Repository Poltekkes Kupang
Not a member yet
    4410 research outputs found

    Penerapan Terapi Foot Massage Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang

    No full text
    Latar Belakang : Hipertensi adalah penyebab utama kematian dini di seluruh dunia, dan Anda memiliki kemampuan untuk mengendalikan tekanan darah Anda. WHO menetapkan penurunan prevalensi hipertensi sebagai salah satu target global penyakit tidak menular karena hal ini. sebesar 33% dari 2010 hingga 2030 (WHO, 2023). Tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg dikenal sebagai hipertensi. Kondisi ini berbahaya bagi kesehatan masyarakat dan dapat menyebabkan komplikasi lainnya (Kemenkes RI, 2022). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada 1,28 miliar orang dewasa berusia 30 hingga 79 tahun. Tujuan: Mengetahui Penggunaan Terapi Pegangan Tangan untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Metode Penelitian: Penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus/case study, yaitu pendekatan kualitatif yakni peneliti mengeksplorasi kehidupan nyata melalui pengumpulan data yang mendalam dimana satuan penelitian adalah kasus tunggal. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian setelah dilakukan pemberian terapi foot massage terjadi peningkatan kualitas tidur pada kedua responden. kualitas tidur pada Ny.E sebelum diberikan terapi foot massage kualitas tidur pasien buruk yaitu 17, setelah diberikan terapi foot massage 1x sehari selama 3 hari berturut-turut terjadi peningkatan kualitas tidur pada hari ke 3 ringan yaitu 6. Pada Ny.N didapatkan peningkatan kualitas tidur sebelum diberikan terapi foot massage kualitas tidur pasien berat yaitu 18, setelah diberikan terapi foot massage selama 3 hari berturut-turut mengalami peningkatan kualitas tidur, pada hari ke 3 kualitas tidur pada pasien menjadi ringan yaitu 6. Berdasarkan data tersebut, dapat dilihat bahwa terapi foot massage terbukti dapat meningkatkan kualitas tidur pada pasien hipertensi. Kesimpulan : Penerapan terapi foot massage terdadap pengkatan kualitas tidur pada pasien hipertensi dapat meningkatkan kualitas tidur

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny.N.B di Pustu Lasiana Periode 26 Februari S/D 15 April 2024

    No full text
    Latar Belakang: Kesehatan ibu mengacu pada kesehatan wanita selama masa kehamilan, persalinan dan masa nifas. Setiap langkah harus menjadi pengalaman positif dalam hal kesejahteraan dan kesehatan. sekitar 287.000 wanita meninggal selama kehamilan dan persalinan pada tahun 2020. Penyebab langsung kematian ibu meliputi kehilangan darah yang berlebihan, infeksi, hipertensi, aborsi yang tidak aman, dan cacat lahir. Serta penyebab tidak langsung seperti anemia, malaria dan penyakit jantung. Sebagian besar kematian ibu dapat dicegah dengan perawatan tepat waktu oleh profesional kesehatan dan lingkungan yang mendukung Tujuan: Mampu memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. N.B di Pustu Lasiana pada tanggal 26 Februari sampai dengan 15 april 2024, dengan menggunakan Manajemen Kebidanan tujuh langkah Varney pada pengkajian awal dan selanjutnya menggunakan metode pendokumentasian SOAP pada catatan perkembangan. Metode : Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang dilaksanakan pada Ny.N.B di Pustu Lasiana. teknik pengumpulan data terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil dan Pembahasan: Ny. N.B selama masa kehamilannya dalam keadaan sehat. Proses persalinan normal. masa nifas involusi berjalan normal. Bayi sehat. Ibu memilih Metode MAL untuk cegah kehamilan Simpulan: Setelah melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada ibu dari masa Kehamilan,Persalinan,Nifas,BBLdan KB ibu dan bayi dalam kondisi yang sehat dan ibu mau menerima dan mengikuti anjuran yang diberikan

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada NY.M.B G1P0A0AH0 Usia Kehamilan 39 Minggu 4 Hari Janin Tunggal, Hidup Intra Uteri Letak Kepala Keadaan Ibu dan Janin Baik Di TPMB Margarida C. Lay Tanggal 12 Februari S/D 25 Maret 2024

    No full text
    Latar Belakang: Kehamilan merupakan suatu proses yang fisiologis dan alamiah,dimana setiap perempuan yang memiliki organ reproduksi sehat,telah mengalami menstruasi,dan melakukan hubungan seksual dengan seorang pria yang sehat maka besar kemungkinan akan mengalami kehamilan.Kehamilan didefenisikan sebagai fertilisasi dan kelanjutan dengan nidasi da implantasi.Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya bayi dengan lama 280 hari atau 40 minggu yang dihitung dari hari pertama haid terakhir. Tujuan:Menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny.M.B G1P0A0AH0 usia kehamilan 39 minggu 4 hari di TPMB MARGRIDA C.LAY periode 12 Februari-25 Maret 2024. Metode Penelitian:Dalam penelitian ini,penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus,yang dilaksanakan pada Ny.M.B di TPMB MARGARIDA C.LAY,teknik pengumpulan data terdiri dari data primer dan data sekunder.Hasil:Ny. M.B selama masa kehamilannya dalam keadaan sehat, proses persalinan normal, masa nifas involusi berjalan normal, bayi sehat dan konseling KB, ibu memilih memakai KB metode implant. Simpulan: Setelah melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada ibu dari masa kehamilan sampai bersalin, ibu dan bayi dalam kondisi yang sehat dan ibu mau menerima dan mengikuti anjuran yang diberikan

    Implementasi Pemberian Rebusan Aloevera Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe-2 di Puskesmas Sikumana

    No full text
    Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit metabolisme yang bersifat kronis biasanya ditandai dengan adanya peningkatan kadar gula (glukosa) dalam darah (hiperglikemia) yang disebabkan karena adanya ketidakseimbangan antara suplai dengan kebutuhan insulin.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas dari rebusan aloevera dalam menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Sikumana.penelitian ini menggunakan metode eksperimen yaitu dengan membandingkan hasil pengukuran Glukosa darah sebelum dan sesudah pemberian rebusan Aloevera. subjek penelitian yang akan diteliti mencakup 2 orang dengan satu kasus yaitu Diabetes Melitus Tipe II ,Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lembar observasi dan pengukuran glukosa darah sebelum dan sesudah pemberian rebusan Aloevera sebagai perbandingan dengan menggunakan alat ukur Gluko Test. Implementasi pemberian rebusan aloevera selama 3 hari mulai Kadar glukosa darah Tn. H yang sebelumnya 212 mg/dL turun menjadi 114 mg/dL, dan Kadar glukosa darah Ny. Yang sebelumnya 239 mg/dL turun menjadi 102 mg/dL. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian rebusan aloevera efektif dalam menurunkan kadar gula darah. Berdasarkan penelitian yang di lakukan maka dapat di simpulkan bahwa rebusan aloevera efekti dapat menurunkan kadar gula darah, paada pasien diabetes melitus tipe-2.saran peneliti yaitu kepada puskesmas sebagai informasi akan khasiat dari rebusan aloevera dalam menurunkan gula darah pada pasien diabetes melitus tipe-2

    Efektivitas Edukasi Diet Dash Dengan Metode Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi Diwilayah Kerja Puskesmas Oesapa Kota Kupang

    Get PDF
    Latar Belakang: Hipertensi adalah penyakit degeneratif yang memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan, dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Kondisi ini merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit tidak menular pada populasi dewasa di Indonesia. Tujuan: Mengetahui adanya efektivitas edukasi diet DASH dengan metode audiovisual terhadap tingkat pengetahuan di wilayah kerja Puskesmas Oesapa Kota Kupang. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Pre-Experiment yakni One Group Pre test-Post test dengan jumlah sampel 30 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu strata wilayah dan simple random sampling dan dianalisa menggunakan uji wilcoxon. Hasil : Hasil penelitian pengetahuan pasien hipertensi sebelum di berikan edukasi dengan menggunakan audiovisual (pretest) menunjukkan bahwa sebagian responden berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 18 responden (60%), sedangkan hasil penelitian pengetahuan pasien hipertensi setelah di berikan edukasi dengan menggunakan audiovisual (posttest) menunjukkan bahwa sebagian responden berpengetahuan baik yaitu sebanyak 15 responden (50%). Hasil uji statistik menunjukkan p- value 0,01 < 0,05 artinya terdapat pengaruh efektivitas penggunaan media audiovisual terhadap pengetahuan pasien hipertensi tentang diet DASH dengan demikian H1 diterima H0 ditolak. Kesimpulan: Ada perbedaan pengetahuan diet DASH pada pasien hipertensi yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan media audiovisual pada pasien hipertensi di Puskesmas Oesapa Kota Kupang. Saran: Diharapkan dalam penelitian ini terhadap tingkat pengetahuan pasien hipertensi tentang diet DASH diwilayah kerja Puskesmas Oesapa Kota Kupang yang mempunyai ketegori cukup, dan baik perlu ditingkatkan sehingga responden dapat melihat sumber informasi dari video, dan media sosial lainnya

    Implemantasi perawatan payudara untuk kelancaran asi pada ibu menyusui di puskesmas sikumana

    Get PDF
    Latar belakang : Pengeluaran ASI dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik secara lansung misalnya perilaku menyusui, psikologis ibu, fisiologis ibu, ataupun yang tidak lansung misalnya sosial kultural dan bayi, yang berpegaruh terhadap psikologiss ibu. Kemudian perubahan peran seorang ibu memerlukan adaptasi yang harus dijalani. Selama kehamilan hormon prolaktin dari plasenta meningkat tetapi ASI biasanya belum keluar karena masih dihambat oleh hormon esterogen yang tinggi. Pada hari kedua atau ketiga pasca persalinan, kadar esterogen dan progesteron turun drastis, sehingga pengaruh prolaktin lebih dominan dan pada saat inilah mulai terjadi sekresi ASI (Purwoastuti dan Walyani, 2017). Tujuan: Membantu kelancaran ASI pada ibu menyusui. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskritif dalam bentuk studi kasus yaitu penelitian yang dilakukan terfokus pada teknik perawatan payudara pada ibu menyusui dengan kelancaran pengeluaran ASI. Hasil: Hasil penelitian setelah diberikan intervensi teknik perawatan payudara terhadap klien mengalami ketidakkelancaran ASI yang dibuktikan dengan payudara yang terasa kosong. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil penerapan teknik perawatan payudara dapat mengatasi pada ketidaklancaran yang terjadi pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas sikumana kota kupang

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny.D. K G3P2A0AH1 Umur 30 tahun uk 38 minggu di praktik mandiri bidan periode 19 February s/d 15 April

    Get PDF
    Latar Belakang : Asuhan kebidanan berkelanjutan yaitu pemberian asuhan kebidanan sejak kehamilan, persalinan, nifas dan neonatus hingga memutuskan menggunakan alat kontrasepsi. Data yang diperoleh dari TPMB Bidan Farida M. Sadik, SST tidak ada kematian ibu dan bayi. Pelayanan kesehatan ibu hamil diwujudkan melalui pemberian pelayanan antenatal dan mendorong agar semua persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih dan fasilitas kesehatan yang memadai. Tujuan Penelitian : Mampu Melakukan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny. D.K G3P2A0AH1 Usia Kehamilan 38 Minggu Ibu Dan Janin Baik Di TPMB Periode 19 Februari s/d 15 April 2024 dengan menggunakan metode pendokumentasian 7 langkah Varney pada pengkajian awal dan selanjutnya menggunakan metode pendokumentasian SOAP pada catatan perkembangan. Metode Penelitian: Studi kasus menggunakan metode penelaah kasus, lokasi di TPMB, subjek studi kasus adalah Ny. D.K dilaksanakan 19 Februari s/d 15 April 2024 dengan menggunakan format asuhan kebidanan dengan metode Varney dan pendokumentasian SOAP. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer, sekunder dan tersier. Hasil: Ny. D.K G3P2A0AH1 usia kehamilan 38 minggu keadaan ibu dan janin baik, dilakukan kunjungan 1 kali dengan asuhan kebidanan, ibu bersalin normal tanggal 29 Februari 2024 usia kehamilan 39 minggu, dilakukan pertolongan persalinan 60 langkah APN, bayi lahir menangis kuat, bergerak aktif, dan warna kulit merah muda, melakukan IMD, menjaga kehangatan dan perawatan tali pusat, melakukan KN 3 kali. Masa nifas involusi uterus baik dilakukan KF 4 kali dengan diberikan asuhan sesuai kebutuhan ibu dan konseling KB, ibu memilih metode KB suntik 3 bulan. Simpulan: Telah menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. D.K keadaan pasien baik mulai dari kehamilan, persalinan, neontaus, nifas dan K

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny. N.K G2P1A0AH1 Usia Kehamilan 36 Minggu 3 Hari Di Puskesmas Oepoi Tanggal 29 Maret S/D 27 Mei 2024

    Get PDF
    Latar Belakang : Angka kematian di wilayah NTT terutama Kota Kupang terbilang cukup tinggi. Berdasarkan data yang dilaporkan oleh Profil dinas kesehatan kabupaten dan kota sepropinsi NTT menunjukan bahwa kasus kematian ibu pada tahun 2014 sebanyak 176 kasus atau 185,6 per 100.00 KH, selanjutnya pada tahun 2015 menurun menjadi 158 sasus atau 169 per 100.000 KH, tahun 2016 meningkat menjadi 178 kematian per 100.000 KH, sedangkan 2017 160 per 100.000 kelahiran hidup dan pada tahun 2020 jumlah kematian ibu di NTT sebanyak 149 kasus (Dinkes Propinsi NTT, 2017). Tujuan kasus : Menerapkan asuhan kebidanan secara berkelanjutan pada ibu hamil Trimester III sampai perawatan masa nifas dan KB. Metode kasus:Studi kasus menggunakan metode penelaahan kasus, lokasi studi kasus di Puskesmas Ocpoi, subjek studi kasus adalah Ny. N.K dilaksanakan tanggal 31 Maret sampai 27 Mei 2024 dengan menggunakan format asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan metode Varney dan pendokumentasian SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil : Ny. N.K selama masa kehamilannya dalam keadaan sehat, proses persalinan Normal, pada masa nifas involusi berjalan normal, Bayi baru lahir normal, konseling ber-KB ibu mengatakan ingin memilih KB Implan dan suami setuju untuk menggunakan Alat kontrasepsi tersebut. Simpulan : Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny.N.K. di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran, keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal, bayi lahir dengan schat

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny. N.M G3p2a0ah2 Umur 38 Tahun Usia Kehamilan 39 Minggu Letak Kepala, Intra Uteri, Tunggal, Hidup Di Puskesmas Baumata Tanggal 20 Februari S/D 21 April 2024

    Get PDF
    Latar Belakang : Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator utama yang selalu digunakan dalam mengukur keberhasilan pembangunan kesehatan. AKI dan AKB diukur melalui survei yang dilaksanakan secara nasional. Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 menunjukan bahwa AKI dan AKB Provinsi NTT berada di atas rata-rata nasional dimana AKI Provinsi NTT sebesar 539 per 100.000 kelahiran hidup, jauh di atas rata-rata nasional sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB Provinsi NTT sebesar 45 per 1.000 kelahiran hidup, di atas rata-rata nasional sebesar 32 per 1.000 kelahiran hidup. AKI di Puskesmas Baumata tahun 2019 tidak ada AKI dan AKB berjumlah 3 orang serta bayi lahir mati 6 orang (Dinas Kesehatan Provinsi NTT, 2020).Tujuan Penelitian : Menerapkan Asuhan Kebidanan berkelanjutan pada Ny. N.M G3P2A0AH2 di Puskesmas Baumata Kecamatan Taebenu Tanggal 20 Februari s/d 30 April 2024 dengan pendekatan manajeman kebidanan dan pendokumentasian SOAP. Metode Penelitian : Menggunakan metode penelaahan kasus. Subyek studi kasus yaitu Ny.N.M G3P2A0AH2 UK 39 Minggu Puskesmas Baumata Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang, teknik pengumpulan data menggunakan data primer yang meliputi pemeriksaan fisik, wawancara, pemeriksaan penunjang dan observasi sedangkan data sekunder meliputi kepustakaan dan studi dokumentasi. Hasil dan Pembahasan : Setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. N.M penulis mendapatkan hasil yaitu Ibu melakukan kunjungan sesuai anjuran, dalam pemberian asuhan tidak terdapat penyulit, persalinan berjalan normal serta kunjungan bayi baru lahir dan postpartum berjalan dengan normal dan tidak ada penyulit, dan anjurkan ibu untuk menggunakan alat kontrasepsi

    Penerapan Teknik Marmet Terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Post Partum Di Puskesmas Oesapa

    Get PDF
    Latar belakang : Ketidakberhasilan dalam pemberian ASI dipengaruhi oleh kesulitan memberikan ASI, mengingat ASI kurang lancar, bayi malas menetek ke ibu, dan ibu ingin berat badan bayinya yang tadinya kurang bisa naik dengan cepat dan gampang menjadi naik, teknik marmet merupakan perpaduan memerah dan memijat. Memerah dengan menggunakan tangan dan jari mempunyai keuntungan selain tekanan negatif dan diatur, lebih praktis dan ekonomis karena cukup mencuci tangan dan sebelum memeras ASI (Roesli & Yohwi, 2017),Metode:Pengumpulan data menggunakan SOP dan lembar Observasi Kelancaran asi.pengelolahan data mengunakan cara editing,coding,scoring.Hasil:Hasil penelitian setelah diberikan intervensi intervensi teknik marmet terhadap klien mengalami kelncaran ASI yang dibuktikan dengan payudara yang terasa kosong Ini dapat dilihat ketika bayi sudah sering menyusu sehingga payudara ibu menjadi kosong,Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil penerapan Teknik Marmet dapat mengatasi pada ketidaklancaran yang terjadi pada ibu post partum di wilayah kerja Puskesmas oesapa kota kupan

    2,326

    full texts

    4,410

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Poltekkes Kupang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇