Jurnal IKIP PGRI Jember
Not a member yet
625 research outputs found
Sort by
MENGATASI PERILAKU MEMBOLOS MELALUI KONSELING INDIVIDUAL DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOR TEKNIK SELF-MANAGEMENT PADA SISWA KELAS XII TSM SMK PGRI 1 POGALAN TRENGGALEK
Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi Perilaku membolos melalui konseling individual dengan pendekatan behaviour teknik self-management pada siswa kelas XII TSM SMK PGRI 1 Pogalan Trenggalek. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SMK PGRI 1 Pogalan Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek yang dilaksanakan pada bulan Oktober – Desember 2017. Subjek penelitian adalah siswa Kelas XII TSM SMK PGRI 1 Pogalan yang siswanya berjumlah 20 anak. Berdasarkan langkah-langkah yang diterapkan dalam 2 siklus pada penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan bahwa implementasi konseling individual dengan pendekatan behaviour teknik self-management pada siswa kelas XII TSM SMK PGRI 1 Pogalan Trenggalek dapat mengurangi perilaku membolos siswa. Hal tersebut diindikasikan dari frekuensi perilaku membolos siswa pada pra siklus yang awalnya 60%,; siklus I 35%; dan siklus II sebesar 10% sesuai dengan indikator kinerja, yakni 15%
PENGARUH MEDIA BANGUN RUANG TIGA DIMENSI DAN GAMBAR TIMBUL TERHADAP KEMAMPUAN KONSEP GAMBAR TIMBUL SISWA TUNANETRA KELAS 1 DI SLB-A TPA JEMBER
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Media bangun ruang dan gambar timbul terhadap Kemampuan konsep gambar timbul Siswa Tunanetra Kelas 1 Di SLB-A TPA Jember Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan metode Single Subject Research (SSR) desain A-B. Subjek penelitian ini adalah siswa dengan inisial R. Penelitian dilakukan dalam 10 sesi pertemuan yang dilakukan pada dua fase yaitu fase baseline (A) sebanyak 5 sesi dan fase intervensi (B) sebanyak 5 sesi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh media bangun ruang tiga dimensi dan gambar timbul terhadap kemampuan konsep gambar timbul hal ini ditunjukkan dengan data nilai yang diperoleh pada fase baseline (A) adalah 33, 33, 33, 33, dan 42. Sedangkan pada fase baseline (B) antara lain 83, 83, 92, 92, dan 92. Dari dari data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil dari analisis data dalam kondisi dan antar kondisi menunjukkan bahwa mean level fase baseline (A) yaitu 34,8 sedangkan mean level pada fase intervensi (B) yaitu 81,8, serta selisih level perubahan dari fase baseline (A) sampai awal fase intervensi (B) meningkat (+41). Maka diketahui bahwa ada pengaruh penggunaan media bangun ruang tiga dimensi dan gambar timbul terhadap kemampuan konsep gambar timbul siswa tunanetra kelas 1 di SLB-A TPA Jember
EVALUASI PRAKTIK MICRO TEACHING MAHASISWA BERDASARKAN INSTRUMEN UPT-PPL
Micro teaching merupakan salah satu matakuliah yang memberikan pelatihan bagi mahasiswa untuk praktik mengajar, penguatan dalam kesiapan mengajar yang dilakukan oleh mahasiswa sebelum praktik pengalaman lapangan ada pada matakuliah micro teaching, selain itu saat menempuh matakuliah micro teaching mahasiswa sudah siap untuk dievaluasi berdasarkan 8 keterampilan mengajar sebagai calon guru yang professional, evaluasi dilakukan oleh dosen pendamping berdasarkan lembar penilaian UPT-PPL. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan capaian evaluasi praktik micro teaching mahasiswa berdasarkan instrument UPT-PPL. Desain penelitian kualitatif verifikatif, hasil penelitian bahwa evaluasi yang dilakukan pada 18 mahasiswa dengan dua kali ujian praktik micro teaching dapat dinyatakan bahwa secara keseluruhan mahasiswa semester VI sudah dikategorikan baik dengan rata-rata kedua hasil evaluasi praktik micro teaching pada 8 keterampilan mengajar yaitu evaluasi I mencapai rata-rata 78,7% dan evaluasi II mencapai rata-rata 78,9%
Pengembangan Modul Analisis Vektor Terintegrasi Media Pembelajaran Prezi
The study aims to describe the development and produce an integrated vector analysis module with Prezi that is valid, practical and effective. Development refers to the 4D development model, that is define, design, develop, and disseminate. Disseminate stage is not done in this research because the use of module is only limited to undergraduate students of Mathematics Education IKIP Budi Utomo Malang. The developed Vector Analysis module is feasible of use that satisfy all three aspects, namely validity, practicality and effectiveness. The developed vector analysis module has several advantages. First, connect the concept of vector analysis with real life. Second, integrated with prezi-based learning media that support deeper understanding of the concept of vector analysis
PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN DAN MINAT BACA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN
Pemanfaatan perpustakaan yang optimal dan minat baca yang baik dan teratur akan menumbuhkan prestasi belajar anak sehingga akan diperoleh prestasi yang diinginkan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Administrasi Perkantoran yang berjumlah 110 siswa. Sampel penelitian yaitu 110 siswa dengan cara teknik sampel jenuh. Variabel penelitian yaitu pemanfaatan perpustakaan (X1), minat baca (X2), dan prestasi belajar (Y). Teknik pengumpulan data dengan angket (kuisioner) digunakan untuk memperoleh data pemanfaatan perpustakaan dan minat baca dan dokumentasi digunakan untuk memperoleh data prestasi belajar. Hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan pemanfaatan perpustakaan dan minat baca terhadap prestasi belajar mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan siswa kelas X paket keahlian Administrasi Perkantoran semester gasal SMK Negeri 1 Pogalan tahun pelajaran 2017/2018. Secara keseluruhan pengaruh pemanfaatan perpustakaan dan minat baca terhadap prestasi belajar mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan sebesar 14,8%, sedangkan sisanya sebesar 85,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel dalam penelitian in
PELATIHAN METODE ROLE PLAY UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN SOSIAL ANAK TK BAGI GURU TK AL MIZAN KECAMATANTLANAKAN PEMEKASAN
Kecerdasan sosial dapat dikembangkan sejak dini bahkan sejak usia prasekolah. Namun seringkali guru mengalami kesulitan dalam mencari metode yang tepat untuk mengembangkan kecerdasan sosial anak-anak TK. Hal yang sama juga dialami oleh guru TK Al Mizan Dusun Palanggaran Desa Branta Tinggi Kecamatan Tlanakan Pamekasan Madura. Pelatihan Pengembangan metode role play bertujuan supaya guru mampu menerapkan metode yang tepat khususnya role play untuk meningkatkan kecerdasan sosial anak TK secara berkelanjutan, selain itu juga memfasilitasi guru TK supaya mampu melaksanakan pelatihan menggunakan metode Role Playing. Metode yang digunakan didalam pelaksanaan pelatihan ini adalah pemberian layanan informasi, diskusi, praktek, dan evaluasi. Berdasarkan basil yang diperoleh dari kegiatan latihan adalah; (I) Setelah mengikuti kegiatan pclatihan ini, peserta telah mendapatkan wawasan dan pengetahuan tentang Metode Role Playing untuk meningkatkan kecerdasan sosial anak TK, (2) Pelatihan ini telah membawa nuansa baru dalam dunia pendidikan anak usia dini setempat, dan membantu guru dalam mengenali kecerdasan sosial anak TK dan juga pengembangannya, (3) Kegiatan ini menumbuhkan semangat kembali para guru untuk lebih mengoptimalkan kinerja
PENANGGULANGAN MASALAH PENCEMARAN SAMPAH DAERAH PESISIR SEBAGAI UPAY A PELESTARIAN EKOSISTEM PESISIR DAN HUT AN MANGROVE
Indonesia merupakan negara maritim yang terdiri dari kepulauan dan dikelilingi oleh lautan. Banyak masyarakat Indonesia yang hidup di daerah pesisir. Wilayah pesisir merupakan pertemuan antara darat dan laut yang meliputi wilayah sekitar 8% di permukaan bumi.Daerah pesisir sebagai suatu ekosistem menyimpan potensi sumber daya alam yang luar biasa.Kondisi daerah pesisir di Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi sudah sangat memprihatinkan karena tumpukan sampah yang tersebar hampir di sepanjang garis pantai. Tumpukan sampah yang ada di daerah pesisir ini mcrupakan limbah masyarakat sekitar pesisir dan sampah yang terbawa dari laut.Kondisi seperti ini sudah pasti mengganggu kelestarian ekosistem pesisir dan estetika hutan mangrove. Timbunan sampahjuga akan mengakibatkan banjir rob dan pencemaran lingkungan. Pcngabdian kepada masyarakat pesisir ini dilakukan melalui penyuluhan dan kegiatan pembersihan sampah di daerah pesisir yang hertujuan untuk melestarikan ekosistem pesisir dan memperindah hutan mangrove.Pembersihan Sampa
PKM Peningkatan Kemampuan Membaca dengan Giat Literasi dan Pojok Perpus Di SD Islam Ulil Albab Kecamatan Panarukan
Kegiatan Literasi dan budaya baca masih tergolong rendah di kabupaten Situbondo, hal ini terlihat dari jumlah kunjungan yang masih sedikit setiap tahunnya di perpustakaan daerah Kabupaten Situbondo dan juga jumlah buku referensi yang dimiliki masih tergolong kurang variatif. Adapun yang terjadi di sekolah mitra yaitu SD Islam Ulil Albab yang memiliki permasalahan kurangnya minat baca sehingga kemampuan membaca siswa masih kurang disebabkan oleh kegiatan literasi yang masih kurang diketahui. Adapun solusi yang ditawarkan yaitu sosialisasi Giat literasi diantaranya meliputi : Membuat kelompok baca, sehingga setiap minggu ada kegiatan membaca dan menulis secara bersama dalam kelompok, Adanya perpustakaan keliling, perpustakaan GO CLAS adalah solusi dimana ada kegiatan dari perpustakaan yang lebih mendekatkan diri pada sisiwa sehingga siswa tidak perlu repot-repot datang ke ruang perpustakaan, Membuat sarana membaca seperti POJOK PERPUS sebagai tempat bacaan bagi siswa.pada prosesnya kegiatan PKM ini meliputi tahap perencanaan dan tindakan. Dengan pelaksanaan kegiatan tersebut dapat diperoleh gambaran bahwa kemampuan literasi anak-anak SD Islam Ulil Albab sudah cukup baik hal ini dapat dilihat dari segi kemampuan anak membaca yang sudah baik, tindak lanjut yang lain adalah komitmen sekolah terhadap kegiatan literasi yang akan dilakukan secara berkesinambungan di sekolah SD Islam Ulil Alba
Pelatihan Pembuatan Souvenir Sabun Kepada Kelompok Ibu-Ibu Rumah Tangga Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember Dalam Rangka Meningkatkan Perekonomian Masyarakat
Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah kelompok ibu-ibu rumah tangga di Kecamatan Kaliwates Jember. Metode pelaksanaan dari kegiatan ini dibagi menjadi beberapa tahap yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan pembuatan souvenir sabun dan pelatihan pembuatan toko daring. Peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil sehingga sangat efektif dalam meningkakan pemahaman dan keterampilan kerja peserta. Adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan ide, pengetahuan dan keterampilan bagi kelompok ibu rumah tangga tersebut sehingga mempunyai rumah produksi souvenir sabun dan harapannya bisa meningkatkan perekonomian keluarganya
Peningkatan Prestasi Belajar dengan Pembelajaran Talking Stick dan Media Tangram
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah model pembelajaran talking stick dengan menggunakan media tangram yang dapat meningkatkan prestasi belajar pada materi segiempat pada siswa kelas VIIF SMP Budi Mulia Pakisaji, Malang, Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan sumber data adalah siswa kelas VIIF sebanyak 28 siswa. Prosedur pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes tulis, dan dokumentasi. Analisis data meliputi pereduksian data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pembelajaran dengan model talking stick dan media tangram yang dapat meningkatkan prestasi belajar dilaksanakan dengan langkah-langkah; guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang heterogen, menjelaskan materi menggunakan media tangram, guru meminta setiap kelompok berdiskusi menyelesaikan Lembar kerja kelompok, guru meminta perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi, guru menyiapkan tongkat/stick dan menjelaskan menjelaskan langkah-langkah dan aturan talking stick, guru memutar musik dan memberikan tongkat kepada salah satu siswa, kemudian tongkat dijalankan secara estafet, saat musik berhenti, siswa yang memegang tongkat harus menjawab soal, jika jawaban siswa benar, maka siswa akan mendapat hadiah, diakhir pelajaran guru bersama siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari. Hasil pembelajaran dengan model talking stick dan media tangram menunjukkan peningkatan dari tahap pratindakan ke siklus 1 sebesar 27,97%, sedangkan peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 11,78%