Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
    2607 research outputs found

    KARAKTERISTIK ALAT FILTER AIR PORTABLE MENGGUNAKAN VARIASI JUMLAH ABSORBEN ARANG AKTIF CANGKANG KEMIRI (Aleurites moluccanus)

    Get PDF
    Air merupakan faktor penting dalam kehidupan manusia maka dalam menggunakan atau mengonsumsinya diperlukan air yang bersih dan memiliki kualitas bagus. Parameter standar air bersih yaitu sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI No 32 tahun 2017 sehingga air layak dan aman digunakan. Untuk mendapatkan air bersih perlu adanya proses filtrasi. Dalam penelitian ini proses pembuatan arang aktif yaitu dari cangkang kemiri. Pembuatan arang aktif dilakukan dengan 2 tahapan yaitu pembakaran (karbonasi) untuk menghasilkan arang, lalu tahap kedua yaitu pengaktifan (aktivasi) menggunakan bahan kimia 20 gram NaOH, dilakukan selama 24 jam dalam suhu ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakteristikkan alat filter air dengan variasi arang aktif yang berbeda. Pada setiap variasi arang aktif dilakukan 4 kali pengulangan Uji pH, TDS, Suhu, Rasa, Bau.. Pada penelitian ini mendapatkan hasil terbaik yaitu pada Variasi 750 gram dengan nilai pH 7,4, TDS 357, Suhu 31°C, 1,5, Rasa 1, Bau 1. Dapat disimpulkan bahwa alat filter air portable dengan variasi 750 gram mendapatkan hasil yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat untuk mendapatkan air bersih sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia NO 32 Tahun 2017

    Penguatan Kompetensi Calon Auditor Audit Mutu Internal (AMI) Dalam Pengendalian Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Melalui Kegiatan Pelatihan Untuk Pelatih

    Get PDF
    Kegiatan evaluasi secara berkala menjadi salah dari tugas auditor internal setiap perguruan tinggi. Pemahaman mendasar tentang Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) harus menjadi acuan calon Auditor. Untuk itu, penguatan kompetensi terhadap calon auditor menjadi tujuan dari pelatihan ini. Kegiatan peningkatan kompetensi terhadap calon auditor diawali dengan pemetaan awal terhadap sumber daya yang ada dan jumlah unit yang akan dievaluasi, hingga tersusun program pelatihan untuk pelatih (calon Auditor). Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pola hybrid – daring dan luring. Metode kegiatan dalam bentuk sosialisasi, ceramah, simulasi dan role-playing, serta evaluasi dengan pemberian pre-test dan post-test untuk melihat pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap berbagai materi yang disampaikan. Peserta berjumlah 7 orang perwakilan dari fakultas yang ada di Universitas Teknologi Sumbawa. Hasil dari kegiatan ini peserta mampu memahami tugas-tugas yang diberikan, memosisikan diri sebagai auditor AMI, pengetahuan tentang langkah-langkah dari assesment lapangan, sistem dalam penulisan hasil dan proses pembuatan laporan. Kegiatan ini menjadi langkah baik bagi perguruan tinggi dalam memperkuat implementasi Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023.Kegiatan evaluasi secara berkala menjadi salah dari tugas auditor internal setiap universitas. Pemahaman mendasar tentang Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) harus acuan dalam melakukan evaluasi mutu. Untu itu, penguatan kompentensi terhadap calon auditor menjadi tujuan dari pelatihan ini. Kegiatan dilaksanakan dengan melakukan analisis pemetaan terhadap sumber daya yang ada dan jumlah unit yang akan dievaluasi. Metode Kegiatan dilakukan secara daring dan luring. Metode kegiatan dalam bentuk sosialisasi, cermah, dikusi, dan simulasi, evaluasi dengan pemberian pre test dan post test untuk melihat pemahaman peserta terhadap berbagai materi yang disampaikan. Peserta terdiri dari 7 orang perwakilan dari fakultas yang ada di Universitas Teknologi Sumbawa. Hasil dari kegiatan ini peserta dapat memahami point-point tugas dari auditor AMI, langkah-langkah dari assesment lapangan, sistem dalam penulisan, dan proses dalam pembuatan laporan

    Wangsul: Koreografi Terinspirasi Dari Pengalaman Empiris Ketubuhan Tari

    Get PDF
    Wangsul is a dance work that comes from the stylist's empirical experience about his body which makes him feel uneasy about being unable to adjust to the poles of his tradition. The stylist gave the title of this work WANGSUL, which stands for nyina Wangake from Origin. The meaning of wangsul itself is taken from the Javanese language which means to go home. While nyina Wangake origin is defined as observing / paying attention / seeing carefully and thoroughly the origin. After returning home to return from overseas, one needs a process of looking back at identity, looking back carefully and thoroughly to adjust to one's origins. This dance work will be danced by a single dancer. The theme of this dance work is anxiety. The creation of this dance work begins with feelings and visions in dancing a traditional Malay and Yogyakarta dance. The dance is very interesting in terms of beautiful movement motifs, clothing, and distinctive music. The Serampang twelve dance and the Yogyakarta style dance have movement motifs that can attract attention, including the Malay movement motif, namely lenggang and Yogyakarta style motifs, namely nggurdo and sabetan motifs. The essence of the lenggang, nggurdo and sabetan motion motifs encourage creative imaginations to create dance works based on these motion motifs. The process of creating works, namely using a cost approach and the creation process. The method is achieved by referring to the stages of exploration, imoprovisation, composition, and evaluation

    Pembuatan Media MS (Murashigae and Skoog) dengan Tambahan Konsentrasi Zpt secara In Vitro

    Get PDF
    Kultur jaringan bekerja dengan baik jika kondisi yang diperlukan dapat dipenuhi. Persyaratan tersebut meliputi pemilihan eksplan/bahan implantasi, penggunaan media yang sesuai dan kondisi aseptik. Media utama yang  digunakan dalam kultur jaringan adalah MS (Murashigae dan skoog).Media tersebut mengandung unsur hara makro dan mikro yang lengkap dibandingkan media lainnya. Selain unsur hara makro dan mikro, penambahan ZPT pada media kultur jaringan dapat menunjang pertumbuhan tanaman kultur jaringan. Zpt adalah salah satu bahan sintesis atau hormon tumbuh yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan melalui pembelahan sel.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat keberhasilan pembuatan Media MS dengan tambahan ZPT dan prosedur pembuatan media. Metode dalam penelitian ini meliputi Sterilisasi Alat, pembuatan Media dengan 4 variasi media serta kosentrasi hormon yang berbeda selanjutnya media di sterilisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ke empat jenis media yang telah dibuat dengan variasi  hormon 2ip, BAP dan TDZ di dapatkan 100% steril. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa media yang telah dibuat tidak terdapat atau terjadinya kontaminansi dan media tersebut siap digunakan untuk tahap kultur jaringan selanjutnya

    Identifikasi Cendawan pada Jagung (Zea Mays) Dengan Metode Blotter Test Dibalai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Pertanian NTB

    No full text
                  Corn (Zea mays) is an important food ingredient with a high carbohydrate content and is produced in the 4th largest quantity in the world, around 800 million metric tons. From the data on the needs of the agro industry (Food Security Agency 2018), the need for industrial corn is 30 million tons, 28% of which is for the feed industry, 2.5% for the corn starch and sweetener industry, 10% for the corn grits and corn flour industry, and 3.3% for the snack industry. In 2012, corn production increased by 9.9%, reaching 19.39 million metric tons of dry shells. Compared to 2011, corn production decreased by only 0.55 million metric tons (2.8%). However, corn is also very vulnerable to attack by plant-disturbing organisms. Fungal contamination of seeds produces mycotoxin compounds in food plant seeds, which can endanger human health and livestock. Sample preparation, Sowing of corn seeds and Identification of Fungi on corn seeds (Zea mays) The fungi that infect the seeds of each corn variety are Fusarium sp, Penicillium sp, Aspergillus Flavus, A. nigra, and Aspergillus sp. The fungus Fusarium sp. has a higher number, and the lower one is Penicillium. Fusarium sp. is a fungus found infecting postharvest varieties in the storage process that can cause mycotoxins, which are harmful to health. Based on the results of research that has been conducted on corn seeds at the Agricultural Certification and Supervision Agency with 4 varieties of corn types, 5 infected fungi were found on corn seeds, namely: Fusarium sp., Aspergillus sp., Aspergillus niger, A. flavus, and Penicillium sp. Suggestion There is a need for further research related to testing for controlling seed-borne fungi.Jagung (Zea mays) merupakan bahan pangan penting dengan memiliki kandungan karbohidrat tinggi dengan diproduksi jumlah terbanyak ke-4 di dunia sekitar 800 juta ton. Dari data kebutuhan industry agro, (badan ketahanan pangan 2018) kebutuhan jagung untuk industri ialah 30 juta ton, 28% diantaranya untuk industry pakan, 2,5 % untuk industri pati jagung dan sweetener, 10% untuk industri corn grits dan tepung jagung, dan 3,3% untuk industri snack. Pada tahun 2012 jagung mengalami peningkatan produksi 9.9% sebanyak 19.39 juta ton pipilan kering. Dibandingkan pada tahun 2011 produksi jagung mengalami penurunan dengan hanya memproduksi sebesar 0.55 juta ton (2.8%).  Akan tetapi jagung juga sangat rentan oleh serangan Organisme Penganggu Tanaman. Kontaminasi jamur pada benih menghasilkan senyawa mikotoksin pada biji tanaman pangan, yang dapat membahayakan Kesehatan manusia dan juga ternak. Preparasi sampel, Penaburan benih jagung dan Identifikasi Cendawan pada benih jagung (Zea mays ) Adapun cendawan yang menginfeksi benih pada setiap varietas jagung yaitu, Fusarium sp, Penicillium sp, Aspergillus Flavus, A.Niger, Aspergillus sp. Cendawan fusarium sp, memiliki angka lebih tinggi dan yang rendah ialah penicillium. Fusarium sp ialah jamur yang ditemui menginfeksi varietas pascapanen dalam proses penyimpanan yang dapat menyebabkan mikotoksin yang berbahaya pada kesehatan. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada benih jagung Di Balai pengawasan dan sertifikasi pertanian dengan 4 varietas jenis jagung didapatkan 5 cendawan yang terinfeksi pada benih jagung yaitu : Fusarium sp, Aspergillus sp, Aspergillus niger, A.Flavus dan penicillium sp. Perlu adanya penelitian lebih lanjut terkait pengujian dalam pengendalian cendawan terbawa benih

    PENGARUH FRAKSI VOLUME SERAT SISAL DAN FILLER SERBUK KAYU JATI TERHADAP KEKUATAN TEKAN DAN TARIK PAPAN KOMPOSIT

    No full text
    Increasing demand for environmentally friendly materials to reduce negative impacts on global air quality, health and climate. Some researchers are starting to focus on biocomposite based composites. Composites from natural fibers and natural particles are one of the alternatives to polymer composites because of their advantages compared to synthetic fibers. In this study the volume fraction used between sisal fiber and teak wood powder is 5% fiber : 15% particle, 10 fiber : 10% particle, and 15% fiber : 5% particle with fixed resin volume which is 80% using ASTM standard for bending test and tensile test. From the tests carried out, some data will be obtained from the test, the bending test value is the highest MOE at a variation of 15% fiber : 5% particle with a value of 6334,67 MPa and MOR value of 98,21 MPa followed by the lowest result at a variation of 5% fiber : 15% particle with a MOE value of 3987,13 MPa and MOR value of 68,19 MPa. In the tensile test obtained the highest results at a variation of 15 fiber : 5% particle with a stress value of 71,36 MPa, strain of 1,61%, and the elastic modulus obtained a value of 44,31 GPa, at a variation of 10% fiber : 10% particle obtained the lowest tensile test results stress value of 50,26 MPa, strain of 1,34%, and elastic modulus of 37,56 GPa. The results of the test showed that the increasing fraction of fiber volume makes the composite mechanical strength higher, the addition of wood powder as a composite filler mixture serves to fill the void in the fiber and matrix cells during the composite manufacturing process.Semakin meningkatnya permintaan akan bahan material ramah lingkungan untuk mengurangi dampak negatif terhadap kualitas udara global, kesehatan dan iklim global. Beberapa peneliti mulai fokus pada komposit berbasis biokomposit. Komposit dari serat alam dan partikel alam merupakan salah satu alternatif untuk komposit polimer karena keunggulannya dibandingkan dengan serat sintetis. Pada penelitian ini fraksi volume yang digunakan antara serat sisal dan serbuk kayu jati yaitu 5% serat : 15% partikel, 10% serat : 10% partikel, dan 15% serat : 5% partikel dengan volume resin tetap yaitu 80% menggunakan standar ASTM untuk uji bending dan uji tarik. Dari pengujian yang dilakukan, akan didapatkan beberapa data hasil pengujiam, nilai uji bending yaitu MOE teringgi pada variasi 15% serat : 5% partikel dengan nilai 6334,67 MPa dan nilai MOR sebesar 98,21 MPa diikuti dengan hasil terrendah pada variasi 5% serat : 15% partikel  dengan nilai MOE sebesar 3987,13 MPa dan nilai MOR sebesar 68,19 MPa. Pada uji tarik didapatkan hasil tertinggi pada variasi 15% serat : 5% partikel dengan nilai nilai tegangan sebesar 71,36 MPa, regangan sebesar 1,61%, dan modulus elastisitas memperoleh nilai sebesar 44,31 GPa, pada variasi 10% serat  : 10% partikel diperoleh hasil uji tarik terendah nilai tegangan 50,26 MPa, regangan sebesar 1,34%, dan modulus elastisitas sebesar 37,56 GPa. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa semakin meningkatnya fraksi volume serat membuat kekuakatan mekanik komposit semakin tinggi, penambahan serbuk kayu sebagai campuran filler komposit berfungsi untuk mengisi kekosongan pada pada selah-selah serat dan matriks saat proses pembuatan komposit

    Analisis Pengaruh Temperatur dan Rasio Terhadap Persen Ekstraksi Pada Proses Pelindian Nikel Kadar Rendah Pomalaa Sulawesi Tenggara: Ekstraksi Bijih Nikel Laterit

    No full text
    Currently, nickel is widely used in various industries because it offers numerous benefits, particularly in the metal and battery industries, among others. With the increasing applications and advantages of nickel, it is necessary to separate nickel from its source. The aim of this study is to investigate and analyze the influence of temperature and ratio on the recovery of lateritic nickel ore in Pomalaa, Southeast Sulawesi, during the leaching process of nickel metal using sulfuric acid. Based on XRF analysis, the rock samples have a high nickel content of approximately 5.67%. This result is similar to the total nickel testing using aqua regia as a solvent, which yielded around 6.5429%. Under the conditions of leaching nickel-bearing rock with a solid-liquid ratio of 1:20 and a temperature of 90°C, the highest percentage of nickel extraction achieved is approximately 66.76%. Conversely, a low percentage of nickel extraction is obtained at room temperature with a solid-liquid ratio of 1:10, approximately 8.65%. Based on these results, temperature and solid-liquid ratio in the leaching process significantly influence the percentage of nickel extraction.Saat ini nikel telah banyak digunakan di berbagai perindustrian karena nikel memiliki banyak manfaat salah satunya adalah pada indutri logam, baterai, dan lainnya,Seiring dengan banyaknya aplikasi dan manfaat dari nikel maka perlu untuk dilakukan pemisahan nikel dari sumbernya. Pada penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis pengaruh temperatur dan rasio terhadap perolehan bijih nikel  laterit di Pomalaa, Sulawesi Tenggara pada proses pelindian logam nikel menggunakan asam sulfat. Berdasarkan hasil analisa XRF, sampel batuan memiliki kadar nikel yang tinggi yakni sekitar 5,67%. Hasil ini similar dengan hasil pengujian nikel total dalam batuan menggunakan aqua regia sebagai pelarut yakni didapatkan sekitar 6,5429%. Pada kondisi reaksi pelindian batuan nikel rasio padat cair 1:20, suhu 90oC didapat persentase ekstraksi nikel tertinggi yakni sekitar 66,76%. Sedangkan persentase ekstraksi nikel yang rendah didapatkan pada suhu kamar rasio padat cair 1:10 yakni sekitar 8,65%. Berdasarkan hasil tersebut, temperatur dan rasio padat cair pada proses pelindian memiliki  pengaruh yang signifikan terhadap persentase ekstraksi nikel. &nbsp

    IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING DI SUMBAWA

    No full text
    The use of BIM in Indonesia is not optimal even though BIM has been around for a long time in Indonesia. In this regard, it is necessary to carry out research related to evaluating the application of Building Information Modeling (BIM) on construction projects in Sumbawa. This research aims to determine the extent of the development of the adoption of Building Information Modeling in Sumbawa. This research uses quantitative data collection methods by distributing questionnaires. Project implementation in Sumbawa currently still uses conventional software such as Autocad for drawing design, Microsoft Excel for volume and cost calculations and Microsoft Project for scheduling. Everything is still done in a paper-based manner and many things end up being wasted because there are changes that occur throughout the construction process. With conventional methods still being used in construction implementation in Sumbawa, there are still many problems that occur in construction implementation. According to the analysis, it can be concluded that the implementation of building information modeling in Sumbawa, West Nusa Tenggara, in general is still not going well and there are still several problems. The main problem that occurs is that there is no synergy between project elements because service users and service providers do not fully understand Building Information ModelingPenggunaan BIM di indonesia belum maksimal padahal BIM sudah muncul sejak lama di Indonesia. Terkait dengan hal tersebut maka perludilakukan penelitian terkait evaluasi penerapan Building Information Modeling (BIM) pada proyek konstruksi di Sumbawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan pengadopsian Building Information Modeling di Sumbawa. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kuantitatif dengan melakukan penyebaran kuisioner. Pelaksanaan proyek di Sumbawa saat ini masih banyak menggunakan perangkat lunak konvesional seperti Autocad untuk desain gambar, Microsoft Excel untuk perhitungan volume dan biaya dan Microsoft Project untuk penjadwalan. Semua masih dilakukan dengan cara yang paper-based dan banyak hal yang akhirnya menjadi sia-sia karena terdapat perubahan-perubahan yang terjadi sepanjang proses konstruksi. Dengan masih digunakannya metode konvensional pada pelaksanaan konstruksi di Sumbawa masih terdapat banyak permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan konstruksi.sesuai analisis dapat disimpulkan Implementasi building information modeling di Sumbawa Nusa Tenggara Barat, secara umum masih belum berjalan dengan baik dan masih terdapat beberapa permasalahan. Permasalahan utama yang terjadi adalah belum adanya sinergi antara unsur proyek karena pengguna jasa dan penyedia jasa belum sepenuhnya memahami Building Information Modelin

    ANALISIS PEMBAYARAN DIGITAL DANA DENGAN APLIKASI ISO/IEC 9126 MODEL BERDASARKAN FAKTOR KEGUNAAN

    No full text
    Digital payments have become a trend nowadays. The ease of use of applications and relatively low transaction costs have changed people's behavior patterns in making payments and transactions that are all digital. Dana is a digital wallet application that also functions as a digital payment. The number of competitors today, especially in the field of digital payments, requires an evaluation of software quality. One of the methods used to measure software quality is ISO / IEC 9126, an international standardization organization used as a quality model guideline. In the Usability evaluation process in ISO/IEC 9126, there are Usability quality characteristics which include quality sub-characteristics, namely: understandability, learnability, operability, and attractiveness. The software quality control to be evaluated is focused on the Usability perspective with the aim of satisfying user needs. The scores are grouped based on three categories, from 0-100% unsatisfactory between 0%-40%, marginal between 40%-60%, and satisfactory between 60%-100%. From the results of the Usability value calculation of 0.84, it can be said that the category is satisfactory.Pembayaran digital sudah menjadi tren untuk saat ini. Kemudahan penggunaan aplikasi dan biaya transaksi yang relatif murah telah mengubah pola perilaku masyarakat dalam melakukan pembayaran dan transaksi yang serba digital. Dana merupakan aplikasi dompet digital yang juga berfungsi sebagai pembayaran digital. Banyaknya pesaing saat ini khususnya di bidang pembayaran digital memerlukan adanya evaluasi terhadap kualitas perangkat lunak. Salah satu metode yang digunakan untuk mengukur kualitas perangkat lunak adalah ISO/IEC 9126, sebuah organisasi standardisasi internasional yang digunakan sebagai pedoman model kualitas. Dalam proses evaluasi Usability pada ISO/IEC 9126 terdapat karakteristik kualitas Usability yang meliputi sub-karakteristik kualitas yaitu: keterpahaman, kemampuan belajar, pengoperasian, dan daya tarik. Pengendalian kualitas perangkat lunak yang akan dievaluasi difokuskan pada perspektif Usability dengan tujuan untuk memuaskan kebutuhan pengguna. Nilai dikelompokkan berdasarkan tiga kategori, dari 0-100% tidak memuaskan antara 0%-40%, marginal antara 40%-60%, dan memuaskan antara 60%-100%. Dari hasil perhitungan nilai Usability sebesar 0,84 maka dapat dikatakan kategori memuaskan (satisfactory)

    Optimasi Biaya Bahan Bakar Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Menggunakan Metode Pendekatan Simplex Studi Kasus di PT Sumber Rejeki Power, Sumbawa Besar

    No full text
    Optimizing fuel costs in power plants is very important to optimize resource use and reduce environmental impact. The focus of this research will be to analyze the cost of fuel in a diesel power plant using the simplex approach. The Simplex approach method is used to find the optimal solution in terms of setting fuel at the plant, namely by analyzing data, as well as calculations to achieve measurable results, resulting in a good decision making so that it has an accurate calculation estimate to obtain a minimum cost. The results of this analysis the simplex model can be applied in optimizing generators at PT Sumber Rejeki Power in minimizing fuel use from the limitations of owned generators and Excel's Solver can help the calculation process of minimizing fuel in a fast and accurate cell so that the minimum use of fuel is obtained by the researcher, namely fuel cells. 133,843 Liters, with the use of cells 137,875 Liters and obtained a difference of 4032 Liters/dayOptimasi biaya bahan bakar pada pembangkit merupakan hal yang sangat penting untuk mengoptimalkan pemakaian sumber daya alam dan mengurangi dampak lingkungan. Fokus penelitian ini akan melakukan analisis biaya bahan bakar pada pembangkit listrik tenaga diesel di PT Sumber Rejeki Power menggunakan metode pendekatan simplex. Metode pendekatan simplex digunakan untuk mencari solusi optimal dalam hal pengaturan bahan bakar pada pembangkit yaitu dengan menganalisa data, serta perhitungan untuk mencapai hasil yang terukur dan menghasilkan sebuah pengambilan keputusan yang baik sehingga memiliki perkiraan perhitungan yang akurat untuk memperoleh minimum biaya. Hasil dari analisis ini yaitu metode simplex dapat diterapkan dalam optimasi pembangkit pada PT Sumber Rejeki Power dalam meminimasi penggunaan bahan bakar dari keterbatasan pembangkit yang dimiliki dan Excel’s Solver dapat membantu proses perhitungan minimasi bahan bakar secara cepat dan akurat sehingga penggunaan minimal bahan bakar yang diperoleh peneliti yaitu sebesar 133.843 Liter, dengan penggunaan sebelumnya 137.875 Liter dan didapatkan selisih sebesar 4032 Liter/hari

    1,282

    full texts

    2,607

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇