Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari: Open Journal Systems
Not a member yet
    2583 research outputs found

    Nilai Filosofi Tradisi Pingitan Pada Suku Jawa Perspektif Hukum Islam

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masyarakat Desa Lalousu dimana mereka kerap melakukan tradisi pingitan menjelang pernikahan yang dimana berupa larangan calon pengantin bertemu dengan pasangannya adapun waktu pingitannya dilakukan  1-2 minggu saja. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apa dasar masyarakat melaksanakan tradisi pingitan, dimana dasar masyarakat melaksanakan tradisi pingitan karena mereka menghargai budaya leluhur, dan mereka mempunyai keyakinan apabila mereka tidak melakukan pingitan maka akan mendapatkan musibah,Serta implikasi tradisi pingitan terdiri dari dua yaitu positiv dimana, memberikan waktu untuk merenung, menghindari godaan setan, menghindari percekcokan, menghindari kegagalan dalam rencana pernikahan. Sementara negativ yaitu,  terhambatnya suatu aktifitas yang akan dilakukan seperti halnya dalam pekerjaan perkantoran dan lain-lain,  merasa bosan saat melakukan tradisi pingitan. Dan deskripsi tradisi pingitan pada suku jawa perspektif hukum Islam di Desa Lalousu, Kecamatan Wonggeduku. Dan tradisi pingitan dalam perspektif hukum Islam berdasarkan tafsir yang telah di jelaskan pada Q.S Al-Ahzab/33:33 adalah bahwa wanita harus berdiam diri di rumah, dan menjaga kesuciannya sama seperti halnya “ Pingitan” yang memiliki makna yang sama yaitu calon pengantin harus berdiam diri di dalam rumah dan menjaga kemuliaan dan kesuciannya sehingga hukum pingitan dalam Islam adalah boleh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif sedangkan pendekatannya yaitu pendekatan etnografi dan antropologi. Tehnik pengumpulan data dengan cara wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, dan pengecekan keabsahan temuan dengan tringulasi

    Kajian Maslahat Terhadap Penanganan Rapid Tes Pada Pembangkangan Masyarakat Urban

    No full text
    Melalui sosial media masyarakat menggalang kekuatan untuk menolak rapid test yang selain berimplikasi luas pada melemahnya usaha penanggulangan virus corona juga memperburuk citra institusi kesehatan dan kemampuan para medis di dalam mengatasi penularan dan penyembuhan pasien terinfeksi corona. Studi ini menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik cuplikan (sampling). Objek kajian dalam studi ini yang dikemas dengan literature review.Peneltian ini menunjukkan bahwa, Pertama Gerakan Social Media Menolak Rapid Tes dianggap ampuh dan sangat efektif untuk menyebarkan berita dan mendapatkan informasi dari berbagai tempat dan waktu, terkait dengan hal tersebut masyarakat saling memprovokasi, mengirim pesan berantai, masifkan berita Hoaks. Kedua, Faktor Penolakan atas Rapid Tes dengan tetap menjalankan kegiatan-kegiatan yang berisiko, Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari ditengah covid 19 masayarakat kota kendari menunjukkan beberapa model penolakan terhadap covid ini yakni; paham keagamaan, tradisi saling berkunjung kepada sanad keluarga, persoalan ekonomi. Ketiga, Pembangkangan tidak bersentuhan/mendekati Rumah sakit dokter dalam masa covid, Sejatinya setiap orang yang mengalami gangguan kesehatan maka yang paling pertama yang terlintas dalam pikirannya adalah menghubungi tenaga kesehatan tetapi hal yang berbeda yang ditunjukkan oleh beberapa kalangan masyarakat dikota kendari ketika mengalami sakit justru tidak ingin berurusan dengan tenaga medis dikerenakan ada traumatik terhadap pemberitaan oleh dampak korona. Maslahah Mursalah merupakan bagian dari syariat yang tidak boleh dikesampingkan. Meskipun ia tidak disebutkan dalam nash secara tekstual, tapi secara substansial ia dibutuhkan manusia.

    Analisis Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Kolaka Nomor 5 Tahun 2018 Terkait Pemberi Izin Terhadap Pendirian Perusahaan Waralaba Studi Di Kabupaten Kolaka

    No full text
    Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan PERDA No 5 Tahun 2018 Tentang Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah sudah konsisten di Kabupaten Kolaka. Dan Untuk mengetahui dampak keberadaan Waralaba terhadap UMKM di Kabupaten Kolaka. Serta Untuk mengetahui Perspektif maslahah mursalah terkait pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2018. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini berusaha mengungkap pelaksanaan PERDA No 5 Tahun 2018 Tentang Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah sudah konsisten serta dampak keberadaan Waralaba terhadap UMKM di Kabupaten Kolaka dengan tetap berpedoman pada subtansi peraturan perundang-undangan dan kaidah hukum islam. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pelaksanaan PERDA No 5 Tahun 2018 Tentang Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah dinilai masih kurangan efektif dari segi pelaksanaannya karena masih banyak keluhan-keluhan dari pihak UMKM mengenai PERDA tersebut. Dampak keberadaan Waralaba terhadap UMKM di Kabupaten Kolaka memberikan dampak buruk bagi pihak UMKM yang berada di dekat waralaba dimana pendapatan atau keuntungan yang mereka peroleh semakin berkurang dikarenakan konsumen lebih memilih berbelanja di waralaba daripada di UMKM. Jika dilihat berdasarkan perspektif maslahah mursalah terkait pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2018 mengakibatkan ketidakseimbangannya proses bermuamalah dimana perusahaan waralaba memberikan dampak buruk bagi UMKM dan dampak baik bagi konsumen di Kabupaten Kolaka.  Kata Kunci: PERDA Kabupaten Kolaka Nomor 5 tahun 2018, Pemberian Izin, Pendirian Perusahaan Waralaba.

    Kekerasan Pada Anak di Masa Pandemi Covid-19 Perspektif Maqasiq Syariah di Kota Kendari

    No full text
    Penelitian empiris ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kasus kekerasan pada anak di masa pandemi covid-19 di Kota Kendari dengan menggunakan perspektif Maqasid Syariah yaitu Hifdzun an-Nafs (memelihara jiwa). Kasus kekerasan terhadap anak di Kota Kendari selama masa pandemi Covid-19 sangat signifikan perbedaannya dari sebelum dan pada saat pandemi Covid-19. Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari yang menangani kasus kekerasan terhadap anak dimasa pandemi Covid-19 memaparkan pada tahun 2019 sebanyak 22 laporan, 2020 19 laporan, 2021 sebanyak 25 Kasus Terhadap Anak (KTA). Subjek penelitian terdiri dari 4 responden, dengan pengumpulan data secara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa orang tua belum mampu menjaga jiwa dan akalnya. Seharusnya orang tua melindungi anak nya tetapi melakukan tindakan kekerasan pada anak nya sendiri, dari tinjauan Hifdzun An-Nafs sudah sangat melenceng jauh, karena didalam penjelasan hifdzun an-Nafs adalah memelihara atau menjaga jiwa. Faktor-faktor penyebab terjadinya kekerasan pada anak di masa pandemi covid-19 diantaranya : faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor pendidikan, dan pola asuh.  Upaya Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak dalam penanggulangan kekerasan pada anak dimasa pandemi covid-19 Di Kota Kendari dilakukan dengan dua tahap yaitu : upaya preventif, upaya represif

    Pelatihan Pengolahan Limbah Organik Menjadi Pupuk Kompos di Majalengka

    Get PDF
    Community empowerment in the form of compost fertilizer transfer is an endeavor to exploit the potential of the surrounding environment in the form of leftover organic waste. This event took place at Kancana Village, Cikijing District, Kab. Majalengka. This activity's method is to provide resources and demonstrations. Providing information on various leftover organic waste materials found in the Kancana Village area that can be used as raw materials for producing organic fertilizer. The demonstration was carried out by producing organic fertilizer from household waste collected from the Kancana Village setting. The transfer of technology for making liquid and solid fertilizers provides numerous benefits, including increasing residents’ knowledge about the benefits of leftover organic waste as a raw material for making liquid and solid fertilizers. Environmental health awareness also improves and provides economic value for residents, as it reduces spending on fertilizer. Farmers might enhance their family income by selling fertilizer

    ANALISIS PENGAMALAN KALIMAH HIJAB QS AL-AHZAB/33:53 PADA MAHASISWA IAIN KENDARI (STUDI LIVING QUR’AN)

    Get PDF
    Penelitian kualitatif deskriptif dengan metode Living Qur’an ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengamalan mahasiswa terhadap kalimah hijab pada QS. al- Ah}zab /33:53 Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field), sumber data berupa hasil wawancara, daftar kegiatan, kitab rujukan tafsi>r Al-Muni>r, Ibnu> Kas\ir, Al-Qurtubi>, At-T{abari>,. Data yang dikumpulkan melalui tehnik observasi, wawancara, dokumentasi. Data kemudian di analisis berdasarkan kesamaan kategori kemudian disimpulkan dengan metode perbandingan literatur. Dari hasil analisis peneliti menemukan 3 poin sebagai hasil dari penelitian, yaitu: 1) Mayoritas ulama mamaknai h}ija>b pada QS. al Ah}za>b/33:53 memberikan definisi bahwa hijab merupakan tirai atau kain pembatas yang pada dasarnya di peruntukan sebagai media terbaik untuk menghidarkan wanita dari pandangan lelaki yang tidak memiliki hak atasnya, walaupun media-media yang lain telah terpenuhi seperti pakaian yang telah disyariatkan untuk seorang wanita. 2). Pemahaman mahasiswa IAIN Kendari terhadap makna hijab dalam QS al-Ah}zab/33:53 tidak jauh berbeda   memaknai kata hijab itu sebagai kain atau tirai pembatas antara laki-laki dan perempuan agar terhindar dari hal-hal yang buruk. Adapula yang memaknainya dengan penutup kepala hingga dada, dan adapula yang memaknainya sebagai pakaian yang tidak memperlihatkan lekuk tubuh. 3) Pengamalan ayat, mahasiswa IAIN Kendari mempunyai beberapa cara untuk mengamalkan QS al-Ah}zab/33:53 yaitu memakai cadar, duduk dengan terpisah dan menjaga interaksi sosia

    MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING POLA PADA ANAK KELOMPOK A TAMAN KANAK KANAK SANGIANTINA KEC.KABAENA TENGAH

    Get PDF
    Penelitian tindakan kelas  ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencapaian perkembangan keterampilan proses menggunting pola pada anak kelompok a TK Sangiantina Kec. Kabaena Tengah. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, wawancara dan tes. Sedangkan model yang dipilih untuk melakukan tindakan yaitu model Kemmis dan Mc Taggart yang memiliki beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Data perkembangan kreativitas menggambar anak diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, selanjutnya penelitian ini dianalisis dengan menggunakan presentase.Penelitian ini dilakukan dua siklus, setiap siklus dilakukan dua kali beberapa pertemuan.Hasil pelaksanaan tindakan menunjukkan bahwa menggunting pola dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak pada kelompok A TK Sangiantina.Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi yang menunjukan bahwah perkembangan motorik halus anak mengalami perubahan yang sangat baik.Pada pra tindakan yang dikatakan tuntas mencapai 15%, pada siklus I anak yang tuntas mencapai 60% dan pada siklus II anak yang tuntas mencapai 90%. Hal ini menunjukan peningkatan dari penelitian awal sampai siklus II, dan bisa dikatakan bahawah kemampuan kreativitas menggambar anak mengalami peningkatan yang signifikan dan dapat dikatakan berhasil karena telah sesuai dengan indikator tingkat pencapaian yakni 75% Kata Kunci :Motorik Halus, Pembelajaran Menggunting Pola

    Metode Langsung dalam Pembelajaran Bahasa Arab pada Siswa Kelas XI di MA Muhammadiyah Bombana Diera Covid 19

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah penulis ingin mengetahui efektifitas metode langsung dalam pembelajaran bahasa Arab selama pandemi covid 19 dan faktor-faktor penghambat pembelajaran bahasa Arab dengan penggunaan metode langsung selama pandemi covid 19. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, subjek penelitian ini adalah guru bahasa Arab, kepala Madrasah, dan siswa-siswi Madrasah Aliyah Muhammadiyah Bomba, lokasi tempat penelitia ini di MA Muhammadiyah Bombana, waktu yang digunakan dalam penelitian ini sekitar 3 bulan dari bulan November 2020 sampai Januari 2021, pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan pengamatan, wawancara, dan  dokumentasi. sedangkan teknik analisis data yang digunakan mencakup tiga hal yaitu: reduksi data, display data, dan verifikasi data. Setelah dilakukannya penelitian ini maka peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan metode langsung dalam pembelajaran bahasa Arab selama pandemi covid 19 berjalan tidak efektif karena beberapa indikator efektifitas pembelajaran bahasa Arab yang hilang ketika sedang melaksanakan proses pembelajaran secara daring, kemudian faktor-faktor penghambat penggunaan metode langsung dalam pembelajaran bahasa Arab selama masa pandemi covid 19 di Madrasah Aliyah Muhammdiyah Bombana , terdapat dua faktor yaitu faktor internal. Dan faktor eksternal.Kata Kunci : Metode Langsung, Pembelajaran Bahasa Ara

    HUBUNGAN KETERIKATAN KERJA TERHADAP SELF-CONTROL PADA ANGGOTA POLRI DI SATBRIMOB POLDA SULTRA

    Get PDF
    This study aims to determine the level of work engagement and self-control among members of the Indonesian National Police, as well as the relationship between work engagement and self-control. The subjects in this stuffy were members of the National Police at the Mobile Brigade Police Of the Southeast Sulawesi Regional Police with a total of 80 respondents using the accidental sampling technique. This study uses a type of quantitative research, and it was found: 1) work engagement experienced by respondents was at a moderate level with a percentage 0f 87,5% totalling 70 respondents. The level of self-control of respondents is in the medium category with a percentage of 58.75%, which is 47 respondents. 2) There is a positive relationship between work engagement and self-control in respondents with a significant level of 0.05 of 0.049 indicating that they are in the low category

    Respect For The Flag According To The Perspective of Islamic Law (Analytic Studies)

    Get PDF
    Flag saluting is part of the attitude of nationalism and national life. Some people think that nationalism does not conflict with Islamic law and teachings, so a flag salute is permissible and not prohibited. However, some people who think that nationalism is something new in Islam think that respecting the flag is not permissible. This study describes the law of respecting the flag in Islam, how contemporary scholars think about it, and their arguments for the permissibility or inability to salute the flag. This study confirms that the law of respecting the flag is permissible and can even be a sunnah law because it is a form of respecting the symbol of the state, not glorifying or purifying the flag, and respecting the flag is not prohibited in Islamic law and does not conflict with the outlines of Islamic law. Respect and glorification of the flag have the basis and source of the Shari'a, namely: the story of the Messenger of Allah sending his companions to fight with the Roman troops in the Mu'tah area, which is known as the Mu'tah war where the war flag was highly respected by warlords and even friends of Ja'far bin Abu Talib broke up his right and left hands to defend the war flag. It shows he respects the flag

    1,225

    full texts

    2,583

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari: Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇