Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari: Open Journal Systems
Not a member yet
2583 research outputs found
Sort by
Registration of Marriage Book Perspective of Needs Level Theory Abraham Maslow and Syatibi
The research aims to reveal the level of human need in the current era for the registration of marriage books. This research uses a document analysis approach and a literature study. Analysis of the Compilation of Islamic Law (KHI), the Marriage Law, and other related documents. This research explores the phenomenon of unregistered marriages in Indonesia, and the legal consequences caused by unregistered marriages and then analyzes the need level of the Indonesian people for the importance of registering marriage books using Abraham Maslow's and Syatibi's need level theory. This study concludes that the registration of marriage books in the analysis of Maslow's theory of needs level can include five levels of needs. Maslow's version of the five levels of needs is relevant to Syatibi's theory of needs at the level of primary needs (daruriyat). Unregistered marriages will result in a loss of civil rights, which can be life-threatening, especially for children born from unregistered marriages. Therefore, the current and future contexts have become a necessity for the obligation to fulfill the marriage book. Unregistered marriages will cause successive losses and crimes. Therefore, marriages without registration in a marriage book must be expressly annulled by the government with strict laws accompanied by sanctions. This research is expected to be a stimulant for scholars, legislators, and the government to have the confidence and courage to prevent unregistered marriages by the state
Study of Government Policy in the Lisu Massikola Community Movement Program in Bone Regency
Although government policies play an important role in improving education and IPM, maximizing overcoming the APS phenomenon, there is evidence of government efforts to transform even though these policies still need to be evaluated. Therefore, this study aims to reveal and evaluate the GEMAS LIMAS program policy in Bone Regency in terms of education design in overcoming APS. The research method used, sociolegal research with a conceptual approach, and data collection with direct interviews with policy makers related to this APS education program. The findings of the research are: first, the GEMAS LIMAS program is one of the strategies to overcome the education sector and human index development. Second, the financial sector and budget allocation are limited in maximizing the GEMAS LIMAS program. Third, there are gaps and inconsistencies in APS data from relevant agencies in Bone district
Arabic Translation Works in Expressing a Resistance: Case Study in Colonized Land Poetry of Nizar Qabbani
This research examined the poetry written by Nizar Qabbani in Arabic, which has been translated into Bahasa Indonesia. The investigation was related to how the expression of resistance from the source language into the target language can be used as one of the main media against a regime. This study used a qualitative approach. The data in this study are language units in the form of phrases, clauses, and sentences, in the source language (Arabic) and the target language (Bahasa Indonesia). Data analysis used the Spradley model, namely domain analysis, taxonomic analysis, componential analysis, and cultural analysis to find the relationship and meaning between the expression of resistance in poetry and aspects of micro and macro translation. The findings attempted to map what translation techniques appear in the expression of resistance in political poetry and how the tendencies of these techniques are at a macro level, whether the translation technique is more oriented towards the source language or the target language. The contribution of the research theoretically tries to show that literary works are an effective and elegant medium in conveying criticism of the government. The study of translation techniques should consider a particular literary genre, as literary genres influence the use and selection of translation techniques
Using Islamic Films to Foster Anti-Corruption Values: An Arabic Classroom-Based Study at an Indonesian Islamic University
Several studies have examined the cultivation of students in developing anti-corruption value awareness; however, there is still scarce study on anti-corruption value education mediated by Islamic warrior films. This study presents class-based research to examine how Islamic films increase knowledge of anti-corruption values. this paper to examine the use of Umar bin Khattab's Islamic film to promote anti-corruption values. Thirty-eight students of the Arabic Language Education Study Program volunteered as participants in this study. The data were collected from student worksheets, class observations, notes of in-class discussions, and semi-structured interviews. The finding indicates that using four major themes were identified: (1) Awareness of anti-corruption values; (2) Students' perceptions of the effectiveness of anti-corruption values; (honest, fair, and firm leadership values); (3) Propagation of anti-corruption values; and; (4) The importance of anti-corruption values in the film to contemporary social realities. Additionally, this study is hoped to inspire film-mediated learning to foster other values, including moral and cultural values. the empirical findings of this research will shed light on the usage of film as an educational tool for fostering other values such as morals, culture, etc. The research limitation in this study is the extent to which classroom-based instructional videos influence the cultivation of anti-corruption values
KONSEP DAN MAKNA ISLAM RAHMAT (TINJAUAN HERMENEUTIK PEMIKIRAN QURAISH SHIHAB)
Istilah Islam rahmat dewasa ini sering disampaikan para ulama’, pendakwah, cendekiawan religius di berbagai media online maupun offline, sejalan dengan itu pengamalan keagamaan di era post-truth menunjukkan problematika yang kompleks (Cheong, 2013, p. 77). Namun disayangkan apabila Islam rahmat menjadi alat kepentingan institusional, padahal al-Qur’an menegaskan bahwa rahmat Allah maha luas, sebagaimana Quraish Shihab menguraikan Islam rahmat ketika menafsirkan QS. al-Anbiya/21: 107. Pertanyaan riset ini adalah bagaimana pengertian Islam rahmat perspektif Quraish Shihab terhadap fenomena claim otoritas saat ini? Apa saja makna interpretatif yang terkandung dalam konsep Islam rahmat?. Dengan menggunakan metode tematik dan analisa hermeneutik penulis berargumen bahwa Islam rahmat bukan sekedar pengetahuan a priori akan tetapi menjadi kebutuhan mendesak dalam praksisnya. Islam rahmat mencakup beberapa pengertian diantaranya: nabi rahmat, kitab atau risalah rahmat dan agama rahmat di mana ketiga konsep tersebut saling berkaitan satu sama lain. Dengan demikian konsep Islam rahmat bukan kerangka konseptual penyempitan makna akan tetapi sebuah telaah konseptual yang menjadi kajian akademik. Islam rahmat menaungi seluruh ciptaan makhluk sebagai keniscayaan yang Allah ciptakan dalam berbeda, namun pada hakikatnya sama sebagai makhluk ciptaan-Nya
PENDEKATAN HERMENEUTIKA DALAM PEMIKIRAN TEORI FAZLUR RAHMAN TERHADAP TAFSIR AL-QUR’AN
Penelitian ini mencoba untuk mempelajari lebih lanjut tentang pendekatan hermeneutika pemikiran Fazlur Rahman tentang teori pendidikan Islam, dan untuk mengidentifikasikan biografi Fazlur Rahman serta karya-karyanya, serta tafsir al-Qur’an dalam perspektif hermeneutika. Penulisan ini menggunakan metode studi kepustakaan. Dari hasil/inti dari penulisan ini dapat ditemukan bahwa terdapat dua jenis hermeneutika Al-Qur'an yakni hermeneutika Al-Qur'an tradisional dan modern. Satu-satunya alat metodologis yang dipergunakan dalam hermeneutika Al-Qur'an tradisional adalah linguistik dan sejarah. Terlepas dari fakta bahwa elemen ini hadir pada saat itu, tidak ada hubungan sistematis antara teks, interpretasi, dan pembaca yang dituju dari teks tersebut. Sedangkan hermeneutika Al-Qur'an modern telah mengembangkan penjelasan metodis terhadap komponen-komponen triadik tersebut
Rekonsiliasi Pernikahan melalui Konseling dengan Pendekatan Islam Menggunakan Strategi Komunikasi Interpersonal: Sebuah Studi Kasus
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan pendekatan Islam dan strategi komunikasi interpersonal dalam rekonsiliasi pernikahan melalui konseling. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan mengamati pasangan suami istri selama kurang lebih 1 tahun. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumen terkait. Dalam pendekatan konseling Islami, konselor membimbing pasangan untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan perkawinan mereka. Dalam mediasi, mediator menggunakan pendekatan komunikasi interpersonal dengan memperlihatkan sikap empati dan suportif untuk membentuk hubungan interpersonal yang baik dengan pasangan suami istri yang sedang dalam mediasi. Melalui pendekatan ini, mediator dapat membantu menyelesaikan permasalahan dan mengembalikan keharmonisan hubungan keluarga
Larangan Impor Pakaian Bekas PErspektif Maslahah Mursalah
Jual beli pakaian bekas impor sangatlah populer dimayarakat, namun pada kenyataannya pkaian bekas impor merupakan barang dilarang menurut peraturan menteri perdagangan , namun beberapa pandangan mengenai manfaat pakaian bekasimpor ditinjau dari perspektif maslahah mursalah. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana praktik jual beli pakaian bekas impor, untuk mengetahui bentuk larangan permendag serta untuk mengetahui bagaimana perspektif maslahah mursalah praktik jual beli pakaian bekas impor. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendektan deskriptif yaitu hasil observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik jual beli pakaian bekas impor didapatkan melalui tangan pertama pihak distributor yang berada di Kota Bandung lalu pengiriman barang dilakukan melalui ekspedisi jalur laut, serta bentuk pelarangannya yaitu diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 51 Tahun 2015 tentang Larangan Impor Pakaian Bekas dan di revisi pada tahun 2021 yaitu Peraturan Menteri Perdagangan No. 18 Tahun 2021 tentang Barang dilarang Ekspor dan Baranga dilarang Impor.Kata Kunci : Pakaian bekas impor, PERMENDAG, Maslahah Mursala
ANALISIS PEMENUHAN HAK TERHADAP ANAK PENYANDANG DISABILITAS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 2016 TENTANG PENYANDANG DISABILITAS (Studi Di Desa Kota Bangun Kecamatan Ranomeeto)
Pemenuhan hak penyandang disabilitas ini sangat diperlakukan khusus sehingga menjadi problematika setiap orang tua yang memang mereka harus menerima walaupun ada rasa sedih dan sedikit kecewa, sehingga masih ada anak berkebutuhan khusus yang kurang mendapatkan haknya seperti pendidikan dikarenakan orang tua yang masih minim terhadap pemahamam pendidikan untuk anak penyandang disabilitas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemenuhan hak anak penyandang disabilitas di desa kota bangun sudah terpenuhi atau belum terpenuhi dan apa saja faktor penghambat pemenuhan hak anak penyandang disabilitas di desa kota bangun.Penelitian ini mengunkana jenis penelitian kualitatif dengan mengunakan tipologi penelitian normatif dan empiris yang memfokuskan ke lapangan dan penelitian kepustakaan. Penelitian ini menggunakan teori negara hukum dan perlindungan hukum yang diaman teori ini berhubungan dalam pemenuhan hak anak penyandang disabilitas sebagai salah satu hak asasi manusia.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi jaminan dan perlindungan berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 di Desa Kota Bangun belum sepenuhnya terpenuhi haknya yang dimana masih mendapatkan diskriminasi, tidak mendapatkan pendidikan yang khusus, memperoleh Kesehatan, dan bebas hidup, sehingga anak penyandang disabilitas di Desa Kota Bangun tidak mendapatkan kemajuan yang baik yang dimana tidak dapat manjadi anak yang mandiri, tumbuh berkembang baik, tidak dapat mencari dan mengasah bakat mereka selaku anak penyandang disabilitas
EKSISTENSI MANUSIA DAN KEADILAN SOSIAL KEMANUSIAAN PERSPEKTIF TAFSIR RUH AL-MA’ANI AL-ALUSI
The purpose of this research is to identify one step more in Tafsir Ruh Al-Ma'ani by Syihabuddin as-Sayyid Mahmud Afandi Al-Alusi Al-Baghdadi. The strategy in this study is qualitative in nature, including a review of relevant literature and an analysis of the historical context. The difficulties surrounding Al-Ma'ani's Ruh Interpretation, the background of the interpretation and interpreters, the methodology and examples of its placement. Al-Alusi hides the existence of humans on earth only to do good deeds to Allah Swt. What is meant by charity is a matter that includes the charity of the heart and the charity of the limbs. Al-Alusi is the embodiment of justice into three meanings: First, Q.S. Al-An'am verse 152 has justice in matter and immateriality. Material justice is closely related to everything related to creatures. Then, a fair picture is closely related to the theological realm. For those who carry out the principles of justice in accordance with existing regulations, they are entitled to a balanced reward. Second, Q.S. Al-Isra' verse 35 Al-Alusi justice of justice (Al-Qist) uses the word Qabban which means balance or scales. Third, Q.S. Al-Jin verse 14 Al-Alusi expresses it with the meaning of recompense or imbalance due to deviations from religious rules. As incompatible with carrying out religious rules