Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster MADURA
Not a member yet
2348 research outputs found
Sort by
SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN: ANALISIS KUALITATIF
This study aims to analyze the success of the existing education quality assurance system at Nurhidayah Integrated Islamic High School. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. The research was conducted with observation, interview, and documentation approaches as a data collection technique. The results of the study show that the quality assurance system at Nur Hidayah Integrated Islamic High School includes: Determination of quality standards in accordance with the minimum criteria in the National Education Standards and collaborated with the Quality Standards of the Integrated Islamic School Network. The school's Internal Quality Assurance Team consists of the following elements: Principal, Vice Principal, Foundation and School Committee. The success of the quality of education is greatly influenced by the following supporting factors: qualified educators and education personnel, selected students, cooperative guardians, sufficient funding, regular coordination and evaluation meetings by school leaders. Meanwhile, a number of factors inhibiting the achievement of the quality of education can be identified as follows: the understanding of related parties in implementing the quality assurance system is still lacking, the fulfillment of facilities and infrastructure standards is less than optimal, the density of school activities that can affect the learning process that is not optimal so that it is not always in accordance with the learning plan that has been made by the teacher.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberhasilan sistem penjaminan mutu pendidikan yang ada pada SMA Islam Terpadu Nurhidayah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan dengan pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian meunjukkan bahwa Sistem penjaminan mutu di SMA Islam Terpadu Nur Hidayah mencakup : Penetapan standar mutu sesuai dengan kriteria minimal dalam Standar Nasional Pendidikan dan dikolaborasikan dengan Standar Mutu Jaringan Sekolah Islam Terpadu. Tim Penjamin mutu Internal sekolah terdiri dari unsur : Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Yayasan dan Komite Sekolah. Keberhasilan mutu pendidikan sangat dipengaruhi oleh faktor pendukung sebagai berikut : pendidik dan tenaga kependidikan yang qualified, siswa yang terseleksi, walimurid yang kooperatif, pendanaan yang cukup, rapat koordinasi dan evaluasi yang rutin oleh pimpinan sekolah. Sedangkan sejumlah faktor penghambat tercapainya mutu pendidikan, dapat diidentifikasi sebagai berikut : pemahaman pihak-pihak terkait dalam melaksanakan sistem penjaminan mutu masih kurang, pemenuhan standar sarana dan prasarana yang kurang optimal, padatnya kegiatan sekolah yang dapat berpengaruh pada proses pembelajaran yang kurang maksimal sehingga tidak selalu sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang telah dibuat oleh Guru
Dampak Pola Asuh Strict Parenting Terhadap Potensi dan Prestasi Anak (Relevansi Tafsir Qs. Luqman [31]: 13, 16-19)
Parenting is an important factor that influences the development of children's potential and achievement. This study aims to analyze the impact of strict parenting on children's potential and achievement and compare it with the parenting principles taught in QS. Luqman [31]: 13, 16-19. This study uses a mixed methods approach with a qualitative dominant supported by descriptive quantitative data. The results show that strict parenting tends to have a negative impact on the development of children's potential. These impacts include low self-confidence, limitations in social skills, high psychological pressure, and obstacles in developing children's interests and talents. In contrast, Luqman's parenting principles based on dialogue, compassion and wise direction offer a more balanced and positive approach, which not only supports children's optimal growth but also strengthens moral and spiritual values that are important for building children's character. This study recommends parents to implement a more dialogic and loving parenting style and provide space for children to make decisions and develop their potential. The results of this study are expected to be a reference for families in developing more effective parenting based on Islamic values.
Pola asuh orangtua merupakan faktor penting yang memengaruhi perkembangan potensi dan prestasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pola asuh strict parenting terhadap potensi dan prestasi anak serta membandingkannya dengan prinsip pengasuhan yang diajarkan dalam QS. Luqman [31]: 13, 16-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan dominan kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strict parenting cenderung memberikan dampak negatif terhadap pengembangan potensi anak. Dampak tersebut meliputi rendahnya rasa percaya diri, keterbatasan dalam keterampilan sosial, tekanan psikologis yang tinggi, serta hambatan dalam pengembangan minat dan bakat anak. Sebaliknya, prinsip pengasuhan Luqman yang berbasis dialog, kasih sayang, dan arahan bijaksana menawarkan pendekatan yang lebih seimbang dan positif, yang tidak hanya mendukung pertumbuhan anak secara optimal tetapi juga memperkuat nilai-nilai akhlak dan spiritual yang penting untuk membangun karakter anak. Penelitian ini merekomendasikan orangtua untuk menerapkan pola asuh yang lebih dialogis dan penuh kasih sayang serta memberikan ruang bagi anak untuk mengambil keputusan dan mengembangkan potensi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi keluarga dalam mengembangkan pola asuh yang lebih efektif dan berlandaskan nilai-nilai Islam
Pemodelan dan Peramalan Inflasi Indonesia Menggunakan Pendekatan Regresi Nonlinear: Studi pada Model Logistic Smooth Transition Autoregressive (LSTAR)
This study aims to model and forecast inflation in Indonesia using a nonlinear regression approach, specifically the Logistic Smooth Transition Autoregressive (LSTAR) model. Inflation often exhibits nonlinear behavior due to different economic regimes, such as stable and crisis periods, which linear models fail to capture. Using monthly year-on-year inflation data from January 2009 to December 2022, this research begins with stationarity testing, nonlinearity identification using the Terasvirta test, LSTAR model parameter estimation, and diagnostic evaluation. The results confirm significant nonlinearity in Indonesian inflation. The best model is LSTAR(2) with the transition variable at a two-month lag (INF_{t-2}). This model effectively captures a smooth transition between two regimes: a low-inflation regime and a high-inflation regime, with an estimated threshold of 4.85%. In the low-inflation regime, inflation shows high persistence. In contrast, the high-inflation regime exhibits a mean-reverting characteristic, indicating a self-correcting mechanism or a policy response. Based on the Root Mean Square Error (RMSE) and Mean Absolute Error (MAE) criteria, the LSTAR model demonstrates superior forecasting accuracy compared to the conventional linear ARIMA model. This study concludes that the LSTAR model is an effective and robust tool for modeling and forecasting inflation in Indonesia. The findings imply that Bank Indonesia should be more vigilant when inflation approaches the 4.85% threshold, as the economic dynamics may shift, requiring a different monetary policy response.Inflasi merupakan indikator makroekonomi krusial yang perilakunya sering kali menunjukkan nonlinearitas akibat adanya rezim ekonomi yang berbeda, seperti periode stabil dan krisis. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan meramalkan inflasi Indonesia dengan menggunakan pendekatan Regresi Nonlinear, khususnya model Logistic Smooth Transition Autoregressive (LSTAR). Data yang digunakan adalah data bulanan Indeks Harga Konsumen (IHK) Indonesia dari Januari 2008 hingga Desember 2022, yang diolah menjadi inflasi year-on-year. Metode penelitian dimulai dengan uji stasioneritas, identifikasi nonlinearitas menggunakan uji Terasvirta, estimasi parameter model LSTAR, dan evaluasi diagnostik. Hasil penelitian mengungkap bahwa inflasi Indonesia mengandung unsur nonlinearitas yang signifikan. Model LSTAR(2) dengan variabel transisi pada lag ke-2 (INF ) terbukti menjadi model terbaik. Model ini mampu menangkap peralihan yang mulus (smooth transition) antara dua rezim: rezim inflasi rendah (ketika inflasi masa lalu rendah) dan rezim inflasi tinggi (ketika inflasi masa lalu tinggi). Nilai threshold yang diestimasi sebesar 4,85%. Berdasarkan kriteria RMSE dan MAE, model LSTAR menunjukkan akurasi peramalan yang lebih unggul dibandingkan dengan model linier konvensional ARIMA. Temuan ini menyimpulkan bahwa model LSTAR merupakan alat yang efektif dan robust untuk pemodelan dan peramalan inflasi Indonesia, sehingga dapat dijadikan pertimbangan bagi Bank Indonesia dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan moneter
Optimalisasi Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SMP Negeri 2 Torjun
The Merdeka Belajar Curriculum is an educational policy innovation launched to address post-pandemic learning challenges and to promote the strengthening of students' character and competencies. SMPN 2 Torjun is one of the educational institutions that began implementing this curriculum in the 2023 academic year. This study was conducted to explore how the optimization of planning, implementation, and evaluation of the Merdeka Curriculum contributes to improving the quality of learning at the school. The method used was a qualitative approach with a case study design. Data collection techniques included interviews, observation, and documentation, while data analysis employed Miles & Huberman’s interactive analysis model with source and technique triangulation. The findings reveal that: (First) the planning of the Merdeka Curriculum at SMPN 2 Torjun was carried out collaboratively by involving the principal, teachers, school committee, and the Department of Education. The category chosen for implementation was Mandiri Berubah (Independent Transition). (Second) the curriculum implementation was effective through student-centered learning strategies and the integration of the Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) as a means of character development. (Third) evaluation was conducted regularly through official meetings, principal supervision, and external oversight, with the aim of continuous improvement. Overall, the implementation of the Merdeka Curriculum has had a positive impact on enhancing the quality of learning, both academically and non-academically.Kurikulum Merdeka Belajar merupakan inovasi kebijakan pendidikan yang diluncurkan untuk menjawab tantangan pembelajaran pasca pandemi serta mendorong penguatan karakter dan kompetensi peserta didik. SMPN 2 Torjun merupakan salah satu satuan pendidikan yang mulai menerapkan kurikulum ini pada tahun ajaran 2023. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis interaktif Miles & Huberman dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan : (Pertama) Perencanaan Kurikulum Merdeka di SMPN 2 Torjun dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan Dinas Pendidikan. Adapun kategori yang dipilih adalah Mandiri Berubah. (Kedua) Pelaksanaan kurikulum berjalan efektif dengan strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa, serta integrasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai sarana pembentukan karakter. (Ketiga) Evaluasi dilakukan secara berkala melalui rapat dinas, supervisi kepala sekolah, dan pengawasan eksternal, dengan tujuan untuk perbaikan berkelanjutan. Secara keseluruhan, implementasi Kurikulum Merdeka telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran, baik secara akademik maupun non-akademik
Peran Mathematics Anxiety (Kecemasan Matematika) Guru dalam Mempengaruhi Growth Mindset Siswa
penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan timbal balik antara tingkat kecemasan matematika (Mathematics Anxxety) yang dialami oleh guru dan dampaknya terhadap pola pikir berkembang (Growth Mindset) serta keyakinan Diri (Self-Efficaty) siswa dalam menghadapi kesulitan matematika. Desain korelasional digunakan untuk mengukur variabel pada 20 guru matematika (tingkat SMP dan SMA) dan 150 siswa mereka. hasil stimulasi menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara Kecemasan Matematika Guru dan Growth Mindset Siswa
Guru dengan kecemasan tinggi cenderung menciptakan lingkungan kelas yang kurang mendukung pengambilan risiko dan kesalahan, yang secara tidak langsung menghambat adopsi pola pikir bahwa kemampuan dapat dikembangkan. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya intervensi untuk mengurangi Kecemasan Matematika pada guru guna meningkatkan iklim belajar yang lebih positif bagi siswa
Implementasi Pembentukan Karakter Siswa Di Mtsn 3 Pamekasan
This research is motivated by the researcher's interest in the efforts to build student character implemented at MTsN 3 Pamekasan. As the modern era develops, many cases occur and befall teenagers and students who violate community norms or rules in the environment and at Madrasah and this can be disturbing for parents, teachers, and the community. And it is necessary for the process or program to build student character so that more or less children can anticipate and even minimize actions that violate these rules and norms. In this case, character education needs to be applied to students, so that the character can contribute greatly in realizing the full potential and ideals of a person in building a good and beneficial life for themselves and others. Methodologically, this research uses a qualitative approach with a phenomenological type of research. The data collection techniques for this research include: observation, interviews and documentation through media, archival records. Test the validity of the data through careful re-checking and extending the research time, perseverance, observation, triangulation. The results of this study indicate that: First; the habit of exemplary behavior carried out in madrasas such as shaking hands with teachers of the same sex, reciting the Koran and praying together before the teaching and learning process begins, congregational prayers in each class alternately, the implementation of the SKIM book (Syarat Kecakapan Ibadah Mahdhoh), the Sakusiswa book as a form of student discipline and Friday afternoon preaching. Second; the results of the formation of good and excellent student character can be seen from the student achievements obtained and changes in student behavior and good deeds as well. Third; The supporting factors are providing role models, references, or student books, madrasa facilities and infrastructure and the community being a supporter of the formation of student character, complete facilities including fences if children are late coming to the madrasa, good cooperation between BK teachers, discipline enforcers, and the sincerity of teachers to educate and improve student behavior, and the holding of extracurricular activities such as scouts and pancake silat. The inhibiting factors in this study were caused by the community due to behavior carried out by the community such as falling into the realm of drugs, the limitations of the madrasa in reaching information, the very varied geographical location of students, the limitations of parents regarding the rules and regulations of the madrasa, and the lack of parental attention.Penelitian ini dilatarbelakangi rasa ketertarikan peneliti terhadap implementasi pembentukan karakter siswa yang dilaksanakan di MTsN 3 Pamekasan. Seiring berkembangnya zaman diera modern ini banyak kasus yang terjadi dan menimpa remaja dan siswa yang melanggar norma atau aturan masayarakat yang berada dilingkungan dan di Madrasah dan hal ini dapat meresahkan orang tua, guru, serta mastyarakat. Dan pperlu kiranya proses ataupun program pembentukan karakter siswa agar sedikit banyak anak bisa mengantisipasi bahkan bisa meminimalisir Tindakan yang melanggar aturan dan norma tersebut. Dalam hal ini Pendidikan karakter perlu untuk diterapkan pada siswa, sehingga karakter tersebut bisa berkontribusi besar dalam mewujudkan sepenuhnya potensi dan cita-cita seorang dalam membangun kehidupan yang baik dan bermanfaat bagi dirinya dan orang lain. Secara metodelogi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologis. Teknik pengumpulan data penelitian ini meliputi: observasi, wawancara dan dokumentasi melalui media, catatan arsip. Uji keabsahan data melalui pengecekan Kembali secara cermat dan memerpanjang waktu penelitian, ketekunan, pengamatan , triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan yaitu: Pertama; pembiasaan keteladanan yang dilaksanakan dimadrasah seperti berjabatan tangan kepda guru sesame jenis, mengaji dan berdoa Bersama sebelum KBM dimulai, sholat berjemaah duhur secara bergantian setiap kelasnya, dilaksanakannya buku SKIM (Syarat Kecakapan Ibadah Mahdhoh), buku Sakusiswa sebagai slaah satu bentuk kedisiplinan siswa serta dakwah jumat sore. Kedua; hasil pembentukan karakter siswa baik dan bagus dilihat dari prestasi siswa yang diperolehnya serta perubahan perilaku siswa dan perbuatan yang baik pula. Ketiga; Adapun factor pendukung yaitu memberikan keteladanan, referensi, atau buku siswa , sarana dan prasarana madrasah serta Masyarakat menjadi pendukung terhadap pembentukan karakter siswa, kelengkapan sarana termasuk pagar apabila anak telat datamg ke madrasah , Kerjasama yang bai kantar guru BK, penegak disiplin , serta keikhlasan guru untuk mendidik dan memperbaiki betul perilaku siswa , dan diadkaannya kegitan extrakurikuler seperti pramuka dan pancake silat. Adapun factor penghambat dalam penelitian ini disebabkan oleh Masyarakat akibat perilaku yang dilakukan oleh Masyarakat seperti terjerumus dalam ranah narkoba, keterbatasan madrasah dalam menjaangkau informasi, letak geografis siswa yang sngat variative , keterbatasan orang tua terhadap tata tertib dan aturan madrasah, serta kurangnya perhatian orang tua
Modalitas Ketahanan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Nuri Jawa Timur Cabang Socah
This study aims to: 1) find out what modalities are owned by KSPPS NURI East Java Socah Branch. 2) to find out how the modalities of KSPPS NURI East Java Socah Branch. The research method used in this research is a qualitative research method. The data sources are sumbe prime data and secunde data sources. Data collection techniques are carried out by observation, interviews and documentation. Furthermore, data analysis techniques go through several stages, namely data reduction, data presentation and data verification. The results of this study show that the modalities possessed by KSPS NURI East Java Socah Branch in maintaining its resilience are by having four modalities, namely economic capital, cultural capital, social capital and symbolic capital. The four capitals have proven to be able to maintain the resilience of the cooperative. This is in accordance with Pierre Bourdie's theory which states that in addition to mhodal economics which is generally in material form there is capital and accompanying in every domain, namely cultural capital, social capital and symbolic capita
Etika Digital dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam
The digital era has brought significant changes in various aspects of life, including easier access to information and communication. However, negative impacts such as digital addiction, the spread of misinformation, hate speech, and online bullying have also increased. In this context, digital ethics has become an important aspect that users of technology must understand and apply. Islamic Religious Education (PAI) plays a strategic role in raising awareness and providing guidance on digital ethics based on Islamic values, such as trust, responsibility, and etiquette in communication.
This research aims to formulate the concept of digital ethics from an Islamic perspective and analyze the contribution of PAI in educating students about digital ethics. The method used is qualitative research with a literature study approach, focusing on the analysis of literature from books, academic journals, and relevant previous research. The results indicate that digital ethics in Islam emphasizes values of honesty, politeness, and responsibility in media use. Additionally, PAI plays a crucial role in shaping students' critical attitudes toward digital content and guiding them in using technology ethically. This research is expected to serve as a reference for developing a more adaptive PAI curriculum that meets the challenges of the digital era.
Era digital membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kemudahan akses informasi dan komunikasi. Namun, dampak negatif seperti kecanduan digital, penyebaran informasi palsu, ujaran kebencian, dan perundungan online juga semakin meningkat. Dalam konteks ini, etika digital menjadi aspek penting yang harus dipahami dan diterapkan oleh pengguna teknologi. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran dan memberikan panduan etika digital yang berlandaskan nilai-nilai Islam, seperti amanah, tanggung jawab, serta adab dalam berkomunikasi.Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep etika digital dalam perspektif Islam serta menganalisis kontribusi PAI dalam mengedukasi mahasiswa tentang etika digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yang berfokus pada analisis literatur dari buku, jurnal ilmiah, serta penelitian terdahulu yang relevan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika digital dalam Islam menekankan nilai-nilai kejujuran, kesopanan, dan tanggung jawab dalam bermedia. Selain itu, PAI memiliki peran penting dalam membentuk sikap kritis mahasiswa terhadap konten digital serta membimbing mereka dalam menggunakan teknologi secara etis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kurikulum PAI yang lebih adaptif terhadap tantangan era digital
Relevansi Tafsir Al-Qur'an Terhadap Isu Sosial Kontemporer di Indonesia: Pendekatan Tematik dan Kontribusi Pemikiran Islam Modern
This research discusses the relevance of Qur'anic tafsir to contemporary social issues in Indonesia with a qualitative approach based on literature study. The main focus is the exploration of thematic-contextual approach, integration of pluralism values, and collaboration with social sciences and humanities. The thematic-contextual approach allows the mufasir to bridge the eternal values of the Qur'an with modern social reality, providing practical solutions to the challenges of social justice, education, and humanitarian solidarity. In the context of pluralism, tafsir plays a strategic role in promoting tolerance, social harmony and preventing extremism, essential for Indonesia's multicultural society. The integration of modern theories, such as social justice and human rights, enriches the dimension of tafsir in addressing social and economic inequality. This research confirms that Qur'anic tafsir is not only a spiritual guide but also a strategic tool to create a more just and inclusive society, despite the challenges of conservatism and low literacy.
Penelitian ini membahas relevansi tafsir Al-Qur'an terhadap isu-isu sosial kontemporer di Indonesia dengan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Fokus utama adalah eksplorasi pendekatan tematik-kontekstual, integrasi nilai pluralisme, dan kolaborasi dengan ilmu sosial serta humaniora. Pendekatan tematik-kontekstual memungkinkan mufasir menjembatani nilai-nilai abadi Al-Qur'an dengan realitas sosial modern, memberikan solusi praktis untuk tantangan keadilan sosial, pendidikan, dan solidaritas kemanusiaan. Dalam konteks pluralisme, tafsir berperan strategis dalam mempromosikan toleransi, harmoni sosial, dan mencegah ekstremisme, penting bagi masyarakat multikultural Indonesia. Integrasi teori modern, seperti keadilan sosial dan hak asasi manusia, memperkaya dimensi tafsir dalam mengatasi ketimpangan sosial dan ekonomi. Penelitian ini menegaskan bahwa tafsir Al-Qur'an bukan hanya panduan spiritual tetapi juga alat strategis untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan inklusif, meski tetap menghadapi tantangan konservatisme dan literasi yang rendah
HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI DALAM HUKUM ISLAM DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hak dan kewajiban suami istri dalam rumah tangga menurut perspektif Islam serta hukum positif di Indonesia. Dalam Islam, keseimbangan antara hak dan kewajiban merupakan prinsip utama dalam membangun rumah tangga yang harmonis. Suami memiliki tanggung jawab utama dalam memberikan nafkah dan perlindungan kepada istri, sementara istri memiliki kewajiban untuk menaati suaminya dalam perkara yang ma’ruf serta menjaga kehormatan rumah tangga. Selain perspektif Islam, penelitian ini juga mengkaji hak dan kewajiban suami istri berdasarkan Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan Undang-Undang Perkawinan di Indonesia untuk memahami bagaimana hukum nasional mengatur hubungan dalam rumah tangga.
Penelitian ini dilakukan melalui metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Sumber data yang digunakan meliputi Al-Qur’an, hadis, kitab-kitab fikih klasik dan kontemporer, serta peraturan perundang-undangan seperti Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif untuk memahami konsep hak dan kewajiban suami istri dalam konteks hukum Islam dan hukum positif di Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam dan hukum nasional menekankan keseimbangan serta keadilan dalam hubungan suami istri. Suami memiliki hak untuk ditaati dalam perkara yang ma’ruf dan diperlakukan dengan baik oleh istri, sementara istri berhak mendapatkan nafkah yang layak serta perlakuan yang penuh kasih sayang. Implementasi hak dan kewajiban yang seimbang ini berperan penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga serta menciptakan lingkungan keluarga yang Islami dan sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.
Abstract
This research aims to analyze the rights and obligations of husbands and wives in a household from the perspective of Islam as well as positive law in Indonesia. In Islam, the balance between rights and obligations is a fundamental principle in building a harmonious household. The husband has the primary responsibility to provide for and protect his wife, while the wife is obligated to obey her husband in matters that are considered good (ma’ruf) and to maintain the honor of the household.
In addition to the Islamic perspective, this study also examines the rights and obligations of husbands and wives based on the Compilation of Islamic Law (KHI) and the Marriage Law in Indonesia to understand how national law regulates household relationships.
This research was conducted using qualitative methods with a literature study approach. The data sources include the Qur'an, hadith, classical and contemporary fiqh texts, as well as legislation such as the Compilation of Islamic Law (KHI) and Law Number 1 of 1974 concerning Marriage. The analysis was performed using a descriptive approach to understand the concepts of rights and obligations of husbands and wives within the context of Islamic law and positive law in Indonesia.
The findings indicate that both Islam and national law emphasize balance and justice in the husband-wife relationship. The husband has the right to be obeyed in matters that are good and to be treated well by his wife, while the wife is entitled to receive adequate financial support and loving treatment. The implementation of these balanced rights and obligations plays a crucial role in maintaining household harmony and creating a family environment that is Islamic and compliant with existing laws in Indonesia