Online Journal Systems UNPAM (Universitas Pamulang)
Not a member yet
22766 research outputs found
Sort by
Implementasi TutorGPT sebagai Inovasi Pedagogis Berbasis ChatGPT untuk Meningkatkan Literasi Digital dan Berpikir Kritis Siswa MTs Mathla’ul Anwar Pamulang
Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dan adaptif. Salah satu teknologi AI yang saat ini banyak digunakan adalah ChatGPT, sebuah sistem berbasis pemrosesan bahasa alami yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran digital. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji penerapan ChatGPT sebagai inovasi pedagogis dalam meningkatkan literasi digital dan kemampuan berpikir kritis siswa. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program sosialisasi dan pendampingan pembelajaran berbasis TutorGPT yang melibatkan siswa tingkat menengah. Metode pelaksanaan meliputi pemberian pre-test, penyampaian materi interaktif, praktik langsung penggunaan ChatGPT sebagai tutor belajar, diskusi, serta post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep literasi digital, kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak, serta keterampilan berpikir kritis dalam menganalisis informasi dan menyelesaikan permasalahan pembelajaran. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu menggunakan ChatGPT untuk membantu memahami materi pelajaran, mengajukan pertanyaan secara mandiri, serta mengevaluasi jawaban yang diperoleh. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran siswa terhadap etika penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam proses belajar. Dengan demikian, pemanfaatan ChatGPT sebagai sarana pembelajaran dapat menjadi alternatif inovasi pedagogis yang efektif dalam mendukung transformasi pendidikan di era kecerdasan buatan. Program TutorGPT diharapkan dapat menjadi model pembelajaran digital yang berkelanjutan dan relevan dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta kesiapan siswa menghadapi tantangan era digital
Organizational Culture, Work Environment, and Discipline as Determinants of Employee Performance Through Work Motivation
This study examines the influence of organizational culture, work environment, and work discipline on employee performance through work motivation at PT Cipta Laksana Armada Selaras (V-CLAS), a coach-building company that relies heavily on human precision and productivity. Inconsistent employee performance caused by variations in motivation and discipline highlights the need to understand the motivational mechanisms that link organizational factors to performance outcomes. The research employed a quantitative approach using Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS 4.0. The results show that organizational culture, work environment, and discipline significantly increase work motivation (β = 0.312; 0.278; 0.215; p < 0.05). Work motivation also has a significant positive effect on employee performance (β = 0.402; p = 0.000). Indirect effects were confirmed, with R² values of 0.58 for work motivation and 0.65 for employee performance, indicating a moderate-to-strong model. Mediation analysis reveals partial mediation for organizational culture and discipline, and full mediation for the work environment. These findings confirm that work motivation serves as the key mechanism connecting organizational conditions to performance. Practically, the company should enhance culture, ensure a supportive work environment, and strengthen constructive discipline to improve motivation and productivity.Keywords: Organizational Culture, Work Environment, Discipline, Motivation, Employee Performanc
The Influence of Green Leadership on Financial Performance: A Systematic Review of the Roles of Sustainability, Green Technology, and Corporate Governance
This study systematically examines the influence of green leadership on financial performance by incorporating sustainability, green technology, and corporate governance as intervening variables. Using a systematic literature review (SLR) approach, the study synthesizes six peer-reviewed articles published between 1993 and 2024 that address green leadership, green innovation, and organizational financial outcomes. A thematic analysis was employed to identify recurring patterns linking green leadership to green innovation, organizational commitment, and energy efficiency—factors that collectively shape corporate financial performance. The review finds consistent evidence that green leadership positively affects financial performance, both directly and indirectly, through the adoption of green technologies, the implementation of sustainability practices, and the reinforcement of effective corporate governance. Green leadership promotes environmentally oriented innovation, enhances resource efficiency, and strengthens corporate reputation, all of which contribute to improved financial results. The study offers theoretical contributions by articulating how sustainability and governance dimensions integrate within green leadership frameworks, and provides practical insights for managers and organizational leaders in developing sustainable financial strategies..Keywords: Green leadership, financial performance, green technology, corporate governance
The Effect Of Leadership Style And Work Motivation On Employee Performance At The Depok City Education Office
This study aims to examine the effect of leadership style and work motivation on employee performance at the Education Office of Depok City. A quantitative associative approach was employed, with the entire population of 63 employees included through saturated sampling (census). Data were collected using questionnaires and analyzed using descriptive statistics, simple and multiple linear regression, ????-tests, ????- tests, as well as correlation and determination coefficient analyses with SPSS version 25. The results indicate that leadership style (????1) has a significant positive effect on employee performance (????), with ???? = 9.960 > ???????????????????????? 1.98698 and a significance level of 0.000 < 0.05, leading to the rejection of ????1 and acceptanceof ????1. Work motivation (???? ) also significantly influences employee performance, with ???? = 8.785 >???????????????????????? 1.98698 and a significance level of 0.000 < 0.05, resulting in the rejection of ????2 and acceptance of ????2 Furthermore, the simultaneous effect of leadership style and work motivation on employee performance is significant, as shown by ???? = 59.586 > ???????????????????????? 3.10 and a significance level of 0.000 < 0.05, leading to the rejection of ????3 and acceptance of ????3. In conclusion, improving employee performance at the Education Office of Depok City can be achieved through effective leadership and enhanced work motivation. Keyword: Leadership Style, Work Motivation, Employee Performanc
Membangun Semangat dan Komunikasi Efektif Bersama Masyarakat Desa Sukajadi Kecamatan Carita Banten
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh civitas akademika dengan tema “Membangun Semangat dan Komunikasi Efektif Bersama Masyarakat Desa Sukajadi Kecamatan Carita – Banten.” Kegiatan dilaksanakan di Desa Sukajadi sebagai upaya penguatan kapasitas sosial masyarakat melalui peningkatan pemahaman dan keterampilan komunikasi dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan desa. Tujuan pelaksanaan PkM ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat Desa Sukajadi dalam menerapkan komunikasi yang efektif, baik dalam komunikasi antarpribadi maupun komunikasi organisasi, guna menumbuhkan semangat kebersamaan, meningkatkan partisipasi sosial, serta memperkuat koordinasi dalam kegiatan pembangunan desa. PKM ini dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat Desa Sukajadi akan penguatan kapasitas komunikasi sosial. Meskipun desa memiliki potensi sosial, budaya, dan ekonomi yang besar, masih ditemukan tantangan berupa kurang optimalnya komunikasi antarwarga dan dalam organisasi desa. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, rendahnya partisipasi, serta lemahnya sinergi dalam pembangunan, sehingga diperlukan intervensi edukatif dan partisipatif dari perguruan tinggi. Metode pelaksanaan PKM menggunakan pendekatan partisipatif. Kegiatan meliputi: [1] Penyuluhan tentang prinsip-prinsip komunikasi efektif; [2] Pelatihan keterampilan komunikasi berbasis kelompok; [3] Diskusi interaktif untuk menggali potensi lokal dan permasalahan sosial; dan [4] Simulasi komunikasi organisasi dan praktik komunikasi motivasional. Pendekatan kolaboratif diterapkan agar masyarakat terlibat aktif dalam seluruh proses kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya komunikasi efektif dalam kehidupan keluarga, komunitas, dan organisasi desa. Selain itu, tumbuh semangat kebersamaan yang ditandai dengan meningkatnya nilai gotong royong, solidaritas, dan rasa saling percaya antarwarga. Masyarakat juga menjadi lebih siap dalam mengelola potensi desa, menghadapi dinamika sosial, serta menjalin hubungan yang harmonis dengan pihak eksternal
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN REKOMENDASI PRODUK JARINGAN MENGGUNAKAN METODE AHP DAN SMART BERBASIS WEB
ABSTRAK
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN REKOMENDASI PRODUK JARINGAN MENGGUNAKAN METODE AHP DAN SMART BERBASIS WEB. Penelitian ini membahas pengembangan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web untuk membantu konsumen PT. Agiva Indonesia dalam menentukan rekomendasi perangkat jaringan yang sesuai dengan kebutuhan. Konsumen sering mengalami kesulitan memilih perangkat terbaik di antara berbagai produk dari vendor seperti Aruba, Cisco, dan Huawei yang memiliki spesifikasi dan keunggulan berbeda. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengintegrasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART). Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot prioritas pada kriteria penilaian, meliputi kompatibilitas, keamanan, dukungan teknis, performa, dan skalabilitas. Selanjutnya, metode SMART digunakan untuk mengevaluasi dan melakukan perangkingan alternatif perangkat berdasarkan bobot yang telah diperoleh. Sistem dirancang dalam bentuk aplikasi web sehingga pengguna dapat melakukan perbandingan perangkat secara lebih mudah, objektif, dan efisien. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi perangkat jaringan dengan tingkat akurasi dan relevansi yang baik terhadap kebutuhan konsumen. Keberadaan sistem ini membantu mempercepat proses pemilihan, meningkatkan efisiensi keputusan, dan mendukung konsumen PT. Agiva Indonesia dalam menentukan perangkat jaringan yang paling sesuai.
Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, AHP, SMART, Perangkat Jaringan, Rekomendasi
ABSTRACT
DECISION SUPPORT SYSTEM FOR NETWORK PRODUCT RECOMMENDATIONS USING WEB-BASED AHP AND SMART METHODS. This study discusses the development of a web-based Decision Support System (DSS) designed to assist customers of PT. Agiva Indonesia in selecting the most suitable network devices based on their specific needs. Customers often face difficulties in choosing the optimal device from various products offered by vendors such as Aruba, Cisco, and Huawei, each with distinct specifications and advantages. To address this problem, the system integrates two decision-making methods: Analytical Hierarchy Process (AHP) and Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART). AHP is applied to determine priority weights for evaluation criteria, including compatibility, security, technical support, performance, and scalability. Subsequently, SMART is used to evaluate and rank device alternatives based on the weighted criteria. The system is implemented as a web application, enabling users to compare devices more easily, objectively, and efficiently. The implementation results show that the developed system provides highly relevant and accurate recommendations aligned with customer needs. This decision support system enhances the speed and efficiency of the selection process and supports PT. Agiva Indonesia customers in choosing the most appropriate network devices.
Keywords: Decision Support System, AHP, SMART, Network Devices, Recommendations
 
Pengaruh Pemutihan Pajak, Sosialisasi Pajak, Dan Kepatuhan Pajak Terhadap Motivasi Membayar Pajak Kendaraan Bermotor (Studi Empiris Samsat Jakarta Timur)
This study is motivated by the low level of compliance in paying Motor Vehicle Tax (MVT) in Indonesia, particularly in East Jakarta, as indicated by the large number of vehicles that have not been re-registered and the untapped tax revenue potential estimated to reach IDR 1 trillion. Although various policies, such as tax amnesty programs, have been implemented, taxpayers’ motivation and awareness to fulfill their tax obligations in a timely manner remain weak and temporary. This study aims to examine the effect of tax amnesty, tax socialization, and tax compliance on the motivation to pay motor vehicle tax at the East Jakarta Samsat, both simultaneously and partially. This research employs a quantitative approach using an accidental sampling technique involving 100 respondents from a population of 1,120,078 active taxpayers. Data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed using multiple linear regression with STATA software. The results show that simultaneously, tax amnesty, tax socialization, and tax compliance have a significant effect on the motivation to pay motor vehicle tax, with an F-statistic value of 16.70 (p-value 0.000) and a coefficient of determination (R²) of 34.30%. Partially, tax compliance has a positive and significant effect (β = 0.447; p-value = 0.000), while tax amnesty (β = 0.132; p-value = 0.273) and tax socialization (β = 0.203; p-value = 0.078) show positive but insignificant effects. This study concludes that tax compliance is the most dominant factor in increasing motivation to pay motor vehicle tax, indicating that intrinsic motivation in the form of taxpayer awareness and responsibility is more effective than external incentives alone
Translanguaging in Indigenous Peoples’ Schools: A Systematic Review
Through a systematic review, this study examines translanguaging practices in Indigenous Peoples’ (IP) schools in the Philippines, focusing on their pedagogical, cultural, and institutional dimensions. Using the PRISMA 2020 framework, twenty-five studies published between 2009 and 2025 were identified from Scopus, ERIC, and Google Scholar. The findings were synthesized thematically across four interconnected areas: instructional practices, learner and teacher outcomes, implementation challenges, and implications for academic achievement and cultural identity. The review indicates that translanguaging is commonly enacted through the flexible use of multiple languages in classroom instruction, community-based storytelling, and contextually grounded learning materials. Rather than functioning merely as a linguistic strategy, translanguaging emerges as a pedagogical approach that enhances learner engagement, conceptual understanding, and participation across subject areas, while simultaneously legitimizing Indigenous linguistic and cultural resources within formal education. At the institutional level, the synthesis reveals persistent constraints, including the absence of coherent MTB-MLE policy frameworks, limited teacher preparation for multilingual pedagogy, insufficient culturally responsive materials, and the continued influence of monolingual language ideologies among key stakeholders. These factors collectively restrict the broader institutionalization of translanguaging practices. Overall, the review suggests that translanguaging holds significant potential for advancing educational equity and linguistic justice for Indigenous learners. However, realizing this potential requires systemic alignment across teacher education, curriculum development, and language policy. Future research adopting longitudinal, culturally grounded, and developmental perspectives is needed to further examine how translanguaging supports both academic learning and the intergenerational maintenance of Indigenous languages and identities
Peran Jurnalisme Watchdog Dalam Meningkatkan Akuntabilitas Pemerintah: Media Sebagai Agen Perubahan Sosial Di Era Teknologi Digital
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji peran jurnalisme watchdog dalam meningkatkan akuntabilitas pemerintah serta kontribusi media massa sebagai agen perubahan sosial di era teknologi digital. Menggunakan metode kualitatif-deskriptif, penelitian ini bersumber dari dokumentasi, observasi, dan wawancara dalam kegiatan seminar jurusan Ilmu Komunikasi, dengan materi yang mencakup sejarah media, etika bermedia, dan keterbukaan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jurnalisme watchdog berfungsi sebagai kontrol independen yang mampu mengawasi kekuasaan publik, mendorong transparansi, dan memberikan ruang edukatif bagi masyarakat untuk memahami isu-isu kebijakan secara kritis. Dalam konteks digital, media memperluas partisipasi publik dan membentuk identitas sosial melalui praktik narasi, peliputan berbasis data, serta distribusi konten lintas platform. Teori-teori agenda setting dan literasi media menguatkan temuan bahwa media memiliki kapasitas untuk menentukan isu-isu penting, sekaligus mempengaruhi perilaku dan pola pikir masyarakat. Literasi digital dan etika bermedia menjadi syarat krusial dalam menjaga akurasi informasi serta meningkatkan partisipasi publik yang bermakna. Penelitian ini merekomendasikan penguatan etika jurnalistik, kolaborasi antara regulator dan institusi media, serta peningkatan literasi digital sebagai strategi pengembangan media yang kredibel dan demokratis.
Kata Kunci : Watchdog Journalism, Akuntabilitas, Media Digital, Partisipasi Publik, Literasi Medi
Penerapan Pelayanan Prima Oleh Customer Service Dalam Menangani Komplain Pelanggan Pada PT Grooceries City Indonesia Cabang Alam Sutera
ABSTRAK
Penulisan Jurnal yang berjudul Penerapan Pelayanan Pelayanan Prima Customer Service Dalam Menangani Komplain Pelanggan Pada PT Grooceries City Indonesia Cabang Alam Sutera, bertujuan untuk mengetahui penerapan pelayanan prima Customer Service dalam menangani komplain pelanggan di PT Grooceries City Indonesia Cabang Alam Sutera, serta untuk mengetahui proses pengimputan barang. Metode yang digunakan dalam penulisan Jurnal ini adalah metode penulisan deskriftif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang dikumpulkan melalui Wawancara, observasi dan riset kepustakaan. Hasil dari observasi yang dilakukan oleh penulis serta berdasarkan data, ada dua kendala yang dihadapi Customer Service, yaitu, masih terdapat registrasi member baru yang belum aktif dan terkadang terdapat kesalahan pada Divisi Kasir dalam pengimputan barang terhadap double transaksi atau harga barang yang tidak sesuai. Saran yang diberikan selalu pengecekan rutin server, verifikasi data customer, serta ketelitian Kasir dalam memindai barang. Customer juga dianjurkan memeriksa struk belanja, dan Audit rutin dilakukan untuk memastikan kesesuaian harga di sistem dan rak.
Kata Kunci: Pelayanan Prima, Customer Service, dan Komplain