Repository Poltekkes Kupang
Not a member yet
    4410 research outputs found

    Gambaran Efektifitas Edukasi Pengetahuan Remaja Laki-laki Tentang Pengaruh Merokok Terhadap Kesehatan Gigi Dan Mulut Di SMP Negeri 4 Kupang Barat

    Get PDF
    Latar Belakang: Kemajuan ilmu dan teknologi berdampak pada peningkatan derajat Kesehatan setiap individu, namun pemahaman gaya hidup Masyarakat secara umum kususnya pengetahuan remaja terhadap merokok saat ini sangat mengkhawatirkan terhadap Kesehatan gigi dan mulut. Kementrian Kesehatan RI, jumlah perokok di Indonesia cenderung meningkat. Berdasarkan Riskesdas 2010 sebesar 34,2%, Riskesdas 2014 sebesar 34,7%, dan riskesdas 2018 menjadi 36,3%. Faktor-faktor yang mempengaruhi remaja merokok adalah tekanan teman sebaya, berteman dengan perokok usia muda, rasa ingin tahu yang tinggi, factor lingkungan rumah,dan orang tua. Solusi yang di lakukan adalah dengan cara melakukan kegiatan psikoedukasi pencegahan perilaku merokok, menyampaikan pencegahan perilaku merokok, dengan cara penyampain tentang dampak merokok terhadap Kesehatan gigi dan mulut. Tujuan: Mendapatkan gambaran efektivitas edukasi pengetahuan remaja laki-laki tentang pengaruh merokok terhadap Kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas XI di SMP Negeri 4 Kupang Barat Kabupaten Kupang. Metode: Jenis penelitian ini mengunakan desain deskriptif. Dalam bentuk studi kasus. Hasil: setelah diberikan edukasi kepada remaja tentang pengaruh merokok terhadap kesehatan gigi dan mulut mengalami peningkatan pengetahuan remaja pengaruh merokok bagi kesehatan gigi dan mulut. Kesimpulan: dengan memberikan edukasi pengetahuan tentang pengaruh bahaya merokok terhadap kesehatan gigi dan mulut remaja dapat mengetahui dampak dan pengaruh merokok bagi kesehatan

    Dukungan Keluarga terhadap pengontrolan kadar gula darah pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di rumah

    Get PDF
    Latar Belakang: Diabetes adalah penyakit tertua di dunia. Diabetes berhubungan dengan. metabolisme kadar glukosa dalam darah. Secara medis, pengertian diabetes melitus meluas pada suatu kumpulan. aspek gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh adanya peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia) akibat kekurangan insulin.Tujuan: Menjelaskan dukungan emosional, penghargaan, instrumen, dan informasi tentang penyakit gula darah.Metode Penelitian: Hasil wawancara dengan peserta disajikan di sin imereka yang berpartisipasi datang ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan gula darah. Tingkat gula darah pasien adalah 230 mg/dl setelah pemeriksaan. Setelah peneliti bertanya kepada responden apakah mereka menderita diabetes tipe 2, mereka menjawab bahwa mereka telah menderita diabetes selama lebih dari menyatakan bahwa pemeriksaan gula darah terakhir mereka menunjukkan kadar 160 mg/dl. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga membantu mengontrol kadar gula darah Usia responden adalah 72 dan 65 tahun, jenis kelamin, agama, pekerjaan, riwayat penyakit keluarga, dan pendidikan terakir (ijazah terakhir)

    Asuhan Kebidanan Berkelamjutan Pada Ny V.T G1P0A0AH0 UK 36-37 Minggu di Puskesmas Oesao Tanggal 25 Januari S/D 22 Maret2024

    No full text
    Latar Belakang: Continuity of Care (COC) merupakan rangkaian kegiatan pelayanan yang berkesinambungan dan menyeluruh mulai dari pelayanan kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir (BBL) dan keluarga berencana (KB) yang menghubungkan kebutuhan kesehatan perempuan dan keadaan pribadi setiap individu. Angkah kematian ibu dan bayi di tahun 2022 per Juni terdapat 63 kematian ibu dan 426 kematian bayi. Penyebab kematian ibu adalah gangguan hipertensi selama masa kehamilan dan ibu mengalami perdarahan saat melahirkan. Penyebab kematian adalah BBLR. Sehingga diperlukan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan dari Hamil sampai Keluarga Berencana, sebagai salah satu upaya menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Anak. Tujuan Penelitian: Menerapkan Asuhan Kebidanan secara berkesinambungan pada Ny. V.T di Puskesmas Oesao Periode 25 Januari – 22 Maretl 2024 Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi penelaahan kasus. Lokasi di Puskesmas Oesao, objek studi kasus adalah Ny. V.T yang di laksanakan pada tanggal 25 Januari sampai dengan 22 Maret 2024 dengan menggunkan format Asuhan Kebidanan pada ibu hamil dengan metode 7 Langkah Varney dan pendokumentasian SOAP, teknik pengumpulan data menggunkan data primer dan data sekunder. Hasil: Setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. V.T penulis mendapatkan hasil dimana ibu melakukan kunjungan sesuai dengan anjuran, dalam pemberian asuhan kebidanan tidak terdapat penyulit, persalinan berjalan dengan normal, kunjungan postpartum serta kunjungan pada bayi baru lahir berjalan dengan normal. Simpulan: Ny. V.T selama masa kehamilannya dalam keadaan sehat, proses persalinan normal, bayi sehat, masa nifas involusi berjalan normal dan ibu tidak memakai KB karena sudah berpisah dengan pasanganya

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny.N.B Di Tempat Praktek Mandiri Bidan Periode 03 Februari S/D 28 Maret 2024

    No full text
    Latar Belakang : penyebab langsung terjadinya kematian ibu adalah, perdarahan sebesar 23%, eklampsia 24%, dan penyakit infeksi 9%, sedangkan penyebab tidak langsung kematian ibu adalah kurang energi kronik (KEK) sebesar 17% dan anemia 50%. Dalam rangka menurunkan AKI dan AKB upaya yang dilakukan adalah dengan memastikan bahwa setiap ibu memiliki akses dalam memperoleh pelayanan kesehatan dan memberikan asuhan kebidanan secara berkelanjutan pada ibu hamil trimester III sampai dengan KB. Tujuan : menerapkan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny. N.B di Tempat Praktek Mandiri Bidan tanggal 03 Februari sampai dengan 28 Maret 2024 dengan menggunakan Tujuh Langkah Varney dan metode pendokumentasian SOAP. Metode : jenis studi kasus yang digunakan adalah penelaahan kasus. subjek studi kasus yaitu Ny. N.B di Tempat Praktek Mandiri Bidan. teknik pengumpulan data menggunakan data primer yang meliputi pemeriksaan fisik, wawancara, dan observasi. data sekunder meliputi kepustakaan dan studi dokumentasi Hasil dan Pembahasan : setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. N.B penulis mendapat hasil pada kehamilan, ibu melakukan kunjungan sebanyak tiga kali dalam pemberian asuhan tidak terdapat penyulit, persalinan berjalan dengan normal, kunjungan post partum serta kunjungan pada bayi baru lahir berjalan normal dan tidak terdapat penyulit. Ibu menggunakan KB implant. Simpulan : asuhan kebidanan secara berkelanjutan keadaan pasien baik mulai dari kehamilan sampai pada bayi baru lahir dan rencana untuk ber-KB berjalan dengan baik

    Pengaruh Edukasi 5 Tugas Keluarga Dengan Anggota Keluarga Yang Mengalami Isolasi Sosial Di Wilayah Kerja Puskesmas Alak

    No full text
    Latar Belakang: Keluarga yang merawat anggota keluargadengan gangguan jiwa bisa menimbulkan masalah psikososial atau kesehatan jiwa karena merasa terbebani, kehilangan harapan, dan khawatir. Peran keluarga sangat penting dalam proses pemulihan, namun banyak keluarga belum memiliki pengetahuan dalam menangani anggota keluarga dengan gangguan jiwa, untuk itu edukasi peran keluarga sangat penting dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi 5 tugas keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa dikomunitas di wilayah kerja Puskesmas Alak. Metode: Dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif (Studi Kasus). Sampel penelitian ini berjumlah 1 keluarga. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Analisa data yang digunakan dengan menarik hasil wawancara dan observasi yang dinarasikan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan edukasi, terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan keluarga dalam melaksanakan 5 tugas keluarga. Keluarga menerima edukasi, melaporkan peningkatan dukungan emosional, perawatan yang lebih baik, dan komunikasi yang lebih efektif. Hal ini berdampak positif pada kesejahteraan anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa, termasuk penurunan tingkat stress dan peningkatan kualitas hubungan keluarga. Kesimpulan: Edukasi tentang 5 tugas keluarga memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas dukungan keluagauntuk anggota dengan gangguan jiwa. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan keluarga dalam menangani gangguan jiwa tetapi juga memperbaiki dinamika keluarga secara keseluruhan. Saran: Karya Tulis Ilmiah ini mampu memberikan informasi tentang pengaruh edukasi 5 tugas keluarga dengan anggota keluarga yang mengalami isolasi sosial

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny. M.N di Puskesmas Baun Periode 03 Febuari S/D tanggal 29 Maret 2024.

    No full text
    Latar Belakang: Asuhan kebidanan berkelanjutan adalah hal yang mendasar dalam praktik kebidanan untuk memberikan asuhan yang menyeluruh,Asuhan kebidanan berkelanjutan meliputi asuhan kebidanan kepada ibu hamil bersalin sampai masa KB, termasuk asuhan bayi baru lahir dan pemilihan kontrasepsi bersifat continuity of care dengan pendekatkan manajemen kebidanan, dalam membantu mengatasi masalah kesehatan pasien secara komprehensif diberikan pada 1 orang pasien, asuhan berkelanjutan dari hamil sampai dengan KB .Dengan dilakukan asuhan kebidanan secara berkelanjutan pada ibu hamil Trimester III sampai dengan KB diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menekan AKI dan AKB di NTT serta tercapainya kesehatan ibu dan anak yang optimal. Tujuan : Mampu melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. M.N diPuskesmas Baun.Metode: Laporan kasus ini menggunakan metode studi penelahaan kasus. Lokasi di Puskesmas Baun, subjek studi kasus Ny.M.N dilaksanakan tanggal 03 Febuari sampai 29 Maret 2024.Teknik pengumpulan data menggunakan data primer, data sekunder.Hasil: Ny. M.N G6P4A1AH4 usia kehamilan 39 minggu, dilakukan kunjungan 3 kali, ibu bersalin normal tanggal 17Febuari2024 di tolong bidan dan mahasiswa,dilakukan KF 4 kali konseling kebutuhan ibu dan konseling KB.ibu menjadi akseptor kontrasepsi AKBK 2 batan Kesimpulan: Asuhan kebidanan yang di lakukan pada Ny.M.N mulai dari Kehamilan, Persalinan, Nifas, BBL dan KB tidak di temukan adanya kelainan dan penyulit

    Penerapan Aromaterapi Lemon Untuk Mengurangi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Bakunase Kota Kupang

    Get PDF
    Latar Belakang: Mual dan muntah, yang dikenal sebagai Emesis Gravidarum, merupakan salah satu komplikasi yang paling umum ditemui selama trimester pertama kehamilan. Gangguan ini dapat berpengaruh negatif terhadap kesehatan ibu dan janin, di mana ibu berisiko mengalami kekurangan nutrisi dan cairan, sehingga menyebabkan kondisi fisik yang lemah dan kelelahan, serta dapat mengganggu pertumbuhan janin. Gejala mual ini disebabkan oleh peningkatan kadar hormon estrogen dan hormon korionik gonadotropin (HCG) dalam serum, yang terjadi seiring dengan perkembangan plasenta. Aromaterapi dapat dipertimbangkan sebagai salah satu metode relaksasi untuk meredakan mual dan muntah pada awal kehamilan. Di antara berbagai jenis aromaterapi, minyak esensial lemon telah terbukti efektif dalam mengurangi gejala mual dan muntah pada ibu hamil. Metode: Rancangan penulisan Karya Ilmiah Akhir ini menggunakan metode deskriptif. Jenis studi desktiptif yang dipakai yaitu studi kasus. Subjek dalam studi kasus ini melibatkan 2 orang ibu hamil trimester I. Hasil: Setelah pemberian aromaterapi lemon selama tiga hari kepada dua responden ibu hamil trimester pertama, diperoleh hasil bahwa frekuensi mual dan muntah pada kedua responden mengalami penurunan. Kesimpulan: Aromaterapi lemon mempunyai pengaruh dalam menurunkan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny Y.L G2P1A0AH1 usia kehamilan 38 minggu 3 hari di puskesmas oesao tanggal 27 februari s/d 20 april 2024

    Get PDF
    Latar Belakang: Asuhan Kebidanan adalah rangkaian kegiatan yang didasarkan pada proses pengambilan keputusan dan tindakan yang di lakukan oleh Bidan dengan wewenang dan ruang linggkup praktikya berdasarkan ilmu dan kiat Kebidanan (UUD RI No. 4 Tahun 2019). Asuhan kebidanan berkelanjutan adalah asuhan kebidanan yang dilakukan mulai Antenatal Care (ANC), Intranatal Care (INC), Postnatal Care (PNC), dan Bayi Baru Lahir secara berkelanjutan pada pasien. Asuhan kebidanan yang berkelanjutan merupakan salah satu upayanya mendukung SDG (Sustainable Development Goals) yang ketiga yakni untuk memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan untuk semua orang dari segala usia. Hasil Laporan KIA Puskesmas Oesao bahwa Angka Kematian ibu di Puskesmas Oesao tahun 2023 tidak ada dan angka Kematian Bayi tidak ada dan hasil cukupan K1 206 orang (72,9%) dan K4 203 0rang (72,9%).Tujuan: Mampu memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. Y.L di Puskesmas Oesao pada tanggal 27 Februari sampai dengan 20 April 2024, dengan menggunakan metode pendokumentasian 7 langkah Varney pada pengkajian awal dan selanjutnya menggunakan metode pendokumentasian SOAP pada catatan perkembangan. Metode: Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang dilaksanakan pada Ny.Y.L di Puskesmas Oesao, teknik pengumpulan data terdiri dari data primer dan data sekunder.Hasil dan Pembahasan: Ny. Y.L selama masa kehamilannya dalam keadaan sehat, proses persalinan normal, masa nifas involusi berjalan normal, bayi sehat dan konseling KB, ibu memilih memakai KB metode sederana.Simpulan: Setelah melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada ibu dari masa kehamilan sampai bersalin, ibu dan bayi dalam kondisi yang sehat dan ibu mau menerima dan mengikuti anjuran yang diberikan

    Asuhan kebidanan berkelanjutan pada NY. IR G3P2A0AH2 usia kehamilan 37 minggu 5 hari dipustu bello 27 januari sampai 26 maret 2024

    Get PDF
    Latar belakang:Asuhan kebidanan merupakan serangkaian kegiatan yang didasarkan pada proses pengambilan keputusan dan tindakan bidan yang mempunyai wewenang dan ruang lingkup serta didasarkan pada pengetahuan dan kiat-kiat kebidanan (UUD RI No. 4 Tahun 2019). Pelayanan kebidanan berkelanjutan adalah pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan kepada pasien dalam bidang pelayanan antenatal (ANC), pelayanan intranatal (INC), pelayanan pasca melahirkan (PNC) dan pelayanan bayi baru lahir. Pelayanan kebidanan berkelanjutan merupakan salah satu upaya untuk mendukung SDG (Sustainable Development Goals) yang ketiga, yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua orang di segala usia. Lensa:mamapu memberikan asuhan kebidanan komprehensif kepada Ny.IR di Pustu Bello pada tanggal 27 Januari s/d 26 Maret 2024 dengan menggunakan metode dokumentasi 7 langkah Varney pada asesmen awal dan kemudian metode dokumentasi SOAP pada catatan perkembangan. Prosedur:Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan di Ny.IR di Pustu Bello. Teknik pengumpulan data terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil dan diskusi:Ibu IR dalam keadaan sehat selama hamil, proses persalinan normal, masa involusi nifas normal, bayi sehat dan pada saat konsultasi KB ibu memilih metode KB sederhana. Diploma:Setelah dilakukan asuhan kebidanan secara terus menerus pada ibu sejak hamil hingga melahirkan, kondisi ibu dan anak dalam keadaan sehat dan ibu bersedia menerima dan mengikuti anjuran yang diberika

    Pengaruh Edukasi Gizi Dengan Booklet Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Balita Tentang Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Koeloda

    No full text
    Latar Belakang: Stunting dipengaruhi oleh rendahnya akses terhadap makanan dari segi jumlah dan kualitas gizi, serta seringkali tidak beragam. Tahun 2023 prevalensi anak stunting di wilayah kerja Puskesmas Koeloda sebanyak 5,1 % terdapat 37 anak stunting. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman ibu balita mengenai gizi anak sehingga perlu adanya edukasi gizi. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi gizi dengan booklet terhadap tingkat pengetahuan ibu balita tentang stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Koeloda. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre-Experiment dengan jenis pre-test and post-test with one group test. sampel berjumlah 37 ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Koeloda, pengambilan sampel secara purposive sampling. Dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Hasil Uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan responden setelah diberikan edukasi gizi menggunakan media booklet. Hasil uji nilai signifikansi (p-value) adalah 0,000, yang jauh lebih kecil dari ambang batas 0,05, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik dalam tingkat pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi. Kesimpulan: Ada pengaruh edukasi gizi menggunakan media booklet terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang stunting di wilayah kerja Puskesmas Koeloda. Saran: Booklet bisa menjadi salah satu media dalam upaya promosi kesehatan pencegahan stunting

    2,326

    full texts

    4,410

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Poltekkes Kupang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇