Repository Poltekkes Kupang
Not a member yet
    4410 research outputs found

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny AK G2PA0AH1 Uk 39 minggu janin tunggal hidup intra uterin letak kepala dengan anemia ringan Puskesmas Naioni Kec.Alak Kota Kupang periode 7 februari s\d 29 maret 202A

    Get PDF
    Latar Belakang Penyebab kematian ibu di Indonesia didominasi oleh tiga penyebab utama kematian yaitu perdarahan, hipertensidalamkehamilan dan infeksi. Hal ini terjadi karena minimnya kesadaran dan pengetahuan ibu serta keluarga akan pentingnya pemeriksaan kehamilan secarateratur, masih rendahnya angka persalinan di fasilitas kesehatan, rendahnyapemeriksaanpada masa nifas serta kurangnya askes terhadap fasilitas kesehatan. Sementaraitu penyebab angka kematian bayi yaitu dimana masih banyak ibu yang tidak melakukan pemeriksaan ANC dan pertolongan persalinan yang ditolongoleh tenaga kesehatan serta kurangnya kesadaran ibu nifas untuk memeriksakan kesehatan bayinya di fasilitas kesehatan. Tujuan Mampu menerapkan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada NyA.K G2P1A0AH1 Di Puskesmas NaioniKecamatanalak Kota KupangPeriode 07 februari s/d 29 Maret 2024”. Metode Penelitian menggunakan metode studipenelahankasus yang terdiridari unit tunggal, yang berartipenelitianinidilakukan pada seorangibudalammenjalanikehamilan, persalinan, nifas, bayibarulahir dan keluargaberencana. Lokasi studikasus di PuskesmasNaioni, subjekstudikasusadalah Ny A.K, dilaksanakan pada tanggal 07 februari s/d 29 Maret 2024 denganmenggunakan format asuhankebidanan pada ibuhamildenganmetode Varney dan pendokumentasian SOAP, Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil dan Pembahasan : Setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. A,K penulis mendapatkan hasil yaitu Ibu melakukan kunjungan sesuai anjuran , dalam pemberian asuhan tidak terdapat penyulit, persalinan berjalan normal serta kunjungan bayi baru lahir dan postpartum berjalan dengan normal dan tidak ada penyulit. Simpulan Asuhan Kebidanan secara berkelanjutan keadaan pasien baik mulai dari kehamilan sampai pada bayi baru lahir dan KB asuhan dapat diberikan dengan baik

    Karakteristik Ibu Dengan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Usia 0-12 Bulan Di Wilayah kerja Puskesmas Sikumana

    No full text
    Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) diartikan sebagai bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram. BBLR merupakan prediktor tertinggi angka kematian bayi, terutama dalam satu bulan pertama kehidupan (Kemenkes RI, 2015). Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) disebabkan oleh usia kehamilan yang pendek (prematuritas), dan IUGR (Intra Uterine Growth Restriction) yang dalam bahasa Indonesia disebut Pertumbuhan Janin Terhambat (PJT) atau keduanya. Tujuan: Mengetahui karakteristik ibu dengan bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di wilayah kerja Puskesmas Sikumana. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat observasional deskriptif dan peneliti hanya mengobservasi kejadian atau fenomena yang terjadi pada responden. Sampel yang diteliti dalam penelitian adalah semua bayi usia 0-12 bulan yang mengalami BBLR. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Artinya semua populasi dalam penelitian ini dijadikan sampel yaitu sebanyak 67 orang. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh didapati ibu yang memiliki kategori status gizi kurang berjumlah 42 orang (62,7%), bahwa kelompok umur ibu yang berisiko (<20 tahun) sebanyak 38 responden (56,7%), dan jarak kehamilan ibu pada kehamilan terakhir dengan kehamilan sebelumnya yang berisiko (<2 tahun) sebanyak 44 responden (65,7%), sedangkan jarak kehamilan ibu yang tidak berisiki (>2 tahun) sebanyak 23 responden (34,3%). Kesimpulan: status gizi ibu saat hamil memiliki pengaruh besar terhadap bayi BBLR, sehingga kelompok umur ibu yang kurang untuk melahirkan juga akan mempengaruhi kejadian ibu yang melahirkan bayi BBLR, jarak kehamilan terakhir dan sebelumnya yaitu jarak kehamilan ibu yang memiliki anak sebelumnya juga sangat mempenngaruhi kesehatan dan kehamilan pada ibu sehingga ibu akan beresiko melahirkan bayi dengan BBLR

    Implementasi Terapi Napas Dalam Untuk Mengurangi Skala Nyeri Pada Pasien Ca Mammae Di Puskesmas Bakunase

    Get PDF
    Kanker payudara merupakan suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan fungsi nomal, sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal, cepat, serta tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hasil pengkajian pasien dengan kanker payudara, mengidentifikasi diagnose pasien dengan kanker payudara, menyusun perencanaan keperawatan pada pasien dengan literature review kanker payudara, melaksanakan implementasi keperawatan pada pasien dengan nafas dalam mengevaluasi asuhan keperawatan pada pasien dengan kanker payudara, dan mendokumentasikan asuhan keperawatan pada pasien dengan Kanker Payudara. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus yaitu mengaplikasikan langsung proses keperawatan yang mencakup pengkajian satu unit penelitian secara intensif misalnya keluarga, kelompok, komunitas, atau institusi. Hasil penelitian ini menunjukan terjadinya penurunan skala nyeri pada pasien ca mammae. Kesimpulannya implementasi terapi relaksasi napas dalam efektif dalam penurunan skala nyeri pada pasien ca mammae

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny. Y.N Umur 24 Tahun G1P0A0AH0 Ibu Dengan Kek Di Pustu Tenau Kelurahan Alak Kota Kupang Tangga 28 Februari S/D 31 Maret 2024

    Get PDF
    Latar Belakang : Angka Kematian di Provinsi NTT tahun 2019 sebesar 83 per 100.000 kelahiran hidup, tahun 2020 mengalami peningkatan menjadi 149 per 100.000 kelahiran hidup. Sementara data AKB di Provinsi NTT masih terus mengalami peningkatan dimana pada tahun 2020 sebanyak 846, tahun 2021 sebanyak 955 kasus dan pada tahun 2022 sebesar 1.139 kasus kematian bayi. Penyebab Utama Kematian Bayi adalah karena Asfiksia (27%), BBLR (18%), kelainan bawaan (8%), Pneumonia (7%), gangguan lainnya (6%), masalah sosial, budaya dan ekonomi masyarakat (34%).Tujuan Umum : Menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny.Y.N. di Pustu Tenau tanggal 28 Februari s/d 31 Maret 2024Metode Laporan Kasus : Jenis penelitian menggunakan studi penelaah kasus dengan subyek Ny. Y.N dari tanggal 28 Februari s/d 31 Maret 2024 dengan manajemen 7 langka varney dan metode SOAP, dan subyeknya pengumpulan data primer dan sekunder.Hasil: Selama masa kehamilannya, Ny. YN menunjukkan kondisi kesehatan yang optimal, proses persalinan berlangsung dalam parameter normalitas, neonatus tetap bebas dari penyakit kuning dan berkembang dengan tepat, periode involusi postpartum berlangsung tanpa komplikasi, dan konseling IVF ibu memilih metode tindakan kontrasepsi implan.Kesimpulan: Penulis telah menerapkan perawatan kebidanan berkelanjutan untuk Ny. YN, ditandai dengan ibu mematuhi semua rekomendasi yang ditentukan, keluhan ibu selama kehamilan ditangani,kelahiran terjadi di institusi perawatan kesehatan, fase postpartum maju tanpa komplikasi, bayi menunjukkan ambulasi normal, dan ibu memilih implan sebagai metode kontrasepsi sementara

    Uji efek analgesik infusa rimpang jahe putih (Zingiber officinale) pada mencit putih jantan (Mus Musculus)

    Get PDF
    Beberapa tanaman obat tradisional di Nusa Tenggara Timur yang dipercaya mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit, namun banyak dari tanaman tersebut belum diteliti secara intesif melalui riset di laboratorium: salah satu tanaman di Nusa Tenggara Timur yang biasanya digunakan sebagai obat tradisional seperti obat analgesik, antiinflamasi dan antidiare adalah rimpang jahe putih (Zingiber officinale) Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek analgesik infusa rimpang jahe dan menentukan konsentrasi infusa daun yang memiliki efek analgesik. Metode penelitian: Rimpang jahe putih di ambil dari Tarus Kecamatan kupang Tengah, NTT. Kemudian dilakukan proses pembuatan simplisia dan dilanjutkan dengan pembuatan infusa. Infusa rimpang jahe putih diuji pada mencit putih jantan sebanyak 15 ekor yang diberikan senyawa oral berupa Na CMC 1% sebagai kontrol negatif, Asam mefenamat sebagai kontrol positif dan dosis infusa jahe putih 25, 50 dan 100%, setelah 45 menit diberikan senyawa oral hewan uji diinduksi dengan menggunakan asam asetat glasial 1% secara intraperitoneal. Kemudian mencit diletakkan di meja pengamatan untuk diamati geliatnya setiap 10 menit selama 1 jam. Kesimpulan: Infusa rimpang jahe putih (zingiber officinale) dengan konsentrasi 25, 50 , dan 100% menunjukkan adanya efek analgesik, Efek analgesik yang paling efektif ditunjukkan oleh infusa rimpang jahe putih dengan konsentrasi 100%

    Penerapan Intervensi Terapi Hipnotik Lima Jari Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Penfui Kota Kupang

    Get PDF
    Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Hipertensi merupakan penyakit yang sering mendapat julukan "the silent killer" karena penyakit yang sering membuat penderitanya kecolongan,dan banyak penderita menganggap penyakit ini adalah hal yang biasa karena gejalanya yang tidak berat. Adapun penyakit hipertensi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai angka 7,2% atau 76.130 kasus. Hipertensi dapat memicu kecemasan, stress sehingga depresi. Kecemasan adalah perasaan cemas, khawatir, tegang, ragu-ragu, merasa tidak aman, dan takut sakan terjadi suatu pada situasi yang dipersepsikan sebagai ancaman yang tidak diketahui asal-usul yang sebenarnya. Prevalensi gangguan mental emosional pada penduduk di NTT menurut Riskesdas 2018 sekitar 28.127 penduduk yang ditunjukkan dengan gejala depresi dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran penerapan terapi hipnotik lima jari terhadap pasien hipertensi yang mengalami kecemasan di wilayah kerja puskesmas Penfui Kota Kupang. Metode penelitian ini adalah studi kasus pada 2 responden dengan intervensi terapi hipnotik lima jari selama 10-15 menit. Intervensi ini dilakukan selama 3 hari di wilayah kerja puskesmas Penfui Kota Kupang. Instrumen yang di gunakan yaitu lembar kuisioner pengukuran tingkat kecemasan HRS-A (Hamilton Rating Scale For-Anxiety), sphygmomanometer dan stetoskop, serta standar operasional prosedur (SOP) terapi hipnotik lima jari. Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan skor kecemasan pada hari ketiga setelah dilakukan penerapan terapi hipnotik lima jari. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi hipnotik lima jari berpengaruh terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien dengan hipertens

    Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Banner Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Dalam upaya Pencegahan Stunting Pada Anak usia 2 – 5 Tahun Di Puskesmas Sikumana kota Kupang

    No full text
    Latar Belakang : Stunting merupakan masalah global yang sedang menjadi tren dan membutuhkan perhatian serius di seluruh dunia. Stunting atau pendek menjadi topik yang hangat akhir – akhir ini, menggeser issue tentang gizi buruk dan obesitas. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Banner Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia 2 – 5 Tahun di Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen, dengan rancangan one group pre test – post test. Dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil Penelitian : Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan melalui media banner, dimana didapatkan asymp. Sig (2 – tailed) bernilai 0,000 < 0,005. Kesimpulan : Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu pada anak stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang tahun 2024. Saran : Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat memberikan informasi dan masukan pada puskesmas dan ibu tentang stunting, sehingga dapat diaplikasikan untuk menurukan prevalensi stunting

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny J.M G1P0A0AH0 Usia Kehamilan 34 Minggu 3 Hari Di Puskesmas Pembantu Namosain Tanggal 07 Februari S/D 21 Maret 2024

    Get PDF
    Latar Belakang : Asuhan kebidanan berkelanjutan adalah asuhan kebidanan yang dilakukan mulai Antenatal Care (ANC), Intranatal Care (INC), Postnatal Care (PNC), dan Bayi Baru Lahir secara berkelanjutan pada pasien. Asuhan kebidanan yang berkelanjutan merupakan salah satu upayanya mendukung SDG (Sustainable Development Goals) yang ketiga yakni untuk memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan untuk semua orang dari segala usia. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Kupang, AKI Indonesia masih cukup tinggi dibandingkan negara tetangga di kawasan ASEAN. Pada tahun 2021, kematian ibu di Indonesia akan meningkat sebanyak 300 kasus dari tahun 2020 menjadi sekitar 4.400 kematian pada tahun 2021. Sementara itu, angka kematian anak meningkat dari 26.000 menjadi 44.000 pada tahun 2021. Angka Kematian Ibu (AKI) di Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah 49 kasus pada tahun 2021, sedangkan angka kematian anak sebanyak 744 kasus (Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Timur 2019). Tujuan : Menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny.J.M di Puskesmas Pembantu Namosain tanggal 07 Februari sampai dengan 21 Maret 2024, dengan menggunakan metode pendokumentasian 7 langkah Varney pada pengkajian awal dan selanjutnya menggunakan metode pendokumentasian SOAP pada catatan perkembangan. Metode : Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang dilaksanakan pada Ny.J.M di Puskesmas Pembantu Namosain, teknik pengumpulan data terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil dan Pembahasan : Ny.J.M selama masa kehamilannya dalam keadaan sehat, proses persalinan normal, masa nifas involusi berjalan normal, bayi sehat dan konseling KB, ibu memilih memakai KB MAL. Simpulan : Asuhan Kebidanan secara berkelanjutan keadaan pasien baik mulai dari kehamilan sampai pada bayi baru lahirdan KB asuhan dapat diberikan dengan baik

    Formulasi dan Evaluasi Sediaan Sabun Cair Ekstrak Etanol Terpurifikasi Daun Kelor (Moringae Oleifera folium)

    No full text
    Sabun cair merupakan bentuk sediaan yang efektif untuk melindungi dan membersihkan kulit. Penggunaan sabun umumnya sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kebersihan kulit karena mudah dan sederhana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah formula sabun cair dari ekstrak etanol terpurifikasi daun kelor (Moringae oleifera folium) memenuhi persyaratan sabun cair yaitu pH, alkali bebas, organoleptik dan stabilitas busa. Ekstrak daun kelor diperoleh dengan metode meserasi menggunakan etanol 70% lalu dilakukan proses deklorofilasi dengan metode cair-cair menggunakan pelarut polar 25% etanol dalam air sedangkan pelarut non polar menggunakan minyak kelapa. Hasil deklorofilasi kemudian dipekatkan untuk mendapatkan ekstrak kental. Ekstrak yang diperoleh kemudian diformulasikan menjadi sabun dengan variansi konsentrasi ekstrak yang berbeda. Sabun yang dihasilkan berwarna hitam kecoklatan, beraroma khas minyak zaitun. Berdasarkan uji pH kedua formula memenuhi syarat dengan rentang nilai 6-11. uji alkali bebas kedua formula tidak memenuhi syarat dengan rentang 0,1%. uji stabilitas busa tidak memenuhi syarat dengan rentang 13-220 cm. Disimpulkan bahwa Ekstrak etanol daun kelor yang dibuat menjadi sediaan sabun cair dengan konsentrasi 1,25% dan 2,5% pada formula II dan formula III memenuhi syarat dan karakteristik sediaan yang baik meliputi organoleptis, pH, alkali bebas dan stabilitas tinggi busa

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny.Y.D G3P1A1AH1 Usia Kehamilan 36 Minggu Di Pustu Tenau Tanggal 5 Pebruari s/d 10 April 2024

    Get PDF
    Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan isu penting yang menjadi tanggung jawab pemerintah Indonesia. Kesehatan dianggap sebagai indikator utama kesejahteraan dan merupakan parameter yang mudah diukur untuk menilai kualitas hidup masyarakat. Di tingkat Asia Tenggara, angka kematian ibu dan bayi di Indonesia termasuk tinggi dengan berbagai penyebabnya. Salah satu provinsi yang berkontribusi signifikan terhadap AKI dan AKB di Indonesia adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Provinsi ini termasuk dalam lima provinsi dengan angka kematian ibu dan bayi tertinggi, meskipun jumlah kelahiran hidupnya tidak sebanyak provinsi lainnya Tujuan: Melaksanakan layanan kebidanan berkelanjutan untuk Ny. Y.D di Puskesmas Pembantu Tenau. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan lokasi di Puskesmas Pembantu Tenau. Subjek dari studi kasus ini adalah Ny. Y. D, dan penelitian dilaksanakan dari tanggal 5 Februari hingga 10 April 2024. Teknik pengumpulan data mencakup data primer, data sekunder, dan data tersier. Hasil: Selama kehamilan Ny. Y.D, kondisinya tetap sehat, proses persalinan berjalan normal, dan masa nifas mengalami involusi yang lancar. Bayi yang baru lahir juga dalam keadaan normal. Untuk kontrasepsi pasca melahirkan, ibu memilih Metode Amenore Laktasi (MAL) berdasarkan hasil konseling. Simpulan: Asuhan kebidanan berkelanjutan telah diterapkan pada Ny. Y.D, yang terlihat dari kepatuhan ibu terhadap semua anjuran, penanganan keluhan selama kehamilan, dan proses persalinan yang berlangsung di fasilitas kesehatan

    2,326

    full texts

    4,410

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Poltekkes Kupang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇