Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari: Open Journal Systems
Not a member yet
    2583 research outputs found

    Peran Polresta Kendari Dalam Penanggulangan Kejahatan Pembusuran dari Perspektif Fiqih Siyasah

    No full text
    Rangkaian kejahatan yang semakin meresahkan bagi masyarakat membutuhkan peran yang optimal dari pihak kepolisian untuk memberikan perlindungan dan rasa aman dari segala tindak kejahatan yang bisa saja terjadi. Tugas kepolisian Republik Indonesia adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.Penelitian ini berangkat dari semakin maraknya kejahatan pembusuran di wilayah Polresta Kendari.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis 1) peran kepolisian dalam menanggulangi kejahatan pembusuran di Kota Kendari dan 2) tinjauan fiqh siyasah terhadap peran kepolisian dalam menanggulangi kejahatan pembusuran.Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode pendekatan yuridis normative dan yuridis empiris.Pembahasan penelitian ini berkaitan dengan peran kepolisian dalam penanggulangan kejahatan pembusuran di Kota Kendari.Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2023 di Kantor Polresta Kendari. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa 1) Peran kepolisian dalam menanggulangi kejahatan pembusuran di Kota Kendari sudah dilaksanakan dengan upaya preventif dan represif dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, melindungi, mengayomi serta melayani masyarakat dan  2) Fiqih siyasah terhadap peran kepolisian dalam menanggulangi kejahatan pembusuran terlihat dari peran kepolisian dalam menegakkan amar ma`ruf nahi mungkar dan mendahulukan kemaslahatan umum dibandingkan kemaslahatan khusus

    Konservasi Laut dalam Tradisi Bangka Mbule-Mbule Perspektif Al-‘Urf dan Peraturan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran dan/atau Perusakan Laut

    No full text
    Abstrak Sinkronisasi antara tradisi dan regulasi pemerintah dalam konteks konservasi laut selalu menarik untuk diteliti. Kolaborasi antara masyarakat lokal, pemerintah, dan pihak terkait lainnya menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan ekosistem laut terkhusus di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik tradisi Bangka Mbule-mbule serta sejauh mana nilai tradisi tersebut mendukung konservasi laut, mengetahui perspektif al-‘urf dalam memandang pelaksanaannya, dan perspektif Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 1999 dalam mendukung konservasi laut di wilayah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta melalui internet dan perpustakaan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelaksanaan tradisi Bangka Mbule-mbule memiliki nilai-nilai kebudayaan yang dapat mendukung konservasi laut di Wakatobi. Al-‘urf dilihat dari segi keabsahannya menggolongkan tradisi ini dalam kategori al-‘urf shahih karena memenuhi syarat-syarat dalam kategori tersebut, akan tetapi harus lebih diperhatikan lagi persembahan/sesajen yang diberikan berupa sesajen yang tidak terdapat dalam ajaran Islam baik dalam Al-Qur’an maupun Hadist. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 1999 menjadikan masyarakat sadar akan memelihara konservasi laut agar terjaga, hal ini akibat peraturan ini menjadi payung hukum secara tidak langsung bagi masyarakat Wakatobi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mengembangkan pengetahuan akan praktik tradisi Bangka Mbule-mbule, perspektif al-‘urf dalam pelaksanaan tradisi tersebut, serta perspektif Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran dan/atau Perusakan Laut dalam mendukung konservasi laut di wilayah tersebut. Kata Kunci: Konservasi, Tradisi, Al-Urf’, Pemerintah, Wakatob

    Mapping the Functions and Contributions of Applied Linguistics in Higher Education: Insights from Contemporary Research

    No full text
    This study addresses the critical gap in understanding the evolving roles and functions of applied linguistics (AL) within higher education, particularly its impact on multilingual education, curriculum development, and institutional policies. Using a systematic literature review approach, 24 studies were selected from an initial pool of 2,189, focusing on AL's applications in higher education contexts. The review reveals significant contributions of AL, including innovative teaching methodologies like translanguaging, the integration of technology in language education, and the formulation of inclusive language policies. However, challenges persist, such as the scalability of technology in low-resource environments and the limited empirical validation of multilingual strategies. These findings underscore the need for adaptive educational frameworks that align linguistic theories with practical outcomes. By bridging theoretical insights with real-world applications, this study advocates for AL as a tool to enhance teaching quality, promote linguistic diversity, and address educational inequities. The implications extend beyond academia, offering policymakers and educators actionable strategies to create inclusive and sustainable educational paradigms that reflect the complexities of a globalized academic environment. This research contributes to the broader discourse on fostering equitable, context-sensitive, and innovative approaches in higher education, positioning AL as a cornerstone for addressing contemporary linguistic and pedagogical challenges

    Penggunaan Media Gambar dalam Kosa Kata Bahasa Arab Siswa Kelas III di MI Hamzanwadi Nahdlatul Wathan

    No full text
    This study aims to "Use media images in increasing vocabulary mastery of Arabic students in class III at MI Hamzanwadi Nahdlatul Wathan. This research is motivated by the problem that most students feel that learning Arabic is difficult to understand, especially if they are assigned to memorize vocabulary. The number of class III students totaled 18 people. The purpose of this study is to describe mastery of mufradat and several factors that influence the use of media images in class III MI Hamzanwadi Nahdlatul Wathan. This research is a descriptive qualitative approach that will explain the data obtained from informants in a descriptive and detailed manner through observation, interviews and documentation techniques. The subjects of this study were 18 students in class III. Based on the results of the study that the use of image media at MI Hamzanwadi, that the use of image media at Hamzanwadi MI runs smoothly and meets the requirements for using image media. It's just that the obstacles in learning Arabic are where they find it very difficult to pronounce Arabic vocabulary because there are still some of them who don't know how to recite the Koran. However, the presence of picture media makes students more enthusiastic about learning even though there are still some of them who cannot read Arabic vocabulary, but with this media it makes it easier for students to say words that are directly guided by the teacher. Students really like learning by using picture media besides being practical this media is also very interesting because it is equipped with pictures and Arabic vocabulary. After using media images students more easily memorize and read Arabic vocabulary

    Strategi Manajemen Pelatihan Dakwah Dalam Meningkatkan Kemampuan Retorika Siswa Man 1 Kota Pekalongan

    No full text
    Manajemen pelatihan dakwah merupakan elemen krusial dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor keagamaan dan pendidikan. Penelitian ini mengeksplorasi konsep manajemen dalam pengaturan, pelaksanaan, dan evaluasi program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan da'i dan pelajar dalam menyampaikan pesan agama. Proses ini mencakup penetapan tujuan, pemilihan metode, serta pengukuran hasil, yang kesemuanya berperan penting dalam menciptakan pelatihan yang efektif dan efisien. Selain aspek teknis, manajemen juga berfokus pada pengembangan karakter dan spiritual peserta, serta integrasi teknologi dalam pembelajaran untuk memperluas akses dan interaksi. Evaluasi berkelanjutan menjadi bagian integral dalam memastikan relevansi dan efektivitas program, dengan penekanan pada keberagaman latar belakang peserta. Pengembangan retorika dakwah sebagai keterampilan berbicara yang persuasif dan efektif juga dibahas, menekankan pentingnya komunikasi yang baik untuk membekali siswa menghadapi tantangan di masa depan. Melalui pelatihan di MAN 1 Kota Pekalongan, penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan retorika siswa dapat mempengaruhi kepercayaan diri dan kemampuan mereka dalam berbicara di depan umum, sekaligus mempersiapkan mereka untuk berkontribusi positif di masyarakat. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya manajemen pelatihan dakwah yang holistik dan berkelanjutan dalam menghasilkan individu yang kompeten dan berintegritas.Manajemen pelatihan dakwah merupakan elemen krusial dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor keagamaan dan pendidikan. Penelitian ini mengeksplorasi konsep manajemen dalam pengaturan, pelaksanaan, dan evaluasi program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan da'i dan pelajar dalam menyampaikan pesan agama. Proses ini mencakup penetapan tujuan, pemilihan metode, serta pengukuran hasil, yang kesemuanya berperan penting dalam menciptakan pelatihan yang efektif dan efisien. Selain aspek teknis, manajemen juga berfokus pada pengembangan karakter dan spiritual peserta, serta integrasi teknologi dalam pembelajaran untuk memperluas akses dan interaksi. Evaluasi berkelanjutan menjadi bagian integral dalam memastikan relevansi dan efektivitas program, dengan penekanan pada keberagaman latar belakang peserta. Pengembangan retorika dakwah sebagai keterampilan berbicara yang persuasif dan efektif juga dibahas, menekankan pentingnya komunikasi yang baik untuk membekali siswa menghadapi tantangan di masa depan. Melalui pelatihan di MAN 1 Kota Pekalongan, penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan retorika siswa dapat mempengaruhi kepercayaan diri dan kemampuan mereka dalam berbicara di depan umum, sekaligus mempersiapkan mereka untuk berkontribusi positif di masyarakat. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya manajemen pelatihan dakwah yang holistik dan berkelanjutan dalam menghasilkan individu yang kompeten dan berintegritas.Kata kunci: Manajeman, Pelatihan, Retorik

    STRATEGI MUALAF CENTER DALAM MEMBERIKAN BIMBINGAN PEMAHAMAN AGAMA KEPADA MUALAF DI KOTA KENDARI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui strategi Mualaf Center dalam memberikan bimbingan pemahaman agama kepada mualaf di Kota Kendari, (2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan bimbingan pemahaman agama oleh Mualaf Center kepada mualaf di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi Mualaf Center dalam memberikan bimbingan pemahaman agama kepada mualaf di Kota Kendari, meliputi tiga tahapan. Tahap perencanaan dilakukan dengan menentukan tujuan, menentukan program dan mengadakan rapat. Tahap pelaksanaan bimbingan secara bertahap, melakukan bimbingan dengan menerapkan metode yang beragam, bimbingan melalui aplikasi Zoom dan menggunakan proyektor dalam menyampaikan materi bimbingan. Tahap evaluasi dilakukan dengan mengadakan rapat untuk mengevaluasi program, (2) faktor pendukung: tersedianya fasilitas, adanya media online, kerja sama dengan lembaga lain dan keinginan mualaf untuk belajar. Faktor penghambat: ketidaksetujuan dari pihak keluarga mualaf, kurangnya pembimbing, sebagian mualaf yang merasa tidak perlu mendapatkan bimbingan secara langsung, kesibukan mualaf dalam bekerja dan jarak lokasi bimbingan yang jauh

    Nurcholish Madjid's Humanitarian Inclusivity: Realising Equality For Marginalised People

    No full text
    Most of Nurcholish Madjid's inclusive thought studies are associated with the issue of religious conflicts and their resolution, grounding Nurcholish Madjid's ideas, which are still loose on contextualisation. This writing explores Nurcholish Madjid's thoughts as a foundation for realising equality for marginalised people. This research uses qualitative models, and the primary d, data source is the works of Nurcholish Madjid, data that have. Both primary and secondary sources are then analysed using Gadamer's hermeneutic theory. This study concludes that Nurcholish Madjid's humanitarian inclusivity is based on openness, justice, and strong faith. In addition, Nurcholish Madjid's humanitarian inclusivity in realising equality for marginalised people based on religion and humanity. In addition, the social, economic, and legal context needs to be considered to equalise marginalised people

    The Professional Role of Teachers in Integrating Interactive Media in English Language Learning in Schools

    No full text
    This study aims to describe the level of English teachers' professionalism in integrating interactive media in learning and to identify the factors that influence its implementation in schools. A descriptive quantitative approach was employed, involving a sample of 50 English teachers from various education levels. The research instrument consisted of a Likert-scale questionnaire that measured aspects of teacher professionalism, frequency of interactive media use, and supporting or inhibiting factors. The results showed that the overall mean score for teacher professionalism was 3.65 with a standard deviation of 0.90. The highest score was found in the student engagement indicator (mean = 3.80; SD = 0.97), and the lowest was in the frequency of media use (mean = 3.42; SD = 0.86). Regarding factors influencing media use, the highest mean scores were in perceived learning effectiveness (mean = 4.28; SD = 0.78), student interest (mean = 4.24; SD = 0.87), and teachers' motivation for self-development (mean = 4.20; SD = 0.95). Meanwhile, training support from schools showed the lowest score (mean = 3.98; SD = 1.06), indicating the need for stronger institutional support. In conclusion, while teachers show a positive attitude toward interactive media, its optimal integration is still limited by training, facilities, and time management constraints.‎   Keywords:‎ Teacher Professionalism, Interactive Media, English Language Learnin

    Values of Religious Moderation in Islamic Religious Education Learning

    No full text
    This study seeks to ascertain the principles of religious moderation in the instruction of Islamic religious education at SMP Negeri 4 Kendari. This study employs a descriptive qualitative research methodology, using a field research approach whereby the researcher personally goes and observes the research location to gather data and information via observation, interviews, and documentation approaches. The data was analysed following the methodology of Miles, Huberman, and Saldana, which involves three steps: data condensation, data display, and conclusion drawing or verification, subsequently analysed through data reduction, presentation, and conclusion formulation. The data verification method employs technological triangulation and source triangulation. The research findings indicate that the incorporation of religious moderation values in PAI instruction at SMP Negeri 4 Kendari involves planning by PAI educators following their orientation on religious moderation from the Indonesian Ministry of Religion. Subsequently, these valuesare implemented in PAI education, particularly benefiting students, as evidenced by their ability to demonstrate mutual respect, appreciation for local culture, opposition to radicalism, and tolerance towards non-Muslim peers. Initiatives to assist educators in promoting the principles of religious moderation within PAI instruction at SMP Negeri 4 Kendari encompass institutional support through school programs and activities that embody these values. This includes the practice of morning worship prior to educational activities, singing the national anthem "Indonesia Raya," conducting a flag ceremony every Monday, and observing religious holiday

    The Development of Islamic Character in Ruangguru Employees: An Islamlic Education Approach

    No full text
    Islamic character building in the work environment is an important element in creating an organizational culture with integrity, ethics, and productivity. The theories used as a foundation in this study include the theory of character education and Islamic education values. Then this study aims to analyze the Islamic education approach in building Islamic character in Ruangguru employees, a leading education technology company in Indonesia. This approach involves applying Islamic values such as honesty, responsibility, hard work, and caring through training programs, mentoring, and a work culture that supports spiritual learning. This research uses a qualitative method with data collection through in-depth interviews, observation, and documentation studies. The results show that Islamic character building not only improves individual employee morality but also strengthens team cohesion and overall company performance. By consistently applying Islamic values, Ruangguru is able to become a model organization that is oriented towards success in this world and the hereafter

    1,225

    full texts

    2,583

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari: Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇