Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI ALGORITMA RANDOM FOREST REGRESSION UNTUK ESTIMASI HARGA MOBIL BEKAS MEREK TOYOTA
Industri otomotif terus berkembang seiring dengan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan bekas, khususnya merek Toyota yang dikenal stabil dalam harga jual kembali. Namun, penentuan harga mobil bekas sering kali bersifat subjektif dan tidak akurat. Algoritma Random Forest Regression digunakan dalam penelitian ini untuk mengoptimalkan model estimasi harga yang akurat untuk mobil bekas Toyota. Dataset publik toyota.csv dari Kaggle berisi 6.738 entri dan 9 atribut. Data diolah mengikuti tahapan CRISP-DM, dimulai dari pembersihan, termasuk penghapusan 39 data duplikat sehingga menyisakan 6.699 data valid. Atribut kategorikal dikonversi ke bentuk numerik menggunakan Label Encoding. Data kemudian dibagi menjadi 80% untuk pelatihan dan 20% untuk pengujian. Pemodelan dilakukan dengan penyetelan parameter menggunakan GridSearchCV untuk menemukan kombinasi terbaik. Evaluasi dilakukan melalui 5-Fold Cross Validation menggunakan MAE, RMSE, dan R² Score. Hasil pengujian menunjukkan model terbaik dengan MAE 768,82, RMSE 1.232,07, dan R² 0,962. Ini menandakan bahwa model mampu memprediksi sekitar 96,2% perubahan harga mobil bekas Toyota. Model kemudian diimplementasikan ke dalam aplikasi berbasis Streamlit untuk estimasi harga secara instan. Penelitian ini membuktikan efektivitas Random Forest Regression dalam mendukung keputusan harga mobil bekas secara objektif
Optimalisasi Proses Inbound Melalui Penerapan Lean Logistics Di Warehouse FMCG Pada PT DE
Proses inbound yang lambat dan tidak efisien menjadi tantangan utama dalam operasional gudang PT DE, perusahaan di sektor FMCG. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan proses inbound melalui penerapan Lean Logistics. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggabungkan Lean Six Sigma melalui siklus DMAIC dan prinsip Kaizen melalui siklus PDCA. Hasil pengamatan menunjukkan sebagian besar aktivitas inbound tergolong Necessary Non-Value Added (NNVA), seperti pengecekan manual, input data, dan pencatatan dokumen, yang menyumbang hingga 93% dari total durasi proses. Analisis akar penyebab dilakukan menggunakan Value Stream Mapping dan Fishbone Diagram. Solusi perbaikan meliputi penerapan teknologi barcode/RFID, conveyor otomatis, pelatihan karyawan, dan standarisasi prosedur. Setelah implementasi, terjadi peningkatan signifikan dalam kecepatan dan akurasi penerimaan barang. Pengendalian dilakukan melalui audit rutin dan sistem monitoring digital. Penerapan Lean Logistics terbukti efektif dalam mengurangi pemborosan, meningkatkan efisiensi, dan mendukung perbaikan berkelanjutan di gudang FMCG.A slow and inefficient inbound process is a major challenge in the warehouse operations of PT DE, a company in the FMCG sector. This study aims to optimize the inbound process through the implementation of Lean Logistics. The method used is a quantitative approach by combining Lean Six Sigma through the DMAIC cycle and Kaizen principles through the PDCA cycle. Observations show that most inbound activities fall under Necessary Non-Value Added (NNVA), such as manual inspections, data entry, and documentation, accounting for up to 93% of the total process duration. Root cause analysis was carried out using Value Stream Mapping and Fishbone Diagram. Improvement solutions include implementing barcode/RFID technology, automated conveyors, employee training, and standardized procedures. After implementation, there was a significant increase in the speed and accuracy of goods receipt. Control was maintained through regular audits and a digital monitoring system. The application of Lean Logistics proved effective in reducing waste, increasing efficiency, and supporting continuous improvement in the FMCG warehouse environmen
HISTORY OF THE AHMADIYAH CONGREGATION OF INDONESIA (JAI) IN INDONESIAN POLITICAL SCENE
This study examines the historical dynamics of the Indonesian Ahmadiyya Community (JAI) within the context of Indonesian politics, from its early days to contemporary developments. As part of a transnational religious movement, JAI faces complex challenges within Indonesia's pluralistic, yet often incompletely inclusive, political system. This study explores the relationship between JAI's existence and changes in the national political landscape, from the Dutch colonial era, the Old Order, the New Order, and the Reformation era. The primary focus is on the state's response to JAI's existence, the political role of religious actors in shaping public perceptions of Ahmadiyah, and the influence of government policies on religious freedom and religious minorities. Through a qualitative approach and a review of historical and political literature, this study demonstrates that JAI's position in Indonesian politics is inseparable from the tension between dominant religious ideology and democratic principles that uphold human rights. These findings emphasize that understanding the history and politics surrounding JAI is crucial for strengthening commitment to tolerance, pluralism, and the protection of minority rights in Indonesia.This study examines the historical dynamics of the Indonesian Ahmadiyya Community (JAI) within the context of Indonesian politics, from its early days to contemporary developments. As part of a transnational religious movement, JAI faces complex challenges within Indonesia's pluralistic, yet often incompletely inclusive, political system. This study explores the relationship between JAI's existence and changes in the national political landscape, from the Dutch colonial era, the Old Order, the New Order, and the Reformation era. The primary focus is on the state's response to JAI's existence, the political role of religious actors in shaping public perceptions of Ahmadiyah, and the influence of government policies on religious freedom and religious minorities. Through a qualitative approach and a review of historical and political literature, this study demonstrates that JAI's position in Indonesian politics is inseparable from the tension between dominant religious ideology and democratic principles that uphold human rights. These findings emphasize that understanding the history and politics surrounding JAI is crucial for strengthening commitment to tolerance, pluralism, and the protection of minority rights in Indonesia
Bentuk Penyajian Tari Barapan Kebo Di Kabupaten Sumbawa
Tari Barapan Kebo merupakan salah satu bentuk seni pertunjukan tradisional yang berasal dari Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Tarian ini merupakan representasi artistik dari tradisi pacuan kerbau (Barapan Kebo), kesenian ini telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat agraris Sumbawa. Tradisi tersebut mengandung nilai-nilai sosial, budaya, dan spiritual yang kemudian dituangkan ke dalam bentuk tari sebagai upaya pelestarian budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bentuk penyajian Tari Barapan Kebo dengan menggunakan pendekatan koreografi guna mengidentifikasi dan memahami elemen-elemen penyusun tari serta hubungan antarunsur yang membentuk makna pertunjukan secara keseluruhan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode deskriptif analisis, data yang digunakan bersifat sekunder, diperoleh melalui studi pustaka, dokumen resmi, media daring, dan arsip budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Barapan Kebo memuat struktur naratif yang terbagi ke dalam tiga bagian: pembukaan, inti, dan penutupan, masing-masing merepresentasikan aspek kehidupan masyarakat agraris. Tari ini tidak hanya menjadi bentuk ekspresi seni, tetapi juga alat pelestarian identitas budaya lokal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Barapan Kebo memiliki struktur gerak yang menggambarkan dinamika pacuan kerbau di sawah berlumpur, yang diinterpretasikan dalam gerakan enerjik dan ritmis. Musik pengiring menggunakan alat musik tradisional khas Sumbawa seperti gendang dan gong, menciptakan suasana semarak dan kompetitif. Tata busana dan properti menggambarkan identitas lokal dan memperkuat nilai simbolik dalam pertunjukan. Secara keseluruhan, struktur Tari Barapan Kebo membentuk sebuah narasi budaya yang sarat makna, seperti semangat kerja keras, kolaborasi antara manusia dan alam, serta penghormatan terhadap tradisi leluhur
The Perancangan Branding Panganan Tradisional “Poteng Jadi” melalui Media Desain Kemasan
Sumbawa kaya akan panganan tradisional yang unik, salah satunya adalah poteng jadi atau tape ketan susu. Panganan ini memiliki potensi budaya dan eknonomi yang tinggi, namun sayangnya belum dikembangkan secara maksimal bagi kesejahteraan masyarakat. Salah satu solusi yang dapat ditempuh adalah melalui perancangan branding poteng jadi sebagai panganan khas, unik, bergizi, dan sehat melalui media desain kemasan. Branding dilakukan dengan melakukan kajian pasar, menyusun strategi branding, merancang identitas merek, dan merancang desain kemasaran produk. Diharapkan melalui penelitian ini, baik pemerintah daerah maupun masyarakat dapat mengoptimalkan pengembangan produk poteng jadi sebagai salah satu produk unggulan daerah yang dapat dirasakan manfaatnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumbawa senidiri
Pengukuran Usability Purwa Rupa ATBM Tiga Teropong Dengan Metode USE
ABSTRACT
The use of hand looms - Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) in Indonesian textile SMEs spread across various regions in Indonesia. The ATBM can be used to produce traditional woven cloth and other textile crafts. The shuttle weft insetion system in ATBM is recognized as a revolutionary step and has a major impact on traditional weaving. A research on a prototype of an ATBM has been carried out by modifying the drawer section so that it is possible to use the three-shuttles while weaving. This research aims to measure the usability of the three-shuttles ATBM to make fabric with color motifs in the width direction. Four operators were recruited as respondents to conduct the experiment. The respondents were asked to weave the yarn dyed fabric with three weft colors and to respond the 30 item statements in the USE questionnaire that described four variables : usability, ease of use, ease of learn and satisfaction. The results showed that the level of usability of the three-shuttles ATBM was 62,78% (feasible).
Keywords: ATBM, The three-shuttles ATBM, usability.ABSTRAK
Penggunaan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) oleh pelaku IKM Tekstil tradisional masih banyak dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Alat tenun ini dapat dipergunakan untuk memproduksi kain tenun tradisional dan kerajinan tekstil lainnya. Sistem penyisipan pakan dengan teropong pada ATBM telah diakui sebagai sebuah kemajuan signifikan dan berdampak besar terhadap teknologi pertenunan. Telah dilakukan penelitian dan pembuatan purwa rupa ATBM yang dengan cara memodifikasi bagian laci sehingga memungkinkan penggunaan tiga buah teropong saat menenun. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur usability ATBM multi teropong saat dipergunakan untuk membuat kain dengan motif warna ke arah lebar. Empat orang operator ATBM direkrut sebagai responden untuk melakukan percobaan. Keempat responden diminta untuk membuat kain bermotif tiga warna pakan dan merespon 30 pernyataan dalam kuesioner USE yang mendeskripsikan variabel usefulness, ease of use, ease of learn dan satisfaction. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa tingkat usability ATBM tiga teropong memperoleh persentase 62,78% (kategori layak).
Keywords: ATBM, ATBM Tiga Teropong, usabilit
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT PADA TANAMAN JAGUNG MENGGUNAKAN METODE TEOREMA BAYES BERBASIS WEBSITE
Kemajuan teknologi telah mendorong terciptanya sistem pakar untuk meningkatkan efisiensi di berbagai sektor, termasuk pertanian. Tujuannya penelitian ini yakni Penelitian ini bertujuan mengembangkan membangun media bantuan yang memanfaatkan teknologi berbasis website dengan menerapkan ilmu biologi yang mana membantu dalam mengetahui dan meneliti kelainan mengenai tanaman jagung dengan menggunakan metode Teorema Bayes. Sistem ini menganalisis 24 gejala dan 4 jenis penyakit yang sering menyerang tanaman jagung di Kabupaten Timor Tengah Utara, Indonesia. Model pengembangan yang dipakai adalah Waterfall, yang mencakup tahapan penelitian yang teratur dan searah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini efektif dalam mendiagnosis penyakit jagung dengan tingkat akurasi tinggi, seperti diagnosis penyakit hawar daun yang mencapai probabilitas 96,04%. Sistem ini tidak hanya membantu petani dalam mendiagnosis penyakit, tetapi juga memberikan solusi penanganan yang tepat untuk meningkatkan produktivitas pertanian jagung di daerah tersebu
ANALISIS DAN RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKADEMIK MENGGUNAKAN METODE SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE (SDLC)
Dunia pendidikan selalu mengalami perkembangan dan perubahan seiring dengan berkembangnya berbagai teknologi informasi. Oleh karena itu, faktor pendukung keberhasilan suatu institusi dalam kegiatan pembelajaran ataupun kegiatan lainnya harus dapat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi saat ini. Sebuah sistem informasi diperlukan sebagai media pengelolaan data akademik yang dapat diakses oleh sistem. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan metode SDLC dalam membangun dan merancang sistem informasi akademik di Stikes Pusat berbasis web. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dan metode pengembangan sistem yang digunakan adalah system development life cycle (SDLC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya sistem informasi akademik pada STIKES Sentral berbasis web akan mempermudah beberapa pekerjaan dosen dan staf bagian akademik di Stikes Sentral Padang Sidimpuan, memberikan informasi yang lengkap dan akurat kepada mahasiswa dan memudahkan mahasiswa untuk melihat nilai dan mendapatkan informasi mengenai kalender akademik. Sistem ini dapat membangun pelaksanaan akademik mahasiswa secara efektif dan terintegrasi antara masing-masing bagian. Dalam manajemen sistem informasi akademik ini memiliki kelebihan yaitu setiap data dapat terekam dengan baik dan saling berkaitan. Perancangan sistem manajemen akademik, laporan keuangan, mahasiswa, dosen dan staff lebih mudah dalam proses Kartu Rencana Studi dan Kartu Hasil Studi
KETIDAKTEPATAN AFIKSASI DALAM PEMBENTUKAN KATA PADA BERITA ONLINE EDISI NOVEMBER 2024
Dalam era digital, media berita online berperan penting sebagai sumber informasi, di mana penggunaan bahasa yang tepat sangat memengaruhi keefektifan penyampaian informasi dan pembentukan opini publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis ketidaktepatan afiksasi dalam pembentukan kata pada berita online edisi November 2024. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis ketidaktepatan penulisan afiks dalam teks berita yang diambil dari berbagai platform media massa. Data dikumpulkan menggunakan teknik baca dan catat, serta dianalisis dengan metode agih untuk mengidentifikasi pola kesalahan afiksasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat jenis ketidaktepatan afiksasi yang mencakup prefiksasi, gabungan imbuhan, konfiksasi, dan sufiksasi. Penggunaan afiksasi yang tidak tepat dapat menurunkan kualitas berita dan kepercayaan pembaca, serta memengaruhi makna dan kesan yang disampaikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai pentingnya pemahaman afiksasi dalam konteks jurnalistik dan kontribusinya terhadap komunikasi yang efektif di media berita online
DI BALIK KEPUTUSAN PEMBELIAN: APA YANG MENDORONG GEN Z KECAMATAN SUMBAWA MENGGUNAKAN SPAYLATER?
This study aims to determine the role of Lifestyle, Ease to Use, Trust, and Sales Promotion in influencing the Purchase Decisions of Gen Z in Sumbawa District in using the SPayLater payment method. This research uses quantitative methods with a descriptive approach. Thus, this research provides a detailed description and explanation related to the research topic based on data obtained through directly distributed questionnaires. The sample determination was obtained through non probability sampling technique and purposive sampling method using Paul Leddy's formula so that 200 samples were obtained. The data analysis technique used is the three box method with high, medium, and low index value categories. The findings of this study are: (1) the lifestyle of Gen Z Sumbawa District, which is close to the Internet world and has an interest in trendy products, is able to encourage purchase decisions using SPayLater, (2) the ease of use felt when using SPayLater is able to encourage purchase decisions using SPayLater, (3) trust in SPayLater as a legal and legitimate payment method is able to encourage purchase decisions using SPayLater, and (4) sales promotion in the form of free shipping coupons are able to encourage purchase decisions using SPayLaterPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dari Gaya Hidup, Kemudahan, Kepercayaan, dan Promosi Penjualan dalam mendorong Keputusan Pembelian Gen Z Kecamatan Sumbawa dalam menggunakan metode pembayaran SPayLater. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sehingga penelitian ini memberikan gambaran dan penjelasan terperinci terkait topik penelitian berdasarkan data yang diperoleh melalui kuesioner yang disebar secara langsung. Penentuan sampel diperoleh melalui teknik non probability sampling dan metode purposive sampling dengan menggunakan rumus dari Paul Leddy sehingga didapatkan total sebesar 200 sampel. Teknik analisis data yang digunakan yaitu three box method dengan kategori nilai indeks tinggi, sedang, dan rendah. Hasil dari penelitian ini yaitu : (1) gaya hidup Gen Z Kecamatan Sumbawa yang dekat dengan dunia internet dan memiliki ketertarikan terhadap produk yang sedang trend mampu mendorong keputusan pembelian menggunakan SPayLater, (2) kemudahaan penggunaan yang dirasakan ketika menggunakan SPayLater mampu mendorong keputusan pembelian menggunakan SPayLater, (3) kepercayaan akan SPayLater sebagai metode pembayaran yang sah dan legal mampu mendorong keputusan pembelian menggunakan SPayLater, dan (4) promosi penjualan berupa voucher gratis ongkos kirim mampu mendorong keputusan pembelian menggunakan SPayLater