E-Journal IAIN Samarinda (Institut Agama Islam Negeri)
Not a member yet
    1160 research outputs found

    PENGARUH BRAND AWARENESS DAN PERCEIVED QUALITY TERHADAP KEPUTUSAN MUZAKKI MEMBAYAR ZAKAT DI LEMBAGA AMIL ZAKAT DANA PEDULI UMMAT KALIMANTAN TIMUR

    Full text link
    Saat ini, Zakat menjadi salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk pemerataan pendapatan. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan meningkatkan jumlah penerimaan zakat dilembaga dengan terus melakukan upaya penggalian dana zakat. Di Indonesia terdapat lembaga semi dan non pemerintah yang memiliki wewenang untuk melakukan pengumpulan,  pengolahan dan pendistribusian zakat, Salah Satunya LAZ DPU Kalimantan timur. Dalam rangka untuk mengambil hati para donatur atau muzakki, LAZ DPU Kalimantan Timur haruslah dikenal oleh masyarakat. Salah satu cara yang digunakan perusahaan untuk memperkenalkan mereknya dan mengukur keberadaan merek di pasar dapat diketahui dengan ekuitas merek. Ekuitas merek tidak terlepas dari beberapa dimensi yaitu brand awareness dan perceived quality. Pengaruh brand awareness dan perceived quality sangat penting karena dengan adanya brand awareness masyarakat akan dapat mengenal dan mengingat kembali LAZ DPU Kalimantan Timur dan dengan adanya persepsi kualitas terhadap keseluruhan suatu produk atau jasa dapat menentukan nilai dari produk atau jasa tersebut dan berpengaruh secara langsung terhadap keputusan membayar zakat mereka terhadap LAZ DPU Kalimantan Timur jika mereka ingin berzakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh brand awareness dan perceived quality terhadap keputusan muzakki membayar zakat baik secara parsial maupun simultan.Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah muzakki di LAZ DPU Kalimantan Timur. Teknik pengambilan sampel menggunakan pendekatan accidental sampling dengan jumlah sampel 94 dari 1748 populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert, dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan uji regresi linier berganda.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa variabel brand awareness dan variabel perceived quality  berpengaruh signifikan terhadap keputusan muzakki membayar zakat di lembaga amil zakat dana peduli ummat Kalimantan Timur baik secara parsial maupun secara simultan

    PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM ISLAM “Toleransi Beragama Dalam Kehidupan Masyarakat”

    No full text
    ABSTRACT Tolerance (tasamuh) is one of the core teachings of Islam which is very urgent to continue to be developed and built in a multicultural society. With tolerance we can appreciate and accept differences with others. So that everything goes according to nature, peacefully, without any coercion and threats from other parties.History records that Muslims have a very high tolerance, starting from the period of the Prophet, the period of the Companions, and subsequent generations. In Indonesia, Muslims have very good tolerance for followers of other religions, so they can live side by side in peace. But on the other hand, recently there have been various conflicts that have led to violence between religious communities. Seeing this phenomenon, it is necessary for the cooperation of all parties to initiate, seek, and realize tolerance in the daily life of this nation's multicultural society. So that the ideals of the formation of a civil society, namely a society that is inclusive, tolerant, humanist, and egalitarian, is actually achieved and is a reality. Keywords: Cooperation-Respect-Tolerance  ABSTRAK Toleransi (tasamuh) ini didefinisikan sebagai satu dari berbagai ajaran utama dalam ajaran dari agama Islam yang begitu penting yang wajib untuk dibangun dan juga dikembangkan secara terus-menerus dalam kehidupan masyarakat yang multikultural. Dengan toleransi ini, semua orang dapat menerima dan juga menghargai berbagai perbedaan dengan yang lainnya, oleh sebab itu semua hal akan berlangsung dengan damai, alami dan tidak terdapat ancaman dan juga paksanaa dari pihak manapun.Dalam catatan historisnya, bahwa umat Islam memiliki toleransi yang kuat dan tinggi semenjak era Rasulullah, para sahabat, dan berbagai generasi setelahnya. Umat islam yang ada di Negara Indonesia ini memiliki sikap dan tindakan toleransi yang kuat dan juga baik dengan pemeluk dari agama yang lainnya, dengan demikian dapat hidup rukun dan juga berdampingan dengan baik. Akan tetapi, dalam suatu fenomena tertentu, akhir-akhir ini timbul beberapa konflik yang tidak kunjung selesai yang berkaitan dengan kekerasan yang memperlibatkan antar umat agama tertentu. Dengan berbagai fenomena yang ada ini, dengan demikian mendesak dibutuhkan kerjasama yang memperlibatkan seluruh pihak guna mewujudkan, menggagas dan juga mengupayakan toleransi dalam kehidupan masyarakat yang multikultural ini. Demikian, impian untuk terciptanya masyarakat yang madani ini dapat terwujud, yakni suatu masyarakat yang bersikap egaliter, humanis, toleran dan juga inklusif ini dapat terwujud Kata Kunci : Kerjasama-Menghargai-Tolerans

    Living Qur’an Dan Hadis Di Tk Syarif Ar-Rasyid Islamic School Medan (Studi Tentang Internalisasi Akhlak)

    No full text
    This study aims to analyze the readiness of children in efforts to internalize morals through the Living Qur'an and Hadith, efforts to internalize morals by teachers through the living Qur'an and Hadith, parental participation in efforts to internalize morals through living. This research was conducted at TK Syarif Ar-Rasyid Islamic School Medan. The research method used is qualitative using a phenomenological approach. Data collection techniques used interviews, observations, and documentation studies. Data analysis uses data reduction, data display, and drawing conclusions. The results showed that Syarif Ar-Rasyid Islamic School Medan Kindergarten students were prepared to accept the process of moral internalization through living Qur'an and Hadith activities. This is evident from the physical and psychological readiness possessed by students. (2) Efforts to internalize morals are carried out in two forms, namely integrated with learning, and outside learning. There are four steps of moral internalization, namely moral determination, practice, habituation, and natural appearance. The media used are posters, MP3 Murotal short suras. The evaluation of moral internalization uses the technique of observing children's developmental achievements. (3) Parental participation is carried out through controlling children's development, supporting and facilitating children's activities, semester meeting activities, getting used to the same attitude at home, participating in parenting recitations.   Keywords: Internalization of Akhlak, Living Qur'an and Hadith, Early Childhoo

    Tinjauan Fikih Muamalah tentang Khiyar Aib dalam transaksi jual beli pakaian grosir di Pasar Pagi kota Samarinda

    No full text
      Penelitian ini membahas mengenai tinjauan fikih muamalah tentang khiyar aib dalam transaksi jual beli pakaian grosir di Pasar Pagi kota Samarinda. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui praktik khiyar aibdalam Transaksi Jual Beli pakaian grosir di Pasar Pagi Kota Samarinda dan untuk mengetahui tinjauan fikih muamalah tentang khiyar aib di Pasar Pagi Kota Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan normatif empiris, dengan jenis penelitian kualitatif bersifat deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi Serta teknik analisis data deskriftif kualitatif untuk menarik kesimpulan dari hasil penelitian. Hasil dari penelitian tinjauan fikih muamalah tentang khiyar aib dalam transaksi jual beli pakaian grosir di Pasar Pagi kota Samarinda. (1) Praktik khiyar aib di Pasar Pagi kota Samarinda, Dari 10 penjual 6 melaksanakan dan 4 tidak melaksanakan. Dari 6 penjual tersebut 4 penjual memberikan potongan harga jika tetap melanjutkan jual beli, dan 2 penjual mengganti pakaian terdapat cacat kepada pembeli dengan seri pakaian yang baru. Selanjutnya 4 dari 10 penjual tersebut membatalkan transaksi jual beli ketika terdapat pakaian yang cacat. Adapun 5 dari 10 pembeli mengerti dan memahamai mengenai praktik khiyar aib, jika ada pakaian terdapat cacat maka pembeli akan meminta jangka waktu pengembalian barang kepada penjual. Sebaliknya 5 pembeli yang tidak mengetahui khiyar aib sehingga tidak mempermasalahkan jika terdaat aib pada pakaian yang dibeli. (2) Berdasarkan tinjauan fikih muamalah bahwasannya praktik khiyar aib di Pasar Padi kota Samarinda, 6 penjual dan 5 pembeli yang telah sesuai dengan ketentuan khiyar Namun juga ada 4 penjual dan 5 pembeli yang tidak memahami dan mengerti mengenai khiyar aib sehingga tidak sesuai dengan fikih muamalah. Dengan alasan memberikan potongan harga jika tetap melanjutkan jual beli, mengganti pakaian terdapat cacat kepada pembeli dengan seri pakaian yang baru, dan pembeli yang tidak mengetahui khiyar aib sehingga tidak mempermasalahkan jika terdapat aib pada pakaian yang dibeli. Kata Kunci : Tinjauan, Fikih Muamalah, Khiyar Aib, Jual Beli, Pakaian

    REVIEW ARTIKEL : INTEGRASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN GURU PAI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam penyelenggaraan pelatihan TIK terhadap guru PAI pada Balai Diklat Keagamaan kota Palembang. Permasalahan yang akan di teliti adalah apakah penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pelatihan guru-guru PAI di Balai Diklat Keagamaan kota Palembang telah mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Penelitiannya berjenis kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling kepada tiga puluh orang guru PAI sebagai peserta pelatihan dan terhadap dua orang widyaiswara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penyelenggaraan kegiatan pelatihan pada Balai Diklat Keagamaan kota Palembang telah mengintegrasikan teknologi informasi dan sebagain besar guru PAI telah memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pembelajarannya meskipun sebatas pemanfaatan aplikasi powerpoint.   Kata Kunci: Integrasi, Teknologi Informasi dan Komunikasi, guru PA

    Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Big book Subtema Indahnya Keberagaman Budaya Negeriku

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan  media Big book pembelajaran pada sub tema indahnya keragaman budaya negeriku pada muatan IPS di kelas IV dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 026609 Binjai. Sampel dalam penelitian ini dalah siswa kelas IV di SD Negeri 026609 Binjai Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 026609 Binjai Selatan yang beralamat di Jalan Sei Babalan Pujidadi Kecamatan Binjai Selatan. Penelitian ini dilakukan secara bertahap dari bulan Maret sampai bulan April Tahun Pelajaran 2019/2020.Teknik pengumpulan data digunakan tes dan angket. Teknik analisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan nilai gainc score diperoleh nilai rata-rata gain score pada kelas eksperimen sebesar 0,75 dengan kategori tinggi. Sedangkan nilai gains score pada kelas kontrol yaitu 0,46 dengan kategori sedang. Hasil penelitian nilai thitung (=0,000) sehingga terdapat perbedaan karena sig (2-tailed) < 0,05 dan thitung bernilai positif sehingga H0 ditolak. Nilai pretest kelas eksperimen sebelum menggunakan big book rata-rata 45,28. Pada kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata sebesar 45,12. Sedangkan nilai postes siswa pada kelas eksperimen setelah menggunakan big book rata-rata 86,80. Nilai posttest kelas kontrol memperole rata-rata sebesar 72,40 Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan big book sangat efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar

    The Kiai’s Cultural Strategy in Shaping the Religious Culture of the Community of Temboro Magetan Village, East Java

    No full text
    Religious culture in the village of Temboro, which made it is known as "Kampung Madinah", certainly did not happen suddenly, but there was a process of formation and role of Kiai and Pesantren Al-Fatah. This study aims to analyze the Kiai’s cultural strategy in developing a religious culture using a phenomenological approach and collects data through in-depth interviews, active participant observation, and documentation. The study results show that, firstly, ideological culture is the strategy of the Kiai in shaping the religious culture of the Temboro community. Secondly, the ideological culture of the Tablighi Jamaat has an impact on changing the five religious cultures of the Temboro community, namely: (1) ideological faith, (2) normative Islam, (3) Sufistic religious experience, (4) moderate-textual religious knowledge, (5) Maqami-intiqali practice

    Huruf Jar “Fi” dan Makna-Maknanya dalam Surah At-Taubah

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui huruf jar pada surah At-Taubah dan makna-makna yang terkandung di dalamnya. Pada penelitian ini, peneliti menfokuskan objek kajian tentang huruf jar khusus pada huruf “fi”, kemudian menganalisa penggunaan dan makna-makna yang terkandung pada huruf tersebut. Penelitan ini adalah penelitian kualitatif studi pustaka. Terdapat 48 ayat dalam surah At-Taubah yang mengandung huruf jar “fi”. Sumber data penelitian ini adalah surah At-Taubah sebagai sumber primer, dan kitab-kitab al-qawa’id an-nahwiyah serta kitab-kitab tafsir menajadi sumber data sekunder. Data dianalisis oleh peneliti menggunakan Teknik analisis deskriptif dan analisis isi (konten analisis). Melalui penelitian ini, penulis menemukan 58 huruf Jar “fi” di dalam surat At-Taubah dengan bermacam maknanya, antara lain “fi” tersebut memiliki makna الظرفية (keterangan); “fi” bermakna  السببية (sebab);  “fi” bermakna المصاحبة  (bersama); “fi” bermakna المجازية (melampaui/tentang); dan “fi” bermakna المقايسة (perbandingan)

    Creativity of Messages on Instagram Content of @Winngas as a Trigger for Brand Addiction for Their Followers

    No full text
    Instagram is one of the most commonly used social media in a company or institution in communicating company activities or activities with their respective goals. The digital era like today forces every marketer to be able to manage Instagram media so that it can be well received by consumers in order to create brand awareness. Winn Gas is a kitchen equipment brand that uses Instagram @winngas as a means of disseminating information about sales to consumers to increase brand awareness with creative message strategies that are created. Strategy based on Advertising approach, message appeal, execution framework and credibility of source or endorser. This study uses Holsti's qualitative content by paying attention to Instagram content from @winngas which is found in image content uploaded every day, plus by paying attention to Winn Gas's Instagram which protects with supporters. There are two endorsers to be studied, namely Chef Muto and Chef Devina Hermawan and Focus content taken from @winngas instargam posts categorized from product posts, mini quiz activities, holiday greetings, cooking content, events, interesting facts, creative message content. Posts are taken from a 30 day period represented by 10 Instagram posts. The results of the study show that the posts made by @winnga in the form of a creative message unit can increase brand addacition on social media Instagra

    Praktek Takaran Jual Beli Binur Udang Dalam Perspektif Hukum Islam dan Perlindungan Konsumen Di Sungei Meriyam

    No full text
    Penelitina ini menggangkat masalah jual beli binur udang sebagai objek penelitian, khususnya para pelaku usaha penjualan binur udang yang menggunakan alat takaran tidak sesuia alat ukur sebagaimana ketentuan undang – undang, selain itu system akad jual beli yang dilakukan tidak sama dengan kenyataan yang diteriam oleh pembeli (konsumen). Tidak ada pilihan lain yang harus diterima oleh para konsumen karena semua pelaku usaha bibit udang tersebut melakukan hal yang sama. Dengan menggunakan pendekatan sosiologis-yuridis, penelitian ini berusaha menangkap fenomena fakta lapangan dengan menggunakan analisis teroi – teori perlindungan konsumen, jual beli dalam hukum islam, konsep dasar hokum takaran dan timbangan. Temuan dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwasanya kesalahan dalam praktek jual beli binur udang ini tidak hanya dari sisi akadnya (hukum Islam  ) akan tetapi alat yang digunakan sebagai tolak ukur (berat volume) yang tidak sesuai kebijakan peraturan. Dalam  kaitanya dengan perdagangan baik secara hokum positif maupun dari sisi bermuamalah perlu adanya tindak lanjut dari penegakan hukum sebagaimana mestiny

    914

    full texts

    1,160

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal IAIN Samarinda (Institut Agama Islam Negeri)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇