Repository Poltekkes Kupang
Not a member yet
    4410 research outputs found

    GAMBARAN INDEKS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT BERDASARKAN POLA MENYIKAT GIGI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 14 KOTA KUPANG

    Get PDF
    Latar belakang : Kebersihan gigi dan mulut yang buruk merupakan faktor resiko terjadinya penyakit gigi dan mulut, terutama karies gigi dan penyakit periodontal. Skor plak tinggi dan gingivitis juga ditemukan pada individu yang kurang memperhatikan kebersihan gigi dan mulut. Tingkat kebersihan gigi dan mulut ditentukan dengan menilai plak dan kalkulus. Perilaku menyikat gigi pada anak harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari tanpa perasaan terpaksa. Kebiasaan menyikat gigi yang benar adalah minimal dua kali sehari, pagi hari setelah makan dan malam hari sebelum tidur. Usaha menjaga kesehatan gigi dan mulut sebaiknya dilakukan lebih awal sebagai upaya pencegahan agar gigi lubang di anak-anak tidak terjadi. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui gambaran indeks kebersihan gigi berdasarkan pola menyikat gigi dan mulut pada siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kota Kupang Untuk mengetahui gambaran indeks kebersihan gigi berdasarkan pola menyikatgigi dan mulut pada siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kota Kupang. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan jumlah subyek penelitian sebanyak 30 orang ditentukan secara purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan format OHIS dan kuisioner. Hasil penelitian: Indeks kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kota Kupang tertinggi dengan kriteria sedang sebanyak 23 responden (77%) dari total 30 responden (100%). Pola menyikat gigi pada siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kota Kupang tertinggi dengan kriteria baik sebanyak 23 responden (77%). Indeks kebersihan gigi dan mulut berdasarkan pola menyikat gigi pada siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kota Kupang adalah responden yang indeks kebersihan gigi dan mulut kriteria sedang (sebanyak 18 orang dengan presentase sebesar 60% cenderung pola menyikat giginya termasuk dalam kriteria baik yaitu sebanyak 5 responden dengan presentase sebesar 17%). Kesimpulan: Indeks kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kota Kupang termasuk dalam kriteria sedang dengan pola menyikat gigi termasuk dalam kriteria baik

    HUBUNGAN PENGELUARAN KONSUMSI PANGAN KELUARGA DAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI BALITA UNDERWEIGHT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUPANG KOTA TAHUN 2024

    Get PDF
    Latar Belakang : Kekurangan Zat Gizi merupakan salah satu masalah terbesar yang masih sering terdengar di Indonesia dan rawan terjadi pada anak balita, dampak dari Kekurangan Gizi dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. Berdasarkan Data Hasil Survei Status Gizi Indonesia ( SSGI ) Tahun 2021, untuk tingkat provinsi Nusa Tenggara Timur menyatakan bahwa populasi balita Underweight sebanyak 29,3 %. TUJUAN PENELITIAN : Untuk mengetahui Hubungan Pengeluaran Konsumsi Pangan Keluarga dan Asupan Zat Gizi Makro dengan Status Gizi Underweight pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Kota Kupang. METODE PENELITIAN : Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling atau sampel acak sederhana. Sampel yang diteliti sebanyak 43 orang. Penelitian dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Kupang Kota pada bulan April-Mei. HASIL PENELITIAN : Hasil Penelitian menunjukan bahwa dari 43 balita, di dapatkan keluarga balita dengan pengeluaran konsumsi pangan keluarga tinggi yaitu 22 balita (51,2), dan rendah 21 (48,8). Asupan energi di kategorikan kurang 29 balita (67,4). Asupan protein di kategorikan kurang 11 balita (25,6). Asupan lemak di kategorikan kurang 41 balita (95,3). Asupan karbohidrat dikategorikan kurang 20 balita (46,5). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengeluaran konsumsi pangan keluarga dengan status gizi (p value 0,108), antara asupan energi dengan status gizi (p value 1,000), antara asupan protein dengan status gizi (p value 1,000), antara asupan lemak dengan status gizi (p value 1,000), dan antara karbohidrat dengan status gizi (p value 0,769). KESIMPULAN : Dari hasil penelitian di dapatkan bahwa tidak ada hubungan antara pengeluaran konsumsi pangan keluarga, asupan energi, asupan protein, asupan lemak, asupan karbohidrat dengan status gizi balita underweight

    GAMBARAN ASUPAN ZAT GIZI DAN SANITASI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK PAUD USIA 3-6 TAHUN DI PAUD HALELUYA DAN PAUD CEMARA KOTA KUPANG

    Get PDF
    ABSTRAK GAMBARAN ASUPAN ZAT GIZI DAN SANITASI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK PAUD USIA 3-6 TAHUN DI PAUD HALELUYA DAN PAUD CEMARA KOTA KUPANG Derren Jermanzo Tapatab (Dibimbing oleh Agustina Setia, SST .,M.Kes) [email protected] Latar Belakang: Anak pada usia dini adalah anak-anak yang sedang mengalami perkembangan yang progresif, sistematis, dan berkesinambungan, yang mencakup perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan bahasa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asupan zat gizi dan sanitasi dengan perkembangan anak PAUD usia 3-6 tahun. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan deskriptif cross sectional. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling yaitu jumlah populasi sama dengan jumlah sampel. Hasil Penelitian: Hasil asupan yang ditemukan pada anak PAUD yaitu energi kurang (61,4%), protein lebih (85,5%), lemak kurang (71,1%), karbohidrat (68,7%), kalsium kurang (96,4%), magneisum lebih (72,3%) fosfor baik (45,8%). Besi kurang (96,4%), zinc kurang (60,2). Kemungkinan GPPH (38.6%), tidak dengan kemungkinan GPPH (61.4%). Personal hygiene sanitasi memenuhi syarat (100%). Energi kurang tidak memiliki kemungkinan GPPH (64,7 %), kemungkinan GPPH (35,3 %), protein tidak memiliki kemungkinan GPPH (62,0%), kemungkinan GPPH (38,0%), lemak kurang tidak memiliki kemungkinan GPPH (62,7%), kemungkinan GPPH (37,3%), karbohidrat kurang tidak memiliki kemungkinan GPPH (63,2%) kemungkinan GPPH (36,8%), kalsium tidak memiliki kemungkinan GPPH (62,5%), kemungkinan GPPH (37,5%), magnesium lebih tidak memiliki kemungkinan GPPH (58,5%), kemungkinan GPPH (41,7%), fosfor baik tidak memiliki kemungkinan GPPH (68,4%), kemungkinan GPPH (31,6%), besi kurang tidak memliki kemungkinan GPPH (60,0%), kemungkinan GPPH (40,0%), zinc kurang tidak memliki kemungkinan GPPH (66,0%), kemungkinan GPPH (50,0%). Sampel yang memenuhi syarat dan tidak kemungkinan GPPH sebanyak 51 anak (61,4%) dan sampel yang memenuhi syarat dengan kemungkinan GPPH sebanyak 32 anak (38,6%). Kesimpulan: Gambaran asupan zat gizi, sanitasi dan perkembangan anak PAUD 3-6 tahun di PAUD Haleluya dan PAUD Cemara Liliba Kota Kupang sebagian besar berada asupan dengan kategori kurang, sanitasi semua anak memenuhi syarat, sebagian besar anak tidak dengan kemungkinan GPPH dan sebagian besar anak dengan kategori asupan kurang dengan tidak memliki kemungkinan GPPH

    Studi Kondisi Fisik Dan Kandungan Escherichia Coli Pada Air Sumur Gali Di Kelurahan Oesapa Kota Kupang

    Get PDF
    ABSTRAK STUDI KONDISI FISIK DAN KANDUNGAN ESCHERICHIA COLI PADA AIR SUMUR GALI DI KELURAHAN OESAPA KOTA KUPANG Intan Permata Paula Wattileo, Ragu Harming Kristina*) Email: [email protected] *)Program Studi DIII Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang Xii+58 Halaman : tabel, gambar, lampiran Sumur gali merupakan salah satu sumber utama air bersih bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di pedesaan maupun perkotaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fisik sumur gali di Kelurahan Oesapa dan kualitas bakteriologis Escherichia coli pada air sumur gali. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan mencakup variabel kondisi fisik sumur gali dan kandungan bakteriologis E.coli pada air sumur. Jumlah sampel sesuai dengan populasi penelitian ini yaitu 1832 sumur gali di Kelurahan Oesapa, dan sampel penelitian ini berjumlah 100 sumur gali. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan sumur gali dengan menggunakan kuesioner dan pengumpulan langsung serta analisis laboratorium terhadap sampel air dari sumur gali dengan tingkat risiko sedang. Analisa data dalam penelitian ini di analisis secara deskriptif. Data yang di dapatkan adalah gambaran inspeksi sanitasi sumur gali dan kandungan E.coli air sumur gali di Kelurahan Oesapa akan dibandingkan dengan standar yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang kesehatan lingkungan. Hasil penelitian ini, terdapat 100 sumur yang digali dengan tingkat risiko sangat tinggi, 7 sumur yang digali dengan tingkat risiko tinggi, 82 sumur yang digali dengan tingkat risiko tinggi, 11 sumur yang digali dengan tingkat risiko sedang, dan 11 sumur yang digali dengan tingkat risiko sedang. sumur digali pada tingkat risiko rendah 0 kondisi fisik ditunjukkan. Untuk pengujian bakteriologi E.coli, tingkat risiko terdapat pada 11 sumur, dengan rincian 10 sumur memenuhi syarat dan 10 sumur tidak memenuhi syarat. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa sumur gali dengan tingkat risiko sedang mempunyai kualitas bakteriologis E.coli yang tidak memenuhi syarat. Oleh karena itu, untuk tingkat risiko yang amat tinggi dan tinggi, disarankan untuk melakukan kaporitsasi dan memperbaiki struktur sumur gali. Kata kunci : Kualitas Bakteriologis, Sumur Gali Kepustakaan : 15 buah ( 1997-2023

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny.A.M.D G1P0A0 Usia Kehamilan 40-41 Minggu Dengan KEK di Tempat Praktik Mandiri Bidan Periode 25 Januari S/D 07 Maret 2024

    Get PDF
    Kementerian Kesehatan RI Politeknik Kesehatan Kupang Program Studi D-III Kebidanan Laporan Tugas Akhir Maret 2024 Sitti Samsiah, Mareta B. Bakoil)* Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny. A.M.D di TPMB E.S, Periode 25 Januari sampai dengan 07 Maret 2024 Latar Belakang : Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) merupakan salah satu keadaan malnutrisi, dimana terjadi kekurangan asupan makanan dalam waktu yang cukup lama, hitungan tahun yang mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan, apabila ukuran lingkar lengan atas (LILA) ≤ 23,5 cm artinya wanita tersebut berisiko Kekurangan Energi Kronik, dan diperkirakan akan melahirkan bayi berat lahir rendah. Di provinsi Nusa Tenggara Timur prevalensi ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronik (KEK) sebesar 36,8% dan sebesar 32,5% untuk wanita tidak hamil. Sedangkan rata – rata proporsi KEK pada wanita subur 15 – 45 tahun di Indonesia sebesar 17,3% untuk WUS hamil dan 14,5% untuk WUS yang tidak hamil (Riskesdas, 2019). Tujuan Umum : Menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada ibu hamil trimester III sampai dengan perawatan masa Nifas, BBL dan KB. Metode : Studi kasus ini menggunakan metode 7 Langkah Varney dan SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer yang meliputi pemeriksaan fisik, wawancara dan observasi. Sedangkan data sekunder meliputi kepustakaan dan studi dokumentasi. Hasil dan Pembahasan : Setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny A.M.D penulis mendapatkan hasil dimana ditemukan data yang yang mendukung diagnosa ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK), masalah potensial dan tindakan segera diatasi sesuai SOP, dalam pemberian asuhan tidak terdapat penyulit baik kala I, II, III, maupun kala IV, kunjungan postpartum serta kunjungan pada bayi baru lahir berjalan normal dan tidak terdapat penyulit dan konseling KB ibu memilih metode KB Implant. Kesimpulan : Setelah melakukan asuhan secara berkelanjutan mulai dari kehamilan, persalinan nifas, kunjungan Nifas (KF), kunjungan Neonatus (KN), ibu dan bayi dalam keadaan sehat dan normal. Ibu dan suami sepakat memilih metode KB Implant dan ibu sudah menjadi akseptor KB Implant

    Profil Penjualan Obat Antihipertensi Di Apotek Medika Oesapa Kota Kupang Juli-Desember 2023

    Get PDF
    Latar Belakang: Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi adalah faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular aterosklerotik, gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal. Hipertensi menimbulkan risiko mortalitas dini, yang meningkat saat tekanan sistolik dan diastolik meningkat. Tujuan Penelitian: Mendapatkan data pasien dan obat antihipertensi berdasarkan jenis obat, golongan, dosis dan aturan pakai.Metode: penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif di mana penelitian ini untuk menampilkan profil penjualan obat antihipertensi di Apotek Medika Oesapa Kota Kupang Juli-Desember 2023. Sampel di dapat dari resep obat antihipertensi yang dijual di apotik medika oesapa kota kupang periode Juli-Desember. Hasil dan simpulan: hasil penelitian ini menunjukan bahwa penjualan obat antihipertensi berdasarkan resep dokter sebanyak 23 orang tanpa resep dokte

    Gambaran Karakteristik, Pengetahuan Gizi Ibu Balita Dan Status Gizi Balita Di Posyandu Sayang Anak Kelurahan Tuak Daun Merah Kota Kupang

    Get PDF
    Gambaran Karekteristik,Pengetahuan Gizi Ibu Balita Dengan Status Gizi Balita di Posyandu Sayang Anak Kelurahan Tuak Daun Merah Kota Kupang. (Dibimbing oleh Alberht M. Bau Mali, S. Kep. NS,MPH) Latar Belakang : Status gizi merupakan keadaan pada tubuh manusia yang dapat dikatakan dampak dari makanan dan penggunaan zat gizi yang dikonsumsi seseorang. Status gizi adalah keadaan gizi seseorang yang dapat dilihat untuk mengetahui apakah seseorang tersebut normal atau bermasalah ( Gizi salah). Tujuan Penelitian : Mengetahui Gambaran Karakteristik,Pengetahuan Gizi Ibu dan Status gizi Balita di Posyandu Sayang Anak Kelurahan Tuak Daun Merah Kota Kupang Metode Penelitian : Jenis penelitian Analitik Observasional dengan pendekatan deskriptif “Cross Sectional Study” dilaksanakan pada bulan Mei 2024. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu terdiri dari 39 Responden Balita. Data yang diambil meliputi Karakteristik, Pengetahuan gizi Ibu,dan Status gizi Balita. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 39 responden. balita mengalami Berat badan sangat kurang sebanyak 8 balita (20,5%), BB kurang sebanyak 5 balita (12,8%),BB Normal sebanhyak 23 Balita (59,0%),Resiko BB Lebih sebanyak 3 balita (7,7%). Distribusi pengetahuan gizi ibu kategori Kurang sebanyak 3 orang (7,7%), kategori Cukup sebanyak 8 orang (20,5%),kategori Baik sebanyak 28 orang (71,8%). Kesimpulan : ’Gambaran Karakteristik, Pengetahuan Gizi Ibu Balita dan Status Gizi Balita di Posyandu Sayang Anak Kelurahan Tuak Daun Merah Kota Kupang’’sebagian besar balita Status gizi Normal

    Pengendalian persediaan obat dengan metode analisis ABC-VEN di apotek medika kota kupang periode juli-desember 2023

    No full text
    Latar Belakang: Pengendalian persediaan obat yang dirancang untuk menentukan tingkat persediaan yang harus di pertahankan, kapan pesanan harus dilakukan untuk meningkatkan tingkat persediaan dan apakah pesanan dalam jumlah besar harus disimpan. Teknik manejemen material yang harus berhubungan dengan persediaan. Tujuan: untuk mengetahui pengendalian persediaan obat menggunakan metode analisis ABC-VEN di apotek medika. Metode Penelitian : deskriptif retrospektif dengan menelusuri data persediaan dan pemakaian obat tahun 2023 dan data dari hasil kuesioner. Hasil penelitian: berdasarkan analisis ABC pemakaian di peroleh kelompok A sebanyak 7 item (28%), kelompok B sebanyak 4 item (16%) dan kelompok C sebanyak (56%). Berdasarkan analisis ABC nilai investasi kelompok A sebanyak 3 item (12%), kelompok B 7 item (28%) dan kelompok C 15 item (60%) Berdasarkan analisis VEN menunjukan kelompok V sebanyak 5 item (20%), kelompok E sebanyak 15 item ( 60%) dan kelompok N sebanyak 5 item (20%). Berdasarkan analisis ABC- VEN kelompok VA sebanyak 2 item (40%), VB sebanyak 1 item (6,66%), dan kelompok VC (-), EA sebanyak 1 item (20%), EB sebanyak 5 item (33,33), EC sebanyak 1 item (20), NA sebanyak 2 item (40%), NB sebanyak 9 item (60%), NC sebanyak 4 item (80%). Nilai pemakaian, nilai investasi tinggi vital (AAV) sebanyak 1 item obat. Kesimpulan: pengendalian untuk kelompok obat nilai pemakaian tinggi, nilai investasi tinggi dan vital yaitu dengan melakukan pengawasan ketat agar tidak sampai terjadi kekosongan dan perhatian khusus saat penyimpanan

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny. M. M G3P2A0AH2 Uk 36-37 Minggu Janin Tunggal Hidup Intra Uterin Di RSUD S. K Lerik Periode 02 Maret S/D 04 Mei 2024

    Get PDF
    Latar Belakang Salah satu provinsi yang menyumbang AKI dan AKB yang tinggi di Indonesia saat ini adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang masuk dalam lima provinsi penyumbang terbesar meskipun jumlah kelahiran hidup yang dimiliki tidak sebanyak provinsi yang lainnya. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2022 jumlah kematian ibu di NTT sebanyak 149 kasus dan angka kematian bayi mencapai 744 kasus, untuk Kota Kupang jumlah kematian ibu sebanyak 9 kasus dan kematian bayi sebanyak 16 kasus. Tujuan Mampu menerapkan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny M.M G3P2A0AH2 Di RSUD S.K Lerik Kecamatan Kota Lama Kota Kupang Periode 02 Maret s/d 04 Mei 2024”. Metode Penelitian menggunakan metode studi penelahan kasus yang terdiri dari unit tunggal, yang berarti penelitian ini dilakukan pada seorang ibu dalam menjalani kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Lokasi studi kasus di RSUD S.K Lerik, subjek studi kasus adalah Ny M. M, dilaksanakan pada tanggal 02 Maret s/d 04 Mei 2024 dengan menggunakan format asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan metode Varney dan pendokumentasian SOAP, Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder Hasil dan Pembahasan Setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. M. M penulis mendapatkan hasil yaitu Ibu melakukan kunjungan sesuai anjuran, dalam pemberian asuhan tidak terdapat penyulit, persalinan berjalan normal serta kunjungan bayi baru lahir dan postpartum berjalan dengan normal dan tidak ada penyulit. Simpulan Asuhan Kebidanan secara berkelanjutan keadaan pasien baik mulai dari kehamilan sampai pada bayi baru lahir dan KB asuhan dapat diberikan dengan baik

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny. N.H G3P2A0AH2 Dengan Kek Dan Anemia Ringan Di Puskesmas Tarus Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Tanggal 29 Januari S/D 30 Maret 2024

    Get PDF
    “Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny. N.H G3P2A0AH2 Dengan KEK Dan Anemia Ringan Di Puskesmas Tarus Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Tanggal 29 Januari S/D 30 Maret 2024” Latar Belakang : Penyebab kematian ibu di Indonesia yaitu perdarahan, hipertensi dalam kehamilan dan infeksi. Kurangnya kesadaran dan pengetahuan ibu dan keluarga tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan teratur, persalinan difasilitas kesehatan, pemeriksaan masa nifas yang tidak teratur dan kunjungan neonatus yang tidak teratur merupakan penyebab terjadinya kematian ibu dan bayi. Tujuan : Mampu menerapkan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny N.H G3P2A0AH2 dengan KEK dan Anemia Ringan Di Puskesmas Tarus Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Tanggal 29 Januari s/d 30 Maret 2024”. Metode : Studi kasus menggunakan metode studi penelaahan kasus yang terdiri dari unit tunggal, yang berarti studi kasus ini dilakukan kepada seorang ibu dalam menjalani kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Lokasi studi kasus ini di Puskesmas Tarus, subjek studi kasus adalah Ny.N.H, dilaksanakan pada tanggal 29 Januari S/D 30 maret 2024 dengan menggunakan format kebidanan pada ibu hamil dengan metode Varney dan Pendokumentasian SOAP, teknik pengumpulan data primer dan data sekunder. Hasil dan Pembahasan : Setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada ny.N.H penulis memperoleh hasil yaitu ibu melakukan kunjungan sesuai anjuran, dalam pemberian asuhan tidak terdapat penyulit, persalinan berjalan normal tanpa disertai adanya komplikasi kunjungan bayi baru lahir serta nifas tidak ada penyulit pada setiap kunjungan. Simpulan : Asuhan Kebidanan Secara Berkelanjutan keadaan pasien baik mulai dari kehamilan sampai pada bayi baru lahir dan KB asuhan dapat diberikan dengan baik

    2,326

    full texts

    4,410

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Poltekkes Kupang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇