Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster MADURA
Not a member yet
2348 research outputs found
Sort by
Analisis Toleransi Beragama Mahasiswa Universitas Negeri Medan Ditinjau dari Perspektif Islam
Religious tolerance among students is very important in creating harmony in a multicultural university environment. This study aims to explore the views, attitudes, and experiences of Medan State University students regarding religious tolerance.The method used was quantitative research with data collection through a digital questionnaire distributed to 30 random students. The results showed that the majority of Medan State University students showed inclusive attitudes and good tolerance towards religious differences, in line with the values of brotherhood in Islamic teachings.
Toleransi beragama di kalangan mahasiswa sangat penting dalam menciptakan kerukunan di lingkungan perguruan tinggi yang multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan, sikap, dan pengalaman mahasiswa Universitas Negeri Medan terkait toleransi beragama. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner digital yang disebarkankepada 30 mahasiswa secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa Universitas Negeri Medan menunjukkan sikap inklusif dan toleransi yang baik terhadap perbedaan agama, sejalan dengan nilai-nilai persaudaraan dalam ajaran Islam
Revitalisasi Konsep Haram Li Ghairihi dalam Penetapan Hukum Transaksi Jual-Beli Produk Terafiliasi Israel (Implementasi Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023)
Sampai detik ini konflik antara Israel dan Palestina atau lebih tepatnya genosida Israel terhadap warga sipil Palestina belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi kemanusiaan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu Palestina agar lepas dari cengkeraman Israel sehingga rakyatnya dapat hidup aman dan nyaman. Upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia sangat beragam mulai dari upaya diplomatik dalam konferensi internasional hingga seruan dan ajakan meninggalkan produk-produk yang teridentifikasi mendukung Israel. MUI melalui Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 menunjukkan dukungannya kepada rakyat Palestina sebagai saudara sesama muslim juga untuk persaudaraan kemanusiaan dengan mengimbau seluruh masyarakat Indonesia utamanya yang muslim untuk berupaya semaksimal mungkin menghindari transaksi jual beli produk terafiliasi kepada Israel sebagai bentuk jihad atau perjuangan yang paling realistis dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hukum transaksi jual-beli produk terafiliasi kepada Israel di Indonesia berdasarkan perspektif hukum fikih menyikapi adanya fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan metode pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi jual-beli produk terafiliasi kepada Israel di Indonesia hukumnya haram berdasarkan perspektif hukum fikih jika nyata-nyata mendukung Agresi Israel. Hal ini didasarkan pada Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 yang mengharamkan segala bentuk transaksi ekonomi dengan entitas yang terafiliasi dengan negara Israel. Fatwa tersebut dikeluarkan dengan pertimbangan bahwa negara Israel telah melakukan berbagai pelanggaran hak asasi manusia terhadap rakyat Palestina, sehingga transaksi ekonomi dengan entitas terafiliasi Israel dianggap sebagai bentuk dukungan tidak langsung terhadap rezim pendudukan Israel di Palestina. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran bagi pengembangan hukum ekonomi syariah di Indonesia, khususnya terkait dengan isu transaksi ekonomi dengan entitas yang terafiliasi dengan negara yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENINGKATAN KETERAMPILAN 4C (COMMUNICATION, COLLABORATION, CRITICAL THINKING, DAN CREATIVITY) SISWA SEKOLAH DASAR
4C skills are competencies that are the main basis in 21st century learning where students are required to develop both in terms of cognitive, affective and psychomotor aspects, this study aims to determine the process of differentiated learning in improving 4C skills in elementary school students, This study researchers use the Literature Review Method or called Literature Review. literature review is a research method that uses various written sources, including scientific journals, books, and other references for research concepts and topics then analyzed through techniques using Content analysis techniques. Based on the results of the analysis that differentiated learning is able to improve 4C skills where each application carried out by several researchers is able to influence students, both from critical thinking skills, Collaborative, Communicative and Creative The steps taken in the differentiated learning process are by integrating the approach and learning model so that the process of improving 4c skills is carried out in accordance with the syntax or steps of the learning models used.Keterampilan 4C merupakan kompetensi yang menjadi dasar utama dalam pembelajaran abad 21 ini yang mana siswa dituntut untuk berkembang baik dari aspek kognitif, afektif dan psikomotoriknya,, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran berdifernsiasi dalam menigkatkan keteramapilan 4C pada siswa sekolah dasar, Penelitian ini peneliti mengunakan Metode Literature Review atau disebut Tinjauan pustaka. literature review merupakan metode penelitian yang menggunakan berbagai sumber tertulis, termasuk jurnal ilmiah, buku, dan referensi lain untuk konsep dan topik penelitian kemudian dianalisis melalui Teknik menggunakan Teknik analisis Conten. Berdasarkan hasil analisis bahwa pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan keterampilan 4C dimana setiap penerapan yang dilakukan oleh beberapa peneliti mampu memberi pengaruh terhadap peserta didik, baik dari keterampilan berpikir kritis, Colaboratif, Komonikatif dan Kreatif Adapun langkah yang dilakukan pada proses pembelajaran berdiferensiasi yaitu dengan integrasi pada pendekatan dan model pembelajaran sehingga proses peningkatan keterampilan 4c tersebut dilaksanakan sesuai dengan sintaks atau langkah model-model pembelajaran yang digunaka
UPAYA MEMBENTUK KARAKTER PADA GENERSI MUDA DALAM PENDIDIKAN ISLAM: UPAYA MEMBENTUK KARAKTER PADA GENERSI MUDA DALAM PENDIDIKAN ISLAM
Banyak anak muda saat ini terlibat dalam kegiatan yang tidak sesuai dengan perilaku moral. Di mana mengajarkan cita-cita universal yang dapat dianut oleh semua lapisan masyarakat merupakan tujuan pendidikan Islam. Akibatnya, pendidikan Islam tidak hanya membantu membentuk karakter generasi mendatang tetapi juga memajukan negara dan masyarakat. Proses membantu generasi mendatang mengembangkan kualitas moral dan spiritual yang penting bagi keberadaan manusia. Lebih jauh, pendidikan Islam dapat membantu generasi muda dalam menghindari perilaku buruk dan mengatasi masalah sosial. Tujuan artikel ini adalah untuk membahas tentang cara menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam pada generasi mendatang.Banyak anak muda saat ini terlibat dalam kegiatan yang tidak sesuai dengan perilaku moral. Di mana mengajarkan cita-cita universal yang dapat dianut oleh semua lapisan masyarakat merupakan tujuan pendidikan Islam. Akibatnya, pendidikan Islam tidak hanya membantu membentuk karakter generasi mendatang tetapi juga memajukan negara dan masyarakat. Proses membantu generasi mendatang mengembangkan kualitas moral dan spiritual yang penting bagi keberadaan manusia. Lebih jauh, pendidikan Islam dapat membantu generasi muda dalam menghindari perilaku buruk dan mengatasi masalah sosial. Tujuan artikel ini adalah untuk membahas tentang cara menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam pada generasi mendatang
MEMPROMOSIKAN KEWIRAUSAHAAN HALAL DI PEDESAAN: PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH
Kewirausahaan halal telah menjadi salah satu sektor ekonomi yang berkembang pesat secara global, termasuk di negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim. Namun, potensi kewirausahaan halal di pedesaan seringkali terabaikan, padahal daerah pedesaan memiliki sumber daya alam dan manusia yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi mempromosikan kewirausahaan halal di pedesaan melalui perspektif ekonomi syariah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi literatur, artikel ini mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengembangkan kewirausahaan halal di pedesaan, serta menawarkan rekomendasi kebijakan yang selaras dengan prinsip-prinsip syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam, pemberdayaan masyarakat, dan dukungan keuangan syariah dapat menjadi kunci keberhasilan pengembangan kewirausahaan halal di pedesaan. serta memberikan rekomendasi berbasis prinsip ekonomi syariah untuk meningkatkan daya saing usaha halal di pedesaan.Kewirausahaan halal telah menjadi salah satu sektor ekonomi yang berkembang pesat secara global, termasuk di negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim. Namun, potensi kewirausahaan halal di pedesaan seringkali terabaikan, padahal daerah pedesaan memiliki sumber daya alam dan manusia yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi mempromosikan kewirausahaan halal di pedesaan melalui perspektif ekonomi syariah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi literatur, artikel ini mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengembangkan kewirausahaan halal di pedesaan, serta menawarkan rekomendasi kebijakan yang selaras dengan prinsip-prinsip syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam, pemberdayaan masyarakat, dan dukungan keuangan syariah dapat menjadi kunci keberhasilan pengembangan kewirausahaan halal di pedesaan. serta memberikan rekomendasi berbasis prinsip ekonomi syariah untuk meningkatkan daya saing usaha halal di pedesaan
Strategi Pemberdayaan Komunitas Dalam Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik di Lingkungan Kabupaten Sumenep
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pemberdayaan komunitas dalam pengelolaan sampah organik dan anorganik di Kabupaten Sumenep, dengan fokus utama pada wilayah Kecamatan Batuan. Wilayah ini dipilih karena merupakan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) satu-satunya di kabupaten tersebut dan memiliki beberapa inisiatif lokal dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Penelitian ini dirancang untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk pemberdayaan yang berkembang di masyarakat, menelaah efektivitas pendekatan yang diterapkan (baik edukatif, ekonomis, maupun berbasis sosial budaya) serta menganalisis peran aktor-aktor lokal seperti pemerintah desa, LSM, dan komunitas lingkungan. Penelitian juga akan menggali tantangan serta peluang yang dihadapi dalam implementasi strategi pemberdayaan tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan kajian literatur. Subjek penelitian dipilih secara purposive, terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, pengelola bank sampah, warga, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup, dan LSM lingkungan. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang terdiri dari tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi penguatan program pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan, sekaligus menjadi referensi kebijakan berbasis kearifan lokal dan partisipasi masyarakat
IJTIHAD KIAI MASJID DALAM MELESTARIKAN MODERASI BERAGAMA DI TENGAH DERASNYA ARUS RADIKALISME DI LENTENG SUMENEP
Penelitian ini memiliki tujuan mengungkap fenomena ijtihad kiai masjid dalam melestarikan moderasi beragama di tengah derasnya arus radikalisme di Lenteng. Kiai masjid dalam kajian ini adalah Kiai Ahmad Dumairi, Kiai Taufiq, dan Kiai Mualwi di masjid Desa Cangkreng, dan Kiai Wafi di masjid Desa Jambu. Kajian ini menarik karena kiai-kiai masjid di dua desa ini berupaya melestarikan faham Islam aswaja di desanya masing-masing. Adapun fokus kajian ini adalah: 1) Bagaimana kondisi sosial keagamaan masyarakat Cangkreng dan masyarakat Jambu Lenteng; 2) Apa ijtihad kiai masjid dalam melestarikan moderasi beragama di Desa Cangkreng dan Desa Jambu Lenteng; 3) Apa saja media yang digunakan kiai masjid dalam melestarikan moderasi beragama di Desa Cangkreng dan Desa Jambu Lenteng. Penelitian ini menggunakan teori gerakan sosial, teori moderasi beragama. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah wawancara, observasi, FGD, dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah: kondensasi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut: 1) Secara umum, kondisi social keagamaan masyarakat Madura sangat relegius dan taat terhadap ajaran agama Islam, bercorak Islam aswaja. Sehingga kondisi social keagamaan masyarakat Desa Cangkreng dan Desa Jambu merupakan turunan dari kondisi social keagamaan Madura. Namun akhir-akhir ini, dua desa ini diusik oleh orang-orang yang berpaham wahabi, MTA, dan HTI. 2) Ijtihad kiai masjid Desa Cangkreng dan kiai masjid Desa Jambu mendasarkan ijtihadnya pada qaidah memelihara tradisi lama yang masih baik, dan mengambil tradisi baru yang lebih baik. 3) Adapun media yang digunakan kiai masjid Desa Cankreng adalah sebagai berikut: istigasah, barzanji, pengajian kitab kuning, kompolan sarwa, kompolan muslimatan. Sedangkan media kiai masjid di Desa Jambu berikut ini: acara-acara hari besar Islam seperti maulid Nabi Saw. dan isra’ mi’raj, slametan kelahiran dan kematian (tahlil), sarwa, pengajian kitab kuning, dan istigasah.
Abstract
This research aims to uncover the phenomenon of the ijtihad of mosque kiai in preserving religious moderation amidst the rising tide of radicalism in Lenteng. The mosque kiai studied are Kiai Ahmad Dumairi, Kiai Taufiq, and Kiai Mualwi at the Cangkreng village mosque, and Kiai Wafi at the Jambu village mosque. This study is intriguing because the mosque kiai in these two villages strive to preserve the Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) understanding of Islam in their respective villages. The focus of this study includes: 1) What are the social and religious conditions of the Cangkreng and Jambu Lenteng communities? 2) What is the ijtihad of the mosque kiai in preserving religious moderation in Cangkreng and Jambu Lenteng villages? 3) What media do the mosque kiai use to preserve religious moderation in Cangkreng and Jambu Lenteng villages? This research utilizes social movement theory and religious moderation theory. The approach used is qualitative. Data collection techniques include interviews, observations, focus group discussions (FGD), and documentation. The data is then analyzed through the following steps: data condensation, data presentation, and drawing conclusions or verification. This research yields the following findings: 1) Generally, the social and religious conditions of the Madurese community are very religious and obedient to Islamic teachings, characterized by Aswaja Islam. Thus, the social and religious conditions of the Cangkreng and Jambu villages are derivatives of the social and religious conditions of Madura. Recently, however, these two villages have been disturbed by individuals with Wahhabi, MTA, and HTI ideologies. 2) The ijtihad of the mosque kiai in Cangkreng and Jambu is based on the principle of preserving beneficial old traditions while adopting new and better traditions. 3) The media used by the mosque kiai in Cangkreng include: istigasah, barzanji, yellow book study, sarwa gatherings, and Muslim gatherings. Meanwhile, the media used by the mosque kiai in Jambu include: events for Islamic holidays such as the Maulid of the Prophet Muhammad and Isra' Mi'raj, birth and death ceremonies (tahlil), sarwa, yellow book study, and istigasah
ANALISIS LAYANAN ANAK DALAM PENGEMBANGAN LITERASI ANAK USIA DINI DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN LABUHANBATU
Penelitian ini membahas tentang Analisis Layanan Anak dalam Pengembangan Literasi Anak Usia Dini di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran layanan anak dalam pengembangan literasi anak usia dini dan kendala dalam melakukan kegiatan layanan anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu, Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabuaten Labuhanbatu yang telah dipilih oleh peneliti sesuai dengan kriteria subjek penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jenis layanan anak yang ada di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabuaten Labuhanbatu yaitu layanan peminjaman koleksi, layanan bimbingan membaca, layanan mendongeng, layanan pertujunjukan audiovisual dan layanan bermain anak. Selain jenis layanan anak, perpustakaan juga menyediakan program mendongeng kunjungan ke sekolah-sekolah, adapula kegiatan forum anak yang diadakan di rumah baca di bawah naungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabuaten Labuhanbatu dimana anak-anak dapat belajar dengan menyenangkan sambil bermain. Dengan diadakannya kegiatan-kegiatan tersebut anak-anak dapat lebih antusias dan senang berkunjung ke perpustakaan selain itu juga mampu mendorong anak dalam pengembagan literasi anak usia dini.
Abstract
This study discusses the Analysis of Child Services in the Development of Early Childhood Literacy at the Labuhanbatu District Library and Archives Service. The purpose of this study was to determine the role of child services in developing early childhood literacy and the obstacles in carrying out early childhood literacy development. This study used a qualitative research method with a descriptive approach. Data collection is done by observation, interviews, and documentation. The informants in this study were librarians from the Labuhanbatu Regency Library and Archives Service who had been selected by the researchers according to the criteria of the research subject.
he result of this study indicate that the types of children's services availables at the Labuhanbatu District Library and Archives Service are collection lending services, reading guidance services, storytelling services, audiovisual performance services and children's servuces, the library also provides a storytelling program visiting schools, there are also children's forum activities held at the reading house under the aupices of the Labuhanbatu Regency Library and Archives Service where children can learn in a fun way and while playing. By holding these activities children can be more enthusiastic and hanppy to visit the library while also being able to encourage children in developing early childhood literacy
PEMANFAATAN SITUS WEB PERPUSTAKAAN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MEDAN OLEH MAHASISWA DALAM MENGAKSES SISTEM INFORMASI
Perkembangan teknologi memengaruhi sistem informasi, terutama di bidang perpustakaan. Penelitian ini mengevaluasi usability website Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan menggunakan System Usability Scale (SUS). Teknologi informasi penting untuk meningkatkan efisiensi layanan perpustakaan. Penelitian menyoroti tantangan perpustakaan dalam beradaptasi dengan teknologi, dengan solusi praktis dari media informasi berbasis elektronik. Konsep perpustakaan digital diimplementasikan untuk memberikan akses cepat dan efisien, meski penelitian mengidentifikasi masalah akses dan waktu tidak teratur pada website perpustakaan.
Hasil penelitian menunjukkan tingkat usability "OK" namun Net Promoter Score (NPS) menunjukkan sikap pengguna yang pasif. Analisis SUS menunjukkan website mudah dipelajari, efisien, dan memuaskan, meski ada tanggapan bervariasi terkait kesalahan. Meskipun demikian, pengguna menyatakan kepuasan secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan wawasan pada usability website perpustakaan, menyoroti area perbaikan, dan menekankan pentingnya evaluasi dan peningkatan berkelanjutan untuk memenuhi ekspektasi pengguna.
Abstract
Technological developments affect information systems, especially in the library sector. This research evaluates the usability of the Medan Ministry of Health Polytechnic Health Library website using the System Usability Scale (SUS). Information technology is important to increase the efficiency of library services. The research highlights the challenges of libraries in adapting to technology, with practical solutions from electronic-based information media. The digital library concept was implemented to provide fast and efficient access, although research identified access problems and irregular times on library websites.
The research results show the usability level is "OK" but the Net Promoter Score (NPS) shows a passive user attitude. SUS analysis showed the website was easy to learn, efficient, and satisfactory, although there were varying responses regarding errors. Despite this, users expressed overall satisfaction. This research provides insight into the usability of library websites, highlights areas for improvement, and emphasizes the importance of continuous evaluation and improvement to meet user expectations
OPTIMALISASI MEDIA FILM DALAM DAKWAH DIGITAL: ANALISIS PESAN AKIDAH, SYARIAH, DAN AKHLAK DALAM MERINDU CAHAYA DE AMSTEL
Penelitian ini mengkaji dakwah sebagai upaya menyampaikan ajaran Islam dengan memanfaatkan media modern, salah satunya film. Di era digital, da'i dituntut kreatif dalam memilih media agar pesan dakwah dapat diterima dengan baik oleh mad'u. Film Merindu Cahaya De Amstel dipilih sebagai objek penelitian karena mengandung pesan-pesan keagamaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan film tersebut dan menganalisis pesan dakwah terkait akidah, syariah, dan akhlak. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan isi analisis berdasarkan teori semiotika Ferdinand De Saussure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menyampaikan pesan dakwah meliputi keyakinan, perintah, larangan, ibadah sosial, adab, dan budi pekerti yang baik. Melalui film ini, dakwah dapat dilakukan secara inovatif, menjadikan media sebagai sarana untuk memperluas penyebaran nilai-nilai Islam secara inspiratif, Penelitian ini menekankan pentingnya pemanfaatan media kreatif dalam menyampaikan pesan dakwah, agar mampu menjangkau generasi muda dan masyarakat umum secara lebih inklusif dan menarik.
Abstract
This research examines da'wah as an effort to convey Islamic teachings by utilizing modern media, one of which is film. In the digital era, da'is are required to be creative in selecting media so that the da'wah message can be well received by the audience (mad'u). The film Merindu Cahaya De Amstel was chosen as the object of study because it contains religious messages. This research aims to describe the film and analyze the da'wah messages related to faith, sharia, and morals.
The study employs a qualitative descriptive method with content analysis based on Ferdinand De Saussure's semiotic theory. The findings reveal that the film conveys da'wah messages including beliefs, commandments, prohibitions, social worship, manners, and good character. Through this film, da'wah can be conducted innovatively, making media a means to expand the dissemination of Islamic values in an inspiring manner.
This research emphasizes the importance of utilizing creative media in delivering da'wah messages to reach the younger generation and the general public in a more inclusive and engaging way.