E-Journal IAIN Samarinda (Institut Agama Islam Negeri)
Not a member yet
    1160 research outputs found

    Peranan Media Sosial Sebagai Agen Sosialisasi Halal dalam Membangun Kesadaran Halal: Studi Netnografi

    Get PDF
    This study aims to determine public behavior related to the use of social media as a source of information and knowledge about halal and the role of social media and its function as an agent of socialization to transfer knowledge and information about halal and build halal awareness in the community. This research was conducted with a Netnographic study. Netnography is an interpretive approach to study consumer behavior from various cultures and communities in cyberspace or the Internet. This approach is also referred to as "digital ethnography" or "virtual ethnography". This study uses the 'halal corner' virtual community account as the object of study and data source to observe the process of transferring halal information and knowledge in shaping halal awareness in the community. This research found that social media acts as an agent for halal socialization and plays a role in shaping halal awareness of Muslim communities

    Meningkatkan Kemampuan Bercerita Melalui Media Gambar Kelompok B di KB Al-Malik Kelurahan Harapan Baru Kecamatan Loa Janan Ilir Samarinda

    Get PDF
    Media gambar dapat meningkatakan kemampuan bercerita pada anak.dengan media gambar anak mampu bercerita baik didepan kelas atau didepan temannyasehingga anak tidak malu, merasa percaya diri dan dapat mengeluarkan kata-kata dari idenya sendiri.penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bercerita pada anak-anak khususnya pada anak didik KB Al-malik.penetitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari observasi,dan refleksi dengan penerapan media gambar yang dilakukan selama 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subyek penelitian yang digunakan adalah anak didik KB Al-malik kelompok B yang berusia 5-6 tahun. Obyek penelitiannya adalah kemampuan bercerita anak. instrumen dalam penelitian menggunakan checklist, pedoman observasi anak, dan dokumentasi. Kemudian untuk tekhnik analisis adata menggunakan penelitian kemampuan bercerita dan ketuntasan belajar. Hasil dari tindakan pembelajaran menunjukkan sebelum pembelajaran kemampuan bercerita anak berkisar 20 %, setelah tindakan awal meningkat hanya 30 % anak yang mampu bercerita setelah dilanjutkan tindakan ada peningkatan menjadi 60 % yang artinya mengalami peningkatan sebanyak 30% dari 7 anak didik.dan dilanjutkan pada siklus 2 menjadi 80 %. Dengan pelaksanaan guru menyiapkan media gambar dengan berbagai gambar binatang. Kemudian mencontohkan cara bercerita yang diikuti oleh subyek. Penilaian bercerita meliputi kemampuan bercerita, cara penggunaan artikulasi yang jelas, dan penggunaan ide dalam bercerita sehingga keluar kalimat sederhana yang dapat dimengerti oleh pendengar

    Studi Analisis Program Pojok Baca Dalam Menstimulasi Minat Baca Siswa Di Madrasah Ibtidaiyah Darul Da’wah Wal Irsyad Tani Aman Tahun Ajaran 2019-2020

    Get PDF
    Pentingnya membaca dalam gerakan literasi sekolah. Fenomena permasalahan keadaan sekolah yang kurang menstimulus minat baca siswanya, terkhusus di Madrasah Ibtidaiyah Darul Da’wah Wal Irsyad. Diterapkannya program pojok baca diharapkan mampu  memupuk, menumbuhkan minat dan konsistensi siswa dalam membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menstimulasi minat baca dalam implementasi program pojok baca,  faktor penghambat dan faktor pendukung program tersebut. Jenis pendekatan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Yang menjadi subjek penelitian adalah kepala madrasah, guru, dan siswa di MI Darul Da’wah Wal Irsyad. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data memakai teknik penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa program pojok baca dilakukan melalui 2 tahapan yaitu perencanaan dan pelaksanaan: Perencaanaan yang dilakukan yaitu menyusun program pojok baca langkah yang dilaksanakan adalah tim menyusun program pojok baca dengan kepala sekolah memberikan fasilitas seperti buku, perpustakaan, dan ruang baca. Pelaksanaan pengadaan pojok baca dilakukan di setiap sudut ruang kelas, dan ruang tunggu orang tua, pemanfaatan sudut baca dalam proses pembelajaran, jam kegiatan membiasakan membaca, wajib baca, memberikan lingkungan yang nyaman untuk membaca, penyediaan koleksi bahan pustaka, tata kelola pojok baca setiap akhir pembelajaran, KBM yang di kolaborasikan dengan kegiatan program pojok baca, peran guru dalam kegiatan membaca. Faktor pendukung diantaranya: lingkungan yang nyaman untuk membaca, pengadaan rak buku, meja kecil dan hiasan yang dibuat oleh anak-anak, pengadaan buku bacaan yang variatif, juga adanya jadwal baca anak di pojok baca. Faktor penghambat antara lain: guru kelas lupa dengan jam kebiasaan membaca, jarang mengkolaborasi pembelajaran dengan program pojok baca, dan kurangnya ketersediaan buku sehingga kadang menjadi rebutan

    Sistem Boarding School (Studi Kasus Pembelajaran PAI dalam Pembentukan Karakter di SMA IT DBHS Bontang)

    Get PDF
    Sistem Boarding pada SMA IT DHBS Bontang mengedepankan konsep pendidikan yang memiliki pemikiran modern yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan dan tantangan perkembangan zaman. Dengan hadirnya sistem Boarding School sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas siswa dan kualitas pembelajaran ditengah krisis multidimensional yang sedang dihadapi bangsa Indonesia. Sistem Boarding School diharapkan mampu menjadi solusi alternatif untuk memenuhi tuntutan masyarakat. Dalam hal ini peneliti menggunakan penelitian kualitatif deskrpitif. Di sini peneliti memakai observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data, kemudian data yang sudah dikumpulkan di analisis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem Boarding School yang digunakan di SMA IT DHBS Bontang merupakan penerapan nilai-nilai religius yang didasarkan kepada paradigma Islam Terpadu (IT) yang diimplementasikan pada Visi dan Misi serta tujuan dari Yayasan Asy Syaamil yang termasuk didalamnya SMA IT DHBS. Pengamatan Visi dan Misi tersebut diterapkan pada penyelenggaraan pendidikan di SMA IT DHBS Bontang dalam bentuk pendidikan dan pembinaan Islam, didalam kelas, maupun di asrama, sholat berjamaah baik wajib maupun sunnah, puasa sunnah, Doa, Dzikir Al Ma’tsurat bersama, Muhadharah dan Pembinaan Akhlak Islami. Hal ini akan berpengaruh terhadap karakter bagi siswa

    تأثير استخدام طريقة الهدية فى ترقية الرغبة فى تعلم اللغة العربية لتلاميذ الفصل الرابع بالمدرسة الإبتدائية نور الهادي سمارندا

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi bahwa bahasa Arab mempunyai tempat yang khusus di antara bahasa dunia yang sebagaimana pentingnya bahasa hingga sampai saat ini. Dan digunakan di sekolah-sekolah khususnya di sekolah Islam seperti Madrasah Ibtidaiyyah, dan di dalam pembelajaran bahasa Arab sangat penting untuk guru menggunakan metode seperti hadiah, hukuman dan lain-lainnya, sehingga tercapainya materi pembelajaran yang diberikan oleh guru. Membuat mereka semangat dan paham dengan materi pembelajaran tanpa merasa bosan.  Dan di sini penulis menggunakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MI Nurul Hadi Samarinda yang berjumlah 133 mahasiswa, sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling yang ditujukan kepada siswa kelas empat, yang berjumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini  yaitu Observasi, Angket dan Dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan rumus Product Moment Carl Pearson. Adapun hasil penelitian ini adalah Pengaruh Metode Hadiah Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Bagi Siawa MI Nurul Hadi Samarinda berpengaruh, ini terbukti dengan hasil Ttest = 2,20, Ttable = 2,11 rxy = 0,48 dan jika di interpretasikan berada pada skala 0,40 s/d 0,70 yang berarti “berpengaruh

    Strategi Kepala Sekolah Ddalam Mengelola Sarana dan Prasarana Pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri Samarinda

    No full text
    Kepala sekolah merupakan penentu keberhasilan dalam mengelola suatu lembaga pendidikan dan bertanggung jawab atas segala bentuk kegiatan dalam suatu lembaga pendidikan, demikian dengan kegiatan pengelolaan sarana dan prasarana. Fasilitas dalam lembaga pendidikan yang mencukupi tidak disertai dengan pengelolaan yang baik menjadi permasalahan umum dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan. Sarana dan prasarana tersebut perlu dikelola dengan baik agar proses pembelajaran berjalan dengan maksimal. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepala sekolah menerapkan strategi pengelolaan sarana dan prasarana, apa saja kendalanya serta solusi dalam mengelola sarana dan prasarana. Maka dari itu, peneliti ingin mengetahui strategi kepala sekolah dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan penelitian lapangan (Field Research). Subjek dalam penelitian ini adalah kepala madrasah dan waka sarana dan prasarana. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah strategi yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam  mengelola sarana dan prasarana di MTs Negeri Samarinda berupa pembentukan tim pengelola yang melibatkan waka sarpras dan pihak yang terkait, seperti pengelola keuangan, kurikulum, komite dan perpustakaan. Pengadaan sarana yang lain dilakukan dengan cara pemberian, penukaran dan pembelian barang. Adapun pembiayaannya melalui dana BOSDA dan BOSNAS yang dipergunakan untuk biaya perawatan, perbaikan dan  pengadaan sarana dalam skala kecil. Kesulitan yang dihadapi dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan diantaranya karena ketidaksiapan dana, ketidaksiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perkembangan teknologi serta kesulitan dalam proses penghapusan sarana dan prasarana dari daftar inventaris. Adapun solusi dari permasalahan penghapusan sarana dan prasarana yang menumpuk di gudang penyimpanan adalah dengan pemanfaatan barang yang masih bisa dimanfaatkan dan diperlukan oleh lembaga lain

    Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memahami bagaimana sistem perkawinan nasional di Indonesia dan Thailand, (2) Latar belakang pemberlakuan hukum perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand, (3) Persamaan dan perbedaan hukum perkawinan Islam antara Indonesia dan Thailand dengan membandingkan hukum positif perkawinan Indonesia ( UU No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan dan Inpres No. 1 tahun 1991 tentang KHI) dan undang-undang tentang Penerapan Hukum Islam di Provinsi Pattani, Narathiwat, Yala, dan Satun BE 2489 (1946). Penelitian ini merupakna penelitian kepustakaan dan menggunakan pendekatan normatif historis. Data yang digunakan berupa data primer dan data skunder, data primer didapatkan dari undang-undang, buku tentang hukum Perkawinan Islam secara lansung, sedangkan data skunder didapat dari buku artikel jurnal lainnya yang berkaitan dengan hukum. Analisa data menggunakan analisa deskriptif komparatif yang bertujuan menjelaskan perbedaan dan persamaan hukum perkawinan Islam yang berlaku di Indonesia dan Thailand. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama: sistem Hukum Perkawinan nasional di Indonesia merupakan perkawinan yang berdasarkan pada hukum agama, sehingga keabsahannya juga didasarkan kepada hukum agama-agama di Indonesia sesuai Pasal 2 (1) UU Perkawinan. Sedangkan sistem hukum perkawinan di Thailand terjadi pemahaman bebas hukum Perkawinan, sehingga perkawinan sipil menjadi satu-satunya model perkawinan, meskipun masih terdapat masyarakat yang merayakan perkawinan agama, namun keabsahan perkawinan terletak pada pencatatan sipil. kedua: yang melatarbekangi pemberlakuan hukum perkawinan Islam di Indonesia adalah karena kebutuhan masyarakat yang sejak zaman kerajaan Islam (sebelum Indonesia di jajah Belanda) telah memiliki pengadilan agama dengan berbagai nama yaitu Pengailan Penghulu, Mahkamah Syariah dan Pengadilan Surambi. Kemudian, yang melatarbelakangi pemberlakuan hukum perkawinan Islam di Thailand adalah merupakan lanjutan perkembangan pada masa Kerajaan Islam Patani dulu yang menjalani hukum Islam sebagi hukum formal dan memiliki pengadilan agama sebagai tempat menyelesain masalah tengtang hukum Islam. Hukum perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand terdapat Persamaan dalam aspek dasar hukum, aspek kedudukan hukum di mata Negara, dan aspek pelaksanaan hukum perkawinan islam. Sedangkan perbedaan antara hukum perkawinan Islam dan Thailand adalah: Perbedaan dalam Proses perkara Perkawinan Islam di Pengadilan, Perbedaan tentang penerapan hukum perkawinan Islam Perbedaan dalam kedudukan hukum Islam di mata Negara, dan Perbedaan tentang Kursus pranikah. Kata kunci : Hukum Perkawinan Islam, Indonesia, Thailand

    Strategi Komunikasi Kiai dalam Membangun Komitmen Guru di Pesantren Nabil Husein Samarinda

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pola komunikasi kiai dalam membangun komitmen guru di Pesantren Nabil Husein Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Kiai di Pesantren Nabil Husein Samarinda telah berhasil menjalankan fungsi-fungsi kepemimpinan Pesantren khususnya dalam membangun komitmen guru. Hal tersebut dapat dicapai melalui strategi komunikasi edukatif-persuasif. Strategi komunikasi edukatif-persuasif dalam membangun komitmen guru di Pesantren Nabil Husein Samarinda dilakukan dengan empat (4) cara yaitu: Pertama, memanfaatkan kekharismatikan kiai, kiai dalam memberikan uswah (keteladanan) bagi guru dalam hal nilai-nilai spiritual, diantaranya dari hal adab, ibadah yang langsung dicontohkan oleh kiai. Kedua, guru di Pesantren memiliki komitmen terhadap pesantren karena melihat keluasan ilmu kiai lebih utama ilmu dalam bidang agama (tafaqquh fiddin) dan ilmu hikmah yang dimiliki  kiai. Ketiga, Kiai memotivasi guru untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan, pelatihan, pembinaan, pengembangan karier dan lain-lain. Keempat, guru di Pesantren memiliki komitmen terhadap Pesantren karena melihat sikap  kiai serta kedekatan kiai dengan guru dan masyarakat Pesantren Nabil Husein Samarinda

    Pengaruh Kompetensi Profesional Dan Keteladanan Guru Terhadap Akhlak Siswa Di MTSN 9 Hulu Sungai Tengah

    Get PDF
    This study aims to determine the effect of professional competence on students' morals, to determine the influence and exemplary attitude towards student morals and to determine the effect of professional competence and teacher exemplary on student morals at MTsN 9 Hulu Sungai Tengah. The method used in this study is a quantitative method using multiple correlations to determine the closeness of the relationship between the variables of professional competence (X1) and teacher exemplary (X2) on student morals (Y.) The population in this study were all class IX students of MTsN 9 Hulu. Sungai Tengah, which amounts to 158 people with a total sample of 61 people, uses the Slovin formula. The results showed that the effect of professional competence and teacher exemplary on student morals at MTsN 9 Hulu Sungai Tengah in 2020 can be concluded as follows: First, there is a very significant difference between professional competence and student morals. From the calculation of the correlation between X1 to Y amounted to 18.1%. Second, there is a significant influence between the exemplary teacher and student morals. From the results of the calculation of the correlation between X2 and Y of 50.9%. Third, there is a very significant influence between professional competence and teacher exemplary together on student morals. From the results of the calculation of the correlation using multiple regression analysis, it was found that the correlation R between X1 and X2 simultaneously to Y was 51.1%

    Back Matters

    No full text

    914

    full texts

    1,160

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal IAIN Samarinda (Institut Agama Islam Negeri)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇