Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
    2607 research outputs found

    IMPLEMENTASI SISTEM KENDALI SEDERHANA KIPAS ANGIN BERBASIS SENSOR SUHU DALAM PEMBELAJARAN SAINS SEKOLAH DASAR: Indonesian

    No full text
    Penelitian ini bertujuan menerapkan sistem kendali sederhana kipas angin berbasis sensor DHT11 sebagai media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas VI SDIT Al-Fauzan. Latar belakang penelitian ini adalah perlunya pembelajaran sains yang kontekstual dan berbasis teknologi agar siswa memahami penerapan konsep ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan yaitu Project-Based Learning (PjBL) melalui eksperimen sederhana yang melibatkan siswa dalam perakitan dan pengamatan alat. Sistem dirancang menggunakan sensor DHT11 untuk mendeteksi suhu dan kelembapan, lalu mengatur kecepatan kipas secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini efektif meningkatkan pemahaman konsep suhu, perubahan energi panas, serta keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa.Penelitian ini bertujuan menerapkan sistem kendali sederhana kipas angin berbasis sensor DHT11 sebagai media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas VI SDIT Al-Fauzan. Latar belakang penelitian ini adalah perlunya pembelajaran sains yang kontekstual dan berbasis teknologi agar siswa memahami penerapan konsep ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan yaitu Project-Based Learning (PjBL) melalui eksperimen sederhana yang melibatkan siswa dalam perakitan dan pengamatan alat. Sistem dirancang menggunakan sensor DHT11 untuk mendeteksi suhu dan kelembapan, lalu mengatur kecepatan kipas secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini efektif meningkatkan pemahaman konsep suhu, perubahan energi panas, serta keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa.

    Pengaruh Penambahan Ekstrak Kayu manis (Cinnamomum Burmanni) terhadap Sifat Kimia dan Sensori Dadih Susu Sapi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi dan pengaruh penambahan ekstrak kayu manis (Cinnamomum Burmannni) terhadap pH, kadar air, kandungan antioksidan dan uji organoleptik pada dadih susu sapi. Penelitian ini dilaksanakan di Labolatorium Kimia Analitik Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mataram pada bulan Mei 2025. Rancangan percobaan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah penambahan ekstrak kayu manis (Cinnamomum Burmanni) P0 (kontrol), P1 (1%), P2 (2%), P3 (3%). Penelitian ini menggunakan susu sapi sebanyak 4800 ml dan ekstrak kayu manis 72 ml. parameter yang diamati adalah pH, kadar air, antioksidan dan uji organoleptik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penambahan ekstrak kayu manis memberikan pengaruh nyata. Pengujian pH didapatkan hasil uji tertinggi P2 4.98 ± 0.01a , kadar air didapatkan hasil terbaik P0 79.32 ± 1.51a , kandungan antioksidan paling tinggi P3 53.78 ± 4.02a. Uji rasa memberikan hasil terbaik pada perlakuan P2 , uji warna memberikan hasil terbaik pada berlakauan P2, uji tekstur uji hasil terbaik pada perlakuan P3, uji aroma hasil perlakuan terbaik adalah P3 dan uji tingkat kesukaan memberi hasil terbaik pada perlakuan P3 dadih susu sapi dengan penambahan ekstrak kayu manis.This study aims to determine the concentration and effect of adding cinnamon extract (Cinnamomum Burmannni) on pH, air content, antioxidant content and organoleptic test in cow's milk curd. This study was conducted at the Analytical Chemistry Laboratory of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences in May 2025. The experimental design in this study was a completely (RAL) consisting of 4 treatments and 3 replications. The treatments in this study were the addition of cinnamon extract (Cinnamomum Burmannni) P0 (control), P1 (1%), P2 (2%), P3 (3%). This study used 4800 ml of cow's milk and 72 ml of cinnamon extract. The parameters observed were pH, air content, antioxidants and organoleptic test. The results of this study indicate that the addition of cinnamon extract has a significant effect. Phpujian obtained the highest test results P2 4.98 ± 0.01a, the water content obtained the best results P0 79.32 ± 1.51a, the highest antioxidant content P3 53.78 ± 4.02a. The taste test gave the best results in the P2 treatment, the color test gave the best results in the P2 treatment, the texture test gave the best results in the P3 treatment, the aroma test gave the best treatment results were P3 and the preference level test gave the best results in the P3 treatment of cow's milk dadih with the addition of cinnamon extract

    PERBANDINGAN TEKNIK PREPROCESSING SEDERHANA PADA CITRA BAWAH AIR OCEAN SET BERDASARKAN KEDALAMAN

    No full text
    Penurunan kualitas citra bawah air akibat penyerapan cahaya, hamburan, dan hilangnya komponen warna merah semakin terlihat seiring bertambahnya kedalaman. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas empat teknik peningkatan kualitas citra, yaitu White Balance, Histogram Stretching, CLAHE, dan Gamma Correction, pada berbagai tingkat kedalaman yang tersedia dalam dataset OCEANSET (enam kategori kedalaman). Evaluasi dilakukan menggunakan dua metrik objektif, yaitu UCIQE dan UIQM, untuk mengukur perubahan kejernihan warna, kontras, serta kualitas visual keseluruhan sebelum dan sesudah pemrosesan. Hasil menunjukkan bahwa CLAHE memberikan peningkatan kontras dan ketajaman paling signifikan terutama pada kedalaman menengah hingga dalam, namun diikuti penurunan stabilitas warna. Gamma Correction memberikan performa paling konsisten di semua kedalaman. White Balance paling efektif pada kedalaman dangkal untuk mengembalikan dominasi warna, sedangkan Histogram Stretching menghasilkan peningkatan stabil tanpa distorsi warna berlebih di seluruh kategori kedalaman. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun metode yang digunakan tergolong sederhana, performanya tetap kompetitif dan relevan sebagai dasar pengembangan teknik peningkatan citra bawah air yang lebih kompleks

    Analisis Strategi Bersaing Menggunakan SWOT Dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) Di J&T Express Sumbawa

    No full text
    J&T Express Sumbawa mulai beroperasi pada tahun 2016. Bedasarkan hasil kuesioner berisi 10 pertanyaan kepada 20 pelanggan didapatkan bahwa pilihan JNE lebih unggul dipilih konsumen dalam memilih jasa ekpedisi pengiriman barang. Hal ini dapat dipastikan bahwa minat konsumen dalam memilih jasa ekspedisi pengiriman dengan J&T Ekspress Sumbawa menurun. metode yang digunakan untuk merancang strategi bersaing J&T Express Sumbawa yaitu dilakukan analisis lingkungan internal dan eksternal melalui penentuan bobot IFAS, EFAS, posisi matriks IE, dan perumusan strategi menggunakan analisis SWOT. Untuk priorotas alternatif strategi menggunkaan QSPM. Hasil penelitian perhitungan matriks IFAS didapatkan total skor sebesar 2,913 dan perhitungan matriks EFAS didapatkan total skor sebesar 3,524. Strategi dari matriks IE digambarkan sebagai strategi tumbuh dan kembangkan. Strategi matriks SWOT menghasilkan 11 alternatif yaitu SO 2 strategi, ST 3 strategi, WO 3 strategi dan WT 3 strategi. Penilaian prioritas strategi matriks QSPM menghasilkan 3 prioritas utama yaitu strategi 5 dengan jumlah TAS  sebesar 5.692 yaitu menerapkan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan, selanjutnya strategi 2 dengan jumlah TAS sebesar 5,594. Strategi prioritas ketiga yaitu strategi 10 dengan jumlah TAS sebesar 5,328.J&T Express Sumbawa began operations in 2016. Based on the results of a questionnaire containing 10 questions to 20 customers, it was found that JNE was the preferred choice of consumers when selecting a freight forwarding service. This indicates that consumer interest in choosing J&T Express Sumbawa for shipping services has decreased. The method used to design J&T Express Sumbawa's competitive strategy involved analyzing the internal and external environment through the determination of IFAS weights, EFAS, the IE matrix position, and the formulation of strategies using SWOT analysis. For prioritizing alternative strategies, QSPM was used. The results of the IFAS matrix calculation yielded a total score of 2.913, and the EFAS matrix calculation yielded a total score of 3.524. The strategy from the IE matrix is described as a growth and development strategy. The SWOT matrix strategy produced 11 alternatives: 2 SO strategies, 3 ST strategies, 3 WO strategies, and 3 WT strategies. The QSPM matrix strategy priority assessment yielded 3 main priorities: strategy 5 with a TAS score of 5.692, which involves implementing technology to improve service quality; strategy 2 with a TAS score of 5.594; and strategy 10 with a TAS score of 5.32

    MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI BERKELANJUTAN DALAM BISNIS MILIK KELUARGA : TINJAUAN SISTEMATIS TERHADAP KESIAPAN DAN PERMINTAAN ORGANISASI

    No full text
    Tinjauan ini menyatukan penelitian tentang transformasi digital di industri tertentu , praktik kemiskinan , manufaktur, pertanian , energi, tantangan lingkungan , tantangan sosial, otomatisasi , konektivitas , teknologi ramah lingkungan , AI, IoT , dan blockchain untuk mengatasi mewakili dalam memahami Dampak terpadunya terhadap Pembangunan berkelanjutan . Tinjauan ini Ini untuk … penerapan AI, IoT , dan blockchain dalam didorong perpindahan ke seluruh sektor utama ; tolok ukur — transformasi digital untuk mengatasi tantangan Lingkungan dan sosial; mensintesis studi kasus tentang otomatisasi dan eksklusif ; bandingkan Integrasi teknologi ramah lingkungan ; dan Analisis masalah tata mengelola dan keadilan . Seleksi Sistem studi empiris interdisipliner , observasi , dan analisis kasus dari konteks global, termasuk negara-negara berkembang , dilakukan dengan menggunakan metode tematik dan Temuan bibliometrik? menunjukkan penerapan teknologi konvergen digital secara luas yang meningkatkan efisiensi sumber daya , pengurangan emisi , dan praktik ekonomi sirkular , dengan manfaat operasional yang terbukti di bidang manufaktur, pertanian , dan energi. Namun , dimensi sosial dan tata mengelola masih belum dieksplorasi , dengan telah tantangan yang terus- ?????? ????????  dalam permasalahan digital, permasalahan etika , dan — kebijakan yang itu mengadopsi yang adil . Integrasi teknologi ramah Lingkungan dengan perangkat digital menunjukkan potensi sinergi namun melawan tantangan interoperabilitas dan standardisasi . Mensintesis wawasan ini menggarisbawahi perlunya — komprehensif yang   inovasi teknologi dengan tata mengelola yang inklusif dan peningkatan kapasitas . Temuan-temuan ini memberikan informasi kepada para pembuat kebijakan dan kepemimpinan industri dalam Memanfaatkan transformasi digital untuk Per pembangunan industri dan pertanian (Teks tidak jelas) sambil mengatasi tantangan keadilan Lingkungan dan sosia

    ANALISIS PERBAIKAN LOSSES ENERGY PADA LINGKUNGAN KERJA PT. PLN (Persero) ULP DOMPU UIW NTB

    No full text
    PT. PLN (Persero) ULP Dompu menghadapi tantangan signifikan berupa rugi daya (losses power) pada gardu distribusi yang berdampak langsung pada kerugian finansial perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab susut energi serta mengevaluasi efektivitas metode pemerataan beban pada Jaringan Tegangan Rendah (JTR). Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian mengidentifikasi 9 gardu kritis dari 6 penyulang yang memiliki tingkat ketidakseimbangan beban di atas ambang batas toleransi 20%. Hasil observasi awal menunjukkan total susut energi akibat arus netral mencapai 5.387 kWh per bulan, yang setara dengan kerugian finansial sebesar Rp7.782.602,-. Intervensi teknis dilakukan melalui rekonfigurasi Sambungan Rumah (SR) untuk menyeimbangkan beban antar fasa. Pasca-perbaikan, seluruh gardu sampel berhasil memenuhi standar teknis dengan nilai unbalance di bawah 20%, dan akumulasi susut energi menurun secara signifikan menjadi 3.061 kWh per bulan. Penelitian ini berhasil menyelamatkan potensi energi sebesar 2.326 kWh atau setara dengan saving Energy Not Served (ENS) sebesar Rp3.360.373,- per bulan. Hasil ini membuktikan bahwa metode pemerataan beban sangat efektif dalam menekan angka losses dan mengoptimalkan pendapatan perusahaan secara berkelanjutan.PLN (Persero) ULP Dompu menghadapi tantangan signifikan berupa rugi daya (losses power) pada gardu distribusi yang berdampak langsung pada kerugian finansial perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab susut energi serta mengevaluasi efektivitas metode pemerataan beban pada Jaringan Tegangan Rendah (JTR). Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian mengidentifikasi 9 gardu kritis dari 6 penyulang yang memiliki tingkat ketidakseimbangan beban di atas ambang batas toleransi 20%. Hasil observasi awal menunjukkan total susut energi akibat arus netral mencapai 5.387 kWh per bulan, yang setara dengan kerugian finansial sebesar Rp7.782.602,-. Intervensi teknis dilakukan melalui rekonfigurasi Sambungan Rumah (SR) untuk menyeimbangkan beban antar fasa. Pasca-perbaikan, seluruh gardu sampel berhasil memenuhi standar teknis dengan nilai unbalance di bawah 20%, dan akumulasi susut energi menurun secara signifikan menjadi 3.061 kWh per bulan. Penelitian ini berhasil menyelamatkan potensi energi sebesar 2.326 kWh atau setara dengan saving Energy Not Served (ENS) sebesar Rp3.360.373,- per bulan. Hasil ini membuktikan bahwa metode pemerataan beban sangat efektif dalam menekan angka losses dan mengoptimalkan pendapatan perusahaan secara berkelanjutan

    Remodel Troli Industri Menggunakan Metode Weighted Properties Dan Analisis Antropometri Untuk Stasiun Pengisian Dan Pengangkutan Bulk Elpiji

    No full text
    Pada Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE), troli merupakan salah satu alat bantu transportasi untuk pemindahan tabung LPG. Troli memiliki peran penting dalam mempermudah transportasi tabung LPG di dalam proses operasional, mulai dari stasiun pengisian hingga pendistribusian tabung LPG.  Desain troli industrial umumnya menggunakan material dari logam berat yang menyebabkan beberapa masalah yang mempengaruhi efisiensi operasional dan kesejahteraan pekerja Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang troli industri yang digunakan di Stasiun SPBE, dengan fokus pada penggunaan material yang lebih ringan tanpa mengurangi kekuatan mekaniknya. Metode Weighted Properties Analysis (WPA) digunakan untuk mengevaluasi berbagai material berdasarkan kriteria seperti kekuatan tarik, ketahanan korosi, keringanan, biaya, dan ketersediaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) merupakan material terbaik, dengan keunggulan pada bobot yang ringan, kekuatan tarik tinggi, dan ketahanan korosi yang sangat baik. Selain itu, penelitian ini mengintegrasikan analisis antropometri pekerja untuk memastikan desain troli yang ergonomis, nyaman, dan mampu mengurangi risiko cidera. Implementasi desain troli yang diusulkan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi beban fisik pekerja, dan mendukung keberlanjutan lingkungan melalui penggunaan material yang tahan lama.  At the Liquefied Petroleum Gas Filling and Transportation Station (SPBE), trolleys serve as an essential means of transport for moving LPG cylinders. These trolleys play a crucial role in facilitating the handling and movement of cylinders throughout the operational process—from the filling station to the distribution area. However, conventional industrial trolley designs typically use heavy metal materials, which lead to several issues affecting operational efficiency and worker well-being. This study aims to redesign the industrial trolley used at SPBE stations by focusing on the use of lighter materials without compromising mechanical strength. The Weighted Properties Analysis (WPA) method was employed to evaluate various materials based on criteria such as tensile strength, corrosion resistance, lightweight characteristics, cost, and availability. The analysis results indicate that Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) is the most suitable material, offering advantages in low weight, high tensile strength, and excellent corrosion resistance. Furthermore, anthropometric data of workers were integrated into the design process to ensure an ergonomic and comfortable trolley that minimizes the risk of injury. The implementation of the proposed trolley design is expected to enhance operational efficiency, reduce workers’ physical load, and support environmental sustainability through the use of durable materials. &nbsp

    ANALISIS VARIASI WAKTU PENGERINGAN DAN KECEPATAN UDARA PANAS TERHADAP KINERJA PADA MESIN PENGERING KERUPUK RUMPUT LAUT DENGAN SISTEM HYBRID

    No full text
    Seaweed is a strategic commodity for aquaculture which has benefits as a food ingredient. The seaweed that is popular with the public is seaweed crackers. Technological developments have developed drying using the fluidization principle. The aim of the research was to determine variations in air speed and variations in drying time on drying rate, water content, drying efficiency. 180 minute test, the highest drying rate value was at 1 m/s, namely 2.03 g/minute, the lowest drying rate value was at 2 m/s, namely 2 g/minute, in the 360 ??minute test, the highest drying rate value occurred at 1 m/s. s, namely 1.10 g/minute, the lowest value of drying rate at 1.5 m/s, namely 1.08 g/minute. Drying 180 minutes with varying air speeds of 1 m/s, 1.5 m/s, 2 m/s, water content is 7.74%, 8.08%, 8.8%.  Drying 360 minutes with varying air speeds of 1 m/s, 1.5 m/s, 2 m/s, water content is 1.62%, 2.34%, 2.04%, all water content meets SNI. Drying 180 minutes with varying air speeds of 1 m/s, 1.5 m/s, 2 m/s, drying efficiency is 6.67%, 5.71%, 6.26%. 360 minutes drying with varying air speeds of 1 m/s, 1.5 m/s, 2 m/s, drying efficiency of 3.82%, 3.59%, 3.58%.  Rumput laut merupakan komoditas strategis perikanan budidaya yang memiliki manfaat sebagai bahan makanan, rumput laut yang digemari masyarakat adalah kerupuk rumput laut. Perkembangan teknologi telah mengembangkan pengeringan dengan prinsip fluidisasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui variasi kecepatan udara panas dan variasi waktu pengeringan terhadap laju pengeringan, kadar air, efisiensi pengeringan. Pengujian 180 menit, nilai laju pengeringan tertinggi pada 1 m/s yaitu 2,03 g/menit, nilai terendah laju pengeringan pada 2 m/s yaitu 2 g/menit, pada pengujian 360 menit, nilai laju pengeringan tertinggi terjadi pada 1 m/s yaitu 1,10 g/menit, nilai terendah laju pengeringan pada 1,5 m/s yaitu 1,08 g/menit. Pengeringan 180 menit dengan variasi kecepatan udara 1 m/s, 1,5 m/s, 2 m/s, kadar air akhir yaitu 7,74%, 8,08%, 8,8%.  Pengeringan 360 menit dengan variasi kecepatan udara 1 m/s, 1,5 m/s, 2 m/s,  kadar air akhir yaitu 1,62%, 2,34%, 2,04%, seluruh kadar air memenuhi SNI. Pengeringan 180 menit dengan variasi kecepatan udara 1 m/s, 1,5 m/s, 2 m/s, efisiensi pengeringan yaitu 6,67%, 5,71%, 6,26%. Pengeringan 360 menit dengan variasi kecepatan udara 1 m/s, 1,5 m/s, 2 m/s, efisiensi pengeringan yaitu 3,82%, 3,59%, 3,58%.

    LANGUAGE STYLES AND FUNCTIONS IN TIKTOK POLITICAL CAMPAIGNS: A SOCIOLINGUISTIC ANALYSIS OF 2024 INDONESIAN LOCAL ELECTIONS

    Full text link
    This study investigates the language styles and functions used in TikTok campaign videos during Indonesia's 2024 regional elections (Pilkada). Using a qualitative descriptive method, the study explores how local political candidates employed short-form video content to influence and engage voters, particularly younger demographics. The data, drawn from five prominent candidates’ TikTok accounts, were analyzed using Joos’ (1976) language style classification and Holmes’ (2013) language function framework. The findings reveal the predominance of casual and consultative language styles, which reflect candidates’ intentions to appear relatable and informative. Referential and expressive language functions were the most frequently used to convey political messages and create emotional connections. This study underscores the importance of language strategy in digital political discourse and offers insights into how social media platforms like TikTok are reshaping political communication

    STUDENTS’ SPEAKING ANXIETY IN ENGLISH AS FOREIGN LANGUAGE (EFL) CLASSROOM AND THEIR SRATEGIES TO COPE WITH IT

    No full text
    Speaking anxiety is a common challenge faced by students learning English as a Foreign Language (EFL), often hindering their ability to communicate effectively. This study investigates the nature of students’ speaking anxiety in EFL classrooms and the coping strategies they employ to manage it. The study was conducted in Sumbawa University of Technology and the samples of the study were taken from Informatics Department. Data were collected through questionnaires distributed to 23 informatics students, focusing on their experiences of anxiety during speaking tasks and the techniques they use to overcome it. The findings reveal that fear of making mistakes, lack of confidence, and worry about negative evaluation are primary sources of speaking anxiety. Students exhibit various physical and emotional symptoms such as trembling, sweating, and nervousness. To cope with these challenges, students adopt strategies including thorough preparation, positive self-talk, peer support, and relaxation techniques. However, some students still resort to avoidance behaviors that may limit their language development. The study highlights the critical role of teachers/ lecturers in creating a supportive, low-pressure classroom environment that encourages risk-taking and normalizes errors as part of the learning process. It also suggests that institutions should provide training for educators to address affective factors and offer counseling services for anxious learners. By understanding and addressing speaking anxiety, educators can better support students in achieving greater fluency and confidence in English communication. Keywords: speaking anxiety; anxiety strategies; English as Foreign Language students

    1,282

    full texts

    2,607

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇