Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
IDENTIFIKASI PLANKTON PADA LAMBUNG UDANG VANAME DI WADUK JABUNG : Identification Of Plankton
Keanekaragaman dan kelimpahan plankton yang ada di lambung udang vaname dapat dijadikan parameter pakan yang dikonsumsi udang vaname serta kestabilan kondisi lingkungan. Keanekaragaman jenis plankton yang tinggi menunjukkan sejumlah besar individu dari setiap spesies, sehingga menunjukkan bahwa kualitas air lingkungan berada dalam kisaran yang sesuai untuk pertumbuhan organisme hortikultura. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi jenis plankton paa lambung udang vaname dan untuk mengetahui nilai kelimpahan, indeks keanekaragaman dan indeks dominansi di Waduk Jabung Laren Lamongan. Metode Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan termasuk penelitian eksplorasi yang dilakukan dengan cara mengamati dan mengidentifikasi plankton yang ada di lambung uang vaname dan dihitung dengan menggunakan rumus kelimpahan, keanekaragaman dan indeks dominannsi. Hasil penelitan menunjukkan bahwa dari keseluruhan ditemukan 4 spesies fitoplankton yaitu Oscillatoria sp, Spirulina sp, Chroococcus turgidus, Chlorella, dan ditemukan 1 spesies yaitu keratela sp. Hasil perhitungan kelimpahan plankton berkisar antara 24,33-43,33 Ind/l, indeks keanekaragaman 0,15 - 0,77, dan indeks dominansi 0,48 - 0,94. Jadi, berdasarkan faktor fisika, faktor kimia, dan faktor biologi yang telah diteliti perairan Waduk Jajong tergolong kualitas air yang kurang baik
Keanekaragaman dan kelimpahan plankton yang ada di lambung udang vaname dapat dijadikan parameter pakan yang dikonsumsi udang vaname serta kestabilan kondisi lingkungan. Keanekaragaman jenis plankton yang tinggi menunjukkan sejumlah besar individu dari setiap spesies, sehingga menunjukkan bahwa kualitas air lingkungan berada dalam kisaran yang sesuai untuk pertumbuhan organisme hortikultura. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi jenis plankton paa lambung udang vaname dan untuk mengetahui nilai kelimpahan, indeks keanekaragaman dan indeks dominansi di Waduk Jabung Laren Lamongan. Metode Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan termasuk penelitian eksplorasi yang dilakukan dengan cara mengamati dan mengidentifikasi plankton yang ada di lambung uang vaname dan dihitung dengan menggunakan rumus kelimpahan, keanekaragaman dan indeks dominannsi. Hasil penelitan menunjukkan bahwa dari keseluruhan ditemukan 4 spesies fitoplankton yaitu Oscillatoria sp, Spirulina sp, Chroococcus turgidus, Chlorella, dan ditemukan 1 spesies yaitu keratela sp. Hasil perhitungan kelimpahan plankton berkisar antara 24,33-43,33 Ind/l, indeks keanekaragaman 0,15 - 0,77, dan indeks dominansi 0,48 - 0,94. Jadi, berdasarkan faktor fisika, faktor kimia, dan faktor biologi yang telah diteliti perairan Waduk Jajong tergolong kualitas air yang kurang baik
USULAN TATA LETAK MATERIAL DAN PERLUASAN GUDANG PADA PROYEK PEMBANGUNAN BENDUNGAN TIU SUNTUK PAKET 1 MENGGUNAKAN METODE CLASS BASED STORAGE
PT Nindya Karya is a state-owned enterprise (SOE) engaged in construction services, currently undertaking the development of the Tiu Suntuk Dam project located in West Sumbawa Regency, Indonesia. Based on field observations, it was found that the existing warehouse layout was disorganized, with material placement lacking clear structure, thereby hindering warehouse staff in locating and retrieving required items. Additionally, due to limited storage capacity, not all materials could be accommodated within the warehouse. This condition prompted the need for further study to minimize material damage and inefficiencies in retrieval processes caused by poor organization. This study aims to improve warehouse capacity and layout by implementing the Class-Based Storage method, which categorizes materials into three main classes based on their type and dimensions. As a result, the warehouse was expanded from its original size of 4.7 m × 10.6 m to 14 m × 32 m. The proposed layout organizes materials into three classes: Class 1 comprises solid materials with lengths ranging from 3 to 12 meters; Class 2 includes solid materials shorter than 3 meters; and Class 3 consists of liquid or flammable materials. The analysis showed that the total material handling cost in the initial layout was Rp 2,246,674, which was reduced to Rp 1,068,060 in the proposed layout, indicating a cost efficiency gain of 52.4%. These findings confirm that the Class-Based Storage method is effective in optimizing warehouse layout and reducing internal logistics costs. The study offers practical contributions to warehouse management in construction projects and may serve as a reference for the layout planning of similar infrastructure facilities.Nindya Karya merupakan BUMN yang bergerak pada bidang jasa konstruksi yang melakukan pembangunan proyek pembuatan Bendungan Tiu Suntuk, yang berlokasi di Kabupaten Sumbawa Barat. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan penataan material di dalam gudang masih kurang tertata dan posisi yang tidak tentu yang dapat menyulitkan admin Gudang untuk mencari material yang dibutuhkan. Selain itu, tidak semua material masuk ke dalam gudang. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan kajian lebih lanjut untuk meminimalisir kerusakan material dan proses dalam pencarian barang akibat material yang tidak tertata. Penelitian ini dilakukan peningkatan kapasitas dan penataan gudang menggunakan metode class based storage. Metode class based storage dilakukan untuk memisahkan material berdasarkan jenis pekerjaan yang dilakukan. Hasil penelitian didapatkan peningkatan kapasitas gudang material dengan memperluas luas gudang yang sebelumnya berukuran 4,7 m x 10,6 m menjadi 14 m x 32 m. Hasil perancangan tata letak didapatkan usulan berupa pengelompokan material sesuai dengan jenis maupun ukuran material. Ada 3 kelas dalam pengelompokkan material, kelas pertama material padat dengan ukuran panjang 3-12 m, kelas kedua material padat dengan ukuran dibawah 3 m dan kelas ketiga material berbahan cair. Diharapkan dalam penelitian ini dapat menghindari kerusakan pada material dan memudahkan admin Gudang dalam mencari material yang akan digunakan
STUDI FORMULASI, KARAKTERISTIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SIRUP BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.)
Bunga telang (Clitoria ternatea L. ) merupakan bunga yang banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai minuman. Bunga telang memberikan warna biru pada minuman namun tidak memberikan rasa, sehingga perlu ditambahkan perasa pada sirup bunga telang. Perasa tersebut dapat bersasal dari asam sitrat atau buah lemon. Adanya penambahan tersebut akan mempengaruhi karakteristik minuman bunga telang. Tujuan penelitian ini adalah memformulasi dan melakukan pengujian karakteristik yang meliputi, organoleptis, pH, viskositas, serta pengujian kadar antosianin dan aktivitas antioksidan dari empat formula sirup bunga telang. Terdapat empat formula (F1,F2,F3 dan F4) sirup telang, uji yang dilakukan adalah organoleptis warna, rasa, aroma dan bentuk, uji pH, viskositas, uji flavonoid secara kualitatif dengan reaksi warna, antosianin dan uji antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkkan F1 tidak memiliki aroma dan warna biru, sedangkan F2, F3, F4 memiliki aroma lemon dan warna merah. Keempat formula memiliki rasa manis dan bentuk kental. Keempat formula memiliki pH dan viskositas yang memenuhi syarat, secara kualitatif mengandung flavonoid. Kadar antosianin tertinggi 2,338 dan IC50 183,52 pada F2 dengan fomula 1% asam sitrat. Kesimpulan Penambahan asam sitrat menurunkan pH, dan viskositas tetapi meningkatkan IC50 sirup bunga telang.Telang flower (Clitoria ternatea L.) is a flower that is widely used by the community as a drink. Telang flowers give a blue color to the drink but do not provide flavor, so it is necessary to add flavor to the telang flower syrup. The flavor can come from citric acid or lemon fruit. The presence of these additions will affect the characteristics of telang syrup. The purpose of this study was to formulate and test the characteristics of syrup: organoleptic, pH, viscosity, flavonoid content and anthocyanin levels of four formulas of telang syrup. There were four formulas (F1, F2, F3 and F4) of telang syrup, the tests carried out were organoleptical color, taste, fragance and consistency, pH, viscosity, qualitative flavonoid test with color reaction, antosianin and antioxidant test using DPPH. The results showed that F1 had no fragance and blue color, while F2, F3, F4 had lemon fragance and red color. The all formulas have a sweet taste and thick consistency, pH and viscosity that meet the requirements, qualitatively containing flavonoids. The highest anthocyanin content was 2.338 and IC50 183.52 in F2. Conclusion The addition of citric acid decreased the pH, and viscosity but increased the IC50
SISTEM PAKAR DETEKSI DINI DIABETES MELLITUS MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR (CF) BERBASIS LARAVEL
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat secara global. Banyak kasus DM yang tidak terdeteksi sejak dini, meningkatkan risiko komplikasi serius. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pakar berbasis web guna mendeteksi dini DM menggunakan metode Certainty Factor (CF). Metode CF diterapkan untuk mengelola ketidakpastian diagnosis. Secara teknis, sistem mengkombinasikan bobot keyakinan dari pengguna (CFuser) dan pakar (CFpakar) untuk setiap gejala. Jika pengguna memilih lebih dari satu gejala, nilai-nilai CF tersebut digabungkan secara berurutan untuk menghasilkan persentase risiko diagnosis akhir. Framework Laravel digunakan untuk membangun sistem yang aman dan responsif. Pengembangan sistem mengikuti enam tahap Expert System Development Life Cycle (ESDLC), dengan basis pengetahuan diperoleh dari wawancara dokter spesialis dan literatur medis. Sistem dapat mendiagnosis DM Tipe 1 dan Tipe 2 berdasarkan gejala yang diinput pengguna, dan menghasilkan output berupa persentase risiko. Hasil pengujian terhadap 10 kasus data uji yang divalidasi pakar menunjukkan akurasi sistem mencapai 100% dan konsisten dengan perhitungan manual. Dokumentasi teknis dan panduan pengguna juga disusun untuk mendukung penggunaan dan pengembangan lebih lanjut. Sistem ini berpotensi menjadi solusi alternatif dalam mendeteksi dini DM, terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan akses layanan kesehatan
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI E-LEARNING BERBASIS WEBSITE PADA SEKOLAH ISLAM AL-AZHAR CAIRO KARTASURA
Sekolah merupakan lembaga pendidikan yang berperan sebagai pusat proses pembelajaran. Untuk meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar di dalamnya, berbagai metode dan teknik dapat digunakan. Pemanfaatan teknologi informasi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan standar pendidikan di era digital saat ini. Sekolah Islam Al-Azhar di Kairo, Kartasura, masih menggunakan metodologi belajar mengajar tradisional yang menekankan pentingnya kehadiran fisik di kelas untuk interaksi guru- siswa. Hal ini seringkali menjadi kendala ketika situasi yang membuat pertemuan tatap muka menjadi mustahil. Untuk mendukung proses pembelajaran digital, proyek ini bertujuan untuk mengembangkan dan membangun sistem informasi pembelajaran daring (e- learning). Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rapid Application Development (RAD), yang menekankan kecepatan pengembangan sistem melalui fase perencanaan kebutuhan, perancangan pengguna, pembangunan, dan cutover. Sistem pembelajaran daring yang telah dibuat ini mencakup forum diskusi, proyek kelompok, tes, dan materi pembelajaran. Hasil pengujian metode pengujian kotak hitam menunjukkan bahwa setiap fitur berfungsi sebagaimana mestinya. Penerapan sistem ini memudahkan para instruktur dalam mengelola sumber daya dan memberikan siswa akses pembelajaran yang fleksibel kapan pun dan di mana pun. Metode ini diharapkan dapat menjadikan proses pendidikan di Sekolah Islam Al-Azhar Kairo Kartasura lebih mutakhir, efektif, dan responsif terhadap perkembangan zaman
EVALUASI ALGORITMA STRING MATCHING UNTUK DETEKSI PLAGIARISME PADA TEKS AKADEMIK PENDEK: STUDI PERBANDINGAN LEVENSHTEIN SEQUENCEMATCHER DAN RABIN-KARP
Plagiarisme dalam tugas akademik merupakan masalah serius yang berdampak negatif pada integritas pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja tiga algoritma string matching, yaitu Levenshtein, SequenceMatcher, dan Rabin-Karp, dalam mendeteksi plagiarisme pada teks akademik pendek. Dataset yang digunakan adalah Short Answer Plagiarism Corpus dengan 100 pasang dokumen. Pengujian dilakukan menggunakan Python 3.13.5 dengan threshold 0.8 untuk Levenshtein dan SequenceMatcher, serta 0.7 untuk Rabin-Karp. Hasil menunjukkan bahwa Levenshtein dan SequenceMatcher memiliki presisi sempurna (1.00), namun menghasilkan nilai recall yang rendah (0.23 dan 0.05). sedangkan Rabin-Karp memiliki recall tertinggi (1.00) tetapi menunjukan nilai presisi yang rendah (0.6). Temuan ini menunjukkan bahwa metode string matching efektif untuk mendeteksi plagiarisme literal (plagiarisme dari sumber salinan teks langsung) namun kurang optimal terhadap variasi parafrase (penulisan ulang atau rewording). Penelitian ini merekomendasikan integrasi metode string matching dengan analisis semantik atau pembelajaran mesin untuk deteksi plagiarisme yang lebih komprehensif
KOMPARASI ALGORITMA EQUIVALENCE CLASS TRANSFORMATION (ECLAT) DAN APRIORI UNTUK MARKET BASKET ANALYSIS PADA DATASET TOKO AMANAH
Mengetahui produk apa saja yang sering dibeli bersamaan dapat membantu toko dalam menyusun strategi penjualan yang lebih efektif. Penelitian ini membandingkan algoritma ECLAT dan Apriori untuk mencari pola pembelian dari data transaksi Toko Amanah. Kedua algoritma dipilih karena umum digunakan dalam analisis market basket dan memiliki pendekatan yang berbeda. Proses analisis dilakukan melalui lima tahapan KDD, mulai dari seleksi data hingga evaluasi hasil. Data awal berjumlah sekitar 6600 baris, dan setelah dibersihkan diperoleh 367 transaksi dengan 2053 item unik. Pengujian dilakukan dengan minimum support 4 dan confidence 0,5. Hasilnya, baik ECLAT maupun Apriori menghasilkan 7 aturan asosiasi yang sama. Namun dari sisi performa, ECLAT lebih cepat dan hemat memori karena menggunakan pendekatan vertikal TID-list. Sebaliknya, Apriori menggunakan pendekatan bottom-up berbasis candidate generation sehingga lebih stabil, tetapi cenderung memerlukan waktu dan memori lebih besar. Aturan yang ditemukan juga relevan secara bisnis, seperti keterkaitan bahan masakan dan alat kemasan. Seluruh proses ini kemudian diterapkan ke dalam aplikasi berbasis Streamlit agar hasil dapat divisualisasikan secara interaktif. Dari penelitian ini, ECLAT dinilai lebih cocok untuk proses cepat dan efisien, sementara Apriori tetap berguna jika sumber daya sistem mencukupi
ANALISIS KOMPARATIF ALGORITMA SVM NAIVE BAYES DAN LSTM PADA SENTIMEN KOMENTAR LAGU LABOUR
Analisis sentimen menjadi pendekatan penting dalam memahami persepsi publik terhadap isu-isu sosial yang dikemas dalam bentuk karya musik digital. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa tiga algoritma klasifikasi teks, yaitu Support Vector Machine (SVM), Naive Bayes (NB), dan Long Short-Term Memory (LSTM), dalam mengklasifikasikan sentimen komentar YouTube terhadap lagu Labour karya Paris Paloma. Dataset terdiri dari 10.061 komentar hasil scraping yang kemudian disaring menjadi 8.042 komentar valid yang telah melalui proses prapemrosesan dan pelabelan sentimen menggunakan metode lexicon-based. Model SVM menggunakan representasi TF-IDF, sementara LSTM memanfaatkan embedding layer dan arsitektur sekuensial. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa SVM mencapai akurasi tertinggi sebesar 84,09%, disusul LSTM sebesar 83,28%, dan Naive Bayes dengan akurasi 78,50%. SVM unggul dalam menangani komentar pendek yang eksplisit, sedangkan LSTM lebih mampu memahami konteks emosional dalam komentar panjang. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pemilihan algoritma yang sesuai dengan karakteristik data, serta potensi pengembangan lebih lanjut dengan pendekatan berbasis transformer atau teknik penyeimbangan data
PENERAPAN THRESHOLDING ADAPTIVE PADA MODEL WARNA YCBCR UNTUK DETEKSI FLEK WAJAH
Flek wajah merupakan masalah kulit umum yang memengaruhi kepercayaan diri. Tantangan utama dalam deteksinya adalah variasi warna flek dan kondisi pencahayaan yang tidak seragam. Penelitian ini mengusulkan metode deteksi flek wajah yang berbasis segmentasi kulit menggunakan ruang warna YCbCr dan analisis gradien, yang dikombinasikan dengan teknik adaptive thresholding. Metode ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi deteksi flek dengan kontras rendah yang sering kali sulit dikenali. Penggunaan ruang warna YCbCr memungkinkan pemisahan komponen luminansi dan krominansi, sehingga mengurangi pengaruh pencahayaan yang tidak merata. Adaptive thresholding diterapkan untuk mendeteksi perbedaan kontras secara lokal, sementara analisis gradien memperkuat deteksi perubahan intensitas halus pada permukaan kulit. Hasil pengujian pada 20 citra wajah menunjukkan bahwa sistem ini berhasil mencapai akurasi 95%, presisi 100%, recall 94,74%, dan F1-score 97,3%. Meskipun demikian, terdapat satu kasus False Negative yang menunjukkan perlunya penyempurnaan lebih lanjut. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan sistem deteksi flek wajah yang lebih akurat dan efisien, serta membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut dalam deteksi masalah kulit lainnya
SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BERBASIS WEB PADA TOKO BAJU GELORA DENGAN METODE VENDOR MANAGED INVENTORY (VMI)
Persediaan barang yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan ketidakseimbangan antara permintaan dan ketersediaan stok, yang berdampak pada penurunan penjualan dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi persediaan berbasis web pada Toko Baju Gelora dengan menerapkan metode Vendor Managed Inventory (VMI). Metode VMI memungkinkan pemasok untuk memantau dan mengelola stok barang secara langsung berdasarkan data penjualan dan permintaan yang terintegrasi dalam sistem. Sistem yang dikembangkan mencakup fitur manajemen stok, pemantauan persediaan secara real- time, analisis data penjualan, serta notifikasi otomatis untuk pengisian ulang barang. Teknologi berbasis web dipilih karena fleksibilitasnya dalam diakses kapan saja dan di mana saja, sehingga memudahkan pengelolaan persediaan oleh vendor dan pemilik toko. Metodologi pengembangan sistem menggunakan Model Waterfall, yang mencakup tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan stok, mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan persediaan, serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Dengan diterapkannya sistem informasi ini, Toko Baju Gelora dapat mengoptimalkan manajemen persediaan dan meningkatkan kepuasan pelanggan melalui ketersediaan produk yang lebih baik dan layanan yang lebih responsif