Repository Poltekkes Kupang
Not a member yet
4410 research outputs found
Sort by
Gambaran Sanitasi Sekolah Dan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Siswa Sekolah Dasar Inpres Naimata Kecamatan Maulafa Tahun 2024
Sanitasi sekolah merupakan salah satu elemen penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Meningkatkan akses sanitasi di sekolah dapat berdampak signifikasi terhadap peningkatan kualitas Kesehatan dan kenyamanan peserta didik di sekolah dan secara tidak langsung berkontribusi pada peningkatan angka partisipasi sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menilai Sanitasi Sekolah Dan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Siswa Di Sekolah Dasar Inpres Naimata Kecamatan Maulafa. Jenis penelitian adalah deskriptif, dan rancangan penelitian adalah observasi yang terkait dengan Sanitasi Sekolah Dan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Siswa Sekolah Dasar Inpres Naimata.Variabel penelitian ini adalah air bersih, air limbah, sampah, jamban dan PHBS. Adapun populasi dan sampel adalah Sekolah Dasar Inpres Naimata Kelurahan Naimata Kecamatan Maulafa Kota Kupang. Teknik pengambilan yaitu data primer (data yang diperoleh melalui survey atau pengamatan langsung) dan data sekunder (data yang dikumpulkan oleh orang lain) data yang dikumpulkan berdasarkan observasi atau pengamatan langsung terhadap objek penelitian kemudian datanya disajikan dalam bentuk tabel.Hasil penelitian menunjukan bahwa yang di observasikan Sanitasi Sekolah dan PHBS Pada Sekolah Dasar Inpres Naimata Bahwa sanitasi lingkungan (100%) memenuhi syarat, penyediaan air bersih (100%) memenuhi syarat, air limbah (100%) memenuhi syarat, sarana pembuangan sampah (40%) tidak memenuhi syarat, jamban (40%) tidak memenuhi syarat ,dan PHBS (71%) baik. Dapat di simpulkan bahwa sanitasi lingkungan Sekolah Dasar Inpres Naimata sudah memenuhi syarat dalam hal ini halaman pada Sekolah sudah bersih dan memenuhi syarat. Oleh karena itu di sarankan kepada pihak sekolah agar lebih memperhatikan dan dapat melakukan pengawasan terhadap kondisi lingkungan dan fasilitas sanitasi sekolah seperti tempat sampah dan kondisi jamban di sekolah
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Bunga Putih (Clerodendrum costatum R.Br.) Dengan Metode DPPH (2,2 Diphenyl 1-Picryhidrazyl)
Radikal bebas (reactive oxygen spesies) merupakan salah satu penyebab terjadinya kerusakan pada sel. Potensi negatif yang disebabkan oleh radikal bebas perlu dicegah. Salah satu unsur atau substansi yang dibutuhkan (tubuh) dalam mencegah berkembangnya radikal bebas adalah Antioksidan. Salah satu tanaman di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berpotensi sebagai antioksidan adalah daun bunga putih atau yang lebih dikenal masyarakat semau dengan sebutan mengkudu laki. Penelitian ini bertujuan untuk megidentifikasi kadungan metabolit sekunder pada ekstrak etanol daun bunga putih dan untuk mendapat nilai IC50. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode DPPH (2,2 diphenyl-1picrylhidrazyl) yang dilakukkan secara in vitro meggunakan spektrofotometer UV-Vis. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, dengan prosedur sebagai berikut: daun bunga putih dibuat menjadi simplisia kemudian dimaserasi dengan pelarut Alkohol 70% sebanyak 2000 mL, setelah itu dievaporasi dan dipekatkan diatas waterbath untuk mendapat ekstrak kental daun bunga putih, lalu dilakukan skrining fitokimia senyawa Alkaloid, Flavonoid, Tanin dan Saponin, kemudian mencari nilai IC50 nya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun bunga putih mengandung metabolit sekunder dari jenis alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin serta memiliki nilai IC50 sebesar 32,348 ppm. Dengan demikian ekstrak etanol daun bunga putih memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 32,348 yang dikategorikan sangat kuat yaitu < 50 %
Analisis Manajemen Logistik Farmasi di Rumah Sakit Jiwa Naimata Kupang
Manajemen logistik merupakan suatu rangkaian dari proses rantai pasok dan fungsinya yaitu merencanakan, melaksanakan, mengendalikan efisiensi dan efektifitas arus penyimpanan barang, jasa dan informasi pelayanan serta informasi terkait dari tempat asal sampai ke tujuan, tempat produksi, konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sistem manajemen logistik farmasi yang meliputi: Sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, prosedur, perencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan dan pelaporan, penghapusan di RSJN. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan SDM di RSJN memenuhi syarat menurut permenkes 56 tahun 2015. Sarana dan prasarana cukup memadai berdasarkan permenkes nomor 72 tahun 2016 untuk menunjang pekerjaan dalam pelayanan kefarmasian. SOP yang di miliki oleh RSJN adalah sebanyak 69 dalam pengelolaan persediaan perbekalan farmasi. Perencanaan menggunakan metode konsumsi. Pengadaan menggunakan metode dengan pembelian lewat e-katalog sedangkan obat yang tidak ada dalam e-katalog di lakukan pemesanan secara langsung ke PBF. Penyimpanan obat-obatan di susun berdasarkan bentuk sediaan, alfabetis, kestabilan obat, dan farmakologi. Distribusi sediaan farmasi dari gudang farmasi di lakukan dimulai dari permintaan obat dari apotek lewat SIMRS. Pemusnahan yang masih terkendala waktu dan tempat. Penelitian ini di simpulkan belum di lakukan secara optimal di karenakan masih di temukan beberapa kendala di prosedur pengadaan, perencanaan, dan penghapusan
INVENTARISASI TANAMAN BERKHASIAT OBAT DI RT 09 / RW 05 DESA KELLE KECAMATAN KUANFATU KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
Inventarisasi tanaman berkhasiat obat adalah pencatatan, pendaftaran dan pendataan tentang tanaman berkhasiat obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Kelle Kecamatan Kuanfatu Kabupaten Timor Tengah Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data berupa jumlah tanaman, bagian yang digunakan, khasiat, aturan pakai, cara pengolahan dan lama penggunaan tanaman berkhasiat obat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana peneliti mewawancarai penyehat tradisional dan pengisian kuisioner, dengan melakukan pengamatan langsung ke lokasi penelitian untuk memperoleh data mengenai tanaman berkhasiat obat, didukung dengan pengambilan foto terhadap tanaman berkhasiat obat. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwan diperoleh 23 tanaman berkhasiat obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Kelle. Bagian tanaman yang paling banyak digunakan adalah daun 48 %, dari 23 tanaman obat terdapat 18 khasiat yang digunanakan oleh masyarakat Desa Kelle, cara pengolahan paling banyak adalah ditumbuk 11 %, dan lama penggunaan tanaman obat yang paling banyak adalah 1 hari
Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun miana (Coleus scutellarioides L. benth) dengan metode dpph (2,2 diphenyl 1-picrylhydrazil)
Radikal bebas (reactive oxygen spesies) merupakan salah satu penyebab terjadinya kerusakan pada sel. Mekanisme kerusakan ini disebabkan akibat adanya molekul yang tidak berpasangan, sehingga menyebabkan molekul mudah tertarik. Antioksidan memiliki kemampuan mendonorkan elektron agar dapat menstabilkan radikal bebas. Salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai antioksidan adalah daun miana, yang mengandung metabolit sekunder : alkaloid, flavonoid, tanin, saponin. Metabolit ini dapat menstabilkan radikal bebas. Penelitian ini bertujuan Untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak etanol daun miana dan Untuk mendapat nilai IC50 ekstrak etanol daun miana. Metode yang digunakan dalam penelitian ialah metode DPPH (2,2-diphenyl-1picryllhidrazyl) yang dilakukan secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan kuersetin sebagai pembanding. Hasil uji analisis secara kualitatif ekstrak etanol daun miana (Coleus scutellarioides L. Benth) mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu : alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Hasil pengujian aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun miana berdasarkan nilai IC50 aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun miana (515 ppm), kemudian dilihat dari intensitas kekuatan antioksidan ekstrak etanol daun miana memiliki intensitas antioksidan yang lemah(>150 ppm). Simpulan : ekstrak etanol daun miana mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Nilai IC50 ekstrak etanol daun miana (Coleus scutellarioides L. Benth ) memiliki aktivitas antioksidan yang lemah
Perhitungan Jumlah Angka Lempeng Total (ALT) Escherichia coli Pada Pop Ice Di Pasar Malam Kampung Solor Kota Kupang
Latar belakang: Bakteri E. coli adalah salah satu bakteri yag digunakan sebagai indikator adanya kontaminasi kondisi sanitasi yang tidak baik terhadap air ,dan minuman. E. coli menjadi patogen jika jumlah bakteri dalam saluran pencernaan meningkat atau berada di luar usus, menghasilkan enterotoksin sehingga menyebabkan terjadinya bebarapa infeksi yang berasosiasi dengan enteropatogenik kemudian menghasilkan enterotoksin pada sel epitel. Manifestasi klinik infeksi oleh E. coli bergantung pada tempat infeksi dan tidak dapat dibedakan dengan gejala infeksi yang disebabkan oleh bakteri lain .E.coli merupakan bakteri yang ada di minuman es. Sumber bakteri E. coli dapat berasal dari es batu dan air yang digunakan. Tujuan penelitian: untuk Mengetahui gambaran bakteri E.coli pada minuman pop ice yang di jual di pasar malam Kampung Solor Kota Kupang. Nilai amabang batas yang menjadi standar adalah 4,8×105 koloni/g Metode penelitian: yang digunakan adalah deskriptif dengan desain cross-sectional.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 12 sampel minuman yang diambil secara sampling random sampling. Hasil penelitian: Dari 12 sampel, dua sampel di dapatkan nilai ALT dengan kode sampel E04 dan E07 melampaui batas standar, sedangkan 10 sampel dengan kode sampel E01, E02, E03, E05, E06, E08, E09, E10, E11, dan E12 dibawah ambang batas standar dan minuman tersebut layak dikonsumsi. Identifikasi pada 12 sampel tersebut untuk didapatkan semuanya positif Kesimpulan: Dari 12 sampel yang diperiksa diperoleh 2 sampel dengan nilai ALT diatas ambang batas, dan ke 12 sampel yang diperiksa hasilnya bakteri Escherichia coli positif
Hubungan Kadar Albumin Dengan Lama Pengobatan Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Oepoi
TB adalah penyakit menular oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang biasanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa mempengaruhi organ lain. Penularannya melalui udara saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Salah satu cara mengatasi TB paru adalah dengan meningkatkan status nutrisi untuk memperkuat daya tahan tubuh melawan infeksi. Albumin adalah indikator status gizi buruk (malnutrisi), baik saat malnutrisi awal maupun selama perbaikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kadar albumin dengan lama pengobatan pasien TB di Puskesmas Oepoi. Penelitian ini bersifat analitik observasi dengan desain cross-sectional dan melibatkan 20 responden penderita TB. Penelitian ini menemukan bahwa dari responden usia produktif (18-48 tahun), 10 memiliki kadar albumin rendah, 1 memiliki kadar albumin tinggi, dan 6 memiliki kadar albumin normal. Dari responden usia tidak produktif (49-60 tahun), 3 memiliki kadar albumin rendah. Dari responden laki-laki, 8 memiliki kadar albumin rendah, 2 tinggi, dan 1 normal. Sementara itu, dari responden perempuan, 4 memiliki kadar albumin rendah dan 5 normal. Responden pada fase intensif dengan kadar albumin rendah berjumlah 6, sedangkan yang normal 5. Pada fase lanjutan, yang kadar albumin rendah 6 responden, tinggi 1 responden, dan normal ada 2 responden. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dinyatakan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara lama pengobatan pasien TB dengan kadar albumin pasien tersebut
Studi Kondisi Fisik Sumur Gali Di Kelurahan Fatubesi Kecamatan Kota Lama Kota Kupang Tahun 2024
Kondisi fisik sumur gali yang ada di Kelurahan Fatubesi banyak yang belum memenuhi syarat dan di Kelurahan Fatubesi memiliki kasus diare dengan jumlah 140 kasus. Kondisi fisik sumur yang jelek dapat menyebarkan mikroba melalui air mulai dari virus, bakteri, protozoa, metazoa.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fisik sumur gali di Kelurahan Fatubesi Kecamatan Kota Lama Kota Kupang Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode observasi. Variabel dalam penelitian ini adalah kondisi fisik sumur gali, kualitas fisik air sumur gali, tingkat resiko sumur gali. Populasi dan sampel penelitian ini adalah sumur gali di Kelurahan Fatubesi dengan jumlah populasi 49 sumur gali. Analisi data secara deskriptif yaitu membandingkan dengan Standar Peraturan Menteri Kesehatan No. 2 Tahun 2023 tentang Baku Mutu Kesehatan Lingkungan Dan Persyaratan Kesehatan Air Untuk Keperluan Hygiene Sanitasi, Kolam Renang, Permandian Umum. Berdasarkan pengamatan pada kondisi fisik sumur gali dan pengamatan kualitas fisik air sumur gali serta tingkat resiko sumur gali pada 49 sumur gali di Kelurahan Fatubesi didapatkan hasil bahwa kondisi fisik sumur gali tidak memenuhi syarat 73%, kualitas fisik air sumur yangtidak memenuhi syarat16%tingkat resiko sumur gali masuk dalam kategori sedang 45%, rendah 55%. Bagi Puskesmas Pasir Panjang agar perlumemberikan penyuluhan tentang cara mempertahankan kondisi sarana air bersih dan upaya penanganan air bersih serta upaya peningkatan dan pemeliharaan sarana air bersih sumur gali kepada masyarakat di Kelurahan Fatubesi
GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN PADA PEDAGANG NASI BABI BAKAR DI KELURAHAN OEBUFU
Hemoglobin adalah protein berpigmen merah yang ditemukan dalam sel darah merah. hemoglobin berperan sebagai pengangkut oksigen, mengikat oksigen (oksihemoglobin) dan didistribusikan ke seluruh tubuh untuk memenuhi kebutuhan metabolisme. Pedagang nasi babi bakar adalah pedagang yang menjual makanan dari bahan daging babi yang dibakar dengan teknik pembakaran menggunakan arang yang dikipas untuk menghasilkan bara api sehingga menghasilkan asap. Asap inilah yang menghasilkan polutan berbahaya bagi manusia jika terhirup. Begadang pada malam hari juga dapat mempengaruhi kadar hemoglobin yang berdampak padaaktivitas pembentukan sel hemoglobin dalam tubuh seseorang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin pada pedagang nasi babi bakar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Deskriptif, dimana peneliti ingin mengetahui gambaran kadar hemoglobin pada pedagang nasi babi bakar. Populasi dalam penelitian ini adalah pedagang nasi babi bakar di kelurahan Oebufu. Penelitian ini dilakukan pada pedagang nasi babi bakar di kelurahan Oebufu yaitu sebanyak 44 responden. Didapatkan hasil kadar hemoglobin berdasarkan lama waktu berjualan >5 tahun (100%) memiliki kadar hemoglobin rendah, berdasarkan lama waktu beristirahat pada responden dengan lama waktu istirahat 3-7 jam sebanyak 64% memiliki kadar hemoglobin rendah dan berdasarkan jenis kelamin di dapatkan kadar hemoglobin rendah pada Perempuan sebanyak 70% dan pada laki-laki 46%. Penelitian ini menyimpulkan, sebagian besar pedagang nasi babi bakar di kelurahan Oebufu memiliki kadar hemoglobin yang rendah
GAMBARAN KADAR UREUM DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS PENKASE OELETA KOTA KUPANG
Hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat mengakibatkan gangguan aliran darah ke ginjal sehingga menyebabkan ginjal bekerja lebih keras. Penurunan fungsi ginjal dapat diukur dengan beberapa parameter salah satunya yaitu pemeriksaan kadar ureum. Ureum merupakan produk akhir metabolisme protein dan asam amino yang diproduksi di hati dan didistribusikan ke cairan intraseluler dan ekstraseluler dalam darah untuk kemudian disaring oleh glomerulus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kadar ureum darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Penkase Oeleta Kota Kupang berdasarkan usia, jenis kelamin dan lamanya waktu menderita hipertensi. Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 pasien hipertensi. Hasil yang didapatkan pada pemeriksaan kadar ureum darah pada pasien hipertensi didapatkan jumlah kadar ureum tinggi sebanyak 4% dan normal sebanyak 96%, kelompok usia ≥ 50 tahun yang memiliki kadar ureum yang tinggi sebanyak 100%, jenis kelamin didapatkan hasil tertinggi pada laki-laki dengan persentase 100%, serta lamanya waktu menderita hipertensi didominasi kelompok >10 tahun dengan persentase 100% memiliki kadar ureum tinggi