Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
SISTEM REKOMENDASI PEMBELIAN PEMBELIAN PAKET MAKANAN DAN MINUMAN MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI
Industri kuliner memiliki kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif Indonesia pada tahun 2023 mencapai 34% [1], sehingga menciptakan persaingan yang ketat di antara pelaku industri kuliner terutama restoran. Persaingan tersebut menuntut restoran untuk berinovasi tidak hanya dalam segi rasa dan variasi menu, tetapi juga dalam memanfaatkan data pelanggan. Saat ini restoran AK menggunakan sistem point-of-sale (POS) sederhana yang hanya mencatat transaksi tanpa analisis lebih lanjut, sehingga kesulitan dalam memahami pola pembelian pelanggan. Akibatnya, restoran menghadapi tantangan dalam menawarkan paket menu yang relevan, yang dapat menurunkan kepuasan pelanggan dan menghambat pertumbuhan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem rekomendasi paket menu berbasis website menggunakan algoritma Apriori untuk menganalisis pola pembelian pelanggan. Algoritma Apriori bekerja dengan mencari asosiasi antar item dalam transaksi, lalu mengidentifikasi item yang sering dibeli bersama. Proses ini memungkinkan restoran merancang paket menu yang lebih sesuai dengan preferensi pelanggan. Algoritma ini dipilih karena kemampuannya untuk mengidentifikasi pola pembelian pelanggan dengan cepat dan efisien. Penerapan sistem ini dilakukan menggunakan data per hari selama tiga bulan. Dengan menetapkan nilai minimal support sebesar 85% dan minimal confidence sebesar 100% hasilnya menunjukkan bahwa sistem dapat membuat rekomendasi paket menu yang lebih relevan, meningkatkan pengalaman pelanggan dan mendukung peningkatan penjualan
ALGORITMA YOLOV8 UNTUK MENINGKATKAN ANALISA GAMBAR DALAM MENDETEKSI JERAWAT
Jerawat adalah masalah kulit umum yang dialami oleh jutaan orang di seluruh dunia. Masalah ini tidak hanya mempengaruhi penampilan fisik, tetapi juga dapat menimbulkan dampak psikologis, seperti menurunkan rasa percaya diri. Penanganan jerawat memerlukan deteksi dini dan akurat untuk menentukan perawatan yang tepat. Namun, deteksi jerawat seringkali membutuhkan pemeriksaan manual oleh ahli dermatologi, yang memakan waktu dan biaya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model deteksi otomatis berbasis kecerdasan buatan menggunakan algoritma YOLOv8. Metode penelitian ini adalah pelatihan model YOLOv8 pada dataset gambar wajah berjerawat dengan variasi kondisi, termasuk jenis kulit, pencahayaan, dan ukuran jerawat, meliputi pre-processing untuk meningkatkan kualitas gambar, pelatihan model menggunakan YOLOv8, dan evaluasi kinerja model menggunakan metrik presisi, recall, dan F1-score untuk memastikan akurasi deteksi yang optimal. Hasil penelitian nilai precision mencapai 100.00% namun, nilai recall sebesar 95.00%. Sedangkan untuk nilai F1-Scorenya hanya mencapai 59%. Evaluasi menunjukkan bahwa model memiliki akurasi deteksi tinggi untuk gambar sampel, dengan hasil yang stabil namun sedikit menurun pada data real-time. Model deteksi jerawat berbasis YOLOv8 ini memberikan kontribusi dalam perawatan kulit berbasis teknologi, memungkinkan pengguna melakukan analisis mandiri yang terjangkau. Implementasinya diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pemeriksaan manual serta membuka peluang inovasi dalam aplikasi kecantikan digital dan dermatologi
WACANA KOLONIAL DALAM TUBUH SEKAR: KRITIK POSKOLONIAL BHABHA TERHADAP NOVEL HARI PELARIAN KARYA YULIA SUJARWO
Meskipun masa penjajahan Belanda di Indonesia telah resmi berakhir, penulis-penulis karya sastra pascakolonial sering kali kembali menggambarkan situasi tersebut dari berbagai perspektif, seperti yang terlihat dalam novel Hari Pelarian karya Yulia Sujarwo. Penggambaran situasi penjajahan ini memunculkan pertanyaan mengenai apakah wacana kolonial masih memiliki dampak terhadap pola pikir mereka yang pernah terjajah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana wacana kolonial tercermin dalam novel Hari Pelarian. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menganalisis situasi sosial dalam novel yang menjadi ruang interaksi antara tokoh terjajah dan penjajah dengan menggunakan teori poskolonial Homi K. Bhabha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh pribumi, Sekar, yang berasal dari keluarga priyayi Jawa, menentang budaya dan tradisi masyarakat Jawa, khususnya pada strata masyarakat ningrat. Penolakan ini dipengaruhi oleh interaksi Sekar dengan tokoh penjajah, yang mengakibatkan internalisasi penuh wacana kolonial dalam dirinya
DINAMIKA BAWAH SADAR DAN KONFLIK BATIN PADA NOVEL “BUNGKAM SUARA” : PRESPEKTIF PSIKOANALISI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika bawah sadar dan konflik batin yang terdapat dalam novel "Bungkam Suara" dari perspektif psikoanalisis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan fokus pada teknik studi pustaka. Novel "Bungkam Suara" dipilih karena memiliki potensi dalam mengeksplorasi dimensi psikologis yang kompleks. Berdasarkan pendekatan psikoanalisis, penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis aspek-aspek bawah sadar yang tercermin dalam karakter, plot, dan tema novel. antara dorongan-dorongan naluri dengan tuntutan realitas dan moral. Data penelitian dikumpulkan melalui analisis mendalam terhadap teks novel serta studi pustaka terkait teori psikoanalisis. Hasil penelitian menunjukkan adanya kompleksitas dalam dinamika bawah sadar yang memengaruhi perilaku dan pengalaman karakter, serta konflik batin yang memperkaya naratif novel
PERAN PENGUNGKAPAN ESG DALAM MENINGKATKAN NILAI PERUSAHAAN MELALUI KINERJA KEUANGAN: STUDI PADA SEKTOR ENERGI DAN BARANG BAKU 2019-2023
Penelitian ini menguji pengaruh kinerja keuangan (ROA) terhadap nilai perusahaan (Tobin's Q) dengan pengungkapan ESG sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi dan bahan baku di Indonesia selama 2019-2023. Sampel sebanyak 28 perusahaan dipilih melalui purposive sampling. Pengujian dilakukan menggunakan moderated regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan pengungkapan ESG berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Selain itu, pengungkapan ESG memoderasi hubungan antara kinerja keuangan dan nilai perusahaan dengan arah negatif, yang mengindikasikan bahwa meskipun pengungkapan ESG diapresiasi pasar, biaya implementasi ESG dapat mengurangi pengaruh positif kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini memberikan implikasi bagi perusahaan dalam strategi keberlanjutan dan komunikasi dengan investor untuk meningkatkan nilai perusahaan secara optimal.Penelitian ini menguji pengaruh kinerja keuangan (ROA) terhadap nilai perusahaan (Tobin's Q) dengan pengungkapan ESG sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi dan bahan baku di Indonesia selama 2019-2023. Sampel sebanyak 28 perusahaan dipilih melalui purposive sampling. Pengujian dilakukan menggunakan moderated regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan pengungkapan ESG berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Selain itu, pengungkapan ESG memoderasi hubungan antara kinerja keuangan dan nilai perusahaan dengan arah negatif, yang mengindikasikan bahwa meskipun pengungkapan ESG diapresiasi pasar, biaya implementasi ESG dapat mengurangi pengaruh positif kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini memberikan implikasi bagi perusahaan dalam strategi keberlanjutan dan komunikasi dengan investor untuk meningkatkan nilai perusahaan secara optimal
PENGEMBANGAN SISTEM ELEKTROPNEUMATIK BERBASIS OPC DAN IOT PADA KASUS CLAMPING UNIT FOR GRINDING MENGGUNAKAN PLC SIEMENS S7-1200 DAN NODE-RED
Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem elektropneumatik berbasis OPC dan IoT pada clamping unit for grinding menggunakan PLC Siemens S7-1200 dan Node-RED untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas proses manufaktur. Studi kasus yang dilakukan pada TP 202 Electropneumatics memberikan konteks praktis penerapan sistem kontrol sekuensial, yang melibatkan komponen elektropneumatik untuk menjaga stabilitas benda kerja selama proses penggilingan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan DEDTE (Define, Explore, Design, Test, dan Evaluate). Pada tahap Define, sistem yang melibatkan tiga silinder pneumatik dan PLC Siemens S7-1200 dipilih sebagai fokus penelitian. Explore dilakukan dengan analisis kebutuhan I/O untuk menentukan tag variabel yang digunakan dalam perancangan sistem. Pada tahap Design, diagram pengkabelan dibuat dan sistem dikembangkan dalam tiga mode: simulasi, semi simulasi, dan fisik. Pada tahap Test, pengujian konektivitas antara PLC, OPC server (KEPServerEX), dan Node-RED menunjukkan sebagian besar koneksi berhasil, meskipun ada kegagalan kecil. Pada tahap Evaluate, saran perbaikan diberikan untuk pengaturan jaringan dan penyempurnaan antarmuka HMI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan sistem ini berhasil meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang otomasi industri dan dapat diterapkan dalam konteks industri 4.0. Saran perbaikan meliputi pengujian lebih lanjut terhadap pemrograman PLC, optimasi mode simulasi, dan penyempurnaan antarmuka pengguna untuk meningkatkan keandalan dan kemudahan penggunaan sistem
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMANTAUAN DAN LAPORAN BANJIR DI KABUPATEN BANDUNG
FloodTracker adalah sistem informasi berbasis teknologi yang dirancang untuk memantau dan melaporkan kejadian banjir guna meningkatkan kesadaran masyarakat serta memperkuat respons terhadap ancaman banjir. Sistem ini mengadopsi teknologi Web Geographic Information System (WebGIS) untuk menyajikan data banjir secara visual dan interaktif. Informasi yang dikumpulkan bersumber dari laporan masyarakat serta akun Instagram terpercaya yang secara aktif memantau setiap wilayah di Kabupaten Bandung. Penelitian ini menganalisis desain dan implementasi FloodTracker serta dampaknya dalam mendukung manajemen risiko banjir di komunitas terdampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta mempercepat penyebaran informasi kepada pihak berwenang. Dengan adanya FloodTracker, masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih akurat dan real-time, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dalam situasi darurat. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa sistem informasi berbasis teknologi memainkan peran strategis dalam mitigasi bencana. Untuk meningkatkan efektivitasnya, direkomendasikan pengembangan fitur tambahan, seperti integrasi dengan sensor banjir, analisis prediktif, serta notifikasi otomatis berbasis lokasi. Dengan demikian, FloodTracker berpotensi menjadi alat yang lebih komprehensif dalam membantu masyarakat dan otoritas dalam menghadapi risiko banjir
KRITIK SOSIAL DALAM FILM BADRUN & LOUNDRI DISUTRADARAI OLEH GARIN NUGROHO
Film "Badrun & Loundri" karya Garin Nugroho merupakan karya sinema yang kaya akan kritik sosial, menyentuh berbagai isu yang relevan dengan masyarakat modern Indonesia. Dalam film ini, penonton diajak mengikuti perjalanan Badrun, seorang pria berusia 55 tahun yang hidup sederhana dan terjebak dalam situasi yang tidak terduga setelah menemukan tas laundry berisi pakaian. Melalui karakter dan dialog yang kuat, film ini menggambarkan ketimpangan sosial, manipulasi citra, dan relasi kekuasaan yang ada di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis sosiologi sastra untuk menafsirkan film sebagai representasi kehidupan sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa dialog antar karakter tidak hanya menggambarkan situasi sehari-hari, tetapi juga mencerminkan realitas sosial yang kompleks, seperti kemiskinan, marginalisasi, dan tekanan sosial yang dialami oleh kelas bawah. Melalui penggambaran yang mendalam, film ini mengajak penonton untuk lebih peka terhadap isu-isu sosial di sekitarnya dan mendorong mereka untuk mengembangkan sikap kritis. Dengan pendekatan ini, "Badrun & Loundri" berhasil menciptakan kesadaran kolektif akan pentingnya perubahan sosial yang adil dan berkelanjutan.
Kata-kata kunci: Kritik Sosial, Film, Badrun & Loundr
KESALAHAN BAHASA PADA STRUKTUR PARAGRAF DI MAJALAH LARISE EDISI OKTOBER 2024
Artikel ini membahas kesalahan bahasa dalam paragraf yang ditemukan di majalah Larise edisi Oktober 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan peneliti sebagai alat utama pengumpulan data. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang Dimana peneliti sebagai instrumen utama dalam pengumpulan data. Data dikumpulkan dengan memakai teknik membaca dan mencatat, di mana peneliti secara sistematis membaca setiap paragraf dan mencatat kesalahan bahasa yang ditemukan. Analisis dilakukan dengan teknik analisis konten untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan meninjau berbagai jenis kesalahan bahasa. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwasannya kesalahan yang paling banyak dilakukan dalam penulisan paragraf adalah kesatuan paragraf, kepaduan, kelengkapan, keruntuhan, dan konsistensi sudut pandang. Artikel tersebut juga menyebutkan bahwa kesalahan ini dapat mengurangi kejelasan dan daya tarik tulisan. Rekomendasi untuk perbaikan termasuk meningkatkan pemahaman penulis tentang aturan bahasa yang benar. Tujuan artikel ini adalah untuk memahami kesalahan bahasa dalam paragraf dan cara memperbaikinya agar tulisan lebih baik
THE EFFECT OF TOPPING TIME ON THE GROWTH AND YIELD OF COCOA SOYBEAN PLANTS UNDER LOW LIGHT CONDITIONS: THE EFFECT OF TOPPING TIME ON THE GROWTH AND YIELD OF COCOA SOYBEAN PLANTS UNDER LOW LIGHT CONDITIONS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Pengaruh Waktu Pemangkasan Pucuk (Topping) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai Biji Coklat di Bawah Kondisi Cahaya Rendah. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Faktor 1 yaitu genotipe (G) yang terdiri dari G1= KH9, G2 = KH7, G3 = KH8. Faktor 2 yaitu waktu pangkas (T) yang terdiri dari T1 = tanpa pemangkasan, T2 = pangkas 3 MST, T3 = pangkas 4 MST, T4 = pangkas 5 MST dan T5 = pangkas 6 MST. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa genotipe kedelai coklat KH9 mempunyai karakter pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan tanaman kedelai coklat genotipe KH7dan KH8 dan. Genotipe kedelai coklat KH7 dan KH8 menunjukkan hasil dan komponen hasil yang tinggi seperti berat 100 biji dan berat biji pertanaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan genotipe lainnya. Waktu pangkas berpengaruh terhadap karakter pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Waktu pangkas 3 MST menunjukkan karakter pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buku) yang paling tinggi, demikian juga terhadap hasil dan komponen hasil yang paling tinggi tidak berbeda dengan umur pangkas 5 MST. Tidak terjadi interaksi antara faktor waktu pangkas dan genotipe kedelai terhadap karakter pertumbuhan dan hasil kedelai. Tidak terjadi interaksi antara waktu pangkas dan galur kedelai terhadap karakter pertumbuhan dan hasil kedelai. Pada kondisi cekaman naugan, diperoleh tiga galur yang mempunyai ukuran biji besar yaitu KH8 DAN KH 7 sedangkan KH9 dan termasuk kedelai biji kecil dengan berat masing - masing 5,84 g/100 biji akan tetapi KH9 memiliki jumlah biji pertanaman berkisar 153,61. Waktu pangkas dan galur kedelai terhadap karakter pertumbuhan dan hasil kedelai 3 MST menunjukkan karakter pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah cabang produktif,jumlah buku) yang paling tinggi, demikian juga terhadap hasil dan komponen hasil yang paling tinggi dan tidak berbeda denangan umur pangkas 5 MST.The aim of this study was to know the effect of topping periods of several soybean genotypes under shade stress. Experimental method was used in this study using polybag as experimental units loidout under paranet house. This experiment was designed using Completely Randomized Desing ( CDR ) whit two factor. Factor one is soybean genotypes (G) consist of five genotypes, namely : G1= KH9, G2 = KH7, G3 = KH8. The second factors is topping periods consist of 5 levels, T1= without topping, T2= 3 Weeks After Planting (WAP), T3 = 4 WAP, T4= 5 WAP, and T5= topping 6 WAP . Results of the study showed that KH9 brown soybean line had better growth characteristics than KH7 and KH8, genotypes of soybean, while KH7 and KH8 soybean line showed high 100 seeds,weight and
higher seed weight compared to other genotypes. Topping periods significantly influenced on characters of growth and yield of soybean plants. Topping periods 3 WAP showed the highest character of growth (plant height, number of productive branches, number of nodes), as well as the highest yield and yield components not different from the age of topping 5 WAP. There was no interaction between the topping periods and soybean genotype on the growth characters, and soybean yield. There was no interaction between pruning time and soybean strain on growth and yield characteristics. Under shade stress conditions, three strains were obtained that had large seed sizes, namely KH8 AND KH 7, while KH9 and included small seed soybeans with a weight of 5.84 g/100 seeds each, but KH9 had a number of seeds per plant ranging from 153.61. Pruning time and soybean strain on growth and yield characteristics of soybeans 3 WAP showed the highest growth characters (plant height, number of productive branches, number of nodes), as well as the highest yield and yield components and did not differ from the pruning age of 5 WAP