Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster MADURA
Not a member yet
    2348 research outputs found

    PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MATERI KETENTUAN UUD NRI TAHUN 1945 DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS X A DI SMA NEGERI 1 BLUTO SEMESTER GENAP TAH

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: [1] penerapan pembelajaran kontekstual yang dilakukan guru PKn, [2] sistem penilaian yang dilakukan guru PKn dalam mengukur tingkat kemandirian belajar siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Bluto, dan [3] pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran PKn terhadap kemandirian belajar siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Bluto. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Bluto yang pembelajarannya sudah menerapkan pembelajaran kontekstual namun belum diketahui tingkat kemandirian belajar siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, angket, dan tes. Untuk menganalisis data dari hasil observasi aktivitas belajar siswa digunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran PKn terhadap kemandirian belajar siswa mempunyai pengaruh positif. Terbukti kemandirian belajar siswa terus mengalami peningkatan antar siklus. Kriteria sedang pada siklus I 28,1% (9 siswa), siklus II 18,7% (6 siswa), dan siklus III 6,2% (2 siswa) dari 32 siswa yang hadir. Kriteria tinggi pada siklus I 31,2% (10 siswa), siklus II 34,3% (11 siswa), dan siklus III 40,7% (13 siswa) dari 32 siswa yang hadir. Kriteria sangat tinggi pada siklus I 40,7% (13 siswa), siklus II 47% (15 siswa), dan siklus III 53,1% (17 siswa) dari 32 siswa yang hadir.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: [1] penerapan pembelajaran kontekstual yang dilakukan guru PKn, [2] sistem penilaian yang dilakukan guru PKn dalam mengukur tingkat kemandirian belajar siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Bluto, dan [3] pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran PKn terhadap kemandirian belajar siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Bluto. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Bluto yang pembelajarannya sudah menerapkan pembelajaran kontekstual namun belum diketahui tingkat kemandirian belajar siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, angket, dan tes. Untuk menganalisis data dari hasil observasi aktivitas belajar siswa digunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran PKn terhadap kemandirian belajar siswa mempunyai pengaruh positif. Terbukti kemandirian belajar siswa terus mengalami peningkatan antar siklus. Kriteria sedang pada siklus I 28,1% (9 siswa), siklus II 18,7% (6 siswa), dan siklus III 6,2% (2 siswa) dari 32 siswa yang hadir. Kriteria tinggi pada siklus I 31,2% (10 siswa), siklus II 34,3% (11 siswa), dan siklus III 40,7% (13 siswa) dari 32 siswa yang hadir. Kriteria sangat tinggi pada siklus I 40,7% (13 siswa), siklus II 47% (15 siswa), dan siklus III 53,1% (17 siswa) dari 32 siswa yang hadir

    ANALISIS PENERAPAN TRANSAKSI BITCOIN DITINJAU DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (PT. INDODAX NASIONAL INDONESIA)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan transaksi Bitcoin sesuai dengan teori transaksi dalam ekonomi Islam atau tidak. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data melalui reduksi data, penyajian data, kemudian penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, transaksi-transaksi yang terdapat pada PT. Indodax Nasional Indonesia tidak sesuai dengan transaksi-transaksi di dalam ekonomi Islam karena di dalamnya terdapat unsur gharar (ketidakjelasan), maysir (perjudian), passive income dan ighra’ (daya tarik luar biasa yang menyebabkan orang lalai terhadap kewajibannya, agar dapat melakukan transaksi yang menghasilkan bonus) yang tidak diperbolehkan dalam ekonomi Islam

    The Alignment of the Final Letters in the Alala Book by Sheikh Al-Zarnuji: Rhetoric Analysis Study

    Get PDF
    The Alala Book is a small book containing a collection of advice poems in the Ta'lim Mutaa'llim book by Sheikh Az-Zarnuji. This book is widely studied in various educational institutions, especially Islamic boarding schools. The book of Alala has its charm because it contains poems that have a beauty value in terms of the beauty of the lafadz, including poetry. This study aims to discover what types of poetry are included in the Alala book. With the science of poetry, researchers can determine the final letters in the two fashilah and select the kind of poems. The method used by the researcher in this study is a qualitative method with a literature study approach, namely by describing the data by finding the final letters contained in two or more fashilah to determine what types of poetry are included in the Alala book. The results of this study conclude that poetry is divided into three styles, including mutharraf, murashsha' and mutawazi poetry. The number of poems in this book is 17 poems consisting of seven mutharraf poems, one murashsha verse, and nine mutawazi poems

    Strategi Pengawas Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

    Get PDF
    Abstrak: Dalam proses pendidikan, pendidik atau guru dituntut pula memiliki kompetensi pada bidang masing-masing. Maka dari itu untuk menghasilkan kualitas guru yang memiliki kompetensi baik perlu dilakukan adanya pengawasan secara kontiniu (terus-menerus) sesuai dengan perkembangan, kegiatan pembinaan kependidikan (Crow, 2014). Pengawasan merupakan salah satu fungsi organisasi, administrasi dan manajemen yang mencakup beberapa aspek yang meliputi pemeriksaan, pengujian, pengembangan ilmiah, peninjauan, pengamatan dan pemantauan serta kunjungan staf untuk menjaga agar segala kegiatan pelaksanaan pokok dan fungsi Kementerian dapat dilaksanakan secara berdaya guna dan berhasil guna sesuai penetapan kebijakan yang berlaku dan rencana yang ditetapkan, sehingga sasaran kegiatan dan tujuan organisasi dapat tercapai dengan maksimal (Soebagio, 2011). Pengawas adalah sekelompok jabatan fungsional yang bertugas memonitoring, membimbing dan membina kehidupan lembaga persekolahan. Sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2013 Pengawas Pendidikan Agama adalah “Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Agama yang diberi tugas, tanggung jawab dan wewenang secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk pengawasan pendidikan agama di sekolah dan madrasah dengan melaksanakan penilaian dan pembinaan dari segi teknis pendidikan dan  administrasi pada satuan pendidikan pra sekolah, pendidikan dasar dan menengah (Purwanto, 2012).                 Kata Kunci: Strategi, MutuAbstrak: Dalam proses pendidikan, pendidik atau guru dituntut pula memiliki kompetensi pada bidang masing-masing. Maka dari itu untuk menghasilkan kualitas guru yang memiliki kompetensi baik perlu dilakukan adanya pengawasan secara kontiniu (terus-menerus) sesuai dengan perkembangan, kegiatan pembinaan kependidikan (Crow, 2014). Pengawasan merupakan salah satu fungsi organisasi, administrasi dan manajemen yang mencakup beberapa aspek yang meliputi pemeriksaan, pengujian, pengembangan ilmiah, peninjauan, pengamatan dan pemantauan serta kunjungan staf untuk menjaga agar segala kegiatan pelaksanaan pokok dan fungsi Kementerian dapat dilaksanakan secara berdaya guna dan berhasil guna sesuai penetapan kebijakan yang berlaku dan rencana yang ditetapkan, sehingga sasaran kegiatan dan tujuan organisasi dapat tercapai dengan maksimal (Soebagio, 2011). Pengawas adalah sekelompok jabatan fungsional yang bertugas memonitoring, membimbing dan membina kehidupan lembaga persekolahan. Sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2013 Pengawas Pendidikan Agama adalah “Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Agama yang diberi tugas, tanggung jawab dan wewenang secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk pengawasan pendidikan agama di sekolah dan madrasah dengan melaksanakan penilaian dan pembinaan dari segi teknis pendidikan dan  administrasi pada satuan pendidikan pra sekolah, pendidikan dasar dan menengah (Purwanto, 2012).                 Kata Kunci: Strategi, Mut

    Pendampingan Manajemen Program Pengembangan Karakter Berbasis Nilai-nilai Gerakan Pramuka di MAN Sampang

    Get PDF
    Pendampingan pengembangan karakter berbasis nilai nilai gerakan pramuka yang di dalamnya membahas tentang kurangnya karakter yang dititik beratkan kepada guru dalam membimbing anak didiknya yang dilandaskan dengan manajemen pengembangan peserta didik yang baik sehingga akan tercapai siswa yang memiliki jiwa karakter yang lebih baik di MAN Sampang. Hasil: pertama, perencanaan (Plaining) proses pengembangan karakter berbasis nilai-nilai gerakan pramuka menunjukkan bahwa dalam proses pelaksanaan kepala sekolah yaitu bersama pembina dan guru ingin menerapkan siswa/siswi itu harus jujur, religius, toleransi, tanggung jawab, dan yang paling penting yaitu disiplin tidak hanya diterapkan kepada anggota pramuka saja tetapi kepada seluruh siswa/i MAN Sampang, dan tidak hanya diterapkan di dalam proses pembelajaran tetapi juga di luar proses pembelajaran non formal. Kedua, pelasanaan (Actuating) program pengembangan karakter berbasis nilai-nilai gerakan pramuka di MAN Sampang tidak sepenuhnya menjalankan masih ada kendala yakni masih ada anggota pramuka atau siswa/i yang gagal paham. Ketiga, mengevaluasi program pengembangan karakter berbasis nilai-nilai gerakan pramuka di MAN Sampang berjalan dengan lancar dikarenakan melihat perubahan yang menonjol dari siswa sebelum metode baru di terapka

    Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Lembaga Pendidikan Islam Indonesia

    Get PDF
    Di era globalisasi dan revolusi industri 4.0, strategi pengembangan SDM di lembaga pendidikan Islam menjadi semakin penting. Lembaga pendidikan Islam perlu mempersiapkan para peserta didik dan tenaga kependidikan untuk menghadapi tantangan di masa depan dengan keterampilan dan kemampuan yang memadai. Oleh karena itu, lembaga pendidikan Islam perlu mengembangkan strategi pengembangan SDM yang efektif dan berkelanjutan, dengan melibatkan semua pihak yang terkait dan dengan dukungan sumber daya yang memadai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan melakukan analisis terhadap studi literatur terkait strategi pengembangan SDM di lembaga pendidikan Islam. Studi literatur diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, makalah seminar, dan publikasi terkait lainnya yang terkait dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Berbagai strategi pengembangan SDM yang dapat dilakukan oleh lembaga pendidikan islam diantaranya pelatihan dan pengembangan, program magang, beasiswa dan penghargaan, program mentorship, peningkatan kesejahteraan SDM, kolaborasi dengan lembaga lain, evaluasi kinerja SDM, pembinaan spiritual, implementasi teknologi, dan pengembangan inovasi. Dengan adanya strategi pengembangan SDM yang tepat, lembaga pendidikan Islam dapat memiliki SDM yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan pendidikan IslamDi era globalisasi dan revolusi industri 4.0, strategi pengembangan SDM di lembaga pendidikan Islam menjadi semakin penting. Lembaga pendidikan Islam perlu mempersiapkan para peserta didik dan tenaga kependidikan untuk menghadapi tantangan di masa depan dengan keterampilan dan kemampuan yang memadai. Oleh karena itu, lembaga pendidikan Islam perlu mengembangkan strategi pengembangan SDM yang efektif dan berkelanjutan, dengan melibatkan semua pihak yang terkait dan dengan dukungan sumber daya yang memadai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan melakukan analisis terhadap studi literatur terkait strategi pengembangan SDM di lembaga pendidikan Islam. Studi literatur diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, makalah seminar, dan publikasi terkait lainnya yang terkait dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Berbagai strategi pengembangan SDM yang dapat dilakukan oleh lembaga pendidikan islam diantaranya pelatihan dan pengembangan, program magang, beasiswa dan penghargaan, program mentorship, peningkatan kesejahteraan SDM, kolaborasi dengan lembaga lain, evaluasi kinerja SDM, pembinaan spiritual, implementasi teknologi, dan pengembangan inovasi. Dengan adanya strategi pengembangan SDM yang tepat, lembaga pendidikan Islam dapat memiliki SDM yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan pendidikan Isla

    Nilai Integrasi Islam dan Sains di Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia : Sekolah Islam Terpadu, Madrasah dan Pesantren

    Get PDF
    AbstractThis study aims to find out about the integration of Islam and science in Islamic educational institutions such as Integrated Islamic Schools (SIT), Madrasas and Islamic Boarding Schools. This type of research is library research. And the results show that all Islamic educational institutions have attempted to integrate Islam and science in the curriculum at their respective institutions, both written curriculum and through hidden curriculum. Each institution has its own way and method in integrating Islamic values into general subjects, such as in an integrated Islamic school. One form of integration that is carried out is to integrate the 2013 curriculum that they use in relation to their religious knowledge and there are many other forms of integration carried out by educational institutions, each of which has a different way and method. Keywords: Integration of Islam, Islam and Science, Religious and Secula

    Relasi Al-Qur’an Terhadap Tradisi Pernikahan Di Kalangan Kiai Kabupaten Pamekasan

    Get PDF
    Abstract: Marriage is something sacred for the Pamekasan community, especially among the kiai. They are not arbitrary in choosing prospective wives or husbands for their children. There are many considerations made as an effort to find the best partner for their children. So that many of the kiai choose their sons and daughters also from the kiai, and this seems to have transformed into a tradition that is difficult to eliminate. So to answer questions about how the wedding tradition among the kiai of Pamekasan regency and the relationship of the Qur'an to the wedding tradition. So the research uses qualitative shorthand with descriptive data analysis method analysis-explanation. From the researcher's search of informants and existing documents (references). So the results of the study can be described as follows: marriage traditions among kiai Pamekasan regency by considering three things, namely (1) kafaah by prioritizing family, (2) kafaah by prioritizing social status, and (3) kafaah by prioritizing religion. However, based on existing reality, the concept of kafaah nasab or social which is the same in terms of nasab is still dominant among kiai today. The Qur'an does not contemplate kafaah nasab nor does it prohibit kafaah nasab. However, the Qur'an gives a strong message in marriage by emphasizing the importance of equality based on piety to Allah Almighty. al-Hujurat:13. Keywords: Tradition, Marriage, Kiai Pamekasan, Qur'an.Abstrak: Pernikahan merupakan sesuatu yang sakral bagi masyarakat Pamekasan, terlebih di kalangan kiai. Mereka tidak sembarangan dalam memilihkan calon istri ataupun suami bagi putra-putrinya. Ada banyak pertimbangan yang dilakukan sebagai sebuah ikhtiar mencarikan pasangan yang terbaik bagi anak-anaknya. Sehingga banyak dari kalangan kiai yang memilihkan pasangan putra-putrinya juga dari kalangan kiai, dan hal ini seakan sudah menjelma menjadi sebuah tradisi yang sulit untuk dihilangkan. Maka untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai bagaimana tradisi pernikahan di kalangan kiai kabupaten Pamekasan serta relasi al-Qur’an terhadap tradisi pernikahan tersebut. Maka penelitian menggunakan pendekan kualitatif dengan metode analisis data deskriptif analisis- eksplanasi. Dari penelusuran peneliti terhadap para informan dan dokumen (refrensi) yang ada. Maka hasil penelitian dapat dideskripsikan sebagaimana berikut:tradisi pernikahan dikalangan kiai kabupaten Pamekasan dengan mempertimbangkan tiga hal, yaitu (1) kafaah dengan mengutamakan family, (2) kafaah dengan mengutamakan status sosial, dan (3) kafaah dengan mengutamakan agama. Namun demikian berdasarkan realita yang ada konsep kafaah nasab atau sosial yang sama dari segi nasab masih dominan di kalangan kiai hingga zaman sekarang. Al-Qur’an tidak menganjurkan kafaah nasab dan juga tidak melarang kafaah nasab. Namun demikian al-Qur’an memberikan pesan yang kuat dalam pernikahan dengan menekankan pentinya kesamaan yang didasari  ketakwaan kepada Allah SWT, QS. al-Hujurat ayat 13. Kata Kunci: Tradisi, Pernikahan, Kiai Pamekasan, al-Qur’an

    The Effect Of Hedonism Lifestyle On Student Consumptive Behavior

    Get PDF
    The purpose of this study is to determine how the influence of student consumption habits on the management study program at the Faculty of Economics and Islamic Business UIN North Sumatra. This hedonistic lifestyle encourages excessive consumption, which in this case is contrary to Islamic teachings. Islam prohibits excessive consumption triggered by this hedonistic lifestyle. The hypothesis of this study is that management students at the College of Economics and Islamic Business UIN North Sumatra have a positive relationship with hedonistic and consumptive lifestyles. The participants in this study were students of the Management Study Program at the Faculty of Economics and Islamic Business, UIN North Sumatra University. A total of 91 responses were obtained using the Slovin formula. This study used IBM SPSS version 27 for data analysis. According to the results of this study, hedonic lifestyle has a significant influence on consumption in management students.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh kebiasaan konsumsi mahasiswa pada program studi manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sumatera Utara. Gaya hidup hedonistik ini mendorong konsumsi yang berlebihan, yang dalam hal ini bertentangan dengan ajaran Islam. Islam melarang konsumsi berlebihan yang dipicu oleh gaya hidup hedonis ini. Hipotesis penelitian ini adalah mahasiswa manajemen di Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sumatera Utara memiliki hubungan positif dengan gaya hidup hedonis dan konsumtif. Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Sumatera Utara UIN. Sebanyak 91 tanggapan diperoleh dengan menggunakan rumus Slovin. Penelitian ini menggunakan IBM SPSS versi 27 untuk analisis data. Menurut hasil penelitian ini, gaya hidup hedonis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap konsumsi pada mahasiswa manajeme

    Optimalisasi Bimbingan Keagamaan Dalam Peningkatan Kecerdasan Spiritual Anak di TPQ An-Nur Wonorejo, Kabupaten Pekalongan

    Get PDF
    Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap proses pendidikan baik secara formal maupun informal. Salah satu bentuk kepedulian jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan adalah dengan menggerakkkan para civitas akademiknya untuk mengurangi salah satu permasalahan pendidikan dalam ranah spiritual. Bimbingan keagamaan merupakan salah satu kegiatan yang termasuk program kerja dari Departemen Pendidikan HMJ PAI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan ini merupakan agenda rutin HMJ PAI setiap minggunya setelah adanya pandemi Covid-19. Pelaksanaan bimbingan HMJ PAI ini dilaksanakan di TPQ an-Nur desa Wonorejo, kecamatan Kajen, kabupaten Pekalongan. Materi yang diajarkan meliputi materi-materi keagamaan untuk meningkatkan kecerdasan spiritual seperti sholat, puasa, dan materi lainnya yang masih berkaitan dengan materi keagamaan. Anak yang diajar pun berasal dari berbagai usia mulai dari umur 4 tahun hingga 12 tahun.Hasil dari kegiatan bimbingan keagamaan ini adalah anak-anak usia 4-12 di TPQ an-Nurdesa Wonorejo mengalami peningkatan kecerdasan spiritualnya. Hal ini ditandai dengan meningkatnya ketaqwaan dalam wujud rajin sholat lima waktu dan tepat waktu, jujur, sabar, meningkatnya empati kepada teman lainnya dan berjiwa besa

    1,950

    full texts

    2,348

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster MADURA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇