Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari: Open Journal Systems
Not a member yet
2583 research outputs found
Sort by
Strategi dan Model Komunikasi Lingkungan Komunitas Makassar Berkebun Dalam Memperkenalkan Konsep Urban Agriculture Di Kota Makassar Sulawesi - Selatan
This article discusses how Makassar Berkebun, an urban farming community in Makassar Sulawesi-Selatan, communicates its environmental message through the qualitative analysis of environmental communication strategies dan models in Introducing the Concept of Urban Agriculture. This article also discusses how the communication strategies used contributed to increasing knowledge, understanding, and community participation in Urban Agriculture and plantation activities in Makassar City. This research is qualitative research that obtained the data from interviews and literature research delivered descriptively. The approach used is the Environmental Communication Science approach and the concept of Urban Agriculture. The results of this research show that there are four types of communication strategies applied by Makassar Berkebun Community to realize the vision and mission of the community, namely; Socialization, Campaign, Education, and Training. This research also shows that the communication model used to analyze the communication strategy applied by Makassar Berkebun Community is a mechanistic and interactional communication model, namely the communication model of David K Berlo (1960) and the communication model of Schramm (1954).Keywords: environmental communication, urban agriculture, Makassar Berkebun Communit
Harmony Across Time: Analyzing the Existence of Nostalgic Song Programs in the Digital Radio Landscape
This research specifically explores the challenges faced by a radio station experiencing a decline in listenership, aiming to unveil the significance of nostalgic songs as the primary asset in sustaining the programming of Radio Duta Nusantara 92.1 FM Ponorogo. The qualitative method was employed, incorporating observation and interviews. Six YouTube live streaming contents served as the initial step in data collection. The researcher also engaged in direct interaction with listeners through phone calls while participating in live studio sessions. The findings underscore that the radio station maintains its relevance primarily through its longstanding flagship program featuring nostalgic songs. This study offers comprehensive insights into survival strategies for radio stations in the digital era, emphasizing the continuing relevance of traditional elements like nostalgia. Furthermore, it highlights the critical role of responsiveness to technology and direct engagement with listeners as pivotal factors for ensuring the sustained existence of mass media in the future.Keywords: Digital Radio, Existence; Nostalgic Song
Application of Mohuntingo Philosophy as a Joint Protection of Children Victims of Violence (Study of Child Decent Cities in Gorontalo City)
Sexual violence against children is part of a humanitarian emergency. Sexual violence continues to increase significantly, and even the relatives (family) of the perpetrators of sexual violence are part of the perpetrators of this violence. The research objective of this study is to reveal the role and involvement of local Mohuntingo traditions as a pathway to approach and resolve cases of sexual violence. This research method is descriptive-qualitative by providing descriptive descriptions related to sexual violence experienced by children. The results of this research show that the first several fundamental components, the involvement of the Mohuntingo tradition as a part of resolving sexual violence, are not accommodated properly, so the tradition ends up in the ritual aspect. Second, the government's policy of minimizing the practice of sexual violence against children is still passive, and the protection process is institutional-based. Mohuntingo's involvement is an uninvolved approach due to the government waiting for the results of complaints from people who have experienced sexual violence, so in reducing sexual violence, the involvement of Mohuntingo's approach is important to accommodate community participation
IBN KHALDUN AND ANTHROPOLOGY: THE FAILURE OF METHODOLOGY IN THE POST 9/11 WORLD BY AKBAR S. AHMED
AbstrakPandangan Barat tentang dunia Islam telah berubah dan oktrin Islam dibenarkan oleh kekerasan, intoleransi, terorisme dan ancaman terhadap masyarakat Barat dan dunia global. Hal ini terjadi setelah peristiwa pengeboman WTC pada 11 Maret 2001. Makna Islam berubah dari mengajarkan prinsip-prinsip perdamaian menjadi teologi kekerasan, dan Islam dipandang sebagai monolitik, parsial, dan tidak lengkap. Hal ini juga dijelaskan oleh “Islamofobia” sebagai tanda perubahan citra Islam di Barat. yang mengganggu kehidupan umat Islam. Akbar S. Ahmed mengkaji masalah tersebut secara “historis-empiris”. Studinya bukan tentang teologi kekerasan, tetapi tentang cara berpikir untuk mengkritisi titik tolak sejarah pembangunan modern, sistem pendidikan Islam dan perkembangan studi Islam terkait dengan kehidupan sosial-keagamaan negara-negara Arab. Tanggapan Islam terhadap kemajuan Barat mengikuti tanggapan elit terhadap semua.penelitian ini penting untuk dilakukan karena dapat memberikan pemahaman lebih mengenai kejadian metodologi pasca 9/11 sesuai tanggapan dari Ibnu Khaldun dan antropologi dimana menjelaskan bagaimana kembalinya antropologi asabiyyah lalu reverensi dari ibnu khaldun serta runtuhnya kohesi sosialKata kunci: Ibnu Khaldun, Kegagalan Metodologi, Pasca 9/11, Antropologi, Asabiyya.AbstractThe Western view of the Islamic world has changed, and Islamic doctrine is justified by violence, intolerance, terrorism, and threats to Western society and the global world. This happened after the WTC bombing on March 11, 2001. The meaning of Islam changed from teaching principles of peace to a theology of violence, and Islam was seen as monolithic, partial and incomplete. This is also explained by "Islamophobia" as a sign of the changing image of Islam in the West, which disrupts the lives of Muslims. Akbar S. Ahmed examines the problem in a "historical- empirical" manner. His study is not about the theology of violence, but about a way of thinking to criticize the historical starting point of modern development, the Islamic education system and the development of Islamic studies in relation to the socio-religious life of Arab countries. Islam's response to Western progress followed the elite's response to all. This research is important because it can provide a better understanding of the events of the post-9/11 methodology according to Ibn Khaldun’s response and anthropology, which explains how the return of anthropology asabiyyah then reverses from ibnu khaldun and the collapse of social cohesion.Keywords: Ibn Khaldun, Methodological Failure, Post 9/11, Anthropology, Asabiyy
ANALISIS KESULITAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MADRASAH PADA MASA PANDEMI
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis aktualisasi pembelajaran dan kesulitan yang dialami oleh guru dan peserta didik pada implementasi pendidikan agama islam di madrasah. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memperoleh pemahaman tentang kesulitan pembelajaran pendidikan agama islam di madrasah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan interaktif model dengan langkah-langkah analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, pelaksanaan pembelajaran PAI di madrasah kota kendari (MIN 1, MTsN 1 dan MAN 1) dilakukan secara sinkronus dan asinkronus dengan menggunakan berbagai macam aplikasi belajar seperti whatsApp, zoom meeting, google meet, google form dan e-learning; kedua, bentuk kesulitan yang dialami oleh guru yaitu sulitnya menyampaikan materi melalui daring dengan waktu yang terbatas (sinkronus) selain itu guru kesulitan dalam melakukan penilaian secara online (sinkronus/asinkronus); adapun kesulitan yang dialami oleh siswa yaitu jaringan internet yang tidak stabil, paket data yang tidak ada dan sulitnya memahami penjelasan guru (pembelajaran sinkronus).Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Sinkronus dan Asinkronu
Pengaruh Timbal Balik Hukum Kewarisan Adat dan Hukum Kewarisan Islam di Indonesia
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis adanya pengaruh timbal balik antara hukum kewarisan adat dan hukum kewarisan Islam di Indonesia. Permasalahan yang penulis angkat dalam tulisan ini meliputi eksistensi hukum Islam dan adat berkenaan dengan kewarisan di tengah-tengah masyarakat muslim dan pengaruh hukum kewarsan adat terhadap hukum kewarisan Islam begitu pula sebaliknya. Tulisan ini merupakan penelitian pustaka dengan menggunakan data primer dan sekunder yang diolah dengan teknik analisis isi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pertama, pelaksanaan pembagian kewarisan di Indonesia pada masyarakat muslim terjadi kombinasi antara hukum kewarisan adat dan hukum kewarisan Islam. Kedua, pengaruh hukum kewarisn adat terhadap hukum kewarisan Islam dapat dilihat dengan adanya simtem musyawarah dalam pembagian warisan, wasiat wajibah, fitnah sebagai salah satu penghalang seseorang mendapatkan warisan dalam Kompilasi Hukum Islam, ahli waris pengganti. Ketiga, pengaruh hukum kewarisan Islam terhadap hukum kewarisan adat di Indonesia dapat dilihat dengan adanya penerapan hukum kewarisan Islam yang kadang kala dapat menggeser penerapan hukum kewarisan adat dan pelaksanaan pembagian warisan dengan sentuhan warna baru dari hukum kewarisan Islam terhadap hukum kewarisan adat. Penulis berharap tulisan ini dapat memberikan kontribusi untuk menambah kazanah keilmuan Islam dan dapat memberikan pemahaman bagi umat Islam terhadap adanya hukum kewarisan adat dan Islam yang saling mempengaruhi dalam pelaksanaanya di tengah-tengah umat Islam
PENYELESAIAN SENGKETA RAHN TASJILY MELALUI GUGATAN SEDERHANA DI PENGADILAN AGAMA ANDOOLO (Studi Putusan Nomor 0001/Pdt.GS/2020/PA.Adl)
Penyelesaian sengketa Rahn Tasjily melalui Gugatan Sederhana di Pengadilan Agama Andoolo (Studi Putusan Nomor 0001/Pdt.GS/2020/PA.Adl) merupakan penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji status akad Rahn Tasjily di Pegadaian Syariah (Cabang) Kendari serta mengetahui bagaimana sengketa tersebut diselesaikan melalui gugatan acara sederhana di Pengadilan Agama Andoolo. Teknik penelitian ini menggunakan teknik penelitian kualitatif dengan jenis penelitian hukum empiris, serta menggunakan pendekatan penelitian studi kasus, data dikumpulkan dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara serta diolah dengan cara direduksi, dikaji lalu diverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : status akad Rahn Tasjily yang dilakukan di Pegadaian Syariah (Cabang) Kendari sah menurut hukum, baik hukum nasional maupun hukum Islam sebab unsur serta syarat-syarat akad perjanjian terpenuhi. Oleh karena terjadi wanprestasi ditengah jalannya perjanjian maka pihak yang dirugikan mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama Andoolo melalui gugatan acara sederhana. Melalui putusannya, dengan menuangkan beberapa pertimbangan, Hakim telah mengadili sengketa Rahn Tasjily tersebut dengan mengabulkan tuntutan Penggugat sebagian.
Perlindungan Konsumen Terhadap Produk Cream Temulawak: Studi Pada Mahasiswi Fakultas Syariah Iain Kendari Perspektif Hukum Ekonomi Syariah
Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui Fenomena Penggunaan Cream Temulawak Pada Mahasiswi Fakultas Syariah IAIN Kendari, Mengetahui Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Jual beli Produk Cream Temulawak dan Untuk Mengetahui Bentuk Perlindungan Hukum Bagi Mahasiswi Syariah Jika Cacat/Rusak Mukanya Menggunakan produk Cream Temulawak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Yuridis Normatif Empiris. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Observasi, angket dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan bahwa yang menjadi Fenomena Penggunaan Cream Temulawak di Mahasiswi Fakultas Syariah IAIN Kendari karena alasan dapat memutihkan kulit dengan cepat tanpa melihat atau mencari tahu bahan-bahan yang terdapat didalam cream temulawak dan belum ada izin edar dari balai POM. Perspektif Hukum Ekonomi Syariah terhadap produk cream temulawak yang dilakukan oleh pelaku usaha adalah penjual cream temulawak melakukan jual beli produk cream temulawak belum memenuhi sebagian asas-asas hukum ekonomi syariah yang dimana asas yang terpenuhi meliputi asas kemudahan, asas sebab yang halal, dan asas kebebasan. Sedangkan asas yang tidak terpenuhi meliputi asas saling menguntungkan dan asas i’tikad baik. Sedangkan Perlindungan Hukum Bagi Mahasiswi Fakultas Syariah Jika Cacat/Rusak Mukanya Menggunakan produk Cream Temulawak adalah penyelesaian sengketa dalam hal ini melalui fasilitas mediasi terlebih dahulu untuk mencari solusinya, kemudian bentuk dan jumlah ganti rugi tergantung pada kesepakatan antara kedua belah pihak yang bersengketa yaitu konsumen dan pelaku usaha. Jika para pihak sepekatan diluar pengadilan maka bisa dilakukan melalui lembaga yang menanganinya yaitu Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)
Peningkatan Kesadaran Orang Tua untuk Pengawasan Penggunaan Gadget Dalam Pola Asuh Anak di Desa Ngebruk
As a result of the social distancing policy implemented during the pandemic, face-toface schools had to be migrated online. This causes children to become more involved with technology. However, this proximity to technology is not accompanied by adequate parental supervision. As a result of parents' failure to recognise the significance of their involvement in their children's activities, a large number of children become addicted to electronic devices, which negatively affects many aspects of their development and has numerous adverse effects. Parenting seminars that educate parents on the importance of setting limits for their children's electronic device use are one possible solution to this problem. The seminar consisted of several series of events, including a pre-test, post-test, and explanation of the material, and concluded with questions, answers, and discussion. The results of the activity demonstrated the success of the parenting seminar held at MI Sunan Giri, Ngebruk Village, by indicating a significant increase. It can be inferred from the responses of the parents that they have an understanding of the impact of gadget addiction on children and how to combat it, including setting aside special time for gadget play, monitoring the content being viewed, inviting children to participate in a variety of new activities, encouraging children to communicate frequently, and introducing educational applications that can foster children's knowledge, interests, and talent
Pemanfaatan Ruang Baca Dalam Meningkatkan Pengetahuan Anak-Anak Usia 6-12 Tahun Di Desa Liya One Melangka Wakatobi
Membaca memiliki berbagai manfaat yang sangat penting untuk perkembangan personal, intelektual, dan emosional seseorang. Membaca tidak hanya memberikan manfaat saat ini, tetapi juga membentuk individu untuk pertumbuhan jangka panjang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mereka dalam pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, belajar Mengaji, dan mewarnai. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyampaian materi, dengan tahapan tahapan: Observasi, Pembentukan team, persiapan, pengabdian dan evualuasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukan bahwa kegiatan kursus (Ruang Baca) (ruang baca) memiliki dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan anak-anak dalam pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, dan Mengaji di desa Liya Onemelangka. Hal ini bisa dilihat dari hasil pembelajaran kursus (Ruang Baca) seperti meningkatnya kosa kata bahasa inggris anak-anak, kemampuan menghitung anak-anak, pelafalan huruf hijaiyah anak-anak, dan meningkatkan kreatifitas anak-anak dalam mewarnai.Kata kunci: Kursus (Ruang Baca), anak-anak Desa Liya Onemelangka