Jurnal IKIP PGRI Jember
Not a member yet
625 research outputs found
Sort by
Keanekaragaman Jenis Lumut (Bryophyta) di Daerah Aliran Sungai Bedadung Jember
Keanekaragaman tumbuhan lumut (Bryophyta) di wilayah Jember khususnya di daerah aliran sungai Bedadung belum banyak dipelajari. Sungai Bedadung merupakan sungai terbesar di Kabupaten Jember yang melintasi ibu kota Kabupaten dengan panjang 46.875 meter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginventaris keanekaragaman jenis tumbuhan lumut di kawasan Daerah Aliran Sungai Bedadung sebagai upaya pemanfaatan lingkungan untuk sumber belajar mata kuliah perkembangan tumbuhan. Penelitian ini dilakukan selama 5 bulan yaitu dari bulan Januari 2015 sampai bulan Mei 2015. Metode pengoleksian tumbuhan lumut (Bryophyta) dilakukan dengan cara jelajah. Pengambilan sampel dengan menggunakan plot 2 x 2 meter dipasang di sepanjang jalur yang hanya ditemukan tumbuhan lumut. Identifikasi dilakukan dengan melihat karakter morfologi tumbuhan lumut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 6 spesies yang tergolong dalam 3 Kelas tumbuhan lumut yaitu: Hepaticopsida, Anthocerotopsida dan Bryopsida. Spesies yang ditemukan adalah Anthoceros laevis, Lunularia cruciat, Riccia sp, Polytrichum commun, Dicranoweisia cirrata, Sphagnum sp
Perbandingan Pembelajaran Luring dengan Pembelajaran Daring Terhadap Kemampuan Mengenal Angka Melalui Media Kartu Angka Anak Usia 4-5 RA Al-Barokah Jenggawah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbandingan pembelajaran luring dengan pembelajaran daring terhadap kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka, (2) pembelajaran luring lebih baik dari pada pembelajaran daring terhadap kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi, wawancara tidak terstruktur, dan tes. Dengan uji kesamaan dua rata-rata dan uji satu pihak kanan dan mengambil taraf signifikan α = 5% = 0.05. Tolak H0 Jika thitung > ttabel. Dengan df (drajat frekuensi) = n1 + n2 - 2 = 10 + 10 – 2= 18, sehingga thitung = dan thitung =. Hasil penelitian dengan uji kesamaan dua rata-rata diperoleh keterangan yang menyatakan bahwa nilai thitung g > thitung (-2.242 > 2.100) artinya H0 ditolak dan H1 diterima maka ada perbedaan antara pembelajaran luring dengan pembelajaran daring dalam mengenal angka melalui media kartu angka. Sedangkan untuk hasil penelitian menggunakan uji satu pihak kanan yaitu berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata untuk pembelajaran luring 7.600 dan untuk nilai rata-rata pembelajaran daring 5.800 sehingga dari nilai rata-rata tersebut sudah jelas bahwa pembelajaran luring lebih besar dari pembelajaran daring terhadap kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka. Oleh karena itu pembelajaran luring lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran daring terhadap kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka
Peranan Eksplorasi Pustaka untuk Meningkatkan Ketrampilan Menulis Pada Siswa Tunarungu Kelas XI SLB Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya peranan eksplorasi pustaka dalam peningkatkan ketrampilan menulis pada siswa Tunarungu khususnya kelas XI Tunarungu di SLB Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang. Tunarungu adalah seseorang yang mengalami gangguan pada organ pendengarannya sehingga mengakibatkan ketidakmampuan mendengar. Hambatan Pendengaran siswa tersebut berdampak pada keterampilan menulis. Salah satu untuk menunjang keterampilan menulis siswa melalui peranan Eksplorasi pustaka. Eksplorasi pustaka sebagai wadah pengembangan bidang kebahasaan dan kesastraan. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kategori A mengalami kenaikan jumlah siswa sebanyak 1 siswa dan mengalami kenaikan prosentasi sebesar 4%. Kategori B mengalami kenaikan jumlah siswa sebanyak 3 siswa dan mengalami kenaikan prosentasi sebesar 50%. Kategori C tetap, dengan jumlah siswa sebanyak 2 siswa dengan prosentasi sebesar 33%. Kategori D mengalami penurunan jumlah siswa sebanyak 1 siswa dan mengalami penurunan prosentasi sebesar 17%. Kategori E mengalami penurunan jumlah siswa sebanyak 1 siswa dan mengalami penurunan prosentasi sebesar 17%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat Peranan Eksplorasi Pustaka dalam meningkatkan ketrampilan menulis pada siswa Tunarungu kelas XI SLB Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malan
Pengaruh Permainan Lompat Tali Terhadap Peningkatan Fisik Motorik Kasar Anak Usia Dini Kelompok A di TK Al-Azhar Pakusari Jember
Kemampuan fisik motorik peserta didik pada anak kelompok A TK Al-Azhar, Pakusari, Jember masih rendah, sehingga dalam kegiatan pembelajaran ini perlu ditingkatkan. Untuk meningkatkan kemampuan fisik motorik di TK TK Al-Azhar dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya yaitu dengan menggunakan permainan lompat tali. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan metode eksperimen semu yaitu one shot case study. Penelitian ini mempunyai variabel bebas yaitu permainan lompat tali dan variabel terikat yaitu kemampuan fisik motorik. Metode analisis data menggunakan analisis Chi-kuadrat. Hasil analis Chi-kuadrat nilai X2 hitung = 7,29 sedangkan nilai X2 tabel dengan responden (N) = 20, dengan taraf signifikan 5%, diperoleh nilai X2 tabel = 3,841. Dengan demikian dapat diketahui bahwa hipotesis kerja diterima yaitu ada pengaruh permainan lompat tali terhadap kemampuan fisik motorik anak kelompok A TK Al-Azhar
Pengaruh Penerapan Disiplin Orang Tua Terhadap Disiplin Anak Usia Dini di RA Terpadu Bustanul Ulum Patrang Jember
Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada era globalisasi, menjadi tantangan serius bagi dunia pendidikan yaitu fungsi membimbing, mengarahkan untuk membentuk perilaku bermoral anak terhadap pekembangan perilaku yang dipengaruhi oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut. Pelanggaran-pelanggaran nilai moral yang dilakukan anak sekarang ini dipandang sebagai perwujudan rendahnya disiplin diri pada anak. Disinilah peran dan tanggung jawab orang tua sangat dibutuhkan dalam memberikan pendidikan disiplin dalam keluarga. Atas dasar latar belakang tersebut maka penelitian ini dilakukan. Lokasi penelitian dilakukan di RA Terpadu Bustanul Ulum, Patrang, Jember, Tahun Ajaran 2014/ 2015. Analis data menggunakan tekhnik analis statistic inferensial yaitu chi-kuadrat. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai chi-kuadrat emperis 5,853 lebih besar dari pada nilai chi-kuadrat tabel dengan db 1 dan taraf signifikansi 5% yaitu 3,841. Dengan demikian hipotesis nihil ditolak sedangkan hipotesis kerja diterima. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh penerapan disiplin orang tua terhadap disiplin anak usia dini Kelompok A di RA Terpadu Bustanul Ulum, Patrang, Jember
Penyuluhan 5 Pilar STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) Bagi Masyarakat Desa Brangkal
Perhatian terhadap lingkungan merupakan hal yang mutlak untuk terus dikerjakan agar terciptanya lingkungan yang sehat guna meningkatkan status kesehatan masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini, yaitu: a) meningkatkan pemahaman tentang pentingnya sanitasi yang sehat pada rumah tangga yang akan terdampak pada kesehatan masyaraka, dan b) membantu koordinasi dan tindak lanjut tentang fasilitas umum dengamengoptimalkan kebijakan yang diterapkan di desa brangkal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan dan diskusi yang dilaksanakan di Desa Brangkal Kabupaten Jombang. Hasil pengabdian yang didapat adalah peningkatan pemahaman 5 Pilar STBM oleh peserta sosialisasi dengan peningkatan 80% pada kategori baik dan 20% pada kategori cukup baik. Kegiatan pengabdian ini memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya kebersihan dan sanitasi dilingkungan sekitar
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pendampingan Melalui Perguruan Tinggi: Kampung Kreasi Lukis Cilegon
Pengabdian masyarakat melalui pendampingan desa wisata ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat desa wisata agar memiliki pemikiran terbuka untuk mengembangkan desa wisata, dan juga mampu menggali potensi desa tersebut, sehingga memiliki daya tarik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Kampung Kreasi Lukis Cilegon merupakan salah satu Desa Wisata yang terletak di Kota Baja Cilegon. Ditengah-tengah kota industri yang memiliki tingkat polusi tinggi, Kampung Kreasi Lukis Cilegon mampu menghadirkan kampung unik yang asri. Pendampingan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan-pelatihan, serta melakukan monitoring, dan evaluasi atas hasil pelatihan tersebut. Pelatihan sadar wisata, pelatihan tentang desa wisata, pengembangan potensi wisata, dan juga pelatihan branding dan packaging untuk produk wisata yang berada di Kampung Kreasi Lukis Cilegon. Target pendampingan ini adalah untuk mengembangkan potensi Kampung Kreasi Lukis melalui pelatihan kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan juga masyarakat setempat. 
Pengembangan Video Pembelajaran Pencemaran Lingkungan Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran IPA SMP
Pengembangan video pembelajaran dalam penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan video pembelajaran yang valid dan mendeskripsikan kepraktisan dan keefektifan video pembelajaran yang dikembangkan. Desain penelitian pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Video pembelajaran yang telah dikembangkan diuji kelayakan produk oleh validator ahli dan pengguna. Hasil validasi video pembelajaran dikategorikan valid dengan persentase tingkat validitas mencapai 92%. Hasil kepraktisan pembelajaran menunjukkan pelaksanaannya sangat baik dengan nilai persentase 92%. Hasil keefektifan video pembelajaran menunjukkan kriteria sedang dengan rata-rata skor N-Gain sebesar 0,45. Berdasarkan hasil uji validitas, kepraktisan, dan keefektifan video pembelajaran yang dikembangkan, validitas video pembelajaran dikategorikan valid, sedangkan kepraktisan pembelajaran dilaksanakan dengan sangat baik dan keefektifan pembelajaran yang digunakan dikategorikan sedang. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi sumber belajar siswa di SMP
Peningkatan Minat Belajar Di Masa Pandemi Melalui Video Based Learning Pada Siswa Tunarungu Kelas VI Di SDLB B Pada Masa Pandemi
Di tengah masa pandemi covid-19, pemerintah menganjurkan agar masyarakat tetap berada di rumah, agar masyarakat tidak tertular virus mematikan ini. Dampak pandemi berpengaruh pada semua sektor penting, tak luput di bidang pendidikan ikut terdampak. Bagi dunia persekolahan anjuran ini tentu sangat berdampak pada pembelajaran yang biasanya dilakukan dengan tatap muka di kelas. Interaksi guru dan siswa di kelas sudah tidak aktif lagi. Sistem Pembelajaran Daring Luring diterapkan. Luring adalah sistem luar jaringan yang menghubungkan guru dan siswa atau orang tua siswa secara singkat. Teknis ini bisa dilakukan guru berkunjung ke rumah siswa untuk membimbing siswa belajar, mengantarkan dan mengambil hasil tugas, dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kurun waktu yang singkat. Dalam Pembelajaran luring guru memberikan catatan, bahan ajar dan tugas, sehingga siswa merasa jenuh monoton, bosan, yang menimbulkan motivasi belajar siswa semkin menurun, di sisi lain juga karena dianjurkan untuk di rumah saja. Video pembelajaran Tematik yang memuat pelajaran IPA, PKn, dan SBdP. Ketercapain materi yang disampaikan guru dapat dilihat pada saat pembelajaran berlangsung. Melalui feed back siswa secara individu, penilaian pengetahuan dan ketrampilan di akhir pelajaran. Didukung pula dengan faktor media yang sesuai dengan materi terutama bagi siswa tunarungu yang mengandalkan kemampuan berfikir, modalitas visual dan sisa pendengaran. Pola pendukung dengan melibatkan video based learning sebagai media pembelajaran Tematik, berdasarkan penyajian data observasi dan wawancara, memperoleh hasil yang diinginkan, yakni media video tematik dapat meningkatkan minat belajar siswa Tunarungu siswa tidak merasa jenuh dan bosan pada situasi belajar tertentu. Sehingga siswa tunarungu mendapatkan pengalaman belajar yang baru terutama saat belajar di rumah di masa pandem
Pelaksanaan Pembelajaran Motorik Halus Anak Tunagrahita Sedang Kelas II di SDLB B,C,D YPAC
Salah satu permasalahan anak tunagrahita sedang adalah kurangnya partisipasi kemampuan pembelajaran motorik halus pada indikator menebali huruf vokal, dan menyalin huruf vokal. Hal ini dikarenakan pada anak tunagrahita sedang mudah teralihkan perhatian dan perlu dilatih secara terus-menerus agar lebih fokus lagi terhadap pembelajaran motorik halus serta mencapai tugas perkembangan yang lebih baik. Tujuan dalam penulis ini membahas tentang: “Pelaksanaan pembelajaran motorik halus anak tunagrahita sedang di SDLB B,C,D YPAC”. Subjek penelitian terdiri atas murid kelas II anak tunagrahita sedang sebanyak 3 murid. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskripsi, yaitu Triangulasi. Hasil temuan dilapangan pertama, anak tersebut mampu melakukan instruksi dengan bantuan verbal secara berulang-ulang. Temuan kedua anak tersebut memiliki sifat pemalu, dan tidak terbiasa dengan orang baru namun setelah anak mulai terbiasa, anak mampu melakukan instruksi dengan verbal dan tindakan dari peneliti dan guru melalui pendekatan pedagogi. Temuan ketiga, anak mampu melakukan instruksi dengan bantuan verbal dan tindakan dari peneliti dan guru secara terus menerus, serta anak mampu melakukan instruksi dengan mandiri. Kesimpulan dari hasil data penelitian kualitatif deskripsi dan pembahasan dapat di tarik kesimpulan bahwa anak tunagrahita sedang mampu menebali dan menyalin huruf vokal dengan instruksi verbal dan bantuan yang dilakukan oleh peneliti bekerja sama dengan guru kelasny