Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari: Open Journal Systems
Not a member yet
2583 research outputs found
Sort by
Efektivitas Penggunaan Buku Pop-Up Pada Pembelajaran Tematik Ditinjau dari Hasil Belajar Kelas III Madrasah Ibtidaiyah Asy-Syafi’iyah
This study aims to find out the effectiveness of using Pop-Up book media in thematic learning of grade III of Madrasah Ibtidaiyah Asy-Syafi'iyah. The type of research used in this study is quantitative research with pre-experiment method. The research design used is One Group Pretest-Posttest Design. The population in this study is all students in grade III of Madrasah Ibtidaiyah Asy-Syafi'iyah consisting of classes III A and III B, the population is too much so the researcher chooses the population by using the sample technique "probabily sampling" with cluster sampling type, by drawing or shuffling lottery where class III A and III B are used as a lottery, so the researcher gets class III A as the research subject. Learning outcomes data obtained from pretest and posttest results in the form of multiple choice. The results obtained are the average pretest score obtained is 77.27 while the average posttest obtained is 93.18 with an average N-Gain value of 0.69 with a moderate category, this shows that the use of Pop-Up book media has succeeded in improving the learning outcomes of third grade students of Madrasah Ibtidaiyah Asy-Syafi'iyah. This is evidenced by the results of hypothesis testing which shows that the Sig value. (2-Tailed.) is 0.00
PENGARUH DETERMINAN FRAUD (FRAUD DIAMOND) TERHADAP KECURANGAN AKADEMIK MAHASISWA AKUNTANSI
Universities aim to produce quality professional staff, but students are still found to be results-oriented, leading to the practice of academic cheating or fraud. This phenomenon is global, including in Indonesia. This research aims to obtain empirical evidence about the influence of Fraud Diamond determinants on accounting students' academic fraud. Data from 164 students were analyzed using multiple linear regression. The results show that pressure, opportunity, rationalization, and ability influence fraud. These results can be taken into consideration in minimizing academic fraud and forming the character of accounting students with integrity and honesty
PENETAPAN HARGA JUAL MAKANAN DI RUMAH MAKAN KAMPUNG BAKAU KOTA KENDARI PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH
This research aims to describe the mechanism for determining food selling prices at the Kampung Bakau Restaurant, Kendari City and to determine the sharia economic view in determining food selling prices at the Kampung Bakau Restaurant, Kendari City. Data collection techniques in this research are by means of documentation, observation and interviews. This type of research is qualitative research, namely research that produces descriptive data in the form of written or spoken words from people and observed behavior. With the aim of getting more comprehensive, valid, reliable and objective results regarding determining food selling prices from a sharia economic perspective at the Kampung Bakau Restaurant, Kendari City
IMPLEMENTASI PERPRES NO 80 TAHUN 2017 TENTANG BPOM (STUDI SISTEM PENANGGULANGAN PEREDARAN OBAT-OBATAN ILEGAL DI BALAI POM KENDARI)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dari Perpres Nomor 80 Tahun 2017 terkait tugas dan kewenangan dari Bpom dalam menanggulangi peredaran obat-obatan ilegal. Penelitian ini merupakan tipologi penelitian normatif empiris yang berorientasi pada penelitian data primer dan data sekunder ( Hasil penelitian dan kepustakaan ). Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, Implementasi Perpres nomor 80 tahun 2017 mengenai sistem penanggulangan peredaran obat-obatan illegal meliputi Tugas dan kewenangan yang ada dalam pasal 2 dan 4 dijalankan sesuai dengan ketentuan yang ada walaupun masih terdapat kelemahan dalam aturan maupun yang melaksanakan aturan. Hal tersebut yang menjadi kelemahan mendasar sehingga masih terjadi peredaran obat-obatan illegal ialah karena lemahnya aturanya dan kurangya sarana SDM serta kesadaran hukum dari masyarakat itu sendiri walaupun telah dilakukan upaya penanggulangan sebelum dan setelah terjadinya sesuatu ( Preventif dan Represif). Seperti sosialisasi, edukasi, membangun kerjasama dengan pihak stakeholder dan upaya penindakan berupa sanksi admisatratifif dan pidana. Sanksi adminisratif yang berupa peringatan keras, pengamanan/penarikan produk, pencabutan izin usaha, dan pemusnahan barang bukti, sedangkan sanksi pidana berupa hasil dari penyidikan yang di berikan kepada pengadilan untuk menetapkan sanksi. Kedua, Solusi yang dapat diberikan ialah memperkuat kewenangan BPOM melalui UU, membangun pelatihan dasar untuk membentuk SDM yang profesional, serta memberikan edukasi kepada masyarakat melalui teknologi aplikasi yang mudah diases di dimana saja dan kapan saja dengan aplikasi cek bpom untuk menjadikan masyarakat yang cerdas dalam memakai dan menggunakan produk obatoba
Implementasi Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2005 Tentang Bebas Buta Aksara Al-Qur’an Dalam Perspektif Maqashid Al-Syariah Di Kota Kendari
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Peraturan Daerah Nomor 17 tahun 2005 dan menganalisisnya dalam Perspektif Maqashid Syariah. Proses penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif yang sumber datanya diperoleh dari proses pengumpulan dokumen yang relevan terutama lembaran Peraturan Daerah Nomor 17 tahun 2005, Pengamatan langsung dan wawancara mendalam (depth interview) baik secara perseorangan maupun kelompok (FGD) dengan informan yang dipilih secara purposive. Kesimpulan umum penelitian adalah Peraturan Daerah (PERDA) Nomor 17 Tahun 2005 Tentang Bebas Buta Aksara Al-Qur’an Pada Usia Sekolah dan bagi Masyarakat Islam Kota Kendari belum optimal diimpelentasikan. Dari Hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat beberapa kelemahan dalam muatan materi Peraturan Daerah sehingga menimbulkan multi tafsir dalam penerapannya. Kenyataan di lapangan mengindisikasikan bahwa Program Bebas Buta Aksara Al-Qur’an sebagai wujud implementasi Peraturan Daerah yang diselenggarakan di sekolah-sekolah maupun pada masyarakat Islam diperhadapkan pada berbagai masalah. Hal ini disebabkan karena belum adanya indikator untuk mengukur keberhasilan pencapaian program, minimnya sosialisasi dan pengawasan serta belum adanya transparansi anggaran program. Selanjutnya, dari hasil analisis perspektif maqashid syariah, Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2005 sangat penting dan harus diterapkan karena pembelajaran baca tulis al-Qur’an sebagaimana kandungan materinya merupakan kunci mendasar dalam memahami dan menerapkan isi kandungan kitab suci al-Qur’an sebagai sumber dari segala sumber hukum Islam. Pembuat hukum (syar’i) dalam hal ini pemerintah dan DPRD kota Kendari serta pemangku kepentingan lainnya harus bekerjasama dan terlibat aktif agar Peraturan Daerah memberikan dampak bagi kemaslahatan umat manusia, khususnya umat muslim di Kota Kendari
Sistem Pengaturan Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol (Studi Perda Kota Kendari No. 3 Tahun 2015 Tentang Retribusi Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol)
Abstract: The purpose of this study is to find out how the mechanism for granting a permit for selling alcoholic beverages based on the Kendari City Regional Regulation no. 3 of 2015 concerning levies for permits for selling alcoholic beverages and to find out the factors and efforts that hinder the Kendari City government in implementing Kendari City Regional Regulation No. 3 of 2015. This study uses a qualitative research type with an empirical normative typology that focuses on the study of Regional Regulations and empirical data in the field using a legislative approach, a conceptual approach and a case approach. Data collection techniques using interview, documentation and observation techniques.The results of the study indicate that the mechanism for granting permits for selling alcoholic beverages goes through several stages and processes based on the legislation, but the system for granting permits for selling alcoholic beverages is still experiencing several obstacles due to factors, namely: the Kendari City Government is not thorough and does not update permits for sellers of alcoholic drinks suspected of violating the provisions of regional regulations, lack of law enforcement officers, administrative systems that are still manual and differences of opinion and understanding. So that to optimize its implementation, the Kendari City government makes efforts, namely: updating permits and being careful when reviewing locations, increasing human resources in terms of enforcing regional regulations, including detailed spatial plans in the OSS application. Keywords: Licensing System, Regional Regulations, Alcoholic Drinks
Analisis Kelayakan Syarat Administrasi Calon Daerah Otonomi Baru Provinsi Kepulauan Buton Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah
Kepulauan Buton merupakan salah satu daerah yang akan mekar dari provinsi induknya yaitu Sulawesi Tenggara. Kemudian dalam rapat pengusulan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepulauan Buton tidak masuk dalam agenda pembahasan sebagaimana isi surat DPR-RI Nomor: B/2147/LG.01.01/1/2022 tentang Pengusulan Rancangan Undang-Undang. Adapun tujuan penelitian ini yang pertama, Untuk Mengetahui Analisis Kelayakan Syarat Administrasi Calon Provinsi Kepulauan Buton Sebagai Daerah Otonom Baru Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 !. kedua, Untuk Mengetahui Mengapa Kepulauan Buton Tidak Masuk Dalam Skala Prioritas Pembentukan Daerah Otonomi Baru Tahun 2022 !. Tulisan ini menggunakan tiga kajian teori yaitu pertama, Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, kedua, Otonomi Daerah, dan ketiga, Pembentukan Daerah. Kemudian penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif-empiris yang menggabungkan unsur hukum normatif dan didukung dengan penambahan data lapangan. Data yang ditemukan melalui hasil wawancara dari beberapa narasumber yang didukung oleh data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menuju tahap Daerah Persiapan, calon provinsi Kepulauan Buton harus melengkapi Persyaratan Administrasi dan Persyaratan Dasar Kewilayahan. Sedangkan Persyaratan Dasar Kewilayahan belum terlengkapi karena adanya political will pemerintah pusat. Adanya asas desentralisasi ini menyebabkan konflik elit politik lokal di daerah sehingga menyebabkan adanya politik kepentingan pribadi maupun kelompok-kelompok tertentu untuk menjadi raja-raja kecil dan menguasai daerah yang akan berstatus otonom
Pemanfaaatan Aset Serbuk Kayu Sebagai Pengganti Kayu Bakar di Desa Anggondara Kecamatan Palangga
Desa Anggondara di Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki banyak potensi kayu Jati. Pohon jati lazimnya diolah menjadi balok dan papan oleh masyarakat. Potensi dari pengolahan limbah serbuk akan menjadi suatu hal yang penting. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada Masyarakat atas manfaat dari limbah yang selama ini tidak bernilai apa-apa dengan demikian limbah serbuk kayu dapat bernilai dan bermanfaat. Adapun desain dan metode pengabdian pada penelitian ini yaitu dengan melakukan sosialisasi akan potensi yang ada pada desa Anggondara yaitu pemanfaan limbah serbuk kayu gergaji. Kemudian pengabdian ini menggunakan pendekatan Asset Baset Community Development (ABCD). Pendekatan ini menekankan pada masyarakat agar dapat mengelola aset yang ada pada desa ini. Setelah Pendampingan oleh mahasiswa KKN didapatkan bahwa limbah yang tidak diolah yang hanya dibuang dan dibakar ternyata dapat diolah menjadi suatu produk yang bernilai dengan diubah menjadi briket. Briket yang merupakan salah satu komoditi unggulan untuk di ekspor keluar negeri. Hal ini menjadi peluang bagi Masyarakat untuk memaksimalkan potensi yang ada di Desa Anggondara
Pelatihan Kerajinan Ecobrik untuk Pemanfaatan Limbah Plastik di Desa Watumbohoti
Potential for talents in recycling plastic trash into high-value handicrafts is one of the many opportunities in Watumbohoti Village, South Palangga subdistrict, South Konawe Regency. By providing Asset Based Community Development (ABCD) services, these abilities are fostered. By using recycled plastic garbage to create Ecobrik goods, this empowerment initiative highlights the possibilities and resources in the Watumbohoti village region. Aside from lowering environmental pollution from plastic waste—which degrades slowly—this talent aims to inspire creativity and skill development in society. With this service, it is hoped that people would be able to dispose of plastic garbage less and make more money from purchasing and selling. Because of the community's own actions, the existence of this skills activity can therefore improve the Watumbohoti village community both individually and collectively. Furthermore, it may have implications for the development of a society free from environmental degradatio
PERILAKU SOMBONG DALAM MASYARAKAT DESA LANGGOMALI KEC. WOLO, KAB. KOLAKA (PERSPEKTIF QS LUQMAN/31:18)
Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui Ayat-ayat al-Qur’an Tentang Perilaku Sombong dan tafsirannya (2) Persepsi Tentang Perilaku Sombong dalam Masyarakat Desa Langgomali (3) Untuk Mengetahui Perilaku Sombong Menurut Al-Qur’an Surah Luqman/31:18 di Desa Langgomali. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, teknik wawancara dengan 7 informan yang terdiri dari aparat desa 1 orang, perlemen desa 1 orang, tokoh agama 1 orang, 4 tokoh masyarakat dan menggunakan teknik dokumentasi. Sebagai informannya adalah masyarakat desa Langgomali Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu: (1) Reduksi Data (Data Reduction), (2) Penyajian Data (Data Display), (3) Verifikasi Data (Conclusion Data). Pengecekan keabsahan data yang digunakan adalah tringulasi, yaitu: (1) Tringulasi Waktu. (2) Tringulasi Sumber. (3) Tringulasi Teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama tentang ayat-ayat al-Qur’an tentang perilaku sombong yang menunjukkan kesesuaian antara perilaku sombong dengan keadaan masyarakat. Kedua persepsi tentang perilaku sombong dalam masyarakat Desa Langgomali mudah untuk merendahkan orang, tidak mau menerima kebenaran, selalu ingin dipuji, tidak saling bertegur sapa, tidak menghargai, merasa cantik dan merasa tinggi hati. Ketiga perilaku sombong menurut al-Qur’an surah Luqma>n/31:18 di Desa Langgomali ialah adanya perilaku-perilaku memalingkan muka, berjalan dengan perasaan angkuh, merendahkan orang lain serta berlaku pamer