Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari: Open Journal Systems
Not a member yet
2583 research outputs found
Sort by
Reimagining Education Innovation in Local Context
Educational innovation has become key in addressing the ever-evolving global challenges. However, innovative approaches that are commonly applied do not always align with local contexts. This article explores the importance of reconstructing educational innovation to fit local needs, cultures, and challenges. With a focus on local educational contexts, this paper highlights how the utilization of technology, responsive pedagogical approaches, and collaboration with local communities can create more sustainable and effective solutions. study indicate that the adaptation of educational innovations within local contexts not only improves the quality of learning but also strengthens community engagement and addresses specific educational gaps in each region. These findings support the importance of a context-sensitive approach as a key strategy in future educational development
The Legal Status of Wills in Islamic Law: A Juridical Analysis
The article discusses the scope of wills, the legal basis for wills, types of wills, the pillars of a will, the requirements for the validity of a will, wills to heirs, limitations on wills, the number of wills, the cancellation and invalidation of a will, the revocation of a will, and the procedures involved. It then addresses the Islamic legal perspective on the execution of a will. This research uses a qualitative approach with literature study as the main data collection method. The conclusion is that the legal status of a will differs from one person to another depending on the circumstances, namely it is obligatory for someone if it is feared that the property left behind will be squandered. It is considered sunnah if the will is for charitable purposes, such as a will to relatives, the construction of mosques, schools, or other public interests. It is haram if the will can harm the heirs. This study provides both theoretical and practical contributions to the field of Islamic law, particularly in the area of fiqh al-wasiyyah (Islamic jurisprudence on wills). Using a qualitative approach and literature study as the primary data collection method, the article offers a comprehensive analysis of various aspects of testamentary wills, including their legal basis, types, pillars and validity requirements, limitations, revocation procedures, and execution mechanisms. Keywords: Islamic Law, Legal Status, Will
Eksistensi al-Maṣlaḥah al-Mursalah dalam Pandangan Majelis Tarjih Muhammadiyah
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana hukum Islam dalam merespon permasalahan kontemporer yang relevan dengan kaidah al-maṣlaḥah al-mursalah. Kaidah al-maṣlaḥah al-mursalah merupakan salah satu metode penetapan hukum dalam Islam yang sangat efektif dalam menyikapi, serta memberikan solusi terhadap permasalahan kontemporer dan dapat dijadikan hujjah jika sesuai dengan bebarapa syarat yang diformulasikan secara ketat oleh para ulama. Majelis Tarjih Muhammadiyah yang merupakan suatu majelis yang bernaung di bawah bendera Muhammadiyah memiliki tanggung jawab yang amat besar dan strategis di dalam memberikan bimbingan keagamaan (religious practical guidance) di kalangan umat, khususnya bagi warga persyarikatan Muhammadiyah itu sendiri. Wujud tanggung jawab Majelis Tarjih tersebut meliputi upaya perumusan keputusan-keputusan hukum yang didasarkan pada metodologi pengambilan hukum (manhaj istinbat al-ahkam) yang cukup adekuat. Untuk itu, sejak tahun 1935 upaya perumusan metodologi hukum di tubuh Muhammadiyah telah mulai dilakukan. Langkah yang pertama adalah mengkaji masalah lima (mabadi al-khamsah) yang merupakan sikap dasar Muhammadiyah dalam persoalan keagamaan secara umum. Namun demikian, dalam perjalanannya, Majelis Tarjih Muhammadiyah juga tidak terelakkan dari masalah-masalah keagamaan kotemporer yang tidak memiliki dalil perintah atau larangan secara tegas, sehingga Majelis Tarjih Muhammadiyah menggunakan pendekatan al-maṣlaḥah al-mursalah dalam menggali suatu hukum kontemporer tersebut. Di antara permasalahan kontemporer yang difatwakan oleh Majelis Tarjih Muhammadiyah dengan menggunakan pendekatan al-maṣlaḥah al-mursalah adalah hukum talak di depan persidangan, di mana Menurut Majelis tarjih Muhammadiyah, talak seroang suami dikatkan sah apabila dilakukan di depan persidangan
KONSEP SAKĪNAH MAWADDAH WARAḤMAH DALAM QS. AR-RŪM/30:21: STUDI PERSEPSI ORANG TUA TUNGGAL DI PASARE APUA
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi orang tua tunggal terhadap konsep sakīnah mawaddah wa raḥmah, dan menentukan korelasi antara persepsi orang tua tunggal dengan tafsir ulama mengenai sakīnah mawaddah wa raḥmah pada QS. Ar-Rum ayat 21. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh langsung dari 7 orang tua tunggal di Desa Pasare Apua, yang terdiri dari 6 perempuan dan 1 laki-laki, sedangkan data sekunder bersumber dari kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validasi data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber, metode, dan waktu. hasilnya menunjukkan bahwa persepsi orang tua tunggal terhadap konsep ini beragam; Terdapat proses adaptasi dan reinterpretasi yang signifikan terhadap konsep ini dalam kehidupan orang tua tunggal, yang mencerminkan interaksi dinamis antara ajaran agama, realitas sosial-ekonomi, dan kebutuhan spiritual individu.Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi orang tua tunggal terhadap konsep sakīnah mawaddah wa raḥmah, dan menentukan korelasi antara persepsi orang tua tunggal dengan tafsir ulama mengenai sakīnah mawaddah wa raḥmah pada QS. Ar-Rum ayat 21. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh langsung dari 7 orang tua tunggal di Desa Pasare Apua, yang terdiri dari 6 perempuan dan 1 laki-laki, sedangkan data sekunder bersumber dari kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validasi data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber, metode, dan waktu. hasilnya menunjukkan bahwa persepsi orang tua tunggal terhadap konsep ini beragam; Terdapat proses adaptasi dan reinterpretasi yang signifikan terhadap konsep ini dalam kehidupan orang tua tunggal, yang mencerminkan interaksi dinamis antara ajaran agama, realitas sosial-ekonomi, dan kebutuhan spiritual individu
R KRITIK EPISTEMOLOGIS TERHADAP KONTRIBUSI ABID AL-JABIRI ATAS STUDI QURAN
Pemahaman terhadap al-Qur’an di era kontemporer mengalami pergeseran metodologis dari pendekatan tradisional menuju pendekatan yang lebih kontekstual dan rasional. Salah satu tokoh penting dalam gelombang ini adalah Abid al-Jabiri, filsuf asal Maroko yang menawarkan pendekatan epistemologis dalam memahami al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan mengkaji kontribusi al-Jabiri terhadap studi Qur’an dengan menekankan pentingnya penafsiran berdasarkan urutan kronologis turunnya wahyu serta kritiknya terhadap pendekatan ideologis dan dogmatis dalam tafsir klasik. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan kepustakaan terhadap karya-karya utama al-Jabiri seperti Madkhal ila al-Qur’an al-Karim dan Fahm al-Qur’an al-Hakim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Jabiri menekankan pentingnya pembebasan intelektual melalui pendekatan objektif terhadap al-Qur’an (konsep epoche) serta perlunya pemisahan antara ideologi dan teks suci. Pendekatan al-Fashl dan al-Washl yang ditawarkannya menjadi upaya untuk menjadikan al-Qur’an kontekstual dan relevan dengan zaman modern. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa epistemologi kritis al-Jabiri dapat dijadikan sebagai jembatan metodologis antara tradisi dan modernitas dalam studi tafsir al-Qur’an.Pemahaman terhadap al-Qur’an di era kontemporer mengalami pergeseran metodologis dari pendekatan tradisional menuju pendekatan yang lebih kontekstual dan rasional. Salah satu tokoh penting dalam gelombang ini adalah Abid al-Jabiri, filsuf asal Maroko yang menawarkan pendekatan epistemologis dalam memahami al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan mengkaji kontribusi al-Jabiri terhadap studi Qur’an dengan menekankan pentingnya penafsiran berdasarkan urutan kronologis turunnya wahyu serta kritiknya terhadap pendekatan ideologis dan dogmatis dalam tafsir klasik. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan kepustakaan terhadap karya-karya utama al-Jabiri seperti Madkhal ila al-Qur’an al-Karim dan Fahm al-Qur’an al-Hakim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Jabiri menekankan pentingnya pembebasan intelektual melalui pendekatan objektif terhadap al-Qur’an (konsep epoche) serta perlunya pemisahan antara ideologi dan teks suci. Pendekatan al-Fashl dan al-Washl yang ditawarkannya menjadi upaya untuk menjadikan al-Qur’an kontekstual dan relevan dengan zaman modern. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa epistemologi kritis al-Jabiri dapat dijadikan sebagai jembatan metodologis antara tradisi dan modernitas dalam studi tafsir al-Qur’an
Strategi Guru dalam Meningkatkan Penguasaan Kosa Kata Bahasa Arab Siswa pada Kelas V MIN 2 Konawe Selatan
This qualitative research aims to determine the increase in students' mastery of Arabic vocabulary, find out the strategies used by teachers in increasing students' mastery of Arabic vocabulary, and find out the factors that inhibit and support students' mastery of Arabic vocabulary. This research was conducted at MIN 2 South Konawe. The data sources in this research are Arabic language teachers, VA class teachers and VA class students using data collection techniques, namely interviews and documentation. The research results show that: 1). Students' mastery of Arabic vocabulary in the VA class at MIN 2 South Konawe is relatively good, seen from the students' responses to repeating memorized vocabulary given, and from the students' daily grades. 2). There are two strategies that are usually used by Arabic teacher in the VA class, namely the strategy of using songs and the strategy of reading repeatedly. 3). Factors that influence the mastery of Arabic vocabulary are factors within the students themselves, this can be an inhibiting factor and can also be a supporting factor in students' mastery of Arabic vocabulary
Implementasi Fungsi Manajemen KBIHU Arminareka Perdana Mitra Kelurahan Andowia Kabupaten Konawe Utara: Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, 2.1 Definisi Manajemen, 2.2 Rukun Haji dan Umrah, Metode Penelitian, Pembahasan, 4.1 Penerapan Fungsi Manajemen KBIHU Arminareka Perdana, a. Perencanaan (Planning), b. Pengorganisasian (Organizing), c. Pelaksanaan (Actuating), d. Pengawasan (Controlling), 4.2 Faktor Pendukung dan Penghambat Penerapan Fungsi Manajemen KBIHU Arminareka Perdana, a. Faktor Pendukung, b. Faktor Penghambat, Kesimpulan, Daftar Pustaka.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi (1)implementasi fungsi manajemen KBIHU Arminareka Perdana Mitra Kelurahan Andowia Kabupaten Konawe Utara, (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi manajemen KBIHU Arminareka Perdana Mitra Kelurahan Andowia Kabupaten Konawe Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (Field Search). Temuan dari studi ini menunjukkan, pertama perencanaan (planning) menetapkan sasaran dan merancang agenda kegiatan. Kedua, proses pengorganisasian (organizing) melibatkan pengalokasian pekerjaan dan tanggung jawab dari setiap unit organisasi serta pengelolaannya secara terkoordinasi. Ketiga dalam pelaksanaaan (actuating) meliputi motivasi, bimbingan dan komunikasi. Pengawasan (controlling) dilakukan melalui kegiatan evaluasi untuk mengidentifikasi kelemahan yang muncul selama pelaksanaan aktivitas tersebut. Faktor pendukung yaitu (1) melayani dengan rasa nyaman layaknya keluarga sendiri (2) tidak ada biaya tambahan saat pelaksaan ibadah haji (3) banyak testimoni kepuasan jamaah. Faktor penghambat yaitu Adanya persaingan harga dengan travel-travel yang berada di Kabupaten Konawe UtaraTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi (1) implementasi fungsi manajemen KBIHU Arminareka Perdana Mitra Kelurahan Andowia Kabupaten Konawe Utara dan (2) mengetahui faktor pendukung serta faktor penghambat dalam implementasi manajemen tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi manajemen telah diterapkan dalam empat tahapan, yaitu: perencanaan (planning), yang mencakup penetapan sasaran dan perancangan agenda kegiatan; pengorganisasian (organizing), yang melibatkan pengalokasian tugas secara terkoordinasi; pelaksanaan (actuating), yang mencakup motivasi, bimbingan, dan komunikasi; serta pengawasan (controlling), yang dilakukan melalui evaluasi kegiatan. Faktor pendukung meliputi pelayanan yang nyaman seperti keluarga sendiri, tidak adanya biaya tambahan saat pelaksanaan ibadah haji, serta banyaknya testimoni kepuasan jamaah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah adanya persaingan harga dengan biro travel lain di Kabupaten Konawe Utara
STRATEGI PENYULUH AGAMA ISLAM DALAM MENGURANGI ANGKA PERCERAIAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Penyuluh Agama Islam dalam Mengurangi Angka Perceraian di Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari. Data dikumpulkan mengunakan metode kualitatif deskriptif, dengan tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data diolah dan dianalisis dengan mengunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh Penyuluh Agama Islam dalam mengurangi angka perceraian di Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari adalah dengan melalui pembinaan majelis taklim, dalam pembinaan majelis taklim ini penyuluh memberikan berbagai ilmu pengetahuan seperti, belajar mengaji, masalah keagamaan, pentingnya keluarga sakinah, dll. Bimbingan kursus calon pengantin, ini dapat membantu para calon pengantin dalam pemberian bekal pemahaman dan pengetahuan dasar dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Konsultasi individu, berupa pemberian pertolongan berupa nasehat kepada individu agar individu tersebut keluar dari permaslahan yang dialami. Dakwah media sosial, dapat memudahkan penyuluh dalam menyebar luaskan dakwahnya tanpa harus bertatap muka secara langsung
Analysis of Islamic Views on Social Welfare: The Role of Fiscal, Monetary, and Technological Development Policies in Indonesia
Social welfare is one of the main objectives in various economic systems, including in the Islamic perspective, which emphasizes the principles of justice, equality, and collective welfare. In the context of the modern era, fiscal and monetary policies are the main tools for the government to realize economic equality. In addition, rapid technological developments provide opportunities to increase the effectiveness of economic policies, especially in terms of financial inclusion and access to public services. This study aims to examine the factors that influence income inequality in Indonesia through an analysis of Islamic views. The type of data used is time series data from 1992–2022. The research model used is the Vector Error Correction Model (VECM) to measure the long-term and short-term relationships of the variables Tax Revenue, Money Supply, Financial Technology, Government Expenditure, Economic Growth, and Interest Rate on Income Inequality in Indonesia. The results of the study indicate that there is a long-term positive effect between tax revenue and interest rates on income inequality. Meanwhile, money supply, financial technology, government expenditure, and economic growth negatively and significantly affected income inequality during the study period. In addition, the results of the short-term test show that financial technology has a significant positive effect on income inequality. However, this study found that there was no short-term effect between tax revenue, money supply, government expenditure, economic growth, and interest rates. This study is expected to be a reference source in policymaking by combining moral and ethical dimensions in policy formulation to ensure equitable and inclusive social welfare
The Meaning and Use of the Word Kasihan in Kendari
The development of language in a particular society is an important part of culture. Language is not only a means of communication, but also a reflection of a society's cultural identity. In a dynamic society, language continues to change over time and experience innovation both in the form of words and the way they are used. This article aims to describe the usage and the concept of the meaning of the word kasihan in the speech of people in Kendari. The word kasihan has the meaning of pity based on Indonesian Dictionary (KBBI). It is also used as an interjection expressing compassion. However, the use of the word kasihan in Kendari society has changed in meaning and usage. The research was conducted using the method of s interview-integrated observation with respondents. Based on the results of the study, the word kasihan is not only used to express pity. This word, in the speech of Kendari people, expresses feelings of sadness, pleasure, admiration, disappointment, shock, and anger. Therefore, the concept of the meaning of the word kasihan in Kendari society is different from the standard meaning as in the dictionary. The word kasihan in Kendari have a broader social function, often used as a sign of politeness, familiarity, or as an affirmation without a strong meaning of sympath