaand Asset Management Agency of Sumbawa Regency, must pay attention to. Good financiamanagement not only affects the efficiency and effectiveness of budget use but also the public's trust in the government. Sumbawa Regency, as one of the areas in West Nusa Tenggara, faces its own challenges in managing locafinances. With limited resources and increasing development needs, it is cruciafor locagovernments to implement the principles of Good Governance in every aspect of financiamanagement. This includes planning, implementation, oversight, and transparent and accountable financiareporting. This research employs descriptive research with a comparative qualitative approach, using data collection techniques such as interviews, observations, and documentation. The results indicate that the implementation of Good Governance policies in the orderly management of finances by the Financiaand Asset Management Agency has been carried out in accordance with the principles of Good Governance in RegionaFinanciaManagement, which include Equality, Transparency, Accountability, Effectiveness/Efficiency, and Community Practicality. These principles are implemented in severastages of regionafinanciamanagement, from planning, management implementation, administration, to reporting and accountability, where Sumbawa Regency has been able to present detailed financiareports and achieve good and transparent governance, thereby creating Good Governance in Sumbawa Regency. Additionally, the financiareporting procedures applied by Sumbawa Regency have adhered to the Government Accounting Standards (SAP). Thus, it can be concluded that in the management and accountability of regionafinances, the application of government accounting systems plays a cruciarole in providing financiareports that comply with Government Accounting Standards (SAP).
Keywords: Good Governance, FinanciaManagement
Penerapan Kontak Sosial Edukatif dalam Mencipatkan Lingkungan Belajar yang Inkusif
This research discusses the application of educative social contact in creating an inclusive learning environment. This research focuses on the importance of positive interactions between educators and learners in enhancing students' motivation and character development. In Indonesian education, close relationships between teachers and students are essential to create a supportive learning atmosphere. This research aims to identify forms of educative social contact, explore the challenges faced in its implementation, and offer strategies to create a more inclusive learning environment. This research uses a qualitative method with literature; the sources collected include books, journals, and other supporting sources that support the research process. The results show that implementing educative social contact can improve students' communication, cooperation and empathy skills. However, challenges such as different social backgrounds and limited access to technology need to be overcome. Through interactive strategies and inclusive approaches, educational institutions can create more adaptive learning experiences, supporting students' holistic development in facing future challenges
Makna Denotatif dan Konotatif pada Lirik Lagu “Mangu” Karya Charita Utami dan Fourtwnty
Penelitian ini menunjukkan bahwa lirik lagu “Mangu” karya Charita Utami dan Fourtwnty mengandung makna denotatif dan konotatif yang sarat akan nilai-nilai emosional, spiritual, dan ideologis. Melalui pendekatan semantik dan teori Barthes, ditemukan bahwa lirik lagu ini tidak hanya menggambarkan konflik dalam hubungan asmara, tetapi juga merefleksikan ketegangan antara rasa dan keyakinan yang menjadi akar dari perpisahan. Makna konotatif yang terkandung dalam lirik mendominasi dan menghadirkan kedalaman makna yang mencerminkan realitas sosial kontemporer, khususnya tentang perbedaan prinsip hidup dalam hubungan antarindividu. Oleh karena itu, lagu ini tidak hanya menjadi karya seni yang estetik, tetapi juga menjadi media kritik sosial dan refleksi personal yang kuat
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL LOGIKA ASA KARYA VALERIE PATKAR
Konflik batin pada tokoh utama menjadi landasan dilakukannya penelitian dengan tujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan wujud konflik batin yang dialami oleh tokoh utama dalam novel Logika Asa karya Valerie Patkar. Dengan menggunakan teori medan Kurt Lewin melalui pendekatan psikologi sastra sebagai landasan teori yang digunakan. Tokoh utama, Milly Sasmyra dan Dion Bramansa Limiardi mengalami berbagai konflik batin yang mencerminkan tekanan emosional akibat pengaruh yang disebabkan oleh situasi dan kondisi, baik internal dan eksternal. Metode deskriptif kualitatif sebagai metode yang digunakan dalam penelitian dengan Teknik studi pustaka dan analisis hermeneutika. Hasil penelitian dijelaskan berdasarkan tiga tipe konflik tokoh utama, yaitu konflik pendekatan-pendekatan, konflik penghindaran-penghindaran, dan konflik pendekatan-penghindaran. Setiap konflik menggambarkan dinamika kejiwaan tokoh dalam menghadapi dilema serta tekanan sosial dan emosional yang memengaruhi keputusan mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik batin memiliki peran penting dalam memperkuat karakterisasi tokoh serta menambah kedalaman makna dalam cerita
Konflik Psikologis Tokoh dalam Novel "Iyan Anak Kedua" Karya Armaraher: Perspektif Teori Kepribadian Sigmund Freud
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kepribadian dalam novel “Iyan Anak Tengah” karya Armaraher melalui teori psikoanalisis Sigmund Freud, khususnya mengenai konflik antara id, ego, dan superego. Id mewakili dorongan instingtual dan kebutuhan dasar, ego berfungsi untuk menyeimbangkan realitas dan keinginan pribadi, sementara superego adalah komponen moral yang mengontrol tindakan sesuai dengan nilai sosial dan moral. Metode penelitian yang digunakan adalah deskrptif kualitatif untuk menggali bagaimana ketiga komponen kepribadian ini mempengaruhi keputusan dan sikap tokoh-tokoh utama—Wena, Riyan, dan Danan—dalam menghadapi tekanan keluarga dan ekspektasi sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa Wena berjuang antara kebebasan pribadi dan tanggung jawab sebagai ibu, Riyan terperangkap dalam kesedihan yang menantang kebutuhan fisiknya, dan Danan berusaha mengekspresikan perasaan tanpa melanggar batasan sosial atau moral. Secara keseluruhan, ketiga tokoh ini menggambarkan dinamika psikologis yang kompleks dalam kehidupan manusia
TRANSFORMASI NILAI SEJARAH DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DAN MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN DI ERA MODERN
Era modern ditandai dengan tantangan globalisasi, disrupsi teknologi, dan perubahan nilai-nilai sosial yang cepat. Dalam konteks pendidikan, penting untuk merumuskan strategi pembelajaran yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membangun karakter dan jiwa kewirausahaan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai sejarah dapat ditransformasikan dan diintegrasikan dalam pendidikan karakter serta manajemen kewirausahaan pendidikan. Kajian pustaka ini menunjukkan bahwa sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan sumber nilai moral, etika, dan keteladanan yang relevan bagi pembentukan karakter dan mental wirausaha di kalangan peserta didik. Melalui pendekatan manajerial yang adaptif dan transformatif, nilai-nilaisejarah dapat dioptimalkan untuk menjawab kebutuhan pendidikan abad ke-21
NARRATIVE REVIEW: ASPEK BIOLOGI DAN UPAYA KONSERVASI IKAN BELIDA (Chitala sp.) DALAM EKOSISTEM PERAIRAN
The belida fish, an endemic species in Indonesia, plays a significant role in the local economy as a source of food and ornamental fish. However, this species faces serious threats from overexploitation and habitat loss. Therefore, research emphasizes the need for conservation efforts and sustainable cultivation to protect the belida fish population and its genetic diversity. As a nocturnal predator with seasonal migration patterns, the belida fish also exhibits interesting adaptations. The high market demand for belida-based products, such as pempek, further reinforces the urgency to implement effective conservation measures. Further research is needed to explore the biological aspects and cultivation potential of the belida fish.Ikan belida (Chitala sp.) merupakan spesies endemik perairan tawar Indonesia yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis penting, terutama sebagai predator nokturnal dalam ekosistem serta sebagai bahan baku kuliner tradisional, seperti pempek di Palembang. Namun, eksploitasi berlebihan, degradasi habitat, serta rendahnya keberhasilan budidaya menyebabkan populasi ikan belida mengalami penurunan signifikan dan terancam punah di beberapa wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau aspek biologis, nilai sosial-ekonomi, serta upaya konservasi ikan belida melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah narrative review dengan menelaah artikel ilmiah, prosiding, laporan penelitian, dan regulasi terkait dari periode 1990–2024. Literatur dipilih berdasarkan relevansi dengan topik biologis, ekologi, pemanfaatan, dan konservasi ikan belida. Analisis dilakukan dengan pendekatan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola, kesamaan, dan perbedaan antar temuan penelitian sehingga menghasilkan sintesis yang bersifat deskriptif dan interpretatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa ikan belida menghadapi ancaman serius akibat tekanan penangkapan dan hilangnya habitat, meskipun telah ditetapkan sebagai satwa dilindungi. Upaya konservasi perlu difokuskan pada pelestarian keragaman genetik, penguatan kebijakan, dan pengembangan teknologi budidaya. Studi lebih lanjut mengenai biologi reproduksi, domestikasi, dan variasi genetik sangat diperlukan untuk mendukung restocking dan keberlanjutan populasi di alam. Kesimpulannya, keberhasilan pelestarian ikan belida memerlukan sinergi antara penelitian ilmiah, kebijakan konservasi, dan partisipasi masyarakat, sehingga spesies ini dapat tetap lestari sekaligus memberi manfaat ekonomi dan budaya bagi masyarakat
THE DIFFICULTIES FACED BY UNDERGRADUATE STUDENTS OF ENGLISH LANGUAGE EDUCATION PROGRAM WHEN LEARNING “ICT IN ELT” IN ONLINE ENVIRONMENT
Our lives have been significantly impacted by information and communication technology (ICT) which is continuously growing. Due to the spread of COVID-19, many sectors have been forced to accelerate their technological innovation. It also has had a significant impact on education throughout the world and it aroused the use of e-learning which was previously seen as a complementary medium in the education process. English language education program is program that prepares and trains future teachers, and a course called "ICT in ELT" is offered to Undergraduate students in this study program so that they are capable of using a variety of instructional technologies in increasingly digital classrooms.
This research aims to investigate the difficulties faced by Undergraduate students of English Language Education Program when learning “ICT in ELT” course using online learning method. Qualitative approach with case study research design is implemented in this study. The data collection process was conducted by observing three classes that taught “ICT in ELT” course and interviewing study participants. The study employs purposive sampling and five participants were selected from each class, and thus a total of 15 students chosen as the participants. The research findings show that there are a number of difficulties experienced during the e-learning process, namely: internet connection, comprehension, practice, gadget, learning media, time and learning target, discussion and interaction, regional infrastructure, creativity, and video quality. Meanwhile, the two factors that become the major issues in learning “ICT in ELT” are internet connection and comprehension problems.. Kehidupan kita telah terdampak secara signifikan oleh teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang terus berkembang. Akibat merebaknya COVID-19, banyak sektor terpaksa mempercepat inovasi teknologinya. Hal ini juga berdampak signifikan terhadap pendidikan di seluruh dunia serta membangkitkan penggunaan e-learning yang sebelumnya dipandang sebagai media pelengkap dalam proses pendidikan. Program pendidikan bahasa Inggris merupakan program yang mempersiapkan dan melatih calon guru, dan mata kuliah yang disebut "ICT in ELT" ditawarkan kepada mahasiswa Sarjana dalam program studi ini agar mereka mampu menggunakan berbagai teknologi pembelajaran di kelas yang semakin digital.
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa Program Pendidikan Bahasa Inggris saat mempelajari mata kuliah "ICT in ELT" menggunakan metode pembelajaran daring. Pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus diterapkan dalam penelitian ini. Proses pengumpulan data dilakukan dengan mengamati tiga kelas yang mengajarkan mata kuliah "ICT in ELT" dan mewawancarai partisipan. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dan lima partisipan diambil dari setiap kelas sehingga total partisipan yang terpilih adalah 15 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah kendala yang dialami selama proses e-learning, yaitu: koneksi internet, pemahaman, praktik, gadget, media pembelajaran, waktu dan target pembelajaran, diskusi dan interaksi, infrastruktur wilayah, kreativitas, dan kualitas video. Sementara itu, dua faktor yang menjadi kendala utama dalam pembelajaran “ICT in ELT” adalah koneksi internet dan pemahaman