Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster MADURA
Not a member yet
2348 research outputs found
Sort by
PENGARUH KOLABORASI KEBIJAKAN FISKAL DAN MONETER DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI ISLAM DI INDONESIA
Pemerintah menerapkan kebijakan fiskal dan keuangan secara efektif untuk menjamin stabilitas ekonomi. Kebijakan keuangan dilaksanakan dengan tujuan mengelola anggaran secara efektif, meningkatkan kesejahteraan warga negara dan menjamin stabilitas perekonomian secara umum. Hal ini mempunyai peran penting untuk menciptakan lingkungan yang stabil baik dalam hubungan ekonomi internal maupun eksternal. Selain itu, pemerintah bertujuan untuk menjaga perekonomian tetap terkendali dan mendukung sistem keuangan yang stabil dengan mengatur kebijakan moneter. Dengan bekerja sama dengan bank sentral, pemerintah dapat mencapai tujuan pertumbuhan ekonominya. Kebijakan moneter dan fiskal harus saling mendukung satu sama lain, karena jika kebijakan-kebijakan tersebut bertentangan satu sama lain, maka efisiensi perekonomian dapat terganggu. Interaksi yang sehat antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal merupakan langkah penting menuju pencapaian tujuan bersama. Hubungan ini dapat menjamin pertumbuhan ekonomi yang cepat dan stabil.
 
PERBANDINGAN KEBIJAKAN MONETER ISLAM DAN KONVENSIONAL STUDI DI INDONESIA
Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa kebijakan moneter Islam lebih efisien daripada kebijakan moneter konvensional karena dalam kebijakan moneter Islam, proses keuangan tidak melibatkan riba. Di sisi lain, dalam sistem kebijakan moneter konvensional, tidak adanya perhatian terhadap riba mengakibatkan praktik spekulasi yang pada akhirnya dapat menyebabkan inflasi. Perbedaan utamanya terletak pada prinsip-prinsip etika dan nilai yang menjadi landasan bagi kebijakan moneter dalam kedua sistem tersebut.
 
Pemanfaatan Sarana Dan Prasarana Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Di MA Kholafiyatul Mustarsyidin
Abstrak
Skripsi ini membahas Manajemen Sarana dan Prasarana Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di MA Kholafiyatul Mustarsyidin. Maka ada tiga fokus yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini, yaitu: Pertama, Bagaimana Manajemen Sarana dan Prasarana Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di MA Kholafiyatul Mustarsyidin? Kedua, Apa Faktor Pendukung dan Penghambat Manajemen Sarana dan Prasarana Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di MA Kholafiyatul Mustarsyidin? Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan Deskriptif. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Reseacarch). Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informannya adalah Kepala Sekolah, Waka Sarana dan Prasarana, guru dan siswa. Adapun hasil penelitian yang penulis lakukan menujukan bahwa: Pertama, ada beberapa pengelolaan sarana dan prasarana, yaitu perencanaan sarana dan prasarana, pengadaan sarana dan prasarana, inventarisasi sarana dan prasarana, pemeliharaan sarana dan prasarana, penyimpanan sarana dan prasarana, kontroling dan perbaikan sarana dan prasarana. Dari beberapa pengelolaan tersebut dapat meningkatkan prestasi belajar siswa di MA Khilafiyatul Murtarsidin, meskipun ada beberapa faktor penghambat, namun adanya pengelolaan sarana dan prasarana tersebut banyak membantu dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Kedua, Faktor pendukung dalam pengelolaan sarana dan prasarana di MA Khilafiyatul Murtarsidin adalah, dana sekolah, kemampuan siswa, kemampuan guru dalam mengoperasionalkan sarana dan prasarana dan kerja sama dengan baik yang dilakukan dengan stakeholder sekolah. Adapun faktor penghambatnya adalah minimnya dana sekolah, kurangnya kerja sama yang baik, kemampuan siswa, kurangnya pemanfaatan sarana dan prasarana, minimnya tenaga ahli dan kurangnya ketegasan kepala sekolah.Abstrak
Skripsi ini membahas Manajemen Sarana dan Prasarana Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di MA Kholafiyatul Mustarsyidin. Maka ada tiga fokus yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini, yaitu: Pertama, Bagaimana Manajemen Sarana dan Prasarana Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di MA Kholafiyatul Mustarsyidin? Kedua, Apa Faktor Pendukung dan Penghambat Manajemen Sarana dan Prasarana Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di MA Kholafiyatul Mustarsyidin? Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan Deskriptif. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Reseacarch). Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informannya adalah Kepala Sekolah, Waka Sarana dan Prasarana, guru dan siswa. Adapun hasil penelitian yang penulis lakukan menujukan bahwa: Pertama, ada beberapa pengelolaan sarana dan prasarana, yaitu perencanaan sarana dan prasarana, pengadaan sarana dan prasarana, inventarisasi sarana dan prasarana, pemeliharaan sarana dan prasarana, penyimpanan sarana dan prasarana, kontroling dan perbaikan sarana dan prasarana. Dari beberapa pengelolaan tersebut dapat meningkatkan prestasi belajar siswa di MA Khilafiyatul Murtarsidin, meskipun ada beberapa faktor penghambat, namun adanya pengelolaan sarana dan prasarana tersebut banyak membantu dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Kedua, Faktor pendukung dalam pengelolaan sarana dan prasarana di MA Khilafiyatul Murtarsidin adalah, dana sekolah, kemampuan siswa, kemampuan guru dalam mengoperasionalkan sarana dan prasarana dan kerja sama dengan baik yang dilakukan dengan stakeholder sekolah. Adapun faktor penghambatnya adalah minimnya dana sekolah, kurangnya kerja sama yang baik, kemampuan siswa, kurangnya pemanfaatan sarana dan prasarana, minimnya tenaga ahli dan kurangnya ketegasan kepala sekolah
Historical and Sociological Review of the Development and Change of the Islamic Religious Education Curriculum in Indonesia
The intensity of cases of violence, drugs, sexual violence, anarchist demonstrations, and problems that hurt national education. One factor is the disorientation of PAI values in the Islamic education curriculum, which no longer emphasises divinity, humanity and nature. This research examines the development of the Islamic religious education curriculum in a historical and sociological review. The research method used is library research with content analysis, namely studying the development of the PAI curriculum with data sources based on literature, such as books, regulations, and scientific articles that examine the development of the PAI curriculum. The results of this research show that changes to the 1947-1968 curriculum and the Goal Achievement Oriented Curriculum, namely the 1975 curriculum and the 1994 curriculum; Competency-Oriented Curriculum, namely the 2004 competency-based curriculum (KBK), the Education Unit Level Curriculum (KTSP), and the 2013 curriculum. Based on a sociological review, curriculum changes are a norm of development over time; still, the penetration of PAI values such as divinity, humanity and nature in every change in the curriculum is relatively disorienting in practice
INTEGRASI EKONOMI SYARIAH DAN MONETER INTERNASIONAL PERAN STRATEGIS BANK SENTRAL
Dalam kapasitasnya sebagai bank sentral, Bank Indonesia mempunyai satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Kebijakan moneter di setiap pemerintahan berbeda beda dengan melihat kondisi dan realita perkembangan perekonomian masing masing. Menyikapi hal tersebut salah satu kebijakan moneter yang di ambil pada pemerintahan zaman Nabi adalah dengan mengggunakan standar emas dan perak karena tingkat stabilitas nilai tukarnya. Namun hal ini tidak serta merta berlaku pada kebijakan moneter di negara mayoritas muslim pada era modern termasuk di Indonesia karena faktor langkanya bahan baku uang emas maupun perak. Sebagai penggantinya di terbitkan uang fiducier yang bahan bakunya bukan dari emas perak dan untuk menjagakestabilan nilainya dengan di bantu pemberlakuan suku bunga yang justeru dilarang di dalam Islam. Salah satu dari beberapa argumen pelarangan sistem bunga ini adalah fakta bahwa suku bunga tinggi dapat mempengaruhi tingkat permintaan uang, sedangkan permintaan uang ini tidak di gunakan untuk kegiatan yang mendesak seperti konsumsi atau kegiatan produktif tetapi lebih di gunakan untuk kegiatan spekulatif.
 
the SOCIALIZATION OF SMALL AND MICRO BUSINESS LICENSING THROUGH ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) SYSTEM IN BANGKALAN DISTRICT: online-based micro and small business licensing
The socialization of small and micro business licensing activities through the online single submission system in Bangkalan Regency is expected to facilitate access to licensing for small and micro business actors in Bangkalan Regency. In addition, this socialization activity is expected to add to the importance of a business legality in order to be able to develop business, especially access to banking capital. In this socialization, the focus is on: first, how to gain access to permits through online single submission (OSS). Second, the importance of a business legality for business development.
Keywords: Licensing Socialization, Small and Micro Enterprises, OSSKegiatan sosialiasi perijinan usaha kecil dan mikro melalui sistem online single submission di Kabupaten Bangkalan ini diharapkan dapat mempermudah akses perijinan bagi para pelaku usaha kecil dan mikro di Kabupaten Bangkalan. Selain itu kegiatan sosialiasi ini diharpakan dapat menambah tentag pentingnya sebuah legalitas usaha untuk bisa melakukan pengembangan usaha terutama terhadap akses permodalan perbankan. Dalam sosialisai ini fokus pada: pertama, bagaimana cara memperoleh akses perijinan melalui online single submission (OSS). Kedua, pentingnya sebuah legalitas usaha untuk pengembangan usaha.
Kata Kunci: Sosialisai Perijinan, Usaha Kecil dan Mikro, OS
Implementasi Pengklasifikasian dan Penataan Bahan Pustaka di Perpustakaan Sekolah Menengah Pertama IT Al-Hijrah 2 Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli
This study discusses how to apply classification, how to apply structuring and what are the obstacles and efforts made by managers in carrying out the process of classifying and structuring library materials at SMP IT Al-Hijrah 2. The purpose of this research is to find out the application of classifying and structuring library materials as well as to find out the constraints and effortsmade by the manager in carrying out the process of classifying and structuring library materials.
This study uses descriptive research with qualitative. The results showed that the Classification and Arrangement of Library Materials in the IT Al-Hijrah2 Junior High School Library, namely: application of classification by collecting book data into master books, preparing DDC guidebooks and grouping books, arrangement by looking at the same classification number and placing the books on the same shelf anyway. This classification and arrangement has not been maximized due to constraints on the lack of competence of human resources and budget constraints. It is hoped that the results of this research will be able to contribute to the SMP IT Al-Hijrah 2 library so that it will further improvequality, especially in organizing and classifying library materials
Penelitian ini mengkaji metode yang digunakan untuk klasifikasi dan penataan barang perpustakaan di SMP IT Al-Hijrah 2, serta tantangan yang dihadapi pengelola dan langkah yang dilakukan untuk mengatasinya. Penentuan penggunaan dan pelaksanaan klasifikasi bahan pustaka menjadi tujuan penelitian ini. dan untuk mempelajari tantangan yang dihadapi manajer dan upaya yang mereka lakukan untuk menyelesaikan tugas mengklasifikasikan dan mengatur item perpustakaan.
Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengklasifikasian dan Penataan Bahan Pustaka di Perpustakaan Sekolah Menengah Pertama IT Al-Hijrah 2 yaitu: penerapan pengklasifikasian dengan melakukan pendataan buku ke dalam buku induk, menyiapkan buku pedoman DDC dan mengelompokkan buku, penataan dengan melihat nomor klasifikasinya sama dan meletakkan buku tersebut di rak yang sama pula. Pengklasifikasian dan penataan ini belum maksimal karena kendala kurangnya kompetensi SDM dan keterbatasan anggaran. Diharapkan hasil penelitian ini akan dapat memberikan kontribusi kepada perpustakaan SMP IT Al- Hijrah 2 agar semakin meningkatkan kualitas terkhususnya dalam menata dan mengklasifikasikan bahan pustaka
Konsep Kewarisan Antar Kerabat Beda Agama dalam Undang-Undang Keluarga Muslim Kontemporer
The implementation of inheritance law is part of family law which plays an important role, determining the system and form of law that applies in society. Inheritance is also one of the fiqh issues that is always developing in line with the problems faced by Muslims and the views of contemporary ulama regarding the benefits that can be derived from the implementation of the practice of inheritance from different religions. Inheritance law is a rule that regulates human relations regarding the assets left behind by an heir who has died. There are certainly differences between a Muslim and a person of a different religion. One context that is widely discussed in the inheritance system is the right to inherit, where this right is considered a human right of every individual because it is an integral part of freedom and justice. The right to inherit reflects recognition of ownership rights and hereditary rights, but the right to inherit can also be hindered by religious differences.
Perlaksanaan hukum waris merupakan bagian dari hukum keluarga yangmemegang peranan penting, menentukan sistem dan bentuk hukum yang berlaku dalam masyarakat. Waris juga merupakan salah satumasalah fiqh yang selalu mengalami perkembangan seiring dengan masalah yangdihadapi umat muslim serta pandangan ulama kontemporer tentang adanyamaslahat yang dapat diambil dari berlakunya praktek waris beda agama ini. Hukum kewarisan merupakan aturan yang mengatur hubungan sesama manusia terkait dengan harta yang di tinggalkan oleh si pewaris yang telah meninggal dunia. Kewarisan antara seorang muslim dengan orang yang berbeda agama tentunya ada perbedaan.Salah satu konteks yang banyak dibicarakan pada sistem pewarisan ialah tentang hak mewarisi, yang mana hak ini dianggap sebagai hak asasi setiap individu karena bagian integral dari kebebasan dan keadilan. Hak mewarisi mencerminkan pengakuan terhadap hak kepemilikan serta hak keturunan, namun hak mewarisi dapat pula terhalang oleh sebab perbedaan agama
Inovasi Pembelajaran Sebagai Strategi Peningkatan Kualitas Guru Di Mi Miftahul Ulum Karamat Pamekasan
Learning innovation is one of the key strategies in improving teacher quality in the modern education era. In this context, innovation focuses not only on teaching methods, but also on developing teacher professionalism through the application of technology and creative pedagogical approaches. This research aims to explore various learning innovation models that can be implemented by educators, such as project-based learning, flipped classrooms, and the use of digital media. The results of this study show that implementing learning innovations can increase student engagement, facilitate deeper learning, and encourage collaboration between teachers. In addition, training programs and workshops that focus on learning innovation have proven effective in broadening teachers' insight and skills. Thus, learning innovation not only contributes to improving the quality of teaching, but also plays a role in forming a professional community that is more adaptive and responsive to today's educational challenges. It is hoped that this research can become a reference for educational policy in an effort to improve the quality of education by strengthening the role of teachers as agents of change