Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
    2607 research outputs found

    PESAN KOMUNIKASI DALAM TRADISI AKKATERE DI DESA TANAH TOWA KECAMATAN KAJANG

    No full text
    The Akkatere tradition is an important ritual that is still carried out by the Ammatoa indigenous community in Tanah Towa Village, Kajang District, Bulukumba Regency. This ritual, which involves cutting a child's hair, is not only a symbolic manifestation of the journey of life, but also as a communication tool to convey social, spiritual and cultural messages that are very important in the life of indigenous communities. This research explores the communication messages contained in the implementation of the Akkatere tradition and how these messages strengthen social ties, culture and community identity. The research was conducted using a qualitative approach through direct observation and in-depth interviews with traditional leaders, stakeholders and families involved in this ritual. The research results show that the Akkatere tradition is a very effective communication medium in conveying values such as respect for ancestors, social solidarity, moral responsibility, and harmonious relationships between humans, nature and fellow community members. Keywords: Akkatere, Communication Message, Tradition, Ammatoa, Kajang, Cultural Symbolism.Tradisi Akkatere adalah ritual penting yang masih dilaksanakan oleh masyarakat adat Ammatoa di Desa Tanah Towa, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba. Ritual ini, yang melibatkan pemotongan rambut anak, tidak hanya sebagai wujud simbolis dari perjalanan hidup, tetapi juga sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan pesan sosial, spiritual, dan budaya yang sangat penting dalam kehidupan komunitas adat. Penelitian ini mengeksplorasi pesan-pesan komunikasi yang terkandung dalam pelaksanaan tradisi Akkatere serta bagaimana pesan-pesan tersebut menguatkan ikatan sosial, budaya, dan identitas komunitas. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan tokoh-tokoh adat, pemangku kepentingan, serta keluarga yang terlibat dalam ritual ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Akkatere adalah media komunikasi yang sangat efektif dalam menyampaikan nilai-nilai seperti penghormatan terhadap leluhur, solidaritas sosial, tanggung jawab moral, serta hubungan harmonis antara manusia, alam, dan sesama anggota komunitas. Kata Kunci: Akkatere, Pesan Komunikasi, Tradisi, Ammatoa, Kajang, Simbolisme Budaya

    KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN AGRESIVITAS : STUDI KUANTITATIF PADA NARAPIDANA PENGGUNA NARKOBA DI LAPAS KELAS II A SUMBAWA

    No full text
    Interpersonal communication and aggressiveness are variables that are interconnected with each other. This study aims to analyze the influence of interpersonal communication on aggressiveness on the accuracy of drug users in Class II A Sumbawa prison. This research uses a quantitative descriptive type approach. The sampling technique was carried out by determining based on the sloving formula with a total of 70 respondents. The research instrument consists of two scales, namely the interpersonal communication scale and the aggressiveness scale. Based on the data analysis carried out, the results obtained in this study show that the significant value (Sig.) is 0.000 (<0.05) that Ha is accepted and Ho is rejected, which indicates that there is an influence of interpersonal communication on aggressiveness in curing drug users in Class II A Sumbawa prison. . Meanwhile, the R square value is 0.288. This value means that the influence of interpersonal communication on aggressiveness is 28.8%, while 71.2% of aggressiveness is influenced by other variables that were not studied, such as anxiety, social relationships, empathy, and other psychological conditions.  Keywords: Interpersonal Communication, Aggressiveness, PrisonersKomunikasi interpersonal dan agresivitas merupakan variabel yang saling keterkaitan antara satu dengan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi interpersonal terhadap agresivitas pada narapidana pengguna narkoba di LAPAS Kelas II A Sumbawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan dengan jenis kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sample dilakukan dengan penentuan berdasarkan rumus sloving dengan jumlah 70 responden. Instrumen penelitian terdiri dari dua skala yaitu skala komunikasi interpersonal dan skala agresivitas. Berdasarkan analisis data yang dilakukan didapatkan hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa nilai signifikan (Sig.) sebesar 0,000 (<0.05) bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang menandakan adanya pengaruh komunikasi interpersonal terhadap agresivitas pada narapidana pengguna narkoba di LAPAS Kelas II A Sumbawa. Sedangkan pada nilai R square sebesar 0.288. nilai tersebut memiliki arti bahwa pengaruh komunikasi interpersonal terhadap agresifitas adalah sebesar 28.8% sedangkan 71,2% agresifitas dipengaruhi oleh variabel lain  yang tidak diteliti seperti, kecemasan, hubungan sosial, sikap empati, dan kondisi psikologis lainnya Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Agresivitas, Narapidan

    INNOVATION HUB: STRATEGI KOLABORASI PEMERINTAH DAERAH SEBAGAI UPAYA PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (STUDI DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT)

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji strategi kolaborasi pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Dengan fokus pada inovasi sebagai langkah strategis, penelitian ini menyoroti pentingnya kehadiran platform innovation hub sebagai katalisator percepatan inovasi daerah. Innovation hub diharapkan dapat menjadi ruang kolaboratif yang mendukung inisiatif-inisiatif dari pemerintah daerah, desa, hingga masyarakat umum dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Simple Research Design (SRD) dan berfokus pada studi literatur serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlu ada indikator-indikator yang menjadi acuan dalam menentukan standarisasi innovation hub tersebut. Selain itu, kolaborasi inovasi antar kota dan kabupaten, program “One Officer One HKI”, serta penyusunan roadmap inovasi merupakan strategi-strategi kunci dalam mengimplementasikan inovasi daerah sebagai upaya pembangunan berkelanjutan. Temuan ini memberikan landasan bagi Kabupaten Sumbawa Barat untuk memacu kolaborasi dalam meningkatkan inovasi dalam upaya menuju smart city melalui pembangunan yang berkelanjutan.Penelitian ini mengkaji strategi kolaborasi pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Dengan fokus pada inovasi sebagai langkah strategis, penelitian ini menyoroti pentingnya kehadiran platform innovation hub sebagai katalisator percepatan inovasi daerah. Innovation hub diharapkan dapat menjadi ruang kolaboratif yang mendukung inisiatif-inisiatif dari pemerintah daerah, desa, hingga masyarakat umum dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Simple Research Design (SRD) dan berfokus pada studi literatur serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlu ada indikator-indikator yang menjadi acuan dalam menentukan standarisasi innovation hub tersebut. Selain itu, kolaborasi inovasi antar kota dan kabupaten, program “One Officer One HKI”, serta penyusunan roadmap inovasi merupakan strategi-strategi kunci dalam mengimplementasikan inovasi daerah sebagai upaya pembangunan berkelanjutan. Temuan ini memberikan landasan bagi Kabupaten Sumbawa Barat untuk memacu kolaborasi dalam meningkatkan inovasi dalam upaya menuju smart city melalui pembangunan yang berkelanjutan

    IMPLEMENTASI UML PADA PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PELATIHAN KERJA DI BALAI LATIHAN KERJA KOTA MOJOKERTO

    Get PDF
    This study examines how to use the Unified Modeling Language (UML) to create a job training information system at the Mojokerto City Job Training Center. This system will replace the training management and registration process that is still done manually. Diagrams such as use cases, classes, sequences, and activities are used in UML to model the structure and flow of the system in design. The waterfall model is also used in software development and includes the steps of planning, needs analysis, design, implementation, testing, and maintenance. The implementation of the system results in a web-based application that facilitates the enrollment process. In addition, UML diagrams have been shown to be a useful tool for modeling systems that are structured and easily understood by users. More than 85% of the participants tested found the UML diagram visualization helpful. This information system facilitates the management of training data and makes the training process easier for participants and managers. To improve the user experience, a more in-depth study of the user interface (UI) and the use of system development techniques other than waterfall are suggestions for future research.Studi ini meneliti bagaimana menggunakan Unified Modeling Language (UML) untuk membuat sistem informasi pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja Kota Mojokerto. Sistem ini akan menggantikan proses manajemen pelatihan dan pendaftaran yang masih dilakukan secara manual. Diagram seperti use case, kelas, urutan, dan aktivitas digunakan dalam UML untuk memodelkan struktur dan alur sistem dalam perancangan. Model waterfall juga digunakan dalam pengembangan perangkat lunak dan mencakup langkah-langkah perencanaan, analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Implementasi sistem menghasilkan aplikasi berbasis web yang memudahkan proses pendaftaran peser. Selain itu, diagram UML telah ditunjukkan sebagai alat yang berguna untuk memodelkan sistem yang terstruktur dan mudah dipahami oleh pengguna. Lebih dari 85% peserta yang diuji merasa terbantu dengan visualisasi diagram UML. Sistem informasi ini memudahkan pengelolaan data pelatihan dan membuat proses pelatihan lebih mudah bagi peserta dan pengelola. Untuk meningkatkan pengalaman pengguna, studi lebih mendalam tentang antarmuka pengguna (UI) dan penggunaan teknik pengembangan sistem selain waterfall adalah saran untuk penelitian selanjutnya

    AUDIT ENERGI PADA BANGUNAN GEDUNG TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMKN 2 SUMBAWA BESAR

    Get PDF
    Electric power is a type of energy used to operate electrical equipment. This energy is stored in electric currents in units of amperes (A) and voltages in units of volts (V). The use of electrical energy is used for various purposes such as driving motors, lighting lamps, heating or cooling equipment, and driving other mechanical equipment. Electrical energy is used in various sectors, including households, offices, industry, rail transportation, street lighting, and various other activities such as cooking and heating. The purpose of this study is to determine the consumption of electrical energy in the Light Vehicle Engineering building at SMKN 2 Sumbawa Besar and to be able to recommend solutions so that the use of electrical energy can be more cost-effective. The method used in this study is a mixed method (Mixed Method Research), which combines elements of qualitative and quantitative methods. The process of observing and conserving energy involves steps such as an energy audit. The results of this study were that the value of energy consumption intensity (IKE) in the light vehicle engineering building in the previous year was 13.66 kWh/m2/year, while the IKE value for the room was 10.14 kWh/m2/month.Tenaga listrik adalah salah satu jenis energi yang digunakan untuk mengoperasikan peralatan listrik. Energi ini disimpan dalam arus listrik dengan satuan ampere (A) dan tegangan listrik dengan satuan volt (V). Penggunaan energi listrik digunakan untuk berbagai keperluan seperti menggerakkan motor, menerangi lampu, memanaskan atau mendinginkan peralatan, dan menggerakkan peralatan mekanik lainnya. Energi listrik digunakan dalam berbagai sektor, termasuk rumah tangga, perkantoran, industri, transportasi kereta api, penerangan jalan umum, dan berbagai kegiatan lainnya seperti memasak dan pemanasan. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui konsumsi energi listrik pada gedung Teknik Kendaraan Ringan SMKN 2 Sumbawa Besar dan dapat merekomendasi solusi agar penggunaan energi listrik dapat lebih hemat biaya pengeluaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran (Mixed Method Research), yang menggabungkan elemen-elemen metode kualitatif dan kuantitatif. Proses observasi dan konservasi energi melibatkan langkah-langkah seperti audit energi. Hasil dari penelitian ini adalah nilai intensitas konsumsi energi (IKE) pada gedung teknik kendaraan ringan tahun sebelumnya adalah 13,66 kWh/m2/tahun, sedangkan nilai IKE ruangan adalah 10,14 kWh/m2/bula

    EFISIENSI SISTEM KELISTRIKAN PADA GEDUNG SUMBAWA TECHNO PARK(STP) UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA

    Get PDF
    The level of consumption and distribution of electrical energy must be balanced and efficient. However, not all sectors or buildings are able to meet the specified efficiency levels. Sumbawa Techno Park (STP) Building, Sumbawa University of Technology, as a medium-level consumer of electrical energy, would need to analyze energy saving opportunities, in order to determine the level of energy consumption efficiency. The aim of this research is to analyze energy savings opportunities carried out through short energy audits guided by Minister of Energy and Mineral Resources Regulation No. 13/2012 concerning the initial electrical energy audit which focuses on the STP building area of ??around 720.63 (????????). The method used in this research is a mixed method (Mixed Method Research). The results of the research obtained IKE on the kWh of the Sumbawa Techno Park (STP) building of 69.93 kWh/m2/year. This value is included in the efficient category according to the ASEAN-USAID IKE value standard, namely for office type buildings the maximum IKE value is 240 kWh/m2/year. In an air-conditioned room, the average IKE value was 34.20 kWh/m2/month. Meanwhile, in non-air-conditioned rooms, the average IKE value was 0.80 kWh/m2/month. The IKE values ??for air-conditioned and non-air-conditioned rooms are respectively included in the quite efficient and very efficient categories according to ESDM regulation no. 13/2012.Tingkat konsumsi dan distribusi energi listrik harus seimbang dan efisien. Akan tetapi, tidak semua sektor atau bangunan mampu memenuhi tingkat efisiensi yang telah ditentukan. Gedung Sumbawa Techno Park (STP) Universitas Teknologi Sumbawa sebagai konsumen energi listrik tingkat menengah, kiranya perlu dilakukan analisis peluang penghematan energi, guna mengetahui tingkat efisiensi konsumsi energi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peluang penghematan energi yang dilakukan melalui audit energi singkat dengan panduan Permen ESDM No. 13/2012 tentang audit energi listrik awal yang berfokus  dengan luas bangunan gedung STP sekitar 720.63 (????????). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran (Mixed Method Research), Hasil dari penelitian diperoleh IKE pada kWh gedung Sumbawa Techno Park (STP) sebesar 69,93 kWh/m2/tahun. Nilai tersebut termasuk dalam kategori efisien menurut standar nilai IKE ASEAN-USAID yakni untuk gedung jenis perkantoran nilai IKE maksimum adalah 240 kWh/m2/tahun. Pada ruangan ber-AC diperoleh nilai rata-rata IKE sebesar 34,20 kWh/m2/bulan. Sedangkan pada ruangan tidak ber-AC diperoleh nilai rata-rata IKE sebesar 0,80 kWh/m2/bulan. Nilai IKE pada ruangan ber-AC dan tidak ber-AC masing-masing termasuk dalam kategori cukup efisien dan sangat efisien menurut permen ESDM No. 13/2012

    ANALISIS YURIDIS UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 TENTANG PERNIKAHAN DIBAWAH UMUR

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini, pemahaman yang lebih baik terhadap analisis undang-undang nomor 16 tahun 2019 tentang pernikahan dibawah umur diharapkan dapat memberikan kontribus i positif dalam upaya melindungi anak-anak dan menciptakan lingkungan sosial yang lebih aman dan berkeadilan. Metode penelitian ini merupakan penelitian normatif (normat ive legal research). Penelitian normatif adalah jenis penelitian hukum yang dilakukan dengan cara mengkaji bahan pustaka atau data sekunder, yang sering disebut juga sebagai penelit ian doktrinal, di mana hukum seringkali dipahami sebagai apa yang tertulis dalam peraturan perundang-undangan (law in book). Faktor yang mempengaruhi terjadinya pernikahan dibawah umur, yang melatar belakangi terjadi perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Junto Tentang Batas Usia Perkawinan pada pasal (7), sehingga di rubah dalam Undang- Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan. Pernikahan di bawah umur dipengaruhi oleh pergaulan bebas, kurangnya pengawasan orang tua, norma agama, budaya yang mendukung, dan rendahnya pendidikan yang mengakibatkan kurangnya pemahama n tentang dampak negatif pernikahan dini, Para pemohon merasa hak konstitusional mereka terganggu oleh Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Perkawinan Tahun 1974, yang mereka yakini melanggar Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 tentang kesetaraan semua warga negara di hadapan hukum dan pemerintahan

    Analisis Nilai Religius dalam Novel Tajwid Cinta Hadwan-Kafiya Karya Lebah Ratih

    Get PDF
    Peneliti bertujuan untuk menganalisis nilai religius yang ada dalam novel Tajwid Cinta Hadwan-Kafiya karya Lebah Ratih. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian studi kepustakaan, sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.  Sumber data  yang digunakan adalah teks atau naskah yang ada dalam Novel Tajwid Cinta Hadwan-Kafiya karya Lebah Ratih yang dipublikasikan pada tahun 2017 cetakan pertama. Teori yang digunakan untuk menganalisis yakni Representasi yang dikemukakan oleh Stuart Hall (1997). Teknik analisis data dengan memapaparkan secara deskriptif melalui komponen reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan bagaimana representasi nilai religius dalam novel Tajwid Cinta Hadwan- Kafiya karya Lebah Ratih. Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa nilai religius yang terdapat dalam novel ini ialah nilai ibadah, nilai akhlak, nilai keteladanan dan ikhlas. Dengan demikian, penelitian pada novel Tajwid Cinta Hadwan-Kafiya mencakup segala hal tentang religius

    Kedwibahasaan Masyarakat Sasak di Desa Labuhan Burung: Kajian Sosiolinguistik

    Get PDF
    Kebiasaan berbicara dua bahasa saat berinteraksi dengan orang lain disebut kedwibhasaan. Oleh karena itu, gejala penggunaan dua bahasa ini akan lebih kompleks jika unsur-unsur dari bahasa lain ditambahkan. Kerumitan ini berasal dari kenyataan bahwa mereka harus menentukan dengan bahasa apakah cara terbaik untuk berkomunikasi satu sama lain atau tidak. Selain itu, penutur harus dapat memilih bahasa atau variasi kode yang sesuai dengan keadaan. Kasus semacam ini menarik untuk diteliti. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan bentuk penggunaan kedwibahasaan pada masyarakat sasak di Desa Labuhan Burung. Data dalam penelitian ini adalah tuturan penutur sasak yang mengandung kedwibahasaan. Metode yang digunakan deskriptif kualitatlif yaitu mendeskripsikan bentuk kedwibahasaan yang digunakan oleh penutur sasak di desa Labuhan Burung. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik catat, simak libat cakap, dan rekam. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada tiga jenis kedwibahasaan yang dituturkan penutur sasak di Desa Labuhan Burung. Penggunaan kedwibahasaan tersebut berupa; 1) kedwibahasaan majemuk; 2) kedwibahasaan sejajar; 3) kedwibahasaan subordinatif. Dengan demikian, masyarakat Sasak di Desa Labuhan Burung termasuk dalam masyarakat dwibahasa karena mampu menggunakan dua bahasa dalam berintraksi sehari-hari

    Sejarah Kesenian Jathilan Turonggo Karang Mudho (1980-2024): Sebagai Bentuk Pelestarian Kesenian Jathilan di Yogyakarta

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji mengenai sejarah kebudayaan Indonesia yang terus berkembang dan mengalami akulturasi pada masyarakat Indoneisa. Fokus pada penelitian ini adalah eksistensi dan perubahan yang dialami oleh Kesenian Jathilan Turonggo Karang Mudho, sebuah kelompok seni tradisional yang berada di Dusun Karang Tengah, Nogotirto, sari era 1980-an hingga saat ini. Kesenian Jathilan sebagai bagian dari budaya Jawa lokal, mengandung nilai-nilai spiritual dan simbolki yang mencerminkan kearifan masyarakat setempat. Seiring dengan perubahan sosial dan pengaruh modernisasi, kesenian ini mengalami berbagai transformasi, baik dari segi penampilan, properti, maupun cara pertunjukan untuk mempertahankan daya tariknya bagi generasi muda. Penelitian ini dilakukan melalui metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, yang mencakup wawancara dan observasi langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun menghadapi tantangan dari budaya popular, kelompok Kesenian Jathilan Turonggo Karang Mudho berhasil mempertahankan eksistensinya dengan beradaptasi secara kreatif tanpa meninggalkan unsur-unsur tradisionalnya

    1,282

    full texts

    2,607

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇