Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
KLASIFIKASI KEMATANGAN BUAH NAGA BERDASARKAN FITUR WARNA MENGGUNAKAN ALGORITMA MULTI-CLASS SUPPORT VECTOR MACHINE
The classification of dragon fruit maturity directly by farmers has weaknesses because it is influenced by the subjective factors of these farmers such as fatigue and other physical disorders. This causes the farmers' performance to be not optimal and less through so that the maturity classification becomes inconsistent. For this reason, this study aims to automatically classify dragon fruit maturity becomes more effective and efficient because it is carried out with the same and consistent standards even though in large quantities by utilizing image processing. Dragon fruit maturity level will be classified into 3 classes based on the color features HSV, ripe, half-ripe and unripe. The method used to carry out the classification is the Multi-Class SVM. The data used in this study were 105 data consisting of 90 training data and 15 test data. The classification results of dragon fruit maturity using the Multi-Class SVM is 86.67%.
Klasifikasi kematangan buah naga secara langsung oleh petani memiliki kelemahan karena dipengaruhi faktor subjektifitas dari petani tersebut seperti cepat lelah dan gangguan fisik lainnya. Hal ini menyebabkan kinerja petani tidak optimal dan kurang teliti sehingga klasifikasi kematangan menjadi tidak konsisten. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasifikasi kematangan buah naga secara otomatis sehingga menjadi lebih efektif dan efesien karena dilakukan dengan standar yang sama dan konsisten meskipun dengan jumlah yang besar dengan memanfaatkan pengolahan citra. Tingkat kematangan buah naga akan diklasifikasi menjadi 3 kelas berdasarkan fitur warna HSV yaitu matang, setengah matang dan tidak matang. Metode yang digunakan untuk melakukan klasifikasi yaitu Multi-Class Support Vector Machine Adapun data yang digunakan pada penelitian ini adalah 105 data yang terdiri dari 90 data latih dan 15 data uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi kematangan buah naga menggunakan algoritma Multi-Class Support Vector Machine menghasilkan akurasi 86,67%.
 
SISTEM RESERVASI ONLINE RUMAH SAKIT SEBAGAI SOLUSI ANTRIAN PADAT DI RSUD WARAS WIRIS BOYOLALI
Every human being needs health facilities, both for those who really suffer from an illness or someone who only needs regular health checks. One of them is RSUD Waras Wiris Boyolali which is always crowded with patients. In view of the situation and conditions of the world that have been and are still dealing with viruses that spread easily such as Covid-19, the crowded and crowded conditions of these patients are very dangerous. Therefore, an online hospital reservation system was designed with the aim of making it easier to schedule patient arrivals to the hospital. With this online reservation system, patients do not need to wait in crowds in the hospital waiting room. The system created is based on the Android operating system which is widely used by patients so it is easy to use. The research method used uses the waterfall method which starts from the process of analysis, design, to implementation so that this system is expected to be in accordance with the needs of hospitals and hospital patients, especially to handle patient queuing processes.Setiap manusia membutuhkan sarana kesehatan baik untuk yang benar-benar menderita penyakit ataupun seseorang yang hanya membutuhkan cek kesehatan secara berkala. Salah satunya adalah RSUD Waras Wiris Boyolali yang selalu ramai dikunjungi para pasien. Meninjau situasi dan kondisi dunia yang pernah dan masih berhadapan dengan virus yang mudah menyebar seperti Covid-19 maka kondisi ramai dan padat pasien ini sangat berbahaya. Oleh karena itu, dirancanglah suatu sistem reservasi rumah sakit online dengan tujuan untuk mempermudah dalam mengatur jadwal kedatangan pasien ke rumah sakit. Dengan adanya sistem reservasi online ini, pasien tidak perlu menunggu secara berkerumun di ruang tunggu rumah sakit. Sistem yang dibuat berbasis sistem operasi Android yang banyak digunakan pasien sehingga mudah digunakan. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode waterfall yang dimulai dari proses analisis, desain, hingga implementasi sehingga sistem ini diharapkan akan sesuai dengan kebutuhan rumah sakit maupun para pasien rumah sakit khususnya untuk menangani proses antrian pasien
PENENTUAN NILAI SUN PROTECTION FACTOR (SPF) EKSTRAK BONGGOL PISANG KEPOK (MUSA PARADISIACA L.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
Bonggol pisang kepok merupakan salah satu tanaman berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai penangkal sinar UV alami sehingga dilakukan penelitian tentang penentuan nilai Sun Protection Factor (SPF) dari ekstrak etanol bonggol pisang kepok. Tujuan penelitian ini adalah menentukan nilai SPF dari ekstrak bonggol pisang kepok dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Ekstrak bonggol pisang kepok didapat dengan cara diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, kemudian filtrat yang diperoleh dipekatkan dengan rotary evaporator untuk mendapatkan ekstrak kental. Ekstrak kental bonggol pisang kepok kemudian dibuat variasi konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm, 400 ppm, 500 ppm, 600 ppm, 700 ppm, 800 ppm, 900 ppm, 1000 ppm. Larutan tersebut selanjutnya ditentukan nilai SPFnya menggunakan metode spektrofotometri dengan panjang gelombang 290 – 320 nm yaitu panjang gelombang untuk sinar UV B dengan pengenceran menggunakan etanol 96%. Kalkulasi nilai SPF menggunakan metode Mansur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bonggol pisang kepok tidak memiliki aktivitas sebagai tabir surya. Nilai SPF yang diperoleh dari variasi konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm, 400 ppm, 500 ppm, 600 ppm, 700 ppm, 800 ppm, 900 ppm, 1000 ppm dengan nilai SPF berturut – turut yaitu 0,57; 0,70; 0,93; 1,26; 1,91; 2,46; 2,75; 2,92; 3,46; 3,70Bonggol pisang kepok merupakan salah satu tanaman berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai penangkal sinar UV alami sehingga dilakukan penelitian tentang penentuan nilai Sun Protection Factor (SPF) dari ekstrak etanol bonggol pisang kepok. Tujuan penelitian ini adalah menentukan nilai SPF dari ekstrak bonggol pisang kepok dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Ekstrak bonggol pisang kepok didapat dengan cara diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, kemudian filtrat yang diperoleh dipekatkan dengan rotary evaporator untuk mendapatkan ekstrak kental. Ekstrak kental bonggol pisang kepok kemudian dibuat variasi konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm, 400 ppm, 500 ppm, 600 ppm, 700 ppm, 800 ppm, 900 ppm, 1000 ppm. Larutan tersebut selanjutnya ditentukan nilai SPFnya menggunakan metode spektrofotometri dengan panjang gelombang 290 – 320 nm yaitu panjang gelombang untuk sinar UV B dengan pengenceran menggunakan etanol 96%. Kalkulasi nilai SPF menggunakan metode Mansur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bonggol pisang kepok tidak memiliki aktivitas sebagai tabir surya. Nilai SPF yang diperoleh dari variasi konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm, 400 ppm, 500 ppm, 600 ppm, 700 ppm, 800 ppm, 900 ppm, 1000 ppm dengan nilai SPF berturut – turut yaitu 0,57; 0,70; 0,93; 1,26; 1,91; 2,46; 2,75; 2,92; 3,46; 3,7
PERANCANGAN SISEM INFORMASI PEMBAYARAN SPP1BERBASIS WEB DI SMK DWI WARNA KABUPATEN SUKABUMI
SMK Dwi Warna merupakan institusi yang bergerak dibidang pendidikan, disekolah SMK Dwiwarna sistem Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) masih menggunakan sistem manual yang dimana proses Pembayaran dilakukan secara langsung oleh siswa denga cara mengantri lalu menyerahkan kartu Pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan kepada bendahara sehingga mengalami kesulitan dalam menangani antrian dan laporan keuangan yang disajikan saat ini kurang memadai sehingga menyebabkan kesulitan dalam perhitungan data dan pembuatan laporan pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini Extreme Progamming(XP) yang dikenal dengan metode technical how to atau bagamaimana suatu tim teknis mengembangkan perangkat lunak secara efisien melalui berbagai prinsip dan teknik praktis pengembangan perangkat lunak, XP menjadi dasar bagaimana tim bekerja sehari-hari. Selain dengan Extreme Programming penulis menggambarkan aliran sistem dengan flowchart dan alur perangkat lunak menggunakan Unified Modelling Language(UML) menyimpulkan bahwa UML adalah Bahasa pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma beroroentasi objek pemodelan (modelling) seungguhnya digunakan untuk penyederhanaan permasalahan - permasalahan yang komplek sedemikian rupa sehingga lebih mudah dipelajari dan dipahami, uml menawarkan,diagram,blueprint yang akan digunakan Use Case Diagram, Activity Diagram, dan Class Diagram serta Entity Relationship Diagram sebagai sebagai relasi antar tabelnya.SMK Dwi Warna merupakan institusi yang bergerak dibidang pendidikan, disekolah SMK Dwiwarna sistem Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) masih menggunakan sistem manual yang dimana proses Pembayaran dilakukan secara langsung oleh siswa denga cara mengantri lalu menyerahkan kartu Pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan kepada bendahara sehingga mengalami kesulitan dalam menangani antrian dan laporan keuangan yang disajikan saat ini kurang memadai sehingga menyebabkan kesulitan dalam perhitungan data dan pembuatan laporan pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini Extreme Progamming(XP) yang dikenal dengan metode technical how to atau bagamaimana suatu tim teknis mengembangkan perangkat lunak secara efisien melalui berbagai prinsip dan teknik praktis pengembangan perangkat lunak, XP menjadi dasar bagaimana tim bekerja sehari-hari. Selain dengan Extreme Programming penulis menggambarkan aliran sistem dengan flowchart dan alur perangkat lunak menggunakan Unified Modelling Language(UML) menyimpulkan bahwa UML adalah Bahasa pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma beroroentasi objek pemodelan (modelling) seungguhnya digunakan untuk penyederhanaan permasalahan - permasalahan yang komplek sedemikian rupa sehingga lebih mudah dipelajari dan dipahami, uml menawarkan,diagram,blueprint yang akan digunakan Use Case Diagram, Activity Diagram, dan Class Diagram serta Entity Relationship Diagram sebagai sebagai relasi antar tabelnya
Utilization of Social Media to Promote Financial Inclusion: Explorative Study
Social media has emerged as a powerful tool for promoting financial inclusion, which is the ability of individuals and businesses to access financial services such as banking, insurance, and credit. Despite progress in recent years, significant gaps still exist, with a significant portion of the world's population remaining unbanked. This paper explores social media’s role in enhancing financial inclusion. The study seeks to understand the impact of social media on financial inclusion, the challenges and opportunities associated with using social media in promoting financial inclusion, and the strategies that can be employed to leverage social media for promoting financial inclusion. The research employs a descriptive qualitative approach, using secondary data from scientific articles, books, public opinions, and social evidence. The analysis focuses on answering the main research question: the role of social media in enhancing financial inclusion and how to leverage social media to promote financial inclusion effectively. The results show that social media can promote financial inclusion through awareness and education, accessibility, trust, and social capital. The study provides recommendations for policymakers, financial institutions, and other stakeholders on effectively using social media to enhance financial inclusion. Social media can enable peer-to-peer learning and financial education, provide low-cost and accessible financial services, and overcome social and cultural barriers to financial inclusion. This research contributes to the literature on social media and financial inclusion and highlights the importance of leveraging social media to promote financial inclusion
Studi Ekonomi Politik Youtube: Komodifikasi Subscriber Channel Ricis Official
The thing that makes YouTube in great demand as a place of work is the monetization of viewer numbers and the various tools it provides. This makes YouTubers appear to be competing to produce videos with many views. This practice is predicted to become the forerunner of the practice of audience commodification because monetization on Youtube is calculated based on the number of views. This study uses a qualitative descriptive method with primary and secondary data sources. Primary data were obtained from interviews with the Official Ricis channel management and some viewers from the Ricis Official Youtube Channel. The author obtained secondary data from Ria Ricis' video talk shows on the internet, journals, media coverage, and other related literature. The results of this study note that the form of commodification of audiences on the Ria Ricis Youtube channel occurs in various ways, starting with personal branding that adapts to the targeted audience. The content that is produced is then promoted on various social media to invite more and more viewers. Interested audiences don't mind any content uploaded (naturalized). The audience feels comfortable with whatever Ria Ricis presents, while the content creator tends to present videos that he thinks will only attract a lot of views.
Keywords: Audience Commodification, Social Media, Political Economy, YoutubeHal yang menjadikan Youtube banyak diminati sebagai lahan pekerjaan adalah karena monetisasi angka penonton dan berbagai perangkat yang disediakannya. Hal ini menjadikan youtuber seolah berlomba-lomba menghasilkan video-video dengan jumlah penanyangan/views yang tinggi. Praktek ini diprediksi akan menjadi cikal bakal praktik komodifikasi khalayak, sebab monetisasi di Youtube dihitung berdasarkan jumlah views. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Data primer didapatkan dari wawancara dengan pihak manajemen channel Ricis official dan beberapa penonton dari Channel Youtube Ricis Official. Data sekunder diperoleh penulis dari video-video talkshow Ria Ricis di internet, jurnal, pemberitaan media, dan literatur lainnya yang berkaitan. Hasil penelitian ini diketahui bahwa bentuk komodifikasi khalayak dalam channel Youtube Ria Ricis terjadi melalui berbagai cara, dimulai dengan personal-branding yang menyesuaikan dengan penonton yang ditargetkan. Konten yang hasilkan kemudian di promosikan di berbagai media sosial untuk mengundang semakin banyak penonton. Khalayal yang tertarik merasa tidak keberatan dengan konten apapun yang diunggah (naturalisasi). Khalayak merasa nyaman dengan apapun yang disajikan Ria Ricis, sedangkan si content creator cenderung menyajikan video-video yang menurutnya akan menarik banyak views saja
INTERPRETASI “DIBALIK KEMATIAN” DALAM PENCIPTAAN KARYA TARI
Body language is a general term for communicating through gestures, postures, signals, and body signs. The body is the main instrument in dance, so dance becomes a form of aesthetic communication. Dance is basically a medium of communication for the community. As a communication medium, dance can be analogous to language, to be able to express moods, emotions, rhythmic and dynamic movements. So that sensitivity to stimulation, motion, space, and time needs to be considered because it requires energy.The choreographer’s interpretation in creating a dance work entitled “Behind Death” has a story based on the author’s empirical experience. Life experience, reading the reality of life, is contained in a work of this dance. “Behind Death” is an interesting reality of human life, both in memories, activities, and the track record of life in society. The dance work “Behind Death” is inseparable from symbols and meanings. Symbol interpretation results based on experience, observation, contained in motion and strengthened by the properties of the dance used.Symbolic interaction is used because it describes how the individual mind and individual self developthrough social processes. Results of analysis and experience from the point of view of communication as the essence of social order. There are three main keys in symbolic interaction, namely mind, self, and society.
Keywords: Body Language, Interpretation, and Dance Work.Bahasa tubuh merupakan istilah umum dalam mengkomunikasikan melalui isyarat, postur, sinyal, serta tanda tubuh. Tubuh merupakan instrumen utama dalam tarian, sehingga tari menjadi bentuk komunikasi estetis. Tari pada dasarnya merupakan media komunikasi bagi masyarakat. Sebagai media komunikasi maka tari dapat dianalogikan sebagai bahasa, untuk dapat mengekspresikan suasana hati, emosi, gerakan yang ritmis dan dinamis. Sehingga kepekaan terhadap rangsang, gerak, ruang, dan waktu perlu diperhatikan karena membutuhkan energi.
Interpretasi koreografer dalam menciptakan sebuah karya tari yang berjudul ”Dibalik Kematian” memiliki cerita berdasarkan pengalaman empiris penulis. Pengalaman hidup, membaca realitas kehidupan, tertuang dalam sebuah karya tari ini. Dibalik Kematian tersimpan realitas kehidupan manusia yang menarik, baik dalam memori ingatan, kegiatan, dan rekam jejak kehidupan dalam masyarakat. Karya Tari Dibalik Kematian tidak terlepas dari simbol dan makna. Simbol hasil interpretasi berdasarkan pengalaman, pengamatan, tertuang dalam gerak dan diperkuat dengan adanya properti tari yang digunakan. Interaksi simbolik digunakan karena menggambarkan bagaimana pemikiran individu dan diri individu berkembang melalui proses sosial. Hasil analisa dan pengalaman dari sudut pandang komunikasi sebagai esensi tatanan sosial. Terdapat tiga kunci utama dalam interaksi simbolik adalah mind, self, dan socet
PERBANDINGAN KEMAMPUAN KEWIRAUSAHAAN PENGUSAHA PEREMPUAN DAN LAKI-LAKI PADA UMKM DI KABUPATEN SUMBAWA
This study aims to determine the entrepreneurial abilities of female and male entrepreneurs and to analyze the comparison of the entrepreneurial abilities of female and male entrepreneurs in Sumbawa Regency. This study used a quantitative method with a total of 84 respondents, 42 men and 42 women who were obtained using the slovin formula using cluster random sampling technique. Data obtained by using the independent t test. The results of the analysis in this study show that (1) the entrepreneurial ability of male entrepreneurs in MSMEs in Sumbawa City is better in several aspects including the ability to read business opportunities with an average percentage difference of 8%, financial planning aspects with an average percentage difference - an average answer of 6% and marketing aspects with a difference in the percentage of an average answer of 1%. (2) the entrepreneurial ability of women entrepreneurs in MSMEs in Sumbawa City is better in the aspect of preparing a business plant with an average difference in the percentage of answers of 3% (0.3). (3) The results of the independent samples t test show that the value is 0.182 > 0.05, so that H0 is accepted by Ha rejected, which means that there is no difference in the entrepreneurial abilities of men and women in MSMEs in Sumbawa Regency.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kewirausahaan pengusaha perempuan dan laki-laki serta menganalisis perbandingan kemampuan kewirausahaan pengusaha perempuan dan laki-laki di Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden 84 responden, 42 laki-laki dan 42 perempuan yang diperoleh dengan rumus slovin dengan teknik cluster random sampling. Data yang diproleh dengan menggunakan uji independent t test. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukan bahwa (1) kemampuan kewirausahaan pengusaha laki-laki pada UMKM di Kota Sumbawa lebih baik di beberapa aspek diantaranya adalah aspek kemampuan membaca peluang bisnis dengan selisih presentase rata-rata jawaban 8%, aspek perencanaan keuangan dengan selisih presentase rata- rata jawaban 6% dan aspek pemasaran dengan selisih presentase rata-rata jawaban 1%. (2) kemampuan kewirausahaan pengusaha perempuan pada UMKM di Kota Sumbawa lebih baik pada aspek penyusunan bussines plant dengan selisih presentase rata-rata jawaban 3% (0,3). (3) Hasil uji independent samples t test menunjukkan bahwa nilai 0,182 > 0,05, Sehingga H0 diterima Ha ditolak yang berarti tidak terdapat perbedaan kemampuan wirausaha laki-laki dan perempuan pada UMKM di Kabupaten Sumbawa
Analisis Transparansi Dalam Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Studi Kasus Pada SMK Negeri 2 Sumbawa Besar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengelolaan Dana BOS di SMKN 2 Sumbawa Besar telah dilakukan secara transparan sesuai dengan buku petunjuk teknis Dana BOS tahun 2021.Metode yang digunakan “adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data menggunakan data primer yang dikumpulkan dengan menggunakan Teknik observasi,wawancara, dokumentasi pada informan dan juga menggunakan data sekunder yang di peroleh dari artikel, catatan-catatan sebagai teori. Dalam penelitian ini peneliti melakukan analisis data dengan cara mengumpulkan data, mereduksi data, menguji keabsahan data, menyajikan hingga dapat ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip transparansi di SMKN 2 Sumbawa Besar masih kurang baik dikarenakan pihak sekolah belum mempublikasikan secara langsung penggunaan Dana BOS kepada Stakeholder
SISTEM ABSENSI MAHASISWA MENGGUNAKAN SENSOR RFID DENGAN DATABASE MYSQL
Research has been carried out on Student Attendance Systems Using RFID Sensors with MYSQL DataBase where case studies were conducted at the STT Payakumbuh Computer Laboratory. This study aims to produce an RFID-based digital attendance design that can be utilized in the STT Payakumbuh environment. The components used consist of Arduino Mega as a microcontroller, RFID as a sensor, application design using Visual Studio 2010 with MYSQL DataBase. With the existence of a student attendance system program in the computer laboratory, it can make it easier for employees to input data on students who will conduct lectures in the computer laboratory. The program that the author made with Visual Basic Studio 2010 can be developed again with other systems.
Telah dilakukan penelitian tentang Sistem Absensi Mahasiswa Menggunakan Sensor RFID dengan DataBase MYSQL dimana studi kasus yang dilakukan di Laboratorium Komputer STT Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan absensi digital berbasis RFID yang dapat dimanfaatkan di lingkungan STT Payakumbuh. Komponen yang digunakan terdiri dari Arduino Mega sebagai Mikrokontroller, RFID sebagai sensor, perancangan aplikasi menggunakan Visual Studio 2010 dengan DataBase MYSQL. Dengan adanya program sistem absensi mahasiswa di laboratorium komputer ini dapat memudahkan pegawai dalam menginputkan data mahasiswa yang akan melakukan perkuliahan pada laboratorium komputer. Program yang penulis buat dengan Visual Basic Studio 2010 dapat dikembangkan lagi dengan sistem yang lain.