Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
MODEL REKLAMASI LAHAN ADAPTIF UNTUK TAMBANG RAKYAT DI KABUPATEN SUMBAWA: STUDI KASUS DAN REKOMENDASI
income for the local community, also have negative impacts, namely land degradation with numerous abandoned and poorly managed former mining holes. This research aims to provide practical and sustainable recommendations for adaptive reclamation activities in former artisanal mining areas in Area Y, and to serve as a guide for realizing more responsible and sustainable artisanal mining practices. The research was conducted using a qualitative method through the analysis of relevant secondary data. The study results indicate that miners tend to leave former mining holes unreclaimed. This is due to miners' limitations in both technical knowledge and capital, rendering them incapable of carrying out reclamation independently. The impact of these abandoned mining holes has the potential to become a future hazard. The selection of an adaptive land reclamation model focusing on a flexible and participatory approach has proven to be an effective and efficient method for implementing reclamation activities in artisanal mining. Both government and non-governmental agencies can conduct intensive education and training to maximize local community participation for the success of reclamation activitiesArtisanal Mining Activities in Region Y, Sumbawa Regency, contribute to local economic income, but also have negative impacts, including land degradation due to numerous abandoned and poorly managed mining pits. This study aims to provide practical and sustainable recommendations for adaptive reclamation of abandoned mining pits in Region Y, as well as to serve as a guide for promoting more responsible and sustainable artisanal mining practices. The research employs a qualitative method through the analysis of secondary data relevant to the discussed topic. The findings indicate that mining communities generally abandon excavated pits without conducting reclamation. This is due to miners' limitations in both technical knowledge and financial resources, rendering them incapable of carrying out reclamation independently. The abandoned mining pits pose potential hazards in the future. The selection of an adaptive land reclamation model, focusing on a flexible and participatory approach, proves to be an effective and efficient method for implementing reclamation in artisanal mining areas. Government and non-government institutions can conduct intensive education and training programs to maximize local community participation, ensuring the success of reclamation efforts
METODE MFCC-SVM UNTUK PENGENALAN TINGKAT EMOSI MANUSIA BERDASARKAN BERAGAM DATASET
Manusia di dalam berbicara pasti memiliki emosi di dalam meluapkan suasana hati tertentu, Namun untuk memahami suasana hati yang dirasakan oleh seseorang yang belum diketahui, suasana hati tersebut yang mempresentasikan adalah sebuah Emosi. Emosi adalah reaksi psikologis dan fisiologis terhadap situasi dan peristiwa yang dirasakan oleh seseorang. Tujuan di dalam penelitian ini yaitu untuk mengklasifikasi dan mengukur emosi seseorang pada suara. Dalam penelitian ini, dirancang sebuah sistem yang mampu mendeteksi atau mengklasifikasi emosi manusia menggunakan sinyal suaranya. Selain itu, penelitian ini juga memanfaatkan metode Support Vector Machine (SVM) untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan suara manusia, dan untuk ekstraksi ciri menggunakan Mel-Frequency, dan untuk mengubah file dari zip menjadi file WAV menggunakan Google Colab. Data suara yang digunakan diambil dari Kaggle seperti RAVDESS, CREMA, dan TORONTO yang berjumlah 12200 data set yang terdiri dari data latih dan data uji. SVM merupakan metode sistem dari machine learning yang digunakan untuk mengklasifikasi suara. Berdasarkan pada penelitian ini, hasil yang dihasilkan klasifikasi emosi melalui suara manusia dengan menggunakan metode SVM ini memiliki akurasi yang cukup tinggi yaitu sebesar 93%
PERANCANGAN APLIKASI SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT PERUT DI PUSKESMAS PARUGA KOTA BIMA
Penyakit perut merupakan salah satu keluhan yang sering ditemui di fasilitas pelayanan kesehatan primer, termasuk di Puskesmas Paruga Kota Bima. Namun, keterbatasan tenaga medis dan waktu konsultasi sering menjadi kendala dalam memberikan diagnosis yang cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi sistem pakar berbasis forward chaining yang dapat membantu dalam mendiagnosis penyakit perut secara cepat dan akurat berdasarkan gejala-gejala yang dialami pasien. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pengumpulan data melalui wawancara dengan dokter umum, studi literatur, serta perancangan dan implementasi sistem. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi sistem pakar yang mampu memberikan hasil diagnosa awal serta rekomendasi tindak lanjut medis. Sistem diuji menggunakan data uji kasus dan menunjukkan tingkat akurasi yang baik dalam mengenali pola gejala dan diagnosis. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan kesehatan serta membantu petugas medis dalam proses diagnosa penyakit perut di lingkungan puskesmas
IMPLEMENTASI EXTREME LEARNING MACHINE UNTUK MENENTUKAN KLASIFIKASI ALAT KOMUNIKASI
Perkembangan pesat teknologi komunikasi menghasilkan berbagai jenis alat komunikasi dengan karakteristik yang beragam, sehingga diperlukan sistem klasifikasi otomatis untuk mempermudah identifikasi dan pengelompokan perangkat. Klasifikasi citra digital menjadi solusi penting karena memungkinkan pengolahan visual objek secara efisien dalam berbagai aplikasi, seperti dokumentasi teknologi dan sistem pembelajaran digital. Penelitian ini mengimplementasikan metode Extreme Learning Machine (ELM) untuk mengklasifikasikan citra alat komunikasi seperti handphone, handy talkie, dan telepon kabel. ELM dipilih karena kemampuannya dalam pelatihan cepat tanpa iterasi kompleks, serta akurasi tinggi dalam pengenalan pola visual. Sistem dibangun menggunakan MATLAB GUI, dan mencakup tahapan akuisisi citra, prapemrosesan, segmentasi morfologi, ekstraksi fitur geometris, serta klasifikasi otomatis. Dataset yang digunakan berupa citra dengan berbagai variasi bentuk dan ukuran objek. Hasil pengujian menunjukkan akurasi sebesar 86,67%, membuktikan keandalan ELM untuk klasifikasi cepat berbasis citra. Temuan ini mendukung pengembangan sistem klasifikasi visual cerdas yang aplikatif di berbagai bidang teknologi informasi dan pendidikan
PERANCANGAN PLATFORM DIGITAL ADMINISTRASI DESA BERBASIS WEB MELALUI PENGUJIAN UML DI BALAI DESA WARUNGERING
Balai Desa Warungering ialah kantor administrasi desa yang masih menggunakan pelayanan konservatif untuk pengurusan berbagai dokumen surat menyurat. Hal ini dapat dikatakan kurang efektif dan efisien baik bagi perangkat desa maupun masyarakat sehingga diperlukan adanya platform digital administrasi desa yang mampu mendukung pengelolaan administrasi umum, administrasi penduduk, dan administrasi surat-menyurat secara modern dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut dengan mengembangkan platform digital berbasis web mengujinya dengan pengujian Unified Modelling Language (UML) untuk memastikan bahwa platform ini dapat diterima dan digunakan secara layak atau tidak. Penelitian ini menggunakan pendekatan model Waterfall dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner kepada perangkat desa dan masyarakat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa UML telah terbukti sesuai dengan tuntutan pengguna dalam hal perancangan platform digital administrasi desa. Hal ini dibuktikan dengan lebih dari 83.8% responden mengatakan bahwa visualisasi UML bermanfaat bagi mereka
SISTEM REKOMENDASI SEKOLAH BERBASIS DATA MINING DENGAN ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBOR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN
Pemilihan sekolah merupakan aspek krusial dalam menunjang keberhasilan pendidikan dan pengembangan karakter siswa. Banyak orang tua dan siswa mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan sekolah yang tepat karena keterbatasan informasi, perbedaan biaya, serta kualitas fasilitas yang tidak merata antar sekolah. Kurangnya panduan berbasis data dalam proses seleksi sekolah juga menyebabkan keputusan subjektif dan kurang optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem rekomendasi sekolah berbasis algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) yang mampu memberikan saran personal, akurat, dan relevan sesuai dengan preferensi pengguna. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data dari sepuluh sekolah jenjang SD dan SMP, normalisasi variabel numerik agar berskala setara, perhitungan jarak menggunakan rumus Euclidean, serta pemeringkatan sekolah berdasarkan tingkat kemiripan dengan data uji. Sistem ini memanfaatkan tujuh atribut penting: bentuk pendidikan, akreditasi, biaya pendidikan, lokasi, jumlah ruang kelas, laboratorium, dan perpustakaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa SD 002 dan SMP 002 memiliki nilai jarak paling dekat terhadap data uji, sehingga direkomendasikan sebagai sekolah yang paling sesuai. Temuan ini membuktikan bahwa algoritma KNN dapat digunakan secara efektif untuk mengidentifikasi alternatif sekolah terbaik berdasarkan profil pengguna. Pengembangan sistem ini diharapkan menjadi solusi praktis yang dapat mendukung pengambilan keputusan pendidikan lebih objektif dan membantu pemerataan akses terhadap pendidikan berkualitas di berbagai wilayah
HIDUP DI DUNIA OTOMATIS: AI, IOT, DAN PERUBAHAN SOSIAL
Teknologi Informasi adalah kombinasi dari teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) dan teknologi komunikasi informasi untuk memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi (Martin, E. et al, 2005). Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) merupakan salah satu bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia. Sedangkan Internet of Things merupakan konsep yang menghubungkan perangkat fisik ke internet untuk berkomunikasi dan berbagi data secara babas. Adapaun peserta dalam webinar berjumlah 100 orang yang terdiri dari mahasiswa, dosen, Relawan TIK di Indonesia. Webinar ini menghadirkan Narasumber ahli dari perguruan tinggi dan juga Relawan TIK yang memaparkan sekaligus demonstrasi keilmuan sesuai dengan tema Webinar. Webinar ini diharapkan dapat membekali peserta dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan dampak sosialnya di masyarakat serta beradaptasi dengan tools-tools yang tercipta karenanya
VALUASI NILAI EKONOMI WISATA ALAM SENGGIGI DENGAN PENDEKATAN BIAYA PERJALANAN (TRAVEL COST) TAHUN 2024
This study aims to determine how much economic value of Senggigi nature tourism is seen from travel costs and to determine whether travel costs, time costs, respondent perceptions, substitution characteristics, individual income, facilities, education level, distance, and age affect the number of individual visits by domestic and foreign tourists in Gili Trawangan nature tourism in North Lombok Regency. The research method used is the survey sample method, and the respondent determination technique is the accidental sampling method where the sample is carefully selected so that it is relevant to the research design. The analysis used Multiple Regression Analysis with ten main variables, namely the number of visits (Y), travel costs (X1), time costs (X2), respondent perceptions (X3), substitution characteristics (X4), individual income (X5) Facilities (X6) Education level (X7) distance (X8) and age (X9). with the result Y = -11.026 - 1.22X1 + 1.48X2 + 1.45X3 - 2.26X4 -7.43X5 + 2.88X6 + 2.21X7 + 7.75X8 + 0.12X9. The partial test results show that the calculated Z value of the substitution characteristic variable, facility variable, education level variable and distance variable is greater than the t-table value (-2.464 > -1.960), (3.490 > 1.960), (2.564 > 1.960), (3.919 > 1.960), which means that the substitution characteristics, education level, facilities, and distance have a significant influence on the number of visits. Meanwhile, the variables of travel costs, time costs, respondent perceptions, income, and age do not have a significant effect on the number of visits. The test results simultaneously or equally show that the nine independent variables, namely travel costs, time costs, respondent perceptions, substitution characteristics, individual income, facilities, education level, distance and age have a real influence on the dependent variable (number of visits).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui seberapa besar nilai ekonomi wisata alam Senggigi dilihat dari biaya perjalanan (travel cost ) dan untuk mengetahui apakah biaya perjalanan, biaya waktu, persepsi responden, karakteristik substitusi, Pendapatan Individu, fasilitas-fasilitas, Tingkat Pendidikan, jarak, dan umur mempengaruhi jumlah kunjungan individu wisatawan domestik maupun mancanegara di wisata alam Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara. metode penelitian yang digunakan adalah metode sampel survey, dan teknik penentuan responden adalah metode accidental sampling dimana sampel yang dipilih dengan cermat sehingga relevan dengan desain penelitian. Analisis yang digunakan Analisis Regresi Berganda dengan sepuluh variabel utama yaitu variabel jumlah kunjungan (Y), biaya perjalanan (X1), biaya waktu (X2), persepsi responden (X3), karakteristik substitusi (X4), Pendapatan individu (X5) Fasilitas-fasilitas (X6) Tingkat Pendidikan (X7) jarak (X8) dan umur (X9). dengan hasil Y = -11,026 - 1,22X1 + 1,48X2 + 1,45X3 - 2,26X4 -7,43X5 + 2,88X6 + 2,21X7 + 7,75X8 + 0,12X9. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa nilai Z hitung dari variabel karakteristik substitusi, variabel fasilitas, variabel tingkat pendidikan dan variabel jarak lebih besar dari nilai t-tabel ( -2.464 > -1,960 ), ( 3.490 > 1,960 ), ( 2.564 > 1,960 ), ( 3.919 > 1,960 ), yang berarti bahwa karakteristik substitusi, tingkat pendidikan, fasilitas-fasilitas, dan jarak mempunyai pengaruh secara nyata terhadap jumlah kunjungan. Sedangkan variabel biaya perjalanan, biaya waktu, persepsi responden, pendapatan, dan umur tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah kunjungan..Hasil uji secara sama-sama atau secara simultan menunjukkan bahwa kesembilan variabel bebas, yaitu biaya perjalanan, biaya waktu, persepsi responden, karakteristik substitusi, Pendapatan Individu, fasilitas-fasilitas, Tingkat Pendidikan, jarak dan umur mempunyai pengaruh yang nyata terhadap variabel terikat (jumlah kunjungan)
PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI (SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW)
Organisasi sangat percaya bahwa kinerja karyawan dapat mencapai tujuan mereka. Kinerja karyawan perlu diperbaiki secara terus-menerus secara berkesinambungan untuk pencapaian yang lebih baik. Untuk mengarah pada penelitian di masa mendatang, ini bertujuan untuk menetapkan hipotesis tentang interaksi antar variabel. Sebagai dasarnya, objek penelitian adalah sumber web akademis seperti Mendeley dan Google Scholar. Strategi penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka, yang meliputi penelitian topik dengan membaca buku, jurnal, dan publikasi perpustakaan lainnya yang relevan. Untuk menyusun informasi studi pustaka, yaitu meneliti bahan referensi yang relevan termasuk buku dan jurnal. Kemudian, data dipilih dan diteliti signifikansinya sehingga dapat ditarik kesimpulan. Analisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif untuk memberikan gambaran yang komprehensif dan akurat tentang fenomena, peristiwa, atau fenomena sosial yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, Kompetensi memengaruhi kinerja pegawai, Motivasi memengaruhi kinerja pegawai; dan Kompetensi dan motivasi secara bersama-sama memengaruhi kinerja karyawan
ANALISIS TAHAPAN REKLAMASI PASCATAMBANG PADA PT BUMI SUKSESINDO BERDASARKAN PRINSIP BEST PRACTICE OLEH BIDANG ENVIRONMENT
Aktivitas pertambangan memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan, khususnya pada degradasi lahan dan ekosistem lokal. Reklamasi lahan pascatambang menjadi langkah penting untuk memulihkan kembali fungsi ekologis dan sosial lahan yang terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi praktik reklamasi yang dilakukan oleh PT Bumi Suksesindo (PT BSI) dalam kegiatan pertambangan emas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui analisis dokumen internal perusahaan dan observasi tidak langsung terhadap pelaksanaan teknis reklamasi di lapangan. Kegiatan reklamasi yang dikaji meliputi penataan lahan, pengelolaan top soil, pengendalian erosi dan sedimentasi, serta revegetasi. Hasil studi menunjukkan bahwa seluruh tahapan telah dilaksanakan sesuai regulasi seperti PP No. 78 Tahun 2010 dan Permen ESDM No. 07 Tahun 2014. PT BSI juga menerapkan prinsip best practice dalam kegiatan reklamasi, termasuk penggunaan bibit hasil pembibitan sendiri dan metode pengendalian erosi yang tepat. Evaluasi ini menunjukkan bahwa praktik reklamasi PT BSI berpotensi menjadi model rujukan bagi perusahaan tambang lainnya dalam upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.Mining activities have significant environmental impacts, particularly in land degradation and disturbance of local ecosystems. Post-mining land reclamation is an essential step to restore the ecological and social functions of disturbed areas. This study aims to evaluate the reclamation practices implemented by PT Bumi Suksesindo (PT BSI) in its gold mining operations. A qualitative descriptive method was applied through the analysis of internal company documents and indirect observations of field implementation. The reclamation activities examined include land re-contouring, topsoil management, erosion and sediment control, and revegetation. The results indicate that these stages were carried out in accordance with regulations such as Government Regulation No. 78 of 2010 and Ministerial Regulation No. 07 of 2014. PT BSI also applied best practice principles, including the use of self-nursery tree seedlings and appropriate erosion control methods. This evaluation suggests that PT BSI’s reclamation approach could serve as a reference model for other mining companies striving for sustainable environmental management