Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
    2607 research outputs found

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECELAKAAN LALU LINTAS PADA JALAN LINTAS SUMBAWA-UTAN KM 11

    No full text
    Suatu peristiwa kecelakaan lalu lintas sangat beragam baik dari proses kejadiannya maupun faktor penyebabnya. Untuk kepentingan penanggulangannya diperlukan adanya suatu pola yang dapat menggambarkan karakteristik proses kejadian suatu kecelakaan lalu lintas, agar dapat disimpulkan faktor penyebabnya, supaya dapat dirumuskan pula upaya penanggulangannya. Banyaknya kejadian kecelakaan yang terjadi pada Jalan Lintas Sumbawa-Utan KM 11 mengakibatkan banyaknya kerugian, baik kerugian materil dan non materil pada para pengendara tersebut. Dengan dasar ini perlu dilakukan analisis kecelakaan terhadap tingginya tingkat kecelakaan sehingga dapat diketahui faktor–faktor penyebabnya, daerah rawan kecelakaan (blackspot), dan mencari solusi penyelesaian yang tepat untuk meminimalisasi kecelakaan yang sering terjadi pada ruas jalan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif–analitis. Deskriptif berarti memaparkan suatu kejadian sesuai dengan kondisi yang ada, sedangkan Analitis berarti data–data yang terkumpul disusun, dianalisa dan dijelaskan sesuai dengan parameter yang ada. Model analisis dengan menggunakan Korelasi untuk uji pengaruh ruas jalan terhadap jumlah kecelakaan, uji validitas dan reliabilitas dari pendapat responden tentang faktor kecelakaan pada ruas jalan tersebut. Sehingga diperoleh gambaran kecelakaan yang jelas dan dapat dicari solusi penyelesaiannya. Dari hasil analisa didapatkan faktor–faktor kecelakaan pada ruas Jalan Lintas Sumbawa-Utan KM 11 adalah faktor manusia dengan kelalaian pengendara dan pejalan kaki (39,00%), faktor pengendara (9,00%). Daerah rawan kecelakaan terdapat pada Km 11 dan didominasi kelalaian manusia (39,00%). Salah satu alternatif pencegahan adalah dengan diberi sosialisasi tentang etika berkendara, mematuhi rambu–rambu lalu lintas dan dengan pemasangan rambu-rambu yang tepat

    POLA KOMUNIKASI GERAKAN MENGAJAR DESA KALIMANTAN TIMUR DALAM MEMBERDAYAKAN PEMUDA MELALUI KERELAWANAN

    No full text
    Non-Governmental Organizations (NGOs) and youth share a positive synergy, wherein NGOs offer a platform for young person to articulate ideas and concepts, engage socially, establish networks, and enhance their potential through voluntary experiences. Gerakan Mengajar Desa Kalimantan Timur exemplifies an NGO dedicated to empowering youth through volunteerism. The increase in membership has made the organization dynamic, challenging Gerakan Mengajar Desa Kaltim to establish effective communication processes that maintain active member involvement and achieve organizational goals. This study aims to describes the communication patterns within the Gerakan Mengajar Desa community in the context of achieving youth empowerment through volunteerism. Communication patterns are analyzed based on Joseph A. DeVito's communication pattern theory, which includes the chain, wheel, "Y," circle, and all-channel/star patterns. Employing a qualitative research methodology, the study uses data collection through interviews and document analysis. Data analysis techniques include data collection, data condensation, data display, and drawing conclusions. The findings reveal that stars/all-channel, chain, and wheel communication patterns are frequently used within the Gerakan Mengajar Desa Kalimantan Timur to create a unified understanding of operational activities. Nonetheless, the chain pattern is not effectively implemented due to to a lack of clear task and authority definitions within the organizational structure of the Tutor Inspiratif team. Conversely, the "Y" pattern and circle pattern are infrequently used and are not executed effectively. The research indicates that the youth empowerment process in Gerakan Mengajar Desa Kaltim based on Edi Suharto’s five empowerment approaches utilizes approaches of enabling, strengthening, supporting, and maintaining.  Keywords: Communication Patterns, Organization Communiaction Patters, Non-Governmental Organization, Youth Empowerment.Non-Governmental Organization dan pemuda memiliki keterkaitan yang positif, dimana melalui NGO pemuda dapat mengekspresikan ide, bersosialisasi, serta mengembangkan potensi melalui pengalaman dalam kegiatan sukarelawan. Gerakan Mengajar Desa Kalimantan Timur merupakan NGO yang memiliki tujuan memberdayakan pemuda melalui pengalaman sebagai relawan. Peningkatan anggota yang dialami, membuat keanggotaan bersifat dinamis dan menjadi tantangan bagi Gerakan Mengajar Desa Kaltim untuk membangun proses komunikasi yang efektif agar dapat mendorong anggota untuk terus berkontribusi aktif dan mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pola komunikasi yang terjadi pada organisasi Gerakan Mengajar Desa dalam mencapai tujuan pemberdayaan pemuda melalui kerelawanan. Pola komunikasi dianalisis berdasarkan teori pola komunikasi Joseph A. Devito yang terdiri dari pola rantai, roda, huruf “Y”, lingkaran, dan bintang/semua saluran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi bintang/saluran bebas, rantai, dan roda sering digunakan dalam proses komunikasi di Gerakan Mengajar Desa Kalimantan Timur guna menciptakan kesamaan pemahaman dalam menjalankan kegiatan. Walaupun dalam penerapannya, pola rantai tidak berjalan secara efektif karena kurangnya penegasan tugas dalam struktur organisasi di tim tutor inspiratif. Sementara itu, pola huruf “Y” dan pola lingkaran jarang digunakan dan tidak dilaksanakan secara efektif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam proses pemberdayaan pemuda di Gerakan Mengajar Desa Kaltim menggunakan pendekatan pemungkinan, penguatan, penyokongan, dan pemeliharaan.  Kata Kunci: Pola Komunikasi Organisasi, Organisasi Non-Pemerintah, Pemberdayaan Pemud

    ANALISIS JARINGAN SOSIAL DALAM PENYEBARAN INFORMASI TERKAIT MENTAL HEALTH DI MEDIA SOSIAL: STUDI KASUS X

    No full text
    This study aims to analyze the spread of information about mental health on social media, particularly X, using a Social Network Analysis (SNA) approach. Data were collected from tweets containing keywords such as ‘mental health,’ ‘depression,’ ‘anxiety,’ and ‘MentalHealthAwareness,’ which were then analyzed using Gephi software on 1 October 2024. The results showed that social networks related to mental health discussions on X are fragmented but have strong internal connectivity. Retweets proved to be the main mechanism for extending the reach of information, while hashtags helped consolidate discussions. While there were no accounts that acted as the main link between groups, there were several influential accounts that played an important role in information dissemination. The main challenge in disseminating information related to mental health is ensuring the validity of information sources and overcoming network fragmentation. X has proven to be effective in disseminating information widely, but specialized strategies are needed to reduce the spread of misinformation. This research provides insights into how social media can be optimally utilized for more effective mental health campaigns.  Keywords: Mental Health, Social Media, X, Social Network Analysis, Information DisseminationPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebaran informasi mengenai kesehatan mental di media sosial, khususnya X, menggunakan pendekatan Analisis Jaringan Sosial (Social Network Analysis/SNA). Data dikumpulkan dari cuitan yang memuat kata kunci seperti "mental health," "depression," "anxiety," dan "MentalHealthAwareness," yang kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak Gephi pada 1 Oktober 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan sosial terkait diskusi kesehatan mental di X terfragmentasi namun memiliki keterhubungan internal yang kuat. Retweet terbukti menjadi mekanisme utama dalam memperluas jangkauan informasi, sedangkan hashtag membantu mengonsolidasikan diskusi. Meskipun tidak ada akun yang bertindak sebagai penghubung utama antar kelompok, terdapat beberapa akun berpengaruh yang memainkan peran penting dalam penyebaran informasi. Tantangan utama dalam penyebaran informasi terkait kesehatan mental adalah memastikan validitas sumber informasi serta mengatasi fragmentasi jaringan. X terbukti efektif dalam menyebarkan informasi secara luas, namun diperlukan strategi khusus untuk mengurangi penyebaran misinformasi. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kampanye kesehatan mental yang lebih efektif. Kata Kunci: Kesehatan Mental, Media Sosial, X, Analisis Jaringan Sosial, Penyebaran Informas

    Perspektif terhadap Kekerasan Seksual pada Mahasiswa

    Get PDF
    Kekerasan seksual merupakan isu sosial yang penting untuk dikaji lebih mendalam. Tingginya kasus kekerasan seksual di banyaknya Universitas di Indonesia menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian psikologi kualitatif ini bertujuan untuk menggali perspektif mahasiswa dan konsep berpikir mereka terhadap isu kekerasan seksual. Pengumpulan data dilakukan kepada enam mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang pernah menjadi dan/atau mendampingi korban kekerasan seksual. Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang dilakukan memunculkan sejumlah tema kunci yaitu perspektif mengenai isu, pembentukan perspektif, dan respon terhadap isu dan fenomena terkait. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini adalah kedalaman pemahaman mahasiswa pada isu kekerasan seksual cukup beragam. Perspektif mereka terbentuk dari hasil belajar melalui media dan sosialisasi yang dilakukan kampus, serta pengalaman mereka sebagai korban dan/atau pendamping korban kekerasan seksual. Perpektif mahasiswa terkait fenomena yang berkaitan dengan kekerasan seksual terbagi menjadi pro dan kontra. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perspektif mahasiswa terhadap kekerasan seksual bervariasi dam konsep berpikir terbentuk dari hasil belajar dan pengalaman mereka.Kekerasan seksual merupakan isu sosial yang penting untuk dikaji lebih mendalam. Tingginya kasus kekerasan seksual di banyaknya Universitas di Indonesia menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian psikologi kualitatif ini bertujuan untuk menggali perspektif mahasiswa dan konsep berpikir mereka terhadap isu kekerasan seksual. Pengumpulan data dilakukan kepada enam mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang pernah menjadi dan/atau mendampingi korban kekerasan seksual. Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang dilakukan memunculkan sejumlah tema kunci yaitu perspektif mengenai isu, pembentukan perspektif, dan respon terhadap isu dan fenomena terkait. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini adalah kedalaman pemahaman mahasiswa pada isu kekerasan seksual cukup beragam. Perspektif mereka terbentuk dari hasil belajar melalui media dan sosialisasi yang dilakukan kampus, serta pengalaman mereka sebagai korban dan/atau pendamping korban kekerasan seksual. Perpektif mahasiswa terkait fenomena yang berkaitan dengan kekerasan seksual terbagi menjadi pro dan kontra. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perspektif mahasiswa terhadap kekerasan seksual bervariasi dam konsep berpikir terbentuk dari hasil belajar dan pengalaman merek

    DETEKSI REAL-TIME KONDISI BATERAI MENGGUNAKAN SISTEM MONITORING BERBASIS PERANGKAT BERGERAK

    Get PDF
    In this digital era, the need for real-time monitoring of battery conditions is increasing, especially in devices used in daily activities, such as motorized vehicles. This research is a mobile device-based battery condition monitoring system that detects voltage, current, temperature, and calculates State of Charge (SoC) and State of Health (SoH) in real-time. This system uses a 0–25V voltage sensor, an ACS712 current sensor, and a DHT22 temperature sensor controlled by a Wemos D1 R32 as a microcontroller. The sensor reading data will then be sent to the database and displayed in the Android application. System testing is carried out to test system functionality and read battery condition data. As a result, each sensor can run well and show results in accordance with the expected conditions. The reaction sensitivity of each sensor is also said to be quite good, this is proven when the ACS712 voltage and current sensor is not connected to the battery, it shows a condition value of 0, the same as the DHT22 temperature sensor which will produce a high value if the surrounding temperature is high and a low value if the surrounding temperature medium low. Pada era digital ini, kebutuhan akan monitoring kondisi baterai secara real-time semakin meningkat, terutama pada perangkat yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari, seperti kendaraan bermotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring kondisi baterai berbasis perangkat bergerak yang mampu mendeteksi parameter-parameter penting seperti tegangan, arus, suhu, nilai State of Charge dan State of Health baterai secara real-time. Sistem ini dirancang menggunakan sensor voltage 0–25 V, sensor arus ACS712, serta sensor suhu DHT22 untuk memantau nilai kondisi baterai yang terpasang dan dikendalikan oleh Wemos D1 R32 sebagai microcontroller. Data hasil pembacaan sensor selanjutnya akan dikirim ke database dan ditampilkan pada aplikasi Android. Pengujian sistem dilakukan untuk melakukan pengetesan terhadap fungsionalitas sistem serta pembacaan data kondisi baterai. Hasilnya setiap sensor dapat berjalan dengan baik dan menunjukan hasil yang sesuai dengan keadaan yang diharapkan. Sensitifitas reaksi setiap sensor juga dikatakan cukup baik, hal ini terbukti ketika sensor voltage dan arus ACS712 tidak dihubungkan dengan baterai maka menunjukkan nilai kondisi 0 sama hal nya dengan sensor suhu DHT22 akan menghasilkan nilai tinggi apabila suhu di sekitar tinggi dan nilai rendah apabila suhu di sekitar sedang rendah. Sistem ini praktis dalam memantau kondisi baterai, memudahkan pengguna untuk mengetahui kondisi baterai tanpa perlu membawa alat-alat tambahan

    OPTIMALISASI PENCARIAN APOTEK TERDEKAT DENGAN METODE LOCATION BASED SERVICE PADA APLIKASI PERANGKAT BERGERAK

    Get PDF
    The development of information technology today is an important factor for the advancement of the times. Information technology has made significant contributions across various sectors, including the pharmaceutical field. This technology enables the public to access healthcare services more easily, particularly in terms of finding pharmacies. However, the large number of pharmacies in certain areas often makes it difficult for people to determine which pharmacy is the closest and offers the required medication, especially for prescription-only drugs and controlled substances. This situation can complicate matters, especially when medication is urgently needed. Therefore, this study aims to assist the public in locating the nearest pharmacies that provide the required medications while also reducing the time needed to fill prescriptions. The application developed utilizes Location-Based Service (LBS) technology to automatically determine pharmacy locations based on the user’s position. The application is equipped with key features such as user registration, pharmacy search, and prescription scanning. Based on testing using the blackbox method, the application has proven to function as expected. With this application, it is hoped that the public can more efficiently find pharmacies that meet their needs, making the prescription-filling process faster and more convenientDengan adanya perkembangan teknologi informasi pada masa sekarang merupakan suatu faktor yang penting untuk kemajuan jaman. Perkembangan teknologi dimasa sekarang meliputi dari banyak bidang khususnya di bidang farmasi. Dari bidang farmasi ini sendiri memiliki banyak dampak positif yang ditimbulkan dari kemajuan teknologi. Apotek merupakan salah satu bidang farmasi yang sangat dekat dengan masyarakat. Namun dengan banyaknya apotek di wilayah akan menimbulkan kebingunan untuk masyarakat dalam menentukan apotek mana yang terdekat dan yang menyediakan kebutuhan secara lengkap. Tujuan dari penelitian yang dilakukan yaitu memudahkan Masyarakat dalam pencarian apotek dan mempersingkat waktu pengguna. Aplikasi yang akan dibangun memanfaatkan location based service (LBS) untuk menentukan lokasi apotek  terdekat. Proses pengembangan yang digunakan oleh peneliti yaitu metode SDLC (System Development Life Cycle), yang mencakup analisis, desain, implementasi, pengujian, dan perbaikan. Fitur utama dari aplikasi ini yaitu pendaftaran, pencarian apotek, dan pemindaian resep. Hasil pengujian dengan metode blackbox dari aplikasi yang telah dibangun menunjukan bahwa aplikasi berjalan sesuai dengan yang diharapka

    MEDIA PENDATAAN SATWA LIAR BERBASIS WEB DAN MOBILE

    Get PDF
    Indonesia, with its high biodiversity, faces significant challenges in conserving wildlife threatened by climate change, habitat destruction and illegal trade. This research aims to develop a web and mobile-based "Lestari" application, to support wildlife data collection. This application was built using Node.js for the backend, Dart Flutter for the mobile application, and MySQL as the database. Tests show this application increases the efficiency of animal data collection with an intuitive interface that makes it easy for users to enter information such as habitat and number of animals. The high reliability and scalability of Node.js ensures applications can handle multiple requests simultaneously, while Flutter enables a consistent user experience across devices. MySQL is used for effective data management, ensuring data integrity and ease of management. This application supports conservation efforts by providing structured data that facilitates in-depth analysis by researchers, as well as encouraging active public participation in animal reporting, increasing awareness and involvement in environmental conservation. The conclusion of this research shows that the "Lestari" application has succeeded in fulfilling its main objective, namely increasing the efficiency and effectiveness of wildlife data collection. Based on the results of blackbox testing, it shows that web-based and mobile applications are as expectedIndonesia, dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, menghadapi tantangan signifikan dalam melestarikan satwa liar yang terancam oleh perubahan iklim, perusakan habitat, dan perdagangan ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi "Lestari" yang berbasis web dan mobile, guna mendukung pendataan satwa liar. Aplikasi ini dibangun menggunakan Node.js untuk backend, Dart Flutter untuk aplikasi mobile, dan MySQL sebagai basis data. Pengujian menunjukkan aplikasi ini meningkatkan efisiensi pendataan satwa dengan antarmuka intuitif yang memudahkan pengguna memasukkan informasi seperti habitat dan jumlah satwa. Keandalan dan skalabilitas tinggi dari Node.js memastikan aplikasi dapat menangani banyak permintaan secara bersamaan, sementara Flutter memungkinkan pengalaman pengguna yang konsisten di berbagai perangkat. MySQL digunakan untuk manajemen data yang efektif, memastikan integritas dan kemudahan pengelolaan data. Aplikasi ini mendukung upaya konservasi dengan menyediakan data terstruktur yang memfasilitasi analisis mendalam oleh peneliti, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pelaporan satwa, meningkatkan kesadaran dan keterlibatan dalam pelestarian lingkungan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi "Lestari" berhasil memenuhi tujuan utama, yakni meningkatkan efisiensi dan efektivitas pendataan satwa liar. Berdasarkan hasil pengujian blackbox menunjukan bahwa aplikasi berbasis web dan mobile sesuai dengan harapan (100%)

    PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENGENDALIAN ROBOT DENGAN PENGGUNAAN PID DAN TANPA PID PADA APLIKASI JARAK TERTENTU

    Get PDF
    A mobile robot is a type of robot that uses a wheel or leg-based propulsion system to move efficiently. This robot is highly beneficial in various industries, particularly in improving operational efficiency through autonomous movement. This research aims to examine the performance of the PID control on an encoder-based robot and evaluate its effectiveness compared to a system without PID. The research method includes designing a robot powered by a 18650 battery as the main power source, with an L298N motor driver and a DC N20 motor with an encoder connected to an Arduino microcontroller as the primary controller. An SD card module and a buck converter are also used to store operational data and regulate voltage to ensure stability. In this study, the robot's performance is tested at various distances, both with and without PID control. The test results show that without PID, the robot deviates more from the target, especially at longer distances, such as 220 cm. In contrast, with PID control, the robot is able to reach the target with higher accuracy and more controlled deviation. The use of PID also reduces variation in time and distance traveled, as well as enhances system stability. Mobile robot adalah jenis robot yang menggunakan sistem penggerak berupa roda atau kaki untuk bergerak secara efisien. Robot ini sangat bermanfaat di berbagai industri, terutama dalam meningkatkan efisiensi operasional melalui pergerakan otonom. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengkaji kinerja kontrol PID pada robot ber-encoder dan efektivitasnya dibandingkan dengan sistem tanpa PID. Dalam penelitian ini, dilakukan pengujian kinerja robot pada berbagai jarak, baik dengan maupun tanpa kontrol PID. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tanpa PID, robot mengalami penyimpangan yang lebih besar dari target, terutama pada jarak yang lebih jauh, seperti 220 cm. Sebaliknya, dengan kontrol PID, robot mampu mencapai target dengan akurasi yang lebih tinggi dan penyimpangan yang lebih terkontrol. Penggunaan PID juga mengurangi variasi dalam waktu dan jarak tempuh, serta meningkatkan stabilitas sistem. Penelitian ini menunjukkan bahwa kontrol PID memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja dan presisi gerakan robot encoder

    SEJARAH BIOGRAFI LALU MANGANDAR DEA RADEN TAMPA SUMBAWA

    Get PDF
    This research aims to explore and document the life and contributions of Lalu Mangandar Dea Raden Tampa, a legendary figure in the history of the Sasak people on Lombok Island, West Nusa Tenggara. As a leader from a noble family, Lalu Mangandar Dea Raden Tampa is known to have had a big influence in maintaining and developing Sasak culture. Using a qualitative approach with historical methods, this research collects data from literature studies, analysis of historical documents, interviews with historians and community leaders, as well as field observations. The research results show that Lalu Mangandar Dea Raden Tampa played a key role in various important events that shaped the identity of the Sasak people. He is known as a leader who is wise, brave and committed to preserving local culture. His contribution in maintaining sovereignty and developing Sasak traditions has provided a significant cultural legacy for subsequent generations. This research not only presents a comprehensive narrative about the life of Lalu Mangandar Dea Raden Tampa, but also underlines the importance of preserving local history and culture amidst the currents of modernization and globalization. It is hoped that these findings will provide valuable insights for the study of Sasak history and culture and will serve as inspiration for further research on influential figures in local historyPenelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendokumentasikan kehidupan serta kontribusi Lalu Mangandar Dea Raden Tampa, seorang tokoh legendaris dalam sejarah masyarakat Sasak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebagai seorang pemimpin yang berasal dari keluarga bangsawan, Lalu Mangandar Dea Raden Tampa dikenal memiliki pengaruh besar dalam mempertahankan dan mengembangkan budaya Sasak. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode historis, penelitian ini mengumpulkan data dari studi literatur, analisis dokumen sejarah, wawancara dengan sejarawan dan tokoh masyarakat, serta observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lalu Mangandar Dea Raden Tampa memainkan peran kunci dalam berbagai peristiwa penting yang membentuk identitas masyarakat Sasak. Beliau dikenal sebagai pemimpin yang bijaksana, berani, dan berkomitmen terhadap pelestarian budaya lokal. Kontribusinya dalam menjaga kedaulatan dan mengembangkan tradisi Sasak telah memberikan warisan budaya yang signifikan bagi generasi berikutnya. Penelitian ini tidak hanya menyajikan narasi komprehensif mengenai kehidupan Lalu Mangandar Dea Raden Tampa, tetapi juga menggarisbawahi pentingnya melestarikan sejarah dan budaya lokal di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga bagi studi sejarah dan budaya Sasak serta menjadi inspirasi bagi penelitian lebih lanjut mengenai tokoh-tokoh berpengaruh dalam sejarah lokal

    Colorant Anthocyanin Biosynthesis for Supporting Clean Label Trend: A Review

    Get PDF
    Color is a crucial attribute in product development. Anthocyanin as the well-known natural colorant currently entering synthetic biology for the mass production and achieving clean label trend. This paper reviewed anthocyanin as food colorant, the biosynthesis of anthocyanin and trend of anthocyanin and clean label. Anthocyanin is one of the subclasses of phenolic phytochemicals in the form of glycoside. The synthesis of anthocyanin related to the stability of its pigment as a colorant in the medium. The natural source of anthocyanin from plant is widely used to provide low toxicity. This natural colorant also found its activity against wide range of microorganism of food-borne pathogens. Meanwhile, natural sources of anthocyanin had many drawbacks including low stability, long process to standardize, and high expense to obtain pure extract. The availability of genes for the entire known pathways of anthocyanins open up the possibility for biosynthesis via several pathways such as flavanones. Currently, the biosynthetic of anthocyanins could be the best practice and alternative in supporting the clean label trends around worldwide

    1,282

    full texts

    2,607

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇