Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster MADURA
Not a member yet
    2348 research outputs found

    Pendidikan Multikultural: Membangun Harmonisasi dan Kerukunan Melalui Penguatan Nilai Toleransi Di Desa Mojorejo Kota Batu Jawa Timur

    Get PDF
    Religious tolerance is evidenced by the unification of society through togetherness. This indicates that the religious phenomenon that exists as a reality in the midst of society gets a positive response so it is interesting to study. Meanwhile, on the other hand, the discourse of strengthening the harmonization of plural society which is manifested in the attitude of religious tolerance, was born and proclaimed by various parties. Mojorejo Village, Batu City managed to get appreciation from the Batu City government in the form of giving an award as "Village of Awareness of Religious Community Harmony and Village of Peace". This success is a proud achievement, considering that the heterogeneous typology of the people in Mojorejo village is quite high. Methodologically, this research uses a qualitative approach with the type of case study. Data collection techniques in this study include: interviews. observation and documentation through the media, archival records. Data Validity Test Extended observations, Increases persistence, and Triangulation The results and conclusions are the ideological dimensions, the values ​​of Islamic religious teachings, Taswasut, Tasamuh, Ta'adul, the values ​​of Buddhist teachings, love of metta, sympathy mudita, balanced mind upekkha, values ​​of Christian teachings, love, patience, responsibility. ideological dimensions: the value of Islamic religious teachings taswasut, tasamuh, ta'adul, the value of Buddhist teachings of love metta, sympathy mudita, balanced mind upekkha, Christian religious values ​​of love, patience, responsibility, dimensions of knowledge, tolerance, awareness, togetherness, mutual cooperation. dimensions of experience, interfaith prayer together, village salvation, village clean, dance studio. dimensions of consequences/effects, agro-agricultural economics which accommodates and buys and sells farmers' income, social work together to build villages, clean villages, religious friendship between communities, takziah, interfaith prayer together, village salvation. politics (honest, fair, clean and transparent. dance studio culturePendidikan multicultural adalah proses pengembangan seluruh potensi manusia yang menghargai pluralitas dan heterogenitasnya sebagai konsekuensi dari keragaman budaya, etnis, suku dan aliran agama. Dalam hal ini tolerasni  yang merupakan salah satu bentuk penerapan dari pendidikan multicultural di Indonesia .Toleransi beragama dibuktikan dengan menyatunya masyarakat melalui kebersamaan. Hal tersebut mengindikasikan bahwa fenomena keberagamaan yang hadir sebagai sebuah realita di tengah-tengah masyarakat mendapat respon positif sehingga menarik untuk dikaji. Sedangkan pada sisi lain, wacana pengokohan harmonisasi masyarakat plural yang mewujud dalam sikap toleransi beragama, lahir dan dicanangkan oleh berbagai pihak. Desa Mojorejo Kota Batu berhasil mendapat apresiasi dari pemerintah Kota Batu berupa diberikannya penghargaan sebagai “Desa Sadar Kerukunan Ummat Beragama dan Desa Damaiâ€. Keberhasilan tersebut merupakan sebuah prestasi yang membanggakan, mengingat tipologi heterogen itu masyarakat di desa Mojorejo yang cukup tinggi. Secara metodologis, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi: wawancara. observation dan dokumentasi melalui media, catatan arsip. Uji Keabsahan Data Perpanjangan pengamatan, Meningkatkan ketekunan, dan Triangulasi Hasil dan kesimpulan ialah dimensi ideologi, nilai ajaran agama islam taswasut, tasamuh, ta’adul, nilai ajaran agama budha cinta kasih metta, simpati mudita, batin seimbang upekkha, nilai ajaran agama kristen, cinta kasih, kesabaran, tanggung jawab. dimensi ideologi: nilai ajaran agama islam taswasut, tasamuh, ta’adul, nilai ajaran agama budha cinta kasih metta, simpati mudita, batin seimbang upekkha, nilai ajaran agama kristen cinta kasih, kesabaran, tanggung jawab, dimensi pengetahuan, toleransi, kesadaran, kebersamaan, gotong royong. dimensi pengalaman, doa bersama lintas agama, selamatan desa, bersih desa, sanggar tari. dimensi konsekuensi/efek, bidang ekonomi agro pertanian yang menampung dan jual beli penghasilan petani, social bergotong royong membangun desa, bersih desa, keagamaan silaturahmi antar masyarakat, takziah, doa bersama lintas agama, selametan desa. politik (jujur, adil, bersih dan transparan. budaya sanggar tari

    Optimalisasi Pengelolaan Administrasi dan Layanan Perpustakaan Berbantuan Software : Optimalisasi Pengelolaan Administrasi dan Layanan Perpustakaan Berbantuan Software

    No full text
      The library is a source of information, a source of knowledge and education can be successful if its management is carried out properly and neatly. Among library management is administration and service management. In modern library management, administration and service management have used information technology as a means of automation in the form of hardware and software. The purpose of this research is to describe the administration of management and software-aided library services. The research approach used is qualitative with case study research as the type. The research instrument is the researcher. Data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Data analysis techniques are data condensation, presentation and drawing conclusions. Checking the validity of the data uses a credibility technique (degree of trust) with data triangulation, a dependability technique and a confirmability technique. The results of this study, (1) library administration management consists of procurement of collections, classification of library materials, cataloging and labeling of library materials (2) management of library services consisting of circulation services, reference services and library rules. Optimization of management is done by automating the 3.0 library system software, making management work faster, time and energy efficiency. &nbsp

    IMPLEMENTASI NILAI-NILAI ETIKA IBNU MISKAWAIH DI KALANGAN MAHASISWA INTENSIF PUTRA INSTITUT DIROSAT ISLAMIYAH AL-AMIEN PRENDUAN

    No full text
    Etika merupakan salah satu unsur yang sangat urgen dalam menjalani kehidupan, terutama dalam kehidupan sosial. Untuk menjalankan sosialisasi yang baik, etika yang baik menjadi salah satu tolak ukur yang harus diutamakan. Dengan adanya etika yang baik  manusia akan senantiasa berbuat baik kepada siapapun, baik dari suku, bangsa, ras, budaya, maupun agama. Adapun tujuan penelitian ini, Bagaimanakah nilai etika menurut Ibnu Miskawaih ?, Bagaimanakah Implementasi Nilai-Nilai Etika Ibnu Miskawaih Di Kalangan Mahasiswa Intensif Putra  Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah studi kasus, dimana peneliti melakukan studi lapangan dikarnakan ketertarikan peneliti pada suatu fenomena yang ada. Pemikiran etika Ibnu Miskawaih ada tiga yaitu kebaikan (al-khair), kebahagiaan (al-sa'adah), dan keutamaan (al-fadhilah), dan keutamaan etika Ibnu Miskawaih terbagi empat yaitu kebijaksanaan, kesederhanaan, keberanian, dan keadilan. Adapun Aplikasi etika Ibnu Miskawaih dari keempat keutamaan yaitu kebijaksanaan, hal ini kebijaksanaan yang diterapkan melalui etika dalam belajar mengajar maupun pergaulan seharihari seperti menghafalkan al-Qur’an. Kedua kesederhanaan yang mana kesederhanaan ini diterapkan melalui dengan tolong menolong sesamanya dan menerapkan rasa malu. Ketiga keberanian, keberanian ini diterapkan kepada mahasiswa intensif putra ma’had idia dengan cara mandiri, membantu perkembangan pondok pesantren serta tegar dalam menghadapi masalah. Kempat keadilan, keadilan yang diterapkan kepada mahasiswa intensif putra ma’had IDIA prenduan melalui dengan ikatan persahabatan antar teman yang berbedah daerah serta menjalankan kewajiban-kewajibannya dan melakukan sunah-sunah Rasulullah SAW

    Bahasa Indonesia

    No full text
    Artikel ini mengkaji tentang metode pendidikan yang terkandung dalam al-Quran, khususunya di Surah Al-Nahl 125. Dalam hal ini, metode pendidikan sangatlah penting untuk diimplementasikan dalam upaya mengembangkan kualitas pendidikan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengaktualisasikan nilai-nilai pendidikan al-Quran khususnya yang terkandung dalam surah An_Nahl 125. Sebab al-Quran bukan hanya untuk dibaca, melainkan pesan-pesan yang terkandung di dalamnya juga sangat penting untuk diimplementasikan sebagai pedoman hidup bagi manusia.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis-deskriptif. Dalam hal ini, kami mencoba mengurai permasalahan terkait dengan topic pembahasan, untuk kemudian dilakukan kajian analisis secara luas dan komprehensif.Artikel ini mengkaji tentang metode pendidikan yang terkandung dalam al-Quran, khususunya di Surah Al-Nahl 125. Dalam hal ini, metode pendidikan sangatlah penting untuk diimplementasikan dalam upaya mengembangkan kualitas pendidikan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengaktualisasikan nilai-nilai pendidikan al-Quran khususnya yang terkandung dalam surah An_Nahl 125. Sebab al-Quran bukan hanya untuk dibaca, melainkan pesan-pesan yang terkandung di dalamnya juga sangat penting untuk diimplementasikan sebagai pedoman hidup bagi manusia.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis-deskriptif. Dalam hal ini, kami mencoba mengurai permasalahan terkait dengan topic pembahasan, untuk kemudian dilakukan kajian analisis secara luas dan komprehensif

    Bahasa Indonesia

    No full text
    Kependudukan menjadi masalah yang cukup serius, masalah penduduk dan laju pengurangan penduduk yang tinggipun dihadapi di desa kebonagung kecamatan kota sumenep dengan jumlah penduduk yang begitu tinggi dibandingkan dengan desa lainnya, sehingga sudah mendapat pengurangan pula akibat dari pengguna KB yang memang tidak terhitung jumlahnya.Program KB disosialisasikan oleh pemerintah sebagai bentuk usaha dalam memberikan batasan jumlah keturunan, sehingga jumlah penduduk dapat terkendali dan kehidupan penduduk juga terkontrol. Namun hal tersebut jika dipandang sekilas sepertinya tidak sejalan dengan beberapa hadist dan ketentuan hukum islam yang menyerukan memperbanyak ketuurunan, adanya ketidak paduan tersebut menjadi latar belakang penelitian ini.Didalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kaulitatif deskriptif,dengan membaca fenomina di lapangan melalui hasil wawancara, observasi dan hasil pustakayang berkaitan dengan konteks penelitian. Dari hasil penelitian dapat ditemukan bahwa di desa kebonagung kecamatan kota sumenep umumnya program KB digunakan oleh pasangan yang baru menikah dengan beberapa alasan yang dikeluarkan termasuk ekonomi yang masih belum stabilKependudukan menjadi masalah yang cukup serius, masalah penduduk dan laju pengurangan penduduk yang tinggipun dihadapi di desa kebonagung kecamatan kota sumenep dengan jumlah penduduk yang begitu tinggi dibandingkan dengan desa lainnya, sehingga sudah mendapat pengurangan pula akibat dari pengguna KB yang memang tidak terhitung jumlahnya.Program KB disosialisasikan oleh pemerintah sebagai bentuk usaha dalam memberikan batasan jumlah keturunan, sehingga jumlah penduduk dapat terkendali dan kehidupan penduduk juga terkontrol. Namun hal tersebut jika dipandang sekilas sepertinya tidak sejalan dengan beberapa hadist dan ketentuan hukum islam yang menyerukan memperbanyak ketuurunan, adanya ketidak paduan tersebut menjadi latar belakang penelitian ini.Didalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kaulitatif deskriptif,dengan membaca fenomina di lapangan melalui hasil wawancara, observasi dan hasil pustakayang berkaitan dengan konteks penelitian. Dari hasil penelitian dapat ditemukan bahwa di desa kebonagung kecamatan kota sumenep umumnya program KB digunakan oleh pasangan yang baru menikah dengan beberapa alasan yang dikeluarkan termasuk ekonomi yang masih belum stabi

    PELAKSANAAN PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA MENYUSUN KISI- KISI SOAL DI PRODI PGMI UIN SULTAN SYARIF KASIM RIAU

    No full text
    Penyusunan kisi-kisi soal merupakan salah satu tugas pokok guru. Penyusunan kisi- kisi soal dilaksanakan sebelum membuat butir soal sehingga dengan adanya kisi- kisi soal akan terwujud kualitas soal yang baik. Akan tetapi dalam kenyataannya sebagian practitioner merasa kesulitan bahkan tidak sedikit yang memilih untuk tidak membuat kisi- kisi soal. Oleh karena itu, salah satu dosen pengampu mata kuliah evaluasi pembelajaran mengenalkan dan melatih mahasiswa Program Studi PGMI semester V di UIN SusKa Riau dalam menyusun kisi- kisi soal dengan menggunakan model project based learning dengan harapan mahasiswa tidak hanya mengenal kisi-kisi soal saja, namun ada satu produk kisi-kisi soal yang dibuat selama proses pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model project based learning dalam mata kuliah evaluasi pembelajaran dalam menyusun kisi- kisi soal. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan data diperoleh dari observasi kegiatan perkuliahan online dan wawancara dengan mahasiswa PGMI semester V UIN SusKa Riau

    MENELUSURI KONSEP MODERNITAS DALAM DINAMIKA PEMIKIRAN

    Get PDF
    This paperentitled “Tracing the concept of modernity in the Dynamics of Thoughtâ€. Modernity is a historicalphenomenon and it is always interesting to be discussed, as it relates to the past, the present and the future.This paper traces characteristic of modernity in evolving of thought. The emergence of modernity since the16th century is characterized by the philosophical ideas that are different from the previous period that reasonhave a high position and avoid dependence on religion. The characteristics of modern humans from the timeis they who are able to think himself with scientific and rational. Something beyond reason and the physical isa myth and fantasy. While modernity in contemporary Islamic thought related with the intellectual awakening ofIslam, that is reformulating the perspective of Muslims to the principal teachings of Islam and eliminatingtaqleed and ta’sub.Key Word: Modernitas, Dinamika Pemikiran, Perspektif Muslim AbstrakTulisan ini berjudul “Menelusuri konsep modernitas dalam Dinamika Pemikiranâ€. Modernitas adalah fenomenahistoris dan selalu menarik untuk didiskusikan, karena berkaitan dengan masa lalu, masa kini dan masadepan. Makalah ini menelusuri karakteristik modernitas dalam evolusi pemikiran.Kemunculan modernitassejak abad ke-16 dicirikan oleh ide-ide filosofis yang berbeda dari periode sebelumnya yang alasannyamemiliki posisi tinggi dan menghindari ketergantungan terhadap agama.Ciri-ciri manusia modern sejak saatitu adalah mereka yang mampu berpikir tentang dirinya secara ilmiah dan rasional.Sesuatu di luar nalar danfisik adalah mitos dan fantasi.Sedangkan modernitas dalam pemikiran Islam kontemporer terkait dengankebangkitan intelektual Islam, yaitu merumuskan kembali perspektif umat Islam terhadap ajaran utama Islamdan menghilangkan taklid dan ekstrim.Kata Kunci: Modernitas, Dinamika Peikiran, Perspektif Musli

    PERAN BMT NU DALAM MENINGKATKAN PEMBERDAYAAN PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KECAMATAN GANDING

    Get PDF
    baitul maal wattamwil (BMT) is also a two-term institution, that is, baitul maal and baitul tamwil. That maal leads more towards non-profit collection and distribution, such as; Zakat, infaq, and charity. This research aims to know the role of BMT nu in promoting empowerment of small and medium-size micro enterprises (umkm) in axing and BMT nu obstacles and challenges in promoting small and medium micro enterprises (umkm) in the axiom. The study USES a qualitative approach, using methods of observation, interview and documentation. The role of BMT nu will not only keep Muslim communities in line with the relevant transactions, but also serve as stakeholders and donors to small and medium enterprises in pioneering. And the most frequent obstacles to BMT nu come to love in developing MTS are when the partners are not open to BMT nu and the BMT have difficulty coping with the problem because of the shortage of staff and so on.Baitul Maal wattamwil (BMT) juga merupakan suatu lembaga yang terdiri dari dua istilah, yaitu baitul maal dan baitul tamwil. Baitul maal lebih mengarah pada usaha-usaha pengumpulan dan penyaluran dana yang non-profit, seperti; zakat, infaq, dan sedekah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  peran BMT NU dalam meningkatkan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Ganding dan hambatan dan tantangan BMT NU dalam meningkatkan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Ganding. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.Peran BMT NU selain menjaga masyarakat muslim agar tetap melakukan transaksi yang sesuai dengan syariat, juga berperan sebagai pembina dan pemberi pengarahan kepada pelaku usaha kecil dan menengah dalam merintis usahanya. Peran BMT sebagai pemberi pelatihan dan pengawasan terhadap nasabah yang menjadi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Dan hambatan-hambatan yang sering dialami BMT NU Kecamatan Ganding dalam mengembangkan UMKM adalah ketika Mitra tidak terbuka terhadap pihak BMT NU dan dari pihak BMT kesulitan mengatasi permasalahannya karena minimnya kafasitas staf dan lain sebagainya

    Analisis Implimentasi Human Capital Invesment Dalam Pengembangan Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang

    Get PDF
    The role of Islamic boarding schools in the development of society has further strengthened the existence of Islamic boarding schools, so that elements of Islamic boarding schools (kyai, congregation/students, Islamic boarding schools, and bodies or organizations under Islamic boarding schools) have exerted social, economic, political and cultural influence in fulfilling the needs of the surrounding community. The relationship between Islamic boarding schools and the community is a form of influencing and forming an open society. The focus of this research is the Analysis of the Implementation of Human Capital Investment in the Development of Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang Islamic Boarding School. The purpose of this research is to find out the process of Human Capital Investment in the development of Islamic Boarding Schools and the obstacles encountered in carrying out the Human Capital Investment. This type of research is a descriptive qualitative research. namely in various ways so that the potential and quality of existing human resources can be maximized so that the impact can be felt by the organization. One of the methods used by the Nazhhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang Islamic Boarding School is by involving human resources in various existing training or workshops and also by providing scholarships so that they can continue to a higher level of education in accordance with the potential needed by the Nazhhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang Islamic Boarding School and increase the wages or riwerd of existing HR. The implications of this research are that it is hoped that every organization or a particular institution can carry out Human Capital Investment because human Capital in an organization plays an important role in advancing an organization especially in the economic field of an institution. Peran pondok pesantren dalam pembangunan terhadap masyarakatnya kian memperkokoh eksistensi pondok pesantren, sehingga unsur-unsur pondok pesantren (kyai, jamaah/santri, pondok, dan badan atau organisasi di bawah pondok pesantren) telah memberikan pengaruh sosial, ekonomi, politik, dan kultural dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat sekitarnya. Hubungan pondok pesantren dengan masyarakat merupakan suatu bentuk pengaruh-mempengaruhi dan membentuk masyarakat terbuka. Fokus  penelitian  ini  adalah  Analisis  Implimentasi Human Capital Invesment Dalam Pengembangan Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang. Adapun tujuan  dalam  penelitian  ini  adalah   untuk  mengetahui  proses Human Capital Invesment dalam, pengembangan Pondok Pesantren serta hambatan yang ditemui dalam melakukan Human Capital Invesment tersebut. Jenis penelitian ini adalah merupakan penelitian  kualitatif deskriptif  Berdasarkan temuan hasil penelitian dan pembahasan maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Human Capital Invesment Dalam Pengembangan Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang. yaitu dengan dengan bermacam cara agar potensi dan kualitas SDM yang ada bisa ditingkatkan secara maksimal sehingga dampaknya bisa dirasakan oleh organisasi. Salah satu cara yang digunakan oleh Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang adalah dengan mengikutkan para SDM keberbagai pelatihan atau workshop yang ada dan juga dengan memberikan beasiswa agar dapat melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi sesuai dengan potensi yang dibutuhkan Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang serta menaikkan upah ataupun riwerd para SDM yang ada .Implikasi dari penelitian ini diharapkan setiap rganisasi ataupun sebuah lembaga tertentu dapat meelakukan Human Capital Invesment karena human Capital  dalam sebuah organisasi sangat berperan penting dalam memajukan sebuah organisasi lebih-lebih dalam bidang perekonomian sebuah lembaga.   &nbsp

    KONSEPSI HADIS MUKHTALIF DAN METODE PENYELESAIANNYA DI KALANGAN ULAMA FIQH

    Get PDF
    This article contains the concept of mukhtalif hadith and its method of completion among fiqh scholars. Among the sunnah that is quite difficult to understand is the sunnah or hadith that are contradictory or mukhtalif. For ordinary people who do not have the power of faith will have negative thoughts and maybe accusations against the sunnah of the prophet Muhammad SAW. Therefore, the scholars of hadith do not remain silent on these accusations. Likewise Fiqh Ulama, the approach of Fiqh Ulama in completing collaborative hadiths is no different from what is done by Hadith Ulama. However, the scholars of hadith generally refer to the aspects of the hadith of the Prophet as role models. While the scholars of fiqh are more important in the interests of the law. In addition, hadith scholars are more likely to understand the Prophet's hadith textually, while fiqh scholars tend to understand contextually in order to take the legal basis.Artikel ini memuat tentang konsep hadis mukhtalif dan metode penyelesainnya di kalangan ulama fiqih. Diantara sunnah yang cukup sulit untuk diapahami adalah sunnah atau hadis yang saling bertentangan atau mukhtalif. Untuk orang awam yang tidak memiliki kekuatan iman akan memiliki pemikiran negatif dan mungkin membuang tuduhan terhadap sunnah nabi Muhammad Saw. Oleh karena itu, para ulama hadis tidak tinggal diam menghadapi tuduhan tersebut. Begitu juga Ulama Fiqih, pendekatan Ulama fiqh dalam menyelesaikan hadis-hadis kontroversial tidak berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Ulama hadis. Akan tetapi Ulama hadis secara umum lebih menekankan pada aspek hadis Nabi (perkataan, perbuatan dan takrir) sebagai panutan.Sementara Ulama fiqh lebih menekankan pada kepentingan istimbath hukum. Di samping itu, Ulama hadis lebih cenderung memahami hadis Nabi secara tekstual, sedang Ulama fiqh cenderung memahami secara kontekstual dalam rangka pengambilan dasar suatu hukum

    1,950

    full texts

    2,348

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster MADURA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇