Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari: Open Journal Systems
Not a member yet
    2583 research outputs found

    From Culture Shock to Academic Life: Narratives of an Indonesian Exchange EFL Student at a Midwest University in the United States

    No full text
    This study aims to explore and narrate the culture shock experienced by the first author, an Indonesian EFL exchange student, during an academic exchange program at a Midwestern university in the United States. Using an autoethnographic approach, data were collected from the author's personal reflections, journals, and social media archives, then analyzed through a narrative method to present the lived experiences in a clear, chronological structure. The findings reveal that the first author experienced a range of emotions throughout all four stages of culture shock: honeymoon, frustration, adjustment, and adaptation. Each stage had a notable impact on his academic performance, emotional well-being, and motivation to engage with the host university’s academic and social environments. The study highlights the importance of cultural readiness and emotional resilience for exchange students. It also recommends that higher education institutions strengthen orientation programs and offer more holistic, culturally responsive support systems to help students navigate cross-cultural transitions effectively

    PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KELUARGA DAN BUDAYA RELIGIUS SEKOLAH TERHADAP KEDISIPLINAN BERAGAMA SISWA DI MAN 1 KENDARI

    No full text
    (1) Untuk mengkarakterisasi pendidikan agama Islam dalam keluarga, budaya religius sekolah, dan kedisiplinan beragamaan siswa di MAN 1 Kendari adalah tujuan utama dari penelitian ini.  (2) Untuk mengetahui apakah kedisiplinan beragama peserta didik di MAN 1 Kendari dipengaruhi secara signifikan oleh pendidikan agama Islam yang diterima di keluarga. (3) Untuk mengetahui apakah kedisiplinan beragama siswa di MAN 1 Kendari dipengaruhi secara signifikan oleh budaya religius sekolah. (4) Untuk mengetahui apakah kedisiplinan beragama siswa di MAN 1 Kendari dipengaruhi secara signifikan oleh pendidikan agama Islam dalam keluarga dan budaya religius sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan desain penelitian survei kausalitas. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada siswa di MAN 1 Kendari, (1) Pendidikan agama Islam dalam keluarga, budaya religius sekolah, dan kedisiplinan beragama siswa di MAN 1 Kendari semuanya berada pada kategori tinggi sesuai dengan distribusi frekuensi masing-masing variabel. (2) Berdasarkan hasil nilai thitung sebesar 5,912 > ttabel (2,00856) dan nilai signifikansi 0,000 0,05, pendidikan agama Islam yang diterima di rumah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan beragama siswa. (3) Kedisiplinan beragama siswa dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh budaya religius sekolah, hal ini didukung oleh nilai thitung sebesar 8,814 > ttabel (2,00856) dan nilai signifikansi sebesar 0,0000.05. (4) Dengan nilai signifikansi 0,000 0,05 dan nilai Fhitung 45,272 > Ftabel 3,18, maka dapat dikatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, karena pendidikan agama Islam dalam  keluarga dan budaya religius sekolah secara bersama-sama/ simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan beragama siswa. Pendidikan agama Islam memiliki pengaruh positif sebesar 65% terhadap kedisiplinan beragama siswa baik di rumah maupun di sekola

    Brand Religiosity Image dalam Perspektif Ekonomi Islam

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep dan implikasi dari citra religiusitas merek dalam perspektif ekonomi Islam. Citra religiusitas merek mengacu pada persepsi, kesan, dan keyakinan yang muncul dan tercermin dalam nilai-nilai spiritual dan religiusitas konsumen terhadap suatu merek tertentu. Konsep ini mengacu pada tingkat keyakinan konsumen yang tinggi terhadap merek yang menghasilkan ikatan spiritual antara merek dan konsumen. Dengan menggunakan citra merek berbasis agama, perusahaan atau produk dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dalam memilih produk dibandingkan dengan pesaingnya. Hal ini disebabkan adanya energi spiritual yang mengikat kepercayaan konsumen dengan citra merek tersebut. Salah satu implikasi penggunaan merek agama ini adalah bahwa seseorang akan merasa puas dan menikmati hidup, tidak hanya dalam dunia ini tetapi juga di akhirat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman konsep citra religiusitas merek dalam ekonomi Islam dan implikasinya bagi bisnis yang beroperasi di pasar Islam

    INTEGRASI NILAI-NILAI SYARIAH DALAM MODEL PERCEIVED VALUE: KERANGKA KONSEPTUAL UNTUK PEMASARAN PRODUK HALAL

    No full text
    In an increasingly competitive era, companies must integrate Islamic values into the perceived value model to provide added value to customers through quality services, thereby winning the competition in the halal product market. This study aims to analyze the integration of Islamic values into perceived value in halal product marketing. The research focuses on conceptual analysis using qualitative research methods and secondary data sources by reviewing relevant literature on the main topic of the study. The findings indicate that the application of perceived value to halal products can enhance trust and purchase intention among Muslim consumers, where the halal label serves as an extrinsic information cue that improves the shopping experience and provides a competitive advantage for companies in building loyalty and long-term relationships with Muslim customers, while ensuring product compliance with Islamic principles. The implication is that the integration of Islamic values into the perceived value model enhances the trust and purchase intention of Muslim consumers, as well as provides a competitive advantage for companies in building customer loyalty in the halal product market

    Kepuasan Masyarakat Terhadap Nazhir dalam Mengelola Wakaf Tanah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Baranti Kabupaten Sidrap

    No full text
    Wakaf sebagai fondasi yang sangat kuat dan terkait erat dengan ekonomi, wakaf telah membantu perbaikan di Indonesia secara umum, baik dalam peningkatan SDM maupun peningkatan aset sosial. Nazhir sebagai pengelola wakaf berperan penting dalam produktifitasnya wakaf tersebut agar mendapat kepercayaan dan kepuasan masyarakat, dengan ini akan tumbuh rasa semangat wakaf dikalangan masyarakat Kecamatan Baranti Kabupaten Sidrap. Kepercayaan dan kepuasan masyarakat bisa didapatkan nazhir apabila nazhir mampu mengembankan amanah yang diberikan kepadanya dengan sebaik-baiknya, karena kepercayaan menunjukkan bahwa seseorang memiliki rasa atau keinginan untuk bergantung kepada pihak lain dalam hal ini adalah nazhir. Maka dari itu wakaf harus diperhatikan lebih terutama pengelola wakaf karena bersangkutan dengan kehidupan sosial dan ekonomi. Apabila nazhir menyepelekan hal ini maka akan menimbulkan ketidakpercayaan dan ketidakpuasan masyarakat kemudian masyarakat. selain itu nazhir juga harus menunjukkan kepada masyarakat betapa pentingnya wakaf, karena tidak sedikit masyarakat di Kecamatan Baranti Kabupaten Sidrap masih minim pengetahuannya tentang wakaf. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, yaitu penelitian yang turun langsung ke lapangan guna memperoleh data yang lengkap. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan syar’i dan pendekatan, yuridis, yaitu melihat atau memandang sesuatu dari aspek segi hukumnya baik hukum Islam dan hukum berdasarkan undang-undang. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi/wawancara dan dokumentasi

    Upaya KUA Kecamatan Tellusiattinge Kabupaten Bone Dalam Meningkatkan Pemahaman Masyarakat Untuk Berwakaf Dan Bersertifikasi Tanah Wakaf

    No full text
    Wakaf sebagai salah satu lembaga keagamaan selain berfungsi sebagai ibadah kepada Allah, juga mempunyai fungsi sosial. Sebagai fungsi ibadah, wakaf diharapkan menjadi bekal bagi kehidupan di akhirat, sedangkan sebagai fungsi sosial, wakaf adalah aset yang mempunyai nilai dalam pembangunan, dan menjadi investasi pembangunan tanpa memperhitungkan jangka waktu dan keuntungan materi bagi orang yang mewakafkan. Studi ini menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat di Kecamatan Tellusiattinge sudah memiliki pemahaman dasar tentang wakaf, namun mereka belum memahami proses pelaksanaan dan proses pengelolaan tanah wakaf, dimana pengetahuan tersebut berdampak pada kurangnya minat masyarakat untuk berwakaf. Adapun upaya KUA Kecamatan Tellusiattinge yaitu melaksanakan sosialisasi dalam bentuk seminar dengan mengundang seluruh masyarakat dan juga sosialisasi. Metode kajiannya meliputi pertemuan ta’lim, khutbah jum’at, dan sosialisasi media sosial. Implikasi penelitian ini adalah Pihak KUA Kecamatan Tellusiattinge diharapkan agar lebih sering dan aktif melakukan sosialisasi serta pelatihan terkait perwakafan yang dapat menunjang masyarakat agar lebih gemar berwakaf, dan juga agar wakaf di Kecamatan Tellusiattinge bisa lebih berkembang dan harapannya tidak hanya wakaf yang peruntukannya sebagai sarana peribadatan ataupun sarana pendidikan, akan tetapi bisa berkembang menjadi wakaf produktif yang bermanfaat untuk masyarakat

    Praktik Karungan pada Jual Beli Perspektif Fiqih Syafi’i

    No full text
    Fenomena jual beli karungan adalah proses jual beli dimana sayur yang telah dikarungkan tidak boleh dibuka kembali pada saat proses tawar menawar. Tetapi, boleh dibuka ketika pembeli akan membayar barang tersebut secara tunai, dari penjelasan di atas maka peneliti bertujuan untuk melihat (1) Bagaimana Praktik Jual Beli Karungan pada Masyarakat Boneoge. (2) Bagaimana Tinjaun Fiqih Syafi’i Terhadap Praktik Jual Beli Karungan pada Masyarakat Boneoge (3) Bagaimana Dampak Jual Beli Karungan pada Masyarakat Boneoge. Penelitian ini dilaksankan di Kelurahan Boneoge dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, yaitu dengan pendekatan hukum islam dan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Pedagang sayur mendapatkan sayur dari Muna Timur dengan sistem karungan, pedagang membeli sayur karungan dengan cara via telepon dan sayur diantar oleh pemiliknya langsung, sayur yang dibeli secara karungan tidak bisa buka saat peroses transaksi. (2) Jual beli sayur dengan sistem karungan pada Masyarakat Boneoge Kabupaten Buton Tengah Kecamatan Lakudo, menururt Madzhab Syafi’i termasuk dalam jual beli yang tidak sah karena terdapat ketidakjelasan sayur yang diperjualbelikan yang menyebabkan terjadinya gharar dalam transaksi tersebut. (3) Dampak dari jual beli sayur karungan banyak yang merasa rugi karena dalam praktik jual beli tersebut banyak yang mendapati sayuran layu, rusak dan busuk, sehingga dalam penjualan sayuran tersebut. Kata Kunci: Jual Beli, Karungan, Fiqih Syafi’

    Implementasi Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 Tentang Pengangkatan Dan Pemberhentian Perangkat Desa

    Get PDF
    Perangkat Desa merupakan salah satu unsur yang penting dalam menjalankan roda pemerintahan Desa oleh karenanya dalam pengangkatan dan pemberhentiannya diatur dalam peraturan secara lebih khusus yang dalam hal ini adalah Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. Namun demikian fakta menunjukan bahwa masih banyak terjadi pemberhentian yang bertentangan dengan peraturan tersebut salah satunya yaitu di Desa Watumelomba Kecamatan Tontonunu. Oleh kerenanya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengangkatan dan pemberhentian perangkat Desa di Desa Watumelomba berdasarkan Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa dan untuk mengetahui faktor penyebab pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif empiris dengan memakai pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Metode pengumpulan datanya menggunakan observasi, dan dokumentasi, teknik analisis datanya menggunakan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan atau ferivikasi data serta keabsahan datanya menggunakan triangulasi teknik, triangulasi sumber dan triamgulasi waktu. Hasil penelitian menunujukan bahwa implementasi permendagri Nomor 67 tahun 2017 belum efektif dan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor politik, kurangnya pemahaman masyarakat khususnya para perangkat Desa terkait dengan Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, faktor efektivitas kerja serta faktor hubungan kekeluargaan.Kata Kunci: Pemberhentian Perangkat Desa, Permendagri Nomor 67 Tahun 2017, Implementas

    Dampak Pengaruh Teknologi Terhadap (Cyber Crime) Tindak Pidana Serta Analisis Hukum Terkait

    Get PDF
    Technology that fundamentally changes the way we interact and transact, also has a significant impact on cyber crime. In preparing the journal, we carried out an in-depth analysis of the influence of modern technology, such as artificial intelligence, blockchain, and the Internet of Things, on the increasing incidence of cyber crime. It found that continued technological innovation creates new opportunities for cybercriminals, while unaddressed security weaknesses increase the risk of attacks. A deep understanding of these dynamics is key to developing effective and proactive solutions to combat cybersecurity challenges in today's digital era. Legal and cyber security constraints that have not been able to keep up with the pace of technological development are the main causes of the increasing number of cyber crimes. Therefore, a deep understanding of the relationship between technology and cybercrime is very important to formulate effective security strategies in this digital er

    Pendampingan Perilaku Manajerial Keuangan Masyarakat Pesisir Berbasis Menabung guna Meningkatkan Literasi Keuangan di Desa Nelayan Bhakti Kabupaten Wakatobi

    Get PDF
    Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Mola Nelayan Bhakti, Kabupaten Wakatobi, dengan tujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat pesisir melalui program pendampingan yang menekankan kebiasaan menabung. Desa Mola Nelayan Bhakti kaya akan sumber daya alam laut dan memiliki keterampilan maritim yang kuat, namun kesejahteraan ekonomi masyarakat masih rendah, terutama karena rendahnya literasi keuangan. Program pengabdian ini menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi aset lokal. Pendekatan ABCD ini yang mencakup lima komponen utama yakni Discovery (Penemuan), Dream (Impian), Design (Perancangan), Define (Penetapan), dan Destiny (Destinasi). Melalui program pengabdian ini, masyarakat desa berhasil meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya menabung, mulai mengakses layanan keuangan formal, dan mengembangkan usaha kecil berbasis hasil laut. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) efektif dalam memanfaatkan potensi aset lokal untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir serta mendorong perubahan perilaku keuangan yang lebih baik. Selain itu, temuan ini juga menegaskan pentingnya dukungan dan pendampingan berkelanjutan dalam literasi keuangan agar perubahan positif yang tercipta dapat bertahan dalam jangka panjang dan memberikan dampak yang lebih luas pada masyarakat pesisir lainnya

    1,225

    full texts

    2,583

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari: Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇