Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
    2607 research outputs found

    PENGUKURAN TINGKAT KEMATANGAN IMPLEMENTASI SCRUM DALAM PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK MENGGUNAKAN SCRUM MATURITY MODEL

    Get PDF
    In recent years, Scrum has grown in popularity and is now one of the project development approaches widely used by organizations around the world. Startup XYZ has been implementing Scrum since 2021. However, until now, the Scrum implementation process is still experiencing many obstacles. Based on identification through a fishbone diagram, these problems stem from the application of Scrum which has not been maximized in software development at Startup XYZ. The purpose of this research is to measure the maturity level of Scrum implementation in software development at Startup XYZ using the Scrum Maturity Model (SMM). SMM focuses on evaluating and providing direction for software development that implements Scrum. Then the Key Process Area (KPA) Rating is used to define achievements in each process area, which is adapted from the Agile Maturity Model (AMM). The measurement results show that the Scrum maturity level at Startup XYZ is still at level 1 (Initial). Based on the measurement results, improvement recommendations are provided based on the answers to the SMM questionnaire and referring to the Scrum Guide 2020, SBOK Guide v3, and Essential Scrum, with a focus on increasing level 2 and level 3 according to the expectations of Startup XYZ.Dalam beberapa tahun terakhir, Scrum semakin populer dan kini menjadi salah satu pendekatan pengembangan proyek yang banyak digunakan oleh organisasi di seluruh dunia. Startup XYZ telah menerapkan Scrum dalam pengembangan proyeknya sejak tahun 2021. Namun, hingga saat ini, proses implementasi Scrum tersebut masih mengalami banyak kendala. Berdasarkan identifikasi melalui diagram tulang ikan, permasalahan tersebut berasal dari penerapan Scrum yang belum maksimal dalam pengembangan perangkat lunak di Startup XYZ. Tujuan penelitian ini adalah mengukur tingkat kematangan implementasi Scrum dalam pengembangan perangkat lunak di Startup XYZ menggunakan Scrum Maturity Model (SMM). SMM berfokus pada evaluasi dan memberikan arahan untuk pengembangan perangkat lunak yang menerapkan Scrum. Kemudian digunakan Key Process Area (KPA) Rating untuk mendefinisikan pencapaian di setiap area proses, yang diadaptasi dari Agile Maturity Model (AMM). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tingkat kematangan Scrum di Startup XYZ masih berada pada level 1 (Initial). Berdasarkan hasil pengukuran tersebut, diberikan rekomendasi perbaikan yang disusun berdasarkan jawaban kuesioner SMM dan mengacu pada Scrum Guide 2020, SBOK Guide v3, dan Essential Scrum, dengan fokus pada peningkatan level 2 dan level 3 sesuai ekspektasi dari pihak Startup XYZ

    PERANCANGAN SISTEM REKOMENDASI SABUN CUCI MUKA MENGGUNAKAN ALGORITMA TOPSIS

    Get PDF
    Facial cleansers are one of the skincare products widely used by individuals ranging from children to adults. The main benefit of facial cleansers is to remove dirt from the user’s face. The numerous brands and types of ingredients in facial cleansers often lead to users making incorrect choices when selecting a cleanser that meets their skin needs. Therefore, this research develops a facial cleanser recommendation system using the Naïve Bayes algorithm, aimed at facilitating the selection of products that match the condition of the user's skin. The Naive Bayes algorithm is chosen for its simplicity and efficiency in processing text data, as well as its ability to provide fast and accurate results in classification. The stages of system development include data collection and preprocessing, feature and label separation, and model training. The dataset used is sourced from official websites. The outcome of this research is a recommendation system for facial cleansers, where users input their skin concerns into the system, and it automatically generates a list of facial cleanser products that correspond to the user’s complaints. For example, if the user has oily skin, the recommended products will be those suitable for oily skin.Sabun cuci muka merupakan salah satu produk skincare wajah yang banyak digunakan baik dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Manfaat sabun cuci muka untuk membersihkan kotoran yang ada pada wajah pengguna. Banyaknya merek dan jenis kandungan dalam produk sabun cuci muka membuat banyak pengguna salah dalam memilih sabun cuci muka yang sesuai dengan kebutuhan kulit wajah. Oleh karena itu, pada penelitian ini dibuat sistem rekomendasi sabun cuci muka menggunakan algoritma Naïve Bayes yang bertujuan untuk memudahkan dalam memilih produk yang sesuai dengan kondisi kulit wajah. Algoritma Naive Bayes dipilih karena kesederhanaannya dan efisiensinya dalam memproses data teks serta kemampuannya untuk memberikan hasil yang cepat dan akurat dalam klasifikasi. Tahapan pengembangan sistem meliputi pengumpulan dan pra-pemrosesan data, pemisahan fitur dan label, dan pelatihan model.  Dataset yang digunakan berasal dari website resmi. Hasil dari penelitian ini didapatkan sistem rekomendasi untuk sabun cuci muka dimana pengguna menginputkan keluhan yang ada pada wajah mereka kedalam system, kemudian sistem akan otomatis memberikan output berupa beberapa daftar produk sabun cuci muka yang sesuai dengan keluhan pengguna. Seperti kulit berminyak maka produk yang direkomendasikan adalah produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit berminyak

    APLIKASI E-COMMERCE DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY SEBAGAI GAMBARAN WUJUD SECARA NYATA

    Get PDF
    Augmented Reality (AR) has revolutionized the way consumers interact with products online. This technology offers a solution to address uncertainties regarding product size, color, or fit. Through AR features, users can virtually try on products, ranging from clothing and furniture to accessories, enriching the decision-making process. This study aims to evaluate the effectiveness of using AR technology in e-commerce applications on user experience. The research method involves a survey of users who have tried AR features in e-commerce applications, as well as a qualitative analysis of user feedback. The results show that the use of AR significantly enhances user satisfaction, reduces product return rates, and stimulates purchase interest. The implications of this study highlight the importance for e-commerce application developers to integrate AR technology in order to provide a more immersive and personalized shopping experience for consumersTeknologi Augmented Reality (AR) telah merevolusi cara konsumen berinteraksi dengan produk secara online. Teknologi ini menawarkan solusi untuk mengatasi masalah ketidakpastian mengenai ukuran, warna, atau kecocokan produk. Melalui fitur AR, pengguna dapat mencoba produk secara virtual, mulai dari pakaian, furnitur, hingga aksesoris, yang memperkaya proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan teknologi AR dalam aplikasi e-commerce terhadap pengalaman pengguna. Metode penelitian ini melibatkan survei terhadap pengguna yang telah mencoba fitur AR dalam aplikasi e-commerce serta analisis kualitatif terhadap tanggapan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AR secara signifikan meningkatkan kepuasan pengguna, mengurangi tingkat pengembalian produk, dan mendorong minat beli. Hasil dari penelitian ini adalah pentingnya bagi pengembang aplikasi e-commerce untuk mengintegrasikan teknologi AR guna memberikan pengalaman belanja yang lebih imersif dan personal bagi konsumen

    PENGEMBANGAN APLIKASI BELAJAR MATEMATIKA KONTEKSTUAL BERBASIS ANDROID DENGAN METODE WATERFALL

    Get PDF
    The development of information technology encourages teachers and educational practitioners to make adjustments to the ways and methods of student learning. Students who are social creatures, of course, also feel the impact of these technological developments. One of them is gadget. It is not uncommon for students to neglect their duties as a student due to the preoccupation with playing gadgets. Therefore, it is necessary if students are facilitated so that they can learn in a fun way as if they are playing gadgets. This android-based contextual math learning application is designed using the waterfall method, which consists of several math materials including: multiplication, division, fractions, square, rectangle and comparison. The activities in the application are designed to guide students to discover (guided discovery) math concepts. The goal is to provide meaningful learning experiences and experience in solving non-routine (contextual) problems. This application has been tested on 43 users including students and teachers. From the interview results, it is known that the application can be an alternative that can be used by students to learn math concepts. An attractive and contextual display provides a positive response by users regarding the application that has been developed.Perkembangan teknologi informasi mendorong guru dan praktisi pendidikan untuk melakukan penyesuaian cara dan metode belajar siswa. Siswa yang notabene mahluk sosial, tentunya ikut merasakan dampak dari perkembangan teknologi tersebut. Salah satunya adalah gadget. Tidak jarang siswa lalai dengan tugasnya sebagai seorang pelajar dikarenakan keasyikan bermain gadget. Oleh sebab itu, perlu sekiranya siswa difasilitasi agar dapat belajar dengan cara yang menyenangkan selayaknya sedang bermain gadget. Aplikasi belajar matematika kontesktual berbasis android ini dirancang dengan menggunakan metode waterfall, yang terdiri dari beberapa materi matematika diantaranya: perkalian, pembagian, pecahan, persegi, persegi panjang dan perbandingan. Aktivitas yang ada pada aplikasi, didesain untuk menuntun siswa menemukan (guided discovery) konsep matematika. Tujuannya memberikan pengalaman belajar yang bermakna serta pengalaman dalam menyelesaikan soal-soal non rutin (kontekstual)Aplikasi ini telah diuji kepada 43 user diantaranya siswa dan guru. Dari hasil wawancara, diketahui bahwa aplikasi dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan oleh siswa untuk belajar konsep matematika. Tampilan yang menarik dan konstekstual memberikan respon positif oleh user terkait aplikasi yang telah dikembangkan

    Konsepsi Patriarki dalam Serial Gadis Kretek Sutradara Kamila Andini dan Ifa Isfansyah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan fenomena patriarki dalam film yang berjudul Gadis Kretek karya Kamila Andini dan Ifa Isfansyah. Hal yang ingin diungkapkan dalam film tersebut adalah adanya tindakan atau fenomena patriarki. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan melakukan analisis deskriptif. Objek primer dari penelitian ini adalah film Gadis Kretek karya Kamila Andini dan Ifa Isfansyah dan objek sekunder berupa referensi-referensi terkait yang dapat membantu menjawab masalah penelitian. Data-data diperoleh dengan menonton,kemudian mencatat fenomena-fenomena terkait masalah patriarki dalam objek penelitian. Analisis dilakukan dengan identifikasi dan pendeskripsian data-data terkait masalah patriarki.  &nbsp

    Pengelolaan Merkuri Dari Pengolahan Emas Menggunakan Metode Lahan Basah Buatan: Pengelolaan Merkuri Dari Pengolahan Emas Menggunakan Metode Lahan Basah Buatan

    No full text
    In Indonesia, small-scale gold mines often use amalgamation methods with mercury to produce tailings that are dangerous and environmentally damaging. Mercury waste management is an important issue because mercury is a highly toxic heavy metal that can pollute the food chain and the environment. This research used literature methods to collect and analyze data from various written sources regarding the effectiveness of artificial wetlands in processing mercury waste. The results show that the artificial wetland method can reduce mercury pollution through adsorption, biosorption, and oxidation-reduction processes. Several types of plants, such as Phragmites Australis, Canna Indica, and Sagittaria, have been proven to be effective in absorbing mercury from water, with removal efficiencies reaching more than 80%. Artificial wetlands offer a sustainable solution for managing mercury waste at a relatively low cost but require a long time for remediation. The selection of appropriate plants and management of waste concentration are key factors in the success of this method. Thus, the artificial wetland method can help protect human health and preserve the environment from the impact of mercury pollution.Di Indonesia tambang emas skala kecil sering menggunakan metode amalgamasi dengan merkuri, menghasilkan limbah tailing yang berbahaya dan merusak lingkungan. Pengelolaan limbah merkuri adalah masalah penting, karena merkuri merupakan logam berat dengan toksisitas tinggi yang dapat mencemari rantai makanan dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode literatur untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber tertulis mengenai efektivitas lahan basah buatan dalam mengolah limbah merkuri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode lahan basah buatan dapat menurunkan pencemaran merkuri melalui mekanisme adsorpsi, biosorpsi, dan proses oksidasi-reduksi. Beberapa jenis tanaman seperti Phragmites Australis, Canna Indica, dan Sagittaria telah terbukti efektif dalam menyerap merkuri dari air, dengan efisiensi penyisihan mencapai lebih dari 80%. Lahan basah buatan menawarkan solusi berkelanjutan untuk mengelola limbah merkuri dengan biaya yang relatif rendah namun membutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses remediasi. Pemilihan tanaman yang tepat dan pengelolaan konsentrasi limbah menjadi faktor kunci dalam keberhasilan metode ini. Dengan demikian, metode lahan basah buatan dapat membantu melindungi kesehatan manusia dan menjaga kelestarian lingkungan dari dampak pencemaran merkuri

    STUDI AWAL IKTIOFAUNA DI SUNGAI TIU KELE KABUPATEN SUMBAWA

    Get PDF
    Sungai Tiu Kele merupakan salah satu sungai yang menyimpan keanekaragaman hayati iktiofauna yang sejauh ini belum diungkap secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk pendataan awal jenis-jenis ikan dan karakteristik habitanya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulam Mei 2023 di Sungai Tiu Kele Desa Marente, Kecamatan Alas, kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian didtemukan satu ekor jenis Stiphodon semoni yang termasuk famili gobiidae dengan karakteristik habitat dangkal dengan substrat berbat

    ANALISIS KANDUNGAN NITROGEN PADA PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN KULIT PISANG, SABUT KELAPA, DAN DAUN GAMAL DENGAN BIOAKTIVATOR RAGI TAPE

    Get PDF
    Peningkatan sampah akan menjadi ancaman bagi masyarakat karena dapat menyebabkan masalah gangguan pada kesehatan dan kebersihan lingkungan. Maka diperlukan pengolahan yang baik terhadap sampah organik. Pengolahan sampah organik dengan cara  pembuatan  pupuk  organik cair. Limbah kulit pisang, sabut kelapa, dan daun gamal merupakan bahan organik untuk pembuatan pupuk organik cair dengan penambahan bioaktivator ragi tape. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan jumlah kandungan nitrogen pada pupuk organik dengan bahan dasar (kulit Pisang, sabut kelapa, dan daun gamal) menggukana bioaktivator tagi tape. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan RAL. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa konsentrasi bioaktivator ragi tape memberikan pengaruh terhadap jumlah nitrogen yang dihasilkan, karena semakin banyak penambahan ragi tape maka semakin banyak jumlah nitrogen yang dihasilkan. Penambahan bioaktivator ragi tape 10 gram menghasilkan kadar nitrogen sebanyak 0,52%. Penambahan bioaktivator ragi tape 30 gram menghasilkan kadar nitrogen sebanyak 0,74%. Dan penambahan bioaktivator ragi tape 50 gram menghasilkan kadar nitrogen sebanyak 0,88%. Perlakuan yang tertinggi pada penelitian ini dengan penambahan ragi tape sebanyak 50 gram menghasilkan kadar nitrogen 0,88%. Kadar nitrogen yang di hasilkan lebih dari standar minimum kualitas pupuk organik cair. Sesuai Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia No.261/KPTS/SR.310/M4/2019 bahwa nitrogen pupuk organik cair adalah 0,5

    KARAKTERISTIK BRIKET BOTTOM ASH LIMBAH BATU BARA BERDASARKAN VARIASI PEREKAT TEPUNG KANJI PLTU DI PT. PLN (Persero) UPK TAMBORA KERTASARI TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT

    Get PDF
    Briket arang adalah bentuk energi terbaru dari biomassa, merupakan bahan bakar alternatif pengganti minyak dan gas, baik dalam kegiatan industri maupun rumah tangga. Briket arang berasal dari bahan baku limbah tanaman yang melimpah dilingkungan sekitar. Bottom ash merupakan salah satu limbah biomassa yang hingga saat ini pemanfaatannya masih sangat sedikit dan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan limbah bottom ash melalui pembuatan briket sebagai bahan bakar alternatif. Analisis yang dilakukan meliputi karakteristik pengaruh variasi jumlah perekat terhadap kadar air, indeks kehancuran, kadar abu, dan nilai kalor terhadap briket bottom ash. Penggunaan konsentrasi perekat tepung kanji sebesar 20%, 30%, dan 40%. Penelitian ini menggunakan RAL satu faktor dengan analisis anova untuk mengetahui pengaruh penggunaan variasi perekat terhadap briket bottom ash. Penelitian ini menghasilkan briket yang telah memenuhi standar SNI 01-6235-2000, konsentrasi perekat 20% menghasilkan nilai kadar air sebesar 7.2%, kadar abu sebesar 7.39%, lama pembakaran 163 menit/40g, indeks kehancuran sebesar 0.22% dan nilai kalor sebesar 4672 Kal/gr. Konsentrasi perekat 30% dengan nilai kadar air sebesar 7.6%, kadar abu sebesar 7.48%, lama pembakaran 135 menit/40g, indeks kehancuran sebesar 0.21% dan nilai kalor sebesar 4040 Kal/gr. Konsentrasi perekat 40% dengan nilai kadar air sebesar 8.0%, kadar abu sebesar 7.53%, lama pembakaran 128 menit/40g, indeks kehancuran sebesar 0.18% dan nilai kalor sebesar 4672 Kal/gr

    PENGARUH MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @ILMUKOMUNIKASI_UNJ TERHADAP KEBUTUHAN INFORMASI MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNJ

    No full text
    The development of technology in the current era of globalization is inevitable and will continue to grow in the future. Almost all human activities use technology. One of the human activities that often use the role of technology is in the field of information and communication. With the increasing use of Instagram, the platform is now also used for various purposes including disseminating information to the public. Various parties, such as communities, organizations, companies, institutions, and other groups also use Instagram to disseminate information. The Instagram account @ilmukomunikasi_unj utilizes Instagram as a means to share information. This account facilitates students in providing information about academic and non-academic matters. This study aims to determine the effect of the @ilmukomunikasi_unj Instagram account on the information needs of UNJ Communication Science students. This study uses a quantitative approach and uses primary data from questionnaires and secondary data from journals, books, news articles, and websites. The research sample consisted of 45 students of class 2020 UNJ Communication Science Study Program, using simple random sampling technique. This research shows the results that there is an influence of Instagram social media @ilmukomunikasi_unj on the information needs of UNJ Communication Science students.   Keywords: Social Media, Information Needs, InstagramPerkembangan teknologi dalam era globalisasi saat ini tidak dapat dihindari dan akan terus berkembang di masa mendatang. Hampir semua kegiatan manusia seluruhnya menggunakan teknologi. Salah satu aktivitas manusia yang sering menggunakan peran teknologi yaitu dalam bidang informasi dan komunikasi. Dengan meningkatnya penggunaan instagram, kini platform tersebut juga digunakan untuk berbagai tujuan termasuk menyebarkan informasi kepada khalayak. Berbagai pihak, seperti komunitas, organisasi, perusahaan, institusi, dan kelompok lainnya turut memanfaatkan instagram untuk menyebarkan informasi. Akun instagram @ilmukomunikasi_unj memanfaatkan instagram sebagai sarana untuk berbagi informasi. Akun ini memfasilitasi mahasiswa dalam memberikan informasi mengenai akademik dan nonakademik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh akun Instagram @ilmukomunikasi_unj terhadap kebutuhan informasi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNJ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan data primer dari kuesioner dan data sekunder dari jurnal, buku, artikel berita, serta situs web. Sampel penelitian terdiri dari 45 mahasiswa angkatan 2020 Program Studi Ilmu Komunikasi UNJ, dengan menggunakan teknik simple random sampling. Penilitian ini menunjukkan hasil bahwa terdapat pengaruh media sosial Instagram @ilmukomunikasi_unj terhadap kebutuhan informasi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNJ.  Kata Kunci: Sosial Media, Kebutuhan Informasi, Instagra

    1,282

    full texts

    2,607

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇