E-Journal IAIN Samarinda (Institut Agama Islam Negeri)
Not a member yet
1160 research outputs found
Sort by
Strategi Pengembangan Pendidikan Wilayah Perbatasan (Studi Kasus pada Madrasah Ibtidaiyah Tapal Batas Sebatik dan Nunukan)
Penelitian ini hadir dalam rangka untuk memotret progress pendidikan serta upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat setempat dalam mengembangkan pendidikan di perbatasan dengan berbagai kompleksitasnya. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field work research) yang mengambil fokus penelitian pada sekolah-sekolah di wilayah perbatasan Kalimantan Timur, yang memfokuskan penggalian datanya pada strategi sekolah dalam melakukan pengembangan, strategi membangun kemitraan, pola pendidikannya serta faktor-faktor yang menjadi kendala. Dalam mengumpulkan data, penulis menggunakan 3 teknik, yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul selanjutnya penulis menganalisis data dengan menggunakan model analisis interaktif Milles and Hubberman dengan alur: reduksi data, display data dan data conclutions. Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka penulis dapat mernaik kesimpulan sebagai berikut: Strategi yang dikembangkan yaitu boarding school. Model penyelenggaraan pendidikan di sekolah tersebut telah memadukan dua kategori yakni sekolah formal dengan asrama. Strategi sekolah dalam membangun kemitraan yakni dengan mengembangkan 4 hal, yaitu: relevansi yaitu, bahwa pendidikan yang diselenggarakan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap bentukan siswa ketika mereka bersekolah baik pada aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Kualitas yaitu sekolah dapat menghadirkan model penyelenggarakan pendidikan yang dapat merubah anak didik menjadi lebih baik, dalam konteks pendidikan perbatasan pemberdayaan anak dengan ragam keilmuan serta menumbuhkan rasa cinta tanah air. Otonomi kelembagaan yaitu sekolah menjadi dapat menjadi pelopor kepedulian terhadap nasib dan masa depan anak-anak perbatasan untuk memperoleh pendidikan yang layak dan bermutu. Pola pendidikan yang diterapkan antara lain: pendidikan boarding school, pendikan wawasan kebangsaan, dan kegiatan ekstrakurikuler. Faktor-faktor yang menjadi kendala dalam mengembangkan sekolah yaitu faktor geografis, minimnya tenaga pendidik dan kependidikan yang profesional, ketersedian sapras yang kurang memadai, dekadensi cinta tanah air, problem religiusitas serta minimya dukungan dari pemerintah pusat dan daerah
Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Ngejot: Konsep Edukasi dalam Membangun Keharmonisan dan Kerukunan Antarumat Beragama Berbasis Kearifan Lokal
This paper presents a ngejot tradition which is a da’wah bil hal that has contributed a lot to the establishment of religious harmony in Bali, especially in Buleleng Regency. This is based on the lack of people that not interested by da’wah bil hal method in Islamic da'wah activities today. This research focuses on the values of Islamic teachings that contained in ngejot tradition, so it is expected to be a solution of harmony among religious communities in Indonesia, especially in Bali. This research uses qualitative method with case study approach. The results showed that, ngejot tradition is an implementation of da’wah bil hal that contains some values such as silaturrahim, shadaqah, musawa and tasamuh. In addition, ngejot is a tradition that able to provide solutions to religious harmony in Bal
Dinamika Pendidikan Islam di Zaman Penjajahan Belanda
Pendahuluan: Artikel ini ingin menyoroti tentang dinamika pendidikan Islam di Zaman Penjajahan Belanda., yang mana, telah membawa perubahan yang besar bagi pendidikan yang ada, khususnya di Indonesia. Peran Kolonial Belanda tidak terlepas dari pembaharuan Belanda dalam pendidikan yang ada di Indonesia ini. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat kajian pustaka dengan menganalisis sumber-sumber yang terkait. Hasil: Perjalanan sejarah pendidikan yang ada di Indonesia telah mengalami perubahan yang luar biasa, yang tidak terlepas dari peran orang Belanda. Oleh karena itu, dalam hal melakukan perubahan tersebut dikenal dengan istilah transformasi, Ulama-ulama Indonesia dalam menuntut ilmu di Mekah, dengan relanya tinggal beberapa tahun di Mekah demi mendapatkan ilmu yang nantinya akan di ajarkan di Kampung halamannya. Ilmu yang diperoleh dari Mekah, nantinya akan diajarkan kepada santri-santri pada pondok Pesantren sehingga membawa perubahan pada pendidikan Indonesia yang dikenal sebagai modernisasi. Dampak yang dihasilkan dari perubahan ini, tidak dapat dipungkiri bahwa kurikulum ikut mengalami perubahan juga
Persepsi Nasabah Tentang Mutu Pelayanan dan Produk Bankaltimtara Syariah Cabang Samarinda
This study aims to determine customer perceptions of service quality and products of Kaltimtara Sharia Bank Samarinda Branch. This type of research is field research. The nature of this study is qualitative descriptive by using interviews and questionnaires as data collection techniques. The population in this study are all priority customers of Samarinda Bank Kaltimtara Syariah Branch, amounting to 300 customers, using purposive techniques. sampling, the research sample was 75 respondents and interviews with related parties. The results showed that customer perceptions of service quality and products at Bankaltimtara Syariah Samarinda branch were measured using the CARTER dimension (Compliance, Assurance, Reliability, Tangibles, Emphaty, and Responsiveness). Whereas for products measured through 6 dimensions which include Performance, Features, Realiability, Durability, Conformance to specifications and aesthethic shows positive results which are very good but the things that need to be considered are regarding the need for additional park land specialized and financial consultations to meet priority customer needs. This is in line with the results of interviews with relevant parties that indicate the quality or quality of services and products that are sharia standard and in accordance with the vision and mission of Bankaltimtara Syariah
Analisis Dampak Penerbitan SBSN Terhadap Profitabilitas Bank Syariah Di Indonesia
This research aims to know the impact of issuing sovereign sukuk (SBSN) towards Islamic banks’ profitability in Indonesia. This research is qualitative research with SBSN owned by Islamic Banks (SBSNID) as independent variable and Islamic Banks’ profitability which is proxed by ROA as dependent variable, and some control variables were occupied in this research to minimize the bias effect of other variables, namely company size (SIZE), the level of margins (NOM), the risk of financing (NPF), the capital ratio (CAR), and th level of liquidity (FDR). The data used in this research are secondary data that consist of islamic bank datain Indonesia since 2010-2016. Analysis technique used in this study is panel data regression with Pooled Least Square (PLS) model. The result showed that Issuing sovereign sukuk has negative yet significant effect toward Islamic Banks’ profitability.while the othe variable, such as NPF and CAR have negative and not signifivant impact againts Islamic Banks’ profitability, and NOM has positive but not significat effect againts the profitability of Islamic banks, while the FDR and SIZE variables have positive and significant effect toward Islamic banks’ profitability
Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus Pada BRI Syariah Tahun 2014-2015)
The concept of Corporate Social Responsibility shows that companies not only oriented to the quest for profit, but also obliged to maintain harmony and harmony with the stakeholders. CSR is ultimately to improve living conditions and benefits the company itself, the surrounding community, and the general public. Various CSR consists of economic responsibility, legal responsibility, ethical responsibility, and the responsibility of generosity.The purpose of this study was to determine how the implementation of Corporate Social Responsibility by BRI Syariah in 2014 and 2015 also the field of what is priority activity. The research method used quantitative descriptive data sources in the form of secondary data from the financial statements of BRI Syariah in 2014 and 2015. The results showed that the implementation in 2014 of CSR activities by BRI Syariah had been performed on six fields with total realization of Rp.2.714.278.584. While in 2015 BRI Syariah CSR activities had been conducted in 5 fields with total realization of Rp.1.374.468.181. Priority areas of CSR activities during 2014 and 2015 by BRI Syariah changes. This is because of the program Syariah BRI CSR was conducted in accordance with the situation and conditions in the field, although previously had been mapped. For 2014, CSR priority program for donations, calamities and natural disasters which amount of Rp.1.279.788.110 or 47% of the total realization of CSR in 2014. While in 2015 CSR priority program to help proselytizing and religious facilities in the amount of Rp.598.203 .000 or 44% of the total realization of CSR in 2015
Comparing Credit Procyclicality in Conventional and Islamic Rural Bank: Evidence from Indonesia
Financial instability has been caused by many factors, one of which is the pro-cyclicality of credit expansion. Many empirical studies in developed countries proved that excessive credit during economic booms would be accompanied by financial crisis. In the Indonesian context, Islamic and Conventional rural bank have an important role in the provision of loans since Small Medium Enterprises still dominates economic activity. This study aims to examine the pro-cyclicality of the credit channeled into Small Medium Enterprises by both conventional and Islamic rural banks in Indonesia; by comparing of both of which are categorized as pro-cyclicality. This study applies both Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model to explore the extent to which the pro-cyclicality derived from indicator variables of rural banks may affect the real sector, and frequency-based filter to construct credit/financing cycle characterised by rapid growth in credit from both conventional and Islamic rural banks. The results of this study demonstrate that in the short term, conventional and Islamic rural credit banks do not follow economic growth. This means, both conventional and Islamic procyclicality do not behave in the short term. However, in the long term when the economy is in the expansion phase, Conventional rural bank tends to be more procyclical than Islamic rural banks. From the capital side, Islamic rural banks compared to Conventional bank show countercyclical behavior both in the short and long term. Moreover, to the credit risk of their bad loans, conventional rural banks have a negative response to the increase in credit risk, while Islamic rural banks are positively affected by credit risk. Finally, the results of frequency-based filter suggest that credit of conventional rural banks and financing in Islamic rural banks have different cycles in response to changing economic conditions
Hermeneutic Of Pesantren With The " Fusion Of Horizons " Gadamer’s Theory
Islamic boarding schools (Pesantren) are an Islamic educational institution that has been established for a long time before Indonesia's independence, the existence of pesantren has been tested despite the conditions that are often not impartial. This simple paper aims to examine the early history of the emergence of pesantren to date with a focus on the forms. The hermeneutical approach of Hans Georg Gadamer's "Fusion of Horizons" theory is used to analyze more about the pesantren from its ince ption until present . The result of this study is that pesantren were initially established because of a cleric and santri who were interacting in learning, to be able to make it Islamic boarding school ( huts , dormitories , surau, dayah, rangkang, and meruasa). As the santri rise, the kyai lifts the teacher (ustadz) to help him. Then the pesantren self-characterized in accordance with the results of understanding and interpretation of the kyai adapted to the context, so that now ap pears the pesantren Qur'an, pesantren salaf and modern pesantren. The alternative researcher " a contemporary boarding school " that is not only based on salaf, Qur'an, Science and Technology, but also makes santri the solution provider towards every pattern of life
Pelestarian Seni Budaya melalui Home Industry Tenun Samarinda: Perspektif Sejarah Islam
Kain tenun sarung Samarinda merupakan media pada nilai seni budaya dan estetika yang tinggi dari berbagai motif yang dihasilkan. Kelangsungan tenun pada masyarakat kampung Baqa dan masjid perlu dipublikasikan. Sarung Samarinda merupakan budaya syiar Islam karena para laki-laki sudah banyak memakai untuk beribadah, dalam tindakan nyata berupaya melestarikan nilai budaya tenun dengan menghasilkan berbagai kreasi motif dan pembaharuan dalam kualitas. Tujuan untuk mengetahui strategi Pelestarian seni budaya melalui home Industri Tenun Samarinda Penelitian ini dilaksanakan kampung tenun Samarinda Seberang kelurahan Baqa dan Masjid. Metode yang digunakan dalam jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yakni menjelaskan dengan rinci melalui analisis yang mendalam mengenai subjek diteliti. Hasil penelitian strategi edukatif, ini dilakukan oleh setiap keluarga dari generasi pengrajin tenun dengan menggunakan metode lisan, misalnya diajarkan cara merawat alat tenun hingga penggunaannya. Ini dilakukan ketika anak sudah beranjak dewasa. Strategi Investasi Biologis, strategi ini dilakukan oleh penenun Samarinda dengan cara mengontrol jumlah keturunan agar kebutuhan ekonomi tetap stabil dan pengrajin tidak mencari pekerjaan lain. Namun tuntutan ekonomi anak pengrajin mencari pekerjaan yang lebih cepat dapat penghasilan. Strategi investasi Ekonomi,Strategi ini dilakukan penenun dengan cara mengontrol kebutuhan ekonomi tetap stabil dan menjaga kualitas, maka akan berdampak baik terhadap pandangan dan minat pelanggan untuk memesan sarung tenun
Urgensi Iptek dalam Pengembangan Pendidikan Islam
Sains dan Teknologi atau biasa disebut IPTEK sebagai satu kesatuan yang tidak bisa disepakati. Semua bentuk perubahan yang berlaku saat ini tidak jauh dari sains dan teknologi. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam dekade ini tentu telah memberikan timbal balik kepada pengguna baik individu, komunitas, dan negara. Sedihnya dunia saat ini memiliki banyak hal yang didukung oleh luasnya peradaban barat. Salah satu penyebabnya adalah sains dan teknologi yang telah memberikan kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat. Jika dilihat pengaruh sains dan teknologi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sosial. Pengaruh sains dan teknologi itu sendiri tidak selalu mengarah ke arah yang positif, tentu saja dalam penerapannya sains dan teknologi juga bisa mengarah ke arah yang negatif. Terutama di dunia Pendidikan, tentu saja, ambil dari Sains dan Teknologi baik dalam bahan ajar atau metode yang digunakan dalam Namun, tidak sedikit dari mereka yang memiliki perspektif yang sukses pendidikan Islam tidak mampu bersaing dengan kemajuan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi. Pertanyaannya adalah, bagaimana pendidikan Islam berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dalam perkembangannya selalu mencapai tingkat kemajuan? Bisakah pendidikan Islam diorientasikan melalui Sains dan Teknologi? Ini adalah tantangan terbesar di dunia pendidikan Islam saat ini. Karena itu, peran terbesar dalam masalah ini adalah Pendidikan Islam. bagaimana pendidikan Islam dapat berkontribusi pada pengembangan sains dan teknologi yang dalam perkembangannya selalu mencapai tingkat kemajuan? Bisakah pendidikan Islam diorientasikan melalui Sains dan Teknologi? Ini adalah tantangan terbesar di dunia pendidikan Islam saat ini. Karena itu, peran terbesar dalam masalah ini adalah Pendidikan Islam. bagaimana pendidikan Islam dapat berkontribusi pada pengembangan sains dan teknologi yang dalam perkembangannya selalu mencapai tingkat kemajuan? Bisakah pendidikan Islam diorientasikan melalui Sains dan Teknologi? Ini adalah tantangan terbesar di dunia pendidikan Islam saat ini. Karena itu, peran terbesar dalam masalah ini adalah Pendidikan Islam