Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
Ms ANALISIS POTENSI KELONGSORAN DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DARI AKTIVITAS PENAMBANGAN MANGAN DI PT. NGALI SUMBAWA MINING
Kegiatan pertambangan mangan di PT Ngali Sumbawa Mining (PT NSM), merupakan perusahaan swasta nasional yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) sejak tahun 2011 yang berlokasi di Desa Lape, Kecamatan Lape, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan pertambangan terbuka oleh PT. Ngali Sumbawa Mining berpotensi menimbulkan perubahan kondisi lingkungan, terutama pada kestabilan lereng dan kualitas air permukaan di sekitar wilayah tambang. Maka, tujuan penelitian ini adalah untuk menilai potensi bahaya lingkungan akibat aktivitas penambangan mangan. Evaluasi terhadap risiko longsor ke arah Dusun Ngali serta kemungkinan pencemaran air menjadi langkah awal untuk memastikan kegiatan penambangan tetap sesuai dengan prinsip pertambangan berkelanjutan (sustainable mining). Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan metode kuantitatif, melalui studi literatur, observasi lapangan serta pengujian laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan, kondisi lereng pada area penambanga PT Ngali Sumbawa Mining stabil, sehingga potensi kelongsoran kecil. Sedangkan, untuk kualitas air dari aktivitas penambangan masih berada dalam rentan baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintahKegiatan pertambangan mangan di PT Ngali Sumbawa Mining (PT NSM), merupakan perusahaan swasta nasional yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) sejak tahun 2011 yang berlokasi di Desa Lape, Kecamatan Lape, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan pertambangan terbuka oleh PT. Ngali Sumbawa Mining berpotensi menimbulkan perubahan kondisi lingkungan, terutama pada kestabilan lereng dan kualitas air permukaan di sekitar wilayah tambang. Maka, tujuan penelitian ini adalah untuk menilai potensi bahaya lingkungan akibat aktivitas penambangan mangan. Evaluasi terhadap risiko longsor ke arah Dusun Ngali serta kemungkinan pencemaran air menjadi langkah awal untuk memastikan kegiatan penambangan tetap sesuai dengan prinsip pertambangan berkelanjutan (sustainable mining). Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan metode kuantitatif, melalui studi literatur, observasi lapangan serta pengujian laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan, kondisi lereng pada area penambanga PT Ngali Sumbawa Mining stabil, sehingga potensi kelongsoran kecil. Sedangkan, untuk kualitas air dari aktivitas penambangan masih berada dalam rentan baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah.
 
Perancangan Ulang Tata Letak Pabrik Pada UMKM Pengolahan Air Tahu Di UMKM ATS SOYA Menggunakan Metode Systematic Layout Planning (SLP) Dengan Algoritma BLOCPLAN
ATS Soya is a micro, small, and medium enterprise (MSME) located in Makassar that produces healthy soybean milk without preservatives. The main issue faced by the company is the inefficient production facility layout, which causes motion and waiting waste due to unorganized material flow. This study aims to redesign the production layout to improve efficiency and production capacity. The Systematic Layout Planning (SLP) method combined with the BLOCPLAN software was employed to generate optimal layout alternatives. Data were collected through field observation, direct measurement, and interviews with production operators. The analysis covered the production process flow, activity relationships (Activity Relationship Chart/ARC), and comparisons between available and required space. The results show that the proposed layout reduced total material handling distance from 37.1 meters to 28.46 meters (a 23.29% reduction) and decreased total material handling cost (OMH) from IDR 12.781.600 to IDR 7.954.854,14 (a 37.76% improvement). The study concludes that implementing the SLP method with the BLOCPLAN algorithm effectively enhances spatial efficiency, optimizes workflow, and reduces operational costs at ATS Soya. This research is expected to serve as a reference for other MSMEs seeking to improve production layouts using systematic, data-driven design approachesUMKM ATS Soya merupakan usaha mikro yang memproduksi air tahu sehat tanpa bahan pengawet di Kota Makassar. Permasalahan utama yang dihadapi adalah tata letak fasilitas produksi yang belum efisien, menyebabkan pemborosan gerak dan waktu tunggu (motion dan waiting waste) akibat aliran material yang tidak teratur. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas produksi guna meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi. Metode yang digunakan adalah Systematic Layout Planning (SLP) dengan bantuan perangkat lunak BLOCPLAN untuk menghasilkan alternatif tata letak yang optimal. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, pengukuran langsung, dan wawancara dengan pelaku produksi. Analisis dilakukan terhadap alur produksi, hubungan aktivitas (Activity Relationship Chart/ARC), serta perbandingan luas area yang dibutuhkan dan tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan tata letak baru berhasil mengurangi total jarak perpindahan material dari 37,1 meter menjadi 28,46 meter atau berkurang sebesar 23,29%, serta menurunkan biaya ongkos material handling (OMH) dari Rp12.781.600 menjadi Rp7.954.854,14 atau efisiensi sebesar 37,76%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan metode SLP dengan algoritma BLOCPLAN terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi ruang, mengoptimalkan alur kerja, serta menekan biaya operasional di UMKM ATS Soya. Diharapkan penelitian ini menjadi acuan bagi UMKM lain dalam melakukan perbaikan tata letak produksi berbasis analisis sistematis untuk peningkatan produktivitas
AN ANALYSIS OF STUDENTS' PROBLEM IN SPEAKING ENGLISH: A CASE STUDY AT THE SECOND GRADE STUDENTS' OF THE SMPN 3 LINGSAR
Speaking is one of the essential skills in language learning but often poses significant challenges for students learning English as a Foreign Language (EFL). This study aims to analyze the speaking difficulties faced by second-grade students at SMPN 3 Lingsar and the factors contributing to these challenges. A qualitative descriptive approach was employed, involving 54 students as questionnaire respondents and 10 students as interview participants. The study adopted Penny Ur’s framework, which identifies four primary speaking issues: inhibition, lack of ideas (nothing to say), low or uneven participation, and the use of the mother tongue. The findings reveal that inhibition is the most prevalent issue (84%), followed by reliance on the mother tongue (70%), lack of ideas (64%), and low participation (56%). Internal factors such as low self-confidence (72.8%) and limited vocabulary, along with external factors such as ineffective teaching strategies (57%) and insufficient practice opportunities, significantly contribute to these difficulties. This research highlights the need for more interactive teaching approaches and a supportive learning environment to overcome students’ speaking challenges. It offers valuable insights for educators and learners aiming to improve English-speaking skills effectively.
 
PENDIDIKAN KONSERVASI SEBAGAI STRATEGI PEMBANGUNAN KESADARAN LINGKUNGAN BERBASIS MASYARAKAT
Pendidikan konservasi memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat di tengah meningkatnya tekanan terhadap sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan konservasi sebagai strategi pembangunan kesadaran lingkungan berbasis masyarakat, khusus di Kabupaten Sumbawa. Pendekatan penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa penelitian kepustakaan atau tinjauan literatur, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan konservasi berbasis masyarakat mampu meningkatkan pemahaman lingkungan sekaligus mendorong perubahan sikap dan perilaku menuju praktik yang lebih berkelanjutan. Proses pembelajaran yang bersifat partisipatif, kontekstual, dan mengintegrasikan nilai-nilai lokal terbukti memperkuat internalisasi kesadaran lingkungan secara kolektif. Keterlibatan aktor lokal dan ruang dialog yang terbuka menjadi faktor penting dalam menjadikan pendidikan konservasi relevan dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan konservasi berbasis masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai proses sosial yang membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama terhadap keberlanjutan lingkungan.Pendidikan konservasi memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat di tengah meningkatnya tekanan terhadap sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan konservasi sebagai strategi pembangunan kesadaran lingkungan berbasis masyarakat, khusus di Kabupaten Sumbawa. Pendekatan penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa penelitian kepustakaan atau tinjauan literatur, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan konservasi berbasis masyarakat mampu meningkatkan pemahaman lingkungan sekaligus mendorong perubahan sikap dan perilaku menuju praktik yang lebih berkelanjutan. Proses pembelajaran yang bersifat partisipatif, kontekstual, dan mengintegrasikan nilai-nilai lokal terbukti memperkuat internalisasi kesadaran lingkungan secara kolektif. Keterlibatan aktor lokal dan ruang dialog yang terbuka menjadi faktor penting dalam menjadikan pendidikan konservasi relevan dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan konservasi berbasis masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai proses sosial yang membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama terhadap keberlanjutan lingkungan
ISOLASI, IDENTIFIKASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI ASAM LAKTAT PROTEOLITIK DARI MASIN MAKANAN FERMENTASI TRADISIONAL ASAL SUMBAWA
Enzim protease berperan dalam pemutusan ikatan peptida pada protein dan dimanfaatkan dalam berbagai sektor industri, seperti pangan, farmasi, deterjen, pakan ternak, dan pengolahan limbah. Protease berbasis mikroba lebih unggul dibandingkan sumber tumbuhan dan hewan karena efisiensi produksi, keberlanjutan, serta keragaman aktivitas biokimianya. Meskipun kebutuhan protease industri terus meningkat di Indonesia, pemenuhannya masih bergantung pada produk impor, sehingga diperlukan pengembangan sumber protease dari mikroba lokal, terutama ketahanan terhadap kondisi asam. Bakteri asam laktat (BAL) berpotensi sebagai penghasil protease tahan asam karena kemampuannya beraktivitas pada pH rendah. Salah satu sumber BAL proteolitik yang belum banyak dieksplorasi adalah masin, makanan fermentasi tradisional khas Sumbawa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi BAL proteolitik masin serta mengevaluasi kemampuan fisiologisnya dalam menghidrolisis protein sebagai kandidat penghasil enzim protease tahan asam untuk aplikasi industri.. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi isolasi bakteri asam laktat pada media MRSA, identifikasi morfologi dan pewarnaan gram bakteri asam laktat dan skrining protease melalui pengujian aktivitas protease dengan menghitung indeks proteolitik. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat empat isolat bakteri yang memiliki aktivitas proteolitik yaitu MSN-001, MSN-003, MSN-004 dan MSN-005. Dari keempatnya diduga terdapat 2 kandidat BAL yaitu MSN-001 dan MSN-005 karena bentuk sel batang dan gram positif. Dua lainnya memiliki bentuk sel batang dan gram negative. Berdasarkan perhitungan indeks proteolitik, diketahui bahwa isolat MSN003 dan MSN-004 memiliki indeks proteolitik tinggi yaitu 3,96 dan 3 secara berturut-turut. Sedangkan, isolat BAL MSN-001 dan MSN-005 memiliki indeks proteolitik rendah yaitu 0,88 dan 0,21 secara berturut-turut.Enzim protease merupakan enzim hidrolase yang berperan dalam pemutusan ikatan peptida pada protein dan banyak dimanfaatkan dalam berbagai sektor industri, seperti pangan, farmasi, deterjen, pakan ternak, dan pengolahan limbah. Protease berbasis mikroba lebih unggul dibandingkan sumber tumbuhan dan hewan karena efisiensi produksi, keberlanjutan, serta keragaman aktivitas biokimianya. Meskipun kebutuhan protease industri terus meningkat di Indonesia, pemenuhannya masih bergantung pada produk impor, sehingga diperlukan pengembangan sumber protease dari mikroba lokal dengan karakteristik khusus, terutama ketahanan terhadap kondisi asam. Bakteri asam laktat (BAL) berpotensi sebagai penghasil protease tahan asam karena kemampuannya beraktivitas pada pH rendah dan perannya dalam fermentasi pangan. Salah satu sumber BAL proteolitik yang belum banyak dieksplorasi adalah masin, makanan fermentasi tradisional khas Sumbawa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi BAL proteolitik dari masin serta mengevaluasi kemampuan fisiologisnya dalam menghidrolisis protein sebagai kandidat penghasil enzim protease tahan asam untuk aplikasi industri.. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi isolasi bakteri asam laktat pada media MRSA, identifikasi morfologi dan pewarnaan gram bakteri asam laktat dan skrining protease melalui pengujian aktivitas protease dengan menghitung indeks proteolitik. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat empat isolat bakteri yang memiliki aktivitas proteolitik yaitu MSN-001, MSN-003, MSN-004 dan MSN-005. Dari keempatnya diduga terdapat 2 kandidat BAL yaitu MSN-001 dan MSN-005 karena bentuk sel batang dan gram positif. Dua lainnya memiliki bentuk sel batang dan gram negative. Berdasarkan perhitungan indeks proteolitik, diketahui bahwa isolat MSN-003 dan MSN-004 memiliki indeks proteolitik tinggi yaitu 3,96 dan 3 secara berturut-turut. Sedangkan, isolat BAL MSN-001 dan MSN-005 memiliki indeks proteolitik rendah yaitu 0,88 dan 0,21 secara berturut-turu
EVALUASI SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK DI FAKULTAS UNIVERSITAS X DI WILAYAH KABUPATEN SUMBAWA
Universitas X merupakan salah satu institusi pendidikan yang terus berkembang dan mengalami peningkatan jumlah mahasiswa dan aktivitas akademik setiap tahun. Seiring dengan hal tersebut, volume dan komposisi sampah yang dihasilkan pun meningkat, sehingga dibutuhkan sistem pengelolaan yang terstruktur, efisien, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan sampah domestik di lingkungan Fakultas Universitas X dengan meninjau timbulan dan komposisi sampah, pelaksanaan teknis pengelolaan (pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan), serta merumuskan rekomendasi perbaikan yang tepat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data primer diperoleh melalui pengukuran langsung volume dan berat sampah di tiap fakultas, observasi lapangan, serta wawancara dengan petugas kebersihan dan pengguna fasilitas kampus menggunakan kuesioner. Data sekunder diperoleh dari dokumen kampus dan referensi relevan. Evaluasi dilakukan terhadap 8 fakultas dan beberapa unit pendukung kampus lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa timbulan sampah rata-rata mencapai 0,0381 kg/orang/hari dan 0,1623 L/orang/hari. Fakultas E merupakan penghasil sampah terbesar dengan rata-rata selama 10 hari sampling sebesar 6,65 kg, sedangkan Sekolah Pascasarjana menghasilkan sampah paling sedikit sebesar 0,77 kg. Komposisi sampah didominasi oleh sisa makanan (5,36 kg), plastik (7,24 kg), dan kertas/karton (6,01 kg).Universitas X merupakan salah satu institusi pendidikan yang terus berkembang dan mengalami peningkatan jumlah mahasiswa dan aktivitas akademik setiap tahun. Seiring dengan hal tersebut, volume dan komposisi sampah yang dihasilkan pun meningkat, sehingga dibutuhkan sistem pengelolaan yang terstruktur, efisien, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan sampah domestik di lingkungan Fakultas Universitas X dengan meninjau timbulan dan komposisi sampah, pelaksanaan teknis pengelolaan (pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan), serta merumuskan rekomendasi perbaikan yang tepat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data primer diperoleh melalui pengukuran langsung volume dan berat sampah di tiap fakultas, observasi lapangan, serta wawancara dengan petugas kebersihan dan pengguna fasilitas kampus menggunakan kuesioner. Data sekunder diperoleh dari dokumen kampus dan referensi relevan. Evaluasi dilakukan terhadap 8 fakultas dan beberapa unit pendukung kampus lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa timbulan sampah rata-rata mencapai 0,0381 kg/orang/hari dan 0,1623 L/orang/hari. Fakultas E merupakan penghasil sampah terbesar dengan rata-rata selama 10 hari sampling sebesar 6,65 kg, sedangkan Sekolah Pascasarjana menghasilkan sampah paling sedikit sebesar 0,77 kg. Komposisi sampah didominasi oleh sisa makanan (5,36 kg), plastik (7,24 kg), dan kertas/karton (6,01 kg)
ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN GRAPHENE OXIDE TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN KETAHANAN KOROSI NANOKOMPOSIT POLIMER: ANALISIS BIBLIOMETRIK
This study aims to analyze the effect of graphene oxide (GO) addition on the mechanical and corrosion resistance properties of polymer nanocomposites through a bibliometric approach. Data were obtained from the Scopus, Web of Science, and Dimensions databases covering publications from 2022 to 2025. The analysis used VOSviewer and Biblioshiny to identify publication trends, keyword relationships, and thematic structures. The results show that graphene oxide is the core research theme, strongly associated with mechanical strengthening, corrosion resistance, and polymer interfacial stability. The main clusters include mechanical enhancement, surface protection, and multifunctional applications such as membranes and hydrogels. Thematic mapping indicates that graphene oxide research is shifting from experimental studies to multidisciplinary applications emphasizing functionalization optimization and high-precision characterization. Overall, this study highlights the potential of graphene oxide as an interfacial reinforcement material that enhances the performance and environmental durability of polymer nanocomposites while providing strategic direction for future multifunctional material development.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan graphene oxide (GO) terhadap peningkatan sifat mekanik dan ketahanan korosi nanokomposit polimer melalui pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari basis data Scopus, Web of Science, dan Dimensions dengan rentang publikasi tahun 2022–2025. Analisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer dan Biblioshiny untuk mengidentifikasi tren publikasi, hubungan kata kunci, dan struktur tematik penelitian. Hasil menunjukkan bahwa graphene oxide merupakan tema utama yang berperan penting dalam peningkatan kekuatan mekanik, ketahanan korosi, dan stabilitas antarmuka polimer. Klaster dominan meliputi penguatan mekanik, perlindungan korosi, serta aplikasi multifungsi seperti membran dan hidrogel. Peta tematik mengindikasikan bahwa penelitian graphene oxide tengah bertransisi dari tahap eksperimental menuju penerapan multidisipliner dengan penekanan pada optimasi fungsionalisasi dan karakterisasi presisi tinggi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan potensi besar graphene oxide sebagai bahan penguat antarmuka yang mampu meningkatkan kinerja dan ketahanan lingkungan nanokomposit polimer, serta memberikan arah strategis bagi pengembangan material multifungsi di masa depan
Skema Bisnis Beautypreneur dengan SWOT Analysis dan Business Model Canvas (BMC) pada LW Beauty
The beauty industry market in Indonesia is experiencing significant growth, with an annual growth prediction of 4.73% until 2030. LW Beauty SMEs in Nganjuk, since February 2025, have been offering facials, anti-aging treatments, skincare, and mom-baby spa services, still operating their business with semi-conventional methods, thus requiring a business model that is adaptive, directed, and tactical according to current trends. This study integrates SWOT Analysis and Business Model Canvas (BMC) to formulate business strategies. The results yielded tactical strategies tailored to LW Beauty's capabilities. Business strategies that can be implemented include collaborating with influencers/government for education and promotion, recruiting freelancers as digital admins, offering special promotions for students, creating a digital community, and utilizing marketplaces to increase revenueAbstrak
Pasar industri kecantikan di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan, dengan prediksi pertumbuhan setiap tahun mencapai 4,73% hingga tahun 2030. UMKM LW Beauty yang berada di Nganjuk, sejak Februari 2025 menawarkan facial, anti-aging, skincare, spa mom-baby, masih menjalankan bisnis dengan metode semi konvensional sehingga membutuhkan model bisnis yang adaptif, terarah dan taktis sesuai dengan perkembangan zaman. Penelitian ini mengintegrasikan SWOT Analysis dan Business Model Canvas (BMC) untuk merumuskan strategi bisnis. Hasilnya diperoleh strategi taktis yang disesuikan dengan kemampuan LW Baeuty. Strategi bisnis yang dapat dilakukan yaitu kolaborasi influencer/pemerintah sebagai edukasi dan promosi, rekrutmen freelance sebagai admin digital, promo khusus pelajar, membentuk komunitas digital, dan memanfaatkan marketplace untuk peningkatan revenue.
 
WORKSHOP LANGKAH SUKSES PENULISAN KARYA ILMIAH UNTUK PEMULA
Menulis ialah sebuah proses kreatif untuk menuangkan gagasan dalam bentuk bahasa tertulis. Menulis mencakup seluruh kegiatan yang melibatkan pikiran, perasaan, khayalan, kemauan serta keyakinan Kemampuan menulis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa. (Purnamasari, et al., 2020). Setiap tahunnya lomba OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) diadakan oleh Pusat Prestasi Nasional di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas siswa sekaligus untuk meningkatkan minat dan bakat siswa dalam penelitian. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan mengenalkan kepada siswa SMP 1 Labuhan Badas dalam pembuatan karya tulis ilmiah secara teoritis. Setelah diberikan pengenalan selanjutnya diberikan pelatihan secara praktis dalam membuat karya tulis ilmiah yang baik. Diharapkan peserta kegiatan dapat mampua mengaplikasikan ilmu yang telah diberikan dan kelak dapat menjadi peneliti andal di bidang yang mereka tekuni masing-masing.Menulis ialah sebuah proses kreatif untuk menuangkan gagasan dalam bentuk bahasa tertulis. Menulis mencakup seluruh kegiatan yang melibatkan pikiran, perasaan, khayalan, kemauan serta keyakinan Kemampuan menulis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa. (Purnamasari, et al., 2020). Setiap tahunnya lomba OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) diadakan oleh Pusat Prestasi Nasional di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas siswa sekaligus untuk meningkatkan minat dan bakat siswa dalam penelitian. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan mengenalkan kepada siswa SMP 1 Labuhan Badas dalam pembuatan karya tulis ilmiah secara teoritis. Setelah diberikan pengenalan selanjutnya diberikan pelatihan secara praktis dalam membuat karya tulis ilmiah yang baik. Diharapkan peserta kegiatan dapat mampua mengaplikasikan ilmu yang telah diberikan dan kelak dapat menjadi peneliti andal di bidang yang mereka tekuni masing-masing
Pelatihan dan Pelestarian Tari Kreasi Sumbawa Melalui Kegiatan Literasi Dasar di SMP Negeri 1 Unter Iwes
Kegiatan pelatihan Tari Kreasi pada SMP Negeri 1 Unter Iwes bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan pentingnya pelestarian budaya melalui jalur pendidikan khususnya generasi muda untuk mengenal, memahami, dan mengharumkan kembali budaya Sumbawa yang terkandung dalam Seni Tari. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang menempatkan peserta sebagai subjek aktif dalam proses belajar, Adapun metode lain yang dapat digunakan yaitu, metode dalam bentuk pemberian materi, baik teori tentang tari, maupun praktik dasar-dasar gerak tari. Pelaksanaan pelatihan Tari Tradisi Sumbawa bagi siswa-siswi di SMP Negeri 1 Unter Iwes, telah menunjukkan hasil yang positif dalam mendukung perkembangan siswa, baik secara akademis maupun personal. Potensi generasi muda melalui pendekatan seni budaya lokal, kemampuan motorik, serta sikap kritis. Selain itu, kegiatan literasi dasar berhasil menumbuhkan rasa percaya diri, kedisiplinan dan kemampuan bekerja sama, yang merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter siswa.
Kata Kunci: Pelatihan, Tari Kreasi, dan Budaya SumbawaKegiatan pelatihan Tari Kreasi pada SMP Negeri 1 Unter Iwes bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan pentingnya pelestarian budaya melalui jalur pendidikan khususnya generasi muda untuk mengenal, memahami, dan mengharumkan kembali budaya Sumbawa yang terkandung dalam Seni Tari. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang menempatkan peserta sebagai subjek aktif dalam proses belajar, Adapun metode lain yang dapat digunakan yaitu, metode dalam bentuk pemberian materi, baik teori tentang tari, maupun praktik dasar-dasar gerak tari. Pelaksanaan pelatihan Tari Tradisi Sumbawa bagi siswa-siswi di SMP Negeri 1 Unter Iwes, telah menunjukkan hasil yang positif dalam mendukung perkembangan siswa, baik secara akademis maupun personal. Potensi generasi muda melalui pendekatan seni budaya lokal, kemampuan motorik, serta sikap kritis. Selain itu, kegiatan literasi dasar berhasil menumbuhkan rasa percaya diri, kedisiplinan dan kemampuan bekerja sama, yang merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter siswa