Repository Poltekkes Kupang
Not a member yet
    4410 research outputs found

    PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG BAYAM MERAH DAN TEPUNG KACANG KEDELAI TERHADAP DAYA TERIMA COOKIES

    Get PDF
    PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG BAYAM MERAH DAN TEPUNG KACANG KEDELAI TERHADAP DAYA TERIMA COOKIES Desriana Rini Bae (Dibimbing oleh Maria F. Vinsensia D. P. Kewa Niron, SST,,M.Kes ) [email protected] Latar Belakang : Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari kadar normal untuk kelompok orang beradasarkan usia dan jenis kelamin, pada wanita remaja kadar Hb normal 12-15 gr/dl dan pada remaja pria sebesar 13-17 gr/dl. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh substitusi tepung bayam merah dan tepung kacang kedelai terhadap daya terima cookies. Metode Penelitian : Jenis penelitain yang digunakan adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) dengan 3 taraf perlakuan yaitu P1, P2, dan P3. Dengan proporsi perbandingan tepung bayam merah : tepung kacang kedelai adalah P1: 10%:40%, P2: 15%:30%, dan P3:20%:20% perlakuan berupa substitusi tepung bayam merah dan tepung kacang kedelai. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji organoleptik cookies dengan substitusi tepung bayam merah dan tepung kacang kedelai meliputi warna, aroma, tekstur, dan rasa yang paling disukai ( P1: 10%, 40% ). Untuk nilai gizi yang paling tinggi adalah P1 dengan nilai gizi energi 2496,5 kkal, protein 75,27 gram, 162,62 gram, karbohidrat 231,07 gram dan Fe 17,83 mg. Kesimpulan : Substitusi tepung bayam merah dan tepung kacang kedelai dalam pembuatan cookies dapat diterima dengan baik dan disukai oleh panelis. Cookies dengan perlakuan P1 direkomendasikan karena memiliki nilai gizi yang tinggi dan dapat membantu mengatasi masalah anemia. Kata Kunci : Anemia, Bayam Merah, Kacang Kedelai, dan Nilai Gizi

    Uji Aktivitas Antibakteri Sabun Mandi Cair Fraksi Metanol-Air Bunga Flamboyan (Delonix regia (Bojer ex Hook.) Raf.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Pseudomonas aeruginosa

    No full text
    Latar Belakang: Pseudomonas aeruginosa adalah salah satu bakteri yang sering menyebabkan berbagai penyakit infeksi pada manusia, sehingga diperlukan perlindungan terhadapnya. Sabun mandi cair adalah sediaan pembersih tubuh yang sering digunakan masyarakat dan memiliki khasiat antibakteri. Salah satu tanaman yang tumbuh di Nusa Tenggara Timur dan memiliki khasiat antibakteri adalah tanaman bunga Flamboyan. Tujuan: Mengetahui ada tidaknya aktivitas antibakteri dari sabun mandi cair fraksi metanol-air bunga Flamboyan dan mengukur diameter zona hambat yang terbentuk terhadap pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa. Metode Penelitian: Deskriptif semu dengan prosedur dibuat simplisia bunga Flamboyan, lalu dimaserasi menggunakan pelarut Alkohol 70% sebanyak 5000 ml, kemudian dievaporasi dan dipekatkan diatas Waterbath untuk mendapatkan ekstrak kental. Selanjutnya dilakukan fraksinasi metanol-air terhadap ekstrak. Lalu dilakukan skrining fitokimia senyawa Flavanoid, Alkaloid, Tanin dan saponin. Kemudian dibuat sabun mandi cair fraksi metanol-air bunga Flamboyan dengan konsentrasi 0,5% dan 1%. Lalu dilakukan uji aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa. Hasil Penelitian: Ekstrak hasil fraksi metanol-air mengandung Flavonoid, Alkaloid, Tanin, dan Saponin. Rata-rata diameter zona hambat sabun mandi cair ekstrak bunga Flamboyan konsentrasi 0,5% sebesar 27,22±1,71 mm dan konsentrasi 1% sebesar 26,12±1,45 mm. Simpulan: Sabun Mandi Cair Fraksi Metanol-Air Bunga Flamboyan memiliki aktivitas Antibakteri yang termasuk dalam kategori sangat kuat (> 20 mm)

    Uji Aktivitas Antioksidan Sabun Cair Fraksi Metanol-Air Bunga Flamboyan (Delonix Regia (Raf.)) dengan Metode DPPH

    Get PDF
    Latar belakang : Antioksidan adalah zat yang dapat menghambat reaksi berantai radikal bebas. Bunga Flamboyan mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tannin. Sabun mandi cair adalah sediaan berbentuk cair yang digunakan untuk membersihkan kulit. Tujuan : Mengetahui aktivitas antioksidan IC50 dan AAI sabun mandi cair fraksi metanol bunga Flamboyan (Delonix regia Raff.). Metode penelitian : Penelitian deskriptif. Bunga flamboyan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut alkohol 70%. Ekstrak yang diperoleh difraksi menggunakan metanol-air, n-heksan, etil asetat, ekstrak hasil fraksi dipekatkan lalu diskrining dan dibuat dalam II formula sabun cair lalu diuji aktivitas antioksidan. Hasil penelitian : ekstrak hasil fraksi metanol-air bunga flamboyan memiliki persentase rendemen 64,05% dan mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tannin. Sabun cair formula I dan II menunjukan adanya aktivitas antioksidan yang sangat kuat IC502 pada formula I : 0.023 ± 0.015 ppm, formula II : 0.015 ± 0.010 ppm. Kesimpulan : sabun cair fraksi metanol-air bunga flamboyan memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat

    Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Swamedikasi Obat Batuk Di RT 22/RW 07 Kelurahan Fatululi Kecamatan Oebobo Kota Kupang

    No full text
    Kesehatan merupakan suatu hal yang menjadi pokok kebutuhan dalam hidup manusia. Semua kehidupan manusia sangat membutuhkan kesehatan untuk dapat melaksanakan kegiatan sehari-harinya. Swamedikasi cenderung mengalami peningkatan dikalangan masyarakat untuk mengatasi gejala atau penyakityang dianggap ringan. Swamedikasi merupakan kegiatan pemilihan dan penggunaan baik itu obat modern, herbal, maupun obat tradisional oleh seorang individu untuk mengatasi penyakit atau gejala penyakit. Mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi obat batuk di RT 022 RW 007 Kelurahan Fatululi Kecamatan Oebobo Kota Kupang meliputi: mengetahui, memahami, dan mengaplikasikan, obat batuk berdasarkan umur, pendidikan,dan pekerjaan. Jenis penelitian ini merupakan bentuk penelitian deskriptif kuantitatif yaitu dengan menghitung besarnya sampel berdasarkan rumus slovin. Dari 56 masyarakat yang merupakan responden dalam penelitian ini, untuk indikator tahu sebesar 87% kategori baik, Untuk tingkat memahami diperoleh sebesar 83% dengan kategori baik, memahami adalah sesuatu kemampuan untuk menjelaskan tentang suatu objek. Pada indikator aplikasi hasil yang diperoleh tingkat pengetahuanya adalah 84% kategori baik, Berdasarkan hasil penelitian ini dapat di simpulkan ahwa tingkat pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi obat batuk di RT22/RW07 Kelurahan Fatululi Kecamatan Oebobo Kota Kupang berdasarkan indikator-indikator penelitian yaitu responden mendapat kategori baik untuk tahu, memahami, dan aplikasi tentang swamedikasi batuk

    Penerapan Edukasi Kepatuhan Diet Terhadap Kestabilan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Dengan Peningkatan Gula Darah Di Puskesmas Alak Kota Kupang

    Get PDF
    Latar belakang: Diabetes adalah penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang. Peraturan pangan seringkali menimbulkan perubahan perilaku makan, termasuk asupan makanan, pada pasien diabetes, sehingga menimbulkan dilema dalam penerapan kepatuhan diet diabetes. Tujuan: Penerapan kepatuhan diet terhadap ketidakstabilan gula darah pada diabetes dengan ketidakseimbangan gizi di Puskesmas Arak Kota Kupang. Metode: Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendidikan kepatuhan diet terhadap stabilisasi kadar gula darah pada pasien diabetes melitus dengan kadar gula darah tinggi. Hasil: Adanya perubahan kadar gula darah pada Ny.W yang awalnya pemeriksaan GDSnya adalah 298 mg/dl setelah inetrvensi didapatkan pemeriksaan GDSnya 255 mg/dl. Sedangkan pada Tn.M. yang awalnya hasil pemeriksaan GDSnya adalah 274 mg/dl setelah dilakukan inetrvensi edukasi kepatuhan diet selama 3 hari didapatkan hasil pemeriksaan GDSnya 260 mg/dl. Kesimpulan: Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa penerapan edukasi kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus dapat menurunkan kadar gula dalam darah

    ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN PENYAKIT DIABETES MELITUS DENGAN JANTUNG KORONER DI RUANG RAWAT INAP RSUD.PROF.DR.W.Z.JOHANES KUPANG

    Get PDF
    Yunita Mariana Amtasi “ Asuhan Gizi Terstandar Pada Pasien Diabetes Melitus Dengan Jantung Coroner Di Ruang Rawat Inap Di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang” Di Bimbing Ole Anak Agung Ayu Mirah Adi,SKM.,M.Kes Latar Belakang : Diabetes mellitus, atau DM, adalah kumpulan gejala yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah yang disebabkan oleh ketidakefektifan insulin. Penyakit arteri koroner (CAD) adalah salah satu dari banyak jenis penyakit kardiovaskular. orang dewasa yang mengalami efek buruk DM mempunyai risiko lebih mungkin dibandingkan mereka yang tidak mengembangkan penyakit jantung koroner, mengalami efek buruk DM. Komplikasi mikrovaskuler, seperti retinopati diabetik, nefropati diabetik, dan neuropati diabetik, serta kompleksitas makrovaskular termasuk vena besar misalnya, pembuluh darah koroner dan pembuluh darah otak, dapat terjadi pada pasien DM. Tujuan Penelitian : Untuk memberikan pelayanan gizi standar pada pasien penyakit jantung koroner dan diabetes melitus di Rumah Sakit Prof.Dr.W.Z Johannes Kupang Metode Penelitian : Studi kasus ini menggunakan penelitian observasional sebagai metode penyelidikannya. Penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan suatu gejala, peristiwa, atau kejadian yang sedang berlangsung disebut penelitian deskriptif. Dengan rencana analisis kontekstual untuk memberikan pertimbangan gizi kepada pasien Diabetes Melitus dengan penyakit Koroner di bangsal jangka panjang Klinik Kedokteran Provinsi Prof.Dr.W.Z Johanes, Kupang. Hasil : Jenis penelitian adalah observasional dengan rencana studi kasus untuk mengkaji tentang tentang mengetahui asuhan gizi terstandar pada pasien Diabetes Melitus dengan Jantung Koroner RSUD. Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Hasil pengkajian data dasar ( Assesment ) berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa hasil antropometri pasien 1 melalui perhitungan status gizi menurut lila 88,32 ( status gizi kurang ), pasien 2 hasil perhitungan IMT 20 kg/m2 ( Status gizi Normal ), pada saat masuk Rumah Sakit Pasien 1 mendapatkan diet Diabetes Melitus 2010 kkal dan RG III sedangkan pasien ke 2 mendapatkan diet Diabetes Melitus 1890 kkal Kesimpulan : Berdasarkan hasil monitoring pengukuran antropometri Pasien 1 ( status gizi kurang ) sedangkan pasien ke 2 ( status gizi normal ). Dignosa medis yang diberikan kepada kedua pasien yaitu penyakit Diabetes melitus dengan jantung kororner. Terapi diet yang diberikan dari kedua pasien yaitu pasien 1 diet DM dan RG II sedangkan pasien ke 2 diet DM. berdasarkan hasil monitoring untuk antropometri tidak ada perkembangan status gizi dari ke 2 pasien sehingga status gizi dari pasien 1 belum normal sedangkan pasien ke 2 sudah normal. Kata Kunci : Asuhan gizi, Diabetes melitus dan Jantung korone

    Gambaran perawatan diri pasien hipertensi terkontrol dan tidak terkontrol di Puskesmas Pasir Panjang

    Get PDF
    Latar Belakang: Hipertensi merupakan satu jenis penyakit Tidak Menular (PTM) yang sering terjadi di masyarakat dan merupakan penyebab stroke yang menyebabkan angka kesakitan dan kematian tertinggi di dunia. Pola perawatan diri yang baik mencegah terjadinya hipertensi dan komplikasi hipertensi. Tujuan: mengidentifikasi gambaran perawatan diri pasien hipertensi terkontrol dan tidak terkontrol. Metode: secara kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada 1 partisipan dengan hipertensi terkontrol dan 1 partisipan dengan hipertensi tidak terkontrol. Pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara semi terstruktur. Analisis data dilakukan secara naratif. Hasil : partisipan hipertensi terkontrol melakukan pola perawatan sesuai anjuran puskesmas yaitu minum obat sesuai anjuran, kontrol tekanan darah sesuai jadwal di puskesmas, patuh terhadap diet rendah garam, rendah lemak, lebih banyak makan sayur, buah, mentimun, dan rebuasan daun papaya. Tekanan darah pada awal diagnosis 160/100 mmHg, rata-rata tekanan darah perbulan 140/90 mmHg, tekanan darah saat pengukuran 140/100 mmHg. Pola perawatan diri partisipan hirpetensi tidak terkontrol tidak minum obat hipertensi secara teratur, melakukan perawatan sendiri dengan mengkonsumsi daun saledri, tidak diet rendah garam, suka minum kopi dengan gorengan, tidak tahu tekanan darah perbulan. Tekanan darah pada awal diagnosis 150/90mmHg, tekanan darah saat ini140/100mmHg. Kesimpulan: partisipan hipertensi terkontrol menjalani pola hidup sehat sesuai anjuran puskesmas sedangkan pasien hipertensi tidak terkontrol tidak patuh terhadap program perawatan dan pengobatan yang dianjurkan oleh puskesmas. Saran : perawat puskesmas perlu melakukan follow up care pasien hipertensi dengan melakukan kunjungan rumah

    Profil Pengobatan Tuberkulosis Di Puskesmas Oesapa Kota Kupang Periode Juli-Desember Tahun 2023

    No full text
    Latar Belakang : Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan penyebab kematian kedua dari penyakit menular seluruh dunia. Tujuan Penelitian : Mengetahui profil pengobatan TB di Puskesmas Oesapa Kota Kupang periode Juli-Desember 2023. Metode Penelitian : Penelitian deskriptif dengan data retrospektif dimana peneliti mengumpulkan data lembar observasi pengobatan pasien TB dari buku registrasi Puskesmas Oesapa Tahun 2023 dan dihitung persentasenya. Hasil : Jumlah pasien terbanyak pada Agustus, jumlah pasien berjenis kelamin laki-laki lebih banyak dari pada perempuan, usia terbanyak yaitu > 14 tahun, jenis obat yang banyak digunakan OAT-KDT kategori 1, dan lama pengobatan yakni pasien yang mengkonsumsi obat sampai selesai atau 6 bulan 16 orang sedangkan dalam pengobatan (6 bulan) 70 orang yang terdiri dari pengobatan tahap intensif (2 bulan) 9 orang dan tahap lanjutan (4 bulan) 61 orang. Simpulan : Penelitian tentang profil pengobatan TB di Puskesmas Oesapa periode Juli-Desember tahun 2023 menunjukan bahwa jumlah pasien 86 orang, jumlah terbanyak berjenis kelamin laki-laki 57 pasien (66%), usia pasien terbanyak > 14 tahun yaitu 83 orang (97%), jenis obat yang banyak digunakan OAT-KDT 1 sebanyak 83 orang (97%) dan lama pengobatan yakni 6 bulan yang terdiri dari 2 bulan tahap intensif dan 4 bulan tahap lanjutan

    Implementasi Dukungan Informasional,Penilaian,Instrumental Dan Emosional Untuk Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Sikumana

    Get PDF
    Latar Belakang:Diabetes melitus (DM) adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh ketidak mampuan tubuh untuk memproduksi hormon insulin atau karena pengunaan yang tidak efektif dari produksi insulin yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah. Tujuan: untuk mengetahui dukungan keluarga tentang dukungan informasional, dukungan penilaian, dukungan instrumental, dan dukungan emosional pasien diabetes militus tipe 2. Metode: penelitian menggunakan desain penelitian studi kasus observasi, dengan rancangan atau metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Penelitian studi kasus ini dilakukan pada 2 (dua) responden dengan observasi langsung untuk mendapatkan data berupa karakteristik responden, dan pre-test menggunakan kuesioner sebelum diberikan implementasi dukungan informasional, dukungan penilaian, dukungan instrumental, dukungan emosional. Hasil: penelitian menunjukan terdapat dukungan keluarga responden Diabetes Mellitus Tipe II tergolong baik. Kesimpulan: implementasi dukungan informasional, dukungan penilaian, dukungan instrumental, dukungan emosional membuktikan dapat memberi dukungan yang baik kepada responden. Saran: Petugas kesehatan sebaiknya memberikan edukasi dan motivasi kepada keluarga pasien diabetes melitus mengenai pentingnya dukungan informasional, penilaian, instrumental, dan emosional dalam pengobatan

    Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny HA Usia Kehamilan 37 Minggu Dengan Kehamilan Resiko Sangat Tinggi Di Puskesmas Tarus Tanggal 24 Januari S/D 30 Maret 2024

    Get PDF
    ABSTRAK Kementrian Kesehata Republik Indonesia Piliteknik Kesehatan Kemenkes Kupang Program Studi Kebidanan Laporan Tugas Akhir 2024 Fransiska Saveriana Monika Dodi Seo “Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny H.M.A G3P1A1AH1 Dengan Kehamilan Resiko Sangat Tinggi Di Puskesmas Tarus Periode Tanggal 24 Januari S/D 30 Maret 2024” Latar Belakang: Menurut Renstra Dinas Kesehatan NTT tahun 2020, Angka Kematian Ibu (AKI) pada tahun 2020 yaitu 149 kasus, Angka Kematian Bayi (AKB) pada tahun 2020 yaitu 744 kasus. Hasil laporan KIA Puskesmas Tarus yang didapatkan penulis, tercatat bahwa AKI di Puskesmas Tarus pada tahun 2023 sebanyak 1 orang di Desa Penfui Timur dan pada Januari-April 2024 sebanyak 1 orang. Sedangkan untuk data AKB tercatat pada tahun 2020 terdapat 2 kasus kematian bayi akibat demam di Desa Penfui Timur dan Desa Tarus. Dengan dilakukan asuhan kebidanan secara berkelanjutan pada ibu hamil Trimester III sampai dengan KB diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menekan AKI dan AKB di NTT serta tercapainya kesehatan ibu dan anak yang optimal. Tujuan : Mampu melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny.H.M.A di Puskesmas Tarus Periode 24 Januari s.d 30 Maret 2024, dengan menggunakan metode pendokumentasian 7 langkah varney pada pengkajian awal dan selanjutnya menggunakan metode pendokumentasian SOAP pada catatan perkembangan. Metode : metode studi penelahaan kasus (case study). Lokasi di Puskesmas Tarus , subyek ibu H.M.A G3P1A1AH1 Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil : Setelah di lakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny R.F di Puskesmas Tarus ibu sudah menyikuti anjuran yang di berikan dan keluhan ibu teratasi, keadaan ibu sehat sehingga masa hamil sampai nifas berjalan normal dan tidak ada penyulit. Kesimpulan: penulis telah melakukan asuhan Kebidanan berkelanjutan pada Ny H.M.A dari masa kehamilannya dalam keadaan sehat proses persalinan normal, masa nifas involusi berjalan normal, bayi sehat dan konseling Kb, ibu memilih Alat kontrasepsi susuk (implant) dan ibu sudah menggunakan Kb Kata Kunci : Asuhan, Kebidanan, Berkelanjutan pada Ny. H.M.A G3P1A1AH1 Puskesmas Tarus. Refrensi : 18 buku, 1 artikel, 1 jurnal (2010-2021

    2,326

    full texts

    4,410

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Poltekkes Kupang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇