Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari: Open Journal Systems
Not a member yet
2583 research outputs found
Sort by
Pola Pemberian Motivasi Belajar Dari Orang Tua Terhadap Semangat Bersekolah Pada Anak Usia Dini
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pemberian motivasi bagi anak usia dini oleh orang tua di desa Boedingi dengan menggunakan pendekatan asset-based community development (ABCD). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan asset-based community development (ABCD) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi terus terang dan reflektif kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian, 1) para orang tua di desa Boedingi tetap memberikan anak-anak mereka motivasi untuk mengenyam pendidikan di sekolah. Namun, jika anak mereka sudah tidak ingin sekolah, maka mereka pun tidak memaksa anak mereka untuk tetap melanjutkan sekolah asalkan anak mereka sudah pandai berhitung dan membaca mereka merasa itu sudah cukup walaupun tak masalah jika mereka tidak berprestasi di sekolah. 2) Berdasarkan hasil pengamatan, harapan ke depan didukung, selain dukungan dari berbagai aparat desa, guru-guru, dan orang tua sehingga sumber daya manusia, khususnya anak-anak dapat tumbuh lebih cerdas, rajin dan disiplin, tidak hanya di daerah.Kata Kunci: Pendidikan, Motivasi, Orang Tua, Anak Usia Din
Hubungan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Arab Siswa Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Fastabiqul Khaerat DDI Ladongi Kolaka Timur
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) Untuk mengetahui kemampuan menghafal al-qur’an dan prestasi belajar bahasa arab siswa madrasah aliyah fastabiqul khaerat ddi ladongi kolaka timur. 2) Untuk mengetahui hubungan kemampuan menghafal al-qur’an dengan prestasi belajar bahasa arab siswa madrasah aliyah fastabiqul khaerat ddi ladongi.Penelitian ini merupakan penelitian korelasi pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa madrasah aliyah fastabiqul khaerat . Sampel dalam penelitian ini sebanyak 55 siswa madrasah aliyah fastabiqul khaerat. Metode pengumpulan data terdiri dari angket dan dokumentasi. Angket digunakan untuk mengukur kemampuan menghafal al-qur’an dan dokumentasi untuk mengumpulkan data nilai siswa. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adlah teknik korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan menghafal al-qur’an dengan prestasi belajar bahasa arab siswa madrasah aliyah fastabiqul khaerat ddi ladongi. Melalui analisis korelasi Product Moment diperoleh harga rhitung sebesar 0,690, sedangkan harga rtabel dengan N=55 pada taraf signifikansi 5% sebesar 0,266. Jadi harga rhitung lebih besar dari harga rtabel (0,690 > 0,266) sehingga hubungan antara kemampuan menghafal dengan prestasi belajar bahasa arab siswa madrasah aliyah fastabiqul khaerat positif dan signifikan.Kata Kunci: kemampuan menghafal, prestasi belajar, pembelajaran bahasa ara
DINAMIKA STRES SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN MODERN AL-IKHLAS LABUNTI KECAMATAN LASALEPA KABUPATEN MUNA
To find out how the dynamics of stress for new students at the Al-Ikhlas Labunti Modern Islamic Boarding School. This type of research is qualitative with a Narrative Inquiry research type. Based on the research results, several conclusions can be drawn: 1) The source of stress is in the form of unfulfilled desires (frustration), students' perceptions of their ability to adapt to the situation or demands of Islamic boarding schools, and environmental conditions including physical conditions in the form of dirty rooms, commotion, limited bathrooms , and the social environment in the form of lack of communication, quarrels, differences in habits experienced at home and at the Islamic boarding school, possessed by female students, use of private items without permission. 2) Symptoms of stress experienced by new students, namely, a) Symptoms of stress in the form of physical symptoms such as dizziness, difficulty controlling breathing and cold fingers. b) Psychological symptoms that occur are lack of confidence, loss of concentration, irritability, fear, hopelessness, difficulty controlling thoughts. c) Behavioral symptoms such as poor sleep quality, loss of appetite, lack of self-care and aggression. There is a follow-up impact of stress, namely: skipping lessons and escaping (running away). 3) Strategies for coping with stress for new students using emotional focused coping which includes Seeking social emotional support (talking to friends, ustadzah, Ustadz, parents, and getting closer to Allah), Positive reappraisal (thinking positively, being patient, praying, and being grateful) and Accepting responsibility (looking for ways to solve problems, accept responsibility and be able to adapt)
Learning Model of Discovery Learning in the Formation of Students' Religious Character (Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa)
This article aims to: 1) analyze the implementation of the Discovery Learning Learning Model in the Formation of Students' Religious Character; 2) analyze the impact of the Discovery Learning Learning Model in the Formation of Students' Religious Character. The research was conducted qualitatively with a descriptive approach at SMAN 13 Bandar Lampung, where data was obtained through observation, interviews and documentation studies. The results of the study show that: 1) Implementation of the Discovery Learning Learning Model in the Formation of Students' Religious Character is divided into three stages, namely: a) Planning, which consists of planning in the syllabus and planning in lesson plans, b) Implementation is marked with preliminary activities, core activities and finally the closing activity, c) Closing, namely the decision-making activity there is a joint deliberation, the reaction ends with a greeting; 2) The impact of the Discovery Learning Learning Model in the Formation of Students' Religious Character is student discipline, responsibility, independence, and student habituation. Keywords: Discovery Learning, Religious Characte
The Role of Administrative Staff in Supporting Academic Services: Study at SMKN 1 Molawe, North Konawe (Peran Tenaga Administrasi dalam Mendukung Layanan Akademik : Studi di SMKN 1 Molawe, Konawe Utara)
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran tenaga administrasi sekolah dalam mendukung layanan akademik di SMKN 1 Molawe, Konawe Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran, hambatan dan peningkatan kompetensi tenaga administrasi sekolah dalam mendukung layanan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif naratif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data berupa pengecekan keabsahan data dengan menggunakan teknik pengamatan, triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peran Tenaga Administrasi Sekolah Dalam Mendukung Layanan Akademik meliputi; Sebagai administrator yang membukukan kegiatan sekolah, mengadministrasi kegiatan dan proses pembelajaran, menyampaikan data presentasi kehadiran guru dan peserta didik, merekapitulasi peristiwa dan pelanggaran peserta didik, merekapitulasi perkembangan akademik peserta didik, mengadministrasi laporan-laporan guru terhadap perkembangan belajar peserta didik, dan menyiapkan kelengkapan administrasi dalam rangka memperlancar kegiatan PBM. 2) Upaya Peningkatan Kompetensi Tenaga Administrasi, yaitu; Mengadakan Kegiatan Whorkshop, mengikuti kegiatan pelatihan, dan pembinaan peningkatan kompetensi. 3) Hambatan Tenaga Administrasi dalam mendukung layanan akademik, yaitu; Dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal.Kata Kunci: Peran, Tenaga Administrasi dan Layanan Akademi
Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan pada Pondok Pesantren
This qualitative study aims to examine the planning, procurement, distribution, inventory and maintenance of educational facilities and infrastructure at a vocational high school of an Islamic boarding school in Kendari. Data were gathered through observation, interview and documentation methods. The results of data analysis indicate that the school facilities and infrastructure management comprises of planning which is adjusted to the needs, procurement from various funding, and keeping inventory books. The findings also reveal that the distribution and use of facilities and infrastructure is managed by the school principal and teachers, while the maintenance is carried out routinely by having a daily maintenance by the students and periodic maintenance by technicians and those in charge of the laboratory.Keywords: Islamic boarding school; facilities and infrastructure; management; vocational high schoo
The Role of Bugis Cultural Values in Realizing Religious Moderation
The development of religious moderation is an urgent consensus, both conceptually and practically, to give birth to a society living side by side in harmony and tolerance towards fellow human beings. The concept of moderation in achieving a tolerant position in the cultural values of ethnic groups is an important indicator to complement and expand the study of moderation in religion and social affairs. The purpose of this research is to reveal the local cultural values of the Bugis community in building the concept of moderation in religion. The method in this study is to use ethnographic studies, an infiltration approach between Islamic teachings and the local culture of the community, and data collection techniques using in-depth interview techniques with Muslim and non-Muslim communities. The results of the study show (1) internalization of an attitude or society that puts human values between fellow believers and different ethnic groups around it; (2) internalization of sipakalebbi, community respect for fellow believers of different beliefs, and living in harmony and side by side. (3) internalization sikaunge that Bugis culture reminds each other of as a basis for anticipating repressive actions and intolerant attitudes. This article has implications for the conceptual development of religious and social moderation by prioritizing the approach of socio-cultural values in society without reducing religious values themselves. In addition, the implications of this research can also provide an alternative to the process of fostering religious and social moderation to create a tolerant atmosphere based on regional geography, culture, and other habit
Dampak Kebijakan Menteri Agama terhadap Pembinaan Penyuluhan Keagamaan: Kasus di Kecamatan Talaga Raya Kabupaten Buton Tengah
Penelitian ini fokus mendeskripsikan system rekruitmen penyuluh keagamaan khususnya penyuluh agama Islam di Kecamatan Talaga Raya Kabupaten Buton Tengah, berdasarkan kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia nomor. DJ.III/432 Tahun 2016 melalui Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Dampak kebijakan system rekruitmen tenaga penyuluh non PNS berdasarkan kebijakan Kementerian Agama RI nomor DJ.III/432 Tahun 2016. Fokus penelitian menelusuri tentang dampak Kebijakan Kementerian agama Republik Indonesia terhadap pola rekruitmen penyuluh keagamaan non PNS terhadap kinerja para penyuluh pada masyarakat Kecamatan Talaga Raya. Dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme rekruitmen penyuluh agama non PNS di kecamatan Talaga Raya Kabupaten Buton Tengah tidak ditemukan adanya penyimpangan dalam arti berjalan sesuai petunjuk teknis pengangkatan penyuluh agama Islam non PNS. Dampak kebijakan system rekruitmen penyuluh agama ada dua yaitu (1) Kinerja Penyuluh agama Islam non PNS tidak maksimal penyebabnya adalah tenaga yang direkrut tidak memiliki kompetensi kepenyuluhan, tenaga yang direkrut tidak sesuai latar belakang pendidikan sebagai penyuluh. Selain itu, rendahnya insentif para penyuluh honorer menjadikan kinerja para penyuluh tidak maksimal. (2) Mematikan Beberapa Taman Pendidikan Alquran karena perekrutan penyuluh agama tidak berbasis desa sehingga sebahagian desa tidak memiliki tenaga penyuluh. Pembinaan penyuluh agama tidak efektif karena rasio penyuluh dengan kelompok binaannya tidak seimbang.Kata kunci: Syistem Rekrutmen, Penyuluh Agama Islam
Komunikasi Dakwah Gus Miftah di Lokalisasi Pasar Kembang Yogyakarta
Abstract Da'wah communication is a da'wah activity communicated by the Da'wah communicator to the Da'wah communicant that aims to communicate religious values, and can implement these values in daily actions and behavior. But in reality, the process of delivering da'wah is not an easy activity to carry, many problems and obstacles faced by preachers when carrying out missionary mission. Thus, a mature preacher is needed in carrying out and delivering the message of preaching to the wider community. Like the preaching carried out by Gus Miftah in the Localization of Yogyakarta Flower Market. Preaching in the black area like this, of course, a preacher must have the mentality, courage, readiness and have the right approach, strategy and method so that preaching can be accepted in the middle of the black areaKey Words: Da’wah Comminication, Strategic Da’wah, Localization Of The Flower MarketAbstrak Komunikasi dakwah merupakan suatu aktivitas dakwah yang dikomunikasikan oleh komunikator dakwah kepada komunikan dakwah yang bertujuan untuk mengkomunikasikan nilai-nilai agama, serta dapat mengimplementasikan nilai-nilai tersebut pada tindakan dan perilaku sehari-hari. Namun realitasnya, proses penyampaian dakwah bukanlah suatu kegiatan yang mudah untuk diemban, banyak problem dan hambatan yang dihadapi oleh pendakwah saat melakukan misi dakwah. Dengan demikian, dibutuhkan pendakwah yang matang dalam melakukan dan menyampaikan pesan dakwah kepada masyarakat luas. Seperti halnya dakwah yang dilakukan oleh Gus Miftah di Lokalisasi Pasar Kembang Yogyakarta. Berdakwah di kawasan hitam seperti ini tentunya seorang da’i harus memiliki mental, keberanian, kesiapan serta memiliki pendekatan, strategi dan metode yang jitu agar dakwah dapat diterima ditengah-tengah kawasan hitam tersebut.Kata Kunci: Komunikasi Dakwah, Strategis Dakwah, Lokalisasi Pasar Kemban
Peradaban dan Politik Global Samuel P. Hungtington
AbstractThis paper aims to analyze the birth of new civilizations as a result of global political conflicts with Samuel Huntington's explanation and compare them with the current state of Indonesia. The research method used is critical discourse analysis. Conclusion The review of the book Clash of Civilizations and the Future of World Politics will be explained using critical discourse analysis where in fact some of the predictions written tend to touch several countries in the world, but some don't. For example, Indonesia is able to place itself in global politics dynamically, such as being in a non-aligned and G20 country, and is not touched by friction, clashes or conflicts of shifting civilizations because it has two strong things, namely the nation's motto Bhineka Tunggal Ika and the Pancasila state foundation and many are asked to participate. involved as a peacemaker in horizontal conflicts and humanitarian conflicts in several countries.Keywords: Samuel P. Huntington, Civilization, Global Politics, Indonesian Perspectiv