Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari: Open Journal Systems
Not a member yet
    2583 research outputs found

    Pemanfaatan Aset Sabut Kelapa sebagai Media Tanam Terbaik di Desa Waha Wakatobi

    Get PDF
    Menghasilkan tanaman yang baik di daerah yang minim akan tanah yang subur, haruslah menggunakan media tanam yang baik. Pemanfaatan media tanam sabut kelapa merupakan salah satu alternatif dalam meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat yang ada di Desa Waha, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi dengan melatar belakangi pengabdian masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat Desa Waha. Kegiatan ini dilakukan dengan observasi, penyuluhan dan pemanfaatan sabut kelapa sebagai media tanam yang baik, yang bisa dilakukan dengan cara sederhana menggunakan alat dan bahan yang mudah dijangkau oleh seluruh kalangan masyarakat. Berdasarkan kegiatan pengabdian masyarakat ini yang dilakukan di desa Waha, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi bahwa masyarakat di desa tersebut memperoleh pengetahuan dan keterampilan tambahan dalam memanfaatkan sabut kelapa menjadi media tanam dan dapat menambah penghasilan dalam rumah tangg

    SUMPAH PALSU PERSPEKTIF QS. ALI IMRAN/3:77

    Get PDF
    AbstrakFenomena yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat sekarang ini adalah banyak orang bersumpah dengan menggunakan selain nama Allah bahkan berani menyebut nama Allah swt., agar mendapat kepercayaan orang lain, meski dengan niat berdusta. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hakikat sumpah palsu dalam QS. A<li-Imra>n/3:77, ancaman bagi orang-orang yang melakukannya dan pengaruh sumpah palsu dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian library research. Dengan menggunakan pendekatan linguistik dan pendekatan tafsir. Data primer yang digunakan adalah QS. Al< i- ‘Imra>n/3:77, sedangakan data sekunder yang digunakan meliputi kitab-kitab tafsir, kitab- kitab hadits dan kamus-kamus yang berkaitan dengan penelitian ini serta literatur keIslaman lainnya. Dengan menggunakan teknik/metode tahl} ili>, dengan menggunakan teknik interpretasi yang meliputi interpretasi tekstual dan interpretasikontekstual. Dan hasil penelitian ini menemukan bahwa hakikat dari sumpah palsu dalam QS. A<li-‘Imra>n/3:77 adalah menghalalkan sumpah dengan menggunakan nama Allah swt., demi kepentingan dunia serta termasuk dosa besar. Ancaman orang-orang yang melakukan sumpah palsu dalam QS. A<li-‘Imra>n/3:77 meliputi mereka tidak mendapatkan bagian di akhirat, Allah tidak akan menyapa mereka, Allah tidak akan memperhatikan mereka pada hari kiamat, Allah tidak akan menyucikan mereka dan bagi mereka adzab yang pedih. Pengaruh sumpah palsu terhadap diri sendiri dan masyarakat yaitu menjadi lalai, menzalimi diri sendiri dan orang lain, dan sumpah menjadi hal yang biasa dan dianggap remeh. Kata Kunci: Sumpah, Palsu, QS. A<li-‘Imra>n/3:77, Tah}lil

    PEMAHAMAN KELUARGA BEDA AGAMA TERHADAP AHL AL KITAB DALAM QS AL-MA’IDAH/5:5 (STUDI LIVING QUR’AN DI KELURAHAN TOBUHA KOTA KENDARI)

    Get PDF
    AbstrakPenelitian ini membahas tentang pemahaman keluarga beda agama terhadap ahl al-kita>b dalam al-Qur‟an Surah al-Ma>’idah/5:5 terhadap keluarga beda agama Tobuha kecamatan Puuwatu kota Kendari. Bertujuan untuk: Pertama, untuk mengetahui bagaimana konsep ahl al-kita>b dalam al- Qur‟an Surah al-Ma>’idah/5:5. Kedua, untuk mengetahui bagaimana pemahaman keluarga beda agama terhadap ahl al-kita>b dalam al-Qur‟an Surah al-Ma>’idah/5:5. Ketiga, untuk mengetahui bagaimana dampak penikahan beda agama terhadap seorang anak. Penelitian ini sebagai penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi awal, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dalam al-Qur'an surah al-Ma>’idah/5:5, para ulama berbeda pendapat mengenai istilah ahl al-kita>b yang dimaksud. Namun, jumhur ulama sepakat bahwa al-Qur‟an menunjuk dua komunitas pemeluk agama samawi yang di bawa oleh Nabi Isa a.s dan Nabi Musa a.s sebagai ahl al-kita>b, yakni Yahudi dan Nashrani . 2) Masyarakat kelurahan Tobuha dari keluarga beda agama memahami istilah ahl al-kita>b sebagai sebutan bagi pemuka-pemuka agama bagi umat kristiani, sebagian lagi belum dapat menjelaskan karena keterbatasan pengetahuan yang mereka miliki. 3) Informan mengungkapkan bahwa dampak yang paling mereka rasakan adalah kurangnya keberkahan, kurang harmonis, banyak konflik, mengalami keminderan, dan merasa apatis terhadap agama.Kata Kunci: Ahl al-kita>b, beda agama, QS al-Ma>’idah/5:5, Kelurahan Tobuh

    BULLYING DALAM PENAFSIRAN QS. AL-ḤUJURĀT [49]:11 PERSPEKTIF MA’NA-CUM-MAGZA

    Get PDF
    Tulisan ini adalah kajian tentang bullying yang berdasar dari penafsiran QS. al- Ḥujurāt [49]:11. Pada ayat ini terdapat tiga perilaku yang relevan dengan perilaku bullying. Oleh karena itu, peneliti menggunakan QS. al-Ḥujurāt [49]:11 sebagai teks yang menjadi fokus kajian ini untuk mengungkap signifikansi bullying serta relevansinya di era kontemporer. Untuk menjawab tujuan tersebut maka jenis penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah penelitian kualitatif berbasis library search (kepustakaan) dan menggunakan pendekatan teks dan konteks melalui kerangka ma’na-cum-maghza yaitu dengan mendeskripsikan bullying pada abad ke 7, intertekstual dan intretekstual (analisis linguistik), melihat historis baik secara mikro maupun makro dan mengungkap signifikansi ayat. Adapun hasil temuan dengan analisis tekstual mengungkap karateristik bullying seperti adanya sifat sombong, pengumpat dan penggibah. Dengan tinjauan analisis historis pada QS. al-Ḥujurāt [49]:11 menunjukkan motif utama timbulnya tindakan bullying yaitu sebab adanya rasa ketidaksukaan seseorang kepada kepada orang lain. Motif ini muncul karena adanya kebencian kepada pelaku maupun karena adanya perbedaan status sosial. Kemudian melalui analisis tekstual dan konteks historis sesuai dengan tindakan bullying yang terjadi di era perkembangan teknologi, perilaku tersebut mulai dilakukan dengan mudah melalui alat elektronik seperti handphone yaitu melakukan tindakan intimidasi melalui media sosial. Bullying pada QS. al-Ḥujurāt [49]:11 di era kontemporer saat ini, dengan upaya untuk mencegah perilaku tersebut maka ditetapkanlah hukum pidana nasional terhadap pelaku untuk membuatnya merasa jera atas tindakanny

    BUDAYA GOTONG ROYONG SEBAGAI MODAL SOSIAL POTRET MODERASI BERAGAMA DALAM KEGIATAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK

    Get PDF
    Permasalahan utama yang dihadapi petani di Indonesia selain permasalahan lahan adalah permasalahan mengenai kelangkaan pupuk. Selama ini petani hanya mengandalkan pupuk subsidi dari pemerintah, sehingga seringkali terjadi keterlambatan, bahkan kekurangan pupuk yang dibutuhkan. Melalui kegiatan KKN Kolaborasi Nusantara Tahun 2021 dengan menggunakan pendekatan Community Based Participatory Resarch (CBPR) kami melakukan pendampingan masyarakat khususnya petani dengan mengadakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik. CBPR (community-based participatory research) adalah model penelitian yang memanfaatkan stakeholder internal atau eksternal sebagai upaya pendekatan kemitraan, dimana semua pihak bertanggung jawab dalam proses pendekatan penelitian. Semua mitra secara keseluruhan atau parsial telah berpartisipasi sesuai kemampuan. Sebab itu, tingkat partisipasi mitra dinilai dari proses akulturasi, FGD sampai simulasi. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa selain menciptakan kemandirian petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk juga menjadi wadah dalam memupuk dan memperkuat kembali modal sosial masyarakat Mulyasari dalam bentuk budaya gotong royong yang telah lama terjalin

    PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL TERHADAP SPIRITUALITAS DAN KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA KENDARI

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan memberi gambaran tentang: Pengaruh gaya kepemimpinan situasional, spiritualitas dan kinerja pegawai. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kausal melalui analisis SEM (Structural Equation Models), dari 120 responden, melibatkan seluruh ASN pada Kantor Kementerian Agama Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Gaya Kepemimpinan Situasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap spiritualitas, dengan nilai CR sebesar 6,664 dan nilai probabilitasnya sebesar 0,000. 2) Gaya Kepemimpinan Situasional tidak berpengaruh positif terhadap kinerja Pegawai, dengan nilai CR sebesar -0,850 dan dengan probabilitasnya  sebesar  0,395. 3) Spritualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai CR 3,940 dan nilai probabilitasnya sebesar 0,015. Berdasarkan hasil analisis SEM terdapat pengaruh positif spiritualitas terhadap kinerja pegawai, sedangkan gaya kepemimpinan situasional tidak berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Kendari

    KONTRIBUSI RELIGIUSITAS TERHADAP QUARTER LIFE CRISIS MAHASISWA FAKULTAS USHULUDDIN ADAB DAN DAKWAH ANGKATAN 2017 IAIN KENDARI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Quarter Life-Crisis, tingkat religiusitas mahasiswa, kontribusi religiusitas terhadap Quarter Life-Crisis mahasiswa, fase Quarter Life-Crisis mahasiswa, serta area permasalahan Quarter Life-Crisis mahasiswa. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah angkatan 2017 IAIN Kendari dengan jumlah partisipan sebanyak 41 orang dengan menggunakan tehnik accidental sampling. Penelitian ini menggunaka jenis penelitian mixed methods, dan ditemukan: 1).Quarter Life-Crisis yang dialami responden berada pada tingkat sedang dengan persentase 53,7% (22 partisipan). 2) Tingkat religiusitas responden berada pada kategori tinggi dengan persentase 73,2% (30 partisipan). 3) Terdapat kontribusi yang signifikan religiusitas terhadap Quarter Life-Crisis yang dialami oleh responden sebesar 21,5% dan arahnya negatif. Artinya; bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas seseorang, maka semakin rendah Quarter life-Crisis yang dialami. 4) fase Quater Life-Crisis yang dialami responden pada kategori tinggi berada pada fase pertama, sedangkan untuk kategori rendah berada pada fase ketiga dan fase keempat. 5) Area permasalahan Quarter Life-Crisis responden berada pada area hopes and dream, educational challenges, dan home, friends, and family.Kata Kunci: Religiusitas, Quarter Life-Crisis, dan Mahasisw

    STRATEGI PENYULUH AGAMA ISLAM DALAM PEMBINAAN KELUARGA SAKINAH DI KECAMATAN KAMBU KOTA KENDARI

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang strategi Penyuluh Agama Islam dalam pembinaan keluarga sakinah di Kecamatan Kambu Kota Kendari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi, faktor pendukung dan faktor penghambat Penyuluh Agama Islam dalam pembinaan keluarga sakinah di Kecamatan Kambu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini adalah Penyuluh Agama Islam, Kepala KUA, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Masyarakat Kecamatan Kambu serta pihak BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi Penyuluh Agama Islam dalam pembinaan keluarga sakinah di Kecamatan Kambu Kota Kendari adalah dengan pendayagunaan sumber daya yang dilakukan dengan dua tahapan yaitu perencanaan dan pelaksanaan berupa implementasi perencanaan. Adapun strategi pembinaan keluarga sakinah dilakukan melalui majelis taklim, konsultasi individu, dakwah di media sosial dan kerjasama dengan instansi terkait melalui program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga dan Kampung Keluarga Berencana. Faktor pendukung pembinaan keluarga sakinah adalah sumber daya manusia yang berkualitas dan berpengalaman, dukungan dari pemerintah dan tokoh agama Kecamatan Kambu, ketersedian materi atau modul keluarga sakinah yang memadai dan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi. Sedangkan faktor penghambat dalam pembinaan keluarga sakinah yaitu jumlah jam’ah majelis taklim yang tidak sebanyak sebelum pandemi COVID-19 dan adanya anggapan negatif dari sekelompok masyarakat terhadap majelis taklim binaan penyuluh.Kata kunci : Strategi, Penyuluh Agama Islam, Pembinaan, Keluarga Sakina

    Analisis Homo Deus Dalam Pandangan Harari serta Fakta Kemajuan Teknologi Di Era Society 5.0

    Get PDF
    Yuval Noah Harari, a historian from the Hebrew University of Jerusalem, has produced works that have become the subject of discussion in the public sphere. The work is Homo Deus (2015) trying to explain "Where is human civilization going". A fairly simple but basic question about humans and their civilization is posed by Harari in the book. including: how the impact of human life on other creatures? Where will technological developments take us? Homodeus' book review will be described using the critical discourse analysis method of Van Dijk, Fairclough and Wodak who say that critical discourse analysis includes context within the scope of background, situation, history, power, and ideology. to a data religion called Harari. Only a handful of people evolved into Homo Deus, while most remained Homo Sapiens because they were unable to access future cutting-edge technology. The thing to watch out for is the emergence of dependence and addiction to super-intelligent technology that can amputate basic human abilities themselves. Thus, intelligent technology is no longer merely a subject, but also an object that extends human intelligent abilities. Therefore, a smart human role is needed in society 5.0 that selects and sorts out super-intelligent technology for the common good.Keywords: Homo Deus, Technological Facts, Society 5.

    Halal Label and Product Quality: Case Study Wardah Cosmetic Product Purchase Decision

    No full text
    The development of the Indonesian cosmetic industry is relatively rapid because cosmetic products have become a primary need in Indonesia which the population is predominantly Muslim. This development caused competitive competition between cosmetics brands in Indonesia. Because of this competition, Wardah cosmetics is considering the halal label in its products and the quality of the products to increase consumer purchasing decisions. This research uses quantitative, associative methods to investigate the relationship between halal brands and product quality with the purchasing decision of Wardah cosmetics, especially in Surabaya. The number of samples used is 100 Muslim respondents who used Wardah cosmetics products in Surabaya. The data analysis technique used is multiple correlation coefficient analysis using SPSS version 25. The study results showed that halal labeling and product quality simultaneously had a significant and robust relationship with the purchasing decision of Wardah cosmetic products. While partially, the halal labels and product quality had a moderate and meaningful relationship with the purchase decision of Wardah cosmetics products

    1,225

    full texts

    2,583

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari: Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇