Repository Poltekkes Kupang
Not a member yet
4410 research outputs found
Sort by
Penerapan Pemberian Air Rebusan Daun Seledri Untuk Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Oesapa
Latar Belakang : Hipertensi sering disebut sebagai penyakit tersembunyi atau penyakit diam. Sebutan ini berasal dari fakta bahwa banyak orang tidak tahu bahwa mereka memiliki tekanan darah tinggi. Hipertensi dapat menyerang siapa saja, dari semua usia dan status sosial ekonomi. Secara umum, hipertensi tidak memiliki gejala dan menyebabkan tekanan darah tinggi di arteri. Ini meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler seperti stroke, gagal jantung, serangan jantung, dan kerusakan ginjal (Mauliza, 2024).
Tujuan: Menganalisa Penerapan Pemberian Air Rebusan Daun Seledri Untuk Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hip ertensi Di Puskesmas Oesapa
Metode Penelitian: Deskriptif adalah jenis penelitian yang digunakan saat menulis karya ilmiah.
Hasil: Menurut hasil penelitian, kedua responden mengalami tekanan yang lebih rendah setelah diberi air rebusan daun seledri. Ny.A.K memiliki tekanan darah 150/100 mmHg sebelum diberi air rebusan daun seledri, tetapi pada hari ketiga menjadi 125/80 mmHg. Ny.A.T memiliki tekanan darah 170/110 mmHg sebelum diberi air rebusan daun seledri, tetapi pada hari ketiga menjadi 145/90 mmHg.
Kesimpulan : Penerapan pemberian air rebusan daun seledri pada pasien hipertensi dapat menurunkan tekanan darah
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada NY.Y.H G2P1A0AH1 Usia Kehamilan 38-39 Minggu Di Pustu Tenau Periode 4 Maret S\D 22 April 2024
Latar Belakang : Asuhan kebidanan berkelanjutan yaitu pemberian asuhan kebidanan sejak kehamilan, persalinan, nifas dan neonatus hingga memutuskan menggunakan alat
kontrasepsi. Data y ang diperoleh dari Pustu Tenau tidak ada kematian ibu dan bayi. Pelayanan kesehatan ibu hamil diwujudkan melalui pemberian pelayanan antenatal dan mendorong agar semua persalinan ditolong oeh tenaga kesehatan terlatih dan fasilitas kesehatan yang memadai.
Tujuan Penelitian : Mampu Melakukan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny. Y.H G2P1A0AH1 Usia Kehamilan 38-39 Minggu Janin Tunggal, Hidup, Intra Uteri, Letak Kepala, Ibu Dan Janin Baik Di Pustu Tenau Periode 4 Maret s/d 22 April 2024 dengan menggunakan metode pendokumentasian 7 langkah varney pada pengkajian awal dan selanjutnya menggunakan metode pendokumentasian SOAP pada catatan perkembangan.
Metode Penelitian : Studi kasus menggunakan metode penelaah kasus, lokasi di Pustu Tenau, subjek studi kasus adalah Ny. Y.H dilaksanakan 4 Maret sampai dengan 22 April 2024 dengan menggunakan format asuhan kebidanan dengan metode Varney dan
pendokumentasian SOAP, Teknik pengumpulan data menggunakan data primer, sekunder dan tersier.Hasil dan Pembahasan : Setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. Y.H penulis mendapatkan hasil yaitu ibu melakukan kunjungan sesuai anjuran, dalam pemberian asuhan tidak ada tanda penyulit, persalinan berjalan normal serta kunjungan bayi baru lahir dan postpartum berjalan dengan normal dan tidak ada penyulit. Kesimpulan : Telah menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. Y.H keadaan pasien baik mulai dari kehamilan, persalinan, neontaus, nifas dan KB
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny. F.N Di Puskesmas Bakunase Tanggal 07 Maret S/D 22 April 2024
Latar belakang : Menurut Pemerintah Provinsi NTT tahun 2020 angka kematian ibu di NTT sebanyak 149 per 100.000 kasus dan angka kematian bayi baru lahir mencapai 744 kasus per 100.000. Jumlah kasus kematian ibu di Puskesmas Bakunase pada tahun 2021 sebanyak 2 kasus, tahun 2022 sebanyak 2 kasus, dan tahun 2023 tidak ada kasus kematian. Jumlah kasus kematian bayi tahun 2021 sebanyak 3 kasus, tahun 2022 sebanyak 5 kasus dan tahun 2023 terdapat 6 kasus kematian bayi. Tujuan: Mampu melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. F. N di Puskesmas Bakunase. Metode Penulisan : Yakni metode studi penelahaan kasus (case study), lokasi di Puskesmas Bakunase, subyek kasus Ny. F.N, pengkajian menggunakan format pengkajian askeb ibu hamil, format pengkajian ibu bersalin, ibu nifas, Bayi lahir dan KB dengan manajemen kebidanan 7 langkah Varney dan pendokumentasian SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil: Setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. F. N di Puskesmas Bakunase, ibu sudah mengikuti anjuran yang diberikan dan keluhan ibu teratasi, keadaan ibu sehat sehingga masa hamil sampai KB berjalan normal dan tidak ada penyulit. Kesimpulan: Asuhan kebidanan yang dilakukan pada Ny. F.N mulai dari hamil, bersalin, nifas, BBL, dan KB tidak ditemukan adanya kelainan dan penyuli
Implementasi Relaksasi Otot Progresif Untuk Menurunkan Tekanan Darah Di Puskesmas Oesapa
Latar belakang : Hipertensi adalah suatu keadaan tekanan darah sistolik>140mmHg dan atau tekanan darah diastolik >90 mmHg. Hipertensi kerap disebut sebagai the silent desease kerena penyakit ini sering terjadi tanpa adanya gejala, sehingga masyarakat tidak merasa menderita penyakit ini. Tujuan penelitian : Untuk mengidentifikasi Penerapan Relaksasi Ototo Progresif untuk menurunkan tekanan darah di wilayah kerja Puskesmas Oesapa. Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif yakni yang berfokus pada efektivitas penerapam relaksasi otot progresif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Hasil penelitian : Pada klien Tn.S sebelum diberikan intervensi tindakan teknik relaksasi otot progresif yaitu tekanan darah 145/90 mmHg, setelah dilakukan teknik relaksasi otot progresif dalam selama 3 hari terjadi penurunan tekanan darah yaitu darah 135/80 mmHg. Pada klieN Tn.W sebelum diberikan teknik relaksasi otot progresif tekanan darah 143/90 mmHg, setelah dilakukan teknik relaksasi otot progresif selama 3 hari terjadi penurunan tekanan darah 130/80 mmHg. Kesimpulan : Berdasarkan data hasil penelitian yang dilakukan dan pembahasan mengenai implementasi penerapan teknik relaksasi otot progresif untuk penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di puskesmas Oesapa, disimpulkan bahwa implementasi penerapan teknik relaksasi otot progresif pada pasien hipertensi efektif dapat membantu menurunkan tekanan. Saran : penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk menambah wawasan dalam kegiatan belajar mengajar tentang implementasi relaksasi otot progresif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.
Kata kunci : hipertensi, teknik relaksasi otot progresi
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny.D.A Periode 13 Februari S/D 12 April 2024”
Latar Belakang : Ibu dan anak merupakan anggota keluarga yang perlu mendapatkan prioritas dalam penyelenggraan upaya kesehatan, karena ibu dan anak merupakan kelompok rentan terhadap keadaan keluarga dan sekitarnya secara umum. Sehingga penilaian terhadap status kesehatan dan kinerja upaya kesehatan ibu dan anak penting untuk dilakukan. Dengan dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada ibu hamil trimester III sampai dengan perawatan masa nifas, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di Indonesia serta tercapai kesehatan ibu dan anak yang optimal. Tujuan : Menerapkan asuhan kebidanan secara berkelanjutan pada ibu hamil trimester III sampai dengan perawatan masa nifas, BBL dan KB. Metode : Studi kasus menggunakan metode 7 Langkah Varney dan SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer yang meliputi pemeriksaan fisik, wawancara, dan observasi sedangkan data sekunder meliputi kepustakaan dan studi dokumentasi. Hasil : Setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny.D.A penulis mendapatkan hasil dimana kehamilan, ibu melakukan kunjungan sesuai anjuran, dalam pemberian asuhan,persalinan, kunjungan postpartum serta kunjungan pada bayi baru lahir berjalan normal dan konseling KB ibu memilih metode kontrasepsi Kesimpulan : Setelah melakukan asuhan secara berkelanjutan mulai dari kehamilan sampai pada perawatan masa nifas dan BBL, ibu dan bayi dalam keadaan sehat. Ibu dan suami sepakat memilih kontrasepsi MA
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny.M. T. g2p1a0ah1 usia kehamilan 38-39 minggu di Puskesmas Oebobo periode 29 Januari s/d 06 maret 2024
Asuhan kebidanan berkelanjutan merupakan layanan kebidanan melalui model pelayanan berkelanjutan pada perempuan sepanjang masa kehamilan, persalinan, nifas dan keluarga berencana. Upaya penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) menjadi semakin berat. Tujuan: Mampu memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil trimester III, ibu bersalin, ibu nifas hingga bayi baru lahir dengan menggunakan pebdeatan manajemen kebidanan metode Varney dan pendokumentasian SOAP Metode: Menggunakan metode studi penelaan kasus yang terdiri dari unit tunggal, yang dilakukan pada seorang ibu dalam menjalani kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana.lokasi Studi kasus Puskesmas Oebobo Kota Kupang subjek studi kasus adalah Ny.M.T, di laksanankan pada pada tanggal 29 Januari s/d 6 Maret dengan menggunakan Format Asuhan Kebidanan pada ibu hamil dengan metode 7 langkah Varney dan pendokumentasian SOAP Hasil: Setelah di lakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny, M.T di Puskesmas Oebobo ibu sudah mengikuti anjuran yang di berikan dan keluhan ibu teratasi, keadaan ibu sehat sehingga masa hamil sampai nifas berjalan normal dan konseling KB ibu menggunakan suntik Kb 3 bulan Kesimpulan: Asuhan kebidanan yang di lakukan pada Ny, M.T mulai dari hamil, bersalin, nifas, BBL, dan KB tidak di temukan kelainan dan penyun Asuhan, Kebidanan, Berkelanjutan, kehamilan
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Ceramah Dan Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Di SMK Kristen Niki-Niki Kelas X
Latar Belakang: pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sangat penting bagi remaja untuk mencegah perilaku sex bebas yang berdampak pada kehamilan di luar nikah dan berisiko tinggi terhadap terjadinya penularan penyakit infeksi menular seksual. Tujuan: mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan video terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja kelas X SMK Kristen Niki-Niki tentang kesehatan reproduksi. Metode: Quasy eksperimen dengan pendekatan non-equivalent control group design. Sampel berjumlah 60 orang, terdiri dari 30 orang kelompok intervensi dan 30 orang kelompok kontrol.Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui pengaruh intervensi sebelum dan setelah intervensi pada kedua kelompok dan uji Mann Whitney untuk mengetahui perbedaan pengaruh intervensi antara kedua kelompok setelah intervensi. Hasil: uji Wilcoxon Signed Rank Test p value 0,0001<0,05, menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi menggunakan metode ceramah dan video terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasill uji Mann Whitney p value 0,0001<0,05, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan peningkatan pengetahuan dan sikap kelompok intervensi dan kontrol setelah intervensi, dimana kelompok intervensi mengalami peningkan pengetahuan lebih besar 23,67 point dibandingkan dengan kelompok kontrol, dan kelompok intervensi mengalami peningkatanan sikap lebih besar 18,92 point dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: intervensi pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan video berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja kelas X SMK Kristen Niki-Niki tentang kesehatan reproduksi. Saran: Kedua metode ini dapat diterapkan oleh perawat puskesmas untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi
Asuhan kebidanan berkelanjutan pad ny.N.b g3p1a1ah1 usia kehamilan 40 minggu 1 Hari dengan kehamilan resiko sangat Tinggi di tpmb farida sadik, sst Tanggal 26 maret s/d 07 mei 2024
Latar Belakang: Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (CoC) merupakan layanan kebidanan melalui model pelayanan berkelanjutan pada perempuan sepanjang masa kehamilan, persalinan, nifas dan keluarga berencana. Namun dalam pelaksanaannya masih dilaksanakan secara terpisah. Hal ini secara tidak langsung menyebabkan tingginya angka kematian ibu dan bayi. Meskipun hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) menunjukan bahwa AKI dan AKB Provinsi NTT berada di atas rata-rata nasional dimana AKI Provinsi NTT sebesar 539 per 100.000 kelahiran hidup, jauh di atas rata-rata nasional. Berdasarkan data kesehatan Puskesmas Baumata periode bulan Januari sampai Desember 2021 tercatat 1 kasus kematian Bayi dari 1896 bayi dengan penyebab kematian cacat bawaan, tidak ada kematian ibu pada satu tahun terakhir.
Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan pada ibu hamil trimester III, ibu bersalin, ibu nifas, hingga bayi baru lahir dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan metode Varney dan pendokumentasian SOAP. Metode: Studi penelahan kasus yang terdiri dari unit tunggal, penelitian ini dilakukan pada seorang ibu dalam menjalani kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan Keluarga Berencana. Lokasi studi kasus di Puskesmas Baumata, subjek studi kasus adalah Ny. M.L, dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2024 sampai 07 April 2024 dengan menggunakan format asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan metode Varney dan pendokumentasian SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil: Asuhan kebidanan yang dilakukan pada Ny. NB umur 31 tahun G3P1A1AH1 usia kehamilan 40 minggu 1 hari, janin tunggal hidup, letak kepala, intrauterine. Terjadi proses persalinan secara normal, bayi lahir dengan berat badan normal. Masa nifas berlangsung normal. Ibu berencana menggunakan alat kontrasepsi implan. Kesimpulan: Asuhan kebidanan yang dilakukan pada Ny. NB mulai dari hamil, bersalin, nifas, BBL, dan KB tidak ditemukan adanya kelainan penyuli
Implementasi Model Edukasi Interaktif Sebagai Strategi Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Pada Remaja Di SMA Negeri 5 Kota Kupang
Latar Belakang: Langkah-langkah pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM) dimulai sejak remaja dan usia produktif, yaitu 15 tahun ke atas. Dengan menjadikannya sebagai strategi kunci dalam mengatasi PTM dengan menargetkan akar permasalahan. Tujuan: Mengidentifikasi model edukasi interaktif sebagai strategi pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular pada remaja di SMA Negeri 5 Kota Kupang. Metode: Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre eksperimental. Desain yang digunakan berbentuk one group pretest-posttest design. Populasi adalah remaja kelas XI pada Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Kota Kupang. Teknik sampling yang dapat digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Hasil: Hasil analisis menunjukkan sebelum intervensi, aspek praktik dan pengetahuan sebagian besar responden berkategori “Cukup” dan setelah intervensi sebagian besar responden berkategori “Baik”. Analisis menggunakan uji wilcoxon sign rank test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), yakni terdapat perbedaan signifikan variabel praktik dan variabel pengetahuan sebelum dan setelah intervensi. Kesimpulan: Intervensi yang dilakukan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan praktik dan pengetahuan remaja terhadap PTM. Saran: Remaja perlu menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Pihak sekolah disarankan untuk rutin menyelenggarakan program edukasi kesehatan dengan menggunakan model edukasi interaktif dengan meningkatkan ketersediaan sumber informasi yang memadai tentang kesehatan Peneliti berikutnya dapat mengembangkan dan menguji berbagai model edukasi interaktif yang lebih inovatif dan menarik bagi remaj
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny.R.L G2p1a0ah1 Uk 39-40 Minggu Puskesmas Pembantu Fatulili 20 Maret S/D 22 Mei 2024
Penyebab kematian ibu di Indonesia didominasi oleh tiga penyebab utama kematian yaitu perdarahan, hipertensi dalam kehamilan dan infeksi. Hal ini terjadi karena minimnya kesadaran dan pengetahuan ibu serta keluarga akan pentingnya pemeriksaan kehamilan secara teratur, masih rendahnya angka persalinan di fasilitas kesehatan, rendahnya pemeriksaan pada masa nifas serta kurangnya askes terhadap fasilitas kesehatan. Sementara itu penyebab angka kematian bayi yaitu dimana masih banyak ibu yang tidak melakukan pemeriksaan ANC dan pertolongan persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan serta kurangnya kesadaran ibu nifas untuk memeriksakan kesehatan bayinya di fasilitas kesehatan. Tujuan : Menerapkan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny R.L G2P1A0AH1 Di Puskesmas Pembantu Fatululi Periode 20 Maret S/D 22 Mei 2024”. Metode : Penelitian menggunakan metode studi penelahan kasus yang terdiri dari unit tunggal, yang berarti penelitian ini dilakukan pada seorang ibu dalam menjalani kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Lokasi studi kasus di Puskesmas Pembantu Fatululi, subjek studi kasus adalah Ny R.L, dilaksanakan pada tanggal 20 Maret s/d 22 Mei 2024 dengan menggunakan format asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan metode Varney dan pendokumentasian SOAP. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil dan Pembahasan : Setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. R.L penulis mendapatkan hasil yaitu Ibu melakukan kunjungan sesuai anjuran, dalam pemberian asuhan tidak terdapat penyulit, persalinan berjalan normal serta kunjungan bayi baru lahir dan postpartum berjalan dengan normal dan tidak ada penyulit.
Simpulan : Asuhan kebidanan secara berkelanjutan keadaan pasien baik mulai dari kehamilan sampai pada bayi baru lahir dan KB asuhan dapat diberikan dengan bai